Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 8708

Diprotes Warga, Bupati Siapkan Perbup

BOGOR DAILY – Bupati Bogor Nurhayanti akan membahas jam operasional truk-truk perusahaan tambang di Jalan Raya Bunar-Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Jalan tersebut menjadi rusak parah dan dikeluhkan warga, karena setiap hari selama 24 jam dilalui truk-truk bertonase besar menuju dan dari penambangangalian C di Kecamatan Rumpin

“Itu (jam operasional) akan dibahas besok dan akan dipertimbangkan (jadi Surat Keputusan Bupati),” kata Nurhayanti usai rapat dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bogor, Rabu, 18 Juli 2018.

Sampai saat ini, kata Nurhayanti, masalah jalan tambang diurus oleh para camat yang wilayahnya dilalui truk-truk tambang. “ Nah, sekarang akan dibahas dengan pelaku usaha. Kita ingin semua kondusif,” kata Nurhayanti.

Nurhayanti akan menerbitkan perbup setelah permasalahan jalan tambang di sepangan Jalan Raya Bunar-Parungpanjang tidak selesai dibahas bertahun-tahun. Buntutnya, warga tiga kecamatan (Parungpanjang, Rumpin, dan Gunung Sindur) menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu 18 Juli 2018.

Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Bogor segera membuat jalur tambang khusus di wilayahnya, karena truk tambang yang melintasi di Jalan Raya Bunar-Parungpanjang, dianggap menjadi penyebab jalan di sana rusak parahnya.

Nurhayanti menjelaskan, pembuatan jalur tambang di wilayah Parungpanjang merupakan kewenangan Provinsi Jawa Barat. Pembahasannya sudah dilakukan beberapa tahun silam.

“Saat itu saya sudah bicarakan dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, bahwa kewenangan kami hanya memetakan dan membuat FS (feasibility study) titik untuk jalan tambang,” kata Nurhayanti.

Nurhayanti menambahkan, saat ini pihaknya masih memetakan guna pembuatan FS. FS tersebut untuk kepentingan warga, pengusaha tambang,  dan pembangunan di luar Kabupaten Bogor.

“Bahan-bahan tambang ini kan juga ujungnya untuk pembangunan di Jakarta. Jadi, kita tidak ingin (karena jalan rusak) ini menjadi hambatan,” kata Nurhayanti.

Nurhayanti menegaskan, saat ini Bogor tinggal menunggu langkah Provinsi Jawa Barat terkait pembuatan jalur tambang tersebut. “Saya sudah berkirim surat (ke Provinsi Jawa Barat), agar segera dibuat jalan tambang,” ucap Nurhayanti.

 

sumber: Tempo.com

Warga Protes Jalur Tambang Bogor Rusak

BOGOR DAILY – Massa yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) geruduk Kantor Bupati Bogor, Rabu (18/7/2018).

Sedikitnya 150 masa gabungan dari tiga Kecamatan itu beramai-ramai menuntut Pemerintah Kabupuaten (Pemkab) agar memperhatikan jalur yang kerap dilalui kendaraan tambang di wilayah Rumpin, Parung Panjang, dan Gunungsindur.

Koordinasi Aksi, Ochan Tjandra mengatakan bahwa selama ini, masyarakat setempat mengeluh dengan banyaknya kendaraan bermuatan tambang yang melintas di tiga wilayah kecamatan tersebut.

Pasalnya, ia menilai bahwa adanya lalu lalang kendaraan tambang selama 24 jam tersebut berdampak pada kerusakan insfrtatuktur jalan,berdampak pada kerusakan infrastruk jalan, polusi udara, hingga konflik sosial.

“Kita sudah adakan aksi sebelumnya di kecamatan tapi tidak ada tanggapan bahkan blokade jalan pun pernah kami lakukan,” ujarnya seperti dilansir TribunnewsBogor.com.

Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan beberapa poin tuntutan yang akan terus diperjuangkan hingga bisa direalisasikan pemerintah.

Beberapa poin iti sendiri diantaranya pemberlakuan jam operasional kendaraan tambang yang hanya bisa melintas mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Pembatasan

Pembatasan volume muatan hasil tambang hingga penegakan peraturan hingga penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan armada angkutan tambang. “Termasuk 2019 harus bebas truk tronton dan adanya pembuatan jalur khusus tambang,” tukasnya

 

 

Senjata Tawuran Dijual di Facebook, 3 Pelajar Diciduk Bima Cs

BOGOR DAILY Tiga remaja ditangkap karena menjual senjata tajam diduga untuk tawuran antar-pelajar di Bogor. Ketiga pelaku, yang masih berstatus pelajar SMK di Kota Bogor tersebut, diketahui menjual senjata tajam lewat media sosial.

Penangkapan para pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat bahwa ada aktivitas jual beli senjata tajam via facebook. Pemkot Bogor kemudian membentuk tim kecil bersama Satpol PP melibatkan kepolisian untuk menelusuri aktivitas negatif itu.

Tim kemudian masuk dalam sebuah Group Facebook yang diisi kumpulan anak-anak SMK. Di sana ditemukan aktivitas jual beli senjata tajam mulai dari celurit, klewang hingga samurai.

Selama dua hari, intelijen dari Satpol PP Kota Bogor menelusuri percakapan lewat Facebook, kemudian tim menyamar sebagai pembeli untuk memancing transaksi lewat Whatsapp.

Pelajar salah satu SMK swasta di Kota Bogor itu pun meminta untuk melakukan transaksi melalui metode cash on delivery (COD) di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Rabu (18/7/2018).

“Tim kemudian berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangkap tangan pelaku tersebut,” kata Kasatpol PP Kota Bogor, Herri Karnadi.

Saat hendak ditangkap, pelaku berjumlah tiga orang berboncengan ini mencoba melarikan diri. Petugas kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara hingga akhirnya pelaku yang mengenakan seragam sekolah ini lompat ke sebuah kolam pemancingan milik warga.

“Tiga pelaku akhirnya berhasil ditangkap berikut barang bukti 1 bilah celurit berukuran besar,” ujarnya.

Saat itu, tim sempat kesulitan dalam meyakinkan pelaku. Namun, ketiga pelaku akhirnya berhasil ditangkap berkat kerjasama Pemkot Bogor dan Polresta Bogor Kota.

“Kita sempat berpindah-pindah tempat untuk janjian dengan pelaku dan akhirnya ditangkap dekat Pasar Bersih BNR,” kata dia. Wali Kota Bogor Bima Arya turut serta dalam operasi penangkapan itu.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sanjaya menyatakan, meski pelaku masih anak di bawah umur, pihak kepolisian tetap akan menindak tegas sesuai aturan berlaku.

Dalam Undang Undang Darurat tentang kepemilikan senjata tajam, pelaku akan menerima ancaman penjara maksimal 10 tahun.

“Memang kita punyai asas ultimum remedium yaitu bahwa proses hukum itu jalan terakhir. Kalau memang bisa dibina melalui orangtua, sekolah maupun aparat setempat, ya kita akan masukan ke pembinaan. Tetapi kalau tidak, kita akan proses hukum,” ujar Agah.

 

Siang Ini, Zohri Diterima Jokowi di Istana Bogor

BOGOR DAILY Juara dunia Atletik U-20 yang digelar di Finlandia, Lalu Muhammad Zohri, telat tiba di tanah air. Banyak yang ramai-ramai memuji dan mengklaim berjasa atas prestasinya. Sambutan luar biasa juga diterima Zohri sesaat setelah tiba di tanah air, Rabu (18/7) dinihari. Pemerintah pun mengapresiasi prestasi remaja 18 tahun tersebut. Menurut rencana, siang ini Presiden Joko Widodo mengundang Zohri untuk datang ke Istana Bogor.

Hal ini dikatakan Menpora Imam Nahrawi saat menyambut Zohri di Bandara Soekarno Hatta, Banten. Setelah mengikuti serangkian acara penyambutan termasuk melayani beberapa pertanyaan wartawan dengan konfrensi pers,  Zohri bersama pelatih langsung melangkahkan kakinya menuju mobil bersama Dubes Indonesia untuk Finlandia Wiwiek Setyawati Firman, pelatih, dan pengurus PASI. Zohri satu mobil dengan Menpora menuju hotel Century Senayan, Jakarta.

“Sudah ya cukup, saya mau mengantarkan Zohri sampai ke hotel. Dia adalah pahlawan bagi bangsa ini, oleh karenanya saya ingin mengantarnya hingga hotel. Insyallah rencana hari ini akan diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Menpora.

Diketahui, Zohri menyabet gelar juara dunia lari 100 meter U-20 di Tampere, Finlandia, dengan catatan waktu 10,18 detik. Dia mengalahkan dua orang favorit juara asal AS yang masing-masing mencatatkan waktu 10,22 detik.

Heboh Pelaminan Tutup Jalur Kereta, Ini Faktanya

BOGOR DAILY –  Foto pesta pernikahan di atas rel kereta api menghebohkan media sosial. Sebab, terlihat ada lokomotif di seberang meja resepsi. Ini faktanya.

Foto yang beredar itu menunjukkan meja resepsi yang berdiri di atas rel kereta api, sementara terlihat lokomotif kereta melaju di depannya. Tak hanya itu, di foto lainnya, kursi pelaminan berdiri menutup rel kereta api itu. Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Agus Komarudin menuturkan peristiwa itu terjadi di daerah Yogyakarta. Agus menyebut peristiwa itu terjadi beberapa tahun yang lalu.

“Informasi bahwa kegiatan tersebut terjadi sudah beberapa tahun lalu. Untuk lokasinya itu di sekitar Balai Yasa (bengkel lokomotif) di Yogyakarta,” kata Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin ketika dimintai konfirmasi, Senin (16/7/2018)

Agus menerangkan jalur rel kereta api itu buntu. Dia juga menambahkan jalur kereta itu sedang dalam perbaikan.

“Adapun penampakan lokomotif itu sedang parkir, sementara jalur yang digunakan oleh warga untuk kegiatan tersebut merupakan jalur buntu, dan tidak dilalui lokomotif yang akan dan sedang proses perbaikan atau perawatan,” paparnya.

Meski jalur itu sedang tidak digunakan, Agus tetap melarang warga beraktivitas di atas rel kereta api. Sebab, hal itu membahayakan.  “Setelah ada kegiatan tersebut, beberapa waktu lalu sudah diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun di atas jalur kereta api. Meskipun jalur tersebut tidak dilalui kereta api atau buntu,” tuturnya.

sumber: Detik.com

Kapolres Sebut Tawuran Hal Biasa

BOGOR DAILY Tawuran antarkelompok remaja kerap terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat. Hampir setiap akhir pekan, terutama jelang tengah malam hingga dini hari, polisi kerap menerima laporan aksi tawuran tersebut.

Minggu (15/7/2018) dini hari misalnya, terdapat lima kejadian kasus tawuran antarkelompok remaja. Empat di antaranya berhasil dicegah aparat kepolisian sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Akan tetapi, tawuran dua kelompok remaja di Jalan Ahmad Yani pecah hingga menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

Raihan Ilham Febriansyah (18), pelajar SMA YPHB Kota Bogor tewas dibacok sekelompok remaja usai nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2018 bersama teman-temannya.

Namun begitu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menganggap kasus tawuran antarkelompok remaja hal yang biasa terjadi di Kota Hujan.

“Sebetulnya di hari yang sama ada lima kejadian. Empat lokasi berhasil dicegah. Kejadian ini sudah hal biasa, jadi tidak perlu dibesar-besarkan,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, kepada wartawan, Senin (16/7/2018).

Ulung mengaku, sudah banyak tindakan yang dilakukan aparat kepolisian, meski tawuran masih saja kerap terjadi.

“Ya kita sudah lakukan pencegahan dengan patroli. Pencegahan yang efektif ya media gencar sosialisasikan imbauan ini,” ujar Ulung.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sanjaya mengatakan ada beberapa titik lokasi yang rawan dijadikan tempat tawuran antar remaja. Di antaranya di Jalan Baru, Bale Binarum, Jalan Ahmad Yani, Gang Aut, Taman Heulang, dan kawasan Bogor Nirwarna Residence.

“Mereka kan mobile, bergerombol konvoi pake motor. Ketemu kelompok lain langsung tawuran. Ini yang membuat kami kesulitan lakukan pencegahan,” kata dia.

sumber: Liputan.com

Waspada!Jambret Berpistol Berkeliaran di Bogor

BOGOR DAILY –  Setelah aksi pembacokan dengan senjata tajam, giliran jambret berpistol yang kembali meresahkan. Salah seorang anggita Dewan Kesenian Kota Bogor Kiki jadi korban penjambretan di Jalan Ir Djuanda.

Informasi yang dihimpun, aksi penjambretan terjadi sekitar pukul 01:30 wib. Saat itu korban tengah melintas di depan Hotel Salak. Tiba-tiba, ada sepeda motor yang memepet motor korban sambil menodongkan pistol.

“Pelaku menodongkan pistol waktu sudah mendapatkan HP apple, lalu motor pelaku meluncur ke arah jalan Gedong Sawah,”ujar Kiki.

Adapun ciri ciri pelaku yakni pengendaranya menggunakan helm salah satu operator ojek online.

“Dia pakai helm grab. Tapi saya lupa nomor plat nomornya. Ini harus disikapo karena bogor jadi makin rawan”tuturnya.

Sebelumnya aksi pembacokan terjadi di Jalan Ahmad Yani, Tanahsareal, Kota Bogor. Korban bernama Raihan  meninggal akibat mengalami luka parah. (bdn)

7 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Siswa YPHB Diburu

BOGOR DAILY- Polresta Bogor Kota masih mencari tujuh pelaku pengeroyokan yang menewaskan Raihan Febriansyah (18) pada Minggu (15/7) kemarin. Siswa kelas II SMA Yayasan Persaudaraan Haji Bogor (YPHB) itu mengalami luka sabetan celurit di bagian punggung dan tangan.

“Saat ini Satreskrim Polresta Bogor Kota masih melakukan penyelidikan. Hasil keterangan saksi, pelaku ada 7 orang,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Ulung Sampurna Jaya, Senin (16/7/2018).Raihan tewas setelah diserang sekelompok pemuda saat dalam perjalanan pulang usai nonton bareng Piala Dunia bersama teman-temannya. Raihan yang terkena sejumlah luka bacok di tubuhnya sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS PMI. Namun, dia meninggal pada Minggu (15/7).

“Korban dan teman-temannya sebelumnya sempat nobar di Bantarjati, kemudian mereka ke Bogor Permai. Kemudian ketika korban dan teman-temannya hendak kembali ke Bantarjati, di pertigaan Jalan Dadali berpapasan dengan kelompok pengendara motor lain, kemudian terjadilah perkelahian,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sonjaya.

Agah mengatakan korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di punggung dan tangannya.

“Korban sempat dibawa ke RS PMI, namun kemudian meninggal dunia Minggu sore. Kita masih selidiki kasusnya, keterangan saksi masih kita dalami, untuk pelaku kita telusuri” terang Agah.

Terkait peristiwa ini, Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) mengimbau warga untuk tidak nongkrong hingga tengah malam. Pemkot Bogor bersama TNI/Polri akan membubarkan warga yang melewati batas waktu tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain itu, Wali Kota Bogor Bima Arya  mengatakan Disdik Kota Bogor juga akan meningkatkan pembinaan dan pendidikan terhadap pelajar di Kota Bogor. Muspida akan memberi penyuluhan kepada para siswa.

Sadis! Pedagang Sandal di Bogor Dibacok Penagih Utang

BOGOR DAILY Aksi pembacokan menimpa seorang pria penjual sandal dan sepatu bernama Misbah (43) di Kampung Dukuh Ciadeg, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (15/7/2018).

Peristiwa terjadi sore hari ketika korban sedang bersantai di rumahnya. Misbah mengatakan bahwa saat itu datang segerombolan orang yang berniat menagih utang yang diduga orang suruhan dari pria berinisial IR.

Mereka, kata dia, menagih uang sebesar Rp 6 juta atau Rp 5 juta.”Saya bilang, barang (usaha) belum ada hasil, kalau ada hasil pasti saya bayar, ini kan juga terpaksa saya usaha lagi merosot banget,” kata Misbah, Senin (16/8/2018).

Karena harapan para penagih utang tidak terpenuhi karena Misbah belum punya cukup uang, ia pun dianiaya.

Salah satu dari mereka, lanjut Misbah, mendekati sebuah motor lalu mengambil senjata tajam sejenis golok di bawah jok motor yang mereka bawa.

“Sesudah minta Rp 5 juta sama Rp 6 juta gak berhasil, saya ngomong gak punya duit, dia ngambil kunci (motor). Prasangka saya mau lapor ke IR, padahal ngambil golok dari bawah jok,” kata Misbah.

Saat itu, Misbah mengaku bahwa dirinya sempat akan melawan namun ia terlanjur mendapat luka serius.

Beruntung nyawa Misbah masih tertolong. Namun, ia mengalami luka parah di bagian pipi kiri dan bagian kepala. Ia juga mengaku bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

sumber: Tribunnewsbogor.com

KPK Sita CCTV Hingga Dokumen PLTU Riau-1

BOGOR DAILY –KPK melakukan penggeledahan di tiga lokasi terkait kasus dugaan suap dalam proyek PLTU Riau-1. Dari penggeledahan itu, KPK menyita dokumen hingga rekaman CCTV.

“Cukup banyak dokumen terkait Riau-1 yang kami temukan. Termasuk dokumen yang menjelaskan skema kerja sama sejumlah pihak di kasus ini. Ada juga barang bukti elektronik yang diamankan, di antaranya CCTV dan alat komunikasi,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (16/7/2018).

Namun, Febri enggan menyebut dari lokasi mana barang bukti yang disita KPK itu berasal. Menurutnya, saat ini penggeledahan di beberapa tempat masih berlangsung.
“(Dari) salah satu lokasi. Belum bisa kami sampaikan. Karena penggeledahan masih berjalan di sebagian tempat sampai dengan menjelang dini hari ini, itu informasi awal yang kami bisa sampaikan,” tuturnya.

Ia mengatakan penggeledahan yang masih berlangsung saat ini adalah di Kantor PLN dan Kantor PJB Indonesia Power. Sementara, penggeledahan di ruang kerja Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih telah selesai.

“Ruang kerja EMS (Eni Maulani Saragih) telah selesai. (Penggeledahan di Kantor) PLN dan PJB tadi masih berlangsung. Untuk lokasi PJB, Dirut baru saja sampai di lokasi,” tuturnya.

“Sekali lagi, kami harap semua pihak koperatif,” imbuhnya.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka. KPK menduga Eni menerima keseluruhan Rp 4,5 miliar dari Johannes untuk memuluskan proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1. Johannes merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

KPK sendiri telah mengamankan Rp 500 juta yang diduga merupakan pemberian keempat kepada Eni. Pemberian pertama Eni diduga pada Desember 2017 sebesar Rp 2 miliar, pemberian kedua pada Maret 2018 sebesar Rp 2 miliar, dan pemberian ketiga 8 Juni 2018 sebesar Rp 300 juta. Ada dugaan pemberian tersebut melalui staf dan keluarga Eni.