Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 9179

Ini Janji Bupati Bogor Terkait Wisata Jalan Rusak di Citeureup

BOGORDAILY- “Sudah masuk program, akhir bulan ini proses lelang dan akan dilakukan penanganan sementara,” ujar Bupati Bogor Nurhayanti menindaklanjuti keluhan warga terkait jalan pahlawan, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor yang saat ini rusak parah.

Mantan Sekda Kabupaten Bogor ini juga mengatakan, jika penanganan sementara yang dilakukan selama proses lelang berjalan berupa pengurukan di titik jalan yang rusak parah. “(masih) Pengurukan, kan kalau proyek mah harus menunggu lelang,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Kondisi jalan rusak di jalan raya pahlawan, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor kian memprihatinkan.
Terlebih saat diguyur hujan.

Salah satunya terlihat di sekitar Desa Leuwinutug, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Jalan rusak parah itu tertutup genangan air sehingga sangat membahayakan pengendara yang sedang melintas dijalur penghubung antara Sentul dan Pasar Citeureup itu.

Bahkan, sejumlah pengendara roda dua nyaris tergelincir lantaran lubang jalan rusak yang cukup dalam itu tertutup genangan air. Menurut warga sekitar, kondisi jalan seperti ini menjadi pemandangan buruk warga hampir setiap hari ketika hujan mengguyur.(trb)

Link video:

https://www.youtube.com/watch?v=bexdT6I37_M

Keluarga Firza Husein: Terima Kasih Kapolri dan Kapolda

0

BOGORDAILY- Keluarga Firza Husein mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kebijakan Polda Metro Jaya yang telah mengabulkan penangguhan penahanan.

“Kita posisi keluarga saat ini apresiasi terima kasih ke pihak kepolisian dalam hal ini Kapolri dan Kapolda atas mengabulkan penangguhan penahanan Mba Firza,” kata adik Firza, Fifi Husein di rumahnya Jalan Makmur, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017).

Saat ini, kata Fifi, kakaknya itu sedang dalam pemulihan kesehatan dan menenangkan diri dari seluruh proses hukum yang menimpanya.

“Dia lagi fokus pada kesehatan menenangkan diri dengan keluarga,” jelas Fifi.

Namun, Fifi enggan berkomentar lebih panjang lagi mengenai kakaknya itu. Intinya, saat ini Firza tengah kurang sehat dan ingin berkumpul bersama keluarganya.

Sebelumnya, Penangguhan penahanan tersebut telah dikeluarkan pada Rabu 22 Februari 2017. Alasannya, adalah permasalahan kesehatan dan berdasarkan subjektifitas penyidik dan pemeriksaan terkait kasus makar yang menjeratnya sudah dianggap cukup. (okz)

Firza Husein Siap Blak-blakan Terkait “Chat” WhatsApp dan Kasus Makar

0

BOGORDAILY- Firza Husein mengaku siap blak-blakan terkait kasus makar dan chat WhatsApp yang menjeratnya. Itu disampaikan Dahlia Zein, Kuasa Hukum Firza Husein kepada wartawan, Jumat (24/2/2017). Firza saat ini berada di rumah saudaranya usai penangguhan penahanannya dikabulkan oleh polisi.

“Nanti dua atau tiga hari setelah ini kita nanti bersama Firza mau konferensi pers,” kata Dahlia kepada wartawan.

Dahlia mengatakan keinginan untuk membuka kasus ini datang dari Firza sendiri. Firza selama ini belum pernah berbicara di media maupun membela dirinya secara langsung.

Setelah diamankan pada 2 Desember 2016 atas dugaan upaya makar, tak lama, polisi membuka penyelidikan chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga komunikasi antara Firza dengan Rizieq Shihab. Firza membantah keaslian chat tersebut melalui kuasa hukumnya.

“Dia beberapa kali bilang ‘Mbak panggil wartawan, saya mau menjelaskan sebenar-benarnya termasuk kasus pornografi, itu bukan saya’,” ujar Dahlia menirukan permintaan Firza.

Adapun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya tak merisaukan kegiatan maupun pernyataan Firza setelah ia bebas.”Kita tunggu saja (pernyataan Firza ke media),” ujar Argo.

Kata Argo, Firza dibebaskan dengan mempertimbangkan alasan kesehatan serta pemeriksaan Firza yang sudah rampung dalam kasus makar. Keluarga Firza menjadi penjamin penangguhan penahanan ini. Ia tidak dicekal dan hanya diwajibkan melapor sepekan sekali.

Adapun Firza ditahan terkait kasus dugaan makar. Statusnya tersangka dalam kasus itu. Selain sangkaan makar, Firza juga diduga terkait dengan kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi. Dalam kasus itu ia diduga telah melakukan pembicaraan via WhatsApp dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Kasus itu juga kini tengah ditangani polisi. (trb)

Kontak Jodoh Edisi 24 Februari 2017

2

WANITA – Winda, cari pacar gantengm kaya, pengertian, setia, PNS. 0895360674380

PRIA – Asep, 50 tahun, duda anak satu, cari pendamping hidup setia, baik hati, jujur, setia dan domisili di Bogor.

PRIA – Iwan, ganteng, putih, 30 tahun. Cari pendmping hidup gadis/janda tanpa anak, umur di bawah 30 tahun, putih, seksi, punya usaha. 08561249110

PRIA – Ramo, 36 tahun, tinggi 168 cm, berat 56 cm, mencari wanita yang serius. 0816881247

PRIA – Yuda, wiraswasta, cari wanita. 08568562823

WANITA – Lisa, 22 tahun, asal Indramayu. Ingin cari calon suami, seiman, bertanggung jawab, sayang keluarga. 085793528776

Ini Kewajiban Firza Husein Pasca Bebas Penahanan

0

BOGORDAILY- Polda Metro Jaya telah mengabulkan penangguhan penahanan Firza Husein atas kasus dugaan makar. Firza siap kooperatif apabila sewaktu-waktu dimintai keterangan oleh polisi.

“Kemarin sudah ditangguhkan. Yang bersangkutan sudah menyampaikan akan kooperatif jika dibutuhkan kembali untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Argo mengatakan pemeriksaan Firza Husein soal dugaan kasus makar sudah selesai. Penyidik saat ini masih mengevaluasi dan mendalami kasus yang dituduhkan terhadap tersangka lainnya. “Apakah penyidik masih butuh keterangan lagi atau tidak, tentunya saat ini penyidik sedang mendalami maupun evaluasi,” ungkapnya.

Sementara polisi telah memeriksa lebih dari 40 orang saksi dalam kasus dugaan makar tersebut. Polisi akan melimpahkan berkas dugaan makar itu apabila seluruh keterangan saksi, ahli maupun tersangka sudah lengkap semua. (dtk)

Yuk, Wisata Jalan Rusak di Citeureup Bogor…

BOGORDAILY- Sungguh terlalu. Jalan rusak di Citeureup, Bogor ini sudah lama dibiarkan terbengkalai. Jalan rusak membuat kendaraan yang melintas menjadi korban. Di Jalan Pahlawan, Citeureup, warga memberikan pertolongan dengan mendorong Angkot dan pemotor yang terjebak di kubangan air.

Sudah bertahun-tahun jalan kabupaten ini rusak. Pemerintah Kabupaten belum juga turun tangan. Walau menurut pihak kecamatan, awal April ini akan mulai dilakukan perbaikan.

Kamis (23/2/2017), gabungan organisasi kemasyarakatan, serikat pekerja, hingga karang taruna se-Kecamatan Citeureup di Kabupaten Bogor akhirnya mendatangi kantor kecamatan setempat.

Mereka meminta camat mendesak pemerintah daerah agar memperbaiki Jalan Citeureup-Citaringgul yang rusak berat sejak tahun lalu.

Koordinator massa, Rizal, mengatakan desakan serupa sudah pernah disampaikan warga pada November 2016 lalu. Pemerintah daerah menurut dia, sepakat untuk segera memperbaiki jalan yang rusak. “Tapi karena ada galian pipa gas perbaikan jalan itu dimundurkan sampai Agustus 2017. Warga tidak mau karena terlalu lama,” katanya seusai menemui camat.

Puluhan warga yang datang ke kantor Kecamatan Citeureup meminta perbaikan jalan dipercepat karena kerusakan jalan tersebut semakin parah. Dari pantauan, di lokasi pada saat hujan deras, air yang menggenangi lubang-lubang jalan tersebut mencapai kedalaman hingga setengah meter. Bahkan banyak mobil dan motor yang mogok terendam banjir.

“Kalau mobil (sedan) itu bisa ketutup. Pada saat banjir banyak menimbulkan konflik di antara pengendara yang sama-sama memilih bagian jalan yang tidak terendam banjir,” kata Rizal.

Tak jarang juga kata dia ada pelajar yang jatuh hingga urung pergi ke sekolahnya karena seragam mereka kotor terendam air genangan bercampur lumpur.

Hingga saat ini Rizal mengakui belum ada korban jiwa akibat jalan rusak itu. Namun, ia menganggap jalan rusak menghambat laju perekonomian warga di kawasan industri dan perdagangan tradisional sekitarnya.

Akibat jalan rusak, banyak pekerja pabrik dan pedagang pasar yang terlambat datang ke tempatnya bekerja.

“Sejak 2015 sudah mulai rusak sedang, kerusakan paling parah itu pada 2016 mulai bulan Agustus itu sampai sekarang,” katanya.

Rizal mengatakan peningkatan jalan dengan betonisasi sudah pernah dilakukan pada Agustus 2016 namun tidak secara optimal. Pengecoran jalan menurutnya hanya dilakukan sebagian kecil dari jalan yang rusak itu.

Camat Citeureup Asep Mulyana mengakui jatah anggaran untuk infrastruktur jalan di wilayahnya pada tahun lalu hanya cukup untuk membangun badan jalan sejauh 600 meter. “Kalau tahun 2016 kita hanya dapat 600 meter, tahun ini kita mengharapkan dapat 2700 meter,” kata dia di kantornya.

Rencana peningkatan jalan termasuk pemunduran jadwalnya itu diakui Asep telah disampaikan pada warga. Namun, warga meminta pemerintah daerah mempercepat rencana tersebut karena melihat kondisi jalan yang kian parah. Bagi warga dan pelaku usaha di wilayahnya, jalan rusak sangat menghambat aktifitas mereka sehari-hari.

“Berdasarkan usulan-usulan itu, saya menerima informasi dari dinas teknis terkait jalan Citeureup-Citaringgul ini akan dipercepat (peningkatannya),” kata Asep.

Ia menegaskan pemerintah daerah mulai melakukan lelang untuk pembangunan jalan tersebut pada Maret atau April 2017 mendatang. Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 14,8 miliar.

Pembetonan jalan, kata Asep, akan dilakukan jalan wilayah Desa Karangasem Timur dan Kelurahan Karangasem Barat dilanjutkan ke Desa Sanja hingga Desa Leuwinutug. Perbaikan jalan lewat metode tambal sulam dianggap tidak efektif menyelesaikan permasalahan jalan rusak karena jalan itu kembali rusak pada saat musim hujan.

“Bukannya mau diantep atau didiamkan, pembangunan jalan itu kan ada tahapannya,” kata Asep menegaskan.
Sambil menunggu peningkatan jalan, ia mengajak warga setempat melakukan kerja bakti mengurug lubang-lubang di tengah jalan menggunakan batu kerikil dan pasir setelah aksi tersebut.

Asep mengapresiasi respons positif warga yang menyumbangkan tenaga bahkan harganya untuk kegiatan tersebut. Selain menyumbangkan material batu kerikil dan pasir, ia menyebutkan beberapa pengusaha juga meminjamkan alat berat. (kum/pr/bd)

Link Video:

https://www.youtube.com/watch?v=bexdT6I37_M

Video: Dijaga Polisi Bersenjata, Ibu Ini Ngamuk Saat Lahannya Diukur Petugas BPN. Begini Kronologis…

0

BOGORDAILY- Upaya pengukuran lahan sengketa di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Jawa Barat, diwarnai keributan, Kamis (23/2/2017) siang.

Bahkan sejumlah wanita penghuni sempat kalap dan berusaha menghadang petugas. Beruntung keributan dapat dilerai setelah pasukan Dalmas, Polres Bogor Kota membuka paksa gembok gerbang.

Sebelumnya, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor, sengaja menurunkan pasukan kepolisian, untuk mengamankan pengukuran lahan seluas 6.000 meter ini. Pengukuran digelar sebagai tahapan dasar proses hukum yang tengah digodok oleh para pihak terkait.

Sementara dalam sengketanya, dua orang atas nama Robi Pengemanan dan Refli Joni, berebut keabsahan hak sertifikat jual beli lahan. Keduanya mengaku sempat membeli lahan seluas 6.000 meter persegi ini dari seorang pewaris atas nama Tanu Haryanto, yang kini sudah tiada.
“Kita diminta BPN untuk pengamanan upaya pengukuran lahan. Tadi ada penolakan dari yang menunggui lahan. Padahal, sengketa ini sedang diproses. Jadikan harus ada pengukuran dulu supaya nanti bisa diproses hukumnya,” kata Kompol Tri Labagops Polres Bogor Kota kepada wartawan. (wan)

Link video:

Peringati HUT Karang Taruna Karya Muda Ke-1, BNNK Bogor Lakukan Sosialisasi P4GN

BOGORDAILY – Seksi Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) dari BNNK Bogor melakukan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Rizen Kedaton, Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada hari Rabu (22/02/2017).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka HUT Karang Taruna Karya Muda Desa Gunung Geulis yang ke-1, yaitu dalam kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba & Kenakalan Remaja Bahaya Narkoba di Lingkungan Masyarakat.

Mengingat masalah penyalahgunaan bahaya narkoba dewasa ini sudah sangat memprihatinkan, Rika Indriati Roamer SP, Msi selaku narasumber menyampaikan materi Memahami Bahaya Narkoba dengan tema Mewujudkan Generasi Muda Desa Gunung Geulis yang Berprestasi, Kreatif, dan Inovatif tanpa Narkoba.

Adapun peserta yang hadir sebanyak 100 orang, terbagi dari perwakilan Desa, TP PKK Desa, dan sejumlah masyarakat sekitar. Berlangsung dari pukul 09.00 hingga selesai.

Selain itu, juga ada sosialisasi mengenai Aturan berlalu lintas dari Polsek Sukaraja dan penampilan drama mengenai Penyalahguna dan Pengedar Narkoba oleh Karang Taruna Karya Muda Desa Gunung Geulis. (bdn)

 

Setibanya di Solo untuk Hadang Mitra Kukar, Ini yang Dilakukan Pemain Persib

0

BOGORDAILY – Persiapan untuk menghadapi Mitra Kukar terus dilakukan Persib Bandung. Begitu tiba di Solo, Hariono dan kawan-kawan langsung menjalani sesi latihan sore di Lapangan Kota Barat, Solo.

“Kami terus melakukan persiapan dan sekaligus menjaga kondisi pemain. Jadi, tadi sore langsung latihan. Bagaimanapun, ini laga tunggal, kami harus benar-benar siap dan melakukan semuanya sesuai rencana,” ujar Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman di Hotel Novotel, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Kamis 23 Februari 2017.

Djadjang mengatakan, para pemainnya dalam kondisi siap untuk melakoni duel melawan Mitra Kukar pada babak 8 besar Piala Presiden 2017. Laga krusial itu akan digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu 25 Februari 2017.‎ Pemenang laga akan langsung maju ke babak semifinal.

Sementara itu, situs resmi klub melaporkan, Djadjang memboyong 22 pemainnya ke Solo untuk laga tersebut. Dua pemain seleksi yang baru datang, Willie Overtoom dan David Sebastian Lofquist masuk dalam daftar pemain yang dibawa.

Tiga pemain terpaksa ditinggal Djadjang di Bandung. Dua di antaranya adalah pemain muda Sugianto dan Angga Febryanto, serta penjaga gawang Imam Arief.

Sementara Febri Hariyadi dan Gian Zola akan langsung menyusul rekan-rekannya usai menjalani proses seleksi Timnas U-22 di Tangerang. Mereka tetap masuk dalam rencana Djadjang untuk laga melawan Mitra Kukar.

“Saya tak khawatir dengan pemain muda. Justru bermain di luar Bandung akan menambah motivasi mereka untuk menunjukkan yang terbaik. Sama seniornya kami harapkan lebih solid. Persiapan saya rasa sudah cukup,” ujar Djadjang.

Berikut ini daftar pemain Persib yang dibawa ke Solo:

Penjaga Gawang: I Made Wirawan, M Natshir
Belakang: Vladimir Vujovic, Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto, Henhen, Supardi, Wildansyah, Jajang Sukmara
Gelandang: Gian Zola, Matsunaga Shohei, Hariono, Kim Kurniawan, Dedi Kusnandar, Erick Weeks, A Baasith, William Steve Overtoom, David Lofquist
Penyerang: Sergio van Dijk, Tantan, Atep, Febri Hariyadi

 

Pikiranrakyat

Dinas Kesehatan Kota Bogor Serahkan Mobil Ambulan Untuk Puskesmas…

0

BOGORDAILY – Bertepatan dengan kegiatan apel pagi di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bogor , secara khusus Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bogor drg. DEDE RUKASA,M.KES  menyerahkan 3 unit mobil ambulance kepada Puskesmas Cipaku, Puskesmas Sindangbarang dan Bidang P2P yang di terima langsung oleh Kepala Bidang P2P dan Kepala-kepala Puskesmas.

Tujuan pemberian untuk menunjang kegiatan-kegiatan dalam upaya penanggulangan dampak rokok, rujukan kasus-kasus gawat darurat dan untuk kegiatan “Curhat Mobile” di Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut Sekdis menyampaikan agar mobil tersebut di rawat dengan baik dan dapat dipergunakan secara maksimal.

Sebelumnya pada bulan juli 2016, Dinas Kesehatan sudah menyerahkan 3 unit mobil ambulance untuk Puskesmas Bogor Utara, Puskesmas Pulo Armyn dan Puskesmas Merdeka.

Penyerahannya ini di berikan kepada puskesmas rawat inap dan puskesmas poned (Pelayanan Obstetri Neonatus Esensial Dasar) di wilayah Kota Bogor. (An Nur Fatimah, SKM).

 

ANTARA