Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 6937

Bantuan UKT Rp2,4 Juta dari Kemendikbudristek Cair September

0

Bogordaily.net – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program bantuan UKT atau Uang Kuliah Tunggal hingga Rp 2,4 juta setiap mahasiswa.

Bantuan tersebut akan diberikan pada bulan September 2021 mendatang. Mendikbudristek Nadiem Makarim menyampaikan, program bantuan UKT merupakan respon dari Kemendikbudristek terhadap banyaknya mahasiswa yang terdampak COVID-19.

“Mendengar banyak sekali keluhan mahasiswa karena dampak ekonomi daripada COVID ini, kami merespons dengan membuat bantuan UKT yang kami lanjutkan,” ujar Nadiem dalam konferensi pers daring ‘Peresmian Lanjutan Bantuan Kuota Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Tahun 2021’, Rabu 4 Agustus 2021 lalu.

Dalam merealisasikan program bantuan UKT tersebut, Kemendikbudristek akan menyalurkan dana sebesar Rp 745 miliar. Nadiem menerangkan, bantuan disesuaikan dengan besaran UKT mahasiswa. Setiap mahasiswa bisa mendapatkan bantuan UKT maksimal Rp 2,4 juta.

“Dengan batas maksimal Rp 2,4 juta per mahasiswa,” lanjutnya. Bantuan rencananya akan direalisasikan pada bulan September 2021 atau untuk semester gasal tahun akademik 2021/2022.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Abdul Kahar mengatakan, target penerima bantuan UKT pada tahun ini sebanyak 310.508 mahasiswa. Pimpinan perguruan tinggi diberikan kewenangan dalam menentukan penerima bantuan tersebut.

“Bantuan UKT ini khusus untuk semester gasal tahun akademik 2021/2022 dan perguruan tinggi berwenang melakukan perekrutan penerima bantuan UKT. Sasaran penerima tidak mengikat terhadap penerima pada semester sebelumnya namun tetap dapat menjadi prioritas sasaran,” kata Abdul dikutip dari laman Puslapdik Kemendikbudristek, Jumat 20 Agustus 2021.

Bagaimana cara mendapatkan bantuan UKT Rp 2,4 Juta dari Kemendikbudristek?

Syarat Pengajuan Bantuan UKT
1. Mahasiswa yang sudah menerima bantuan UKT pada semester sebelumnya dan masih memenuhi syarat dan kelayakan menerima bantuan.

2. Mahasiswa yang mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi Covid-19 dan tidak sanggup membayar UKT semester gasal tahun akademik 2021/2022.

3. Mahasiswa yang memiliki besaran biaya UKT1 dan UKT2 di Perguruan Tinggi Negeri.

4. Mahasiswa atau PT yang berasal dari wilayah 3T/wilayah terpencil di perguruan tinggi swasta yang kuotanya didistribusikan oleh LLDIKTI.

Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) juga bisa mengajukan keringanan UKT melalui program Kementrian Agama (Kemenag). Skema bantuan meliputi pengurangan UKT, perpanjangan waktu bayar, dan pembayaran secara diangsur bagi perguruan tinggi yang memiliki sistem keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Dilansir dari situs Kemenag, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Suyitno mengatakan, berikut syarat mendapatkan bantuan UKT:

1. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali meninggal dunia.

2. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

3. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami kerugian usaha/pailit.

4. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami penutupan tempat usaha.

5. Bukti/keterangan sah bahwa orang tua atau wali mengalami penurunan pendapatan secara drastis.

Cara Pengajuan Bantuan UKT
Pengajuan bantuan UKT dapat langsung disampaikan kepada pimpinan perguruan tinggi. Nadiem menerangkan, setelah menerima pengajuan dari mahasiswa, pimpinan perguruan tinggi mengajukan penerima bantuan ke Kemendikbudristek.

“Mahasiswa yang memerlukan bantuan UKT bisa mendaftarkan diri ke pimpinan perguruan tinggi dan selanjutnya pimpinan perguruan tinggi mengajukannya ke Kemendikbudristek. Bantuan akan langsung disalurkan ke rekening perguruan tinggi masing-masing,” jelas Nadiem.

 

Demokrat Kota Bogor Serahkan 150 Paket Sembako kepada Insan Pers

0

Bogordaily.net – Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan menyerahkan 150 paket sembako kepada insan pers di sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Kesehatan, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal pada Jum’at 20 Agustus 2021, sore. Pemberian sembako ini wujud nyata tali kasih demokrat Kota Bogor kepada insan pers.

Secara simbolis, penyerahan 150 paket sembako diterima oleh Perwakilan pengurus PWI Kota Bogor Ketua bidang advokasi Bagus Hariyanto, didampingi Wakil Ketua Bidang OKK PWI Kota Bogor Rizki Mauludi, Tim Komunikasi PWI Kota Bogor yang juga wartawan senior Roy Andi TN dan para anggota PWI Kota Bogor.

Anita mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan instruksi dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam rangka Bulan Bakti Demokrat.

“Ini bentuk tali kasih, kepedulian kepada sesama. Apalagi, sebagaimana kami ketahui dan menyadari insan pers merupakam rekan satu perjuangan dalam membangun negeri,” ungkapnya.

Anita juga mengatakan, Bulan Bakti Demokrat merupakan kepedulian Partai Demokrat yang menginjak usia dua dekade pada 2021 ini. Terdampaknya semua sektor karena pemberlakuan PPKM di masa pandemi memaksa pihaknya untuk berbuat lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Disaat PPKM bukan kebetulan kita mengalami masa seperti ini. Kita adalah orang-orang pilihan, dari situ kita harus menjalankan peran sebagai orang terpilih. Mudah-mudahan berkah untuk semua,” tuturnya.

Perwakilan dari PWI Kota Bogor, Bagus Hariyanto menyampaikan, terima kasih atas uluran tangan dari legislator yang duduk di Komisi 1 DPRD Kota Bogor tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya, semoga selalu bisa berbuat untuk masyarakat,” ungkap Bagus.

Bagus melanjutkan, selain dibagikan kepada wartawan, paket juga akan disalurkan kepada warga ataupun pekerja sekitar Sekretariat PWI Kota Bogor.

“Mudah-mudahan komunikasi dan silaturahmi demokrat Kota Bogor dengan PWI Kota Bogor semakin erat dan lancar. Sinergitas terjalin dengan baik,” pungkasnya. (*)

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN Kunjungi Kantah Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kantor Pertanahan Kota Bogor mendapatkan Kunjungan dari Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN Sri Puspita Dewi dan Hermawan selaku Ketua Tim dan Jajaran ke Kantor Pertanahan Kota Bogor.

Kunjungannya kali ini dalam rangka Monitoring Pembangunan Zona Integritas Tahun 2021 menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Jumat 20 Agustus 2021.

Rombongan disambut dengan Jingle Zona Integritas Kantor Pertanahan Kota Bogor, kemudian dilanjutkan dengan melihat sarana dan prasarana serta pelayanan dan inovasi di Kantor Pertanahan Kota Bogor.

Sekretaris inspektorat
Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN Sri Puspita Dewi dan Hermawan selaku Ketua Tim disambut dengan Jingle Zona Integritas Kantor Pertanahan Kota Bogor, Jumat 20 Agustus 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Sri Puspita Dewi mengungjungi lobby depan, dan menyapa para karyawan yang sedang bekerja. Lalu mendatangi fasilitas sentuh tanahku yang langsung didampingi oleh Rahmat, selaku Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor beserta jajaran.

Selanjutnya, dilakukannya monitoring dan evaluasi pembangunan zona integritas oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN Sri Puspita Dewi dan Hermawan selaku Ketua Tim

Sekretaris
Monitoring dan evaluasi pembangunan zona integritas oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN Sri Puspita Dewi dan Hermawan selaku Ketua Tim, Jumat 20 Agustus 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Dalam kegiatan tersebut Kepala kantor pertanahan Kota Bogor berkesempatan memaparkan persiapan pembangunan zona integritas, menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Adv

Gizi Buruk di Tengah Pandemi, LKC DD Salurkan Bantuan Balita Merdeka

0

Bogordaily.net – Dompet Dhuafa melalui Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) melakukan pemeriksaan dan memberi paket nutrisi bagi balita di wilayah Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis 19 Agustus 2021.

Kegiatan yang bertajuk ‘Balita Merdeka Melawan Gizi Kurang atau Gizi Buruk’ diadakan untuk merayakan HUT ke-76 RI. Pelaksanaan dibantu Kader Dasa Wisma setempat serta tim LKC Dompet Dhuafa, berjalan kaki menyusuri pemukiman padat penduduk untuk menyambangi para balita satu persatu.

Dibagi tiga kelompok, pemeriksaan dilakukan selama dua hari guna menjaring dan menyasar balita yatim/piatu dan dari keluarga kurang beruntung.

Sekitar 78 balita mendapatkan pemeriksaan dan paket nutrisi untuk meningkatkan tumbuh kembang mereka yang nantinya akan diperiksa kembali secara berkala.

“Kegiatan ini adalah bentuk gerakan dari LKC Jakarta untuk mengentaskan masalah gizi buruk di ibu kota. Dibantu oleh Kader Dasa Wisma dan Super Relawan yang berlatar belakang perawat dan mahasiswa. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para penerima manfaat,” jelas Rita Yulianti selaku Penanggung Jawab kegiatan Balita Merdeka.

Kader Dasa Wisma di wilayah RW. 7 Kelurahan Tengah Atik, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.

Masih banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa balitanya mengalami gizi kurang atau gizi buruk, terlebih lagi kondisi ekonomi tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

“Ya walaupun lelah tapi saya senang bisa mendamping tim dari LKC Dompet Dhuafa untuk berkeliling memeriksakan kondisi balita disini, ditambah ada bantuan paket nutrisi juga warga makin senang bisa kasih makanan bergizi untuk anaknya,” ucap Atik disela kegiatan berlangsung.

Mendapat pemeriksaan para orang menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan dari Dompet Dhuafa.

Di masa sulit pandemi sekarang ini membuat para orang tua harus bersusah payah memenuhi kebutuhan gizi bagi buah hati mereka, penurunan pemasukan selalu menjadi faktor utama.

“Sekarang jangankan untuk beli makanan bergizi untuk anak-anak, untuk makan sehari-hari saja sudah sulit. Pemasukan berkurang otomatis makan apa adanya tidak bisa pilih-pilih. Tapi saya berterimakasih kepada Dompet Dhuafa sudah memberikan bantuan ini, alhamdulillah ini rezeki dari Allah SWT.” ujar Ida Maesaroh salah satu penerima manfaat.

Yuk Simak! Ayu Ting Ting Resmi Laporkan Hatersnya ke Polisi

0

Bogordaily.net – Akhirnya setelah sebelumnya didatangi rumah keluargannya, Ayu Ting Ting resmi melaporkan haternya yakni akun Instagram Gundik Empang yang dioperasikan oleh Kartika Damayanti alias KD, Jumat 20 Agustus 2021 siang.

Untuk diketahui, keluarga Ayu Ting Ting sempat mendatangi rumah keluarga haters KD di Bojonegoro, Jawa Timur. Hal itu lantaran KD kerap membully anak Ayu Ting Ting di media sosial

“Hari ini Ayu didampingi sama tim lawyer Ayu ke Polda,” kata Ayu Ting Ting dalam cuplikan video yang diunggah kembali oleh akun IG @haters_tandingan.

Dalam pelaporan ke Polda Metro Jaya tersebut, Ayu Ting Ting didampingi sang pengacara, Minola Sebayang.

“Jadi hari ini agenda kita adalah membuat laporan ke kepolisian atas dugaan tindakan hukum akun Gundik Empang.” ujar Minola Sebayang dalam acara Brownis, Jumat 20 Agustus 2021.

Rekan Ayu, Ivan Gunawan yang jadi host Brownis pun merasa geram dengan haters tersebut. Kata Ivan, si pmbully sering membawa-bawa Bilqis, putri semata wayang Ayu Ting Ting.

“Bukan bilang Bilqis bukan artis, tapi Bilqis itu adalah anak di bawah umur. Yang sebetulnya Bilqis itu nggak mengerti sebuah permasalahan karena di rumah pun aku yakin ayah, ibu, Ayu nggak pernah membahas masalah apapun (yang menimpa Ayu) di depan Bilqis,” ungkap Ivan Gunawan.

Beberapa waktu lalu, orangtua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum mendatangi rumah KD di Bojonegoro. Sayangnya mereka tak bisa bertemu karena pelaku jadi pekerja migran di Singapura.

Buntut aksi mendatangi rumah orangtua haters, reaksi publik pun beragam. Adanya membela ada juga yang menilai tindakan keluarga Ayu berlebihan.

Bahkan ada yang membuat petisi boikot Ayu Ting Ting di televisi.

Namun, Ayu Ting Ting kini mantap melaporkan KD karena dirasa keterlaluan. Bukan hanya Ayu yang dibully, tapi sang putri juga kerap menerima hinaan.***

 

BPOM: Vaksin Merah Putih Bersiap Diuji Coba ke Manusia

0

BOGORDAILY- Apa kabar perkembangan vaksin Merah Putih terkait upaya pengendalian Pandemi Covid-19? Rupanya engembangan vaksin yang dilakukan Universitas Airlangga tersebut memasuki babak baru. Saat ini, uji praklinik tahap kedua dengan hewan uji primata sedang berlangsung. Dalam waktu dekat, vaksin yang berasal dari strain virus asal Indonesia ini akan disuntikkan ke manusia.

Ketua Peneliti Vaksin Merah Putih dari Unair Fedik Abdul Rantam menerangkan uji praklinik tahap pertama vaksin merah putih yang dikembangkan pihaknya menunjukkan hasil yang signifikan. Adapun dalam tahap ini, vaksin dengan metode inactivated tersebut disuntikkan kepada hewan transgenik berupa tikus. Yang pertama hasilnya baik dari sisi imunogenisitas, kemudian safety juga baik, termasuk toxicity di dalamnya.

“Kemudian pendekatan respons imun tidak hanya humoral tapi juga seluler, dan menghasilkan sesuatu hasil yang menjanjikan,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, seperti dilansir bisnisindonesia, Jumat (20/8/2021).

Atas dasar inilah, pihaknya pun tengah melakukan uji praklinik tahap kedua dengan hewan uji primata berjenis makaka.

“Sekarang sedang berjalan, belum selesai. Sementara respons beberapa imun yang kita dapatkan, mulai dari fisik dan fisiologi makaka tersebut, dan adanya respons imun seluler dan antibodi, ini menunjukkan tren yang lebih baik,” jelas Fedik.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menuturkan bahwa Unair menjadi salah satu pengembang vaksin Merah Putih yang progresnya cukup cepat. Dengan hasil yang cukup baik, menurutnya vaksin ini akan berlanjut ke uji coba berikutnya.

“Selanjutnya proses uji klinik pada manusia akan dimulai dalam waktu dekat,” sebutnya.

Saat ini BPOM disebut tengah melakukan pendampingan dalam proses pengembangan vaksin ini. Untuk itu, BPOM menyerahkan sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) kepada PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia. Untuk diketahui, perusahaan farmasi ini yang nantinya akan menjadi fasilitator produksi vaksin Merah Putih buatan Unair.

Direktur Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia Sudirman menambahkan bahwa pihaknya siap memproduksi vaksin Merah Putih pada paruh pertama 2022. Namun dia tidak merinci berapa jumlah vaksin yang akan diproduksi.

“Kami akan memproduksi vaksin Merah Putih dalam skala besar pada semester 1 tahun 2022 dengan pendampingan pengawasan dan dukungan BPOM,” tuturnya.

Ayu Ting Ting Akhirnya Polisikan KD

0

Bogordaily.net – Pedangdut Ayu Ting Ting mempolisikan haternya yaitu akun Instagram Gundik Empang yang dioperasikan oleh Kartika Damayanti alias KD, Jumat 20 Agustus 2021, siang.

Diketahui sebelumnya, keluarga Ayu Ting Ting mendatangi rumah keluarga haters KD di Bojonegoro, Jawa Timur. Hal itu lantaran KD kerap membully anak Ayu Ting Ting di media sosial

“Hari ini Ayu didampingi sama tim lawyer Ayu ke Polda,” kata Ayu Ting Ting dalam cuplikan video yang diunggah kembali oleh akun IG @haters_tandingan.

Dalam pelaporan ke Polda Metro Jaya tersebut, Ayu Ting Ting didampingi sang pengacara, Minola Sebayang.

“Jadi hari ini agenda kita adalah membuat laporan ke kepolisian atas dugaan tindakan hukum akun Gundik Empang.” ujar Minola Sebayang dalam acara Brownis dikutip dari Matamata.com, Jumat 20 Agustus 2021.

Rekan Ayu, Ivan Gunawan yang jadi host Brownis pun merasa geram dengan haters tersebut. Kata Ivan, si pmbully sering membawa-bawa Bilqis, putri semata wayang Ayu Ting Ting.

“Bukan bilang Bilqis bukan artis, tapi Bilqis itu adalah anak di bawah umur. Yang sebetulnya Bilqis itu nggak mengerti sebuah permasalahan karena di rumah pun aku yakin ayah, ibu, Ayu nggak pernah membahas masalah apapun (yang menimpa Ayu) di depan Bilqis,” ungkap Ivan Gunawan.

Beberapa waktu lalu, orangtua Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum mendatangi rumah KD di Bojonegoro. Sayangnya mereka tak bisa bertemu karena pelaku jadi pekerja migran di Singapura.

Buntut aksi mendatangi rumah orangtua haters, reaksi publik pun beragam. Adanya membela ada juga yang menilai tindakan keluarga Ayu berlebihan.

Bahkan ada yang membuat petisi boikot Ayu Ting Ting di televisi.

Namun, Ayu Ting Ting kini mantap melaporkan KD karena dirasa keterlaluan. Bukan hanya Ayu yang dibully, tapi sang putri juga kerap menerima hinaan.

Merdekakan Harta dari Ketamakan, Wujudkan Kemakmuran Bangsa

0

Bogordaily.net – Di balik harta melimpah, ada tanggung jawab dan amanah dari Allah SWT yang mesti ditunaikan. Jika tidak, akan menjadi ketamakan.

Harta yang tidak dinafkahkan di jalan Allah akan menjadi kotor karena telah bercampur bagian halal yang merupakan hak pemiliknya, dengan bagian haram yang merupakan hak kaum fakir, miskin, dan orang-orang yang kekurangan lainnya.

Firman Allah SWT dalam surah at-Taubah (9) ayat 103, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,”

Telebih dengan pandemi Covid-19, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengajak untuk membantu warga, khususnya bantu para pedagang yang sekarang sedang kesulitan.

Semoga dengan menbantu sesama, bisa menjadi berkah, serta menjadi pahala terbaik, dan bisa menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Untuk info lebih lanjut, kunjungi tautan di https://bogor.indonesiadermawan.id/BorongUMKM, dan tunaikan harta di Bogor.indonesiadermawan.id.

Atau bisa melalhi nomer rekening Yayasan Global Wakaf di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan No Rekening 7176148257. Adv

Kegiatan Vaksinasi di Stadion Pakansari Hingga Larut Malam Jadi Sorotan

Bogordaily.net – Aktivis Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Nasionalis Kabupaten Bogor menyoroti kegiatan vaksinasi yang berlangsung hingga larut malam di stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Kamis 19 Agustus 2021.

Fatholloh Fawait mengatakan, kegiatan tersebut tidak sesuai dengan keputusan Bupati Bogor nomor 443/404/kpts/per-UU/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4.

“Ini sudah tidak sesuai dengan jam operasional yang sudah ditetapkan Bupati. Harusnya maksimal jam 8 malam sudah dihentikan semua kegiatan” Kata pemuda yang akrab dipanggil sihol.

Menurutnya, program vaksinasi yang dilaksanakan hingga larut malam menimbulkan kesan bahwa pemkab Bogor tidak siap mendukung program pemerintah pusat dalam memerangi pandemi Covid-19. Sehingga pelaksanaannya terlihat memaksakan.

“Terkesan memaksakan, sehingga pelaksanaan tidak terstruktur, sistematis dan masif.” ucapnya.

Pihaknya meminta Pemkab Bogor supaya mengevaluasi pelaksanaan vaksinasi tersebut. Jangan sampai hanya mengejar target vaksinasi hingga mengabaikan PPKM.

Pemkab Bogor harus lebih siap melaksanakan vaksinasi terpusat sehingga tidak terjadi antrian menumpuk hingga larut malam.

“Kalau kekurangan SDM tambah, kalau tidak ada anggaran, anggarkan.” ungkapnya.

Sebagai informasi hingga pukul 22.07 kegiatan vaksinasi masih berjalan di stadion Pakansari Cibinong Bogor.*

Kasus Positif Covid-19 Menurun di 25 Provinsi

0

Bogordaily.net – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, perkembangan kasus Covid-19 di tingkat nasional kini telah menunjukan tren perbaikan.

Bahkan kasus positif, kematian, dan BOR telah mengalami penurunan dalam tiga sampai empat pekan terakhir.

Wiku mengatakan, penurunan kasus positif pada pekan ini terjadi di 25 provinsi atau 73 persen dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Pada pekan ini terjadi penurunan kasus positif pada 25 provinsi atau 73 persen dari seluruh provinsi di Indonesia telah menunjukan perbaikan kasus positif,” ujar Wiku saat konferensi pers, Kamis (19 Agustus 2021).

Provinsi yang paling banyak mengalami penurunan kasus positif adalah Jawa Barat yang mengalami penurunan 7.128 kasus, DKI Jakarta turun 5.201 kasus, Jawa Timur turun 4.407 kasus, Kalimantan Timur turun 2.959 kasus, dan NTT turun 2.866 kasus.

Selain itu, Satgas juga mencatat terjadinya penurunan positivity rate yang sebesar 2,09 persen atau yang sebelumnya 23,57 persen pada 2-8 Agustus menjadi 21,48 persen pada 9-15 Agustus.

“Ini adalah perkembangan yang sangat baik karena artinya sebagian besar provinsi di Indonesia sudah mengalami perbaikan dan semakin dapat mengendalikan penularan,” tambahnya

Jika kasus positif, kasus aktif, dan BOR masih menunjukan peningkatan, maka ia meminta agar segera mengkonversi tempat tidur untuk pasien Covid-19 dan membuka tempat isolasi terpusat.

Selain itu, pemda diminta agar segera membentuk posko di desa dan kelurahan di wilayahnya.

“Karena posko menjadi wadah koordinasi usaha penanganan pertama pada kasus Covid di tingkat penanganan terkecil yaitu RT RW,” tegasnya.***