Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 8775

Pelajar Berjimat Diringkus Polres Bogor, Isi Tasnya Mengejutkan…

BOGOR DAILY-Polres Bogor merazia pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) pada jam pulang sekolah untuk mengantisipasi tawuran. Ada 26 pelajar yang diamankan polisi. “Patroli Sabhara menjaring 26 pelajar yang akan melakukan tawuran, ternyata di antara para pelajar tersebut masih juga ditemukan ada 8 anak, ada 8 sajam di tas mereka,” kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading, Selasa (24/4/2018).

Para pelajar itu akan diproses sesuai pelanggarannya. Dicky menduga, para pelajar tersebut hendak melakukan aksi tawuran. “Kemungkinan mereka persiapan tawuran, membawa sajam (senjata tajam) entah menunggu diserang atau mau menyerang, mereka sistemnya melihat kalau pas papasan mereka tawuran,” kata Dicky.

Dicky mengatakan patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi tawuran yang kerap dilakukan sepulang jam sekolah. Dari para pelajar tersebut, polisi menyita sejumlah senjata tajam, jimat, dan lain-lain. “Kita akan proses UU Darurat (bagi yang kedapatan membawa sajam), jadi sejak bulan lalu saya sudah tegaskan tidak ada ampun bagi pelajar mau itu anak-anak, kita tegakkan juga disesuaikan dengan UU Peradilan Anak,” paparnya.

Perkelahian pelajar yang sering terjadi menjadi keprihatinan polisi. Polisi mengimbau orang tua, lingkungan rumah, sekolah untuk melakukan pencegahan tawuran dengan mengawasi anak-anaknya.

“Tanpa dukungan masyarakat dari seluruh lapisan agaknya sulit untuk Bogor bebas dari tawuran pelajar, sudah ada berapa yang diproses, sudah berapa korban jiwa tetap saja terjadi. Kami imbau mari sama-sama untuk antisipasi tawuran, kita jaga anak-anak kita dari tawuran dan bahaya narkoba serta premanisme,” tuturnya.

ADV : Meningkatkan Kinerja Jaringan Jalan

Bogor Daily – Tanggal 1 April dua tahun yang lalu, Pemerintah Kota Bogor menguji coba Sistem Satu Arah di sepanjang jalan lingkar Kebun Raya Bogor. Langkah inovatif tersebut diambil dengan tujuan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di keempat ruas jalan yang ada di lingkar KRB, menghemat waktu perjalanan dan meningkatkan kecepatan lalu lintas.

Sebagai pusat kota, lingkar KRB memikul beban 1,2 juta perjalanan orang setiap hari. Kesibukan aktivitas masyarakat  di lingkar KRB termasuk kesibukan lintas sekitar 600.000 orang commuter yang hendak menggunakan kereta api atau bus antar kota. Sebanyak 50% commuter berasal dan datang dari luar kota.

Sedangkan kepadatan lalu lintas  di lingkar KRB termasuk 13 trayek angkutan kota yang melintas di keempat ruas jalan lingkar KRB. Mereka yang melintas di keempat jalan tersebut menggunakan kendaraan pribadi (77%) dan angkutan umum (33%). Kendaraan pribadi didominasi sepeda motor (80%).

Menurut Agus Suprapto, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bogor, setelah 2 tahun diterapkan, SSA masih terus disempurnakan. “Terutama peningkatan kinerja jalan di ruas jalan-jalan pendukung, diantaranya seperti di simpang Mantarena dan  simpang Gunung Batu,” katanya. Tujuannya tidak lain agar imbas SSA tidak berpengaruh negatif terhadap ruas jalan-jalan pendukung.

Peningkatan kinerja lalu lintas di SSA, juga masih menyisakan pekerjaan. Diantaranya  seperti pelebaran jembatan Sungai Ciliwung. Pelebaran jembatan tersebut penting dilakukan untuk menghilangkan penyempitan ruas jalan di Jalan Oto Iskandardinata.

Namun secara tidak langsung penerapan SSA telah berkontribusi terhadap peningkatan kinerja jaringan jalan di wilayah Kota Bogor.

(advetorial)

 

Truk Oleng Sampai Tabrak Kantor Mapolsekta Bogor Barat

BOGOR DAILY-Satu unit truk mitsubutsi dengan nomer polisi B9713NDA terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Semeru pada, Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 04.30 WIB pagi tadi.

Sopir yang diketahui bernama Ahmad Fitra diduga mengantuk saat mengendarai kendaraannya. Akibatnya saat melintas dari arah Jalan Cilendek menuju arah Jalan Mawar mobil pun oleng ke kanan.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramastyo Priadji menuturkan akibat kejadian tersebut kendaraan menabrak pagar Mapolsekta Bogor Barat. “Iya kendaraan menyerempet pagar sedikit dan kendaraan Innova yang ada di sisi jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 5 juta.”Tidak ada korban luka maupun korban jiwa, sopir masih berada di polsek,” katanya.

SUMBER: Tribunnews Bogor

 

Ini Poin yang Direvisi di Perda KTR Kota Bogor

BOGOR DAILY-Dinas Kesehatan Kota Bogor merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kebijakan tersebut menyusul banyaknya masukan dari masya rakat terkait larangan aturan merokok. Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraini mengatakan, revisi tersebut sudah sampai tahap final hingga provinsi.

“Awalnya kita ha nya minta beberapa poin untuk direvisi diantaranya  menambah satu kawasan dari delapan kawasan yang sudah terdaftar, meminta tidak ada asbak di area KTR, serta meminta lebih spesifik batas-batas KTR,” ujarnya kemarin.

Setelah ada rapat dengar pen dapat dengan masyarakat, dia meminta penerapan KTR harus lebih diperkuat lagi sehingga revisi perda KTR berkem bang sesuai tuntutan masyarakat. “Perubahan itu seper ti Kota Bogor lebih spesifik tidak lagi menerima sponsorship dari produsen rokok dalam bentuk apapun baik olahraga, acara musik hingga kegiatan lainnya,” kata Erna.

Sebelumnya kawasan tempat merokok diatur dalam peraturan wali kota (perwali) saat ini diatur dalam perda yang mengacu peraturan bersama antara Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

“Jadi, tempat umum masih boleh menjual, tapi syaratnya tidak boleh di-display dan tidak boleh ada iklan dalam bentuk apapun serta tidak boleh ada promosi yang mengandung konten tem bakau,” ungkapnya. Pada tahun ini, Dinkes juga akan mengefektifkan imple – men tasi Perda No 12 Tahun 2009 tentang KTR yang sampai saat ini terus dipersoalkan.

“Tu juan dibuat dan diber la ku – kannya Perda KTR tak pernah ada niatan untuk diskriminatif terhadap siapa pun dalam implementasinya,” ujar Erna. Menurut dia, perda itu tujuannya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Keberadaan perda juga dikuatkan Instruksi Presiden No 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Salah satu poinnya meng enyah kan asap rokok, karena berdampak terhadap orang lain. Kami hanya melindungi perokok pasif dan mencegah generasi muda untuk tidak merokok,” katanya.

Staf Seksi Promkes Dinas Kesehatan Kota Bogor Erny Yuniarti mengaku banyak menerima keluhan dan pertanyaan terkait efektivitas penerapan Perda KTR, khususnya mengenai pelarangan memajang rokok. “Memang kalau se – cara kualitatif ada beberapa retail yang dirugikan, tapi secara kuantitatif tak ada penurunan secara omzet. Yang menurun itu justru pendapatan lainnya,” ungkapnya.

Motivasi Pemkot Bogor mem buat dan member lakukan Perda KTR murni karena aspirasi masyarakat. “Kami telah melakukan survei atas Perda tersebut, sebagian besar war ga Kota Bogor mendukung. Prinsipnya, perda ini dibuat untuk melindungi generasi muda dari pengaruh rokok sehingga tak menjadi perokok lagi,” ucapnya.

SUMBER: Sindonews.com

Bonita, Harimau Obesitas Ternyata Punya Tumor

0

BOGOR DAILY-Setelah 113 hari, harimau Bonita yang berkonflik dengan warga di sekitaran Pelangiran, Inhil Riau, akhirnya bisa ditangkap. Fakta-fakta mengejutkan didapatkan usai Bonita berhasil dikandangkan.

Hasil observasi tim medis terhadap harimau Bonita, ditemukan tumor di bagian perut sisi kanan satwa liar itu. Namun, tumor itu sudah diangkat dari perut Bonita.

“Jadi waktu Bonita sampai di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera, tim medis melakukan obervasi. Saat itu ditemukan benjolan di perut Bonita,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono.

Haryono menjelaskan, Bonita menjelani operasi pengangkatan tumor di selaput kulitnya pada Minggu (22/4) di pusat rehabilitasi di Dharmasraya,Sumbar. Sekitar dua jam operasi dilakukan tim medis untuk mencabut tumor itu.

Selain mengidap tumor, Bonita diketahui mengalami obesitas. Kok bisa?

Suharyono mengatakan, tubuh Bonita terlalu gemuk. Kegemukan itu diketahui saat Bonita ditimbang di pusat rehabilitasi setelah terlebih dahulu dibius. Untuk mengangkat Bonita, dibutuhkan tenaga sampai lima orang.

Berat badan Bonita disebut-sebut tak normal. Bonita yang diketahui berumur 5 tahun, berat idealnya itu harusnya di kisaran 50-60 kilogram “Berat Bonita sekitar 82 kg lebih. Hasil penilaian tim medis, kondisi tubuh Bonita termasuk bongsor alias obesitas,” kata Haryono.

‘Keunikan’ Bonita tak berhenti di situ. Sebelum tertangkap, Bonita memang dianggap aneh karena nyaman dekat manusia. Sesaat tertangkap dan coba diajak bermain, pelepah sawit yang sengaja disenggolkan ke tubuh Bonita dianggap bukan sebagai ancaman. Bonita sepertinya menganggap itu sebagai candaan.

Tak hanya itu, saat tim menyenggol kaki belakangnya, kata Haryono, Bonita malah menjulurkan kakinya keluar dari kandang. Dia sepertinya benar-benar ingin bercanda.”Kita usik dengan pelepah sawit, kok Bonita tak marah. Eh malah pelepah sawit dia gigit dan dimainin. Sama persis kalau kita lagi mainan sama kucing. Ini benar-benar tak lazim sebagai satwa liar,” kata Suharyono.

Vila vila Puncak Akhirnya Dibongkar

BOGOR DAILY-Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menertibkan bangunan vila ilegal milik perusahaan dan pribadi di Kawasan Lindung Pengelolaan Perum Perhutani di daerah Bogor, Puncak, Cianjur (Bopunjur), Selasa (24/4) pagi.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengamanan Wilayah Jawa-Bali KLHK Dodi Arisandi menyebut ada pembongkaran 14 vila yang berdiri di lahan seluas 360 hektare tersebut. Pembangunan vila ilegal itu melanggar Undang-undang (UU) Nomor 41 tahun 2009 tentang Kehutanan.

“Ini merupakan penertiban dan kegiatan penanaman kembali tanaman-tanaman di kawasan hutan blok Cisadon,” kata Dodi di lokasi, Selasa (24/4).

Eksekusi dilakukan oleh tim gabungan Ditjen Penegakan Hukum KLHK, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Brimob Kelapa Dua, dan unsur kepolisian lainnya.

“Pemilik adalah pengusaha dan perorangan yang secara UU melanggar dan merusak hutan, sehingga keberadaan bangunan ilegal di Bopunjur ini harus ditertibkan,” kata Dodi.

Selain penertiban, KLHK juga melakukan penanaman kembali seperti pohon damar dan pohon pinus di wilayah blok Cisadon yang merupakan daerah aliran sungai. Termasuk, pemasangan portal kawasan hutan.

“Tujuannya untuk mengembalikan kawasan hutan agar optimal, baik dari segi ekologis, konservasi tanah, dan konservasi air,” kata Dodi.

Optimalisasi tersebut juga penting guna mencegah pengikisan tanah atau erosi yang banyak terjadi di kawasan Puncak.

Penertiban tersebut, kata Dodi, juga berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 114 tahun 1999 tentang Penataan Ruang Kawasan Bopunjur sebagai kawasan konservasi air dan tanah utk menjamin tetap berlangsungnya ketersediaan air, kesuburan tanah, serta pencegahan erosi dan banjir.  Bopunjur dinilai berperan memberi perlindungan terhadap wilayah DKI Jakarta.

sumber: cnn indonesia

Parah, UNBK di Bogor Molor 2 Jam

BOGOR DAILY- Gangguan koneksivitas server mewarnai hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Bogor, Senin (23/4/2018) pagi.

Alhasil sekitar dua jam para siswa harus menunggu koneksi server kembali normal. Sambil menunggu, para siswa diajak berdiskusi oleh para gurunya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin mengatakan, peserta ujian pada pukul 07.15 WIB telah siap di depan komputernya masing-masing untuk mengikuti ujian sesi 1 pukul 07.30 WIB. Tetapi hingga pukul 09.30 WIB ujian belum juga dimulai, dikarenakan terkendala gangguan koneksivitas server.

“Kendala koneksi server yang menyebabkan pergeseran jam ujian hingga dua jam. Ini di hari pertama UNBK, “ungkap Fahrudin, Senin (23/4/2018) siang.

Fahrudin yang saat itu sedang memantau langsung pelaksanaan UNBK di beberapa sekolah, segera menginstruksikan seluruh sekolah yang melaksanakan giat UNBK SMP di Kota Bogor untuk menenangkan para siswanya.

“Saya mengintruksikan kekosongan waktu diisi dengan tanya jawab dan baca buku kembali sebagaimana yang dilakukan saya di SMP Negeri 3. Tanya jawab dilakukan seputar hari bumi dan lingkungan hidup, beberapa siswa yang mampu menjawab pertanyaan langsung diberikan hadiah,” tambahnya.

Fahrudin memberikan soal tersebut saat menunggu token dapat terhubung ke server. sebab bukan hanya di Kota Bogor,beberapa kota di Jawa Barat mengalami nasib yang sama.

“Sampai pukul 09.00 WIB saat saya telah berada di SMP Negeri 1 server belum juga kunjung terkoneksi. Akhirnya pada pukul 09.25 WIB token sudah bisa koneksi dengan server maka ujian UNBK sesi 1 baru dapat dimulai pada pukul 09.30 WIB, ” bebernya.

Atas kejadian tersebut, Fahmi berpesan kepada seluruh penyelenggara UNBK SMP di Kota Bogor agar dapat memperhatikan makan siang para peserta ujian dan menyediakan tempat istirahat yang representatif di sekolah.

Sebab kejadian tersebut berdampak pergeseran waktu ujian hingga dua jam, yang semestinya peserta ujian sesi 1 usai pada pukul 15.00 WIB kini mengalami pergeseran usai hingga pukul 16.30 WIB.

“Saya berharap agar kejadian seperti hari ini tidak akan terulang pada tiga hari kedepan yang mana pelaksanaan UNBK dilaksanakan mulai tanggal 23 sampai 26 April 2018,” pungkasnya.

 

sumber: inilahkoran.com

Pemberitahuan PDAM Tirta Pakuan Bogor

Pelanggan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati

Sehubungan adanya pengerjaan pemeliharaan IPA Palasari pada hari Rabu tanggal 25 April 2018 pukul 08.00 s.d 13.00 (+ 5 jam), bersama ini kami sampaikan lokasi zona V yang akan terdampak perbaikan tersebut sebagai berikut:

– Rangga Mekar dsk,

– Pamoyanan dsk,

– Palasari dsk.

Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi Call Center 24 Jam PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR  di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

 

Bogor, 23 April 2018

a.n DIREKTUR UTAMA

PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR

SEKRETARIS PERUSAHAAN

Ttd

RINDA LILIANTI

Lagi! 15.000 Pengojek Online Kepung Gedung DPR

BOGOR  DAILY-Para pengendara ojek online yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia atau Garda kembali melakukan demo besar-besaran. Belasan ribu driver akan ikut berpartisipasi dalam demo ini.

Mereka menggelar aksinya di depan gedung DPR/MPR pada hari ini, Senin (23/4/2018). Belasan ribu driver ojek online ini menuntut pemerintah untuk membuat regulasi khusus yang mengatur driver dan aplikator.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan jika sekurangnya ada 15 ribu driver yang turun ke jalan. Aksi mereka sendiri dimulai sejak pukul 10 pagi.

“Mereka nanti langsung menuju ke depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto ya,” kata Argo saat dikonfirmasi.

Tak main-main, pada demo kali ini, polisi akan menerjunkan 7000 personel. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

“Untuk pengamanan, Polda Metro Jaya akan menerjunkan lebih kurang 7 ribu personel. Namun, itu tergantung situasi di lapangan nanti,” tutupnya

Warga Caringin Tumpah Ruah Saksikan Kampanye Pasangan HADIST

BOGOR DAILY- Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan (HADIST) nomor urut 2, membeberkan program peningkatan kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dihadapan ribuan masyarakat yang tumpah ruah dilokasi Lapangan Curug Dengdeng, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Dihadiri ribuan masyarakat, pasangan calon (paslon) HADIST yang diusung dari partai Gerinda, PPP, PKB dan PBB ini, kembali menyuarakan program unggulan  Panca Karsa.

Calon Bupati Bogor 2018, Ade Yasin mengatakan, bahwa program prioritas yang digalang pihaknya semua berpihak kepada masyarakat alias pro rakyat Kabupaten Bogor.

“Ini program bukan janji. Dalam program tersebut, kami selalu melihat dan ingin mencarikan solusi atas persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat,” ujar Ade Yasin dihadapan ribuan masyarakat Caringin, kemarin.

Politisi PPP ini menjelaskan, bahwa program Panca Karsa tersebut semua mengarah pada pembangunan lebih baik untuk di semua wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Bogor membangun itu untuk 417 desa dan kelurahan. Pembangunan dimulai dari desa yang meski ada anggaran desa tapi terkadang pengucuran anggaran tersebut lamban, sehingga jalan-jalan desa banyak yang terabaikan ketika rusak. Maka dari itu, kami ingin ada anggaran dari pemerintah daerah untuk ke semua desa maupun kelurahan,” imbuhnya.

Ade Yasin menambahkan, bahwa kelayakan hunian untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor juga menjadi sorotan HADIST.

“Kami miris ketika melihat rumah yang bocor dan masih berdinding bilik bambu. Kondisi rumah yang tidak layak menjadi celah untuk sumber penyakit, oleh karena itu hunian layak bagi masyarakat juga akan kami realisasikan,” katanya.

Ia menerangkan, pihaknya juga ingin mewujudkan Kabupaten Bogor sehat untuk seluruh umat. “Selama ini ada BPJS tapi susah untuk mengurusnya. Maka dari itu, kami akan membuat kartu Bogor Sehat untuk masyarakat bisa gunakan di rumah sakit dan puskesmas milik daerah. Kami akan buat kebijakan itu untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” terangnya.

Lebih lanjut perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PPP Jawa Barat ini menegaskan, program yang dicanangkan pihaknya terus berkesinambungan hingga mewujudkan kesejahteraan yang sesungguhnya.

“Karena memang biaya SPP sekolah telah digratiskan, kami siapkan kartu Bodas (Bogor Cerdas-red) guna pendistribusian bantuan dari pemerintah daerah untuk pembelian buku LKS dan seragam sekolah. Bukan hanya itu, kami juga akan membuat kebijakan bagi para pengusaha yang akan berinvestasi di Kabupaten Bogor, agar menyerap tenaga kerja di lingkungan perusahaannya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, disamping akan memenuhi kebutuhan peserta didik, pihaknya juga ingin meningkatkan katakwaan para penerus bangsa.

“Intelektualitas pengetahuan umum wajib diimbangi dengan pendidikan agama dan kecintaan terhadap budaya bangsa yang kuat, karena orang cerdas yang berakhlak akan melahirkan bangsa yang hebat dan beradab,” jelasnya.

Bukan hanya pendidikan, lanjut adik perempuan mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin ini mengungkapkan, antisipasi penyusutan lahan pertanian akan diupayakan pihaknya. “Kartu tani, akan kami berikan. Karena banyak wilayah pertanian di Kabupaten Bogor, kami akan memfasilitasi pemodalan dan bibit petani, agar kesejahteraan petani pun meningkat,” ungkapnya.

Tak lantas disitu, paslon Ade Yasin-Iwan Setiawan juga ingin membuat ruang terbuka publik di setiap kecamatan. “Kami akan bangun taman di setiap kecamatan agar masyarakat satu sama lain dapat berinteraksi. Di taman itu juga nantinya akan difasilitasi dengan wifi,” tandasnya.