Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8785

Pinjam Stadion Pakansari, The Jakmania Dekati Bobotoh

BOGOR DAILY-Ketua umum The Jakmania Ferry Indrasjarief, menyebutkan pihaknya bakal melukan pertemuan dengan suporter Persib Bandung, Bobotoh, yang berada di wilayah Bogor. Langkah ini dilakukan agar Macan Kemayoran dapat menggunakan Stadion Pakansari, Cibinong, sebagai markas di musim ini.

Sebelumnya, Persija telah mendapatkan lampu hijau dari Kepolisian Bogor, untuk melangsungkan berkandang di Stadion Pakansari. Akan tetapi, para The Jakmania diminta bersikap kondusif setiap kali pertandingan digelar.

Maka dari itu, Ferry menuturkan bakal bertemu dengan para Bobotoh. Mengingat, kedua kelompok suporter tersebut memiliki hubungan yang tidak harmonis dan sering kali bentrok ketika bertemu.

 

Sadis! Gadis 11 Tahun Ini Bunuh Dua Temannya

BOGOR DAILY– Kasus pembunuhan memang selalu memilukan dan membuat takut masyarakat. Biasanya tindakan keji tersebut lebih sering dilakukan oleh orang-orang dewasa dengan segala intrik mereka.

Namun, tak sedikit juga kasus pembunuhan yang melibatkan pelaku di kalangan remaja dan anak-anak. Salah satu kasus tersadis yang pernah dilaporkan yakni pembunuhan yang dilakukan oleh bocah 11 tahun asal Inggris.

Mary Flora Bell, terbukti telah membunuh dua anak kecil di tahun yang sama pada 1968. Sebelum usianya mencapai 11 tahun, Marry Bell kala itu bertanggung jawab atas pembunuhan Martin Brown di sebuah rumah kosong di Scotwood.

Penemuan balita itu sempat diusut oleh polisi. Sayangnya, pihak kepolisian saat itu tak menemukan banyak bukti serta kekerasan yang menimpa Brown. Hingga akhirnya kematian bocah itu ditetapkan sebagai kecelakaan.

Dua bulan kemudian pada di akhir Juli 1968, Mary yang sudah masuk sekolah sempat melakukan aksi keji lainnya bersama satu temannya yang lain, yakni Norma Bell. Meskipun keduanya tidak sehubungan darah, tapi kedua gadis itu punya kecenderungan untuk melukai anak-anak kecil sampai membunuh balita dengan tragis.

Baik Mary dan Bell, keduanya melakukan pembunuhan keji secara bersama-sama terhadap Brian Howe. Balita malang tersebut ditemukan dalam keadaan tubuh terpotong dengan gunting.

Parahnya, Mary dan Bell juga mengukir huruf ‘M’ di bagian dada bocah cilik itu. Tak hanya itu mereka juga memotong penis Howe. Sebelum tindakan keji itu dilakukan, bocah malang itu diketahui tewas akibat dicekik terlabih dahulu.

Polisi tentunya tak langsung tahu siapa pembunuh keji yang melakukan tindakan setega itu pada balita tersebut. Namun, mereka mulai menyadari ada yang tidak beres dengan perilaku Mary saat pemakaman Howe.

Menunjukan perilaku aneh

Ketika pemakaman akan berlangsung, ia justru bersembunyi di luar rumah Howe sambil tertawa dan menggosok tangannya ketika melihat peti matinya.

Meskipun tindakan bocah 11 tahun itu tampak mencurigakan, polisi tak bisa langsung menarik kesimpulan dari tindakan tersebut. Kasus pembunuhan ini terbongkar setelah Norma Bell mulai mengakui perbuatannya kepada polisi. Kepolosan bocah itu mengakui perbuatannya juga melibatkan nama Mary.

Setelah disalahkan Norma, Mary kemudian berdalih bahwa ia hanya hadir dalam pembunuhan tersebut dan menyalahkan seluruh rencana pembunuhan itu pada Norma. Alhasil polisi langsung menahan dan mendakwa kedua gadis tersebut hingga tanggal persidangan ditetapkan.

Ketika persidangan berlangsung, Mary mengakui tindakan pembunuhan tersebut semata-mata dilakukan untuk mendapatkan kesenangan dan rasa mendebarkan.

Sebelumnya ia juga pernah menuliskan pengakuan terhadap aksi pembunuhan Martin Brown dalam buku catatannya. Sayangnya, pada saat itu, Mary dianggap masih sangat muda dan menjadikannya sebagai tersangka bukanlah ide yang dianggap masuk akal.

Meskipun begitu polisi sempat menaruh dugaan bahwa gadis itu sempat terlibat namun mereka justru memilih untuk tidak menghiraukannya.

Aksi pembunuhannya terhadap dua balita sekaligus membuat kasus Mary Bell mencuat ke publik Inggris. Hal ini sempat ramai dibahas di media dan tak jarang mengganti nama Mary dengan “Terlahir sebagai penjahat”.

DIberikan kehidupan baru

Akhirnya juri menjatuhkan vonis bersalah terhadap gadis kecil tersebut. Meski begitu keputusan ini sempat menjadi rancu karena Mary menunjukan gejala-gejala klasik psikopati.

Meski begitu keputusan hakim sudah bulat karena Mary dianggap sebagai anak yang berbahaya dan bisa menjadi ancaman yang serius bagi anak-anak lain.

Pihak pengadilan menggunakan istilah ‘at Her majesty’s Pleasure‘ pada kasus Mery Bell, sebagai istilah hukum di Inggris yang mempunyai kekuatan tertentu untuk tidak memberikan tergugat dapat lolos dari kasusnya. Ia dihukum selama 12 tahun di penjara, meski begitu Mary juga mendapat perawatan dan rehabilitasi di penjara.

Gadis itu kemudian mendapat kemajuan yang lebih baik dalam hidupnya hingga akhirnya dikeluarkan di tahun 1980. Walaupun ia sudah keluar dari jeruji besi penjara, namun Mary tak bisa mendapatkan kebebasannya kembali dengan mudah.

Ia boleh kembali ke masyarakat namun dengan banyak peraturan ketat yang mengekangnya dibandingkan hidup di penjara. Mary Bell dikeluarkan pada usia 23 tahun dan mendapat kesempatan untuk memperoleh kehidupan baru. Nama barunya mampu melindungi gadis itu dari pemberitaan di media. Sayangnya, ia harus hidup berpindah-pindah untuk menghindari kejaran pers yang selalu mencarinya.

Di antara naik turunnya kehidupan barunya, Mary berhasil menikah dan melahirkan anak perempuan di tahun 1984. Selama 14 tahun lamanya, putrinya tak pernah tahu kejahatan apa yang telah dilakukan oleh ibu kandungnya. Sampai akhirnya koran lokal berhasil menemukan nama suami Mary dan berhasil melacaknya.

Penemuan itu, membuat hidup Marry menjadi lebih buruk. Para wartawan mengepung dan berkemah di sekitar rumahnya. Pihak keluarga sampai harus melarikan diri dengan menyembunyikan wajah mereka menggunakan sprei.

Kewenangan yang diberikan pengadilan dan pemerintah Inggris selalu membantu dan melindungi Bell dari tindakan publikasi. Setelah namanya sempat mencuat ke publik, kini ia berlindung di balik alamat rahasia sehingga tak diketahui oleh banyak orang.

Meski begitu, warga Inggris tidak setuju dengan kebijakan pemerintah dan pengadilan yang terus membantunya untuk menyembunyikan diri. Banyak orang merasa bahwa Mary tidak layak untuk mendapat perlindungan. June Richardson juga menyesali keputusan tersebut karena mereka sebagai pihak korban, justru tidak diberikan hak yang sama seperti dengan pembunuh.

Ahok dan Istrinya Resmi Bercerai

BOGOR DAILY-Basuki Tjahja Purnama alias Ahok resmi bercerai dengan istrinya, Veronica Tan. Putusan ini diketok majelis hakim berdasarkan dasar gugatan soal perselingkuhan Veronica.

“Menyatakan perkawinan antara penggugat dan tergugat berdasarkan kutipan akta perkawinan tertanggal 17 September 1997 putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya,” kata hakim Sutadji membaca putusan cerai Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jl Gajah Mada, Jakpus, Rabu (4/4/2018).

Selain itu, majelis hakim menyatakan Ahok sebagai penggugat memiliki hak asuh untuk memelihara serta mendidik anak yang di bawah umur, yaitu Nathania Berniece Zhong dan Daud Albeenner Purnama.

“Memerintahkan panitera menyerahkan salinan putusan kepada kantor Dinas Pendudukan dan Catatan sipil dan memberikan akta perceraian,” kata Sutaji.

Ahok melalui pengacaranya mengajukan gugatan cerai terhadap Veronica Tan pada Jumat (5/1) di PN Jakarta Utara. Dalam tiap persidangan, Vero tidak pernah hadir. Sementara itu, salah satu alasan Ahok menggugat cerai Vero adalah rumah tangga yang tidak lagi harmonis dan kehadiran orang ketiga bernama Julianto Tio.

Dari pernikahan selama 20 tahun, Ahok dan Vero memiliki tiga anak, yaitu Nicholas Sean Purnama, Nathania Purnama, dan Daud Albeenner Purnama. Ahok pun meminta hak asuh atas anak kedua dan ketiganya.

Dulu Pembobol ATM, Kini Jadi Pengusaha WO

BOGOR DAILY-Punya masa lalu yang kelam dan pernah masuk penjara tak menghalangi seorang bekas napi menata hidup menjadi lebih baik. Ari Harmoko alias Joko ini sudah membuktikannya.

Menyandang status mantan narapidana, Joko tak menyerah dengan status tersebut. Keinginan untuk mengubah nasib dilakukan dengan menggali potensi diri. Usahanya berhasil.

Joko sukses merintis bisnis jasa wedding organizer (WO). Perlahan-lahan dia juga mulai melatih diri dengan mendesain baju.

Dilansir dari Merdeka.com, Rabu 4 April 208, Joko menjalani kehidupan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bogor, Jawa Barat setelah terciduk dalam aksinya bersama komplotan pembobol ATM. Palu hakim menjatuhkan vonis kurungan penjara 2,5 tahun. Hukuman itu bekurang menjadi 14 bulan karena Joko berkelakuan baik selama masa tahanan.

Niat Joko hijrah dari Aceh ke  Jakarta awalnya ingin mengubah nasib dengan modal kemampuan menari. Namun dia terjerumus dalam lubang kejahatan.

Selama di penjara, Joko mendapatkan pembinaan pelatihan menari dan desain baju. Pengurus Lapas mendorongnya untuk belajar menari. Mereka sengaja mendatangkan pelatih tari dari luar. Joko dan Napi lainnya belajar menari di Lapas.

“ Saya kan, ditanya sama Bu Kabag Pembinaan Lapas. Saya bilang suka menari, lalu dilatih saat aku di dalam lapas,” kata dia di Jakarta.

Selepas dari lapas, Joko kerap diminta untuk melatih tari di lapas di seluruh Indonesia. Pria ini juga mengisi acara di berbagai instansi pemerintahan.

” Setelah keluar saya pergi ke Pontianak, Kalimantan Barat. Di sana saya membuat sanggar tari dan wedding organizer,” kata dia.

Suatu hari, Joko mendapatkan pesanan membuat kostum untuk Pemilihan Putra Putri Wisata Kalimantan Barat. Dia membuatkan kostum Dayak Kubu yang tinggal di pesisir. Tak disangka, kostum yang dibuatnya ini menjadi baju Dayak terbaik se-Kalimantan Barat. Pria asal Aceh ini mendapatkan penghargaan dari gubernur Kalimantan Barat. Dari situlah, karier Joko di dunia seni dan desain semakin moncer.

Setelah sukses di dunia tari dan desain baju, Joko memberanikan diri membuka bisnis WO bersama teman-temannya, khususnya untuk penyewaan baju pengantin, baju adat, dan tatarias. Banyak orang tertarik dan menyewa baju hasil karya Joko.

“ Jadi, setiap ada yang menyewa baju Rp150 ribu, uang Rp50 ribu untuk yang kerja dan Rp100 ribu untuk sanggar,” kata dia.

Setelah sukses di Pontianak, pria ini melebarkan sayap ke Indonesia bagian timur. Joko merantau ke Nusa Tenggara Timur dan membuka sanggar di Kupang dan Maumere. Sanggar di Pontianak, dikelola oleh teman-teman Joko.

“ Itu sanggar punya saya. Lalu, ada mamanya murid, ikut membantu. Support,” kata dia.

Joko mengaku dalam setahun, dia bisa mendapatkan 20 kali event. Setiap event, dia dibayar hingga Rp23 juta. Sekarang dia memiliki beberapa sanggar tari dan dia mengembangkannya di Jakarta.

Dua Calon TKW Disekap di Sukasari Bogor

BOGOR DAILY-Kepolisian Resor Bogor Kota membebaskan dua calon tenaga kerja wanita (TKW) yang disekap di sebuah penampungan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa kemarin.

Kedua calon TKW yang berasal dari Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Indramayu ini berinisial AS dan ES.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Didik Purwanto, pembebasan kedua orang tersebut menyusul adanya laporan dari warga yang merupakan keluarga dari seorang calon TKW asal Cianjur.

“Kepada keluarganya, calon TKW ini mengatakan bahwa dia disekap di Kota Bogor,” kata Didik, Rabu (4/4/2018).

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penelusuran dan menemukan keberadaan PJTKI tempat penampungan korban. “Di lokasi tersebut kami menemukan ada dua orang calon TKW dan membebaskan mereka,” jelas Didik.

Pemilik agen penyalur TKI juga ikut digelandang ke Mapolresta Bogor Kota untuk dimintai keterangan terkait penyekapan tersebut. “Korban maupun pemilik perusahaan sudah kita amankan,” terang Didi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pemilik PJTKI tersebut memaksa AS dan ES untuk membayar uang sebesar Rp 20 juta per orang. Uang tersebut sebagai tebusan sekaligus uang pengganti operasional keduanya saat menjadi TKW. “Kita akan terus melakukan pemeriksaan dan mengembangkan kasus ini,” kata dia.

Sementara itu, kedua korban rencananya akan menjalani pemulihan trauma sebelum dipulangkan ke pihak keluarganya masing-masing. Polisi juga masih memeriksa secara intensif seorang pengelola perusahaan TKI tersebut, sekaligus menggali adanya indikasi tindak pidana lain dalam kasus dugaan penyekapan TKW tersebut.

SUMBER: Liputan6.com

Pesan Taksi Online, Pemuda Asal Bogor Dikeroyok di Surabaya

BOGOR DAILY-Daus (22) tak menyangka kedatangannya ke Surabaya disambut pengalaman tak mengenakkan. Saat baru turun dari kereta api, ia malah diserang sejumlah remaja di Stasiun Pasar Turi.

“Penyerangan itu terjadi pada dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar Kapolsek Bubutan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat dikonfirmasi di Surabaya.

Kejadian bermula saat pria asal Bogor, Jawa Barat itu hendak memesan taksi online di depan stasiun. Belum juga dipesan, tiba-tiba beberapa remaja mengeroyoknya.

“Semula kami amankan enam remaja yang diduga sebagai pelaku penyerangan terhadap korban,” ucap Ferra.

Salah satu remaja itu diketahui membawa sebilah pedang. Menurut Ferra, setelah melalui pemeriksaan panjang di Polsek Bubutan Surabaya, dua remaja berinisial AA (20) dan MG (19) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya warga Kota Surabaya.

Ferra mengungkapkan, salah seorang tersangka, AA, membawa sebilah pedang sepanjang 60 sentimeter. Sementara, empat orang lainnya tidak terbukti mengeroyok korban.

“Mereka hanya menyaksikan dua tersangka ini memukuli korban,” katanya.

Ferra memastikan motif penyerangan adalah kriminal murni. “Mereka ingin merampas telepon seluler milik korban,” ucapnya. Dia meyebutkan korban pengeroyokan hanya mengalami luka ringan. “Korban Daus sudah melanjutkan perjalanan setelah sempat kami mintai keterangan tadi pagi,” katanya.

Innalillahi…. Pemotor Tewas Digilas Truk Elpiji di Caringin

BOGOR DAILY-Seorang pria pengendara sepeda motor tewas usai terlindas truk tangki elpiji milik Pertamina di ruas Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kanit Lakalantas Polres Bogor Iptu Asep Saepudin mengatakan kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor bernomor polisi F 5597 IQ hendak keluar gang menuju jalan raya sekira pukul 13:50 WIB.

“Korban kemudian hendak menyebrang dengan memotong arus. Namun korban bersenggolan diduga dengan mobil ambulance yang bergerak dari Ciawi menuju Sukabumi,” katanya, Selasa (3/4/2018).

Nahas, usai bersenggolan korban pun terjatuh dari motornya dan terlindas truk tangki elpiji Pertamina bernomor polisi F 9246 WB yang dikendarai oleh Nandang (67) dari arah Sukabumi menuju Ciawi.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka parah di bagian kepalanya,” jelas Asep.

Saat ini, korban yang belum diketahui identitasnya itu sudah dibawa ke RSUD Ciawi. Sementara, polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mencari mobil ambulance yang melarikan diri.

“Korban sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk kami identifikasi. Kami juga masih memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian dan mencari mobil ambulance yang diduga menyenggol motor korban,” tandasnya

Menara Eiffel Ada di Bogor Lho, Nih Lokasinya…

BOGOR DAILY-Sebagai kota yang memiliki banyak keindahan alam, Bogor memiliki berbagai destinasi alam yang menakjubkan. Tak hanya alam yang bisa dinikmati ketika berwisata ke Bogor. Traveler juga bisa berkunjung ke destinasi yang lagi hits yaitu Devoyage.

Devoyage merupakan taman wisata dengan konsep perkampungan Eropa yang terletak di Bogor Nirwana Residence. Ketika berada di sini, traveler seolah berada di Eropa. Bahkan, tanpa harus ke Paris, Anda bisa menikmati keindahan menara Eiffel.

Berkunjug ke Devoyage, Anda akan disajikan pemandangan desa yang memiliki arsitektur bangunan Eropa. Di sini, Anda juga bisa menjumpai restoran dengan konsep menu Eropa.

Taman wisata dengan konsep alam eropa terdiri ini dari bangunan desa, miniatur ikonik Menara Eiffel, kincir angin, kebun binatang mini, rumah foto, rumah permainan, rumah cenderamata dan naik perahu berkeliling devoyage di sungai.

Destinasi yang kekinian ini menjadi incaran traveler di Bogor dan sekitar Jakarta. Tempatnya menarik dan cocok dijadikan spot foto. Seperti yang diunggah dalam instagram @rikyknwn. Beberapa miniatur yang terkenal di Eropa ini, seperti sungguhan.

“Destinasi yang lagi hits banget di Kota Bogor ini namanya Devoyage. Menawarkan kamu spot-spot berfoto ala-ala di landmark Eropa. Cocok buat kamu yang suka hunting foto, lokasinya pun gak jauh dari pusat kota,” tulisnnya.

Bagi pencinta foto, Anda bisa berburu spot foto yang memiliki 150 lokasi di dalamnya. Sementara itu, untuk wahana devoyage di antaranya ada perahu cano, hingga suvenir shop.

Wisata terbaru ini akan buka pada pertengahan April 2018. Letaknya berada di kawasan Bogor Nirwana residence, yakni di Jalan Boulevard Muyaharja, Bogor Selatan. Bagaimana, apakah Anda tertarik mengunjungi tempat wisata yang lagi hits di Bogor ini?

Barang Ludes, Korban Kebakaran di Bogor Ngungsi ke Tempat Ini

BOGOR DAILY- Tak ada barang berharga yang berhasil diselamatkan oleh korban kebakaran di Jalan Durian Raya, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Selasa (3/4/2018) sekitar pukul 04.00 WIB.

Tujuh rumah hangus dilalap api, 11 rumah lainnya tak luput dari dampak besarnya api. Pemilik rumah yang terbakar kini diungsikan ke Pondok Pesantren Darul Ullum, Bantar Kemang, Kota Bogor.

Asep ketua RW 5 mengatakan bahwa warga korban kebakaran yang mengungsi hanya membawa baju yang mereka pakai saja. “Sudah engga ada yang diselamatin karena api sudah membesar angin juga kencang,” katanya.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan validasi data korban kebakaran.Bukan hanya itu pihaknya juga sedang mendata apa saja yang dibutuhkan oleh warga. “Sejak kita mendapat kabar, rekan-rekan damkar dan maayarakat sudah turun, dan sekarang kita bersama aparatur wilayah da  potensi relawan sedang melakukan validasi data, berapa jumlah pengungsi, berapa jumlah balita dan anak-anak,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan korban kebakaran Dinsos Kota Bogor pun menurunkan mobil dapur umum. Komandan Regu Dapur Umum Tagana Kota Bogor Madsari mengatakan bahwa sampai siang ini hingga malam nanti persediaan makanan masib cukup. “Sekarang kita masak nasi goreng sama mi goreng, Insya Allah sampai malam cukup, nanti mungkin ada bantuan lagi dari BPBD,” katanya.

 

Jalan Sukabumi Menuju Bogor Mengular Akibat Kecelakaan

BOGOR DAILY-Kemacetan panjang terjadi di Jalur Sukabumi tepatnya di ruas Jalan Raya Siliwangi, Cicurug, akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan, Selasa (3/4/2018) pagi.

Dari arah Bogor menuju Sukabumi, kemacetan terjadi dari ruas jalan raya Hr. Edi Sukma Cigombong Kabupaten Bogor hingga pintu masuk jalan alternatif Cicurug, Tenjoayu, tempat kecelakaan terjadi.

Sedangkan dari arah Sukabumi menuju Bogor kendaraan mengular di Jalan Siliwangi, tepatnya dari depan Pasar Cicurug hingga pintu masuk jalan alternatif Cicurug.

Petugas Dishub Kabupaten Sukabumi mengurai arus lalu lintas di lokasi kecelakaan. | Sumber: Rawin Soedaryanto

Kondisi ini terjadi akibat empat kendaraan yang terlibat kecelakaan yaitu truk kontainer B 9076 XA, truk F 8990 SS, Suzuki Splash B 1263 KYI dan Suzuki Carry box F 8770 AM masih dalam proses evakuasi.

Hingga kini petugas kepolisian bersama Dishub Kabupaten Sukabumi masih melakukan pengaturan arus lalulintas untuk mengurai laju kendaraan.

“Kecelakaan ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Dampaknya hanya tersendatnya arus lalulintas. Saat ini kita berupaya mengevakuasi kendaraan dan mengurai arus lalu lintas,” ujar Kanit 2 Lantas Polsek Cicurug Aiptu Sugino.