Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6825

Jajaran Polsek Ciampea Helat Gerai Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Sejumlah Polsek yang ada di wilayah Polres Bogor serentak melaksanakan kegiatan Gerai Vaksinasi pada Sabtu 18 September 2021. Salah satu Gerai Vaksinasi dilaksanakan Polsek Ciampea, Kabupaten Bogor.

Menurut Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto Gerai Vaksin massal yang digelar Polsek merupakan instruksi dari pimpinan untuk meningkatkan herd Immunity masyarakat yang ada wilayah hukum Polsek Ciampea.

“Di Kecamatan Ciampea ada dua wilayah Ciampea dan Tenjolaya untuk hari tahap pertama ini yang di gelar di Desa Tegal Waru, sekitar 500 orang kuotanya mengejar target vaksinasi untuk meningkatkan herd Immunity masyarakat,” katanya.

Tahap pertama pelaksanaan vaksinasi yang digelar Polsek Ciampea ini menggunakan dosis vaksin Sinovac, masyarakat cukup antusias terlihat banyak jumlah waega yang datang.

“Alhamdulillah dengan melibatkan nakes dan semuanya jajaran Polsek meksipun masyarakat cukup antusias dan banyak yang datang bisa berjalan aman meksipun ada sedikit keterlambatan karena menunggu Petugas nakesnya tapi secara keseluruhan berjalan aman dan lancar,” katanya.

Kapolsek Ciampea, Kompol Beben mengucapkan terimakasih kepada nakes dan pemerintah desa yang sudah membantu melaksanakan kegiatan gerai vaksinasi yang dilaksanakan Polsek.

“Kegiatan ini sepenuhnya dukungan dari polres Bogor bekerjasama dengan Indonesia pasti bisa,”pungkasnya.

Gandeng Muspika, Bree Coffee & Kitchen Gelar Vaksinasi Covid-19

0

Bogordaily.net – Bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Bree Coffee & Kitchen akan menggelar vaksinasi Covid-19 pada Minggu, 19 September 2021.

Hal ini merupakan komitmen Bree untuk menyukseskan program pemerintah, khususnya di Kabupaten Bogor, untuk mengakslerasi program vaksin di Kota Bogor.

“Pengunjung Bree tidak hanya berlibur menikmati menu special dari Bree, menikmati fresh air di area yang mengusung konsep semi outdoor, tapi juga bisa mendapatkan layanan vaksin Covid-19 secara gratis,” ujar Chef Ferry

Syaratnya sangat mudah, cukup dengan menunjukkan NIK dari KTP, pengunjung bisa langsung divaksin.

“Layanan vaksin juga berlaku untuk pengunjung yang belum mendapatkan vaksin ke 2, tapi sudah waktunya di vaksin,” katanya.

Kitchen
Bree Coffee & Kitchen. (Istimewa/Bogordaily.net)

Lanjutnya, sebagai salah satu penyumbang pajak terbesar di kecamatan Cijeruk, Bree ikut concern untuk menyukseskan program-program pemerintahan.

Terlebih pengunjung Bree Coffee & Kitchen tidak akan terganggu aktifitas refreshingnya, karena pos layanan vaksin gratis ini dipusatkan di rumah tua Bree, lokasi yang cukup berjarak dari resto yang dimiliki.

“Semua pengunjung tetap bebas dengan aktifitasnya juga memperhatikan prokes, terutama tetap menggunakan masker, tanpa perlu risih dengan layanan vaksin gratis tersebut. Mengingat area Bree terbilang sagat luas dihamparan lebih dr 1/2 hektar,” paparnya.

Jadi pilihannya kamu bisa ikut vaksin, atau tetap fokus dengan liburannya. Tidak akan ada gangguan atau paksaan apa pun, mengingat vasinasi gratis ini bersifat sukarela.

Akan hadir dalam layanan vaksin gratis hari Minggu tersebut, pihak kecamatan, Dinas Kesehatan setempat, dan unsur- unsur penegakan hukum seperti Kapolsek dan Pol PP Cijeruk. Adv

Aneh! Tampil di Majalan TIME, Pasangan Ini Malah Diolok-olok Netizen

0

Bogordaily.net – Tampil di Majalah TIME, Pasangan Pengeran Harry dan Meghan Markle malah diolok-olok netizen. Penampilan keduanya menjadi sampul dan masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di Majalah TIME mengundang tertawaan sekaligus kritikan.

Dalam sampul Majalah TIME, Pangeran Harry yang memakai kemeja berwarna hitam berdiri di belakang Meghan Markle. Istrinya yang berusia 40 tahun memakai setelan putih dengan perhiasan emas.

Rambut Meghan Markle tampak tergerai dan raut wajahnya tersenyum tipis. Pasangan itu berpose untuk sampul alternatif TIME.

Editor foto Majalah TIME, Dilys Ng mengatakan potret itu menangkap dinamka yang kuat di antara pasangan yang kontroversial tersebut.

“Mereka dua sosok yang dinamis dan menjadi mitra setara,” katanya dilansir dari Breitbart London, Sabtu 18 September 2021.

Namun tetap saja netizen di timeline Twitter mengolok-olok pose keduanya.

“Foto yang aneh. Ini membuat Harry seperti sama tingginya dengan Meghan. Ini seperti dia bengkok, bukan?” cuit @Lorri297.

“Pekerjaan edit yang sangat buruk. Mereka terlihat seperti CGI,” cuit @axelk.

“Ini (foto mereka) seperti Harry adalah penata rambutnya (Meghan Markle) dan dia seperti melihat ke cermin menjelaskan apa yang dilakukan,” ucap netizen lainnya.

Dalam foto tersebut, rambut Harry disebut lebih tebal dan matanya tampak berbinar. Meghan Markle pun terlihat tidak alami seperti biasanya.

Harry dan Meghan Markle yang masuk daftar 100 orang paling berpengaruh 2021 versi Majalah TIME bersama sejumlah nama tokoh lainnya. Meghan Markle disebut memakai perhiasan senilai Rp 5,4 miliar.

Meghan Markle menggunakan aksesori favoritnya yakni jam tangan Cartier seharga US$ 23 ribu. Jam tangan klasik itu adalah milik Putri Diana yang diberikan Pangeran Harry di awal hubungan mereka sebelum menikah.(dtk)

PDI Perjuangan Tolak Masa Jabatan Kepala Negara Tiga Periode

0

Bogordaily.net – Setelah sejumlah kalangan menolak aturan yang memperbolehkan jabatan presiden tiga periode. Kali ini penolakan yang sama datang dari PDI Perjuangan yang menolak penambahan masa jabatan kepala negara lebih dari dua periode.

“Tidak ada gagasan dari PDIP tentang jabatan presiden tiga peride atau perpanjangan masa jabatan,” kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Sabtu 18 September 2021.

Hasto menegaskan, kalau usulan pihaknya terhadap amandemen Undang-Undang Dasar 1945 terbatas hanya nenekankan soal Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Bahkan dia memastikan kalau PDIP dan Presiden Joko Widodo tidak menginginkan jabatan kepala negara ditambah menjadi tiga periode.

Dia menilai bahwa konstitusi negara sudah memuat seluruh landasan falsafah kehidupan berbangsa. Lanjutnya, di dalamnya diatur tata pemerintahan yang baik agar seluruh sendi-sendi kehidupan di dalam mengelola negara tetap mengabdikan diri kepada kepentingan Tanah Air.

Mantan sekretaris tim pemenangan Presiden Jokowi menegaskan bahwa PDIP taat pada konstitusi yang berlaku. Dia mengingatkan bahwa saat pelantikan presiden, salah satu sumpahnya di jabatan itu menegaskan untuk taat kepada perintah konstitusi dan menjalankan konstitusi dengan Undang-undang dengan selurus-lurusnya.

Belakangan ini, isu masa jabatan presiden menjadi tiga periode ini kembali mengemuka. Banyak pihak kemudian menolak pembicaraan mengenai perpanjangan masa jabatan serta amandemen Undang-Undang Dasar 1945, terlebih disaat pandemi Covid-19 saat ini.

Meski Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan amandemen UUD 1945 hanya akan dilakukan untuk mengembalikan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Dia mengatakan bahwa amandemen bukan menggulirkan ide jabatan presiden tiga periode.(CSC)

Petugas Putar Balik 503 kendaraan di Simpang Air Mancur

0

Bogordaily.net – Koramil 0606/Tanah Sareal, Kodim 0606/Kota Bogor menggelar razia ganjil genap di Simpang Air Mancur, Sabtu 18 September 2021. Hal itu dalam upaya pembatasan mobilitas serta pemberlakuan PPKM Level 1-3 di wilayah Kota Bogor.

Kendaraan yang diperbolehkan melintas plat ganjil, diantaranya kendaraan ambulance, kendaraan Dinas TNI, Polri dan Pemda, Angkutan Online, Sembako, dan pengantar paket.

Pada saat operasi ganjil genap petugas gabungan memutar balikan kendaran yang berplat ganjil yang akan melintasi Jalan Sudirman mulai pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB sebanyak 503 kendaraan. Diantaranya kendaraan roda dua sebanyak 276 kendaraan dan roda empat 227 kendaraan.

pada operasi ganjil genap ini, satuan gabungan dipimpin oleh Wakapolsek Tanah Sareal AKP Epriondi, diikuti Koramil 0606/Tanah Sareal, Kodim 0606/Kota Bogor.

Unsur yang terlibat dalam kegiatan ganjil genap Koramil 0606/Tanah Sareal, 2 orang, Polsek Tanah Sareal 5 orang, Dishub Kota Bogor, 6 orang dan Satpol PP Kota Bogor, 4 orang.**

Saat Cuaca Panas Jalan Kalong Liud Berdebu, Jika Hujan Mirip Kubangan Kerbau

0

Bogordaily.net – Sudah terlalu lama kondisi Jalan Raya Kalong liud, Kecamatan Nanggung, rusak parah. Di permukaan jalan banyak lubang menganga. Saat cuaca panas jalanan berdebu, sedangkan saat hujan jalanan layaknya kubangan kerbau. Tentunya kondisi itu banyak dikeluhkan pengendara yang melintas.

Salah seorang pengendara yang melintas Juwita, menuturkan banyaknya lubang di permukaan Jalan Raya Kalong Liud membuat berkendara jadi tidak nyaman. Tidak hanya itu, akibat kondisi jalan yang buruk, melintas di jalan tersebut sangat berbahaya.

“Saya pernah jatuh akibat jalan berlubang. Apalagi jalan saat hujan jalan yang di depan lapangan bola kalong liud jadi tergenang air, sehingga saat kita mengendarai kendaraan motor itu sangat berbahaya,” ungkap Juwita kepada wartawan.

Terpisah, Kepala Desa Kalong Liud Juni Nurjaman menganku, dirinya hampir tiap hari mendapat keluhan dari warga karena merasa tidak nyaman melintas di jalan Kalong Liud.

“Mengingat jalan raya kalongliud merupakan akses keluar masuk, jadi banyak sekali aduan dari masyarakat. Jalan tersebut sudah tidak layak untuk di lewati apalagi dimusim penghujan seperti saat ini,” cetusnya.

Juni Nurjaman mengatakan, akibat rusaknya jalan tersebut banyak pengendara alami kecelakaan, karena menurutnya jalan tersebut memang nyaris tidak ada aspalnya

“Dan sedikit ada bagian-bagian yang TPT nya sudah hancur sehingga membuat jalan tersebut jadi sempit,” ucapnya.

Juni Nurjaman berharap, bahwa Jalan Raya Kalong liud yang merupakan akses penghubung dari wilayah Kecamatan Nanggung menuju Leuwisadeng atau Leuwiliang itu untuk segera dilaksanakan pembangunan.

“Karena pihak kami merasa sudah tiga kali mengusulkan didalam forum musrembang Kecamatan Nanggung itu untuk segera dilakukan pembangunan bukan hanya sebatas pemeliharaan saja,” tukasnya.

Hingga berita ini dibuat Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah V Leuwiliang Eko Sulistio belum memberikan tanggapan.***

 

Geger! Muhammad Kece Dianiaya Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim

0

Bogordaily.net – Berita mengejutkan datang dari tersangka dugaan penistaan agama Muhammad Kece alias Muhamad Kosman. Pria yang dijebloskan ke Rutin Bareskrim Polri ini mendapatkan penganiayaan dari sesama tahanan yang ternyata Irjen Napoleon Bonaparte.

“Sudah tahu bertanya pula,” jawab Kabareskrim Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi, apakah benar yang menganiaya Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon, Sabtu 18 September 2021.

Kabareskrim mengungkapkan Irjen Napoleon dan Muhammad Kece sama-sama mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Penganiayaan terjadi ungkapnya saat Muhammad Kece sedang menjalani isolasi setelah ditangkap.

“Sudah diproses sidik, pelaku sesama tahanan (korban saat itu di ruang isolasi). Pasca kejadian proses langsung berjalan,” tuturnya.

Polri Pastikan Napoleon Diproses

Kasus tersebut langsung ditindaklanjuti setelah Muhammad Kece melapor ke Bareskrim, yang menyatakan mendapatkan penganiayaan dari sesama tahanan. Polri sendiri langsung melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka penganiyaan.

“Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jumat 17 September 2021.

Laporan polisi (LP) itu terdaftar dalam LP bernomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim. LP itu dibuat pada 26 Agustus 2021 atas nama Muhamad Kosman.

Rusdi mengatakan Bareskrim telah menindaklanjuti laporan Kece itu. Sejauh ini, polisi telah memeriksa 3 saksi.

“Sudah ditindaklanjuti laporan polisi ini. Telah memeriksa 3 saksi. Kemudian juga mengumpulkan alat-alat bukti yang relevan,” tuturnya.

“Dan saat ini kasusnya sudah pada tahap penyidikan. Dan tentunya penyidik sedang mengumpulkan alat-alat bukti lainnya yang relevan, tentunya untuk menuntaskan kasus ini. Nanti dari alat bukti itu akan dilakukan gelar perkara dan akan menentukan tersangka dalam kasus ini,” sambung Rusdi.(dtk)

Walikota Bogor Perintahkan Disdik Pastikan Kelayakan Bangunan Sekolah Sebelum PTM

0

Bogordaily.netWali Kota Bogor, Bima Arya meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) Otista yang mengalami ambruk pada bagian atap, Jumat 17 September 2021. Bima Arya mengatakan, peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi semua untuk memastikan tidak saja protokol kesehatan tapi juga kelayakan bangunan sekolah sebelum dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Saya minta Dinas Pendidikan untuk memeriksa kembali seluruh bangunan Sekolah di Kota Bogor jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka awal Oktober nanti. Harus dipastikan bukan saja sistem protokol kesehatan siap, tapi bangunan sekolah dan semua fasilitas pendukung dalam keadaan baik,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Dirinya menjelaskan, terkait ambruknya atap ruang kelas tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Bogor sejak Juni 2021 bahwa ada kondisi kelas yang mengkhawatirkan.

“Setelah itu Dinas Pendidikan merespon dengan melakukan perencanaan untuk dianggarkan perbaikan di 2022,” jelasnya.

Untuk sembari menunggu perbaikan dan mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Dinas Pendidikan kemudian menutup ruang kelas tersebut dan memasang peringatan bertuliskan ‘Kelas Ini Tidak Layak Digunakan’.

“Tapi poinnya, pertama kita akan segera anggarkan gerak cepat melalui Biaya Tak Terduga (BPBD) di BPBD agar ini diperbaiki dulu untuk mengantisipasi juga pembelajaran tatap muka secara bertahap,” katanya.

Bima Arya juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi untuk memasukan checklist kelayakan bangunan dan fasilitas pendukung lainnya sebelum PTM di mulai awal Oktober 2021.

“Dicek lagi untuk pemeriksaan fisik bangunan sekolah dari SD, SMP sampai SMA, menjelang PTM. Sekarang dilakukan checklist persiapan tatap muka awal Oktober. Ini memberikan peringatan kepada kita bahwa mungkin saja selama PJJ ada kondisi-kondisi yang tidak termonitor. Maka itu satu dua minggu ke depan kita fokus mengecek lagi sekolah secara menyeluruh jangan sampai kemudian terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika tatap muka,” pungkasnya.***

Pemkot Bogor Kembali Salurkan 44 Bantuan RTLH

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen untuk membenari wilayah permukiman masyarakat. Salah satu bentuk upayanya adalah menggencarkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memantau langsung proses perbaikan sejumlah rumah di Kampung Pangkalan Cibuluh RW02, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kamis 16 September 2021.

Dedie didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) dan Camat Bogor Utara dan Lurah Cibuluh. Selain mematau prpses perbaikan rumah, Dedie menyempatkan waktu berinteraksi dengan warga terkait program-program yang masih belum terealisasi.

“Di Cibuluh ini 24 rumah, kemudian selain Cibuluh ada juga di Sukasari sebanyak 20 rumah. Jadi total 44 rumah, masing-masing mendapatkan bantuan Rp 20 juta dari DAK Kementerian PUPR,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Dengan bantuan ini, sambung Dedie, bisa meringankan warga di tengah kesulitan masa pandemi yang berkepanjangan. Sehingga, program ini juga menjadi bagian dari penataan kembali pola kehidupan.

“Bagian rumah yang diperbaiki salah satunya ventilasinya supaya sinar matahari bisa masuk ke rumah sehingga mudah-mudahan masyarakat tambah sehat. Terhindar dari segala macam penyakit,” ucapnya.

Selain itu, Dedie juga meminta partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah dan sanitasi lingkungan yang baik. Juga dengan fasilitas kesehatan yang disediakan khusus di Kampung Pangkalan Cibuluh.

Dihadapan warga, dirinya mengharapkan masyarakat bisa ikut dalam program percepatan vaksinasi.

“Supaya menambah tingkat kesehatan masyarakat lebih cepat. Kemudian terjadi kekebalan secara kolektif atau herd immunity,” katanya.***

Dalam kesempatan itu, Dedie juga sempat memberikan alat bantu dengar dan kursi roda kepada warga yang berasal dari bantuan Baznas Kota Bogor.***

Fans Persikabo 1973 Kecewa, Mendadak Muncul Hastag #Igorout

0

Bogordaily.net – Fans Persikabo 1973 kecewa. Kekecewaan itu tidak bisa terbendung setelah tim kesayanganya mendapatkan hasil minor dari tiga pertandingandi Liga 1 Indonesia 2021/2022.

Bahkan para pendukung tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor itu sampai mengelurakan hastag Igor Kruishenko mundur dari kursi pelatih (#igorout) di sosial media.

Persikabo 1973 gagal memetik kemenangan atas Persik Kediri dalam pertandingan ketiga di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jumat 17 September 2021) malam. Kedua klub bermain imbang 2-2.

Pada babak pertama Laskar Padjadjaran sempat unggul lewat sundulan Hanis Putra Sagara pada menit 23. Tapi 10 menit kemudian Persik mampu menyamakan kedudukan lewat Youssef Ezzejjari 1-1.

Babak kedua berjalan lebih ketat, namun tekanan Persik bertambah tinggi. Ezzejjari kembali mencetak gol menit 50 lewat tendangan dari luar kotak penalti membuat Persik unggul 2-1. Laskar Padjajaran akhirnya bisa menyamakan kedudukan dari tendangan penalti Pushnyakov menit 62 setelah Ciro Alves dilanggar pemain lawan di dalam kotak penalti.

Hasil buruk itu membuat fans Persikabo 1973 meluapkan isi hatinya dengan mengeluarkan hashtag (#igorout). Artinya mereka ingin pelatih asal Belarusia ini diganti saja karena tak mampu menerapkan strategi dan latihan yang efektif untuk Ciro Alves dan kawan-kawan.

“Igorout nggak ada perkembangan,” tulis yannn1974 mengomentari hasil 2-2 di instagram officialpersikabo.

“Hasil yang tidak memuaskan,” timpal mhmdfarizal76. “Igorout latihan mulu, tim terbentuk sudah lama, maen masih gitu-gitu aja dan kagak ada planning laen setelah buntu,” kata adit73.

“#igorout,” disuarakan sangat keras oleh @kabomania_jalurparungofficial. “Gimana kalau ganti pelatih min,” tulis luthfi.411.

Igor sejak kedatangan menangani Laskar Padjadjaran memang tidak terlihat memberikan hasil memuaskan. Tengok saat musim kompetisi Liga 1 2019, Persikabo 1973 hanya berada di urutan 15 atau nyaris terdegradasi. Dari 34 kali main hanya 8 kali menang, 12 kali seri dan 12 kali kalah.

Kini tinggal menunggu manajemen Persikabo 1973 apakah serbuan permintaan Igor diganti pelatih akan direspon secara positif atau cuma menunggu nasib. Jika tidak ada perubahan, fans bakal lebih kecewa kalau Laskar Padjadjaran terus berada di papan bawah.(BKC)