Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 6316

Fikri Ihsani Dorong KNPI Kecamatan Berkolaborasi dengan Swasta dan Pemerintah

Bogordaily.net–PK Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Pamijahan menggelar diskusi peran serta pemuda dan pihak swasta dalam meningkatkan pembangunan, Sabtu, 29 Januari 2022. Ketua  DPD KNPI Kabupaten Bogor Fikri Ihsani pun mengapresiasi kegiatan di Aula Kampus INAIS Pamijahan itu.

“Kegiatan ini tentu jadi pilot project untuk semua PK KNPI di Kabupaten Bogor yang berhasil bersenergi berkolaborasi dengan sektor swasta,” kata Fikri pada acara yang juga yang dihadir anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Ruhiyat Sujana, Ketua Tanggung Jawab Sosial (TJSL) Kabupaten Bogor Yusfitriadi dan perwakilan perusahaan.

Lebih lanjut kata Fikri, pelaku usaha yang menginvestasikan di Pamijahan, Fiksi bisa bekerjasama dengan sektor usaha dalam pembangunan kepemudaan di Pamijahan. Selaku DPD KNPI, dia berharap kegiatan seperti ini bisa diikuti oleh semua PK KNPI di Wilayah Kabupaten Bogor.

Fikri berpesan kepada seluruh PK KNPI di tingkat kecamatan. Pertama, agar tetap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah. Kedua, membangun kepemudaan dengan menggali potensi lokal di wilayah kecamatan masing masing.

“Ketiga, tetap jaga kondusivitas di masing-masing kecamatan, apalagi  menjelang Musda. Meskipun ada mekanisme dan tahapan yang harus ditempuh kondusivitas harus tetap dijaga,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PK KNPI Kecamatan Pamijahan Heri Gunawan dalam dialog yang dihadiri oleh pihak perusahan, mendorong legislatif untuk membuat Perda agar Corporate Social Responsibility (CSR) ada aturannya sehingga bisa terikat.

“Karena melihat kondisi di lapangan  CSR-nya belum kita rasakan secara maksimal baik kepada pemuda ataupun kepada masyarakat,” ujar Heri.

Dia pun berharap bukan hanya KNPI, tetapi berbagai unsur bisa ikut mendorong Perda tersebut. Sehingga kata dia, Bupati ikut mengamini, sebab tidak cukup hanya di tingkat Kecamatan Pamijahan.

“Saya pikir harus ada juga unsur lain PK lain juga ikut meramaikan ini  ikut menggaungkan ini agar Perda bisa kita dorong dan cepat disahkan kaitan dengan CSR,” katanya. (Ruslan)

 

 

Puncak Acara ‘Keep Blazing Stay Amazing’, Savero Style Bogor Santuni Anak Yatim

0

Bogordaily.net–Milad kedua Hotel Savero Style Bogor sudah memasuki acara puncaknya. Acara bertemakan ‘Keep Blazing Stay Amazing’ ini diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah,  periksa mata gratis, dan santunan anak yatim.

General Manager (GM) Hotel Savero Style Bogor Firman Anugrah mengatakan sebagian acara yang sudah dilakukan pada Kamis 27 hingga 29 Januari 2022. Kegiatan diisi donor darah bekerjasama dengan PMI Kota Bogor dan juga pemeriksaan mata gratis.

“Alhamdulilah dari PMI di targetkan telah memenuhi kuota, terima kasih yang sudah berpartisipasi,” kata General Manager (GM) Hotel Savero Style Bogor Firman Anugrah, Sabtu, 29 Januari 2022.

Lebih lanjut, Firman memaparkan, pada kesempatan ini pihaknya mengundang 30 anak yatim dari The Yatim Village.

“Kita berdoa sama-sama, supaya kita semua khususnya Savero Style yang ulang tahun kedua ini diberikan keberkahan dan juga kesehatan untuk kita semua,” ujarnya.

Firman pun berharap, semua diberikan kesehatan dan juga keberkahan, apalagi karyawan hampir setengahnya pernah menjadi alumni Covid-19.

“Mudah-mudahan kita diberikan kesehatan, khususnya keberkahan karena kita juga ngundang anak anak yatim supaya ada keberkahan buat kita Savero Style,” tutupnya. (Ibnu Galansa Montazerry)

 

 

Jenazah Teridentifikasi, DJ Cleo Minta Dimakamkan Dekat Ayah

0

Bogordaily.net–Jenazah DJ Indah Cleo, salah satu dari 18 korban bentrokkan di karaoke Doubel 0, Kota Sorong, Papua Barat, 25 Januari 2022 lalu akhirnya teridentifikasi. Keluarga Indah Cleo akan segera membawa jenazah untuk dimakamkan di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Adik kandung korban, Sukma Wardani mengatakan sebelum meninggal dunia, Indah pernah berpesan ingin dimakamkan di samping makam ayah.

“Itu pesan terakhir almarhum bahwa jika terjadi sesuatu dengan dirinya dia harus dimakamkan di samping makam ayah,” kata Sukma dilansir Inews.id dari Antara.

Kapolda Papua Barat Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing mengatakan sejauh ini tiga korban pembakaran sudah dikonfirmasi keluarga. Selanjutnya keluarga Indah korban segera menerbangkan jenazah almarhum dari Kota Sorong untuk dimakamkan setelah diserahkan pihak Kepolisian.

Kepala Bidang Dokes Polda Papua Barat Kombes Pol dr Bambang Pitoyo Nugraha memberikan keterangan terpisah, menjelaskan proses DVI sudah tiga dari 17 jenazah korban terindentifikasi.

Tiga korban teridentifikasi adalah jenazah dengan nomor antemortem 005 teridentifikasi atas nama Indah Sukmadani atau yang dikenal DJ Cleo, jenis kelamin perempuan, umur 24 tahun asal Provinsi Sumatera Barat.

Korban teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis di kamar jenazah dan properti atau aksesories yang melekat pada korban.

Jenazah kedua yang terindentifikasi adalah dengan nomor antemortem 010 atas nama Fermansyah Syahputra, jenis kelamin laki-laki, umur 33 tahun asal Palembang.

“Yang bersangkutan terindentifikasi berdasarkan pemeriksaan gigi, properti dan pemeriksaan medis di kamar jenazah,” ujar Bambang.

Kemudian yang ketiga jenazah dengan nomor antemortem 007 atas nama Vicram Kenoras, jenis kelamin laki-laki, umur 23 tahun, asal Kota Sorong.***

 

 

Menteri Teten Bertekad Bangun Ekosistem Kondusif untuk Koperasi

0

Bogordaily.net–Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertekad membangun ekosistem yang kondusif bagi koperasi di Indonesia sehingga masyarakat tergerak berkoperasi karena kesadaran sendiri untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Menteri Teten dalam acara Rapat Anggota Tahunan XXXIV Tahun Buku 2021 KSP Koppas Kranggan Bekasi, Sabtu, 29 Januari 2022, mengatakan pemerintah sedang giat mendorong masyarakat agar berkoperasi sehingga koperasi tidak tertinggal daya saingnya dengan korporasi.

“Mengembangkan koperasi tidak bisa dengan mendoktrin tapi harus menjadi kesadaran sendiri, pilihan rasional masyarakat. Sehingga pendekatan kami sekarang adalah membangun ekosistem koperasi agar kompetitif bersaing dengan korporasi,” kata Menteri Teten.

Ia menyadari bahwa koperasi bukan serupa dengan korporasi yang semata mencari laba tetapi lebih ke arah mengurus kesejahteraan anggota.

“Ekosistem sedang kami perbaiki agar koperasi bisa masuk ke sektor mana saja seperti infrastruktur bisa membangun tol, pelabuhan, tambak udang, hingga pengelolaan pelelangan ikan. Semua dimungkinkan,” jelas Menteri Teten.

Untuk itu, di LPDB-KUMKM di bawah Kementerian Koperasi dan UKM saat ini dikembangkan program inkubator bisnis yang memungkinkan koperasi diinkubasi dengan bisnis model. Menteri Teten mencontohkan di banyak negara maju, koperasi banyak yang sukses karena memiliki bisnis model yang inovatif.

Kementeriannya saat ini sedang merujuk untuk mengembangkan bisnis model koperasi multipihak yang memungkinkan semua pihak bisa bergabung dalam koperasi tanpa kepentingannya terlanggar satu sama lain.

“KSP Koppas Kranggan ini misalnya pemekaran usahanya bisa dilakukan dengan spin off dan hasilnya bisa difokuskan ke sektor riil,” kata Menteri Teten.

Lebih lanjut ia pun mendorong agar koperasi juga terdigitalisasi terutama untuk koperasi simpan pinjam yang harus akrab dengan inovasi dalam financial technology (fintech). Digitalisasi kata Menteri Teten, juga memungkinkan jangkauan koperasi semakin luas misalnya yang selama ini terkendala RAT fisik tapi di era digitalisasi bisa dilakukan RAT secara daring dengan keanggotaannya yang bersifat nasional.

“Kita rancang koperasi menjadi besar,” kata Menteri Teten.

Ia juga menggarisbawahi isu koperasi gagal bayar yang kerap terjadi dan Menteri Teten menemukan sebagian besar disebabkan karena koperasi didirikan oleh usaha besar dan menyalurkan uang untuk kepentingan usahanya bukan anggotanya.

“Oleh karena itu penting agar simpanan di bawah Rp2 miliar untuk diasuransikan agar kepentingan anggota terlindungi dan kepercayaan anggota kepada koperasi semakin tinggi,” katanya.

KemenKopUKM juga telah membentuk Satgas Koperasi Bermasalah untuk menyelesaikan banyak kasus koperasi gagal bayar.

“Saat ini kami sedang banyak melakukan upaya resolusi aset untuk melindungi anggota koperasi yang dirugikan. Sistem pengawasan diperketat dan kita ubah dari sebelumnya menjadi lebih baik,” kata Menteri Teten.(Gibran)

Festival Pencak Silat, Pemkot Bogor Beri Panggung Utama

0

Bogordaily.net–Wali Kota Bogor Bima Arya meresmikan acara Festival Pencak Silat IPSI se-Jawa Barat di Lantai 3, Blok F, Bogor Trade Center, Pasar Kebon Kembang, Kelurahan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu, 29 Januari 2022.

“Insyaalah Pemkot akan memberikan panggung utama untuk silat. Dalam perayaan-perayaan kami akan berikan itu. Terutama perayaan Hari Jadi Kota Bogor,” kata Bima Arya.

Acara festival pencak silat ini menurut Bima digelar untuk mempertahankan budaya dan tidak terlepas dari sejarah Kota Bogor yang merupakan Ibu Kota kerajaan.

“Di sinilah letak Ibu Kota Kerajaan Pakuan Pajajaran. Pondasi utama budaya sunda ada di sini. Sudah seharusnya hal ini dilakukan demi menjaga tradisi peninggalan. Jangan sampai kita digerus oleh budaya asing,” tegasnya.

Lebih lanjut Bima mengapresiasi helaran festival kali ini dan  menjadi pemicu generasi muda untuk menjadi pendekar sejati.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor Subono Widoyoko mengatakan, festival pencak silat  ini sebagai upaya mempertahankan status UNESCO yang menjadikan pencak silat sebagai warisan kebudayaan tak benda.

“Yang mana pencak silat ini pada tanggal 12 Desember 2019 telah diakui oleh UNESCO sebagai kebudayaan tak benda. Untuk itu masyarakat pencak silat, insan pencak silat perlu mempertahankan,” tandasnya.(Ibnu Galansa Montazerry)

Hati-Hati! Tidur Siang Terlalu Lama, Ini Penyakit yang Mengincar

0

Bogordaily.net–Penyandang diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan sejumlah masalah kesehatan yang serius. Kadar glukosa darah yang tinggi secara konsisten dapat menyebabkan penyakit serius yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah, mata, ginjal, saraf, dan gigi.

Mungkin banyak yang mengetahui bahwa diabetes memiliki gejala sering merasa haus dan juga sering buang air kecil. Namun, ternyata ada juga tanda khas yang muncul jika kamu menderita diabetes yakni tidur siang dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Dilansir Suara.com dari Herstory.co.id, berdasarkan penelitian dari The European Association for the Study of Disease annual meeting, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering tidur siang lebih dari satu jam, kemungkinan 45 persen berisiko menyandang diabetes dibandingkan dengan orang-orang yang tidur siang hanya sebentar.

Sebab, jika kamu terlalu lama tidur siang, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu menderita gangguan tidur yang pada gilirannya ini bisa terkait dengan risiko diabetes.***

 

Sssttt! Dijual Real Madrid, Gareth Bale dkk Sepi Peminat

0

Bogordaily.netPemain Real Madrid Gareth Bale, Eden Hazard, Marcelo sampai Isco kabarnya bakal dijual. Sayangnya, dari nama-nama yang ditawarkan, ternyata sepi peminat.

Dilansir Detik.com dari Marca, keempat pemain tersebut tidak masuk dalam rencana pelatih Carlo Ancelotti sehingga Real Madrid pun melepasnya di bursa transfer musim dingin ini.

Namun, keempat nama tersebut masih sepi peminat. Gareth Bale dan Marcelo yang kontraknya akan habis di musim panas rencananya tidak akan diperpanjang masa baktinya. Bale sempat ditawarkan ke beberapa klub di Liga Inggris. Akan tetapi, gajinya dirasa terlalu besar.

Tak hanya itu, Eden Hazard juga blak-blakan menawarkan diri untuk dijual. Hazard yang jadi salah satu pembelian termahal klub pada tahun 2019, belum juga memberikan penampilan terbaik.

Dia malah suka kambuhan cedera pergelangan kaki. Newcastle United berminat memboyongnya, tetapi Hazard menolak karena tak mau bermain di level papan bawah.

Sedangkan Isco yang juga akan habis kontraknya di musim panas ini juga sepi peminat. Arsenal dan Liverpool kabarnya meminati pemain berusia 29 tahun itu. Lagi-lagi, sampai saat ini, hal tersebut masih sebatas rumor.***

 

Waspada! Kasus Positif Corona di RI Tembus 52.555

0

Bogordaily.netMasyarakat diminta semakin waspada. Sebab, kasus positif Corona atau COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Hari ini, Sabtu, 29 Januari 2022, ada 11.588 tambahan kasus baru.

Berdasarkan data Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dilansir Detik.com, tambahan kasus tersebut membuat total positif Corona di Indonesia berjumlah 4.330.763 kasus. Dari jumlah itu, 52.555 merupakan kasus aktif. Jumlah kasus aktif tersebut naik 8.981 kasus dari kemarin. Kasus aktif artinya pasien Corona belum sembuh atau meninggal dunia.

Pemerintah juga melaporkan kasus sembuh dari Corona sebanyak 2.590 pasien, sehingga total pasien Corona yang sembuh 4.133.923 orang. Ada pula 17 kasus kematian akibat Corona yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir. Total kematian akibat virus Corona di Indonesia berjumlah 144.285 kasus.

Pemerintah juga melaporkan ada 11.112 suspek yang dipantau hari ini. Sedangkan jumlah spesimen yang diuji hari ini sebanyak 383.401.

Pemerintah pun terus mengimbau warga agar mematuhi protokol kesehatan demi mencegah COVID-19, yakni mengenakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, serta menjaga jarak.

Sementara itu, meski ada peningkatan dalam jumlah kasus, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, menyebut hal ini tidak disertai dengan tingkat keparahan yang tinggi.

Hal tersebut dipastikan dengan rendahnya angka kematian yang diakibatkan Covid-19 terutama pada saat varian Omicron menyebar di Indonesia. Angka kematian yang timbul itu masih di bawah 10.

“Kalau kita melihat bahwa walaupun terjadi peningkatan kasus yang cukup tinggi tetapi tidak diiringi dengan tingkat keparahan ataupun tingkat kematian,” kata Nadia dalam diskusi bertajuk Menahan Gelombang Omicron, Sabtu 29 Januari 2022.

Keyakinan Nadia didasari oleh tingkat perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit pada saat ini. Kalau secara nasional bisa terhitung baru mencapai 11,68 persen. Angka tersebut masih jauh dari batas darurat perawatan rumah sakit yakni 60 persen.

Ia pun berharap dengan kondisi tersebut membuat pemerintah Indonesia mampu mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Walaupun konfirmasi positif terjadi peningkatan tetapi artinya masih bisa kita lakukan pengendalian untuk menekan laju penularan tadi,” imbuhnya.

Nadia juga mengungkapkan kalau penambahan jumlah kasus Covid-19 itu berdasarkan data real time. Belajar dari masa penyebaran varian Delta, kini laboratorium-laboratorium secara nasional sudah terhubung langsung dengan pusat data di Kementerian Kesehatan.***

Dipacari Perwira, Widy Bingung Pilih Nikah atau Hapus Tato dan Keluar Band

0

Bogordaily.net–Vokalis grup band Vierratale, Widy selama ini jarang terekspos, terutama soal kisah asmaranya. Kini, Widy blak-blakan dan mengaku memiliki seorang kekasih yang ia panggil dengan sebutan loreng.

Ia pun curhat soal sang pacar dan mengaku akan dinikahi lelaki yang berprofesi sebagai perwira itu. Namun, ada dua syarat yang terasa berat baginya.

“Si pacar ini nge-push aku untuk hapus semua tato dan tidak ada Vierra lagi,” kata Widy melalui Instagram Story-nya, Sabtu, 29 Januari 2022.

Widy juga mengakan selain memenuhi keinginan sang pacar, penyanyi 31 tahun itu juga ingin sepenuhnya mengurus rumah tangga.

“Aku itu kalau jadi istri, mending kalem aja udah. Urus suami, anak, rumah,” katanya.

Sahabat Kevin Aprilio ini juga menambahkan, imej penyanyi yang dirasa kurang memberikan contoh bagi istri perwira kelak.

“Masih manggung, keluyuran kemana-mana. Kan harus menjadi contoh juga dong untuk tetangga aku di bidang itu. Terus di sana bakalan ada yang diurus juga soalnya,” jelasnya.

Meski tak keberatan menjadi ibu rumah tangga, Widy tampaknya belum siap meninggalkan dunia panggung hiburan yang telah membesarkan namanya. Selain itu, ia juga galau karena harus menghapus tato di tubuh.

“Aku masih pengin sama Vierra dan sayang banget sama tato gue. Sudah jelas toh gue seniman, ya begini,” akunya.

Unggahannya itu pun mendapat respons beragam dari warganet. Beberapa di antaranya merasa aneh mengapa setelah menjadi seorang istri, Widy harus meninggalkan sesuatu yang disukai. Ada pula yang mendukung Widy untuk segera menikah tetapi ada pula yang memintanya tetap bertahan di Vierratale.***

Sadis! Ibu Muda di India Diperkosa Bergilir dan Diarak Siang Bolong

0

Bogordaily.net–Seorang perempuan di New Delhi, India diculik, diperkosa bergilir, kemudian diarak di siang bolong. Kepolisian Delhi menangkap sebelas orang, termasuk beberapa perempuan, terkait laporan korban yang berusia 21 tahun itu.

Kasus kekerasan seksual ini pun mendapat kecaman luas termasuk dari Komisi Perempuan dan menteri kepala Delhi. Mereka menyebut kasus tersebut sebagai kejadian memalukan.

Pada rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan, wajah korban dicoret dengan tinta hitam lalu rambutnya digunting. Tak hanya itu, korban juga diarak sambil dicemooh di jalanan sedangkan warga lain menonton dan merekam dengan kamera ponsel.

Pejabat kepolisian Delhi R Sathiyasundaram mengatakan, peristiwa itu terjadi di Distrik Shahdara, Delhi beberapa waktu lalu. Pemerkosaan dan perundungan itu merupakan buntut dari pertengkaran antartetangga sebelumnya. Ia tidak menjelaskan apa yang menjadi pemicu pertengkaran.

“Seluruh sebelas orang yang ditangkap, termasuk dua anak di bawah umur yang tidak bisa diadili sebagaimana orang dewasa,” kata Sathiyasundaram, dikutip Inews.id dari AFP, Sabtu, 29 Januari 2022.

Media lokal melaporkan, kejadian bermula saat seorang remaja perempuan 16 tahun, kerabat salah satu pelaku, yang bunuh diri. Remaja itu melompat ke kereta yang melintas lantaran permintaannya tak dipenuhi sang ibu muda.

Sementara itu dalam pemeriksaan polisi, korban mengaku diculik oleh satu keluarga sebelum diperkosa beberapa pria. Di antara pelaku pemerkosaan ada anak di bawah umur. Setelah diperkosa, korban dipukuli menggunakan tongkat lalu diarak ke jalanan.

Sementara itu korban memiliki anak berusia 2 tahun dan kini menjalani konseling untuk meringankan traumanya. Undang-undang kejahatan kekerasan seksual India sempat direvisi setelah kasus pemerkosaan bergilir terhadap remaja perempuan di New Delhi pada 2012 yang menghebohkan dunia. Namun, kasus pemerkosaan tetap tinggi. Sepanjang 2020 saja ada sekitar 28.000 kasus pemerkosaan di India.***