Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 8776

Ini Poin yang Direvisi di Perda KTR Kota Bogor

BOGOR DAILY-Dinas Kesehatan Kota Bogor merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kebijakan tersebut menyusul banyaknya masukan dari masya rakat terkait larangan aturan merokok. Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraini mengatakan, revisi tersebut sudah sampai tahap final hingga provinsi.

“Awalnya kita ha nya minta beberapa poin untuk direvisi diantaranya  menambah satu kawasan dari delapan kawasan yang sudah terdaftar, meminta tidak ada asbak di area KTR, serta meminta lebih spesifik batas-batas KTR,” ujarnya kemarin.

Setelah ada rapat dengar pen dapat dengan masyarakat, dia meminta penerapan KTR harus lebih diperkuat lagi sehingga revisi perda KTR berkem bang sesuai tuntutan masyarakat. “Perubahan itu seper ti Kota Bogor lebih spesifik tidak lagi menerima sponsorship dari produsen rokok dalam bentuk apapun baik olahraga, acara musik hingga kegiatan lainnya,” kata Erna.

Sebelumnya kawasan tempat merokok diatur dalam peraturan wali kota (perwali) saat ini diatur dalam perda yang mengacu peraturan bersama antara Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

“Jadi, tempat umum masih boleh menjual, tapi syaratnya tidak boleh di-display dan tidak boleh ada iklan dalam bentuk apapun serta tidak boleh ada promosi yang mengandung konten tem bakau,” ungkapnya. Pada tahun ini, Dinkes juga akan mengefektifkan imple – men tasi Perda No 12 Tahun 2009 tentang KTR yang sampai saat ini terus dipersoalkan.

“Tu juan dibuat dan diber la ku – kannya Perda KTR tak pernah ada niatan untuk diskriminatif terhadap siapa pun dalam implementasinya,” ujar Erna. Menurut dia, perda itu tujuannya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Keberadaan perda juga dikuatkan Instruksi Presiden No 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Salah satu poinnya meng enyah kan asap rokok, karena berdampak terhadap orang lain. Kami hanya melindungi perokok pasif dan mencegah generasi muda untuk tidak merokok,” katanya.

Staf Seksi Promkes Dinas Kesehatan Kota Bogor Erny Yuniarti mengaku banyak menerima keluhan dan pertanyaan terkait efektivitas penerapan Perda KTR, khususnya mengenai pelarangan memajang rokok. “Memang kalau se – cara kualitatif ada beberapa retail yang dirugikan, tapi secara kuantitatif tak ada penurunan secara omzet. Yang menurun itu justru pendapatan lainnya,” ungkapnya.

Motivasi Pemkot Bogor mem buat dan member lakukan Perda KTR murni karena aspirasi masyarakat. “Kami telah melakukan survei atas Perda tersebut, sebagian besar war ga Kota Bogor mendukung. Prinsipnya, perda ini dibuat untuk melindungi generasi muda dari pengaruh rokok sehingga tak menjadi perokok lagi,” ucapnya.

SUMBER: Sindonews.com

Bonita, Harimau Obesitas Ternyata Punya Tumor

0

BOGOR DAILY-Setelah 113 hari, harimau Bonita yang berkonflik dengan warga di sekitaran Pelangiran, Inhil Riau, akhirnya bisa ditangkap. Fakta-fakta mengejutkan didapatkan usai Bonita berhasil dikandangkan.

Hasil observasi tim medis terhadap harimau Bonita, ditemukan tumor di bagian perut sisi kanan satwa liar itu. Namun, tumor itu sudah diangkat dari perut Bonita.

“Jadi waktu Bonita sampai di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera, tim medis melakukan obervasi. Saat itu ditemukan benjolan di perut Bonita,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono.

Haryono menjelaskan, Bonita menjelani operasi pengangkatan tumor di selaput kulitnya pada Minggu (22/4) di pusat rehabilitasi di Dharmasraya,Sumbar. Sekitar dua jam operasi dilakukan tim medis untuk mencabut tumor itu.

Selain mengidap tumor, Bonita diketahui mengalami obesitas. Kok bisa?

Suharyono mengatakan, tubuh Bonita terlalu gemuk. Kegemukan itu diketahui saat Bonita ditimbang di pusat rehabilitasi setelah terlebih dahulu dibius. Untuk mengangkat Bonita, dibutuhkan tenaga sampai lima orang.

Berat badan Bonita disebut-sebut tak normal. Bonita yang diketahui berumur 5 tahun, berat idealnya itu harusnya di kisaran 50-60 kilogram “Berat Bonita sekitar 82 kg lebih. Hasil penilaian tim medis, kondisi tubuh Bonita termasuk bongsor alias obesitas,” kata Haryono.

‘Keunikan’ Bonita tak berhenti di situ. Sebelum tertangkap, Bonita memang dianggap aneh karena nyaman dekat manusia. Sesaat tertangkap dan coba diajak bermain, pelepah sawit yang sengaja disenggolkan ke tubuh Bonita dianggap bukan sebagai ancaman. Bonita sepertinya menganggap itu sebagai candaan.

Tak hanya itu, saat tim menyenggol kaki belakangnya, kata Haryono, Bonita malah menjulurkan kakinya keluar dari kandang. Dia sepertinya benar-benar ingin bercanda.”Kita usik dengan pelepah sawit, kok Bonita tak marah. Eh malah pelepah sawit dia gigit dan dimainin. Sama persis kalau kita lagi mainan sama kucing. Ini benar-benar tak lazim sebagai satwa liar,” kata Suharyono.

Vila vila Puncak Akhirnya Dibongkar

BOGOR DAILY-Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menertibkan bangunan vila ilegal milik perusahaan dan pribadi di Kawasan Lindung Pengelolaan Perum Perhutani di daerah Bogor, Puncak, Cianjur (Bopunjur), Selasa (24/4) pagi.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengamanan Wilayah Jawa-Bali KLHK Dodi Arisandi menyebut ada pembongkaran 14 vila yang berdiri di lahan seluas 360 hektare tersebut. Pembangunan vila ilegal itu melanggar Undang-undang (UU) Nomor 41 tahun 2009 tentang Kehutanan.

“Ini merupakan penertiban dan kegiatan penanaman kembali tanaman-tanaman di kawasan hutan blok Cisadon,” kata Dodi di lokasi, Selasa (24/4).

Eksekusi dilakukan oleh tim gabungan Ditjen Penegakan Hukum KLHK, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Brimob Kelapa Dua, dan unsur kepolisian lainnya.

“Pemilik adalah pengusaha dan perorangan yang secara UU melanggar dan merusak hutan, sehingga keberadaan bangunan ilegal di Bopunjur ini harus ditertibkan,” kata Dodi.

Selain penertiban, KLHK juga melakukan penanaman kembali seperti pohon damar dan pohon pinus di wilayah blok Cisadon yang merupakan daerah aliran sungai. Termasuk, pemasangan portal kawasan hutan.

“Tujuannya untuk mengembalikan kawasan hutan agar optimal, baik dari segi ekologis, konservasi tanah, dan konservasi air,” kata Dodi.

Optimalisasi tersebut juga penting guna mencegah pengikisan tanah atau erosi yang banyak terjadi di kawasan Puncak.

Penertiban tersebut, kata Dodi, juga berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 114 tahun 1999 tentang Penataan Ruang Kawasan Bopunjur sebagai kawasan konservasi air dan tanah utk menjamin tetap berlangsungnya ketersediaan air, kesuburan tanah, serta pencegahan erosi dan banjir.  Bopunjur dinilai berperan memberi perlindungan terhadap wilayah DKI Jakarta.

sumber: cnn indonesia

Parah, UNBK di Bogor Molor 2 Jam

BOGOR DAILY- Gangguan koneksivitas server mewarnai hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Bogor, Senin (23/4/2018) pagi.

Alhasil sekitar dua jam para siswa harus menunggu koneksi server kembali normal. Sambil menunggu, para siswa diajak berdiskusi oleh para gurunya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin mengatakan, peserta ujian pada pukul 07.15 WIB telah siap di depan komputernya masing-masing untuk mengikuti ujian sesi 1 pukul 07.30 WIB. Tetapi hingga pukul 09.30 WIB ujian belum juga dimulai, dikarenakan terkendala gangguan koneksivitas server.

“Kendala koneksi server yang menyebabkan pergeseran jam ujian hingga dua jam. Ini di hari pertama UNBK, “ungkap Fahrudin, Senin (23/4/2018) siang.

Fahrudin yang saat itu sedang memantau langsung pelaksanaan UNBK di beberapa sekolah, segera menginstruksikan seluruh sekolah yang melaksanakan giat UNBK SMP di Kota Bogor untuk menenangkan para siswanya.

“Saya mengintruksikan kekosongan waktu diisi dengan tanya jawab dan baca buku kembali sebagaimana yang dilakukan saya di SMP Negeri 3. Tanya jawab dilakukan seputar hari bumi dan lingkungan hidup, beberapa siswa yang mampu menjawab pertanyaan langsung diberikan hadiah,” tambahnya.

Fahrudin memberikan soal tersebut saat menunggu token dapat terhubung ke server. sebab bukan hanya di Kota Bogor,beberapa kota di Jawa Barat mengalami nasib yang sama.

“Sampai pukul 09.00 WIB saat saya telah berada di SMP Negeri 1 server belum juga kunjung terkoneksi. Akhirnya pada pukul 09.25 WIB token sudah bisa koneksi dengan server maka ujian UNBK sesi 1 baru dapat dimulai pada pukul 09.30 WIB, ” bebernya.

Atas kejadian tersebut, Fahmi berpesan kepada seluruh penyelenggara UNBK SMP di Kota Bogor agar dapat memperhatikan makan siang para peserta ujian dan menyediakan tempat istirahat yang representatif di sekolah.

Sebab kejadian tersebut berdampak pergeseran waktu ujian hingga dua jam, yang semestinya peserta ujian sesi 1 usai pada pukul 15.00 WIB kini mengalami pergeseran usai hingga pukul 16.30 WIB.

“Saya berharap agar kejadian seperti hari ini tidak akan terulang pada tiga hari kedepan yang mana pelaksanaan UNBK dilaksanakan mulai tanggal 23 sampai 26 April 2018,” pungkasnya.

 

sumber: inilahkoran.com

Pemberitahuan PDAM Tirta Pakuan Bogor

Pelanggan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati

Sehubungan adanya pengerjaan pemeliharaan IPA Palasari pada hari Rabu tanggal 25 April 2018 pukul 08.00 s.d 13.00 (+ 5 jam), bersama ini kami sampaikan lokasi zona V yang akan terdampak perbaikan tersebut sebagai berikut:

– Rangga Mekar dsk,

– Pamoyanan dsk,

– Palasari dsk.

Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi Call Center 24 Jam PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR  di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

 

Bogor, 23 April 2018

a.n DIREKTUR UTAMA

PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR

SEKRETARIS PERUSAHAAN

Ttd

RINDA LILIANTI

Lagi! 15.000 Pengojek Online Kepung Gedung DPR

BOGOR  DAILY-Para pengendara ojek online yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia atau Garda kembali melakukan demo besar-besaran. Belasan ribu driver akan ikut berpartisipasi dalam demo ini.

Mereka menggelar aksinya di depan gedung DPR/MPR pada hari ini, Senin (23/4/2018). Belasan ribu driver ojek online ini menuntut pemerintah untuk membuat regulasi khusus yang mengatur driver dan aplikator.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan jika sekurangnya ada 15 ribu driver yang turun ke jalan. Aksi mereka sendiri dimulai sejak pukul 10 pagi.

“Mereka nanti langsung menuju ke depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto ya,” kata Argo saat dikonfirmasi.

Tak main-main, pada demo kali ini, polisi akan menerjunkan 7000 personel. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

“Untuk pengamanan, Polda Metro Jaya akan menerjunkan lebih kurang 7 ribu personel. Namun, itu tergantung situasi di lapangan nanti,” tutupnya

Warga Caringin Tumpah Ruah Saksikan Kampanye Pasangan HADIST

BOGOR DAILY- Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan (HADIST) nomor urut 2, membeberkan program peningkatan kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dihadapan ribuan masyarakat yang tumpah ruah dilokasi Lapangan Curug Dengdeng, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Dihadiri ribuan masyarakat, pasangan calon (paslon) HADIST yang diusung dari partai Gerinda, PPP, PKB dan PBB ini, kembali menyuarakan program unggulan  Panca Karsa.

Calon Bupati Bogor 2018, Ade Yasin mengatakan, bahwa program prioritas yang digalang pihaknya semua berpihak kepada masyarakat alias pro rakyat Kabupaten Bogor.

“Ini program bukan janji. Dalam program tersebut, kami selalu melihat dan ingin mencarikan solusi atas persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat,” ujar Ade Yasin dihadapan ribuan masyarakat Caringin, kemarin.

Politisi PPP ini menjelaskan, bahwa program Panca Karsa tersebut semua mengarah pada pembangunan lebih baik untuk di semua wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Bogor membangun itu untuk 417 desa dan kelurahan. Pembangunan dimulai dari desa yang meski ada anggaran desa tapi terkadang pengucuran anggaran tersebut lamban, sehingga jalan-jalan desa banyak yang terabaikan ketika rusak. Maka dari itu, kami ingin ada anggaran dari pemerintah daerah untuk ke semua desa maupun kelurahan,” imbuhnya.

Ade Yasin menambahkan, bahwa kelayakan hunian untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor juga menjadi sorotan HADIST.

“Kami miris ketika melihat rumah yang bocor dan masih berdinding bilik bambu. Kondisi rumah yang tidak layak menjadi celah untuk sumber penyakit, oleh karena itu hunian layak bagi masyarakat juga akan kami realisasikan,” katanya.

Ia menerangkan, pihaknya juga ingin mewujudkan Kabupaten Bogor sehat untuk seluruh umat. “Selama ini ada BPJS tapi susah untuk mengurusnya. Maka dari itu, kami akan membuat kartu Bogor Sehat untuk masyarakat bisa gunakan di rumah sakit dan puskesmas milik daerah. Kami akan buat kebijakan itu untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” terangnya.

Lebih lanjut perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PPP Jawa Barat ini menegaskan, program yang dicanangkan pihaknya terus berkesinambungan hingga mewujudkan kesejahteraan yang sesungguhnya.

“Karena memang biaya SPP sekolah telah digratiskan, kami siapkan kartu Bodas (Bogor Cerdas-red) guna pendistribusian bantuan dari pemerintah daerah untuk pembelian buku LKS dan seragam sekolah. Bukan hanya itu, kami juga akan membuat kebijakan bagi para pengusaha yang akan berinvestasi di Kabupaten Bogor, agar menyerap tenaga kerja di lingkungan perusahaannya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, disamping akan memenuhi kebutuhan peserta didik, pihaknya juga ingin meningkatkan katakwaan para penerus bangsa.

“Intelektualitas pengetahuan umum wajib diimbangi dengan pendidikan agama dan kecintaan terhadap budaya bangsa yang kuat, karena orang cerdas yang berakhlak akan melahirkan bangsa yang hebat dan beradab,” jelasnya.

Bukan hanya pendidikan, lanjut adik perempuan mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin ini mengungkapkan, antisipasi penyusutan lahan pertanian akan diupayakan pihaknya. “Kartu tani, akan kami berikan. Karena banyak wilayah pertanian di Kabupaten Bogor, kami akan memfasilitasi pemodalan dan bibit petani, agar kesejahteraan petani pun meningkat,” ungkapnya.

Tak lantas disitu, paslon Ade Yasin-Iwan Setiawan juga ingin membuat ruang terbuka publik di setiap kecamatan. “Kami akan bangun taman di setiap kecamatan agar masyarakat satu sama lain dapat berinteraksi. Di taman itu juga nantinya akan difasilitasi dengan wifi,” tandasnya.

Dukun Cabul Spesialis Cewek Galau Diamuk Warga

BOGOR DAILY-Mengaku sebagai dukun, Arifin Rismawan mencabuli sejumlah wanita dewasa di Sukabumi, Jawa Barat. Sasaran pelaku, para wanita galau atau yang bermasalah dengan suami, pacar hingga yang ingin lancar dalam pekerjaannya.

Dalam melakoni ulah cabul, Arifin menelanjangi korban saat praktik perdukunan. Hingga kini polisi masih menyelidiki kemungkinan korban kejahatan seksual sang dukun.

Pria berusia 43 tahun itu sudah ditahan di Mapolsek Cibadak. Pada Senin (23/4/2018) pagi.

“Kita masih belum mendapat keterangan apakah ada perbuatan hubungan badan oleh pelaku atau tidak. Sejauh ini pengakuan korban hanya dipegangi bagian sensitifnya,” tutur Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman.

Arifin diamankan oleh warga dan salah satu ormas pada Jumat malam (20/4). “Penuturan pelaku, korbannya lima orang. Namun baru tiga orang yang kita mintai keterangan,” imbuh Suhardiman

Arifin berdomisili di Ciaul, RT 02 RW 08, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Namun dia melakukan aksinya di rumah kontrakan di wilayah Cibadak. Polisi sendiri menelusuri keterlibatan YT istri Arifin.

Rudi Mulyadi, Ketua RW 22 di Kampung Kebon Randu, menjelaskan Arifin nyaris diamuk massa saat proses penyergapan oleh sejumlah anggota ormas. Arifin berdomisili di Ciaul, RT 02 RW 08, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, itu sempat diinterogasi di rumah Budi. Menghindari amarah massa, Budi memboyong si dukun tersebut ke Polsek Cibadak.

Selain Arifin, ormas itu turut membawa seorang wanita dewasa yang diduga korban pencabulan ke Mapolsek Cibadak. “Korban itu mengaku ada sekitar 20 wanita lainnya menjadi korban,” ujar Budi.

sumber: detik.com

Bus IPB Terbalik, Begini Nasib Penumpangnya

BOGOR DAILY-Bus Institut Pertanian Bogor (IPB) terguling di Kampung Cekdam, Kecamatan Lengkong, Wangun Sukabumi pada Minggu (22/4/2018) kemarin.

Insiden tersebut terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Bus sedang dalam perjalanan kembali ke Bogor dari Geopark Ciletuh,Sukabumi.

Kecelakaan itu terjadi karena pengemudi bus membanting setir untuk menghindari seorang pejalan kaki yang menyeberang jalan.

Kejadian ini menyebabkan bus masuk ke parit atau gili-gili. Jumlah penumpang sebanyak empat orang, termasuk sopir dan kernet. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Semua penumpang selamat.

Ketika itu, Tim Biro Umum, Sarana dan Prasarana IPB dengan didampingi anggota Polsek setempat langsung melakukan evakuasi terhadap bus yang terguling tersebut. “Sebelumnya bus itu antar mahasiswa. Mahasiswanya eksplorasi di Ciletuh,” ujar Humas IPB, Indah.

Sementara itu, Sekjen DPC Himpunan Alumni (HA) IPB Kota Bogor, Samsi mengatakan, bus tersebut membawa penumpang sepulang dari acara DPD HA IPB JABAR DAN DEPT ESL FEM IPB di Ciletuh, Sukabumi.

Penumpang hanya berisi dua orang alumni IPB yang masing-masing bernama Beta Sagita dan Fauzal. “Keduanya merupakan alumni yang juga panitia dari HA DPD Jabar, keduanya selamat dan dijemput Ketua DPD HA Jabar,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa, Kejadian tersebut terjadi setelah acara di Ciletuh selesai dan hendak pulang ke Bogor.”Kalau mahasiswa yang sebelumnya naik bus sebagian besar pakai bus lainnya. Ada juga yang ikut dengan yang bawa mobil dan jemputan lainnya,” tandasnya.

Sumber: TribunnewsBogor.com

Kedatangan Anggota DPR, Warga Bogor Tumpahkan Unek-unek

BOGOR DAILY-Sekitar tujuh ratus warga menanti kedatangan Adian Napitupulu. Kehadiran politisi Senayan ini ditunggu masyarakat, karena warga ingin menyampaikan langsung keluhan mereka, guna diperjuangkan.

Ratusan masyarakat yang terbagi di empat titik berbeda ini, satu per satu didatangi. Adian datang ditemani Bayu Syahjohan dan H Barkah, anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Pada acara bertajuk “Ngopi Bareng Adian” ini, warga menyampaikan keluhan mulai dari sikap tidak ramah rumah sakit kepada mereka sebagai pemegang kartu BPJS, lapangan kerja, rusaknya jalan hingga masalah pungutan biaya sekolah.

Pak Adian, kami sering mendapat perlakuan judes dan kerap tidak mendapat pelayanan yang baik. Bahkan di rumah sakit pemerintah, pakai nomor urut kalau mau berobat. Kadang kami diminta pulang, karena nomor antrian sudah habis. Ini bagaimana pak.

Mendapat pertanyaan ini, Adian, anggota DPR RI asal Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, rumah sakit di seluruh Indinesia, dilarang menolak atau menetelantarkan pasien.
Politisi senayan dari Dapil Jabar V Kabupaten Bogor ini langsung meminta masyarakat mencatat nomor teleponnya.

“Tolong catat nomor HP saya. Kalau ada yang mengalami hal demikian, langsung SMS atau WA saya. Saya nanti yang langsung bicara dengan direktur rumah sakit,”kata Adian.
Aktifis Forkot ini menekankan, bahwa pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, harus menjadi perhatian serius pihak terkait.

Aktifis yang diburu penguasa orde baru ini bahkan yakin, jika pendidikan diperhatikan dengan serius dan anak-anak mendapat sekolah gratis tanpa embel-embel pungutan, maka kelak akan lahir pejabat-pejabat baru dari Kabupaten Bogor.

“Saya berharap, ada anak dari Bogor yang kelak bisa menjadi anggota DPR. Bisa menjadi menteri. Bahkan bisa menjadi presiden. Hal ini bisa terwujud, jika anak-anak mendapat pendidikan yang layak dan benar-benar gratis,”kata Adian disambut aplous meriah ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu.

Banyaknya warga Kecamatan Bojonggede ini memberi apresiasi bagi Adian yang sudah banyak membantu warga Kabupaten Bogor, mulai dari motor sampah hingga ambulance.
Politisi banteng moncong putih ini memuji sikap kritis warga yang tinggal hanya beberapa kilometer dari pusat ibukota Pemda Kabupaten Bogor.
Sementara Bayu Syahjohan, calon Wakil Bupati Bogor yang se-partai dengan Adian Napitupulu berjanji, jika dirinya terpilih pada Pilkada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, maka sikap ridak ramah terhadap pasien, harus dihilangkan.

Bahkan dengan APBD Kabupaten setiap tahun mencapai Rp 6,7 triliun, Bayu yang mantan anggota DPRD Kabupaten Bogor dua periode iniengatakan, akan membangun Puskesmas ditiap desa lengkap dengan sarana ambulance dan menambah rumah sakit daerah.

Warga bahkan meminta Bayu, agar tetap merakyat, walau nanti menjadi pejabat. “Jangan ragu bu, saya akan tetap bersahaja seperti ini. Saya pernah jadi anggota dewan 10 tahun dan saya tidak berubah. Selepas jadi anggota dewan, saya menjabat posisi penting disebuah bank. Dan saya masih tetap seperti ini. Jadi jangan ragu bu, Bayu akan tetap seperti ini, walau nantienjadi Wakil Bupati,”kata Bayu disambut aplous.

Ditambahkan Bayu Syahjohan, masalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan intensif bagi pengurus RT dan RW serta guru ngaji, menjadi program yang akan diutamakan, saat diberi amanah oleh masyarakat memimpin Kabupaten Bogor.

Sumber: Poskota.com