Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 8600

Belajar Bahasa Indonesia, Warga Papua Nugini di Bantu Oleh Balai Bahasa Papua

BOGORDAILY – Balai Bahasa Papua yang berkedudukan di Kota Jayapura membantu warga negara tetangga Papua Nugini atau PNG yang ingin belajar memahami bahasa Indonesia.

Peneliti Ahli Muda Balai Bahasa Papua, Sri Yono mengatakan bahwa Balai Bahasa Papua sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai komitmen memartabatkan bahasa Indonesia.

Dia mengatakan, Balai Bahasa Papua tidak hanya melakukan penyuluhan bahasa Indonesia yang benar bagi masyarakat di Papua tetapi juga bagi orang asing yang ingin belajar bahasa Indonesia yang benar.

Menurutnya, tahun ini pemerintah negara tetangga PNG mengirim sebanyak empat orang warganya untuk belajar memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar di Balai Bahasa Papua.

Dikatakan, duta besar PNG untuk Indonesia dalam mengunjungi Bali, Bahasa Papua dan tahun depan 12 pejabat pemerintahan PNG akan datang belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar di Balai Bahasa Papua.

Tidak hanya bahasa, kata dia, warga negara tetangga PNG tersebut juga akan belajar tentang keanekaragaman budaya negara Republik Indonesia.

Ia menyayangkan masih banyak warga Indonesia yang belum mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu padahal warga asing saja ingin belajar memahami bahasa Indonesia.

Fenomena yang terjadi saat ini bahasa Indonesia masih belum menjadi tuan rumah di negara kita sendiri. Hal tersebut nyata terlihat di ranah publik masih banyak tulisan bahasa asing yang notabene tidak dikunjungi oleh orang asing.

“Balai Bahasa Papua terus melakukan penyuluhan bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada masyarakat Indonesia sebagai upaya memartabatkan bahasa Indonesia di negeri kita sendiri,” tambah dia di Sorong, Jumat (13/12).

Barito Putera Yakin Akan Kalahkan Persipura

0

BOGORDAILY – Barito Putera percaya diri bisa mengalahkan Persipura Jayapura di lanjutan Liga 1 2019. Menyusul rekor tandang Barito Putera yang lumayan.

Barito Putera baru saja kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan PSM Makassar 3-2. Hasil ini memastikan Laskar Antasari dipastikan selamat dari ancaman degradasi setelah mengumpulkan 40 poin, terpaut tujuh poin dari Badak Lampung di zona merah. Sementara kompetisi tinggal menyisakan dua pertandingan.

Barito akan melakoni laga tandang terakhirnya saat menyambangi Persipura di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada Senin (16/12/2019). Barito memang hanya dua kali kalah dalam delapan laga tandang terakhirnya. Pelatih Barito Putera Djajang Nurdjaman yakin timnya mampu mencuri poin.

“Mengingat rekor kami di away tidak buruk buruk amat jadi untuk memenangi pertandingan bukan hal mustahil kami bisa menang lawan Persipura, di Sidoarjo. Nanti kita berusaha mendapatkan 3 poin,” kata Djajang, Kamis (12/12/2019).

Sementara itu pemain Barito Putra, Dandi Maulana mensyukuri kemenangan atas PSM. Dandi berharap momentum ini akan berlanjut saat melawan Persipura.

“Terima kasih untuk suporter datang kita syukuri hasil ini, alhamdullilah kememangan ini untuk pecinta sepak bola semuanya dan terima kasih sudah support dan pelatih mempercai pemainya. Memperbaiki diri untuk laga selanjutnya dan mendapatkan poin lagi di laga selanjutnya,” tutupnya.

Nadiem Meminta Sekolah Untuk Berani Publikasikan Inovasi Penilaian Siswa ke Publik

BOGORDAILY – Mendikbud Nadiem Makarim menyebut saat ini sudah banyak sekolah di Indonesia yang berinovasi dalam cara penilaian dan tes masuk siswa.

Inovasi itu diberlakukan jauh sebelum rencana pergantian format UN dan penilaian yang saat ini digagas Kemendikbud. Oleh karena itu, Nadiem meminta sekolah-sekolah tersebut menyebarluaskan inovasinya ke media sosial agar bisa menginspirasi sekolah lain.

“Satu hal yang saya minta, kepada semua sekolah-sekolah yang ini, yang sudah melakukan inovasi penilaian, seperti ini berdasarkan portofolio, berdasarkan esai, berdasarkan prestasi dan lain-lain, mohon ramai-ramai keluarkan di social media, keluarkan di Youtube apa yang telah dilakukan guru-guru penggerak Anda,” kata Nadiem di kompleks Parlemen Senayan, Kamis (12/12/2019) malam.

Nadiem menyebut sekolah-sekolah yang berani berinovasi itu sedikit ‘nakal’ namun masih takut untuk menunjukkan inovasi pada publik lebih luas. Padahal saat ini ia menekankan era Merdeka Belajar, sehingga semua inovasi bisa saja diterima.

“Apa inovasi-inovasi, ujian-ujian, penilaian-penilaian yang telah Anda lakukan di semua sekolah, sekarang saatnya untuk keluar, sekarang saatnya untuk memamerkan inovasi Anda, karena sekarang sudah eranya Merdeka Belajar,” jelasnya.

Selain itu, pada RDP dengan Komisi X Nadiem juga meluruskan informasi terkait penggantian Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN). Ia mengatakan dua kebijakan tersebut merupakan dua hal berbeda.

“Mohon diklarifikasi bahwa UN dan USBN itu dua hal yang berbeda, itu nggak nyambung sebenarnya. USBN adalah yang sebelumnya itu USBN adalah ujian kelulusan dan UN itu bukan ujian kelulusan, itu ujian nasional. Jadi itu dua hal yang berbeda. Banyak yang mencampur di antara ini dua hal. Jadi mohon diklarifikasi,” kata Nadiem.

Nadiem menegaskan USBN tidak akan diberlakukan lagi mulai 2020 dan akan diganti dengan ujian sekolah. Sementara UN yang akan diganti asesmen akan diberlakukan pada 2021

Dari Pengangguran Hingga Pajak Jadi Sorotan Kritik SBY ke Pemerintahan Jokowi

BOGORDAILY – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12), menyoroti beberapa kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi.

Dengan kritikan yang dilontarkan SBY, diharapkan pemerintahan Presiden Jokowi bisa melakukan koreksi dan perbaikan. Berikut ini kritikan-kritikan yang dilontarkan SBY untuk pemerintahan Jokowi di sektor ekonomi:

Pengangguran

Ketua Umum Demokrat SBY menyoroti terkait angka pengangguran di Indonesia. SBY mengungkapkan, berdasarkan data statistik angka pengangguran mengalami penurunan sekitar satu persen selama lima tahun pemerintahan Presiden Jokowi.

“Tentu ini belum cukup. Di samping itu, kita juga harus melihat struktur dan migrasi pekerjaan yang terjadi di masyarakat kita,” jelas SBY dalam pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).

SBY menambahkan, meskipun tercatat sebagai bekerja, alias tidak menganggur, tapi sekitar 28,4 juta adalah pekerja paruh waktu. Sementara, yang berkategori setengah menganggur sekitar 8,14 juta.

“Tentu ini angka yang besar,” kata SBY.

Daya Beli Masyarakat Menurun

Kemudian yang disoroti SBY mengenai daya beli dan perlindungan sosial untuk masyarakat. Demokrat melihat ada penurunan daya beli ditandai dengan perlambatan penjualan retail hingga konsumsi makanan.

Demokrat pun mendukung pemerintah mengatasi persoalan tersebut dengan meningkatkan pertumbuhan dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Serta memberikan bantuan bagi masyarakat yang benar-benar mengalami kesulitan dalam kehidupan rumah tangganya.

“Inilah yang disebut dengan perlindungan sosial,” kata Ketum Demokrat SBY dalam pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).

Demokrat juga mendukung pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dengan menganggarkan Rp372,5 triliun yang bersumber dari APBN 2020. Program ini meliputi bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, subsidi tepat sasaran, dan juga dana desa.

“Indonesia punya pengalaman yang baik, dengan program perlindungan sosial, yang waktu itu disebut program-program pro-rakyat. Dalam waktu sepuluh tahun (2004-2014) kita bisa menurunkan angka kemiskinan sebesar 6 persen,” kata SBY.

Penerimaan Pajak Jauh dari Target & Utang

Isu ekonomi lainnya yang menjadi perhatian SBY terkait penerimaan negara melalui pajak jauh dari target. SBY menjelaskan, sampai bulan Oktober 2019, penerimaan pajak masih kurang Rp 559 triliun. Penerimaan pajak dan non pajak yang tidak mencapai sasaran ini pasti akan menambah angka defisit APBN.

“Terus terang, Demokrat mengamati sasaran belanja negara kita memang tergolong tinggi. Barangkali juga terlalu ekspansif, untuk ukuran ekonomi Indonesia yang tengah menghadapi tekanan,” jelas SBY saat menyampaikan Refleksi Akhir Tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12).

Persoalannya kemudian, lanjut dia, dari mana kita menutup defisit APBN ini. Yang terlintas dan mudah tentulah, dengan cara menambah utang baru.

SBY mengakui, menambah utang baru memang dibenarkan dan bukan sebuah kesalahan. Namun, seberapa besar utang baru itu? Andaikata rasio utang terhadap PDB dianggap aman di angka 30 persen, meningkat sekitar 5 persen dari lima tahun yang lalu, untuk apa utang itu digunakan?

“Dapatkah dipastikan bahwa utang baru itu bermanfaat, produktif dan mampu menjaga pertumbuhan kita? Apalagi pasar tahu bahwa utang sejumlah BUMN untuk pembangunan infrastruktur juga meningkat sangat banyak,” jelas SBY.

Saling Sindir

Pada Mei 2018 lalu, SBY sempat membalas sindiran Presiden Joko Widodo soal kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang diterapkan pada 10 tahun pemerintahannya. Melalui akun twitter resminya @SBYudhoyono, SBY membalas sindiran Jokowi.

Pak Jokowi intinya mengkritik & menyalahkan kebijakan subsidi utk rakyat & kebijakan harga BBM, yg berlaku di era pemerintahan saya. *SBY*,” ucap SBY.

Saya minta para mantan Menteri & pejabat pemerintah di era SBY, para kader Demokrat & konstituen saya, TETAP SABAR. *SBY*,” ujarnya.

Presiden Jokowi sebelumnya menyindir pemerintahan SBY terkait harga BBM khususnya wilayah timur Indonesia yang mencapai Rp 60 ribu per liter. Sedangkan pada era Jokowi subsidi sudah dicabut tapi harga BBM bisa seragam.

“Dulu subsidi Rp 340 triliun, kenapa harga nggak bisa sama? Ada apa? Kenapa nggak ditanyakan? Sekarang subsidi sudah nggak ada untuk di BBM, tapi harga bisa disamakan dengan di sini. Ini yang harus ditanyakan. Tanyanya ke saya, saya jawab nanti. Ini yang harus juga disampaikan ke masyarakat,” ujar Jokowi pada Mei 2018.

Begini Rincian Bonus SEA Games yang Dinaikkan

0

BOGORDAILY – Pemerintah Indonesia menaikkan bonus untuk para atlet peraih medali di SEA Games 2019. Berikut daftar kenaikan tersebut.

Dalam acara pemberian penghargaan para atlet dan pelatih yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (12/12), Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mengumumkan kenaikan bonus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menpora nomor 94 tahun 2019 yang baru keluar pada Rabu (11/12) lalu. Seluruh atlet dan pelatih akan menerima kenaikan bonus.

Hal ini merupakan apresiasi atas tercapainya target 60 emas yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo. Kontingen Indonesia meraih 72 emas, 84 perak, dan 111 perunggu dalam gelaran yang berlangsung di Filipina tersebut.

“Isi SK-nya, untuk peraih medali emas, nomor perorangan mendapatkan apresiasi dan perhatian sebesar Rp 500 juta,” ujar Zainudin.

“Selanjutnya kepada peraih medali perak perorangan sebesar Rp 300 juta. Selanjutnya untuk peraih medali perunggu sebesar Rp 150 juta,” sambungnya.

Bonus untuk para atlet diketahui meningkat dua kali lipat. Sebelumnya, dalam Surat Keputusan Menpora nomor 64 tahun 2019, bonus untuk peraih medali emas nomor perorangan paling tinggi ‘hanya’ sebesar Rp 200 juta.

Berikut rincian bonus yang akan diterima para atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2019, seperti dikutip dari rilis yang diterima detikSport:

1. Atlet tunggal:
– Medali emas Rp 500 juta
– Perak Rp 300 juta
– Perunggu Rp 150 juta.

2. Atlet ganda:
– Medali emas Rp 400 juta
– Perak Rp 240 juta
– Perunggu Rp 120 juta.

3. Atlet beregu:
– Medali emas Rp 350 juta
– Perak Rp 210 juta
– Perunggu Rp 105 juta.

4. Pelatih tunggal/ganda:
– Medali emas Rp 200 juta
– Perak Rp 120 juta
– Perunggu Rp 90 juta

5. Pelatih beregu:
– Medali emas Rp 300 juta
– Perak Rp 180 juta
– Perunggu Rp 90 juta

6. Pelatih untuk medali kedua dan seterusnya:
– Medali emas Rp 100 juta
– Perak Rp 60 juta
– Perunggu Rp 15 juta

7. Asisten pelatih tunggal/ganda:
– Medali emas Rp 100 juta
– Perak Rp 60 juta
– Perunggu Rp 30 juta

8. Asisten pelatih beregu:
– Medali emas Rp 150 juta
– Perak Rp 90 juta
– Perunggu Rp 54 juta.

9. Asisten pelatih untuk medali kedua dan seterusnya:
– Medali emas Rp 50 juta
– Perak Rp 30 juta
– Perunggu Rp 15 juta.

Sandra Dewi Tak Mau Salahkan Orang, Mobil Mahalnya Penyok karena Nabrak

0

BOGORDAILY – Kabar kali ini datang dari Sandra Dewi yang mobil mahalnya menabrak motor. Alhasil, mobil bagian depannya penyok.

Sandra sendiri sangat santai saat mengetahui hal tersebut. Ia mengatakan tak ingin menyalahkan siapa-siapa dalam kejadian ini.

“Karena setelah menikah dengan Harvey kalau aku cerita sayang ini mobilnya nabrak, dia selalu bilang ya udah jangan melimpahkan kesalahan ke orang lain dan jangan menyalahkan,” buka Sandra dalam ‘Nebeng Boy’.

Sandra mengaku banyak belajar setelah menikah dengan Harvey. Baginya sang suami lebih dewasa ketimbang dirinya.

“Dia tuh bilang jangan pernah melihat kesalahan, coba lihat dia sudah membantu kita dalam mencari uang kan. Mungkin dia lagi ada masalah di keluarganya mungkin anaknya sakit, atau gimana. Kita bisa ganti ya udah ganti aja,” beber Sandra menirukan perkataan suami.

KPK Segera Kirim Surat ke Jokowi Soal Dana Parpol

BOGORDAILY – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengkaji dana dari pemerintah untuk partai politik (parpol). Alhasil, KPK dan LIPI mengusulkan setiap parpol mendapatkan Rp 8.461 per-suara dari pemerintah.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, usulan dari KPK dan LIPI itu masih digodok. Jika sudah rampung, maka KPK dan LIPI akan berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

“Ya nanti tentu setelah final akan dikirim ke Presiden. Sudah masuk dalam perencanaan tim,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Kamis (12/12).

Usulan dana parpol ini, menurutnya, bagian dari pencegahan yang dilakukan tim lembaga antirasuah. Dia mengatakan, pencegahan di sektor politik ini membutuhkan komitmen Jokowi dan pimpinan parpol.

“Karena pencegahan di sektor politik ini membutuhkan komitmen yang kuat dari pimpinan politik, khususnya Presiden dan juga pimpinan parpol,” tutupnya.

Sebelumnya, KPK memaparkan hasil kajian Skema Ideal Pendanaan Partai Politik (SIPP) kepada enam partai politik, yakni PDIP, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan PKB. Hasil kajian ini didapat KPK dengan bekerjasama bersama tim peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Dalam kajiannya, KPK dan LIPI sepakat parpol mendapat dana Rp 16.922 persuara. Bantuan pendanaan akan diberikan maksimal 50 persen agar parpol tetap memililki ruang untuk mengembangkan internal partainya, yakni sekitar Rp 8.461 persuara.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, bantuan dana akan diberikan dalam jangka waktu 5 tahun secara bertahap. Tahun pertama diberikan 30%, tahun kedua 50%, tahun ketiga 70%, tahun keempat 80% hingga tahun kelima menjadi 100% dari 50% bantuan pendanaan negara kepada parpol.

“Bantuan pendanaan negara hanya untuk membiayai kebutuhan operasional parpol dan pendidikan politik, tidak termasuk dana kontestasi politik,” ujar Pahala di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/12).

Pahala mengatakan, dengan estimasi dan skema pendanaan tersebut maka untuk tahun pertama di tingkat pusat, negara perlu mengalokasikan dana Rp 320 miliar dengan asumsi suara pemilih 126 juta pada pemilu 2019. Membandingkan dengan APBN 2019 sekitar Rp 2.400 triliun, angka ini relatif kecil yakni 0,0046%.

“Hingga tahun kelima estimasi total bantuan pendanaan yang akan dialokasikan negara untuk parpol sebesar Rp 3,9 Triliun,” kata Pahala.

Menurut Pahala, perhitungan ini lebih rendah dibandingkan dengan rekomendasi Bappenas yang didasarkan pada suara PDIP sebesar Rp 48.000 per-suara. Jika mengikuti rekemendasi Bappenas, maka negara perlu mengalokasikan dana sebesar Rp 6 triliun.

Sedangkan, di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota sesuai dengan PP Nomor 1 tahun 2018 bahwa pendanaan provinsi lebih tinggi 20% dari pendanaan tingkat nasional dan pendanaan kabupaten atau kota lebih tinggi 50% dari pusat, maka di tahun pertama negara perlu mengalokasikan dana Rp 928,7 miliar.

“Dengan skema peningkatan bertahap dan estimasi inflasi 5%, maka hingga tahun kelima untuk tingkat provinsi, kabupaten atau kota, negara perlu mengalokasikan dana total Rp 11,2 triliun. Sehingga, total secara nasional pendanaan negara untuk keuangan parpol sebesar Rp 15,1 triliun,” kata Pahala.

Meski demikian, menurut Pahala, bantuan dana parpol dari pemerintah ini tak cuma-cuma. Ada syarat yang harus dipenuhi oleh parpol. Menurut Pahala, parpol wajib menerapkan SIPP. Lima komponen utama dalam SIPP meliputi kode etik, demokrasi internal parpol, kaderisasi, rekrutmen dan keuangan parpol.

“Untuk mendorong akuntabilitas pelaporan keuangan parpol, pendanaan negara kepada partai politik harus diaudit oleh BPK dan hasil auditnya diumumkan kepada publik secara berkala,” tutupnya.

Citra Kirana dan Rezky Bulan Madu ke Italia

0

BOGORDAILY – Citra Kirana dan Rezky Aditya melakukan bulan madu usai menggelar pernikahan belum lama ini. Keduanya memilih Italia sebagai tujuannya.

Di channel YouTube keduanya, Ciki dan Rezky pun menjelaskan alasan mereka pergi ke Italia

“Kita di sana bakal 10 hari. 3 hari (pertama) di Roma,” ungkap Rezky Aditya.

Ada beberapa tempat lain yang akan mereka kunjungi. Dua tempat itu menjadi favorit Citra Kirana dan Rezky Aditya.

“Nanti abis itu kita ke Milan, Venice sama ke Dolomite. Dolomite ini tempat yang Citra tunggu-tunggu,” ungkap Rezky.

Sementara Rezky ingin melihat pertandingan bola secara langsung di Milan.

“AC Milan lawan apa gitu, nanti tiketnya udah bisa dibeli pas tanggal 15,” kata Citra Kirana.

Madrid Berpeluang Ketemu Liverpool, Luka Modric Tak Masalah Menghadapi Klub Manapun

0

BOGORDAILY – Real Madrid berpeluang menghadapi tim kuat di babak 16 besar Liga Champions semisal Liverpool. Luka Modric mengaku timnya tak masalah menghadapi klub mana pun.

Los Blancos mengalahkan Club Brugge di pertandingan terakhir Grup A Liga Champions 2019/2020. Bertanding di Stadion Jan Breydel, Kamis (12/12/2019), Real Madrid menang 3-1.

Meski meraih kemenangan, namun hasil itu tidak mengubah papan klasemen di Grup A. Real Madrid tetap berada di urutan kedua dengan 11 poin, tepat di bawah Paris Saint-Germain yang menjadi pemuncak grup dengan koleksi 16 poin.

Dengan demikian, Real Madrid melaju ke babak 16 besar dengan status runner up grup. Skuat asuhan Zinedine Zidane itu pun berpeluang menghadapi tim-tim besar yang menjadi pemuncak klasemen grup-grup Liga Champions.

Salah satu klub yang memiliki kans bertemu dengan Real Madrid adalah pemuncak Grup E, Liverpool. Klub asal Merseyside ini merupakan juara bertahan Liga Champions, sekaligus klub peringkat satu di klasemen Liga Inggris dan belum terkalahkan.

Meski berpotensi bertemu dengan klub menakutkan seperti Liverpool, itu bukan menjadi masalah buat Los Merengues. Modric memastikan Madrid siap berhadapan dengan tim manapun.

“Saya tidak tahu, tidak masalah siapa yang bakal kami hadapi nantinya. Akan sulit siapa pun itu, tak ada pertandingan yang mudah saat anda lolos dari babak grup,” ujar Modric dikutip dari Marca.

“Kita lihat dan tunggu saja. Kami senang bisa melaju ke babak selanjutnya,” Modric menerangkan.

Pengundian babak 16 besar akan dilakukan UEFA pada 16 Desember mendatang.

8,32 Ton Sampah Masuk Teluk Jakarta Setiap Hari

BOGORDAILY – Peneliti di Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan 8,32 ton sampah masuk Teluk Jakarta setiap hari. Sampah tersebut didominasi sampah plastik.

Data tersebut didapati dari hasil riset Muhammad Reza Cordova dan Intan Suci Nurhati dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI dalam jurnal Scientific Reports berjudul Major Sources and Monthly Variations in the Release of Land-derived marine debris from the Greater Jakarta Area, Indonesia.

Reza mengungkapkan, riset ini merupakan studi monitoring bulanan sampah pertama di Indonesia yang mengidentifikasi enam tipe sampah dan 19 kategori sampah plastik dari sembilan muara sungai di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi selama periode Juni 2015 sampai 2016.

“Sekitar 59 persen dari sampah yang mengalir di sembilan muara sungai tersebut merupakan sampah plastik yang didominasi styrofoam,” katanya di Jakarta, Kamis (12/12).

Dia menjelaskan, hasil monitoring mengestimasi aliran sampah 8.32 ton per hari dari kawasan Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

“Angka tersebut 8-16 kali lebih rendah dibandingkan dengan estimasi dari studi-studi berbasis model,” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Reza mengungkapkan fakta itu menekankan pentingnya data monitoring di lapangan untuk memvalidasi kontribusi sampah plastik dari Indonesia.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Sementara itu, Intan Suci Nurhati mengatakan, kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan kemasan berbahan EFS foam serta program bersih sungai oleh pemerintah daerah yang konsisten menjadi kunci mengurangi sampah plastik ke laut.

Dengan garis pantai sepanjang 99.093 kilometer dan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia dipandang sebagai penyampah plastik di laut terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok.

Tingkat populasi, persentase sampah yang tidak terkelola, serta garis pantai yang luas, katanya, menjadi penyebabnya.

Komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah laut serta mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) 14.1 perlu didukung oleh informasi ilmiah melalui riset monitoring yang komprehensif dalam mengidentifikasi sumber di lapangan.