Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 8737

Lima Alasan Paslon Hadist Menang di Pilbup Bogor

BOGOR– Belasan karangan bunga terjajar rapih di depan gedung RY Center yang berdampingan dengan sekretariat DPC PPP

Cibinong Kabupaten Bogor sejak Kamis (28/6) siang kemarin. Berbagai

ucapan selamat itupun ditujukan atas kemenangan hasil hitung cepat

(quick count) atas Pasangan Calon Bupati – Calon Wakil Bupati Nomor

Urut 2 (Ade Yasin – Iwan Setiawan/Hadist). Wakil Direktur Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Media Tim Pemenangan

Hadist David Rizar Nugroho menuturkan, Karangan bunga itu datang dari berbagai

berbagai kalangan. Diantaranya, Ketua Umum Partai Gerinda Pusat

Prabowo Subhianto, Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Anggota Wantimpres Suharso Monoarfa, Menteri Agama Republik Indonesia, Wakil Ketua DPW PPP

Jawa Barat Usep Supratman, Paguyuban Sepak Bola, Sekretaris DPC PPP

Kabupaten Bogor M Romli, BBPR Bogor, dan lainnya. “Yang jelas jumlahnya banyak saya tidak hafal satu persatu,” kata David kepada wartawan.

Menurut David, kedatangan karangan bunga tersebut merupakan wujud dukungan terutama dari tokoh tokoh nasional kepada pasangan Hadist atas raihan suara baik quick count maupun real count di Pilbup Bogor.

“Kami merasa tersanjung atas kiriman karangan bunga tersebut. Ini memotivasi kami untuk mengawal suara kami yang masih ada di dalam kotak suara dan tertera dalam C1,” ujar Danyon Hadist Kecamatan Cibinong ini.

Menurut David, seluruh elemen tim Hadist saat ini sedang konsentrasi penuh menjaga kotak suara dan mengamankan C1. Karena, bukan tidak mungkin ada upaya-upaya untuk menggergaji suara Hadist.

“Tadi kami dapat laporan dari saksi kami di Sukajaya. Ketika pleno di kecamatan di laporkan ada TPS Hadist meraih 35 suara setelah saksi kaki mendesak kotak suara di buka dan dihitung ulang ternyata suara kami 135. Ini fakta lho,” tegas nya.

David menerangkan setidaknya ada lima dasar yang memperkuat Hadist menang. Pertama, hasil quick count LSI Denny JA yang sudah dipublikasikan. LSI Denny JA adalah pelopor lembaga survei di Indonesia yang bereputasi dan hasil survei nya selalu presisi. Kedua, hasi real count internal Hadist berbasis teknologi informasi yang dasarnya C1. Ketiga, real count Radar Bogor, koran ternama di Bogor. Keempat, real count di website KPUD sejak hari pertama Hadist selalu leading nomor satu.

“Kelima, kita juga dapat informasi desk Pilkada menghitung suara walau tidak dipublikasikan dan hasilnya Hadist menang,” paparnya.

Kalau ada Paslon lain yang mengklaim menang, kata David wajar karena ini bagian dari bunga bunga demokrasi.

“Menang itu harus pakai data yang akurat dan merujuk referensi yang lain. Biarlah publik yang menilai, kita tunggu nanti hasil pleno KPUD,” ujarnya.

ADV : Pemkot Bogor Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pengaduan Sarana Prasarana

Bogor Daily – Sebuah aplikasi baru hadir di Lingkungan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor. Aplikasi dengan nama Sistem Informasi Pengaduan Sarana Prasarana (SIPS) ini sudah bisa diunduh di Playstore. SIPS merupakan inovasi perubahan yang dibuat Kepala Bagian Umum Yadi Cahyadi dengan menggandeng Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor dan Dinas Komunikasi Informatika Statistika dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor.

Dibuatnya aplikasi SIPS ini bukan tanpa alasan, selain tuntutan untuk membuat proyek perubahan di Pendidikan Kepemimpinan (Diklat) tingkat III yang sedang dijalaninya. SIPS ini juga memang sangat dibutuhkan untuk merespon pengaduan atau keluhan atas sarana prasarana yang rusak di lingkungkungan Setdakot dengan lebih cepat.

Pasalnya selama ini pengaduan atau keluhan sarana prasarana masih dilakukan secara manual dengan mengajukan surat permohonan. Hal ini tentu membutuhkan waktu untuk menunggu disposisi pimpinan sehingga respon dan perbaikan menjadi lebih lama. Padahal beberapa dari keluhan seperti AC, Kursi, Meja, Kelistrikan ataupun Kendaraan bisa diperbaiki dalam beberapa jam saja.

“Jadi sekarang pengguna barang dapat menginformasikan keluhannya melalui aplikasi ini. Semua aduan akan direspon cepat operator dan tim Unit Cepat Tanggap akan langsung datang ke lokasi untuk memperbaiki,” ujar Yadi saat ditemui langsung di Kantornya, Jalan Ir. Juanda, Kota Bogor, Kamis (28/06/2018).

Yadi menuturkan, ada tiga tim Unit Cepat Tanggap yang ia bentuk sesuai dengan bidangnya. Sebut saja, Tim Kelistrikan dan mekanikal elektrikal, Tim Gedung atau Bangunan dan Tim Kendaraan Operasional. Tim ini yang akan melayani keluhan dan pengaduan dari para pegawai di lingkungan Setdakot Bogor.

“SIPS ini sudah diujicobakan sejak Jumat lalu dan sudah disosialisasikan kepada seluruh pegawai. Semua pegawai bisa pakai aplikasi ini, cukup login dengan NIP dan masukan Password,” tuturnya.

Kedepan, lanjutnya, SIPS akan terus dikembangkan tidak hanya untuk keluhan dan pengaduan sarana dan prasarana. Namun lebih dari itu, SIPS menjadi inovasi dalam menunjang fasilitas dan aset yang ada di Setdakot Bogor sehingga penggunaannya bisa lebih maksimal.

“Harapannya aplikasi ini dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin memakai ruangan di balkot semuanya bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya (fla/hari)

Belajar Perda KTR, Pemkot Ambon Sambangi Kota Bogor

BOGOR – Untuk mengetahui bagaimana penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mulai dari merancang Peraturan Daerah (Perda) hingga pelaksanaannya, Pemerintah Kota(Pemkot) Ambon mengunjungi Kota Bogor.

Rombongan dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy dan diterima Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bogor Erna Nuraena beserta jajarannya di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Kamis (28/06/2018).

Kepala Dinkes Kota Ambon Wendy Pelupessy menuturkan, penerapan KTR di Kota Ambon saat ini masih berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) yang dikeluarkan pada tahun 2015. Peraturan tersebut akan ditingkatkan menjadi Perda. Oleh kerena itu, Pemkot Ambon perlu belajar dari daerah lain yang penerapan KTR-nya sudah berjalan dengan baik.

Dia menyebutkan, dipilihnya Kota Bogor sebagai tujuan kunjungan kerja karena berdasarkan koordinasi dan informasi dari media ternyata Kota Bogor termasuk yang berada di awal dalam penerapan Perda KTR. Bahkan penerapannya sudah berjalan baik sampai kepada penerapan dan pemberian sanksi.

“Oleh karena itu kami ke Kota Bogor untuk belajar bagaimana Pemkot Ambon bisa membuat Perda sampai kepada penerapannya hingga sanksi-sanksinya,” jelas Wendy.

Wendy melanjutkan, selain KTR pihaknya juga berharap mendapat informasi lebih terkait hal-hal lain yang menonjol di bidang kesehatan di Kota Bogor yang bisa di adopsi Pemkot Kota Ambon, khususnya Dinas Kesehatan.

Dari hasil paparan dan penjelasan yang disampaikan tim KTR Kota Bogor, Wendy mengaku pihaknya tidak salah memilih Kota Bogor sebagai tempat untuk bisa belajar bagaimana membuat Perda sampai kepada penerapan dan sanksi-sanksinya.

”Kami sangat tertarik terutama dengan mobil curhat Kota Bogor yang mungkin bisa diterapkan di Kota Ambon,” ujarnya.

Sumber : inilah

Dokter yang Jadi Penumpang Ojol Tewas Ditabrak Bus

BOGOR DAILY-Beredar video viral CCTV di media sosial yang memperlihatkan kecelakaan tragis antara bus dengan pengendara ojek online dan penumpangnya di seberang Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

Pada menit awal video yang diunggah oleh pengguna akun Facebook Ardi Susanto itu, menampilkan arus lalu lintas di seberang Terminal Baranangsiang dari Tugu Kujang atau Exit Tol Bogor menuju Sukasari.

Kemudian, terlihat bus melaju kencang dan berusaha menyalip beberapa sepeda motor di depannya. Saat di tikungan, bus tersebut menyenggol pengemudi ojek online dan penumpangnya hingga terjatuh.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priadji membenarkan adanya kecelakaan tragis tersebut. Penumpang ojek online yang berprofesi sebagai dokter itu tewas di lokasi kejadian karena terlindas ban belakang bus.

“Iya benar, kemarin telah terjadi peristiwa laka antara ojek online dengan bus. Dan penumpang ojek tewas ditempat kejadian,” katanya, Kamis (28/6/2018).

Sedangkan, untuk sopir ojek online masih selamat dan dilarikan ke RS BMC Kota Bogor. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut dengan memeriksa sopir bus.

Pihaknya pun belum dapat menjelaskan mengenai identitas kedua korban dan sopir bus maut tersebut, termasuk tujuan korban melintas di jalur itu.

“Untuk tujuan belum didalami, karena sopir Grab kemarin masuk Rumah Sakit untuk perawatan dan masih dalam penyidikan. Hari ini pemeriksaan lanjutan untuk sopir bus,” pungkas Bramastyo.

sumber:okezone

Gema Shalawat dan Istighosah Antarkan Kemenangan Hadist

CIBINONG – Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018 sudah mulai menghasilkan pemimpin terpilih di daerahnya masing-masing. Di Kabupaten Bogor, pasangan calon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 2 Hj. Ade Yasin-H. Iwan Setiawan (Hadist) menjadi pemenang dalam kontestasi Pilkada serentak ini.

Pasangan calon yang diusung oleh PPP, Gerindra, dan PKB ini mengungguli lima pasangan calon lainnya. Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh LSI Denny JA pada Rabu kemarin (27/8), Ade Yasin unggul dari semua pasangan calon.

Dengan 98,67 persen data yang sudah masuk hingga pukul 20.05 WIB, pasangan Fitri Putra Nugraha-Bayu Syah Johan meraih 8,18 persen, pasangan Ade Munawaroh Yasin-Iwan Setiawan meraih 41,71 persen, pasangan Ade Ruhandi-Inggrid Kansil meraih 37,50 persen, pasangan Gunawan Hasan-Ficky Rhoma meraih 4,93 persen dan pasangan Ade Wardhana Adinata-Asep Ruhiyat meraih 7,68 persen.

Ade Yasin dan Iwan Setiawan serta seluruh team menyambut kemenangan dengan menggemakan shalawat dan syukuran yang dilakukan di Kantor DPC PPP Cibinong. “Kemenangan ini adalah milik masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Saepudin Muhtar, Sekretaris Presidium Pemenangan Hadist, dalam rilisnya, Kamis (28/6).

Di saat yang sama Haris Setiawan selaku Direktur Tim Pemenangan Hadist mengungkapkan bahwa pihaknya tidak boleh lengah dan terus mengawal sampai selesai. “Kita juga tidak boleh lengah karena masih harus terus mengawal pergerakan suara sampai selesai dan menunggu hasil keputusan KPU,” jelasnya.

sumber : republika

Kerja Sama BAPPENDA Kabupaten Bogor Dengan BPN Dalam Upaya Optimalisasi Pengelolaan BPHTB

Foto : Dedi A. Bachtiar (Kepala BAPPEDA Kabupaten Bogor) bersama Agustyarsyah (Kepala Kantor BPN Kabupaten Bogor)

Bogor Daily – Pelayanan prima terus ditingkatkan Bapenda Kabupaten Bogor dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Terbaru, Bappenda Kabupaten Bogor bersama Pusdatin Badan Pertanahan Nasional (BPN)  bakal menerapkan sistem online dalam pengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang langsung terintegrasi dengan sistem penerimaan berkas PUSDATIN BPN.

Lewat sistem baru yang nantinya diterapkan, Bappenda Kabupaten Bogor tidak perlu lagi membuka loket pemeriksaan ulang setoran pajak Daerah (SSPD) BPHTB di kantor BPN.

Sistem ini akan otomatis mengunci aplikasi BPN apabila berkas administrasi untuk pengurusan BPHTB atau kewajiban lainnya belum terpenuhi oleh wajib pajak.

Kerjasama ini sesuai dengan hasil audiensi PUSDATIN BPN Kabupaten Bogor  (28/6/18) dengan Bappenda Kabupaten Bogor. Ini mengingat pesatnya  pembangunan di Kabupaten Bogor yang mendorong masyarakat harus mengurus dokumen legak atas kepemilikan hak atas tanah. (adv)

Kunjungi Kantor Imigrasi, Ini yang Dilakukan Kakanwil

BOGOR DAILY- Kakanwil Kemenkumham Jabar Indro Purwoko melakukan kunjungan kerja ke Imigrasi Kelas 1 Bogor. Kamis (28/06). Dalam kunjungan mendadak tersebut, Kakanwil, di dampingi kepala kantor imigrasi Bogor, dan  Kepala Seksi Lalu Lintas Paspor Keimigrasian Ujang Cahya mengeliling ruang tunggu dan membuka dialog dengan warga yang membuat paspor.

Dalam dialog tersebut, Kakanwil Indro menyatakan kepada masyarakat untuk jangan khawatir dalam membuat paspor dengan berbagai layanan jika kurang memuaskan

“Gimana pak dan ibu ada keluhan terkait layanan dan antarian? ujar Indro sambil menepuk-nepuk bahu warga yang disapa ,”sapa Indro.

Selain meninjau ke ruang kunjungan, Kakanwil juga memeriksa registrasi data base informasi dan kantor layanan pengaduan. Tak lupa, ia pun meminta  komentar wargaterkait pelayanan yang dierikan kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor.

“Ya baik sekali agar peningkatan layanan bisa dirasakan langsung,” jelas Sopian warga yang sedang mengurus paspor.

Sementara ketika diminta komentar terkait kunjungan ke kantor Imigrasi Bogor, Indro mengatakan kalau kunjungannya bersifat rutin. Selain itu, kunjungan ini juga sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi fidusia di kota Bogor. ” Ya selain kunjungan rutin pembinaan, biar sekali mendayung dua tiga tugas bisa dikerjakan, “tukasnya  (sol)

Pasangan Hadist Unggul di Perhitungan Sementara KPU

BOGOR DAILY-Pilkada Kabupaten Bogor 2018 berlangsung sengit.Dari hasil penghitungan cepat atau quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei, dua pasangan calon ini beradu sengit.

Bahkan, dari hasil survei yang dilakukan masing-masing tim pemenangan, mereka saling mengklaim kemenangan.Kedua paslon tersebut adalah Ade Yasin-Iwan Setiawan dan Ade Jaro-Ingrid Kansil. Namun berdasarkan hasil quick count yang dilakuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukan hasil berbeda.

Dari hasil quick count yang diakses langsung di laman KPU, Kamis (28/6/2018) pukul 07.20 WIB, pasangan Ade Yasin-Iwan (Hadist) yang memperoleh suara tertinggi di Pilkada Kabupaten Bogor.

Mereka memperoleh 154.861 suara atau 39,70 persen. Sementara paslon Ade Jaro-Ingrid Kansil memperoleh 152.220 suara atau 39,03 persen. Disusul paslon Fitri Nugraha atau Nungki – Bayu Syahrijan dengan perolehan 33.572 suara atau 8,61 persen. Lalu ada Ade Wardhana-Asep Ruhiyat yang hanya memperoleh 29.625 suara atau 7,60 persen.

Di posisi buncit ada pasangan Gunawan Hasan-Ficky Rhoma Irama dengan perolehan 19.774 suara atau 5,07 persen. Jumlah surat suara yang masuk baru mencapai 17,03 persen sehingga ada kemungkinan berubah.

Hitung cepat versi KPU ini dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018 secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pilkada.

Data hasil pada hitung cepat berdasarkan entri Model C1 apa adanya. Hasil pada hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final. Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya.

Sementara, dari hasil quick count yang dilakukan LSI Denny JA, Ade Yasin-Iwan Setiawan juga menempati posisi pertama. Hingga pukul 20.05 WIB dengan 98,67% data yang sudah masuk, Rabu (27/6/2018), Ade Yasin-Iwan Setiawan memperoleh suara sebesar 41,71 persen.

Lalu lawan terkuatnya, Ade Jaro-Ingrid Kansil memperoleh 37,50 persen. Sementara Fitri Putra Nugraha-Bayu Syah Johan memperoleh 8,18 persen. Paslon Gunawan Hasan-Ficky Rhoma memperoleh 4,93%.Sementara Ade Wardhana Adinata-Asep Ruhiyat memperoleh. 7,68%.

Berdasarkan Data terbaru quick count Sahaja (tim pemenangan Ade Jaro-Ingrid Kansil) di kantor DPD Golkar Pemda Cibinong hingga pukul 19.00 WIB, Rabu (27/6/2018) menunjukan bahwa pasangan cabup nomor urut tiga ini berada di angka 38,52 persen.

Angka ini unggul tipis dibanding rivalnya Ade Yasin – Iwan Setiawan yang berada di angka 36,4 persen.

Sementara persentase terendah jatuh pada pasangan Gunawan Hasan – Ficky Rhoma di angka 4,68 persen.

Kemudian pasangan Ade Wardhana – Asep Ruhiyat berada pada 6,82 persen disusul pasangan Fitri Putra Nugraha – Bayu Syah Johan di angka 7,36 persen. Sementara menurut data quick count Sahaja, angka suara tidak sah berada di angka 6,21 persen

 

Bima Arya Menang Lagi

BOGOR DAILY-Pasangan calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto-Bima Arya Sugiarto masih unggul dari tiga pasangan calon pesaing lainnya.

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) Charta Politika, hingga pukul 18.00 WIB memperoleh suara 44,10 persen. Sedangkan pasangan calon lainnya yakni Achmad Ruyat-Zaenul Mutaqin 30,57 persen, Edgar Suratman-Safwelly Ginajar 12,92 persen, dan Dadang Danubrata-Sugeng Teguh 12,41 persen.

Hitungan cepat itu sendiri baru masuk sekitar 87,5 persen dari partisipasi pemilih di Kota Bogor sekitar 62,23 persen. Sedangkan, untuk pemilih terbanyak berada di Kecamatan Bogor Utara sebesar 48,8 persen dan Kecamatan Tanah Sareal 45,4 persen.

Menanggapi hal tersebut, Bima Arya mengaku sangat bersyukur atas kemenangan yang diraihnya meski baru hasil quick count. Menurutnya, ini kemenangan untuk warga Kota Bogor secara keseluruhan.

“Ini kemenangan semua. Kemenangan warga Bogor tanpa terkecuali,” ungkapnya, Rabu (27/6/2018).

Selain itu, Bima juga merasa senang dengan Pilkada Serentak di Kota Bogor berjalan dengan damai dan aman. Ia pum berharap segala perbedaan yang ada dijadikan sebagai kekayaan bukan perpecahan.

“Perbedaan adalah rahmat. Perbedaan adalah kekayaan Kota Bogor. Tugas kita tetap sama menjaga kebersamaan dan keberagaman di Kota Bogor. Kami menghormati semua paslon sebagai putra-putra terbaik yang dimiliki Kota Bogor,” tutupnya

Begini Penampakan Saat Edgar Suratman Nyoblos

BOGOR DAILY-Calon Wali Kota Bogor Edgar Suratman pagi tadi, Rabu (27/6/2018), menggunakan hak suaranya untuk mencoblos calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pilihannya. Ditemani sang isteri, Edgar mendatangi TPS 25 untuk menggunakan hak suaranya.

Sekitar pukul 08.15, Calon Wali Kota Bogor nomor urut dua ini tiba di TPS 25 yang berlokasi di Jalan Anggada 2, Bogor Utara, Bogor, Jawa Barat. Di tempat ini, ada 336 orang yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 25.

Ditemani isteri, Edgar datang untuk mencoblos pilihannya. Dengan menggunakan baju hitam dan peci hitam, senada dengan baju yang dikenakan isterinya yang berwarna hitam dengan aksen bunga berwarna coklat, ia pun memasuki tempat pencoblosan.

Tidak ada perlakuan spesial yang diberikan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kondisi TPS yang masih sepi membuat pasangan ini bisa langsung mencoblos.

“Yang jelas yang pertama mensyukuri dulu kepada allah SWT. Tentu rasanya berbeda dulu saat saya memilih hanya sebagai pemilih dan sekarang saya sebagai calon. Bagaimana hasil nanti ya kita ikhtiar saja,” ujarnya.

Menurut isterinya, sebelum mencoblos sempat sholat dhuha terlebih dahulu. Calon Wali Kota Bogor nomor urut dua ini pun mengatakan memasrahkan hasilnya kepada Allah.

“Bagaimana pun tim, relawan, simpatisan, partisipan dan saya, sudah berbuat maksimal insyallah tinggal kita pasrahkan kepada Allah SWT, dengan dzikir, dengan istigfar. Karena segala sesuatunya yang menentukan Allah, yang menentukan terbaik itu Allah, dan yang terbaiknya Insya Allah nomor dua,” serunya sambil tersenyum.

Edgar Suratman adalah Calon Wali Kota Bogor nomor urut dua yang berpasangan dengan Sefwelly Ginanjar. Pasangan ini maju melalui jalur independen

sumber: Poskotanews.com