Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8945

Gerai Laundry di Puncak Bogor Meledak, Korban Tambah 1 Orang

BOGOR DAILY– Korban ledakan di Laundry bernama d’Shafa di Jalan Raya Puncak, bertambah satu orang. Ledakan terjadi setelah setrika uap yang dialiri gas tiga kilo itu dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Paru Gunawan (RSPG) Cisarua.

“Korban ada dua ibu Aas ama Ibu Embed. Mereka mengalami luka bakar setelah dari RSPG langsung yang bersangkutan pulang,” ujarnya Kapolsek Cisarua Kompol Sujito, Senin (28/8).

Kendati demikian, lanjut Sujito tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Keduanya bernama Ass (26) dan Embed (32). Sujito menjelaskan, kebakaran dipicu kebocoran tabung gas. Gas dipasang untuk memanaskan mesin uap setrika pakaian.

Kemungkinan ada kesalahan pemasangan. Saat dihidupkan ada kebocoran dan menimbulkan percikan api. Lanjut Sujito, api dipadamkan bukan dengan Damkar (Pemadan Kebakaran) tetapi APAR dan dibantu masyarakat. “Api membesar karena banyak benda plastik di dalammnya,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa terjadi pukul 10.30WIB. Awalnya suara ledakan menggema di lokasi. Api menyembur dari sebuah ruko. Asap hitam membumbung melalui cela-cela jendela.

Tak lama terdengan jeritan wanita. Di susul rauangan suara lelaki minta tolong. “Kebakaran tolong-tolong,” teriakan perempuan.

Warga yang berada di lokasi langsung berusaha memadamkan api. Dengan sumber air seadannya, warga bahu membahu berusaha memadamkan api. Salah satu warga lari membawa APAR (Alat Pemadam Api Ringan). “Apinya aga sulit dipadamkan. Apinya cukup besar karena berbahan plastik,” ujar salar salah satu warga Hamdani (37).

Setelah hampir satu jam, sebelum merambat ke bangunan lain api berhasil dipadamkan.

Water Canon Siaga di Balaikota Bogor

BOGOR DAILY- Satu buah mobil Baracuda dan Water Conan milik Polresta Bogor Kota dipakir di Halaman Plaza Balaikota Bogor sejak tadi malam, Senin (28/8/2017).

Kedua mobil tersebut dipersiapkan untuk aksi demo tolak Wahabi yang akan dilakukan oleh warga Bogor Utara. “Ini untuk antisipasi demo,” Kata Kasubag Humas Polresta Bogor Kota AKP Syarif Hidayat.

Polisi juga sudah mengamankan tiga titik kumpul massa aksi. Berikut pembagian massa:

Wilayah Bogor Utara : Titik kumpul di Makam Raden Kan’an Kel. Tanah Baru Kec Bogor Utara. Para jamaah dan peserta Aksi Damai yg berasal dari wilayah Bogor Utara, Cibinong dan Sukaraja.

Wilayah Bogor Timur : Titik kumpul di Masjid Raya Bogor  Kel Baranang Siang Kec. Bogor Timur. Para jamaah dan peserta Aksi Damai yg berasal dari wilayah Cianjur, Ciawi, dan Sukabumi.

Dan Wilayah Selatan : Titik kumpul di Masjid Empang Kel Empang  Kec. Bogor Selatan. Para jamaah dan peserta Aksi Damai yg berasal dari wilayah Ciapus, Bogor Barat, dan Ciomas.

Seperti diketahui bahwa hari ini, Selasa (29/8/2017), warga Bogor Utara akan melakukan Aksi Damai menolak Wahabi. Rencannya aksi tersebut akan berlangsung di Kantor BalaiKota Bogor.

ADV : Waspadai, Jajanan di Lingkungan Sekolah

Pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling hakiki bagi manusia. Berdasarkan Undang-Undang Pangan no 18Tahun 2012, Pemerintah wajib menjamin pemenuhan pangan bagi setiap warga Negara. Kewajiban itu tercermin dari tersedianya pangan dalam jumlah yang cukup. Baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif.

Untuk dapat mewujudkan Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kota Bogor melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai berikut :

(1) Menjamin ketersediaan pangan yang beragam dan bergizi;

(2) Menjamin distribusi dan pasokan pangan secara merata;

(3) Menjaga stabilitas harga sehingga tetap terjangkau oleh masyarakat;

(4) Menjamin Mutu dan Keamanan Pangan yang tersedia, serta

(5) Memastikan kualitas konsumsi pangan masyarakat Kota Bogor sesuai kaidah B2SA-H (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman dan Halal).

Dinas Ketahanan Pangan dikukuhkan pada awal tahun 2017.  Dinas ini merupakan wajah baru dari Kantor Ketahanan Pangan yang dibentuk Tahun 2009.  Memiliki 4 bidang yang masing-masing menangani 4 subsistem Ketahanan Pangan. Keempatnya adalah

  • BidangKetersediaandanKerawananPangan;
  • BidangDistribusiCadanganPangan,
  • BidangKonsumsidanPenganekaragamanPangan, serta
  • BidangKeamanan

Bidang Keamanan Pangan terdiri dari 2 seksi yaitu Seksi Pengawasan Keamanan Pangan dan Seksi Kerjasama dan Informasi Keamanan Pangan.  Tupoksi Bidang keamanan Pangan yaitu Memastikan Mutu dan Keamanan Pangan Segar dan pangan Olahan Non Kemasan, termasuk Pangan jajanan yang beredar di Kota Bogor.

Berdasarkan hasil uji mutu yang dilaksanakan sejak Tahun 2009, baik pangan segar maupun pangan olahan non kemasan, masih banyak ditemukan pangan yang tidak aman. Ditandai dengan ditemukannya bahan berbahaya pada pangan, antara lain pengawet (formalin danboraks), pewarnatekstil (Rhodamin B dan Methyl Yellow), cemaran logam berat, terutama timbal (Pb), residupestisida, dan cemaran Bakteri Pathogen, yaitu Salmonella dan Escherichia coli.

Bahan berbahaya pada pangan ini banyak ditemukan pada jajanan anak sekolah, baik di kantin, maupun dilingkungan sekitar sekolah.  Hasil Uji mutu pangan jajanan di beberapa sekolah dasar di Kota Bogor Tahun 2016 sebagai berikut :

No. Jenis Jajanan Parameter Uji Positif
1. Mie Kuning Formalin, Boraks
2. Kikil/Kulit Sapi Klorin
3. Sosis Sapi Rhodamin B
4. Mie Goreng Salmonella, E. Coli (9)
5. Mie Salmonella, E. Coli (20)
6. Nasi Kuning Escherichia coli (23)
7. Es Alpukat Escherichia coli (43)
8. Nasi Uduk E. Coli (28)
9. Dodongkal Salmonella, E. Coli (460)
10. Es Sirup Nata de Coco Escherichia coli (4)
11. Roll Salmonella
12. Mie Glosor E. Coli (7)
13. Cilok Salmonella

Berdasarkan hasil uji mutu tersebut, Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan “Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Di Lingkungan Sekolah” dengan sasaran anak-anak sekolah dasar, yang dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2010. Dalam kegiatan itu setiap tahun, hanya 10 sekolah yang dijadikan sasaran kegiatan sosialisasi, terutama sekolah-sekolah dasar yang berlokasi di pusat keramaian dan memiliki banyak pedagang jajanan di sekitar lingkungan sekolah.  Dengan demikian sampai tahun 2017, total sudah 70 Sekolah Dasar dan 10 Sekolah Menengah Pertama / MTs yang telah dikunjungi dalam rangka kegiatan Sosialisasi ini.

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi secara dini kepada anak-anak sekolah tentang pentingnya memilih pangan jajanan yang sehat, amandan halal, selain juga mengkampanyekan pentingnya sarapan pagi dan membawa bekal makanan dari rumah.  Metode sosialisasi dilaksanakan melalui pemberian materi tentang keamanan pangan. Mulai dari potensi bahaya pada pangan jajanan, akibat jajan sembarangan dan potensi penyakit yang ditimbulkan serta cara memilih jajanan yang sehat dan aman. Penyampaian materi dilakukan dengan diselingi permainan-permainan menarik, doorprize, sulap, dongeng dan permainan ular tangga raksasa.

Tahun 2016, Kantor Ketahanan Pangan menyelenggarakan “Lomba Kantin Sekolah Sehat Tingkat SD se-Kota Bogor”. Diikuti 12 sekolah yang merupakan 2 perwakilan dari kecamatan masing-masing. Kegiatan itu dilaksanakan sebagai evaluasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi keamanan pangan di sejumlah sekolah dasar di Kota Bogor. Sekaligus untuk melihat potret kantin sekolah di sekolah dasar negeri di Kota Bogor.

Dari hasil penilaian, secara umum, mayoritas kantin di sekolah dasar belum memenuhi kriteria kantin sehat.  Sarana prasarana masih sangat kurang, lokasi berdekatan dengan toilet atau tempat pengumpulan sampah sementara di sekolah. Begitupun kebersihan masih sangat kurang. Sedangkan pangan yang dijual didominasi cemilan-cemilan ringan yang miskin gizi dan minuman es, serta sangat kurang akan pangan olahan sayurdan buah.

Untuk meningkatkan wawasan. pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kantin sekolah sehat, Kantor Ketahanan Pangan melaksanakan pelatihan pengembangan kantin sekolah sehat bagi para guru penanggungjawab kantin di tingkat sekolah dasar se-Kota Bogor. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan penyebaran informasi keamanan pangan melalui pembuatan media promosi berupa poster, kalender dan stiker yang dibagikan kesekolah-sekolah, posyandu, dan kwt se-Kota Bogor.

Untuk melihat potret kantin sekolah tingkat SMP, Tahun 2017 Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan “Lomba Kantin Sekolah Sehat Tingkat SMP/MTs se-Kota Bogor” yang rencananya akan dilaksanakan Bulan September 2017.  Sebelum pelaksanaan lomba, telah dilaksanakan Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan untuk 10 SMP/MTs se-Kota Bogor, dengan sasaran @100 murid per sekolah.

Juga direncanakanakan dilakukan pelatihan dan bimtek pengembangan kantin sekolah sehat untuk para guru penanggungjawab atau pengelola kantin di SMP untuk 80 peserta.  Lomba Kantin Sekolah Sehat Tahun ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan LPPOM MUI. Pemenang lomba direncanakan akan dibina dan difasilitasi sampai mendapat sertifikat Halal dari LPPOM MUI, sehingga diharapkan akan menjadi Kantin Sekolah Sehat, Amandan Halal bersertifikat LPPOM MUI pertama di Kota Bogor.

(Advertorial)

 

Ditinggal Tiga Menit, Motor di Kantor Desa Ciburuy Raib

BOGOR DAILY-Nahas menimpa seorang perangkat Pemerintah Desa (Pemdes) Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kusnadi. Motor Honda Beat putih bernopol F 5429 IA miliknya digondol garong. Ironisnya, motor tersebut raib tepat di halaman kantor desa sekitar pukul 08:20 WIB, kemarin. Kusnadi mengaku hanya meninggalkan motornya sebentar untuk menyimpan tas ke ruang kerja.

Dia mengaku sempat berbicara kepada staf lain untuk izin keluar memantau pengerjaan jembatan. Namun ketika dia hendak berangkat, motor miliknya raib dibawa kabur. ”Saya curiga mungkin saya sudah diikuti dari belakang, karena tak sampai tiga menit dalam kantor pas balik lagi motor tidak ada di tempat,” paparnya.

Dia kemudian meminta rekan kerjanya menyisir kawasan Cigombong untuk mencari motornya. Tapi sayang, meski dicari hingga jalan alternatif maupun Jalan Raya Bocimi motornya tak terdeteksi. ”Saya coba cari bersama rekan karena yakin belum jauh, tapi hasilnya nihil,” bebernya. Sementara itu, rekan kerja Sobarna mengaku cukup kaget dan merasa pencuri motor sangat profesional.

Sebab, motor milik Kusnadi terhalang tiga motor milik rekan kerjanya. ”Dia (Kusnadi, red) cuma ngobrol sama sebentar. Ini pencuri nya sudah profesional, karena dalam hitungan menit motor sudah bisa dibawa kabur, ” pungkasnya

Heboh! Pria Bugil Minta Kawin Menyusup ke Istana Presiden

0

BOGOR DAILY– Seorang pria telanjang mencoba menyusup masuk ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2017) pagi. Pria tersebut mencoba masuk lewat gerbang di Jalan Medan Merdeka Utara yang dijaga ketat pasukan pengamanan presiden dan polisi militer.

Petugas pun langsung mengamankan pria tersebut.  Video yang beredar menunjukkan pria tersebut sempat berontak saat akan diamankan polisi militer.

Kepala Polisi Sektor Gambir Ida Ketut mengatakan, polisi sudah mendapatkan laporan soal insiden ini. “Iya betul,” kata Ida, Senin (28/8/2017).

Motif pria tersebut mencoba masuk ke Istana dengan keadaan tanpa busana masih didalami. Ada dugaan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa.

“Karena dia teriak mau masuk Istana sambil bilang, ‘Saya mau kawin di istana'” ujar Ida

https://youtu.be/PnGGkx_x9K0

Ibu Satu Anak Ini Ke-gap Selingkuh dengan Brondong

0

BOGOR DAILY– Upaya pencarian Ny SNS (34), warga Panjang Jiwo, Surabaya berakhir di sebuah rumah di blok EA 35, Perum Griya Abadi, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (26/8/2017) dini hari.

Di rumah kotrakan berwarna hijau kombinasi warna orange itu, ia digerebek Satuan Ops Gabungan Yustisi bersama Pria Idaman Lain (PIL), Agung (27), warga Tambak Wedi, Surabaya.

Aparat gabungan dari unsur Satpol PP, Intel Kodim 0829, dan Polres Bangkalan itu berjumlah kurang lebih 20 orang. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 23.30. Selain aparat, suami SNS (Candra) beserta putri sulungnya berusia 14 tahun, turut serta dalam pengerebakan. Candra mengungkapkan, istri sahnya pergi begitu saja tanpa sebab dan tanpa berpamitan sejak dua bulan lalu.

Upaya pencarian pun dilakukan hingga akhirnya informasi menuntunnya ke Perum Griya Abadi, Bangkalan. “Minggat begitu saja, tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sebelumnya biasa-biasa saja, tidak ada perubahan sikap. Ia tiba-tiba pergi,” ungkap pegawai sebuah hotel di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya itu.

Candra nampak tegar begitu pintu rumah kotrakan itu akhirnya dibuka.  Setelah selama 30 menit sebelumnya, pintu itu tertutup rapat. Kenyataan pahit di depan matanya, amarah yang menyesakkan dadanya, ia alihkan dengan memeluk erat putrinya.

“Meski ia anak tiri, tapi sudah tinggal bersama kami sejak kecil,” tutur pria bertubuh kekar itu.

Hal berbeda nampak pada SNS. Ia kaget, wajahnya pucat pasi begitu melihat suami dan putri sulungnya berada di hadapannya. Ia kedapatan hanya menggunakan kaos jenis tanktop berwarna merah muda.

Bergegas ia menutupi bagian bawah tubuhnya dengan handuk berwarna putih.  Sementara PIL nya, Agung tengah berada di kamar mandi. Bersama suami sahnya, SNS dikarunia dua anak, laki-laki berusia 7,5 tahun dan perempuan berusia 6 tahun. “Awalnya saya reflek hendak meluapkan amarah. Namun dilarang beberapa anggota Kodim,” ujar Candra

Sebagai pengadu, ia berharap pihak kepolisian bisa memproses secara hukum atas tindakan yang dilakukan istrinya. “Saya juga akan segera memproses cerai, biar cepat selesai,” terangnya.

Sementara itu, Ketua RT 2 Perum Griya Abadi, Rudi Indrawan yang ikut mendampingi penggerebekan itu mengatakan, selama ini dirinya belum pernah menerima laporan ijin tinggal dari pasangan tersebut.

“Informasi dari para tetangga, mereka sudah tinggal di situ selama 1,5 bulan yang lalu. Saya tahu ketika didatangi anggota Kodim,” katanya.

Dalam penggerebekan itu, aparat mengamankan tutup botol, sedotan, dua ponsel, jam tangan dan dompet. Keberadaan tutup botol dan sedotan itu memaksa aparat kembali menggeledah rumah itu.

“Kami belum menemukan bukti-bukti adanya penyalahgunaan narkoba jenis sabu dari pasangan itu. Jika nanti hasil tes urine nya positif, kami arahkan direhab,” kata KBO Narkoba Polres Bangkalan Iptu Eko Siswanto.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo mengungkapkan, penggerebekan itu mendapatkan pasangan di dalam rumah. Di mana seorang perempuannya sudah berkeluarga.

“Status perempuan itu masih istri sah si pengadu (Candra). Di hadapapan penyidik, pasangan itu mengaku telah menikah secara siri,” ungkap Anton.

Untuk menjerat pasangan itu dengan Pasal 284 KUHP tentang perselingkuhan, sedang bersetubuh, atau telah selesai bersetubuhan, penyidik masih terus mendalami dengan mencari bukti-bukti pendukung. “Saat digerebek, mereka tidak sedang melakukan perzinahan. Sementara kami harus menemukan bukti kuat. Seperti sperma atau barang bukti lainnya,” katanya

Lagi! Bayi Perempuan Dibuang Dalam Kardus

BOGOR DAILY– Lagi-lagi kasus pembuangan bayi terjadi. Sebuah kardus berisi bayi perempuan dibuang dekat tong sampah di  BTN Puskopad RT 4/7, Desa Benteng Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (27/8) tadi malam. Saat ditemukan di dalam kardus terdapat popok bayi dan sebotol susu dalam dot.

Kapolsek Ciampea, Kompol I Nyoman Yudhana menerangkan, bayi tersebut pertama kali ditemukan di depan rumah warga dekat tong sampah. “Warga aneh karena ada kardus besar dekat tong sampah depan rumahnya,” ujarnya.

Namun, saat kardus itu dibuka berisi bayi perempuan dengan serta kain, dot serta popok yabg berada didalamnya. “Langsung dibawa ke klinik bidan Ai Gunarsih untuk diperiksa kesehatannya,” ungkapnya.

Setelah diperiksa, bayi malang itu memiliki berat 2,8 Kg, tinggi badan 48 Cm dengan kondisi perut kembung namun sehat. “Diduga sudah lahir sekitar 7 hari lalu, sampai saat ini bayi itu dititipkan di klinik bidan Ai Gunarsih,” katanya.

Gedung Kemendes Lantai 3 Kebakaran Sampai Merembet

0

BOGOR DAILY- Terjadi kebakaran di salah satu gedung komplek Kementerian Desa di Kalibata, Jakarta Selatan. Lalu lintas di depan TMP Kalibata macet total ke segala arah.

Sirine mobil pemadam kebakaran meraung-raung di tengah kemacetan. Lebih dari 13 mobil pemadam kebakaran didatangkan ke lokasi untuk memadamkan api Sirene mobil damkar meraung-raung di tengah kemacetan yang sangat parah.

Akibat kebakaran ini semua jalur di depan TMP Kalibata macet total. Jalan akses dari arah Kalibata menuju Tebet atau Cawang ditutup tepat di depan kantor Kemendes. Arus kendaraan dialihkan ke arah Universitas Trilogi.

Sampai saat ini pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan api. “(Api) di lantai 3, tapi sekarang kayaknya merambat ke lantai 4,” ujar petugas pemadam Tobing RV di lokasi, Senin (28/8/2017).

Belum diketahui dugaan penyebab munculnya asap yang diduga karena adanya kebakaran. Kejadian dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Para pegawai saat ini masih berada di luar gedung menunggu selesainya penanganan dari petugas. Dari luar gedung, tidak terlihat adanya api.

Bedah BUMD di Kota Bogor Bareng GP Anshor, Nih Hasilnya

BOGOR DAILY– Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bo­gor kembali melaks­anakan Forum Ma­lam (Formal) untuk kedua kalinya seba­gai ajang diskusi dan membedah  permasalahan di Kota Bogor.

Berbeda dari sebelumnya, acara formal saat ini bertemakan ”Apa Kabar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor” dengan mendatangkan bebe­rapa narasumber terkait di an­taranya, Ketua Hipmi Kota Bo­gor Muzakkir, Pengamat Hukum Sugeng Teguh Santoso, Dirtek PDAM Kota Bogor Ade Syaban Mau­lana, Dirut PD PPJ Kota Bogor Andi Latif dan Plt Dirut PDJT Rakhmawati

Ketua GP Ansor Rachmat Imron Hidayat mengatakan, seperti yang sebelumnya, diskusi ini bukan untuk mencari kesalahan atau pembenaran, tetapi semua yang hadir untuk memberikan pandangan dan juga solusi terkait permasalahan yang sudah dibahas. sudah dilakukan pada formal

”Mari bersama kita cari so­lusi dari semua permasalahan­nya dan ini juga menjadi pro­ses klarifikasi dari isu-isu ten­tang BUMD Kota Bogor di masyarakat. Kita diskusikan untuk semua seperti apa ki­nerja BUMD selama ini dan manfaat apa yang sudah di­rasakan masyarakat khususnya Kota Bogor,” ujarnya.

Dalam acara formal yang digagas GP Ansor Kota Bogor itu, sejumlah permasalahan terkait PD PPJ, PDJT dan PDAM dikupas tuntas. Dari mulai isu PD PPJ yang mengalami ke­bangkrutan sampai adanya isu perselingkuhan yang dila­kukan oleh karyawan PD PPJ, soal belum terselesaikannya masalah karyawan PDJT hing­ga saat ini dan sebagai penyeimbang antara PDPPJ dan PDJT, dihadirkan PDAM sebagai perusahaan yang ter­bilang cukup maju untuk di­jadikan referensi dalam dis­kusi tersebut.

Diskusi diawali dengan men­gupas berbagai persoalan yang dihadapi PDJT. Dalam kesem­patan itu, Plt Dirut PDJT Rak­hmawati mengatakan, dirinya Bulan Juni 2017 mendapatkan mandat menjadi Plt Dirut dari Walikota dan bertugas selama enam bulan. Saat ma­suk ke PDJT itu, kondisi PDJT sudah sangat kronis dan kro­dit. Persoalan krusial utama adalah masalah gaji karyawan dan kondisi perusahaan yang tidak berjalan.

Terkait masalah adanya ban­tuan dari pihak ketiga dalam perbaikan bus bus PDJT yang rusak, Rakhmawati menjelas­kan bahwa pihak PO bus Sinar Jaya mengaku prihatin dengan kondisi PDJT, dan Sinar Jaya menawarkan bantuan untuk penanganan kondisi bus bus tersebut. Jadi berbagai pihak yang membantu PDJT tidak memiliki implikasi dan indi­kasi apapun selain keprihatinan atas buruknya kondisi PDJT. ”Tugas utama penanganan PDJT salah satunya bagai­mana caranya karyawan PDJT itu mendapatkan gaji. Saya sudah bekerja maksimal mela­kukan apapun untuk PDJT,” terangnya.

Target pada Oktober men­datang sudah bisa diperguna­kan sepuluh bus bantuan dari pemerintah pusat untuk dipergunakan pada jalur jalur kolidor utama PDJT. Harus ada pembenahan menyeluruh ter­kait masalah manajemen di PDJT, karena apabila memaks­anakan sistem manajemen yang ada saat ini, sampai kapanpun tidak akan ada kemajuan ke­majuan. ”PDJT itu perusahaan yang memiliki potensi besar untuk maju di masa mendatang, apabila manajemennya dirubah total. Untuk permodalan dalam memajukan PDJT dibutuhkan sekitar Rp5 sampai 6 Milyar,” paparnya.

Sementara, Dirut PDJT, Andri Latif membantah adanya isu isu terkait PDJT mengalami kerugian atau bangkrut. Menge­nai PDPPJ merugi, jelas bahwa PDPPJ tidak mengalami keru­gian, karena sampai saat ini karyawan masih lancar menda­patkan gaji, bahkan masih mendapatkan deviden peru­sahaan. ”Laba PDPPJ terakhir Rp 1,5 miliar. Jadi tidak benar bahwa PDPPJ mengalami ke­rugian, perusahaan kami baik baik saja,” kata dia.

Ia menjelaskan, PDPPJ terus memberikan pelayanan ke­pada masyarakat dan mem­berikan PAD kepada Pemkot Bogor. Berbagai skema kebi­jakan dalam memajukan se­banyak 12 pasar yang dikelo­la oleh PDPPJ terus dilakukan. Terkait masalah Blok F, saat ini sedang dalam proses akhir persiapan pembangunan oleh pihak ketiga. Kenapa Blok F harus di kerjasamakan, karena PDPPJ tidak memiliki dana untuk membangunnya.

Dirut juga menjelaskan ter­kait masalah isu adanya ka­ryawan PDPPJ yang diduga terlibat kasus perselingkuhan. ”Kami terus berupaya bagai­mana PDPPJ ini mengalami kemajuan kemajuan seperti perusahaan lainnya, sehingga berbagai program kegiatan kita lakukan. Soal permasala­han isu perselingkuhan, intinya apabila kasus itu tidak terse­lesaikan dan mencoreng nama baik perusahaan, maka yang bersangkutan akan ditindak sesuai aturan berlaku. Kita sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk segera menyelesaikan kasus tersebut,” ungkapnya.

Innalillahi, 7 Orang Tewas di Kecelakaan Kebumen

0

BOGOR DAILY– Kecelakaan maut terjadi di Dukuh Alang-alang Amba, Desa Sidomulyo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Sebanyak 7 penumpang tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada hari Minggu (27/8/2017). malam

Kecelakaan terjadi antara mobil Avanza warna hitam nopol T 1316 SL dengan bus Puji Kurnia bernopol B 7853 YZ. Seluruh penumpang mobil Avanza berjumlah 7 orang termasuk di dalamnya satu penumpang yang masih balita meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Kebumen, AKP Willy Budiyanto peristiwa kecelakaan terjadi ketika mobil Avanza bernopol T 1316 SL, melaju dari barat ke timur (arah Purworejo) dengan kecepatan tinggi. Saat itu mobil berusaha menyalip truk di depannya lewat lajur kanan.

“Namun saat berusaha kembali masuk ke lajur kiri mobil lepas kendali dan saat bersamaan dari arah timur ke barat ada bus Puji Kurnia,” tandasnya.

Sopir Avanza Herly Yk Wibowo (24) warga Demak, Jawa Tengah. Sedangkan sopir bus Puji Kurnia, Suroso warga Desa Wirun Kecamatan, Kutoarjo, Purworejo.

Akibat kecelakaan tersebut, 7 orang di mobil tewas termasuk pengemudi atas nama Herly Yk Wibowo (24) warga Desa Kendal Doyong RT 08 RW 02 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Korban tewas lainnya yaitu Kosim Abdulah, Untung Raharjo, Ato Suseno, Kenzi, Eni, dan Sularno. Para korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong.