Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 8751

Hari Pertama Lebaran, Kebun Raya Bogor Sepi

BOGOR DAILY-Kebun Raya Bogor menjadi destinasi wisata favorit selama liburan. Namun, pada hari-H Lebaran, Jumat (15/6), kondisinya masih terbilang cukup sepi dibandingkan hari libur lainnya.

“Masih sepi. Mungkin tidak jauh dari jumlah pengunjung hari-H tahun lalu sekitar empat ribu orang,” ujar Koordinator Pelayanan Jasa Kebun Raya Bogor Upun Punijar.

Menurut Upun, pada hari Lebaran mayoritas masyarakat yang menganut agama Islam lebih memilih bersilaturahmi dengan keluarga. Faktor lain adalah open house yang digelar Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor.

Dia memprediksi, jumlah pengunjung tertinggi Kebun Raya Bogor berlangsung H+3 Lebaran. Menilik tahun-tahun sebelumnya, pelancong yang berwisata ke Kebun Raya Bogor pada hari tersebut akan mencapai 24 ribu orang.

Mengantisipasi kepadatan pengunjung, Kebun Raya Bogor sudah menyiapkan sejumlah aspek untuk memberikan pelayanan terbaik. Beberapa di antaranya menambah petugas loket tiket, parkir, kebersihan, dan keamanan.

Selama libur Lebaran, harga tiket Kebun Raya Bogor tidak mengalami perubahan. Pengunjung usia empat tahun ke atas membayar tiket masuk seharga Rp 15 ribu, sementara tarif parkir mobil sebesar Rp 30 ribu dan sepeda motor Rp 5 ribu.

“Untuk sementara hanya motor yang bisa parkir. Hari ini mobil belum bisa parkir di dalam kawasan, kalau besok belum ada kepastian,” tutur Upun

sumber: Republika.com

Akibat Racik Petasan, 5 Orang Jadi Korban Luka Bakar

BOGOR DAILY- Ingin merayakan lebaran dengan membakar petasan, tidak tahunya malah menjadi korban. Begitulah yang dialami lima warga di Situbondo. Kelimanya terpaksa dilarikan ke RSU Asembagus karena mengalami luka bakar, akibat terkena ledakan petasan. Dua di antaranya bahkan harus dirujuk ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, karena kondisinya cukup parah.

Dua korban parah itu adalah Busairi (29), warga Desa Bantal Kecamatan Asembagus, dan Supriadi (27), warga Desa/Kecamatan Banyuputih. Keduanya menderita luka bakar parah di beberapa anggota tubuhnya. Bahkan, kaki kanan Busairi sampai patah dan hancur akibat ledakan.

Sementara tiga korban lainnya dirawat di RSU Asembagus. Masing-masing, Hasana (40), Suparjono (40), dan istri Busairi bernama Indayani (25), ketiganya warga Desa Bantal, Kecamatan Asembagus. Mereka mengalami luka bakar dan lecet di tubuhnya.

“Indayani hanya luka ringan, karena terkena dampak ledakan. Dia menderita luka lecet di perut dan kakinya,” kata Kapolsek Asembagus, AKP Sugiono seperti dilansir detik.com, Kamis (14/6/2018) malam.

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, insiden petasan meledak itu terjadi di ruang tamu rumah Busairi, di Kampung Utara RT 02/01 Desa Bantal Kecamatan Asembagus, sore tadi. Saat itu, Busairi duduk di lantai sedang membuat petasan yang akan digunakan saat lebaran, Jumat (15/6) hari ini.

Tak lama, Hasana datang dan ikut membantunya. Berikutnya, giliran Supriadi yang datang dan juga ikut membantu. Suparjono datang belakangan ke rumah Busairi. Namun bukan untuk membantu Busairi membuat petasan. Suparjono yang Ketua RT itu hadir justru untuk memimpin acara selamatan di rumah Busairi.

Hanya saja, usai selamatan Suparjono tidak langsung pulang. Dia malah ikut duduk di ruang tamu. Ditemani istri Busairi, Indayani, keduanya melihat proses pembuatan petasan tadi. Celakanya, tak lama setelah itu petasan yang sedang dibuat Busairi tiba-tiba meledak. Kelima korban terkena dampak ledakan, hingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Kami sudah mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti satu plastik obat bahan menbuat petasan. Saat kami datang, TKP sudah berubah, karena selesai disapu. Tapi kami tetap menyelidiki kejadian ini,” ujar AKP Sugiono.

sumber: Detik.com

Soal Kekerasan di Gaza, PBB Putuskan Israel Bersalah

BOGOR DAILY- Mayoritas negara-negara yang tergabung dalam pertemuan darurat Majelis Umum PBB akhirnya sepakat memutuskan Israel telah bersalah atas kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan tentara Israel di wilayah Gaza, Palestina. Dengan keputusan ini, maka AS dan Israel gagal mencari dukungan untuk menyalahkan Hamas atas kekerasan di Gaza.

Pertemuan darurat Majelis Umum PBB ini digelar Rabu (13/6) waktu New York. Palestina yang meminta secara resmi pertemuan darurat PBB atas kebiadaban tentara Israel, mendapatkan mayoritas dukungan negara-negara di PBB. Dengan keputusan ini, resolusi dijatuhkan kepada Israel untuk menghentikan kekerasan dan kebiadaban di wilayah Gaza.

Rancangan resolusi ini diusulkan oleh negara-negara Arab dan dunia Islam, yang mengutuk Israel menggunakan kekuatan militer berlebihan di Jalur Gaza atas klaimnya melakukan perlawanan terhadap Hamas. Palestina berhasil mendapatkan dukungan mayoritas dari 193 negara-negara anggota, dan AS tidak menggunakan hak vetonya atas keputusan tersebut. Walaupun AS dan Israel telah berusaha melobi negara-negara anggota PBB bahwa serangan tentara Israel ke Jalur Gaza akibat dari tindakan kelompok militan Hamas.

Juru bicara Majelis Umum PBB, Brendan Varma mengatakan pada Rabu (13/6), badan dunia pertama-tama akan mendengar pidato dari negara-negara anggota pandangan mereka terhadap aksi kekerasan Israel. “Setelah itu dilakukan pemungutan suara diikuti dengan resolusi,” katanya.

Perwakilan Palestina di PBB, Riyad Mansour mengungkapkan pihaknya bersama negara-negara Arab dan dunia Islam berusaha melobi 191 negara anggota PBB, kecuali AS dan Israel. Komunikasi ini untuk mengalahkan kekuatan lobi AS dan Israel ke beberapa negara untuk membatalkan resolusi dan akhirnya menang.

Sementara resolusi Dewan Keamanan akan mengikat secara hukum, namun sayang resolusi Majelis Umum tidak, meskipun Varma menekankan hasil ini telah mencerminkan “kemauan politik” semua negara dunia serta opini internasional atas kebiadaban Israel.

Perwakilan Israel di PBB, Danny Danon mencela negara-negara yang mempertimbangkan memberi resolusi kepada Israel, tapi menolak kecaman atas tindakan militan Hamas ke wilayah Israel.

“Adalah tercela bagi negara manapun yang mempertimbangkan memilih resolusi mengutuk Israel sementara menolak mendukung kecaman Hamas,” kata Danny. Ia menyebut negara yang mendukung Palestina sebagai negara munafik, dan membiarkan organisasi teroris Hamas diakui internasional.

Perwakilan AS untuk PBB, Nikki Haley ikut mengecam sikap negara-negara yang mendukung resolusi dan menutup mata atas tindakan Hamas ke Israel. “Setiap resolusi yang berfokus pada perlindungan warga sipil di Gaza, mengakui tindakan-tindakan Hamas yang sembrono, membahayakan kehidupan warga sipil Israel,” kecam Haley.

Kekerasan dan pembunuhan tentara Israel terhadap warga Gaza dalam beberapa pekan terakhir khususnya di bulan Ramadhan, telah menewaskan setidaknya 129 warga Palestina di Jalur Gaza. Mereka yang sebagian warga sipil ditembak oleh tentara Israel ketika melakukan protes secara besar-besaran di jalur Gaza sejak akhir Maret lalu.

sumber:  Republika.com

ke Bogor, Ini Janji Dedi Mulyadi untuk Sirkuit Sentul

BOGOR DAILY-Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku siap memunculkan kembali nama besar Sirkuit Sentul, Bogor, ke dunia internasional seperti pada zaman keemasannya era pemerintahan Soeharto. Salah satu caranya dengan menggelar even internasional di sirkuit kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. “Event-event olahraga dunia saya perhatikan sudah jarang digelar.

Bahkan, kebanyakan malah event lain. Kewibawaan Sirkuit Sentul akan muncul kalau di sana banyak acara internasional,” ujar Dedi saat memenuhi undangan warga Desa Tamansari, Bogor, Kamis (14/6/2018).

Dedi mengatakan, untuk mengangkat ke dunia internasional, fasilitas sirkuit tentu perlu ditingkatkan. Pembangunannya nanti harus berkarakter Jawa Barat. “Tribun penonton itu harus berkarakter Jawa Barat. Jadi, arsitekturnya modelnya julang ngapak.

Akses jalan ke sirkuit juga diperlebar dengan standar internasional,” ujar dia. Pelebaran jalan, menurut dia, perlu dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di sekitar wilayah sirkuit. Begitu pula dengan lahan parkir. “Kalau ada event terus macet kan merepotkan. Jadi, semuanya harus tertata rapi, termasuk tempat parkir,” ujarnya. Jika Sirkuit Sentul mendunia, Dedi berharap, lahir timbal balik yang positif untuk masyarakat sekitar seperti banyaknya pembukaan lapangan kerja dan peluang usaha.

Jangan sampai, warga sekitar hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. “Manfaat ekonomi harus diraih masyarakat sekitar sirkuit. Warga nggak boleh sekadar nonton event. Mereka harus produktif dengan kegiatan-kegiatan ekonomi,” katanya. Dedi yakin, kehadiran para pebalap motor kelas dunia akan menjadi daya tarik tersendiri. Hal itu akan mendongkrak citra Bogor di mata dunia. “Kita harus berani membuktikan bahwa Jawa Barat bisa mendunia, sebagaimana dulu pernah dilakukan Kerajaan Padjadjaran,” pungkasnya

Sumber: Kompas.com

Rumah Warga Ciomas Habis Dilahap Si Jago Merah

BOGOR DAILY-Sehari jelang Lebaran, rumah di Kampung Padasuka, Jalan Raya Taman Pagelaran, Kelurahan Padasuka, RT 01/03, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor ludes dilahap si jago merah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kabid Penanggulangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor M Zaharry mengatakan, mulanya, petugas mendapat laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 13:00 WIB. Tak butuh lama, satu regu pemadam berikut dua unit mobil damkar langsung meluncur ke lokasi kebakaran.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13:35 WIB. Tak sampai setengah jam, petugas akhirnya mampu menjinakkan api yang tak sampai merembet ke rumah lainnya. Menurut Zaharry, rumah yang terbakar merupakan milik bapak Ija.“Kalau Pak Ija, pemilik yang terkena musibah tidak apa-apa. Cuma kerugian materialnya saja yang diperkirakan mencapai Rp50 juta,” terang Zaharry, kemarin.

Menurutnya, kebakaran diduga akibat konsleting larus pendek listrik. Sebab, berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali muncul dari dispenser di rumah korban. “Menurut info saksi mata, api di sebabkan dari dispenser air minum,” terangnya.

Untuk itu, Zaharry meminta warga lebih berhati-hati terhadap arus pendek listrik. Dirinya juga meminta warga melengkapi kelengkapan listrik seperti stop kontak dengan yang memiliki standar baik.

“Jadi setiap stop kontak yang bukan SNI juga kadang jadi salah satu penyebabnya,” tandas Zaharry

Piala Dunia 2018 Resmi Dimulai

BOGOR DAILY-Pertandingan pertama putaran final Piala Dunia FIFA 2018 sudah rampung digelar antara tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi di Stadion Luzhniki Moskow, Kamis (14/06).

Pertandingan dimenangkan secara telak oleh Rusia 5-0. Sejak awal tuan rumah tampak mengendalikan pertandingan dan memanen gol satu demi satu mulai menit ke-12 hingga pertandingan berakhir.

Pertandingan pertama ini digelar langsung setelah upacara pembukaan, yang antara lain dimeriahkan dengan penampilan penyanyi pop asal Inggris, Robbie Williams. Ia tampil di hadapan penonton di stadion yang dihadiri oleh tak kurang dari 80.000 orang.

Puluhan ribu penggemar sepak bola dari seluruh dunia akan bisa menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa di sejumlah arena pertandingan. Rusia harus mengeluarkan dana miliar dolar, namun turnamen ini akan membuat Rusia menjadi pusat perhatian dunia yang dalam beberapa waktu terakhir semakin terosolir.

Festival sepakbola terbesar sejagat itu menampilkan 32 tim, termasuk pemegang gelar bertahan, Jerman, yang akan turun dalam 64 pertandingan selama 32 hari.

Piala Dunia edisi ke-21 ini akan dimainkan di 12 stadion yang berada di 11 kota, tersebar dalam radius 3.000 km.

Pelatih Arab Saudi mengatakan, tim mereka tak akan gentar menghadapi Rusia yang bermain di depan puluhan ribu pendukung mereka. “Tujuan kami adalah mengalahkan Rusia. Kami siap, kami tidak gentar,” kata manager Saudi, Juan Antonio Pizzi seperti dilansir Bbc.com

Rusia akan berada dalam tekanan besar untuk tampil maksimal di depan pendukung mereka, namun menurut pelatih asal Argentina itu, tim Saudi akan mampu membungkam mereka.

Turnamen yang berlangsung sebulan penuh itu diperkirakan bisa menarik satu setengah juta penggemar bola ke Rusia sementara penonton yang menyaksikan melalui jaringan televisi global ditaksir mencapai lebih dari tiga miliar pemirsa.

Para peserta dibagi delapan grup, masing-masing berisi empat tim, dengan dua teratas maju ke babak 16 besar. Final berlangsung di Stadion Luzhniki yang berkapasitas 81.000 pada 15 Juli pukul 22:00 WIB.

Sumber: Bbc.com

Lebaran, Polres Bogor Hapus Sistem One Way di Jalur Puncak

BOGOR DAILY-Polres Bogor memprediksi akan terjadi kepadatan di wilayah Puncak saat Lebaran. Untuk itu, sistem satu arah atau one way tidak diberlakukan khusus Hari pertama Lebaran. Kepala Satuan Lalu-lintas (Kasatlantas) Polres Bogr AKP Hasby Ristama mengatakan, meski one way ditiadakan, petugas akan tetap bersiaga di jalur Puncak. Langkah ini dilakukan untuk mengatur lalu lintas jika terjadi kepadatan.

“Hari H Lebaran pasti sudah mulai keramaian di wilayah Puncak, kami dari kepolisian tidak akan melakukan one way. Kenapa? Karena masyarakat Puncak pasti banyak melakukan kegiatan silaturahmi. Jadi kalau Puncak macet, kami sudah siagakan petugas untuk mengatur lalu lintas,” kata Hasby.

Setelah itu, polisi akan kembali melakukan one way seperti biasa mulai H+1 Lebaran. Untuk menghindari kepadatan berlebih, Hasby menyarankan agar warga dari arah Ciajur yang ingin ke Jakarta menggunakan jalur Jonggol. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan jalur Bocimi.

“H+1 kami berlakukan lagi one way. Diharapkan masyarakat yang ingin ke Jakarta dari arah Cianjur bisa melalui jalur Jonggol yang hanya 86 kilometer. Lewat sukabumi juga bisa, lewat Bocimi,” terangnya

Pemkot Bongkar Paksa 336 Lapak PKL di Jalan Dewi Sartika

BOGOR DAILY- Sebanyak 336 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor dibongkar paksa Satpol PP Kota Bogor. Pembongkaran ini dilakukan sebagai upaya penataan Jalan Dewi Sartika yang bakal di jadikan akses penunjang Sistem Satu Arah (SSA) di kota hujan. Setelah di bongkar, para PKL bakal di relokasi ke Blok A dan B Pasar Kebon Kembang.

Plt Walikota Bogor Usmar Hariman mengatakan, sebelum dilakukan penataan PKl, enam bulan lalu Pemkot Bogor sudah mensosialisasikan agar para PKL yang  terdaftar di Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Bogor, pindah ke blok A dan B Pasar Kebon Kembang.
Sebelumnya, PKL dengan Pemkot Bogor membuat perjanjian fakta integritas yakni, setelah lebaran PKL bakal membongkar sendiri. Dan jika belum membongkar bakal di bongkar paksa. “Malam ini (tadi malam) bersama Muspida memonitor, jika masih ada  PKL yang masih bertahan bakal di bongkar paksa tanpa  alasan apapun,” ucap Usmar.
Menurutnya, setelah ditertibkan para PKL yang terdaftar di Dinas UMKM bakal di relokasi ke
pasar blok B1 dan Blok A2.  Hasil rapat gabungan dengan Muspida,  PKL yang berjualan  di Dewi Sartika  terdata ada 366 PKL. Sedangkan los sudah di siapkan di Pasar Kebon Kembang  ada 414 kios.
“Tradisinya, kalau pembongkaran PKL masih menyisakan  satu saja  akhirnya marak lagi. Sehingga harus ada ketegasan dan agar Jalan Dewi Sartika bisa di tata dengan baik ,” tukasnya

400 Personil Pemkot Bogor Turun Bersihkan Pasar

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengerahkan 400 personel gabungan untuk kegiatan pembersihan dua pasar tradisional di malam takbiran, Kamis malam.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bogor Usmar Hariman melepas secara resmi operasi bersih pasar dalam rangka menghadapi Lebaran Idul Fitri 2018 di Balai Kota. Tim gabungan dari Satpol PP, Polri/TNI, dinas perhubungan, petugas kebersihan Dinas Pemukiman dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup dan lainnya.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota mengatakan, pembersihan pasar dilakukan di dua lokasi yakni Pasar MA Salmun dan Pasar Bogor.

“Ini merupakan tugas rutin Pemkot Bogor setiap tahunnya. Kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman buat warga merayakan Idul Fitri,” katanya.

Tim bersih pasar ini bergerak dari pukul 21.30 WIB dan ditargetkan selesai hingga pukul 03.00 WIB atau sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri dimulai. Usmar mengatakan pembersihan pasar ini kedepannya jangan ada lagi pedagang yang berjualan di bahu jalan.

Semua pedagang diarahkan untuk berjualan di dalam kios pasar. Tidak ada lagi yang boleh berjualan di pinggir jalan. Tim pembersihan akan melakukan bersih-bersih pasar mulai dari membersihkan seluruh lapak bekas PKL yang masih tersisa hingga mengangkut seluruh sampah yang diproduksi di pasaran Usmar menambahkan, Pemkot Bogor secara serius akan menata PKL yang ada di Jalan Dewi Sartika, dengan mengembuskan fungsi jalan untuk moda transportasi dan lalu lintas pejalan kaki.

Seluruh pedagang, lanjutnya, difasilitasi masuk ke kios yang ada di Pasar Kebon Kembang blok A dan B1 serta B2. “Kita sudah jadwalkan, relokasi PKL Dewi Sartika dilaksanakan tanggal 23 Juni,” kata Usmar.

Mencurigakan Bawa Sajam, Pemuda Ini Diringkus Polisi Bogor

BOGOR DAILY-Satreskrim Polres Kota Bogor menangkap seorang pemuda bernama Ridwan (23) di Terminal Bus Barangsiang, Kecamatan Boteng, Kota Bogor, Kamis (14/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia ditangkap lantaran membawa senjata tajam berjenis kampak.

Kasat Reskrim Polresta Bogor, Kompol Didik Purwanto mengatakan, insiden itu diketahui oleh anggotanya yang sedang bertugas di lapangan yaitu anggota Reskrim, Aiptu Meril. Saat sedang berpatroli di sekitar Terminal Baranngsiang, Aiptu Meril melihat gerak-gerik mencurigakan dari pemuda itu.

“Setelah pemuda itu dihampiri dan digeledah, didapatkan sebuah kampak yang disimpan dibelakang punggungnya,” kata Didik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/6).

Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, pemuda itu langsung dibawa ke Polresta Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan sementara, kampak yang dibawa oleh pemuda itu hendak digunakan untuk melakukan aksi kejahatan di malam takbir.

“Saat ini, pemuda sudah diamankan di Polresta Bogor Kota untuk menjalankan pemeriksaan lanjut, ia akan dikenakan UU darurat sajam,” pungkas Didik.