Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 8821

Siswa yang Pukul Guru Sampai Tewas Resmi Tersangka

0

BOGOR DAILY-Institusi pendidikan kembali tercoreng dengan munculnya kasus penganiayaan guru oleh siswa.  Pada Kamis (1/2) kemarin seorang guru di Sampang, Madura dikabarkan tewas usai dianiaya oleh muridnya.

Guru tersebut bernama Ahmad Budi Cahyono. Ia adalah guru mata pelajaran Seni Rupa di SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang Madura. Menurut keterangan, Budi adalah seorang guru honorer yang hanya digaji 400 ribu sebulan.

Kasus penganiayaan ini sendiri terjadi bermula pada saat Budi sedang mengajar di ruang kelas XI SMA Negeri 1 Torjun. Pada saat proses belajar, seorang siswa berinisial MH disebut tidak fokus mendengarkan pelajaran dan mengganggu temannya. Kemudian korban menegur siswa tersebut, namun tak dihiraukan.

Merasa tidak bisa diperingatkan dan semakin menjadi, korban akhirnya mencoret bagian pipi MH dengan cat lukis. Merasa tidak terima, MH kemudian memukuli korban.

Singkat cerita, korban kemudian pulang dan beristirahat. Sempat mengeluh kesakitan pada lehernya, Budi dilarikan diri ke rumah sakit. Namun, dokter menyatakan bahwa Budi telah meninggal beberapa saat kemudian karena mengalami mati batang otak

Usai menyelidiki kasus dugaan penganiayaan tersebut, saat ini polisi sudah resmi menetapkan MH sebagai tersangka. Penetapan tersangka berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan polisi. Kedua alat bukti tersebut, yakni hasil visum serta keterangan saksi yang melihat kejadian.

“Kita tidak mengejar tersangka karena anak-anak, tetapi yang kita kejar bukti pertama adalah saksi ahli berupa visum et repertum, dan kedua adalah saksi yang melihat, mendengar, menyaksikan, melerai pemukulan guru itu atau korban,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim. “Yang bersangkutan sudah kita tahan. Karena yang bersangkutan di bawah umur maka kita tempatkan di ruang khusus.” tambahnya

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Torjun, Budi selama ini dikenal sebagai guru yang baik dan multitalenta. Sedangkan tersangka MH memang dikenal sebagai seorang siswa yang nakal dan punya banyak catatan negatif di guru BK.

Gedung Wisma Nusantara 3 DPR Terbakar

0

 BOGOR DAILY- Kebakaran melanda Gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Februari 2018, sekira pukul 07.45 WIB.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Hardisiswan mengatakan, si jago merah menyala di lantai 4, Gedung Wisma Nusantara 3 MPR/DPR.

“Dugaan korsleting listrik pada dispenser di lantai 4,” ujarnya, Sabtu, 3 Februari 2018.

Lima unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Api sudah padam sekira pukul 09.00 WIB, meski sempat dapat kendala. “Kendala asap atau powder APAR tebal di ruangan,” katanya.

Dia menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Belum diketahui jumlah kerugian akibat peristiwa itu.

Sumber: Viva.co.id

Ow..ow.. Satpam Cantik Bikin Cowok Klepek-klepek

0

BOGOR DAILY- Satpam identik dengan profesi yang dilakoni kaum laki-laki karena pekerjaan ini menuntut ketangkasan fisik. Lalu apa jadinya bila posisi satpam dipegang oleh seorang wanita berhijab berparas cantik dan manis?

Memang terdengar aneh, tapi itulah profesi yang dipegang oleh wanita cantik bernama Nuryin Oktaviyanti ini. Nuryin diketahui bekerja sebagai satpam di sebuah bank syariah di Surabaya. Selama bekerja, ia tak pernah melepaskan jilbabnya.

Sebelum jadi satpam, rupanya Nuryin dulu bekerja sebagai SPG sebuah produk. Saat menawarkan produk ke bank, ia mengaku malah ditawari kerja di bank. Karena ia sudah menikah dan memiliki dua anak, ia tidak mungkin jadi teller dan ia pun menerima tawaran jadi tim security di bank itu.

Nih Foto-fotonya

Siapa Lagi Menyusul Tiga Kades Ini ke Bui?

BOGOR DAILY- Tiga kepala desa (kades) di Bumi Tegar Beriman harus menenggak pil pahit di awal tahun. Akibat ulahnya ‘bermain’ proyek, para pejabat desa itu terpaksa dijebloskan ke jeruji besi. Dari tersangkut duit proyek pemerintah hingga terbelit kasus suap pembelian lahan. Akankah ada lagi kades yang menyusul?

Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepolisian Resor (Polres) Bogor terhadap Kades Gunungputri Miming Saimin, menambah panjang daftar kades yang terjerat kasus pidana. Di awal pekan ini, Kades Tamansari Gumilang Suteja ditangkap Kejari Cibinong karena kasus proyek fiktif. Tak lama, menyusul Kades Batutulis Endang dan Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Nanggung yang ditangkap karena kasus pemotongan dana Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Terakhir, Polres Bogor menangkap Miming atas dugaan pungutan liar dalam proses administrasi pembelian tanah di wilayah Gunungputri.

Informasi yang dihimpun, OTT tersebut bermula dari laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi suap pengurusan dokumen pembelian tanah senilai Rp20 juta. Akhirnya, petugas Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor datang ke sebuah rumah makan di kawasan Sentul, Kecamatan Babakanmadang, sekitar pukul 14:00 WIB.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, kasus tersebut merupakan kasus jual beli tanah seluas 470 meter persegi melalui pelaku alias MS yang menjabat kades. “Korban sebelumnya telah membayar Rp210 juta secara bertahap kepada pelaku untuk biaya pembelian tanah, termasuk biaya pengurusan surat-suratnya,” bebernya.

Dicky menambahkan, ternyata MS meminta tambahan biaya Rp20 juta untuk pengurusan surat-surat dengan alasan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah naik sehingga memengaruhi kenaikan biaya pengurusan surat-surat tersebut. “Padahal berdasarkan keterangan pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor, tak ada kenaikan NJOP di wilayah tersebut. Kemudian disepakati akan ada pertemuan di RM Sentul City antara korban dengan MS untuk pembayaran uang Rp20 juta tersebut,” bebernya.

Adanya informasi tersebut, lanjutnya, Unit Tipikor Polres Bogor melakukan penyelidikan dan yang bersangkutan tak berkutik saat tertangkap tangan menerima uang dalam amplop Rp20 juta dengan pecahan Rp100 ribu. “Pelaku langsung kami amankan setelah tertangkap tangan menerima uang dalam amplop Rp20 juta, satu buah kalkulator, satu unit kendaraan roda empat dan dua buku desa serta kuitansi. Pelaku diancam hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp250 juta,” ujar Dicky.

Sedangkan kasus Kades Batutulis ED dan Supriyadi alias Kijing selaku Kasi Ekbang Kecamatan Nanggung, terungkap karena adanya laporan dari warga Desa Batutulis terkait adanya penyelewengan dana RTLH. Adanya informasi tersebut, Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Bogor kemudian melakukan penyelidikan ke Desa Batutulis dengan melakukan wawancara terhadap warga penerima bantuan yang namanya tercantum dalam laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan dari 2013, 2015 dan 2016. “Dari hasil penyelidikan bahwa benar di Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, telah menerima bantuan Rutilahu dari 2013, 2014, 2015 dan 2016 total Rp987.500.000 yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Bogor,” terangnya.

Dari proses penyidikan tersebut, lanjutnya, terungkap bahwa tersangka Endang selaku kades telah melakukan pemotongan dana bantuan RTLH dari 2013 hingga 2016 total Rp185.700.000, dari seluruh bantuan RTLH Rp987.500.000. Uang hasil pemotongan yang dilakukan Endang, sebagian dananya diberikan kepada Supriadi selaku Kasi Ekbang Kecamatan Nanggung Rp17.750.000. “Uang tersebut terkait pengurusan proposal dan laporan pertanggungjawaban dana bantuan RTLH Desa Batutulis dengan merekayasa tanda tangan Camat Nanggung. Setelah P21, pada Rabu (31/1), kedua tersangka tersebut selanjutnya dilakukan penahanan di Lapas Pondok Rajeg,” ungkapnya.

Sementara pada Senin (29/1), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor resmi menetapkan Kades Tamansari Gumilar Suteja sebagai tersangka tipikor dana bantuan pembangunan infrastruktur di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Kepala Kejari Kabupaten Bogor Bambang Hartoto didampingi Kasi Pidsus Fransisco Tarigan mengatakan, penahanan dilakukan karena Teja Gumilar telah melakukan korupsi aliran dana lima proyek yang mangkrak sehingga kerugian negara mencapai Rp350 juta. ”Lima proyek fiktif sejak 2015-2017, hingga kini belum jelas uangnya ke mana,” katanya kepada wartawan, Senin (29/1).

Dia melanjutkan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan tersangka Teja mengaku bahwa pekerjaan bisa mangkrak lantaran dana itu dipinjam salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor. ”Semua itu masih proses. Sejauh ini yang bersangkutan belum bisa membuktikan uang itu memang dipinjam atau tidak oleh terduga yang disangkakan,” bebernya. Sejauh ini pihaknya mengaku masih menetapkan tersangka tunggal. ”Kita masih menetapkan satu tersangka. Yang pastinya instansi yang mengurusi proyek-proyek ini akan kita panggil,” pungkasnya. Teja terancam hukuman penjara pidana satu tahun karena melanggar Pasal 2 dan 3, UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor Deni Ardiana menyatakan akan memberhentikan mereka untuk sementara dari jabatannya. “Pemberhentian sementara setelah ada keterangan dari kepolisian atau kejaksaan terkait status hukum mereka dalam kasusnya,” katanya, Kamis (1/2/2018).

Selama periode kepemimpinan Bupati Bogor Nurhayanti, terdapat tujuh kades yang tersangkut kasus serupa. Deni menyebutkan salah seorang kades telah diberhentikan permanen setelah ada keputusan pengadilan yang menyatakannya bersalah dan terbukti melakukan tindak pidana atau pelanggaran hukum.

Selama 2017, Deni juga menyebutkan tiga kades lain yang diberhentikan sementara setelah dijadikan tersangka kasus penyalahgunaan wewenang dan korupsi. Mereka adalah Kades Sukaharja Kecamatan Ciomas, Kades Banjarbaru Kecamatan Ciawi dan Kades Hambalang Kecamatan Citeureup. (lihat grafis)

Sementara tiga kasus di awal 2018, antara lain kasus proyek infrastruktur fiktif di Desa Tamansari Kecamatan Tamansari, korupsi dana bantuan RTLH di Desa Batutulis Kecamatan Nanggung dan terakhir pungutan liar pengurusan administrasi.

Warga Parungpanjang Jual Duit Dolar Palsu Rp,3,9 Miliar

BOGOR DAILY- Sepak terjang Ida alias IS (58) sebagai penjual duit palsu di Parungpanjang telah berakhir. Aksinya yang menjual ribuan lembar dolar palsu berhasil digagalkan Subdit 6 Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sampai-sampai jajaran polisi menggerebek rumah Ida di kawasan Cilangkap, Lumpang, Parungpanjang, Bogor, Jumat (19/1) malam.

Alhasil, lima pengedar uang palsu dibekuk polisi. Mereka yakni AS (60) penjual, Yadi alias YM (59) pemilik, DP (33) penjual, Ida alias IS (56) pemilik dan R (50) pemilik.

Sebanyak 3.000 lembar uang pecahan USD 100 ribu pun turut disita sebagai barang bukti. “Awalnya pada Kamis (18/1), anggota Unit III melakukan penelusuran dan berhasil mengamankan pelaku di depan SMP di kawasan Serpong Raya, Tangerang Selatan. Anggota berhasil menangkap tersangka AS dan DP serta mengamankan barang bukti 3.000 lembar uang kertas palsu pecahan USD 100,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (1/2).

Argo mengatakan, berdasarkan keterangan dua pelaku, uang palsu itu dibeli dari tersangka YM. Pelaku ini mengontrak di sebuah perumahan kawasan Cibodas Sari, Cibodas, Tangerang. “Atas informasi tersebut, polisi langsung menuju lokasi dan berhasil menangkap YM pada Kamis (18/1) malam. Tersangka mengaku membeli uang 3.000 lembar tersebut dari tersangka IS Rp16 juta,” ujarnya.

Polisi akhirnya menangkap tersangka IS di rumahnya di kawasan Cilangkap, Lumpang, Parungpanjang, Bogor, Jumat (19/1) malam. Kepada petugas, IS mengaku mendapat uang palsu tersebut dari tersangka R.

Polisi kemudian menangkap R di kawasan Kaserengan, Ciruas, Serang, Banten, Selasa (23/1). “R mengaku mendapatkan uang dari tersangka O yang saat ini masih DPO, masih kami kejar. Nanti dari O bisa diketahui apakah uang ini cetak sendiri atau dari mana. Sindikat ini merupakan jaringan terputus, jadi antara pemilik dan penjual tidak saling kenal,” kata Argo.

Menurut Argo, satu lembar dolar palsu tersebut dijual Rp4 ribu. Dari total 3.000 lembar dolar palsu tersebut jika dikurs ke dalam rupiah, yaitu seharga Rp3,9 miliar. “Atas ulahnya, para pelaku diancam Pasal 245 KUHP tentang Pemalsuan Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Argo.

Sementara saat ini masih dilakukan pemeriksaan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/09/K/1/2018/Sek Bks Utara guna pengusutan lebih lanjut.

Gawat! KPU Bogor Temukan Identitas Palsu di Berkas Perseorangan

BOGOR DAILY- Aksi curang ”pemilih siluman” mengancam perhelatan pilkada serentak di Bogor. Di pekan pertama masa verifikasi faktual berkas pendukung calon persorangan, panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bogor menemukan sejumlah data fiktif. Bentuknya: ada satu nama pemilih dengan dua KTP berbeda.

Tak hanya itu, indikasi pemalsuan juga terdapat pada nomor induk kependudukan (NIK) yang direkayasa. Kemudian, pada kolom gambar wajah di fotokopi salah satu KTP tampak seperti sengaja diburamkan.

Dugaan data fiktif tersebut ditemukan KPU Kabupaten Bogor pada proses verifikasi faktual terhadap pasangan calon kepala daerah jalur perseorangan. Setelah menerima koordinasi KPU, Panwaslu bertindak cepat dengan menindaklanjuti temuan tersebut.

”Temuan itu pada berkas dukungan pasangan calon yang maju di Pilbup Bogor. Kita memantau terus di lapangan, karena masih dalam tahap verifkasi faktual,” ujar divisi pencegahan dan hubungan antarlembaga Panwaslu Kabupaten Bogor, Burhan.

Menurut Burhan, kasus tersebut banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Nanggung, Megamendung, dan Pamijahan. Untuk sementara, Panwaslu masih belum dapat memastikan berapa jumlah pasti berkas yang direkayasa karena proses verifikasi masih terus berlangsung.

”Yang pasti, itu termasuk pelanggaran pemilu,” cetusnya.

Merujuk pada Undang-Undang nomor 10 tahun 2016, tentang Pilkada Pasal 185a, kata Burhan, aksi memalsukan berkas dukungan adalah pelanggaran pidana.

Disebutkan dalam Undang-Undang tersebut, setiap orang yang dengan sengaja memalsukan daftar dukungan terhadap calon perseorangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp36.000.000,00 dan paling banyak Rp72.000.000,00.

”Kami masih dalami ini. Termasuk, apakah nanti ancaman sanksi berlaku terhadap pelaku pemalsu berkas, atau pelanggaran terhadap pasangan calon yang mendapat berkas dukungan palsu,” ujarnya.

Sampai Maret, Contra Flow Berlaku di Jalan Solis

0

BOGOR DAILY-Arus lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) kian membuat para pengendara tersiksa. Pemberlakuan contraflow hingga kini masih diberlakukan bahkan sampai Maret mendatang. Hal itu pula yang membuat antrean kendaraan yang bisa mencapai 2 kilometer ketika jam sibuk berlangsung.

Pantauan Radar Bogor, kamis (1/2/18) sore lalu lintas Sholis padat dilalui kendaraan. Untuk menuju Jalan Sholis, kemacetan sudah terjadi dari Jalan Abdullah Bin Nuh, tepatnya di depan Dealer Nissan-Datsun.

Setelah ditelusuri, kemacetan menuju Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) muaranya terjadi sebelum memasuki area contraflow yang terletak di sekitar P57.

Dari arah berlawanan antrean kendaraan juga terjadi hingga 2 kilometer. Atau tepatnya dari depan Alfamart Kedungbadak hingga memasuki contraflow di sekitar P57. Tapi, selepas contraflow menuju Yasmin lalu lintas Sholis justru lengang.

Jembatan Cijujung Kabupaten Bogor Ambruk

BOGOR DAILY-Jembatan Cijujung di Kampung Purabakti RT 02/04, Desa Cijujung, Kecamatan Cibungbulang ambruk sekitar pukul 20.00 WIB, Senin malam(29/1/18).

Salah satu akses utama menuju Kecamatan Ciampea dan Leuwiliang itu, ambruk karena rapuh karena telah berusia lebih dari 30 tahun. Penyebabnya hingga kemarin, masih belum diketahui.

Ketua RT 02 Kampung Purabakti, Desa Cijujung, Kecamatan Cibungbulang, Ali Husman menjelaskan, tidak ada hujan atau angin yang menyebabkan jembatan ambruk. Sehingga membuat sebagian rumahnya rusak.  Ia menduga karena konstruksi bangunan yang telah uzur.

Dirinya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki. “Mungkin karena pengaruh air deras, membuat turab penyanggah jembatan itu semakin terkikis, hingga terdampak pada rumah saya. Kalau tidak ada perbaikan tentu akan terdampak longsor pada rumah saya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciampea,  Andri Wistianto mengaku sudah meninjau ke lokasi amruknya jembatan tersebut.

“Iya, tadi lihat ke sana juga. Sudah kami  laporkan ke dinas, supaya ada penanganan darurat dan segera dianggarkan,” singkatnya.

Jokowi Resmikan 9 Bandara dari Kalimantan Sampai Papua

0

BOGOR DAILY-Sembilan Bandara siap diresmikan tahun ini. Bandara itu adalah Maratua di Kalimantan Timur, Bandara Morowali di Sulawesi Tengah, Bandara Letung di Anambas Kepulauan Riau.

Bandara Tebelian di Sintang Kalimantan Barat, Bandara Radin Inten II di Lampung, Bandara Namniwel di Buru Maluku, Bandara Werur di Papua Barat, Bandara Koroway Batu di Papua, dan Bandara APT Pranoto di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan bisa meresmikan sembilan bandara itu.

“Kami menargetkan bandara-bandara tersebut bisa diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Februari hingga Juni tahun 2018 ini. Dengan demikian bandara bisa beroperasi dengan optimal sesuai peruntukannya dan mampu meningkatkan perekonomian di daerah sekitarnya,” kata Agus, dalam keterangan tertulis, Kamis (1/2/2018).

Pekerjaan sembilan bandara diinisiasi oleh Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub sejak 2014 lalu. Bandara-bandara tersebut tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia dan sebagian besar terletak di daerah yang masih belum berkembang.

“Bandara-bandara tersebut kami bangun dengan pertimbangan dapat memberikan dampak secara ekonomi, budaya dan pariwisata. Di antaranya untuk membuka akses transportasi yang lebih cepat, membuka akses keterisoliran daerah, membuka gerbang ekonomi terutama memperlancar arus investasi yang masuk serta pengembangan pariwisata dan sebagainya,” terang Agus.

Agus mengatakan, semua pembangunan bandara tersebut menggunakan anggaran Ditjen Perhubungan Udara dari APBN. Sementara, untuk pengelolanya adalah Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Ditjen Perhubungan Udara.

Namun, tidak tertutup kemungkinan nantinya bandara-bandara tersebut dikerjasamakan dengan pihak lain yang mempunyai sertifikat Badan Usaha Bandar Udara ( BUBU) baik dari BUMN maupun swasta jika berkemampuan sesuai UU Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

“Dengan dikerjasamakan pihak lain, bandara akan bisa lebih berkembang dan biaya pemeliharaan yang sebelumnya dari pemerintah bisa dialihkan untuk pembiayaan pembangunan bandara di tempat lain,” kata Agus.

Semua bandara baru tersebut mempunyai panjang landasan lebih dari 1.200 meter, sehingga bisa didarati pesawat sejenis ATR 42 (turboprop). Menurut Agus, pembangunan bandara tersebut sebagai wujud nyata dukungan Ditjen Perhubungan Udara terhadap program Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Terutama Cita ke 3 dan ke 7. Dalam Cita ke-3 dituangkan program membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Sedangkan Cita ke-7 tertuang program mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” ujar Agus.

Agus menjelaskan bandara tersebut sudah memenuhi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Di antaranya dengan adanya sarana dan prasarana penunjang seperti peralatan navigasi penerbangan, Pertolongan Kecelakaan Penerbangan–Pemadam Kebakaran (PKP-PK), gedung perkantoran, gedung terminal dan sebagainya.

Yuk, Cek Bisnis Tanpa Modal Disini

0

BOGOR DAILY-Banyak orang membahas topik tentang bisnis dan tertarik untuk memulai bisnis baru. Apalagi jika bisnis itu bisa dimulai tanpa modal, tapi menghasilkan keuntungan besar.

Menjalankan bisnis yang awalnya memang tidak butuh modal materil misalnya menjadi dropshippper, menulis artikel untuk orang lain, menyediakan jasa backlink, dan lain-lain.

Intinya untuk menjalankan untuk menjalankan bisnis itu memang perlu mengeluarkan modal walaupun tidak besar. Untuk lebih jelasnya beberapa contoh bisnis tanpa modal besar yang bisa dikerjakan oleh siapapun yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, baik secara online ataupun offline.

Berikut ini adalah beberapa contoh bisnis yang dijalankan tanpa membutuhkan modal uang yang besar:

1. Menjadi penulis Lepas
Dalam menjalankan profesi sebagai menjadi penulis merupakan salah satu usaha tanpa modal yang bisa dikerjakan di rumah secara online jadi membutuhkan koneksi internet dan sebuah laptop. Setiap bulannya pemilik website selalu mengirimkan pembayaran atas tulisan yang sudah dibuat oleh seorang penulis.

Jika menurut Anda biaya internet dan fasilitas pendukung lainnya tidak dianggap sebagai modal atau biaya, maka menjadi penulis lepas bisa disebut sebagai bisnis tanpa modal.

2. Menjadi reseller sebagai penjual produk orang Lain
Keuntungan menjadi seorang reseller, anda tidak usah pusing dalam membuat sebuah produk yang akan dijual. Hanya saja perlu fokus pada proses marketing dan penjualan produk lain tentunya harus memastika produk yang akan dijual itu bagus.

Salah satu contoh reseller dalam bisnis offline misalnya menjual kue buatan orang lain dengan menjual produk orang lain bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga dari pembuat kue tadi.

3. Menjadi blogger
Salah satu bisnis tanpa modal besar yang bisa anda kerjakan yaitu menjadi blogger profesional. Jika anda memiliki blog atau website dengan trafik pengunjung yang tinggi maka sangat bisa dipastikan bahwa hal itu bisa memberikan penghasilan rutin.

4. Menjual jasa
Bisnis penyedia jasa sebenarnya bisa dikerjakan dengan tanpa modal yang besar. Namun pada kebanyakan kasus, bisnis penyedia jasa biasanya membutuhkan modal materiil yang tidak sedikit.

Salah satu contoh bisnis modal kecil dengan menyediakan jasa pada bisnis online adalah menjual jasa penulis artikel. Selain itu menjual jasa SEO (search engine optimization), menjual jasa membuat website, menjual jasa marketing online, dan lain-lain.

5. Menjadi Broker/Agen
Seseorang yang memiliki kemampuan marketing yang baik jika anda termasuk golongan orang yang memiliki kemampuan seperti itu, maka Anda bisa mencoba menjadi seorang broker/agen. Contohnya adalah menjadi seorang agen penjual properti. Keuntungan dari menjual properti bisa dari dua pihak, yaitu dari pemilik properti dan juga dari pembeli properti.

Pemilik properti biasanya akan memberikan tips kepada orang yang berhasil membantunya menjual properti miliknyanya. Sedangkan pembeli yang senang biasanya akan memberikan tip kepada orang yang memberikan informasi dan membantunya menemukan properti yang dia cari.

Dengan belajar terus-menerus dan berusaha menggali potensi bisnis di sekitar anda, pasti anda akan bisa membangun sebuah bisnis yang berhasil. Semoga bermanfaat.