Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 8703

Pura pura jadi Pembantu, Harta Majikan Digondol

BOGOR DAILY –  Modus pura-pura jadi pembantu, padahal pencuri paut diwaspadai. Di Babakanmadang, seorang pembantu di perumahan mewah Sentul City nekat menggasak harta majikannya.

Informasi yang dihimpun kejadian ini, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (9/6/18) pukul 19.00 WIB.  Pelaku (F) berpura-pura jadi pembantu,  diantar oleh EM yang bertindak sebagai perantaranya.

Kemudian pembatu tersebut baru sehari bekerja dirumah majikannya yang berlokasi di Bukit Golf Hijau (BGH) Jl. Mutiara No. 38 Sentul City Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor.

Pelaku (F) mengambil uang milik korban sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dan perhiasan  yang disimpan didalam lemari kamar.

Setelah mendapat barang-barang tersebut langsung kabur.

Korban (Nadia/18) warga Kp. Rengit RT 04/05 Kecamatan Bantar Gadung Kabupaten Sukabumi.

Pelaku (F/25) warga Kp. Katileng RT 23/08 Desa Teges Wetan Kabupaten Wonosobo dan (EM/35) warga Desa Tegal Sari Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 1 (satu) lembar sertifikat anting berlian, 2 (dua) buah batu safir dan 1 (satu) buah giwang mutiara.

(Tribratanews Polres Bogor)

Ngeri!Gelombang Panas Sudah Tewaskan 77 Orang

BOGOR DAILY –  Gelombang panas di Jepang mencapai rekor pada Senin (23/7), tatkala suhu mencapai 41,1 derajat Celsius diKumagaya, sekitar 86 kilometer dariTokyo.

Temperatur tersebut memecahkan rekor lima tahun sebelumnya, yaitu 41,0 derajat Celsius pada Agustus 2013 di Shimanto, Prefektur Kochi.

Khusus di Tokyo, suhu 40,8 derajat Celsius juga memecahkan rekor lokal.

Akibat gelombang panas ini, sebanyak 77 orang telah meninggal dunia dan 30.000 orang harus dirawat di rumah sakit, berdasarkan perhitungan Badan Penanggulangan Bencana Jepang dan kantor berita Kyodo sejak 9 Juli hingga Minggu (22/7).

Pada Senin (23/7) saja, sedikitnya sembilan orang meninggal dunia. Beberapa orang di antara mereka adalah warga lanjut usia yang berusia antara 72 hingga 95 tahun.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, mengimbau masyarakat dan pelajar untuk bersikap waspada dan menghindari kegiatan di luar ruangan.

Imbauan ini dikemukakan setelah seorang pelajar berusia enam tahun di Prefektur Aichi meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan belajar di luar kelas, pada Selasa (17/7).

Kemudian, sejumlah siswa SMA di Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi, mengalami gejala kejang akibat terpapar sengatan matahari sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

Gelombang panas juga memecahkan rekor lainnya.

Pada Minggu (22/7), Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo telah mengerahkan ambulans sebanyak 3.125 kali, jumlah terbanyak dalam sehari sejak dinas tersebut memulai layanan darurat pada tahun 1936 lampau. Sebagian besar warga yang memerlukan ambulans terdampak gelombang panas.

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, mengatakan gelombang panas yang melanda Jepang akhir-akhir ini menyebabkan masyarakat “persis seperti hidup di sauna”.

Agar korban tidak semakin banyak berjatuhan, Badan Meteorologi Jepang mengimbau masyarakat untuk minum air lebih sering dan waspada terhadap gelombang panas.

Badan tersebut memperkirakan situasi ini masih akan berlanjut sampai awal Agustus di bagian barat dan timur Jepang.

“Orang-orang di kawasan yang suhunya mencapai 35 derajat atau lebih harus sangat berhati-hati. Walau suhunya rendah, cuaca panas bisa berbahaya bagi anak-anak dan orang lanjut usia serta tergantung pada lingkungan dan aktivitas yang Anda lakukan,” sebut Badan Meteorologi sebagaimana dikutip AFP.

Upaya meredam gelombang panas juga dilakukan secara swadaya oleh masyarakat Kota Yokohama.

Di kota sejauh 44 kilometer sebelah selatan Tokyo itu, khalayak berpartisipasi dalam acara yang disebut uchimizu atau ‘upacara air’, yaitu mengguyur atau memercik air dingin ke jalanan guna mendinginkan.

Fenomena gelombang panas ini menambah rumit upaya penyelamatan korban banjir di bagian barat Jepang mengingat banyak relawan beraktivitas di tengah terik matahari.

Lebih dari 200 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang dipicu hujan deras awal bulan ini.

Bocah 6 SD Tewas Berkelahi, Ini Kronologinya

BOGOR DAILY– FNM (12), bocah kelas 6 sekolah dasar di Kecamatan Cikajang, Garut, tewas dengan luka sabetan benda tajam. FNM diduga tewas setelah berkelahi dengan teman sekelasnya.

Kapolsek Cikajang AKP Cecep Bambang membenarkan hal tersebut. Cecep mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (24/07/2018).

“Jadi Hkm ini kehilangan buku, kemudian keesokan harinya (Sabtu 21/07/2018) buku yang hilang tersebut ada di bawah meja belajar FNM. Selepas pulang sekolah, Hkm menuduh jika FNM yang mencuri bukunya sehingga terjadi pertikaian,” ujar Cecep kepada wartawan di kantornya, Jalan Raya Cikajang-Garut, Cikajang, Selasa (24/07/2018).

Perkelahian dua bocah tersebut terjadi sepulang sekolah di kawasan Kampung Babakan Cikandang. Saat perkelahian berlangsung, sambung Cecep, Hkm mengeluarkan gunting yang ia bawa di tasnya kemudian mengarahkan gunting itu ke arah FNM.

“Korban mengalami luka di kepala dan punggung,” kata Cecep.

Setelah perkelahian tersebut, pihak keluarga sempat membawa FNM ke RS Garut untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun sayang, nyawa bocah tersebut tak mampu terselamatkan. FNM meninggal pada Minggu (22/07/2018) siang di RS Garut.

Sementara itu kasus tersebut ramai diperbincangkan mulai Senin (24/07/2018) sore kemarin. Seorang warganet mengunggah foto-foto korban ke media sosial.

Polisi yang mengetahui hal tersebut langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Petugas terpaksa jemput bola karena hingga saat ini pihak keluarga tak berani melapor.

“Untuk sementara kami menyita baju seragam milik korban serta gunting yang diduga dipakai untuk menghabisi nyawa korban,” ujar Cecep

Hadist Siap Jadi Pihak Terkait, Optimis Gugatan Bakal Kandas

CIBINONG – Beredarnya dokumen dalam bentuk Akta Regitrasi Perkara Konstitusi Nomor  28/3/PAN.MK/2018 menimbulkan banyak tafsir di kalangan masyarakat. Bahkan, ada informasi yang beredar bahwa dengan terbit nya dokumen tersebut, seolah gugatan sengketa Pilkada Kabupaten Bogor dimenangkan oleh pasangan calon nomor urut 3 Jaro Ade-Inggrid Kansil.
“Ini yang harus di luruskan. Gak betul itu gugatan di menangkan Paslon nomor 3. Sidang aja belum. Prosesnya masih panjang,” jelas Usep Supratman, Wakil Direktur Bidang Hukum dan Advokasi Tim Pemenangan Hadist dalam siaran pers nya Senin (23/7).
Usep menjelaskan, sesuai jadwal yang dikeluarkan Mahkamah Konsitusi, tanggal 23-25 Juli 2018 akan dilakukan telaah perkara. Setelah telaah perkara selesai, dilanjutkan pemeriksaan pendahuluan tanggal 26 Juli 2018 hingga 1 Agustus 2018.
“Pemeriksaan persidangan sendiri di mulai tanggal 6 Agustus 2018 sampai 10 September 2018. Jadi kalau ada yang bilang Paslon 3 sudah menang gugatan di MK, saya pastikan itu informasi sesat dan hoax,” tegasnya.
Wakil Ketua DPW PPP Jabar ini mengatakan pada pemeriksaan pendahuluan akan menentukan perkara tersebut berlanjut atau berhenti sampai disitu.
“Ini yang disebut dismisal. Disitu akan diputuskan apakah perkara tersebut memenuhi syarat formil untuk lanjut? Kan sudah sering di infokan kalau selisih suara maksimal 0,5 persen sesuai UU Pilkada,” kata pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.
Bakal Calon Legislatif nomor satu Daerah Pemilihan III untuk DPRD Kabupaten Bogor ini menegaskan Hadist siap sebagai pihak terkait dalam sengketa Pilkada di MK.
“Yang jadi pemohon Paslon nomor 3, termohon KPU tapi kita punya kepentingan sebagai pihak terkait kalau perkara ini lanjut ya. Tapi saya yakin bakal kandas di pemeriksaan pendahuluan,” ujarnya (*)

Manfaatkan Bursa Kerja Ekspo 2018

Bogor Daily – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor kembali menyelenggarakan Bursa Kerja Ekspo. Menurut rencana, kegiatan tersebut akan berlangsung pada 9 sampai 10 Agustus mendatang di Bogor Trade Mall (BTM). Tersedia lebih dari 1.500 lowongan yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Seluruhnya berasal dari 30 perusahaan berskala nasional maupun lokal.

Menurut Kepala Disnakertrans Kota Bogor, Samson Purba, SE.MM, kegiatan ini merupakan amanat UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja. “Berdasarkan UU dan peraturan menteri tersebut, setiap pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota diminta untuk menyelenggarakan bursa kerja setiap tahun,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan upaya menyerap tenaga kerja dengan cara yang relatif lebih mudah, efisien dan efektif. Sekaligus dilaksanakan untuk menekan angka pertumbuhan jumlah pengangguran.

Sejauh ini bursa kerja yang sudah berlangsung di Kota Bogor telah berpengaruh terhadap menurunnya jumlah pengangguran di Kota Bogor. Informasi BPS Sakernas dan Pusdatin Kemenker RI menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bogor pada tahun 2017 menurun 1,51% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2015, jumlah pengangguran terbuka di Kota Bogor mencapai 49.942 orang dan tahun 2017 turun menjadi 47.438 orang.

Sementara itu jumlah pencari kerja tahun 2017 yang terdata di Disnakertrans Kota Bogor mencapai 3.907 orang dan di tahun 2018 sampai dengan Juni telah tercatat 1.909 orang. Sedangkan jumlah pencari kerja yang telah ditempatkan pada tahun 2016 mencapai 1.145 orang dan di tahun 2017 meningkat menjadi 2.669 orang.

Menurut Samson, penurunan jumlah pengangguran di Kota Bogor dikarenakan kondisi perekonomian di Kota Bogor dalam beberapa tahun terakhir cukup baik. Dalam kondisi seperti itu, “Permintaan terhadap tenaga kerja atau angkatan kerja produktif menjadi naik,” paparnya.

Sektor perdagangan dan jasa kemasyarakatan menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Kota Bogor. “Kedepan beberapa sektor yang diprediksi masih bisa bertahan dan menyerap banyak tenaga kerja akan dimaksimalkan,” lanjut Samson yang juga mengingatkan para pencari kerja agar terus meningkatkan kapasitas diri untuk bisa memiliki daya saing yang tinggi.

Bagi pencari kerja yang akan mengunjungi bursa kerja tersebut, dipersilakan untuk terlebih dahulu melakukan pendaftaran untuk mendapatkan tiket gratis. Pendaftaran dapat dilakukan dengan membuka Web atau Facebook Disnakertrans Kota Bogor. Cara ini diperlukan untuk menghindari, mencegah dan meminimalisir praktek penipuan yang mengatasnamakan Disnakertrans Kota Bogor maupun perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.  (Advertorial)

Ditanya Soal Wawan, Airin Tutup Mulut

BOGOR DAILY –Walikota Tangerang Airin Rachmi Diany enggan mengomentari perihal menghilangnya sang suami, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 21 Juli 2018 dini hari lalu.

Wawan merupakan narapidana yang menjalani masa penahanan di Lapas Sukamiskin atas kasus korupsi proyek pembangunan tiga puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel tahun 2011-2012 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp9,6 Miliar.

“Ah nanti saja,” singkat Airin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018).

Airin juga enggan berkomentar mengenai kondisi suaminya, pascaperistiwa OTT tersebut. Ia lebih memilih melanjutkan pertemuan bersama-sama Walikota lainnya dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di dalam Istana Kepresidenan.

“Sudah ya, nanti saja,” ucap Airin.

Sebelumnya, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus suap fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)Sukamiskin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menemukan dua orang tahanan dalam selnya. Dua tahanan itu adalah Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) dan Fuad Amin.

KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang didapat dari Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen.

“Dalam kegiatan ini KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018).

Total uang yang diamankan KPK sebanyak Rp 279.920.000 dan USD 1.410. Selain itu ada dua mobil Wahid yang diamankan KPK karena diduga terkait suap. Jenis mobil tersebut adalah Mistubishi Triton Exceed warna hitam dan Mitshubishi Pajero Sport Dakkar warna hitam.

“(Kemudian) catatan-catatan penerimaan uang, dokumen terkait pembelian dan pengiriman mobil,” jelas Laode.

Akhirnya E-Tiket KRL Sudah Bisa Dipakai Lagi

BOGOR DAILY E-Ticketing KRL sudah bisa digunakan lagi siang ini. Penumpang KRL mulai siang ini tak lagi harus antre membeli tiket kertas.

“Iya sudah bisa. Ini kan sebenarnya sudah 100 persen, tapi tentunya semuanya harus dilakukan pengecekan. Nanti yang sudah dinyatakan oke, langsung go aja,” ujar VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa saat dihubungi detikcom, Senin (23/7/2018).

Eva belum bisa memastikan jumlah stasiun yang sudah bisa kembali menggunakan kartu elektronik KRL. Dia menyebut yang saat ini sudah bisa adalah Stasiun Depok Lama, Stasiun Depok Baru, Stasiun Cikini, sampai Stasiun Gondangdia “Sebagian (stasiun) sudah, kayak Cikini, Gondangdia sudah. Depok Lama, Depok Baru juga sudah. Jumlah pastinya masih make sure lagi ke tim IT,” katanya.

di Stasiun Depok Lama pukul 10.53 WIB, warga sudah mulai bisa mengakses kartu elektronik KRL. Kartu bank, Kartu Multi Trip (KMT), hingga Tiket Harian Berjamin (THB) sudah mulai bisa digunakan para penumpang.

Kartu elektronik juga sudah bisa digunakan di Stasiun Bekasi dan Stasiun Kebayoran. Tak ada antrean penumpang di stasiun tersebut.

Inneke Ikut Cawe-cawe Pembelian Mobil Suap Kalapas

BOGOR DAILY Peran Inneke Koesherawati di kasus dugaan suap untuk Kalapas Sukamiskin Wahid Husen terungkap. Inneke ikut terlibat dalam pembelian mobil, yang akhirnya diberikan ke Wahid sebagai barang suap.

“Kita masih dalami, tapi yang jelas antara lain pemesanan mobil itu, antara lain dia ikut cawe-cawe, masih kita dalami,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo kepada wartawan di Kejagung, Jl Hasanuddin, Jaksel, Senin (23/7/2018).

Belum ada penjelasan lebih lanjut apakah Inneke tahu mobil yang dipesannya digunakan untuk menyuap. KPK akan segera memanggil lagi Inneke. “Mungkin segera,” ujarnya.

Inneke turut diamankan KPK Sabtu (21/7) lalu. Namun dibebaskan, dan statusnya saksi di kasus dugaan suap terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid. Ada dua mobil yang diterima Wahid, yaitu Mitsubishi Triton dan Pajero Sport.

sumber: Detik.com

Begini Gaya 32 Wali Kota Foto Ala Kabinet Jokowi

BOGOR DAILY-Presiden Joko Widodo hari ini mengundang wali kota se-Indonesia ke Istana Bogor, Kompleks Istana Kepresidenan, Jawa Barat. Mereka tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dipimpin Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Seperti dilansir Kumparan.com,  Senin (23/7), pertemuan Jokowi dengan wali kota se-Indonesia dibagi tiga sesi. Sesi pertama pukul 09.00 WIB, kedua pukul 12.00 WIB, dan ketiga 15.00 WIB

Sekitar pukul 09.00 WIB, sebanyak 32 wali kota hadir di Istana Bogor, seperti Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Setelah itu mereka langsung menuju ke tangga depan Gedung Induk Istana Bogor.

Sebanyak 32 wali kota tersebut akan foto bersama dengan Jokowi di tangga istana. Pada pukul 09.10 WIB, Jokowi keluar dari istana.

Usai foto bersama Jokowi mengajak ke-32 wali kota untuk masuk ke dalam Ruang Garuda, Istana Bogor. Acara hari ini merupakan silaturahmi Jokowi dengan wali kota se-Indonesia.

“Bismillahirahmanirahim. Pertama-tama saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh wali kota yang hadir di Istana Bogor. Saya ingin memang mengagendakan pertemuan khusus seperti ini sehingga persoalan-persoalan di kota bisa kita atasi dan segera dilakukan bersama,” kata Jokowi memulai acara.

Dalam acara ini terlihat Menteri Sekretaris Negara Pratikno mendampingi Jokowi.  Acara silaturahmi ini berlangsung tertutup.

Sebelumnya pada Kamis (5/7),  Jokowi mengajak bupati se-Indonesia untuk berkumpul di Istana Bogor. Mereka sebagian merupakan anggota dari Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

 

 

Musisi Lokal Angkat Budaya Indonesia di MWMF Bandung

Bandung – Matasora World Music Festival (MWMF) kembali digelar di Cijaringao Hejo Udjo, Bandung. Diharapkan budaya Indonesia bisa berkontribusi dan terlibat secara global dalam festival berskala internasional ini.

MWMF 2018 digelar pada Minggu (22/7/2018) untuk kedua kalinya. Adapun pengisi acara yang memeriahkan festival ini antara lain Sambasunda, Doel Sumbang, Lukmaan Hakeem & Friends, Malire, Bebenjo, Trio Bigibas, Mary Jane, West Java Syndicate, dan Mirna.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, MWMF merupakan sajian berkelas yang tidak boleh dilewatkan. Tahun ini, MWMF yang digelar gratis dan terbuka untuk umum menampilkan konser musik, diskusi, dan pameran.

“Ini adalah perhelatan yang kedua kalinya setelah tahun lalu dilangsungkan di Gudang Persediaan PT KAI. Pergelaran ini akan mengangkat seni dan budaya yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Paris Van Java. Menjadi sebuah pertunjukan seni yang seru, yang sayang untuk dilewatkan,” ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/7/2018).

Beberapa kolaborator juga dihadirkan di festival ini, seperti Cijaringao Placemaking, Saung Angklung Udjo, Ruang Kolaborasa, Klab Jazz, Jazzuality, dan Ruang Putih. Ada juga sesi diskusi yang diisi oleh Dewan Kesenian Kota Bandung.

Cijaringao Hejo Udjo dipilih karena kawasan hijau ini menyediakan tempat kegiatan berbasis kreativitas seni dan budaya sehingga mampu menyuarakan pesan dan nilai kearifan lokal. Meski lokasinya tidak berada di tengah perkotaan, namun diharapkan punya nilai apresiasinya tersendiri di tengah alam terbuka yang asri dan asli.

Ketua Panitia MWMF Ismet Ruchimat mengatakan MWMF 2018 digelar lebih intim dan menitikberatkan pada potensi pengisi acara lokal. MWMF mengusung semangat kolaborasi sehingga hambatan dan permasalahan dengan sendirinya akan terurai.

“Kita berharap seniman lokal dapat lebih menempatkan diri dalam peta genre world music internasional ke depannya,” harapnya.

Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, MWMF merupakan intisari musik, seni, dan budaya. Ketiganya terangkum menjadi sebuah kesatuan utuh festival berstandar internasional.

“Inilah mengapa MWMF terpilih masuk ke dalam 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata tahun 2018. Event ini konsisten menyajikan inspirasi bagi para pengunjung. Sudah selayaknya event ini juga masuk kedalam agenda Anda. Selamat menikmati penampilan utuh harmonisasi budaya dunia,” papr Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar ini.