Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 6562

Peduli Bencana Alam, BEM FKIP UIKA Buka Donasi

0

Bogordaily.net – BEM FKIP UIKA Bogor mengajak warga Bogor untuk berkontribusi dalam aksi peduli korban bencana pergeseran tanah di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur yang mengakibatkan 182 jiwa harus mengungsi dengan mendukung aksi open donasi.

“Jangan pernah merasa malu ketika hanya mampu memberi sedikit untuk bersedekah, karena selalu ada kebaikan dalam berbagi, tidak peduli seberapa kecil yang kamu berikan,” Ali bin Abi Thalib.

Donasi akan disalurkan ke Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Untuk transfer melalui Bank BRI 771301013896535 a/n Arini Aflahal Yaumi atau DANA ke nomor 089671103674 ariniaflahal.

Contact Person wa.me/ 0896-7110-3674 (Arini Aflahal Yaumi).***

Menaker: Penetapan UMP Semua Provinsi Paling Lambat 21 November

0

Bogordaily.net – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para gubernur untuk penetapan upah minimum provinsi (UMP) paling lambat tanggal 21 November 2021.

Penetapan ini harus sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat tanggal 21 November tahun 2021, dan karena tanggal 21 November merupakan hari libur nasional maka penetapannya dilakukan paling lambat satu hari sebelumnya, yaitu tanggal 20 November,” ujar Menaker, dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa 16 November 2021.

Kemudian penetapan upah minimum kabupaten (UMK) dilakukan paling lambat tanggal 30 November 2021 dan dilakukan setelah penetapan UMP. Ida menambahkan, ketentuan batas waktu penetapan ini telah ditegaskan kembali dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 561/6393/SJ perihal penetapan upah minimun tahun 2022, yang disampaikan kepada seluruh gubernur.

Lebih lanjut Menaker menegaskan, penetapan upah minimum (UM) tahun 2022, berdasarkan UU Cipta Kerja dan aturan turunannya PP 36/2021 bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja/buruh, agar upahnya tidak dibayar terlalu rendah akibat posisi tawar mereka yang lemah dalam pasar kerja.

“Kebijakan upah minimun ditujukan sebagai salah satu instrumen pengentasan kemiskinan serta tentu saja untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia melalui pengupahan yang adil dan berdaya saing,” ujarnya.

Ida menjelaskan, UM adalah upah terendah yang ditetapkan oleh pemerintah yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan.

“Semangat dari formula upah minimum ini, berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021, adalah untuk mengurangi kesenjangan upah minimum sehingga terwujud keadilan upah antarwilayah. Keadilan antarwilayah ini, sekali lagi, dicapai melalui pendekatan rata-rata konsumsi rumah tangga di masing-masing wilayah,” terangnya.

Lebih lanjut Menaker menjelaskan, UM berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 hanya berdasarkan wilayah, yaitu UMP dan UMK, tidak ada lagi penetapan UM berdasarkan sektor atau UMS.

Namun UMS yang telah ditetapkan sebelum 2 November 2020 tetap berlaku hingga UMS tersebut berakhir atau UMP/UMK di wilayah tersebut telah lebih tinggi.

“Dengan demikian, UMS tetap berlaku dan harus dilaksanakan oleh pengusaha,” tegasnya.***

Polsek Bogor Selatan Ajak Komunitas Anak Tongkrongan Ngariung Bareng

0

Bogordaily.net – Polsek Bogor Selatan mengadakan ngariung bareng bersama komunitas anak tongkrongan Bogor Selatan dan Bogor Tengah, untuk menjaring aspirasi yang berada di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu 17 November 2021.

Acara ngariung bareng ini digelar di Kampung Tematik RT 05/RW 01, Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Pantauan Bogordaily.net, sebanyak 42 orang dari komunitas anak tongkrongan tiba di Kampung Tematik Mulyaharja dibawah komando Dadang Sanjaya selaku Kordinator, pukul 15.00 WIB.

Sesampainya di Kampung Tematik Mulyaharja, anak tongkrongan disambut hangat oleh Kapolsek Bogor Selatan, AKP Diana yang didampingi Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh, Lurah Mulyaharja, Indra, Kanit Intelkam Polsek Bogor Selatan, Ipda Ibnu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mulyaharja, Aiptu Margiono dan Anggota Sabara.

Kapolsek Bogor Selatan, AKP Diana S menyampaikan, Kegiatan yang digagas oleh Polresta Bogor Kota dimana setiap Minggu melakukan kegiatan sinergitas ngariung bareng.

Ngariung bareng

“Hari ini kita lakukan dengan para komunitas anak tongkrongan yang ada di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Tengah dengan tujuan ingin sinergitas dalam cipta kondusif di wilayah,” kata Kapolsek Bogor Selatan, AKP Diana S kepada Bogordaily.net, Rabu 17 November 2021.

Dalam kegiatan ini, AKP Diana melihat mereka sangat mengapresiasi dan siap mewujudkan Kota Bogor kondusif, dengan bekerja sama dengan aparat wilayah dan pengurus wilayah.

“Kedepannya anak-anak muda khususnya di wilayah Selatan bisa membangun kotanya sendiri, terutama di wilayah Bogor Selatan dan Tengah agar menjadi tolak ukur untuk wilayah yang lain,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan bagi teman-teman yang sudah menjadi pelopor.

“Kita akan terus mencoba melakukan upaya pendampingan di setiap Kelurahan. Upayanya adalah mencoba ikhtiarkan agar mereka mendapatkan kegiatan-kegiatan positif, karena banyak program di wilayah yang terus bisa digalih dan tentunya butuh pendampingan dan vasitasi dari wilayah,” kata Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh.

Hidayatulloh juga menyampaikan, pihaknya juga memberikan edukasi ke mereka memiliki potensi olahraga. Nantinya akan di fasilitasi.

“Kita fasilitas melalui program-program yang ada di Kelurahan ataupun Kecamatan,” jelasnya.

Ngariung bareng

“Harapannya kreativitas anak muda akan terbangun dan kita galih, sehingga ke arah yang positif dan pada akhirnya anak-anak muda ini jangan sampai jadi penonton di wilayah sendiri akan tetapi menjadi pelaku positif,” ungkapnya.

Kordinator komunitas anak tongkrongan Bogor Tengah dan Selatan, Dadang Sanjaya menambahkan, dengan adanya ngariung bareng, pihak dari komunitas lainnya bisa mengarahkan rekan-rekannya.

“Ini adalah awal pertama untuk membuat Bogor aman, nyaman dan sejahtera. Untuk itu kita jangan putus komunikasi dan jalankan terus silahturahmi,” ucapnya.

Dudung sapaan akrabnya menuturkan, dirinya yakin banyak peluang atau program dari kelurahan atau kecamatan.

“Saya sangat mendukung dengan program dari Polri, pemuda harus peran aktif untuk mendukung dan menjaga wilayah,” pungkasnya. (Ibnu Galansa Montazerry)

Kementerian ATR/BPN Terima BMN dan Lelang Awards 2021 Kategori Peer Collaboration

0

Bogordaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperoleh penghargaan Barang Milik Negara (BMN) dan Lelang Awards tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan RI.

Pada tahun ini, Kementerian ATR/BPN mendapatkan penghargaan tersebut dalam kategori Peer Collaboration atau Mitra Kolaborasi yang diterima oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto melalui daring, Senin 15 November 2021.

Kategori Peer Collaboration atau Mitra Kolaborasi yang diterima oleh Kementerian ATR/BPN, merupakan apresiasi terhadap kerja sama tata kelola Kementerian/Lembaga.

Dalam hal ini, yang menjadi mitra kerja sama dengan DJKN selaku pengelola BMN dan Kementerian ATR/BPN yang telah melaksanakan kerja sama di bidang penyertipikatan BMN berupa tanah.

Agust Yulian, Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian ATR/BPN, mengungkapkan bahwa ini melengkapi awards laporan keuangan yang juga tahun ini diperoleh Kementerian ATR/BPN, untuk kategori ini telah diperoleh sebanyak lima kali berturut-turut.

Kementerian ATR/BPN berhasil melakukan sertipikasi aset tanah Kementerian Keuangan, BUMN, serta Pemerintah Daerah.

“Upaya sertipikasi ini bisa difasilitasi karena memang tugasnya ada di Kementerian ATR/BPN sehingga merupakan bentuk keseriusan kita dengan memasukkan target ini dalam kegiatan tahunan Kementerian ATR/BPN. Di sinilah Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan instansi tadi untuk mempercepat proses sertipikasi sehingga ini yang menjadikan kita selalu diberikan apresiasi. Diharapkan juga untuk beberapa tahun ke depan, seluruh tanah pemerintah harus sudah bersertipikat seluruhnya,” ungkapnya.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan mengucapkan, selamat kepada seluruh pemenang yang tadi telah mendapatkan prestasi di bidang pengelolaan BMN dan para pemangku kepentingan lainnya, yang telah menjadi mitra dalam mengelola BMN serta melaksanakan lelang negara secara cerdas.

“Tentu seluruh hasil ini sangat diapresiasi, tetapi diharapkan tidak merasa berpuas diri dan terlena dengan prestasi yang telah diraih maupun yang telah dicapai karena tantangan masih sangat banyak. Kementerian Keuangan dalam hal ini akan terus mencoba untuk mendorong agar seluruh Kementerian/Lembaga yang mengelola dan memiliki peranan penting di dalam memanfaatkan BMN, akan terus mengukir prestasi di dalam mengelola dan memanfaatkan BMN,” ujarnya.

Rionald Silaban, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, menuturkan bahwa acara apresiasi pengelolaan BMN dan lelang 2021 ini, merupakan rangkaian dari HUT ke-15 Kementerian Keuangan dan sebagai bentuk apresiasi atas kualitas kerja dan koordinasi seluruh Kementerian/Lembaga.

Kegiatan ini diharapkan juga akan semakin memperkuat sinergi sehingga dapat memunculkan inovasi bersama seluruh Kementerian/Lembaga dan para pemangku kepentingan, serta menjadi bagian dari momentum transformasi DJKN yang merupakan manajer aset untuk menjadi lebih baik.***

Ketua DPRD Komisi IV Dorong Kabupaten Bogor Bebas Kekerasan Anak

0

Bogordaily.net – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Dedi Aroza mendorong agar Kabupaten Bogor, bebas dari kasus kekerasan terhadap anak pada tahun 2023 mendatang.

Hal itu Dedi ungkapkan saat selesai menggelar reses di Kecamatan Cisarua, pada Rabu 17 November 2021.

Ia juga mendorong Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kabupaten Bogor agar lebih extra untuk menciptakan wilayah Bumi Tegar Beriman menjadi daerah yang layak dihuni oleh anak-anak.

“Guna menolong kehidupan anak, kita akan mengusulkan perda layak anak, didorong oleh KPAD oleh dinas terkait 2022-2023,” kata Dedi Aroza kepada awak media, Rabu 17 November 2021.

Tak hanya itu, menurut Dedi keberadaan KPA belum banyak diketahui, untuk itu Dedi mendorong agar komisi tersebut segera memperlihatkan kiprahnya.

Meski begitu, komisi IV menilai KPA Kabupaten Bogor sudah memberikan fungsi sebagaimana mestinya yang cukup bagus, dalam hal memberikan perlindungan kepada anak-anak khususnya di Kabupaten Bogor.

Dedi juga menambahkan bahwa, KPA selain menangani kasus kekerasan terhadap anak, harus bisa mengantisipasi bagaimana anak-anak juga tak terkenda dampak dari kekerasan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Dedi berharap dengan adanya KPA, bisa berdampak baik kedepannya khususnya untuk soal perlindungan anak.

Ia juga menegaskan kalau untuk anggaran, pihak komisi IV DPRD Kabupaten Bogor siap memberikan support terkait hal tersebut, asalkan peran KPA lebih bisa ditingkatkan. Target bebas dari kekerasan anak bisa tercapai ditahun 2023 nanti.

“Anggaran kita support, asalkan target tercapai,”pungkasnya. (Irfan Ramadhan)

Koramil 0606 Tanah Sareal Sambut Hangat Ormas PKSSB

0

Bogordaily.net – Kodim 0606/Kota Bogor melalui Koramil 0606 Tanah Sareal, menerima kunjungan dari Ormas Perkumpulan Keluargo Sekundang Setungguan Bengkulu (PKSSB) untuk berkomunikasi dengan Danramil Tanah Sareal, Kapten Inf Heru Susilo di Koramil 0606 Tanah Sareal yang berada Jalan Bukit Cimanggu City Raya No 918, RT 01/RW 01, Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Pantauan di lokasi pukul 08.20 WIB, PKSS Bengkulu yang beranggotakan 7 orang dengan menggunakan kemeja merah dan celana hitam tiba dengan menggunakan mobil Avanza putih bernapol F 1336 ET. Kedatangan PKSSB disambut hangat dari Danramil Tanah Sareal, Kapten Inf Heru Susilo.

Danramil Tanah Sareal, Kapten Inf Heru Susilo mengatakan, PKSSB datang ke Koramil 0606 Tanah Sareal bertujuan meminta arahan dan saran ke instansi TNI.

“Mereka minta saran ke kami bagaimana mengatur tentang organisasi,” kata Danramil Tanah Sareal, Kapten Inf Heru Susilo kepada Bogordaily.net, Rabu 17 November 2021.

PKSSB

Sementara Ketua Umum DPP PKSSB, Tanedi Tan menambahkan, pihak beraudiensi ke Koramil 0606 Tanah Sareal, Danramil Tanah Sareal, Kapten Inf Heru Susilo dengan tujuan agar mendapatkan beberapa arahan untuk Organisasi Bengkulu yang berada di Tanah Sareal.

“Supaya komunikasi antara PKSSB dengan Danramil Tanah Sareal akan bersinergi dan terjalan baik. Terlebih lagi Koramil 0606 Tanah Sareal akan memantau Organisasi Bengkulu kedepannya,” ujarnya.

Dirinya berharap, Danramil Tanah Sareal bersama jajarannya dapat memantau dan mendukung dalam kegiatan-kegiatan sosial PKSSB.

“Kegiatan sosial yang sudah kami lakukan seperti pembagian sembako dan donor darah khusus untuk penderita Thalasemia yang sudah dilakukan empat kali di Kelurahan Kencana,” ungkapnya.

Dengan bersinerginya PKSSB dengan Koramil 0606 Tanah Sareal diharapkan akan selalu terjalin hubungan erat di setiap kegiatan sosial. (Ibnu Galansa Montazerry)

ICJR Apresiasi Kejari Garut Yang Bebaskan Ayah Pencuri HP Demi Anak Sekolah Online

0

Bogordaily.netInstitut For Criminal Justice Reform (ICJR), Indonesia Judicial Research Society (IJRS), serta Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi (LeIP) mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Garut yang menggunakan pendekatan restorative justice dan membebaskan ayah pencuri HP demi anak.

“ICJR, IJRS dan LeIP mendukung upaya penilaian perkara yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Garut dengan memperhatikan kepentingan korban dan pelaku secara seksama. Diketahui juga bahwa instrumen yang digunakan berkaitan dengan penerapan Restorative Justice,” kata Direktur Eksekutif ICJR Erasmus Napitulu lewat keterangan tertulis yang diterima pada Rabu 17 November 2021.

Eras dkk mengapresiasi jaksa yang mengedepankan mediasi dan berhasil menyelaraskan antara pemulihan korban dan pertanggungjawaban pelaku. Dalam kasus ini, kerugian korban berua ponsel yang dicuri telah dikembalikan dan digunakan kembali, sementara pelaku telah melakukan permintaan maaf.

Semua itu dilakukan dengan melibatkan juga kepala desa dan para warga.

Menurutnya, dalam kasus ini Kejaksaan Negeri Garut telah berhasil menjalankan perannya sebagai dominus litis alias pengendali perkara. Jaksa berhasil melihat upaya penyelesaian perkara dengan melihat kebutuhan korban dan latar belakang pelaku dan tidak melulu berorientasi pada penghukuman.

Eras dkk berharap kasus ini menjadi momentum bagi para jaksa untuk melihat kebutuhan dan pemulihan dari sisi korban maupun pelaku.

Lebih lanjut diharapkan penerapan restorative justice oleh jaksa tidak melulu berpatok pada penghentian perkara. Menurut Eras dkk, jaksa memiliki opsi lain, misalnya tuntutan pidana bersyarat dengan masa percobaan menyertakan syarat ganti kerugian korban (Pasal 14a-c KUHP), tuntutan dengan menyertakan ganti kerugian korban (Pasal 98 KUHAP), tuntutan dengan adanya restitusi untuk tindak pidana menyertakan anak.

“Penerapan restorative justice tidak hanya semata-mata sebagai penghentian perkara. Namun, titik sentral hadirnya restorative justice adalah penguatan hak korban, bahwa korban memiliki posisi sentral dalam penyelesaian perkara sehingga Jaksa tidak melupakan bahwa keterkaitan pemulihan korban dalam penerapan restorative justice dapat diselaraskan dengan pertanggungjawaban pelaku, misalnya dengan tidak menghadirkan tuntutan yang selalu mengedepankan penghukuman ataupun pemenjaraan,” tandas Eras.

Dibebaskan

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Garut, Jawa Barat akhirnya membebaskan Comara Saeful (41), ayah yang nekat mencuri ponsel agar anaknya bisa menjalani sekolah online.

Pencurian itu terjadi bulan September 2021 lalu. Saat itu, Comara mendatangi kantor Desa Sakawayana, Malangbong, untuk meminta beras. Setelahnya, Comara mencuri telepon genggam yang ada di kantor tersebut.

Ia kemudian ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut Neva Sari Susanti menjelaskan, sejak awal sudah melihat potensi penerapan restorative justice dalam kasus ini. Alasannya, Comara melakukan pencurian dengan motif ekonomi, tepatnya agar sang anak bisa bersekolah daring di masa pandemi covid-19.

“Kita ajukan restoratif justice untuk kasus ini dan Alhamdulillah berhasil sehingga dilakukan penghentian penuntutan terhadap Comara,” kata dia.

 

 

 

Tumbuhkan Jiwa Solidaritas, Mahasiswa FDKI IUQI Bogor Gelar Makrab

0

Bogordaily.net – Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor (IUQI) menggelar Malam Keakraban, selama dua hari Sabtu-Minggu tanggal 13 hingga 14 November 2021, di Villa Ciparay Endah Pamijahan.

Acara Malam Keakraban (MAKRAB) ini mengangkat tema “Menumbuhkan Jiwa Solidaritas dan kreatifitas tanpa batas”.

Miliki Jargon “Makrab FDKI 2021, Kreatifitas Tanpa Batas.” kegiatan ini diikuti oleh 53 orang dari 57 Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI).

Terdapat beberapa rangkaian kegiatan acara Malam Keakraban (MAKRAB) ini, mulai dari pengenalan seluruh peserta dan panitia, pembukaan acara MAKRAB secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Teddy Khumaedi, S.Sos.I., M.Ag.

Kemudian, dilanjutkan dengan belajar mengenai materi komunikasi, dan terakhir penutupan sekaligus pemberian secara simbolis kenang-kenangan dari panitia kepada Fakultas berupa Plakat, yang diwakilkan oleh Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ihsan  Abdul Fatah, S.Sos., M.Sos.

Beberapa materi komunikasi yang terdapat di acara ini yaitu tentang Ke-KPI-an yang disampaikan oleh Dekan FDKI, Teddy Khumaedi, S.Sos.I., M.Ag. Dilanjut dengan materi Dakwah Islam yang disampaikan oleh Galih Pratama, M.Pd. selaku KAPRODI KPI,

Selanjutnya, materi tentang Public Speaking yang disampaikan oleh Founder Komunitas IUQI Broadcasting dan Radio, Dicky Mulyanto, dan materi terakhir yaitu Jurnalistik yang disampaikan oleh Sekretaris Jendral Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), M. Nurofik.

FDKI

“Harapan kedepabnya yang terpenting menjadi sarapan yang baik, mengetahui intisari dari Fakultas Dakwah Komunikasi islam, dan begitu pula keakraban Fakultas Dakwah Komunikasi Islam tak boleh lepas, tali silahturahmi berjalan terus, tak sungkan pula bertanya kepada kaka kakanya, karna kita satu keluarga bahasa simplenya tak ada kasta di antara kita,” ujar Ketua Himpro KPI IUQI.

“Acara Malam Keakraban ini merupakan wadah bagi para mahasiswa baru untuk saling mengenal dan mendekatkan satu sama lain. Ada banyak orang yang belum berani memulai karena tidak memiliki topik pembicaraan,” lanjutnya.

Dari Makrab ini semua peserta bahkan panitia yang ikut setara, sesuai dengan tema yang diangkat oleh panitia kegiatan yaitu Menumbuhkan Jiwa Solidaritas dan Kreatifitas Tanpa Batas, dari dimulainya kegiatan ini maupun acara kegiatan ini sangat berhubungan erat dengan tema.

Terdapat berbagai macam games yang diadakan panitia itu berkesinambungan dengan tema. Acara juga dikemas dengan sebaik mungkin agar sesuai dan selaras dengan tema.

Sehingga maksud dan tujuan dari diangkatnya tema ini dapat tercapai. Dan hal itu sedikit banyaknya tercapai.

“Sehingga suksesnya acara ini karena adanya kerjasama yang baik antara Panitia dan Peserta,” pungkasnya. (Ibnu Galansa Montazerry)

PT Komando Padi Sukses dan Kopassus Kelola Kawasan Ketahanan Pangan dan Wisata di Kecamatan Cibungbulang

0

Bogordaily.net – PT Komando Padi Sukses bekerjasama dengan Kopassus mengelola dan memanfaatkan lahan bekas galian yang sudah tidak produktif di desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor sebagai kawasan ketahanan pangan dan wisata dengan semboyan “Berani Benar Berhasil”.

Menanggapi hal itu Dirut PT Komando Padi Sukses, Andi Rahmansyah menyatakan Atas arahan Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, PT Komando Padi Sukses diminta untuk mengelola tanah tersebut untuk dijadikan program Ketahanan Pangan Kopassus yang isinya berupa perkebunan dan peternakan domba.

Selain itu, lokasi tersebut akan dibangun, masjid Baitul Makmur, Cafe Soldadu, Sirkuit Komando untuk motocross dan grasstrack.

“Dan tidak hanya itu untuk perkebunannya berupa kebun buah (durian, alpukat, manggis dan pisang),”kata Andi Rahmansyah, Selasa 16 November 2021.

Dalam agenda kunjungannya Mayor Jenderal TNI Mohamad Hasan melaksanakan beberapa acara diantaranya, peletakan batu pertama dan gunting pinta serta pembukaan sirkuit garasstrack.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kaplosek Cibungbulang dan Perangkat Desa Galuga beserta jajarannya. (Ruslan)

Pengaruh Pasar Global, Harga Minyak Goreng Meroket Tinggi

0

Bogordaily.net – Kenaikan harga minyak goreng meroket tinggi, hal itu disebabkan oleh pengaruh pasar global. Banyak pembeli dan pedagang yang mengeluhkan terutama di pasar Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Bogor.

Pantauan Bogordaily.net di lokasi pasar Leuwiliang pukul 11.00 WIB dengan cuaca mendung, terlihat banyak sekali ibu-ibu yang berbelanja sembako, bumbu masakan dan lainnya.

Salah satu pembeli asal Gobang Bogor, Rukhoyah menyampaikan bahwa, harga sembako di pasar Leuwiliang tidak stabil harganya meloncat terutama minyak goreng dan gula.

“Kalau dari sayur-sayuran masih stabil,” kata Rukhoyah kepada Bogordaily.net usai belanja sembako, Rabu 17 November 2021.

Melambungnya harga minyak goreng karena pasar global ini sangat di rasakan oleh masyarakat. Tambah lagi di masa pandemi banyak anggota keluarganya yang tidak bekerja.

“Mau tidak mau saya harus membeli minyak goreng karena salah satu kebutuhan pokok untuk memasak,” jelasnya.

Sementara itu, kenaikan minyak goreng juga dirasakan oleh pedagang sembako yang berjualan di pasar Leuwiliang, salah satunya Yudi.

Yudi mengatakan, memang betul harga minyak goreng sekarang lagi naik dan sudah hampir 3 bulan ini mulai terjadi kenaikan. Tapi untuk komoditas lain harganya masih relatif normal.

Harga eceran untuk pedagang yang biasanya Rp12 ribu sekarang bisa sampai Rp15 ribu. Tapi sekarang harganya sudah di harga Rp14 ribu sampai Rp19 ribu bahkan bisa Rp20 ribu.

“Kenaikan ini berdampak terhadap penjualan saya. Semoga kenaikan harga minyak ini cepat stabil,” ungkapnya.***