Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 6893

Paket Kuota Internet Kemendikbudristek RI Sudah Masuk? Begini Cara Ngeceknya

0

Bogordaily.net – Untuk pelanggan Telkomsel, dapat melakukan pengecekan status pendaftaran nomor ponselnya. Dalam program bantuan paket kuota internet periode September-November 2021 dari Kemendikbudristek RI.

Melalui UMB *363*844# (jika data penerima manfaat sudah diterima Telkomsel). Untuk mengetahui jumlah kuota data yang sudah masuk dan yang sudah digunakan dapat melakukan pengecekan secara berkala melalui UMB *888# atau aplikasi MyTelkomsel.

Dalam keseluruhan periode program Bantuan Kuota Internet, dari seluruh penyedia layanan telekomunikasi bergerak seluler telah menggunakan tarif yang diatur melalui kebijakan yang telah ditetapkan Kemendikbudristek RI berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

Telkomsel juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara aktif dengan Kemendikbudristek RI guna memastikan kelancaran penyaluran Bantuan Kuota Internet periode September-November 2021 di tiap bulannya.

Agustiyono Vice President Consumer Sales Telkomsel Area Pamasuka mengatakan, untuk menghadirkan kemudahan bagi para pelajar, mahasiswa, dan tenaga pengajar yang belum menggunakan produk Telkomsel.

Dalam menjalani kegiatan belajar jarak jauh, Telkomsel mendistribusikan Perdana Internet Merdeka Belajar ke sejumlah sekolah dan kampus yang melakukan kerjasama dengan Telkomsel.

Pada Perdana Internet Merdeka Belajar tersedia kuota internet hingga 52GB dengan rincian sebagai berikut:

– Kuota 11GB (1GB kuota utama + 10GB kuota belajar) otomatis aktif di kartu perdana;
– Ekstra 11GB (1GB kuota utama + 10GB kuota belajar) seharga Rp5.000, yang dapat diaktifkan lewat UMB *363*844#, aplikasi MyTelkomsel, atau aktivasi melalui outlet;
– Ekstra 30GB kuota belajar senilai Rp10 yang dapat diaktifkan jika nomor perdana Telkomsel didaftarkan dan aktif di sistem Dapodik melalui sekolah/kampus (setelah mendapatkan kuota dari Kemendikbudristek RI).

Paket kuota ini dapat diaktifkan lewat aplikasi MyTelkomsel.

Sedangkan untuk pelajar dan tenaga pengajar yang sudah menggunakan produk Telkomsel dan aktif terdaftar di sistem Dapodik, juga bisa mendapatkan kuota internet sebesar 11GB senilai Rp5.000, yang terdiri dari 1GB kuota utama dan 10GB kuota belajar, dan dapat diaktifkan melalui *363*844# dan aplikasi MyTelkomsel.

Selain itu, Telkomsel telah menyiapkan manfaat tambahan lainnya bagi pelanggan yang terdaftar dan aktif di sistem Dapodik.

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 6 September, Jabodetabek Masih Level 3

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pada periode kali ini PPKM berlaku mulai 31 Agustus hingga 6 September 2021.

Dalam laporannya Jokowi menyampaikan adanya perkembangan situasu yang cukup baik. Tingkat keterisiann rumah sakit menurutnya sudah membaik dengan rata-rata BOR 27 persen.

“Alhamdulillah atas kerja keras seluruh pihak dan ridho Allah SWT dalam satu minggu ini sudah terjadi tren perbaikan situasi. Untuk itu pemerintah memutuskan perpanjangan PPKM mulai 31 Agustus hingga 6 September 2021,” kata Jokowi dalam Pernyataan Presiden tentang Perkembangan PPKM Terkini, Senin (30 Agustus 2021).

Wilayah Malang Raya dan Solo Raya berhasil turun ke level 3. Sehingga wilayah yang berada di level 3 yakni Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya, dan Solo Raya. Sementara untuk Semarang Raya berhasil turun ke level 2.

Berikut data perkembangan wilayah di Jawa Bali yang berada di level 4 dari 51 kabupaten kota jadi 25 kabupaten kota, level 3 dari 67 kabupaten kota jadi 76 kabupaten kota, dan level 2 dari 10 kabupaten kota jadi 27 kabupaten kota.

Jokowi menambahkan hasil evaluasi penerapan protokol kesehatan di beberapa sektor menujukan hal yang cukup baik.

Sehingga pemerintah kembali melakukan penyesuaian yang akan dijelaskan rinci oleh Menko terkait.

Namun, Jokowi terus mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspada. Terlebih memperlajari kasus Covid-19 di berbagai negara yang sudah divaksin lebih dari 60 persen.

Namun masih mengalami gelombang lonjakan kasus corona karena masyarakatnya tidak taat protokol kesehatan.

“Tetapi kita harus tetap berhati-hati dan mempelajari Covid-19 di berbagai negara dan mengambil pelajaran penting. Oleh karena itu kita harus sama-sama menjaga agar kasus Covid tidak naik lagi. Kuncinya sederhana ayo vaksin dan terapkan protokol kesehatan,” tandasnya.***

Sumanto Aja Divaksin Masa Kamu Ngga!

0

Bogordaily.net – Mungkin nama Sumanto sudah tak asing lagi ditelinga sebagian besar masyarakat Indonesia.

Sebab pria ini pernah membuat geger masyarakat Indonesia karena kasus kanibalisme pada tahun 2003.

Akibat perbuatannya tersebut, Sumanto harus mendekam di penjara. Seusai bebas dari jeruji besi, Sumanto pun langsung menjalani rehabilitasi.

Santer tak terdengar kabarnya, kini Sumanto telah mengikuti vaksinasi di Panti Rehabilitasi Mental Supono Mustajab yang berlokasi di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (28 Agustus 2021).

Hal itu diketahui dari salah satu ungguhan video akun Twitter @Pandawa5321, Minggu (29 Agustus 2021).

“Masih Ingat dgn Sumanto,,? Pemakan Daging Mayat Manusia yang dulu Mengguncang Seantero Jagat,” katanya, seperti dikutip dari umma.

Akun tersebut kemudian berpesan kepada masyarakat agar tidak takut divaksin.

Sebab vaksinasi saat ini begitu penting agar tubuh mendapatkan herd immunity.

“Dia saja di Vaksin Masa kamu Enggak. Stop Hoaks Vaksinasi,” pesannya.

Dalam video itu, terlihat detik-detik Sumanto yang hendak disuntik vaksin oleh para nakes.

Sumanto yang mengenakan kaos berwarna merah itu nampak sangat tenang.

Tak jarang Sumanto terlihat melempar senyum kepada para petugas. Saat jarum suntik mulai ditancapkan ke tangan kirinya, Sumanto nampak tidak merasakan kesakitan.

Setelah selesai divaksin, Sumanto kemudian diarahkan oleh petugas untuk mengkampanyekan gerakan vaksinasi kepada masyarakat.

“Saya Sumanto sudah divaksin. Ayo coba ulangi,” kata seorang petugas.

“Saya Sumanto sedang berobat (vaksin),” jawab Sumanto.

Di akhir video, para petugas terlihat melakukan sesi foto bersama dengan Sumanto untuk mengabadikan momen langka tersebut.***

PPKM level 3 dan 4 di Jawa-Bali Diperpanjang hingga 6 September 2021

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan PPKM level 3 dan 4 di Jawa-Bali. PPKM level 3 dan 4 diperpanjang hingga 6 September 2021.

“Pemerintah memutuskan (perpanjangan PPKM) mulai tanggal 31 Agustus hingga 6 September,” kata Jokowi dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin 30 Agustus 2021.

Wilayah Solo Raya dan Malang raya PPKM menjadi PPKM level 3. Jokowi mengatakan wilayah aglomerasi yang masuk dalam PPKM level 3 adalah Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya raya, Malang raya dan Solo raya.

“Untuk Semarang raya berhasil turun ke level 2. Sehingga secara keseluruhan di Jawa-Bali ada perkembangan cukup baik,” ucapnya.

Dia mengatakan ada 25 kabupaten/kota di Jawa Bali yang masih menerapkan PPKM level 4. Namun, Jokowi belum menjelaskan detail wilayah mana saja yang masih menerapkan PPKM level 4.

Gawat! Kabag Ops Dipukuli Simpatisan Habib Rizieq hingga Pingsan

0

Bogordaily.net – Kabag Ops dan Kasat Intel Polres Jakpus serta duan anggota Polres Metro Jakarta Pusat dikeroyok oleh simpatisan Habib Rizieq Shihab.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, Kabag Ops Polres Jakpus AKBP Guntur Muhammad Thariq sempat jatuh pingsan akibat dikeroyok massa.

“Pingsan nggak lama dia sempat jatuh. Kemudian sudah siuman lagi, dipukuli dikeroyok lah,” kata Hengki kepada wartawan, Senin 30 Agustus 2021.

Selain Kabag Ops dan Kasat Intel, dua anggota lainnya yang dikeroyok ialah dari satuan Sabhara.

Namun, Hengki memastikan kedua anggota Sabhara Polres Jakpus itu hanya mengalami luka ringan.

“Nggak ada luka terbuka, ya sempat dipukuli aja. Luka ringan,” bebernya.

Sebelumnya, Hengki mengatakan telah mengamankan 36 simpatisan Habib Rizieq Shihab yang terlibat bentrok dengan polisi. Beberapa di antaranya masih berstatus di bawah umur.

Hengki menyebut dari 36, sebanyak 27 simpatisan Habib Rizieq Shihab digelandang ke Polda Metro Jaya.

“Kemudian 9 orang di Polres Jakarta Pusat; 4 orang dibawa umur ada yang 17 tahun ada 16 tahun langsung kordinasi dijemput orang tua,” ujarnya.

Sedangkan, lima dari sembilan yang diamankan Polres Metro Jakarta Pusat, menurut Hengki diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota.

Dari tangan yang bersangkutan penyidik turut pula mengamankan barang bukti senjata tajam pisau.

“Ada yang bawa sajam dan pelaku penganiayaan diproses di Polres Jakarta Pusat,” jelasnya.

Diketahui, bentrokan sempat terjadi antara simpatisan Habib Rizieq Shihab dengan aparat kepolisian di Jalan Letnan Jenderal Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin 30 Agustus 2021, siang.

Peristiwa ini terjadi pasca sidang putusan banding perkara tes swab RS Ummi Bogor di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Dalam sidang tersebut PT DKI Jakarta memutuskan, memperkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang memvonis Habib Rizieq dengan pidana penjara 4 tahun.

Berdasarkan video yang diterima oleh Suara.com, terlihat sejumlah massa simpatisan Habib Rizieq awalnya hendak dibubarkan oleh aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi gedung PT DKI.

Namun, massa memilih tetap bertahan di sekitar PT DKI Jakarta. Melihat massa yang tetap menembus barikade penjagaan di sekitar PT DKI, akhirnya bentrokan dengan aparat tak terhindarkan.

Tampak suasana menjadi ricuh. Terlebih aparat kepolisian juga menembakan gas air mata ke kerumunan massa simpatisan Habib Rizieq.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto mengemukakan bahwa beberapa anggota polisi terluka dalam peristiwa ini. Mereka terluka akibat terkena lemparan batu.

“Anggota banyak yang terluka ini dilempar batu,” kata Setyo saat dikonfirmasi, Senin 30 Agustus 2021.

 

Ribuan Warga Kemang Ikut Vaksinasi Massal di Perumahan Telaga Kahuripan

Bogordaily.net–Pemerintah Kecamatan Kemang terus melaksanakan  kegaiatan vaksinasi massal, kali kegiatan tersebut digelar di Gedung Haiho Perumahan Telaga Kahuripan, Kecamatan Kemang.

Kegiatan vaksinasi itu diikuti oleh ribuan warga dari delapan desa dan satu kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Kemang.

Camat Kemang Edi Suwito mengatakan vaksinasi massal yang diselenggaran pada Senin 30 Agustus 2021 ini merupakan  dosis kedua dengan target  sekitar 2000 peserta. Meski saat pelaksanaan, jumlah peserta melebihi target yang telah ditentukan.

“Prioritasnya peserta vaksin dosis dua, tapi ada pula yang dosis satu. Jumlah peserta bisa mencapai 2000 lebih dan tetap kami layani. Stok vaksin aman tersedia,” ujar Edi Suwito, kepada Bogordaily.net, Senin 30 Agustus 2021.

Camat Kemang yang juga Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Kemang  ini menambahkan, setelah vaksinasi massal dosis dua selesai, pihak Satgas Covid-19 akan mempersiapkan vaksinasi bagi para pelajar dan usia 12 tahun ke atas.

“Vaksinasi massal dosis dua saat ini, menggunakan vaksin sinovac. Tenaga medis yang terlibat dari dua puskesmas yaitu puskesmas Jampang dan Kemang,” tukasnya.

Kepala Puskesmas Jampang, dokter Dini Agustin menuturkan, ada puluhan petugas medis yang bertugas di giat vaksinasi massal.  Tenaga kesehatan bertugas di bagian screening, observasi dan vaksinator. Sementara untuk bidang administrasi/pendaftaran dibantu petugas satgas covid-19 kecamatan dan desa, guru dan Pramuka.

“Kami juga tengah persiapkan giat vaksinasi untuk usia 12 plus. Rencananya akan dilakukan hari Rabu, 1 Oktober lusa.” tukasnya.

Seorang peserta vaksinasi dari Desa Tegal, Muhamad Rivaldi (20) mengaku senang telah mengikuti vaksinasi dosis dua. “Perasaannya sih biasa saja. Tapi senang sudah divaksin, apalagi saya berencana mau masuk kuliah,” pungkasnya.***

Tahun Depan Menteri Koperasi dan UMKM Hapus BLT UMKM?

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menyatakan pada tahun depan alias 2022, belum tentu Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) alias BLT UMKM akan kembali diberikan. BPUM, menurut Teten bukan lah bantuan reguler yang disiapkan Kemenkop-UMKM tiap bulannya.

Dia mengatakan hingga saat ini BPUM untuk tahun 2022 masih dibahas oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional apakah diberikan lagi atau tidak. Hingga kini belum ada keputusan soal bantuan ini dilanjutkan atau tidak.

“Belum ditentukan. BPUM ini masih dibahas di Komite PEN. Memang ini bukan di reguler. Mudah-mudahan situasi COVID ini membaik tahun depan sehingga ini nggak diperlukan lagi,” kata Teten dalam rapat kerja dengan Komisi VI, Senin 30 Agustus 2021.

Dia mengatakan justru untuk ke depannya pemerintah akan memudahkan pelaku usaha kecil untuk mendapatkan pembiayaan.

“Kami justru melihat yang lebih diperlukan itu kan akses pembiayaan ke UMKM, kami sedang siapkan itu agar lebih mudah,” katanya.

Dalam paparannya, hingga saat ini dari total anggaran Rp 15,3 triliun realisasi BPUM sudah mencapai Rp 14,2 triliun. Dari 12,8 juta penerima, BPUM sudah disalurkan ke 11,8 juta orang.

Adapun untuk anggaran 2022, Kemenkop-UMKM memiliki pagu anggaran sebesar Rp 1.4 triliun. Dari anggaran tersebut sekitar Rp 1 triliun digunakan untuk program kewirausahaan, UMKM, dan koperasi. Sisanya untuk dukungan manajemen.

Dengan Prokes Ketat, SMK Citra Bangsa Kemang Gelar PTM

Bogordaily.net–Sejumlah Sekolah di Kabupaten Bogor 30 Agustus 2021 mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM.

Seperti sekolah SMK Citra Bangsa, di Kampung Hambulu, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor dengan menerapkan Prokes yang ketat yaitu pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan hingga membatasi jumlah siswa saat PTM dilaksanakan.

Kepala Sekolah SMK Citra Bangsa Yang Eka Dwi Yunieda mengatakan, pihaknya merasa bersyukur meskipun pandemi masih belum usai melanda tanah air, namun kegiatan PTM di Kabupaten Bogor sudah bisa dilaksanakan dengan menerapkan Prokes yang ketat.

“Alhamdulillah 30 Agustus ini kami sudah melaksanakan PTM sesuai putuskan dalam surat edaran, 50 persen siswa dalam kelas dan dalam pelaksanaan dengan menerapkan Prokes yang ketat mulai siswa masuk, cek suhu tubuh, kemudian mereka menjalan aturan yang memang tidak boleh dilanggar,”katanya kepada wartawan, Senin 30 Agustus 2021.

Tidak hanya itu selain kegiatan belajar mengajar dengan menerapkan Prokes dan pembatasan jumlah siswa saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) 18-20 siswa, pihak sekolah juga mengatur tempat duduk Kantin agar tidak berdekatan tetap menjaga jarak.

“Dan juga saat makan dikantin itu ada batasan waktu dan jaraknya tetap menjaga jarak,”katanya.

Eka juga menyebut saat ini guru-guru dan sebagian siswa SMK saat PTM diberlakukan, sudah disuntik dosis vaksin. Pihaknya pun rencana untuk meningkatkan herd Immunity pada siswa SMK mulai dari kelas X, XI dan XII akan dilakukan suntik vaksin secara serentak yang digelar di SMK Citra Bangsa.

“Untuk guru-guru itu sudah divaksin, kami juga akan menggelar vaksinasi masal untuk siswa Insya Allah dalam waktu dekat untuk meningkatkan Herd Immunity siswa-siswi SMK Citra Bangsa,”katanya.

Sementara itu Menurut Siswi Kelas X SMK Citra Bangsa Eranti Ranta mengaku senang pembelajaran dilakukan secara tatap muka, setelah sebelumnya sekian tahun melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring.

“Senang sudah lama belajar online sekarang tatap muka, lebih ketangkap belajar tatap muka dan juga kangen dengan teman teman juga,”katanya.

Ia juga berharap pandemi segera berakhir dan sekolah bisa kembali normal selamanya seperti sebelum adanya pendemi.

“Semoga corona segera sudah dan sekolah tetap normal tanpa harus adanya lagi daring,”pungkasnya.***

 

 

Hoaks! Oki Setiana Dewi Dikabarkan Kritis, Sang Suami Beri Klarifikasi

0

Bogordaily.net – Artis Oki Setiana Dewi mendapat kabar kurang mengenakkan. Ia disebut tengah kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Sang suami, Ory Vitrio yang mendengar kabar tersebut memastikan jika informasi itu tidaklah benar alias hoaks.

“Berita dari mana? Iya (hoaks),” kata Ory Vitrio yang dilansir umma dari Suara.com.

Ia menjelaskan kalau saat ini Oki Setiana Dewi dalam keadaan sehat wal’afiat.

Oki bahkan tengah syuting untuk mengisi program acara di salah satu televisi swasta.

“Aman (keadaan Oki) mba. Baru aja live di TV One,” jelasnya.

Sementara itu, terkait foto Oki Setiana Dewi tengah terbaring lemas di rumah sakit yang beredar, rupanya foto itu adalah foto lama saat ia hendak melahirkan, bukan kritis.

“Ini foto melahirkan. Jadi orang pada tau itu hoaks,” ungkapnya.***

Ucapan Syukur dan Permohonan Maaf Rizky Billar, Saat Gelar Tasyakuran Pernikahan

0

Bogordaily.net – Rizky Billar dan Lesty Kejora baru saja menggelar acara tasyakuran pernikahan mereka pada Minggu, (28 Agustus 2021).

Rizky Billar menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah karena telah membantu melancarkan acaranya itu.

“Alhamdulillah, rasa syukur saya panjatkan kepada Allah SWT. Saya dan istri saya dapat menyelenggarakan acara kami. Hari ini salah satu rangkaian acara kami, yaitu acara tasyakuran,” ucapnya.

Rizky Billar berterima kasih kepada kerabat yang sudah sudi menghadiri acara tasyakuran pernikahannya tersebut. Ia sangat senang melihat raut wajah para tamu yang hadir.

“Raut senyum dari wajah kalian pada hari ini adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya,” ungkapnya.

Rizky Billar mengaku akan mengenang momen tersebut sebagai perjalanan hidupnya.

“Sesuatu yang kami inginkan, proses perjalanan yang dibilang cukup singkat, akhirnya kami sah sebagai suami-istri, alhamdulillah,” terangnya.

Di sisi lain, Rizky Billar juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada pihak yang tidak bisa ia undang datang ke pernikahannya karena masih diberlakukannya aturan PPKM.

“Kami mohon maaf. Bukan cuma kalian yang kecewa, kami dari lubuk hati terdalam juga kecewa, sedih. Kami berpikir keras untuk menyortir kuota yang kami sudah siapkan semuanya. Jadi, kami mohon maaf jika ada beberapa pihak yang tidak bisa hadir,” terangnya.***