Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 9201

Pengumuman!! Mahasiswi Cantik Asal Jonggol Bogor Ini Menghilang Setelah Keranjingan Game Online di Android!

BOGORDAILY- Valiandra Vabiola (19), gadis asal Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor ini tengah ditunggu orangtuanya yang cemas.

Bagamana tidak, sejak Jumat (20/1/2017), mahasiswi Universitas Mercu Buana Jakarta ini tak kunjung kembali ke rumahnya di Jonggol, Bogor.

Dina Noviandra (39), ibu Valiandra menceritakan, awalnya ia dan anaknya membuat janji untuk bertemu di kawasan Cibubur, Bekasi pada Jumat (20/1/2017).

Lama dinanti, rupanya anak semata wayang itu tak kunjung tiba. “Saya WhatsApp tapi cuma ceklis satu, terus saya telepon ke nomor handphone- nya juga enggak aktif,” tuturnya kepada wartawan, Senin (23/1/2017).

Menurutnya, hal tersebut tidak pernah dilakukan oleh putrinya ketika membatalkan pertemuan dengan orangtuanya.

Sebab, wanita yang saat ini kuliah di Kampus Mercu Buana, Jakarta itu selalu memberikan kabar ketika ia telat datang atau membatalkan janjinya.

“Saya merasa ada yang aneh, terus saya coba datang ke kampusnya ternyata sudah libur karena habis UAS. Kemudian, saya juga hubungi teman-temannya tapi enggak ada yang tahu,” terangnya.

Khawatir atas keselamatan putrinya, Dina pun langsung melaporkan perihal kehilangan Valiandra ke Polsek Jonggol hari itu juga.

“Saya panik takut anak saya kenapa-kenapa, soalnya sampai sekarang belum ada kebar tentang keberadaaanya,” ungkapnya.

Terakhir sebelum menghilang, putrinya pamit untuk pergi ke kampus. Gadis cantik yang masih duduk di semester satu ini memakai sweater panjang warna hijau putih, celana jins biru.

Dina pun curiga kehilangan putrinya itu lantaran pengaruh permainan game yang di download melalui HP androidnya sekitar dua bulan lalu.

“Jadi di game itu para pemainnya bisa kopi darat (bertemu langsung) juga, soalnya sejak nge-download game itu setiap hari kalau dirumah main game sampai larut malam. Saya takut anak saya dibawa sama orang yang baru dikenalnya,” ucapnya dengan nada cemas.

Tak hanya itu, gadis ini pun memiliki ciri fisik berkulit putih, alis tebal, berhidung mancung, dan menggunakan kawat gigi. “Di bagian atas telapak tangan juga ada tahi lalatnya,” terang mamah dari Valiandra.

Dina berharap putrinya segera pulang kerumah dan kembali berkumpul bersama kedua orangtuanya.
“Kalau ada yang melihat putri saya bisa tolong kasih kabar langsung ke saya atau ke kantor polisi terdekat, karena saya khawatir sekali,” harapnya seperti dilansir tribunnews.

Bagi yang melihat Valiandra Vabiola bisa menghubungi langsung ke nomor ponsel ibu nya di nomor 081282394899 atau ke kantor Mapolres Bogor yang berlokasi di Cibinong. (bd)

Ngeri…Ini Pesan Jihad yang Beredar Jelang Pemeriksaan Habib Rizieq

0

BOGORDAILY- Sebuah pesan berantai tersebar lewat aplikasi chating WhastApp menjelang pemeriksaan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) pada Senin (23/1) besok.

Pesan tersebut, berisi seruan perang jika Habib Rizieq ditahan oleh Polda Metro Jaya dalam pemeriksaannya besok.

“Jika ini adalah takdir, apa pun yang terjadi, inilah jalan yang Allah SWT yang terbaik untuk kita. Jika mereka berani menangkap Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Syihab, berarti mereka sudah mengobarkan perang terbuka & mempersiapkan segalanya untuk bertempur dengan kita,” demikian isi pesan mengerikan tersebut.

Titik kumpuk para pendemo yang akan mengawal pemeriksaan Habib Rizieq Shihab yakni Masjid Al-Azhar. Mereka akan kumpul pukul 07.00, kemudian shalat dhuha bersama dan long march ke Polda Metro Jaya.

Lain sisi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah meminta Habib Rizieq untuk tidak mengerahkan massa saat menjalani pemeriksaan. Namun sejumlah organisasi Islam dipastikan akan tetap turun ke jalan dan mengawal pemeriksaan Habib.

Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas yang akan dilalui peserta aksi mengawal Habib Rizieq Shihab agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, khususnya di depan Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Budiyanto menambahkan, polisi akan melakukan sistem pengaturan dengan mengoptimalkan ruas penggal jalan di depan Mapolda Metro Jaya untuk tetap memberikan ruang kepada masyarakat pengguna jalan lainnya, sehingga seluruh aktivitas berjalan dengan normal.

“Diimbau kepada kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi untuk tertib dan tidak menutup jalan,” ujar Budiyanto, Sabtu (21/1/2017).

Apabila situasi lalu lintas di depan Mapolda Metro Jaya terhambat, maka akan dilakukan rekayasa dalam bentuk pengalihan arus.

Arus lalu lintas dari Cawang yang akan mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman, di Semanggi diluruskan ke Jalan Gatot Subroto-Jalan Gerbang Pemuda-Asia Afrika-Pakubuwono-CSW-Blok M dan seterusnya.

Selanjutnya, arus lalu lintas dari Bundaran HI yang akan mengarah kedepan Mapolda, di Semanggi dibelokan ke kiri ke Jalan Gatot Subroto-Simpang Kuningan belok kanan arah Mampang-Jalan Tendean dan seterusnya atau diarahkan naik ke atas Semanggi-Jalan Gatot Subroto-Jalan Gerbang Pemuda-Asia Afrika-Pakubowono-CSW-Blok M dan seterusnya.

Berikutnya, arus lalu lintas dari Slipi yang akan mengarah Jalan Sudirman (depan Mapolda), di Semanggi diluruskan ke Simpang Kuningan belok kanan ke Mampang-Jalan Tendean-Jalan Wolter Monginsidi-Blok M dan seterusnya.

Sedangkan arus lalu lintas dari Blok M yang akan mengarah Semanggi dibelokan ke kiri ke pintu IX-Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Fly Over Farmasi-Jalan Gatot Subroto-Semanggi belok kiri ke Jalan Sudirman-Thamrin atau di Semanggi diluruskan ke Kuningan-Jalan Rasuna Said dan seterusnya.

“Rekayasa lalu lintas dalam bentuk alih arus sifatnya situasional melihat perkembangan situasi di lapangan,” pungkas Budiyanto.(fj)

Besok, 2.000 Massa FPI Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro

0

BOGORDAILY- Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan atas Habib Rizieq Shihab dalam kasus dugaan ujaran kebencian atau hate speech terkait logo palu arit di rupiah baru. Rencananya, polisi akan memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu, Senin (23/1/2017) besok.

FPI pun akan mengerahkan ribuan anggotanya untuk memberi dukungan saat Habib Rizieq menjalani pemeriksaan. Hal itu diketahui dari surat FPI ke Polda Metro Jaya yang berisi pemberitahuan tentang rencana aksi besok.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, FPI akan membawa sekitar 2.000 orang untuk menggelar aksi saat Habib Rizieq diperiksa besok. “Sudah ada pemberitahunnya ke Polda Metro Jaya, jumlah massa FPI 2.000-an,” katanya, Minggu (22/1/2017).

Lebih lanjut Argo menuturkan, massa FPI akan memulai aksi mereka di depan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada pukul 08.00 WIB. Dari situ, massa akan berjalan kaki ke depan Polda Metro Jaya.

“Titik konsentrasi massa di depan Markas Polda Metro Jaya, karena Rizieq akan diperiksa hari Senin,” tambah Argo.

Karenanya, Polda Metro Jaya akan menyiapkan personel untuk mengawal dan mengamankan aksi para pendukung Habib Rizieq. Argo mengimbau massa aksi untuk tidak melakukan tindakan anarkistis.

Argo juga mengimbau massa untuk membubarkan diri sebelum pukul 18.00 WIB, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum. “Kami mengimbau kepada massa untuk tidak anarkis, patuhi peraturan perundang-undangan yang ada,” sambungnya.(jp)

link video pernyataan habib rizieq:

https://www.youtube.com/watch?v=Y8gbmklbXjY

Pasha ‘Ungu’ Ngamuk Polisikan Anggota DPRD. Ini Penyebabnya!!

0

BOGORDAILY- Seorang anggota DPRD Kota Palu menyebut Wakil Walikota, Sigit Purnomo Said atau yang dikenal Pasha ‘Ungu’, memakai APBD untuk sewa rumah kontrakan. Buntut dari itu, Pasha langsung membuat laporan ke polisi.

“Saya sebut fiktif yang disampaikan itu, tidak ada. Jadi lebih tepatnya asal ngomong. Itu sudah kita masukkan laporan ke Polda. Ini tidak pantas dikeluarkan oleh anggota Dewan,” kata Pasha saat ditemui di Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1/2017).

Pasha tak menyebutkan lebih detail soal laporan tersebut, termasuk berapa nomor laporannya. Tetapi dia menegaskan, tak ada anggaran Pemkot Palu yang dialokasikan untuk biaya sewa kontrakannya.

“Yang pertama kan tidak tepat. Mana ada kontrakan Rp 1 miliar? Kontrakan apa itu? Makanya saya bilang lucu. Masak kok muncul dari mulut anggota Dewan. Di Jakarta saja nggak ada (kontrakan seharga Rp 1 miliar),” ujar Pasha.

Sebelumnya, terjadi polemik politik anggaran di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Seorang anggota DPRD menyoroti anggaran rumah kontrakan untuk Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said, atau lebih dikenal dengan Pasha ‘Ungu’.

Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Palu, Ridwan H Basatu, di Palu, Rabu (11/1/2017), meminta Pemerintah Kota Palu tidak membayar kontrakan pribadi Sigit Purnomo di kompleks hunian elite Citra Land di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Anggota Dewan Kota dari Partai Hanura itu menegaskan kontrakan pribadi Pasha tidak boleh dibebankan atau dibayar lewat APBD Kota Palu.

“Itu dapat menjadi masalah dalam penggunaan anggaran daerah. Kontrakan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah atau keuangan daerah, sehingga tidak boleh sewenang-wenang menggunakan anggaran untuk kepentingan pribadi,” Ridwan.

Politisi ini menyampaikan pula saat rapat asistensi anggaran di DPRD, awalnya Bagian Rumah Tangga dan Umum di Sekretariat Pemkot Palu enggan mengakui bahwa APBD digunakan untuk membayar kontrakan hunian elite Pasha. Namun, menurut penelusurannya, kontrakan rumah Wakil Wali Kota direncanakan dibiayai APBD.

Namun hal ini ditampik Kepala Bagian Perlengkapan Umum Pemkot Palu, Layla Husain. “Kami pastikan Perlu tidak menganggarkan itu. Kecuali untuk perlengkapan rumah,” jawab Layla.

Pasha membantah bila dikatakan uang kontrakan rumahnya dibayarkan dengan APBD. Pasha mengontrak rumah di kawasan elite Citra Land, Palu, selama enam bulan terakhir. (dtk)

Ini video rumah kontrakan mewah Pasha Ungu:

Kapolda: Yang Ribut dengan Anggota FPI Bukan GMBI, tapi Manggala Putih!!

0

BOGORDAILY- Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan mengatakan pemukulan terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI) di rumah makan Ampera Bandung beberapa waktu lalu bukan dari LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Peristiwa itu terjadi usai pemeriksaan Habib Rizieq Syihab.

“Tidak ada persoalan hukum antara GMBI dengan FPI. Karena yang ribut itu kan Manggala Putih,” kata Anton seperti dilansir detik, Minggu (22/1/2017).

Anton membantah pernyataan yang menyebut pemukulan terhadap anggota FPI itu dilakukan oleh anggota LSM GMBI.

“Buktikan kalau ada, mereka (FPI) bisa buktikan enggak. Mereka kan pakai video semua, ada enggak? engggak ada. Ribut dengan Manggala. GMBI kan warnanya kuning, coba dilihat video itu warnanya merah, Manggala. manggala beda dengan GMBI,” ujarnya.

Anton menyatakan pihak kepolisian juga sudah memanggil anggota ormas Manggala Putih tersebut. Pihaknya akan mengumumkan perihal peristiwa itu pada Senin (23/1)) besok.

“Sudah mengakui kok, hari Senin nanti akan diumumkan siapa yang ribut. Nanti kan bisa dikonfrontir betul enggak ini yang mukul kamu, yang ribut,” tuturnya.

Sejumlah aktivis Front Pembela Islam (FPI) dipukuli anggota ormas di halaman rumah makan Ampera, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis kemarin (12/1).

Kejadian berlangsung setelah massa FPI bubar dari Mapolda Jabar saat mengawal pemeriksaan Habib Rizieq Shihab berkaitan perkara dugaan penodaan Pancasila. (bd)

Link video Habib Rizieq tantang kapolda jabar:

https://www.youtube.com/watch?v=Kj4UoNGs5hY

Heboh Proposal GMBI Minta Duit ke Bupati Bogor dan Sekolah

BOGORDAILY- Ketua LSM Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Bogor, Sambas Alamsyah mengkonfirmasi proposal GMBI yang meminta dana kepada Bupati Bogor senilai Rp 255,6 juta. Menurut dia, proposal dibuat anggotanya bernama Abdul Hanifah.

“Itu jujur tanpa sepengetahuan saya, di luar kendali saya, yang bersangkutan sudah diberi peringatan, karena apa pun yang dia lakukan tidak melalui koordinasi dengan saya, di luar tanggung jawab saya,” kata Sambas, Minggu (22/1/2017).

Dalam proposal yang beredar luas, GMBI juga diketahui mengajukan proposal dengan nilai yang sama ke salah satu sekolah, yaitu untuk Kepala Sekolah SDN 01 Sirna Jaya di Kabupaten Bogor. Dalam dua proposal tertanggal 02 Februari 2016 itu disebutkan, dana yang diminta, salah satunya bertujuan untuk pembangunan kantor sekretariat GMBI di Kecamatan Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat.

Hal ini pun memancing komentar dari para netizen. “GMBI itu mresahkan,mrk minta uang ke sklh2 utk acara mreka @NetizenTofa @ronavioleta @Dahnilanzar” Isi Tulisan yang di Unggah @iswarajati89

Unggahan tersebut mendapat banyak komentar salah satu komentarnya diutarakan @Iswarajati89, komentarnya menyebutkan “Bok ya, tradisi ngemis itu di hilangkan,”

Selain itu, @4binyaHaykal pun membalas dengan nada menyindir GMBI bahwa aksinya tersebut melanggar UU RI No.17 Th. 2013 Pasal 37 Tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Sesuai UU No. 17 Thn 2013,” dan menampilkan foto yang berisikan UU No. 17 Th 2013 Pasal 37.

Sumber: Republika

Kecelakaan Kereta di India, 23 Tewas dan Ratusan Orang Luka Parah. Nih videonya!!

0

BOGORDAILY- Sedikitnya 23 orang tewas dan sekitar 100 orang terluka akibat kereta ekspres yang tergelincir di tenggara India pada Sabtu (21/1). Kereta ini dikabarkan tergelincir pada pukul 23.00 waktu setempat di dekat stasiun kereta api Kuneru di distrik Vizianagram dari negara bagian Andhra Pradesh.

“Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 23 orang. Banyak orang terluka,” kata seorang juru bicara East Coast Railways, JP Mishra, seperti dilansir AFP, Minggu (22/1/2017).

Korban yang terluka telah dibawa ke dua rumah sakit (RS) terdekat dan telah mendapat perawatan awal dari pihak stasiun. Selain itu, penumpang lainnya juga sudah dievakuasi oleh pihak KA dan pemerintah daerah.

Mishra tidak memberikan informasi mengenai penyebab tergelincirnya kereta. Belum diketahui lebih lanjut berapa banyak penumpang yang menjadi korban.

Kereta ini sedang dalam perjalanan dari kota Jagdalpur ke ibu kota negara bagian Odisha, Bhubaneswar. Kecelakaan ini terjadi hampir 160 kilometer dari Visakhapatnam, kota terdekat dengan lokasi kecelakaan. Saat ini jalur kereta tersebut telah ditutup.

Dua bulan lalu, kecelakaan kereta api juga terjadi di Kanpur, India utara. Sebanyak 146 orang tewas karena kereta yang tergelincir itu merupakan salah satu bencana kereta api terburuk di negara Bollywood itu. (dtk)

Link videonya:

Kereen… Ridwan Kamil Resmi Gulirkan Gerakan Subuh Berjamaah

0

BOGORDAILY- Masjid Raya Agung Jawa Barat dipenuhi jemaah yang melaksanakan salat Subuh pagi tadi. Hari ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan gerakan Salat Subuh Berjamaah.

Tak hanya Ridwan Kamil, Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial dan Sekda Kota Bandung Yossi Irianto juga hadir. Ketua MUI Kota Bandung Miftah Faridl juga ikut salat dan memimpin doa. Sementara yang menjadi imam salat Subuh adalah Imam Masjid Raya Agung Jawa Barat.

“Tidak hanya di sini (Masjid Agung), ribuan masjid lainnya di Bandung juga melakukan hal yang sama,” ujar Emil, panggilan akrabnya, Minggu (22/1/2017).

Menurutnya, jumlah masjid di Bandung sekitar 4 ribuan. Namun berdasarkan penelitiannya, sangat sedikit anak muda yang ke masjid. “Rata-rata yang hadir ke masjid orangtua, padahal populasi mayoritas anak muda,” terang Emil.

Karena itu, kata Emil, ia menggulirkan gerakan Salat Subuh Berjamaah. Sebab tugas pemimpin adalah mengajak dan memotivasi.

“Kondisi negara juga kan sekarang makin menghangat dan cenderung panas, kami ingin mendamaikan suasana ini,” tambah Emil.

Ia berharap gerakan ini minimal seminggu sekali terus bergulir. “Sampai satu hari bisa setiap hari,” harapnya.

Karena itu Emil mengajak anak muda di Bandung untuk ikut terlibat dalam gerakan ini. Ia meyakini gerakan ini bisa membuat negara lebih baik.

“Kalau anak mudanya disiplin bangun lebih pagi, badan sehat akidahnya juga saleh-saleh, ini yang kita impikan. Sudah mah tara bangun pagi, enggak suka subuh, pikiran diisi dengan yang kotor-kotor, mau dibawa kemana negara ini,” tuturnya.

sumber: detik

Nih videonya!! Kontroversi Kunjungan Pengurus MUI ke Israel

0

BOGORDAILY- Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menjadi sorotan. Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Istibsyaroh dan beberapa anggotanya berkunjung ke Israel dan bertemu Presiden Reuven Rivlin di Tel Aviv.

Sebuah foto yang diunggah di akun Twitter milik Presiden Israel Reuven Rivlin memperlihatkan pertemuan kepala negara negeri Zionis itu dengan perwakilan umat Muslim.

“Speaking with Muslim leaders from #Indonesia. #Israel has no war with #Islam. Indeed, we are not doomed to live together, it is our destinty,” demikian cuitan di akun @PresidentRuvi pada 19 Januari 2017.

Dalam Twitternya, Presiden Rivlin mengungkapkan pertemuannya dengan sejumlah pemuka Muslim dari Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa Israel tak memusuhi Islam.

Seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri Israel, pertemuan itu digelar pada Rabu 18 Januari 2017. Pemuka Muslim yang dimaksud adalah delegasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pertemuan Rivlin dan delegasi MUI terselenggara atas inisiatif dari Australia/Israel & Jewish Affairs Council (AIJAC).

Anggota Dewan Pertimbangan MUI Cholil Ridwan mengatakan, seharusnya anggota MUI tidak boleh ada yang berkunjung ke sana atas nama lembaga. Apalagi bertemu Presiden Israel karena tidak ada hubungan doplomatik antara Indonesia dengan Israel.

“Saya belum tahu. Tapi itu sangat tidak patut dan karena Indonesia tidak ada hubungan diplomatik dengan Israel,” ujar Cholil, Jumat (20/1/2017).

“Dan secara politik, MUI tidak ada hubungan dengan Israel,” dia menambahkan.

Harusnya, kata Cholil, anggota MUI dapat belajar dari kasus Abdurrahman Wahid atau Gus Dur saat berkunjung ke Israel pada 1994. Saat itu Gus Dur mendapat reaksi negatif.

“Kan ada contoh Gus Dur yang datang ke Israel. Jadi mengacu pada kasus yang lalu, mestinya pengurus MUI tidak boleh ke sana (Israel). Sementara negara Timur Tengah baru bermusuhan dengan Isreal,” ujar Ketua MUI 2005-2015 itu.

Namun, terkait sanksi jika memang benar Istibsyaroh melakukan kunjungan tersebut, Cholil belum dapat berkomentar banyak. Pihaknya baru akan mengonfirmasi kepada pihak terkait.

“Itu nanti saya cek, saya kira mestinya ada (sanksi). Saya enggak tahu persis (kejadian) itu,” Cholil menandaskan.

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi menegaskan, kunjungan salah seorang pengurus MUI, Istibsyaroh, ke Israel bukan atas nama organisasi yang menjadi wadah musyawarah ulama Indonesia itu.

“MUI dalam waktu dekat akan memanggil beliau untuk meminta klarifikasi atau tabayyun atas kunjungannya, karena kunjungan tersebut dilakukan tanpa seizin dan sepengetahuan pimpinan MUI,” kata Zainut Tauhid Saadi.

Menurut Zainut, pimpinan MUI sangat menyesalkan kunjungan tersebut karena dinilai telah menyalahi kebijakan organisasi.

MUI, kata dia, melarang semua pengurusnya untuk berkunjung ke negara zionis dengan atau tanpa dalih apa pun.

“MUI sebagai salah satu representasi umat Islam Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Negara Palestina,” kata dia seperti dilansir dari Antara, Sabtu (21/1/2017).

Zainut menegaskan kebijakan tersebut sesuai dengan semangat konstitusi yakni menolak segala macam bentuk penjajahan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas menuturkan, tidak ada yang tahu soal kepergian Istibsyaroh ke Israel.

“MUI tidak tahu tentang kepergian yang bersangkutan kesana. Jadi itu bukan (atas nama MUI). Jadi MUI tidak tahu,” ucap Anwar kepada Liputan6.com, Sabtu (21/1/2017).

Meski belum mengetahui, lanjut dia, MUI mengecam betul tindakan berpergian ke Israel. Menurut dia, hal ini bertentangan dengan semangat Indonesia yang mendukung kemerdekaan setiap bangsa.

“Meskipun tidak tahu, MUI sangat menyesalkan adanya kunjungan tersebut. Mengapa? Karena itu bertentangan dengan alinea pertama mukkadimah UUD 45,” tandas Anwar.

Dia mengatakan jajarannya akan mengadakan rapat, guna membahas masalah ke Israel.

“Kita akan rapat dengan Dewan Pimpinan MUI. Rencananya hari Selasa (24 Januari 2017) besok,” kata Anwar.

Sumber: liputan6

Link video polemik pengurus MUI ke Israel:

Selanjutnya:

https://www.youtube.com/watch?v=mutT-9fq6uM

Geger!! Bayi 5 Bulan Positif Konsumsi Narkoba. Begini Kondisinya Sekarang..

0

BOGORDAILY- Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua orang pengguna narkoba, Kamis (19/1/2017). Mirisnya, ada seorang ibu yang ikut tertangkap dan positif narkoba meski tengah menyusui bayinya yang berusia 5 bulan. Lalu bagaimana kondisinya sekarang?

Kondisi bayi berumur 5 bulan yang positif narkoba di Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah mulai membaik. Tim BNN Provinsi Kalteng terus memantau kondisi bayi tersebut.

“Untuk penanganannya dipantau oleh tim medis BNNP maupun BNNK, baik itu termasuk ada dokter, psikolog, tenaga ahli lainnya. Saat ini sudah terlihat perkembangan yang cukup baik, perilakunya sudah baik,” kata Kepala BNN Kalteng Kombes Sumirat Dwiyanto seperti dilansir detik, Minggu (22/1/2017).

Sumirat menjelaskan, bayi tersebut sebelumnya terlihat sering rewel, menangis, dan gelisah. Saat ini kondisinya sudah cenderung tenang. “Sekarang sudah ceria lagi,” ujarnya.

Pihaknya juga memberlakukan rawat jalan terhadap ibu si bayi yang positif narkoba. Bayi tersebut saat ini bersama ibunya.

“Sama ibunya, sama keluarganya. Di sana ada saudara-sauradanya di rumahnya. Memang istrinya kita lakukan rawat jalan mengingat kita gak mau memisahkan anak sama ibunya,” ucapnya.

“Kita lakukan setiap hari memantau perkembangan anaknya. Ibunya sering datang ke BNN, kalau enggak bawa anaknya, kami yang langsung datang ke rumahnya,” ujarnya.

Saat disinggung butuh berapa lama bayi tersebut kembali normal. Sumirat menuturkan narkotika jenis sabu maksimal 3 hari sampai 7 hari sudah hilang dari dalam tubuh dan tergantung paparannya.

“Kalau dilihat seperti ini kan dia sudah cepat sekali ceria, satu pertumbuhan yang bagus. Mudah-mudahan dia tidak terpengaruh banyak terkait psikologisnya dia,” tuturnya.

Sumirat menjelaskan, bayi tersebut positif narkoba merupakan akumulasi dari orang tuanya yang menggunakan sabu.

“Tidak hanya karena ASI, bapaknya sama ibunya dan temannya itu kan kalau menggunakan sering di dalam satu ruangan yang bayinya ada di situ, itu kan bisa dipaparkan dari udara kan. Kalau ada orang ramai-ramai pakai sabu terus kita ada di situ bisa juga kita kena juga, sama kayak rokok kan,” tuturnya.

Sumirat berharap kondisi bayi semakin baik ke depan dan terhindar dari pengaruh narkoba tersebut. “Kalau ibunya belum stabil, masih labil. Paling enggak dua atau tiga bulan ibunya harus kita rehabilitasi rawat jalan,” ujarnya. (bd)

Nih Link videonya:

Selanjutnya: