Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 8707

Gara-gara Jambret, Balita di Citeureup Kritis

BOGOR DAILY Seorang balita berusia 2 tahun kritis setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai ibunya saat mengejar pelaku penjambretan di Jalan Pahlawan, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Balita bernama Abyzar itu mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala.

Menurut ibu korban, Teti Budiarti (42), kejadian itu saat dirinya tengah mengendarai sepeda motor bersama dua anaknya, yakni Abyzar (2) dan Alika (9), pulang dari rumah temannya sekitar pukul 15.00 WIB.

Setibanya di lokasi, Teti dipepet seorang pria yang mengendarai sepeda motor. Kemudian, pria berjaket cokelat itu langsung mengambil dompet serta handphone yang disimpan di dashboard motornya.

“Itu baru keluar jalan dari rumah teman di daerah Sanja. Saya langsung dipepet, dia ngambil handphone sama dompet yang saya taruh di dashboard motor,” kata Teti seperti dilansir Okezone, Rabu 18 Juli 2018.

Menyadari barangnya dirampas, Teti pun spontan mengejar pelaku dengan motornya. Saat melintasi jalan menikung, Teti tidak bisa mengendalikan motornya hingga terjatuh ke saluran air di lokasi.

“Pokoknya saya kejar orang itu sambil teriak-teriak. Pas sampe di tikungan deket klenteng, ada belokan saya panik enggak belok malah lurus terus sampai jatuh got (saluran air) besar. Anak saya Abyzar yang berdiri di depan sama Alika di belakang jatuh juga,” jelasnya.

Akibatnya, Abyzar mengalami luka parah di kepala karena menghantam aspal hingga tidak sadarkan diri. Sedangkan Teti dan Alika mengalami luka-luka dan mereka dilarikan ke RS Sentra Medika Citeureup.

“Yang parah itu Abyzar belum sadar sampai sekarang karena dia posisinya di motor dia berdiri di depan. Kalau saya sama Alika enggak parah,” ungkap Teti.

Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Darwan membenarkan adanya peristiwa penjambretan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi.

“Iya benar, anak korban yang masih berumur 2 tahun terpental dari motor kepalanya membentur aspal dan harus dirawat di rumah sakit. Sekarang masih dalam penyelidikan, menurut korban pelaku satu orang pakai motor Satria FU,” singkat Darwan, saat dikonfirmasi.

Jambret Berpistol Pakai Seragam Ojek Online, Ini Kata Korban

BOGOR DAILY  Aksi kejahatan jalanan makin beragam. Kali ini modusnya menggunakan atribut ojek online. Seperti yang menimpa pegawai J.CO Lippo Ekalokasari Plaza, Leli Fitrialoka (23).

Dilansir Radar Bogor , dia menjadi korban jambret berpistol tadi malam (18/7). Peristiwa tersebut terjadi ketika warga Sukabumi Jawa Barat itu pulang dari kerja sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika menunggu jemputan di tepian Jalan Raya Pajajaran Kecamatan Bogor Timur, Leli dihampiri dua orang menggunakan motor Byson beratribut ojek online. Seketika, dua pelaku itu merampas handphone milik Leli.

“Dia coba ngambil HP saya. Tapi masih saya pegang, sampe nyeret-nyeret saya,” ujarnya sambil terisak  di lokasi.

Ketika Leli mempertahankan barang miliknya, pelaku yang dibonceng menodongkan pistol. Kemudian pelaku yang membawa motor menunjukkan sebilah pisau di dalam jaketnya.

Tak lama berselang, Leli diselamatkan oleh pengendara mobil kijang yang kemudian menyerempet motor jambret berplat nomor F 5152 DN. Saat itu pula, pelaku dikepung oleh warga.

Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga. Tapi beberapa saat kemudian diamankan oleh anggota polisi. Proses pengamanan pun berlaku alot, warga sempat menggedor jendela mobil yang lantas bergegas.

Sementara itu, motor pelaku yang tergeletak di pinggir jalan menjadi bulan-bulanan warga. Setelah dilempari batu, sepeda motor berwarna hitam itu lantas digulingkan beberapa meter ke arah Lippo Plaza Ekalokasari hingga akhirnya rangsek tak berbentuk.

Kenakan Totopong Sunda PKB Daftarkan 55 Caleg ke KPU

BOGOR DAILY –DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor menyerahkan berkas 55 Caleg yang akan bertarung pada Pemilu 2019, dengan cara unik, yakni mengenakan totopong alias iket kepala khas Sunda Pakuan Pajajaran Bogor.

Penyerahan berkas 55 Caleg PKB diterima oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor Haryanto dan seluruh komisioner, Selasa malam (17/7) pukul 23.00 WIB.

Pendaftaran 55 Caleg dipimpin oleh Ketua DPC PKB Edwin Sumarga, didampingi oleh Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Kharom, Wakil Ketua DPC Ahmad Fahir, Sekretaris LPP Rifqi Abdillah, Kepala Sekretariat DPC Tb Saiful Rizal, dan puluhan Caleg, dengan mengenakan jaket khas PKB warna hijau.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga mengatakan, pihaknya mengenakan totopong saat pendaftatan Caleg sebagai wujud komitmen keberpihakan pada budaya Sunda.

“Bogor adalah ibu kandung peradaban Sunda. Kami ingin mengusung spirit Prabu Siliwangi dalam mengangkat marwah kearifan lokal dalam membangun Bogor ke depan,” ujar Edwin.

Bagi Edwin, komitmen pemajuan budaya Sunda senapas dengan ajaran ahlussunnah wal jamaah an-Nahdliyah yang menjadi roh gerakan PKB.

“PKB memiliki motto juang sebagai gerakan tradisi, dengan menjaga budaya yang diwariskan para leluhur,” ujar Edwin.

Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor, Ahmad Fahir, mengatakan, apa yang dilakukan oleh PKB sebagai salah satu ikhtiar dalam memajukan budaya Sunda di tanah kelahirannya.

“Sebagai urang Sunda Pakuan Pajajaran, PKB Kabupaten Bogor memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berjuang bersama para budayawan dan sepuh Sunda dalam melestarikan warisan budaya peninggalan leluhur Siliwangi,” ujar Fahir.

Ketua Bidang Humas Kesatuan Pemangku Adat Sunda Langgeng Wisesa (SLW) ini berharap, apa yang dilakukan PKB dapat menularkan semangat bagi warga Bogor untuk lebih peduli budaya.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawat budaya Sunda. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujar Fahir yang juga Caleg Dapil 6 Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua LPP DPC PKB Kabupaten Bogor, Kharom, menyampaikan, 55 caleg yang didaftarkan adalah hasil seleksi ketat lebih dari 100 pendaftar baik dari kader internal maupun tokoh masyarakat.

“Kami menyeleksi ketat banyaknya usulan dan aspirasi pengusungan caleg yang disampaikan masyarakat ke LPP DPC hingga diciutkan menjadi 55 orang,” terang Kharom.

Dikatakannya, berkas 55 Caleg yang didaftarkan ke KPU sudah lengkap semua. Mereka akan bertarung di 6 Dapil se-Kabupaten Bogor. “Kami menargetkan minimal meraih 9 dari 55 kursi DPRD yang diperebutkan. Syukur bila bisa meraih 11 kursi atau 20% yang ditargetkan secara nasional,” demikian Ketua LPP PKB Kabupaten Bogor Kharom.

 

Idrus Marham dan Bos PLN akan Diperiksa KPK

BOGOR DAILY – Menteri Sosial Idrus Marham menyatakan akan menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai  sebagai saksi dalam kasus suap PLTU Riau-1 dengan tersangka politikus Golkar Eni Maulani Saragih.

Idrus mengatakan akan tetap datang, meski pada saat yang bersamaan ada rapat di DPR. Selain Idrus, Direktur PT PLN Sofyan Basir juga rencananya akan ikut diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap PLTU Riau-1 dengan tersangka Eni Maulani Saragih.

Idrus Marham akan diperiksa pada Kamis (19/7/2018) dan Sofyan Basir pada Jumat (20/7/2018). “Saya datanglah. Ada rapat itu di DPR. Tapi saya tetap akan datang,” katanya, di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/7/2018).

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan membutuhkan pengetahuan para saksi terkait kasus dengan tersangka Eni Maulani Saragih itu. “Para saksi ini diperlukan keterangannya tentang apa yang mereka ketahui terkait dengan perkara yang sedang kami proses ini,” ujar Febri.

Terkait pemanggilan tersebut, Idrus menampik jika konstruksi perkara ini merugikan dirinya. Menurutnya, biar KPK yang memberikan penilaian. “Masak saya mengatakan seperti itu. Biarlah KPK yang memberikan penilaian,” katanya.

 

Hanif Dakhiri Sudah Izin Nyaleg

BOGOR DAILY – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengaku belum mengetahui daerah pemilihan (dapil) yang diwakilinya di Pileg 2019. Hanif yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diminta partai politik yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu untuk maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) di Pemilu 2019.

Menurut Hanif, selaku kader PKB, ia senantiasa mengikuti arahan yang diberikan kepadanya. Hanif juga mengaku sudah mengantungi izin dari Presiden Joko Widodo untuk maju Pileg.

“Izin aku sudah. Tapi prinsipnya kan kita fokus kerja dahulu,” ujar Hanif.

Diketahui bahwa seluruh partai peserta Pemilu sudah mendaftarkan para calegnya ke KPU hingga batas waktu Selasa, 17 Juli 2018.

 

SBY Kelelahan Sampai Terbaring di Rumah Sakit

BOGOR DAILY – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih akan mendapat perawatan dalam beberapa hari di RSPAD Gatot Soebroto. Hal ini untuk memulihkan kondisi karena terlalu lelah beraktivitas.

“Pak SBY memang alami kelelahan setelah lawatan ke luar kota. Tapi juga akumulasi kegiatan traveling beliau sebelumnya. Kita tahu masa-masa pilkada lalu, Pak SBY cukup sering keliling Nusantara,” ucap putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kepada wartawan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).

Akibatnya, SBY perlu dirawat beberapa hari untuk penyembuhan. AHY pun meminta doa kepada masyarakat Indonesia.

“Kelelahan, ini butuh recovery. Pak SBY diminta untuk rawat di RSPAD ini, sehingga bisa cepat pulih. Mohon doanya,” ucap AHY.

Menurut AHY, dokter menyarankan SBY beristirahat total. Setelah itu, dia bisa kembali pulang.

“Hari ini kondisi membaik, stabil, tapi tetap harus istirahat. Yang jelas, Pak SBY butuh empat hari istirahat total,” ucap AHY.

SBY dirawat di RSPAD sejak kemarin, Selasa (17/7/2018). Dirawatnya SBY membuat pertemuan politiknya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto harus diundur. Namun Prabowo sudah menjenguk SBY beberapa saat yang lalu.

Perda KTR Kota Bogor Dikritik Pakarnya, Ini Katanya

BOGOR DAILY Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok di kota Bogor dinilai janggal dan dikritik oleh beberapa pengamat. Sebelumnya aturan ini tertuang dalam Perda No. 12 tahun 2009 itu mengatur Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor yang melarang iklan rokok di ruang publik.

Menurut Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Yudha Prawira, seharusnya pemerintah daerah Kota Bogor dalam membuat aturan KTR cukup “membatasi” bukan “melarang”. Pasalnya, saat ini tidak ada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang melarang keberadaan produk rokok dan iklan rokok.

Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok di kota Bogor dinilai janggal dan dikritik oleh beberapa pengamat. Sebelumnya aturan ini tertuang dalam Perda No. 12 tahun 2009 itu mengatur Kawasan Tanpa Rokok Kota Bogor yang melarang iklan rokok di ruang publik.

Menurut Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Yudha Prawira, seharusnya pemerintah daerah Kota Bogor dalam membuat aturan KTR cukup “membatasi” bukan “melarang”. Pasalnya, saat ini tidak ada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang melarang keberadaan produk rokok dan iklan rokok.

“Ketentuan peraturan yang ada kan hanya membatasi, misalnya tidak boleh di jalan protokol, kawasan pendidikan, tempat ibadah, dan lain-lain,” tuturnya dalam keterangan pers, Rabu (18/7).

Yudha juga menekankan, di tingkat nasional pun saat ini tidak ada pelarangan iklan rokok, yang ada hanya pembatasan. “Namun di Bogor bertolak belakang, malah di mini market pun semua produk harus ditutup tak boleh tampak,” jelasnya.

Seperti diketahui, menurut PP 109/2012, pemajangan produk rokok masih diperbolehkan di tingkat ritel. Kondisi yang ada dan berlaku saat ini di Bogor menurut Yudha akan merugikan pelaku usaha. Hal ini juga tidak sejalan dengan semangat Presiden yang ingin menciptakan iklim investasi dan usaha yang baik.

Dia juga menyayangkan aturan daerah mengenai KTR ini terlalu represif. Untuk aturan daerah, menurut Yudha tak boleh seperti itu. “Bila membuat aturan pelarangan, harus muncul dari pusat. Itu pun setelah melakukan kajian komprehensif seperti kesehatan, bisnis, dan masih banyak lagi,” lanjutnya

 

 

Bupati Labuhanbatu Resmi Tersangka

BOGOR DAILY Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap sebagai tersangka dugaan suap terkait proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2018. Selain Pangonal, KPK juga menetapkan pihak swasta bernama Umar Ritonga sebagai tersangka. Umar dan Pangonal diduga sebagai penerima suap.

Tidak hanya itu, KPK juga menetapkan pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi Effendy Sahputra sebagai tersangka. Effendy diduga sebagai pemberi suap

“KPK meningkatkan status penanganan perkwra ke penyidikan dengan tiga orang sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/7/3018) malam.

Dalam konstruksi perkara, KPK menduga pemberian uang dari Effendy kepada Pangonal terkait proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2018.

“Bukti transaksi sebesar Rp 576 juta dalam kegiatan ini diduga merupakan bagian dari pemenuhan dari permintaan bupati (Pangonal) sekitar Rp 3 miliar,” ujar Saut.

Dari cek yang dicairkan, uang Rp 500 juta yang diberikan Effendy ke Pangonal melalui Umar dan orang kepercayaan Effendy berinisial AT bersumber dari pencairan dana pembayaran proyek-proyek pembangunan RSUD Rantau Prapat.

Sebelumnya, sekitar bulan Juli 2018, KPK juga menduga telah terjadi penyerahan cek sebesar Rp 1,5 miliar, namun tidak berhasil dicairkan. Dalam kasus ini, Pangonal dan Umar disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Podana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan, Effendy disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Podana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001

Harga Ayam Potong di Leuwiliang Capai Rp60 Ribu

BOGOR DAILY- Di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, harga ayam potong per ekor menembus angka Rp 60 ribu – 70 ribu. Hal ini membuat para calon pembeli resah.

Para pedagang ayam potong di Pasar Leuwiliang melakukan aksi mogok dagang sebagai imbas dari tingginya harga ayam potong, meski mengaku merugi karena sepi pembeli.

Hanya dua lapak pedagang yang terlihat masih berjualan. “Sampai hari Selasa masih akan demo, mereka mogok dagang aja. Semoga dengan aksi ini, harga bisa turun,” kata Burhan, salah satu penjual daging ayam.

Kondisi yang sama juga terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang. Sudah dua minggu ini harga ayam potong naik cukup tinggi. Di Pasar Sepuluh Ulu, harga ayam potong mencapai Rp 40 ribu.

“Ayam dari Lebaran masih belum turun, kalau lagi kosong stoknya, harganya itu bisa Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu,” kata Upik, pedagang

Loncat ke NasDem Lucky Hakim, Bayar Rp 5 Miliar ke PAN

BOGOR DAILY –  Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berbicara ‘transfer pemain’ di partai politik jelang Pileg 2019. Dia lalu bicara soal Lucky Hakim yang pindah dan nyaleg lewat Partai NasDem.

“Katanya caleg sekarang sudah kayak pemain bola itu loh, sudah ada transfer pemain,” kata Zulkifli Hasan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018). “Kalau Lucky transfer dari Rp 2 miliar, dari Rp 5 miliar baru diterima. Transfer Rp 5 miliar, tapi baru diterima Rp 2 miliar. Dia SMS saya. Ada WA-nya, selain PAW,” imbuh dia.

Zulkifli tak mau menduga apakah NasDem memang menjanjikan biaya pencalegan miliaran rupiah ke Lucky Hakim. Yang pasti, kata Zul, Lucky menyebut kalau memang ada transfer demikian. “Ya nggak tahu, pokoknya dia bilang ada transfernya gitu,” ucap Zulkifli.

Ketua MPR itu menyayangkan jika pesta demokrasi dibumbui politik uang. Menurutnya, politik uang dapat merusak bangsa. “Kalau semua diukur pakai uang, kalau pilgub uang, pilbup uang, pilihan DPR uang, pilihan apa-apa uang semua uang, saya kira kehancuran akan datang. Korupsi merajalela, tidak mungkin akan berdaulat pangan semua tidak mungkin,” pungkasnya. (sumber detik.com)