Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 8682

Bangga, Helaran Resmi Masuk Kalender Event Kemenpar

0

BDN – Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-536 telah resmi masuk di kalender event Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Hal tersebut disampaikan langsung Perwakilan Kementerian Pariwisata Mumus Muslim saat pembukaan Helaran Festival Budaya di Taman Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Minggu (12/08/2018) pagi.

Mumus mengatakan, Kemenpar memberikan apresiasi dan penghargaan untuk agenda tahunan Kota Bogor ini. Pasalnya, kegiatan ini sangat menunjang program pemerintah pusat yang menargetkan 2019 mendatangkan 20 juta wisatawan. Hal itu menurutnya tidak mungkin dilakukan Kemenpar saja, perlu menggandeng pemerintah daerah, pengusaha, komunitas dan akademisi.

DCIM100MEDIADJI_0053.JPG

“Dengan adanya helaran di Kota Bogor maka akan turut mendatangkan wisatawan apalagi lokasinya dekat dengan Istana Bogor dan Museum Kepresidenan Balai Kirti,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang sudah secara rutin merayakan HJB lewat helaran menampilkan kebudayaan sunda. Sekaligus mengucapkan permintaan maaf karena baru di 2018 mendukung acara ini.

DCIM100MEDIADJI_0057.JPG

Saat ini sedikitnya ada 100 event di kalender pariwisata Kemenpar termasuk di dalamnya Festival budaya.

“Kami gerakkan di media sosial dan siap memviralkan event ini sebagai usaha mempromosikan pariwisata di Indonesia,” katanya. (fla/humas-SZ)

Kepala Kemenag Lepas 250 Calon Jamaah Haji Kota Bogor

0

BDN – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor Ansurulloh melepas 250 calon jamaah haji kloter 89 Kota Bogor. Pelepasan keberangkatan calon jamaah haji berlangsung di Masjid Raya, jalan Pajajaran, Minggu (12/08/2018).

Dalam sambutannya Ansurulloh menuturkan, kloter 89 merupakan rombongan terakhir calon jamaah haji Kota Bogor. Dia berharap semua calon jamaah yang diberangkatkan hari ini tiba dengan selamat di asrama haji dan bisa dengan khusyu menunaikan ibadah haji. “Semoga semuanya bisa pulang kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Bogor Adeng Jaelani. Menurutnya calon jamaah haji kloter 89 semuanya dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Khusus di kloter ini calon jamaah Kota Bogor akan bergabung dengan calon jamaah asal Kota Bandung dan Kabupaten Bogor.

Adeng menambahkan, kloter 89 diberangkatkan ke Embarkasi Bekasi pukul 14.30 WIB. Mereka menginap satu malam di asrama dan selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIB diberangkatkan ke Bandara. Setibanya di Mekah calon jamaah haji kloter 89 ditempatkan di Maktab Aziziah.

Dia juga menjelaskan, kondisi kesehatan calon jamaah haji Kota Bogor yang sudah berada di Mekah semuanya dalam keadaan sehat. Kalaupun ada yang sakit itu hanya gejala flu yang disebabkan faktor cuaca. Untuk mengurangi panas terik petugas kesehatan sudah membagikan payung dan perlengkapan alat minum kepada calon jamaah.

Sambil menunggu rukun haji calon jamaah kembali diberikan pemantapan. Materi yang disampaikan seputar kesehatan dan ibadah.

“Petugas juga menyarankan agar calon jamaah jangan pergi kemana-mana selain ke Masjidil Haram. Hal ini guna mencegah jamaah tersesat dan tidak bisa kembali ke Maktab,” jelasnya.

Turut melepas keberangkatan calon jamaah haji kloter 89, Kasubag dan staf Adkesra Setdakot Bogor serta perwakilan  dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bogor. (Tria-SZ)

Meriah, Semua Elemen Warga Hingga ABK Tumpah Ruah di Helaran

0

BDN – Tak hanya diapresiasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan masuk ke dalam 100 agenda event Kemenpar. Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) yang ditujukan untuk dan milik warga Kota Bogor ini juga turut mendapatkan apresiasi dari seluruh masyarakat Bogor yang hadir menyaksikan. Pasalnya, helaran ini dihadiri hampir seluruh elemen masyarakat dari berbagai usia.

Salah seorang warga Ciwaringin Zakaria (60) mengatakan, dirinya secara rutin selalu datang ke helaran. Menurutnya kegiatan ini selain meriah, ada unsur edukasi bagi anak-anak muda Bogor. Sebab, berbagai kesenian dan budaya sunda yang ada hampir dilupakan generasi muda.

“Sebagai orang sunda saya senang bisa melihat pawai kebudayaan Sunda yang sangat bagus ini, ini harus terus dilestarikan tentunya,” katanya.

Di tengah ramainya penonton, terlihat juga seorang Ibu muda yang sedang menggendong bayinya berusia tiga bulan ikut melihat helaran.
Anistiara mengatakan, ia datang ke helaran sejak pagi bersama suami dan dua anaknya. Di helaran ini menurutnya sangat seru dan banyak pawai yang unik-unik.

“Harapan saya semoga acara seperti ini tetap ada terus dan semakin lebih baik,” imbuhnya.

Di helaran yang tumpah ruah oleh warga ini juga nampak terlihat seorang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang sedang ditemani sang ayah melihat helaran. Anak bernama Ahmad tersebut sempat terjatuh karena kakinya lemas. Ia memang tidak bisa berbicara, namun terlihat matanya bersinar senang melihat iring-iringan pawai. Menurut ayahnya, anaknya tersebut yang mengajak dirinya untuk menonton helaran meskipun kondisi anaknya kurang baik.

“Dia narik-narik tangan saya ingin lihat ini,” ujarnya. (fla/Humas-SZ)

Warga Bogor, Ayo Sambut Asian Games 2018 !

0

Bogor Daily – Penyelenggaraan Asian Games Tahun 2018 sudah tinggal menghitung hari. Bahkan pertandingan di cabang sepak bola sudah dimulai. Sementara itu beberapa hari yang lalu obor api Asian Games sudah tiba di Tanah Pasundan, setelah menempuh perjalanan ke berbagai kota, kabupaten dan provinsi di wilayah Nusantara.

Kota Bogor beruntung menjadi salah satu kota yang disinggahi. Tidak hanya singgah, obor api Asian Games juga akan diinapkan semalam di Balaikota. Namun sebelum itu, jika tidak ada halangan apapun, Selasa tanggal 14 Agustus 2018 jam 09.00 WIB, Walikota Bogor, Bima Arya, akan menerima rombongan Torch Relay Asian Games, pembawa obor api Asian Games 2018 di Rumah Dinas Walikota Bogor.

Selanjutnya obor api Asian Games akan dibawa lari sepanjang 5 km berkeliling di wilayah Kota Bogor. Menteri Kominfo RI, Rudiantara menjadi pelari pertama yang akan mebawa obor api Asian Games dengan menempuh jarak dari Rumah Dinas Walikota Bogor ke depan gedung BNI di Jalan Pajajaran. Berikutnya api akan dilarikan secara estafet menuju Warung Jambu selanjutnya ke Air mancur dan keliling Kebun Raya serta Istana Bogor (lihat peta).

Selain Menteri Kominfo Rudiantara, juga terdaftar sebagai pelari, diantaranya Jenderal Purnawirawan Moeldoko, Icuk Sugiarto. Elyas Pical, Yossy Project Pop, Choco Jerico, Walikota Bogor Bima Arya, Dandenpom III/1 Bogor, Dandim Kota Bogor serta Kapolresta Bogor Kota. Mereka akan didampingi oleh para pelari Kota Bogor. Esok harinya, Rabu 15 Agustus 2018.  Walikota didampingi Muspida Kota Bogor akan melepas rombongan Torch Relay Api Asian Games menuju Jakarta.

Tentu kegiatan Ini  sejenak akan mengurangi kenyamanan para pengguna jalan. Akan tetapi hendaknya hal ini dapat dimaklumi, karena kegiatan ini merupakan kejadian sangat langka. Belum tentu penyelenggaraan Asian Games dapat diselenggarakan kembali di Indonesia dalam waktu dekat. Oleh karena itu, ayo warga Kota Bogor, sambut Api Asian Games 2018.

(Advertorial)

8 Tahanan BNN Kabupaten Bogor Dibebaskan

BOGOR – SETELAH sepekan ditahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, 8 orang tahanan BNNK Bogor akhirnya dibebaskan, Sabtu (11/08/2018).

Mereka dibebaskan setelah perdebatan panjang antara kuasa hukum dan BNN Kabupaten Bogor. “Penahanan terhadap delapan orang tersebut sangatlah melanggar hak kebebasan mereka untuk tidak ditahan sebagai warga negara yang bisa dikatakan keji oleh stake holder yang bersangkutan,” kata Pimpinan LBH Peka Andrasyah Perdana.

Andrasyah melakukan upaya pembebasan sejumlah orang yang telah ditahan BNN Kabupaten Bogor. Dia menganggap penahanan tidak sesuai dengan peraturan karena tidak pernah ditemukan barang bukti Narkoba, Psikotoprika dan Zat Adiktif (Napza).

Andrasyah menjelaskan, kasus ini berawal dari penangkapan 3 orang M (23), MRP (26) dan FY (25) oleh Tim Brantas BNN Kabupaten Bogor, di sebuah rumah Kelurahan Empang, Kabupaten Bogor pada Sabtu (4/08/2018) lalu.

Tidak ditemukan barang bukti, Tim Brantas lalu menggiring 3 orang tersebut untuk melakukan test urine dan hasilnya positif. Seketika itu pula mereka langsung ditahan.

“Ternyata tidak hanya ketiga klien kami saja yang dilanggar haknya sebagai manusia yang dijamin oleh Undang-Undang untuk tidak ditangkap melewati batas waktu yang telah ditentukan,” terang Andra, yang mengaku semula hanya menangani 3 orang  dan kemudian menemukan 5 orang lainnya bernasib serupa.

“Seharusnya meski tanpa pendampingan Kuasa Hukum, BNNK Bogor harus mematuhi peraturan perundang-undangang yang berlaku. Jika sudah melanggar ketentuan UU harusnya segala upaya harus ditempuh berdasarkan keadilan, jika seperti ini terlihat banyak yang harus dibenah di instansi ini,” tambah Kabid Analis Kebijakan LBH Peka, Ferry Setiawan.

Selama ditahan kata Ferry, 8 orang tersebut diduga dianiaya oleh oknum BNN Kabupaten Bogor.  “Terhadap perlakuan tersebut selaku Koalisi Pemerhati Kebijakan Napza Bogor akan melaporkan oknum tersebut ke Propam, selain itu terhadap masa penahanan kami akan melakukan upaya hukum praperadilan atas ganti kerugian,” ucap Ferry.

Kerugian 7 Tahun Perang Suriah Capai 400 Miliar Dolar AS

0

BDN – Perang tanpa henti selama tujuh tahun telah menyebabkan Suriah mengalami kerugian hampir 400 miliar dolar AS. Angka itu dirilis setelah 50 ahli Suriah dan internasional bertemu di acara United Nation’s Economic and Social Commission for Western Asia (ESCWA) di Lebanon pada Rabu (8/8).

Menurut ESCWA, volume penghancuran dalam modal fisik dan distribusi sektoral di Suriah diperkirakan mencapai lebih dari 388 miliar dolar AS.

“Angka itu belum termasuk kerugian manusia yang dihasilkan dari kematian atau hilangnya kompetensi manusia dan tenaga kerja terampil karena perpindahan, yang dianggap sebagai hal yang paling penting dari ekonomi Suriah,” kata ESCWA, dikutip laman Al Araby.

Kendati demikian, ESCWA belum dapat merinci semua kerugian ekonomi yang diderita Suriah selama konflik. ESCWA mengatakan laporan lengkap tentang dampak perang Suriah akan dirilis pada September mendatang.

Lebih dari setengah juta orang tewas selama konflik sipil Suriah berlangsung. Konflik pun menyebabkan lebih dari 10 juta penduduk Suriah mengungsi ke berbagai belahan dunia. Sementara 6,2 juta warga Suriah lainnya menjadi pengungsi di dalam negeri.

Sejumlah upaya perundingan perdamaian yang diinisiasi dan dimediasi PBB selalu buntu. Pada Desember 2017, perundingan damai Suriah putaran kedelapan yang digelar di Jenewa, Swiss, berakhir tanpa hasil apapun.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura menerangkan, kegagalan perundingan tersebut karena delegasi pemerintah Bashar al-Assad mengajukan prasyarat untuk melakukan pemibcaraan langsung dengan oposisi.

Menurut kepala delegasi rezim Pemerintah Suriah, Bashar al-Jaafari, mereka tidak akan melakukan pembicaraan langsung dengan oposisi sebelum menarik diri dari deklarasi Riyadh 2. Deklarasi Riyadh 2 merupakan sebuah pernyataan oposisi yang menolak Presiden Suriah Bashar al-Assad terlibat dalam proses transisi politik di negara tersebut.

De Mistura menilai, prasyarat yang memaksa oposisi untuk menarik diri dari deklarasi Riyadh 2 bukanlah pendekatan logis dan memungkinkan oleh pihak pemerintah. Memperhatikan prasyarat yang diajukan, de Mistura menduga PemerintahSuriah memang tak sungguh-sungguh ingin menemukan solusi melalui negosiasi dengan oposisi.

Namun pada Januari lalu, kemajuan mulai tampak setelah perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah menyepakati pembentukan komite konstitusional. Komite itu terdiri dari pemerintah, perwakilan oposisi dalam perundingan intra-Suriah di Jenewa (Swiss), pakar Suriah, masyarakat sipil, pemimpin suku, dan kaum perempuan.

Menurut de Mistura penyusunan konstitusi baru Suriah memang bukan pekerjaan mudah. Namun pekerjaan itu harus dituntaskan. Terkait hal ini, menurut de Mistura, perwakilan Suriah membutuhkan tempat yang aman dan netral untuk menyusun konstitusi.“Semua rakyat Suriah saat ini membutuhkan gencatan senjata yang berkelanjutan, akses kemanusiaan penuh, dan pembebasan tahanan,” ucapnya.

Baim Wong Nikahi Paula 22 November

0

BDN – Usai bertunangan dengan Paula Verhoeven, Baim Wong santer diberitakan akan menyunting wanita keturunana Belanda itu pada tangga 22 November mendatang. Namun usut punya usut, tanggal tersebut merupakan opsi kedua dari tanggal pernikahannya.

Pemain film Gentayangan ini mengaku awalnya dipilihkan tanggal 10 Oktober. Atas beberapa pertimbangan, tanggal tersebut akhirnya diganti menjadi 22 November 2018.

“Yang bagus menurut penanggalan Jawa itu tanggal 10 Oktober. Tapi ternyata terlalu dekat, enggak banyak dari vendor dan tempat yang bisa. Akhirnya 22 November. Padahal di tanggal 10 oktober itu ada jamnya juga ya, jadi 10/10 jam 10,” ujar Baim ketika ditemui di Jakarta Selatan.

Sebelum penentuan tanggal itu, Paula juga awalnya memilih untuk menggelar pernikahan di bulan Desember. Sayangnya, Baim dan pihak keluarga menolak ide tersebut lantaran bertabrakan dengan waktu liburan.

“Kalau tanggal, dia itu sebenarnya mau di bulan Desember tapi itu kelamaan dan masuk masa liburan ya. Masuk libur Natal dan tahun baru jadi takutnya nanti malah banyak yang berhalangan,” papar Baim.

Sebelumnya Baim Wong telah melangsungkan pertunangan dan lamaran pada tanggal 21 Juli 2018 di Semarang. Dengan persiapan yang semakin matang, Baim pun siap melepas masa lajangnya bersama Paula Verhoeven.

Aktor 37 tahun itu sempat mencurahkan isi hatinya kepada lebih dari 4 juta pengikutnya di Instagram. Dalam unggahan itu, dia menjelaskan, penantian dan jatuh bangun mencari pasangan hidup akhirnya terjawab dengan kehadiran Paula Verhoeven.

“Penantian ini tidaklah terasa lama, ketika semuanya harus berakhir bersama dia,” ujar Baim dalam unggahan fotonya.

Jelang pernikahan, Baim dan Paula diketahui telah menjalani pemotretan prewedding bersama fotografer senior Darwis Triadi. Proses pemotretan itupun tak jauh dari insiden yang mengundang gelak tawa.

Baim mengaku, sempat ketinggalan sepatu yang seharusnya dia gunakan untuk pemotretan. “Ini poster film terbaru aku. ‘Sepatuku Ketinggalan di Kereta’. Segera tayang nih,” ujarnya bernada seloroh.

KONI Gelar Evaluasi Akbar

0

BDN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor gelar rapat evaluasi guna memastikan kesiapan semua cabang olahraga (cabor) yang bakal bertanding pada Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) 2018 di Bumi Tegar Beriman, Oktober mendatang.

Ketua Umum KONI Kota Bogor HM Rusdi As mengaku pihaknya sengaja mengundang perwakilan setiap pengurus cabor untuk memberi keseragaman dalam misi Kabupaten Bogor di Porda Jabar. “Intinya kita memberi pemahaman kepada semua cabor terkait segala persiapan porda,” kata Rusdi saat dikonfirmasi awak media, kemarin.

Selain memberi keseragaman, sambung Rusdi, pihaknya juga memberi pengarahan kepada semua cabor terkait mekanisme dan aturan main yang berlaku di setiap cabor pada gelaran pesta olahraga paling bergengsi di Jabar tersebut.

“Kami juga menginformasikan terkait kebijakan dan aturan yang berlaku di Porda Jabar tahun ini agar mereka dapat memahaminya dan meminimalisasi miskomunikasi,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bogor Hendra Budiman mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas jajaran pengrus KONI. Selain mengundang unsur cabor, pihaknya juga turut menghadirkan jajaran kontingen Porda Bumi Tegar Beriman.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tidak hanya mengundang para perwakilan dari pengurus cabor saja, acara ini juga dihadiri Ketua Kontingen Porda Kabupaten Bogor sebagai ujung tombak skuat Kabupaten Bogor di Porda Jabar tahun ini. Semoga apa yang kita lakukan saat ini bisa menjadi bekal bagi kita semua di porda nanti,” pungkasnya.

Dishub Pastikan Uji Coba Parkir Meter Agustus Ini

0

BDN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan terminal parkir elektronik atau parkir meter di dua ruas jalan protokol, yaitu di jalan Otista dan Suryakencana. Sesuai progres sistem parkir meter ini dipastikan mulai diberlakukan pada bulan Agustus 2018.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin mengungkapkan, kelanjutan parkir meter saat ini tinggal di software dan sistem integrasi yang sedang berjalan antara BJB, Bank Mandiri dan pihak integrator.

“Targetnya Agustus diujicobakan, tetapi untuk tanggalnya kami belum dapat memastikan karena semuanya sekarang masih dalam proses. Sambil menunggu kami akan memproses seleksi perekrutan tenaga PKWT dari 50 juru parkir yang ada,” katanya.

Dody menyebutkan, untuk uji coba tersebut Dishub Kota Bogor telah menyiapkan 18 alat terminal parkir meter,  tiga alat dipasang di jalan Otista dan 15 alat di jalan Suryakencana.

Uji coba ini menurut Dody bukan hanya untuk warga yang akan parkir namun dilakukan juga kepada para juru parkir.  Sebab, para juru parkir ini harus menguasai tata cara penggunaan dan pengoperasian alat tersebut.

“Setelah mereka menguasai barulah diuji cobakan kepada pengguna jasa. Sesuai jadwal uji coba parkir meter akan dilaksanakan Agustus sampai Desember 2018,” jelasnya. (Tria/Indra-SZ)

GALERI FOTO