Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 9138

Sidang Pembakaran Markas GMBI, Santri FPI Kepung PN Cibinong

BOGOR DAILY-  Sidang lanjutan kasus pembakaran markas Gerakan Masyarakat Bawah Tanah (GMBI) di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kamis (23/3/2017) siang ini dikawal puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI). Sejumlah santri tampak mengepung PN Cibinong sambil berbaris di depan kantor pengadilan.

Ketua Badan Anti Teror Front (BATF) FPI Bogor Raya, Habib Iye Al Jufri mengatakan, kedatangannya bersama FPI Bogor Raya ini untuk mengawal jalanya sidang terhadap tujuh orang santri yang saat ini menjadi terdakwa.

“Kami kesini ingin memberikan suport kepada tujuh saudara kami yang sedang menjalani sidang,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Pihaknya berharap bisa masuk dalam ruangan sidang untuk mengikuti sidang perkara yang menimpa ketujuh santri itu.

“Perwakilan dari kami cuma lima orang yang diizinkan masuk untuk ikut sidang, sisanya menunggu diluar sampai sidang selesai,” katanya.

Pihaknya juga berjanji akan tetap menjaga keamanan selama proses persidangan berjalan. “Kami juga minta diberikan keadilan, jangan sampai perwakilan mereka (GMBI,red) didalam itu lebih banyak yang diizinkan masuk,” tukasnya.

Sementara itu, sejumlah personel kepolisan pun terlihat berjaga-jaga disekitar PN Cibinong. (bd)

Ngeri! Niat Diet Perut Wanita Ini Malah Membesar Hingga 33 Kg

0

BOGOR DAILY-  Perut wanita ini bikin heboh dunia kesehatan. Itu karena ada benjolan yang sangat besar.  Melansir dari Mirror, benjolan itu adalah kista. Beratnya mencapai 33 kilogram.

Semula, wanita berusia 24 tahun yang enggan disebutkan namanya ini melakukan diet karena kelebihan berat badan. Saat itu tangan dan kakinya memang mengecil, tetapi bagian perutnya terus membesar hingga akhirnya beresiko gagal jantung.  Ternyata setelah diperiksa ada tumor batu berdiameter 157 cm dengan berat 33 kg atau sama dengan 10 kali  berat bayi baru lahir atau berat dari anak berusia 10 tahun.

Tekanan dari kista itu membuatnya susah  berjalan, bernapas dan makan karena kompresi pada organ tubuhnya. Dokter akhirnya memutuskan untuk operasi. Wanita asal Meksiko ini pun akhirnya menjalani operasi pengangkatan di rumah sakit umum Meksiko enam bulan lalu.

Dr Erik Hanson Viana, 27 dari Rumah Sakit Umum Mexico mengakui kista ini terbesar dari yang pernah dioperasinya. “Ini adalah kista terbesar yang pernah saya operasi, itu begitu besar sehingga mengambil 95% dari perut pasien.

Dari semua penelitian saya diyakini bahwa ini adalah kista ovarium terbesar yang pernah dihapus utuh,” katanya. Dia mengatakan, operasi itu harus dilakukan karena jika tidak dia tidak akan bisa berjalan, mengalami gizi buruk karena  tidak bisa makan.

“Sulit untuk mengatakan berapa lama ia akan hidup, tapi itu akan menjadi benar-benar berkualitas buruk kehidupan,” katanya.

Setelah enam bulan operasi, wanita ini bisa berjalan seperti orang normal tanpa perlu tongkat atau alat bantu mobilitas lainnya dan perutnya sudah datar. “Dia punya stretchmark buruk pada perut dan kulit di perutnya  keriput, tapi sekarang dinding perut  telah kembali ke tempat yang seharusnya,” katanya.

Pasien kini telah kembali ke kehidupan normal di pedesaan Mexico. (tib/bd)

Sumpah Sopir Angkot dan Pengojek Online Di Atas Materai

BOGOR DAILY- Pascabentrok yang terjadi antara pengemudi ojek online dengan angkutan kota (Angkot) di Kota Bogor, suasana kini berangsur normal. Antara ojek online dengan angkot Bogor juga membuat kesepakatan untuk saling menahan diri.

Berdasarkan surat kesepakatan yang ditandatangani perwakilan ojek online dengan sopir angkot, mereka berjanji akan menjaga kondusifitas dan menyerahkan permasalahan tersebut kepada aparat penegak hukum.

Surat dengan meterai Rp6.000 tersebut ditandatangani oleh Johanes Nainggolan (35) yang mewakili ojek online dan Deden (44) mewakili sopir angkot dan ditandatangani pada Kamis,

Sedikitnya ada empat poin sumpah yang ditandatangani.

Pertama, kedua belah pihak baik itu sopir angkot maupun ojek online sepakat untuk menjaga kondusifitas Kota Bogor.

Kedua, ojek online dan sopir angkot sepakat untuk saling menghormati dalam menjalankan usaha.

Ketiga, menyerahkan permasalahan yang terjadi kepada aparat penegak hukum.

Keempat, pengaturan teknis tentang operasionalisasi online akan dibicarakan secara bertahap.

Selain itu, dalam pertemuan yang turut dihadiri Kapolresta Bogor Kota dan Dandim 0606 Kota Bogor itu, Bima mengatakan, bahwa pada hari ini, Kamis (23/3/2017) ojek online tetap akan beroperasi.

“Kesepakatanya hari ini semua operasi normal. Online sementara tetap tidak gunakan atribut,” katanya. (met/bd)

Didukung Nasdem, Gerindra Ogah Lirik Ridwan Kamil

BOGOR DAILY-  Pengusungan Ridwan Kamil sebagai bakal Calon Gubernur Jawa Barat oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tak lantas membuat jalannya mulus menuju Jabar 1. Sejumlah partai besar justru memilih putar haluan, dan sebagian lainnya menanti momentum. Bahkan, partai yang mengusungnya saat maju sebagai Walikota bandung 2014 lalu enggan melirik.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Daerah Gerindra, Sunatra bahkan menyebutkan tiga kata yang menggambarkan keputusan Emil yakni prihatin, menyayangkan, dan menyesalkan. “Ternyata sekelas Emil haus kekuasaan juga. Integritasnya sebagai politisi belum teruji. (Dia) jadi walikota diusung Gerindra dan PKS,” kata Sunatra dilansir Jawa Pos.

Kekecewaan Sunatra bisa dibilang mewakili seluruh tubuh partai Gerindra di tingkat Provinsi. Keputusan RK yang mendadak itu, diambil tanpa ada komunikasi dengan pihak Gerindra di tingkat Kota Bandung maupun Provinsi Jawa Barat.

Sunatra juga menyebut, tindakan yang diambil Emil mendeklarasikan bersama Nasdem menandakan sudah tidak ada kesepahaman antara Gerindra dan RK. Pihak Gerindra pun dengan tegas menutup jalan koalisi bersama Nasdem.

Hal itu mengacu pada syarat ketiga yang diajukan Nasdem sebagai kendaraan politik, yakni mendukung Jokowi sebagai Presiden dalam Pilpres. “Syarat ketiga harus mendukung Jokowi dalam pilpres nanti, sementara kami pasti dukung Prabowo. Kalau Emil menerima, bagi kami ya good bye,” terangnya.

Jika sudah begitu, Sunatra menyebut partai Gerindra tidak akan melirik Ridwan Kamil untuk menjadi calon gubernur dalam Pilkada tahun 2018 mendatang. Bahkan, Ia tak ragu menyebut jika ada partai besar yang ikut mendukung Emil bersama Nasdem adalah partai yang tidak punya harga diri. “Masa mau sama partai kecil yang hanya punya lima kursi di DPRD Jabar,” katanya. (jp/bd)

Hari ini, Polisi Bogor Masih Siaga. Pasukan Baracuda Diturunkan

BOGOR DAILY-  Sebanyak 1.640 personel gabungan disiagakan di sejumlah titik di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan untuk antisipasi terjadinya bentrokan antara sopir angkot dan ojek online di Bogor.

“Anggota gabungan akan ditempatkan di 10 titik di Kabupaten Bogor. Anggota juga disiagakan di perbatasan-perbatasan yang menuju ke Kabupaten Bogor,” kata Kabag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena.

Di sekitar flyover Cibinong, kata AKP Ita, disiagakan 1 SSK anggota Brimob Mabes Polri untuk mengantisipasi adanya massa dari arah Depok-Jakarta. Sementara di Parung, yang merupakan pintu masuk menuju Bogor dari arah Tangerang dijaga oleh 1 SST Brimob dari Polda Jawa Barat. Petugas Brimob juga disiagakan di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bogor.

“Di Terminal Laladon disiagakan I SST Dalmas Polres Bogor dan 1 SST Brimob Polda Jabar,” kata AKP Ita. “1 SSK Brimob Polda Jabar dan 1 SST Dalmas disiapkan di Polres,” imbuhnya.

1 Unit barracuda dan 1 unit water canon juga disiagakan di sekitar Istana Bogor dan Balai Kota Bogor Jalan Ir Juanda Kota Bogor. Hal ini dilakukan polisi untuk melakukan antisipasi adanya gerakan massa ke arah Balai Kota Bogor.

“Antisipasi tetap dilakukan. Itu ada barracuda ya cuma disiagakan saja. Termasuk antisipasi juga. Yang pasti semuanya sudah sepakat damai, angkutan sepakat beroperasi lagi,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna. (de/bd)

Heboh Instruksi Kapolri. Rusuh lagi, Tangkap!

BOGOR DAILY- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta, jajaran di bawahnya bertindak lebih tegas menangani kericuhan antara pengendara ojek online dengan sopir angkot.

Hal itu menyusul aksi anarkistis antara sopir moda transportasi itu di sejumlah daerah. “Saya perintahkan, kalau ada aksi anarkistis, maka upaya terakhir lakukan penegakkan hukum. Yang melakukan tangkap dan proses, apapun juga. Yang merusak, tangkap, proses. Sehingga ada tindakan tegas seperti itu,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Kapolri mengatakan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya telah merevisi Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Ia meminta jajaranya agar aturan yang baru itu disosialisasikan untuk mencegah timbulnya aksi anarkistis. “Saya tadi pagi sudah memberikan juga arahan kepada para kapolda. Saya minta masyarakat menahan diri. (Angkutan) online dengan adanya revisi itu berarti sudah diakui keberadaanya, tapi juga harus mengikuti aturan-aturan,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi anarkistis antara ojek online dan sopir angkot terjadi di Kota Bogor, Senin (19/3/2017) lalu. Kericuhan itu bermula dari beredarnya isu adanya pengendara ojek online yang ditabrak sopir angkot.

Hal tersebut memicu terjadinya aksi bentrok antara sopir angkot dan pengendara ojek online di Jl Sholis Iskandar yang masuk wilayah hukum Kota Bogor. “Kami sudah konfirmasi, tidak benar pengendara ojek online ini ditabrak sopir. Memang benar tertabrak, tapi murni karena kecelakaan bukan ditabrak sopir angkot,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Pascakericuhan, kini situasi di Kota Bogor telah aman.

Ini Lho Foto Mesra Istri Polisi dengan Andika

0

BOGOR DAILY-   Belum lama ini, netizen dihebohkan dengan kasus KDRT yang dilakukan oleh Andika eks Kangen Band kepada istrinya, Caca Chairunisa.Ia bahkan sempat dipenjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu.

Setelah bebas dari penjara, ia kembali menghebohkan publik dengan bergabung di Partai Demokrat. Tak hanya itu, kini malah kembali beredar foto Andika dengan seorang wanita.

Wanita itu bukanlah istrinya, Caca, melainkan wanita lain yang berhijab. Wanita berhijab itu sudah menikah siri dengan Andika. Bahkan disebutkan pula kalau wanita itu adalah istri seorang anggota polisi. Tak disebutkan pula apakah wanita itu sudah bercerai atau belum.

Foto itu diposting oleh akun Instagram @lambe_turah, Rabu (22/3/2017). Tampak dalam foto itu, Andika berswafoto dengan wanita berhijab di sebuah taman. Terlihat juga foto keduanya sedang berada di dalam pesawat.

“Haduuuuuuh babang tertamfan se Indonesia raya kau bener2 telah hancurkan hati fara wanita yg memujamu selama ini

Kenafaaaaaa kenaaaafa kau memilih sesembak ini? Lalu sesembak chacha kau kemanakan?

Kemudian pada foto selanjutnya, Tampak foto Andika sedang tiduran tanpa mengenakan baju dengan seorang wanita lagi.

Wanita itu tampak mengenakan kaus namun kali ini tidak berhijab. Karena kedua foto ditutupi stiker, jadi tidak diketahui apakah ia berfoto dengan wanita yang sama atau tidak.

Namun dilihat dari keterangan foto, sepertinya masih wanita yang sama. Sebab, ada hastag #KalauIniSamaIstriUmPulisi

Netizen pun ramai mengomentari postingan tersebut. Mereka tak habis pikir dengan Andika yang kerap berganti pasangan.

noniknikk22: Syahdu syekalie… Duhh, sy heran deh bang

emiljamila: Pake pelet sigana mah minc (bd)

Astaga! Pelajar di Pamoyanan Pesta Miras Sampai Bugil

0

BOGOR DAILY–  Tiga pria berusia tanggung dengan dua perempuan harus diamankan polisi Selasa (22/3/2017) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Kelima muda-mudi yang diketahui masih berstatus pelajar itu diamankan saat tengah asyik berpesta miras di salah satu kos-kosan, kawasan Jalan Ir H Juanda, belakang Hypermart, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur.

Sebelum diamankan polisi, warga setempat yang merasa terganggu langsung berinisiatif melakukan penggrebekan. Saat diontrog, warga mendapati kelima pemuda-pemudi itu tengah asyik berpesta miras. Bahkan, ada beberapa orang yang sudah telanjang alias bugil.

Saksi mata, Muslim (25) memaparkan, saat digrebek, ada pemuda yang berlarian, hendak kabur dari kejaran warga. Namun, pemuda sekitar yang kompak berhasil mengejar sehingga tidak ada satupun yang berhasil kabur. Di dalam kos-kosan, warga mendapati bekas-bekas minuman keras sudah bertebaran.

”Saat dihampiri, didalamnya juga sudah bau alkohol. Saat digrebek, ada yang tidak pakai baju. Entah mereka ngapain aja di dalam itu, kami tidak mau menduga-duga. Tak lama setelah itu, Pak RW Alo langsung telepon polisi, terus mereka diamankan,” ujar Muslim.

Suasana saat para pellajar digerebek saat pesta miras di kos-kosan.

Diwawancarai terpisah, Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Iskandar memaparkan, kelima pemuda-pemudi yang digrebek warga, saat itu juga langsung diserahkan ke Satreskrim Polres Cianjur. Kelimanya diduga masih pelajar bahkan yang perempuan masih duduk di bangku sekolah tingkat SMA.

”Karena kita tidak ada Polwannya, maka saat itu juga kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cianjur untuk ditangani secara khusus. Jadi, yang melakukan proses pemeriksaan identitas dan sebagainya itu Polres Cianjur,” pungkas Iskandar. (pjk/bd)

Imbas Bentrokan, Terminal Laladon ‘Mati Suri’

BOGOR DAILY–  Aksi demo sopir angkot yang terjadi beberapa hari lalu tak hanya meru­gikan masyarakat. Terminal Laladon yang berada di Desa Laladon, Kecamatan Cio­mas terpaksa ‘mati suri’ alais  lumpuh karena sepi . Akibatnya, ini berpengaruh terhadap pengha­silan asli daerah.

Kepala Terminal Laladon Iis Darul Hus­ni mengatakan, sudah dua hari ini Ter­minal Laladon lumpuh total. Para sopir angkot enggan beroperasi menolak ke­hadiran angkutan aplikasi online. Tak adanya angkot yang beroperasi, berimbas pada retribusi angkot. “Terminal yang biasanya stor ke pemkab, karena ang­kotnya demo jadi nggak ada penghasilan,” keluhnya.

Menurut Iis, meski dua hari ini ada ken­daraan angkot masuk terminal, itu pun hanya parkir saja dan diam tak mau mengangkut penumpang. “Jadi dalam dua hari ini, Terminal Laladon tak ber­fungsi sama sekali,” bebernya.

Iis berharap agar secepatnya aksi demo ini selesai dan ada pihak yang dapat membantu penyelesaian soal kemelut yang terjadi di kedua kubu yang berseteru. Termasuk mencarikan solusinya agar ke depan bisa lebih tertib.(met/bd)

Gawat. Gizi Buruk Serang Balita-balita di Dramaga

 BOGOR DAILY-  Dua balita asal Desa Cikarawang mengalami kasus gizi buruk dan seorang anak warga Desa Ciherang lumpuh sejak kecil aki­bat saraf motoriknya terganggu.

Camat Dramaga Baehaki membenar­kan adanya balita yang mengalami ka­sus gizi buruk. Pihak desa bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesehatan pun sudah melakukan penanganan kepada balita tersebut yaitu Israt (19 bulan) warga Kampung Carangpulang RW 05 dan Shagila (16 bulan) warga Kampung Carangpulang RW 06, Desa Cikarawang.

Sedangkan Aliyah (9) warga Desa Ci­herang yang mengalami kelumpuhan sejak lahir, disarankan kader dengan istri kepala desa untuk membuat BPJS agar bisa dirawat di rumah sakit secara gratis. “Masalah kesehatan menjadi permasalahan bersama. Peran serta masyarakat juga penting, salah satunya membawa balita ke posyandu sehing­ga kesehatan bayinya bisa dicek,” be­bernya.

Terpisah, Kepala UPT Kesehatan Dra­maga Fitriyani menjelaskan, berdasarkan informasi dan data yang berhasil di­himpun, kasus penderita gizi buruk masih saja terjadi. Untuk mengatasi dua balita warga Desa Cikarawang yang kekurangan asupan gizi, UPT Kesehatan Dramaga sudah melakukan penanganan dari mulai pemberian makanan tamba­han, pengecekan dan membawanya ke Litbang Gizi.

”Kami telah memberi pemahaman ke­pada para kader posyandu agar selalu menginformasikan jika ada kasus gizi buruk, termasuk penekanan kepada ibu hamil dan menyusui agar rajin ke posy­andu,” pungkasnya. (met/bd)