Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 7057

Gratis! Kemenag Siapkan Program SEHATI Untuk Pelaku UMK

Bogordaily.net – Pemerintah saat ini tengah menyiapkan program Sertifikasi Halal Gratis atau disebut program SEHATI yang akan segera digulirkan Kemenag.

Program yang akan segera digulirkan ini sekarang tengah dipersiapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama-sama dengan sejumlah Kementerian/Lembaga terkait.

“Saat ini kami sedang menyiapkan Program Sertifikasi Halal Gratis atau disebut dengan Program SEHATI. Dalam beberapa hari ke depan, program ini insya Allah akan segera kita luncurkan,” kata Mastuki di Jakarta, Jum’at, (30 Juli 2021) seperti dikutip dari laman Kemenag.

Selain itu Mastuki mengatakan, program SEHATI ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah untuk membantu pelaku UMK di masa sulit akibat terdampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Data kami menunjukkan bahwa selama pandemi khususnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), jumlah pelaku UMK yang mengajukan permohonan sertifikasi halal di BPJPH sangat menurun. Karenanya, kita harapkan sertifikasi halal gratis melalui program SEHATI ini menjadi instrumen kebijakan pemerintah yang membantu menstimulasi UMK kita untuk kembali bergeliat dan bangkit setelah terdampak pandemi Covid-19,” tutur Mastuki.

Lebih lanjut, mantan juru bicara Kemenag itu menjelaskan lebih lanjut bahwa program SEHATI ini juga merupakan salah satu wujud kesungguhan pemerintah dalam memberikan penguatan produk UMK dengan memberikan kemudahan dalam mengembangkan usahanya.

Tentunya dengan bersertifikat halal, dipastikan produk UMK akan memiliki nilai tambah sehingga berdaya saing tinggi baik di pasar lokal maupun global.

“Upaya ini juga selaras dengan semangat Undang-undang Cipta Kerja (UU Nomor 11 Tahun 2020) dalam memberikan kemudahan pelaku UMK mengembangkan usahanya. Salah satunya, dengan kemudahan bagi pelaku UMK untuk bersertifikat halal melalui fasilitasi pembiayaan, penyediaan penyelia halal, serta fasilitas lainnya dalam sertifikasi halal,” kata Mastuki.

Bahkan, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 yang merupakan peraturan turunan UU Cipta Kerja tersebut.

Kemudahan bagi pelaku UMK diwujudkan dengan diberikannya penyederhanaan mekanisme sertifikasi halal melalui pernyataan pelaku usaha.

“Kemudahan sertifikasi halal bagi pelaku UMK lainnya adalah penyederhanaan proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha atau yang dikenal dengan istilah self declare. Meski prosesnya disederhanakan, aspek kehalalan produk tetaplah diutamakan dan wajib dipenuhi,” ujar Mastuki.

Kemudian dengan adanya fasilitasi sertifikasi halal gratis ini, Mastuki berharap pelaku UMK dengan produk yang terkategori wajib bersertifikasi halal segera mempersiapkan diri untuk menjadi peserta program SEHATI.

“Dengan bersertifikat halal, kita harapkan agar produk UMK kita berkualitas premium, berdaya saing tinggi, dan masyarakat juga semakin yakin dengan produk yang kepastian kehalalannya telah terjamin,” tutur Mastuki.

Sebagaimana pada tahun 2020 lalu, BPJPH juga telah memberikan fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMK.

Program yang dibiayai oleh anggaran Kemenag itu telah membuahkan output sertifikat halal bagi 3.179 pelaku UMK yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia.***

Ini Alasan Orang Tidak Mengikuti Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap alasan orang tak mengikuti vaksinasi COVID-19. Dari survei yang telah dilakukan BPS secara online, setidaknya ada 6 alasan yang membuat responden belum divaksin.

Dari data yang disajikan Kepala BPS Margo Yuwono dipaparkan, sebanyak 21,2% menyatakan sudah terjadwal tetapi belum waktunya. Kemudian, sebanyak 26,3% masih mencari lokasi yang menyediakan kuota vaksin.

Sebanyak 15,8% tidak mau atau khawatir efek samping. Lalu, sebanyak 4,2% tidak mau karena tidak percaya efektivitas vaksin

“Dari hasil survei menunjukkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. Itu alasannya karena khawatir dengan efek samping atau tidak percaya kepada efektivitas vaksin itu mencapai 20% dari responden yang belum melakukan vaksin,” kata Margo dalam konferensi pers, Senin 2 Agustus 2021.

Angka tersebut berasal dari responden yang belum vaksinasi COVID-19. Kemudian, sebanyak 32,5% karena alasan lainnya seperti faktor kesehatan, hamil, dan lain-lain.

“Ini adalah khusus responden yang belum melakukan vaksin, kalau ditanya alasan kenapa belum melakukan vaksin itu sebanyak 20% khawatir karena efek samping dan juga tidak percaya kepada efektivitas vaksin,” tambahnya.

BPS sendiri baru saja melakukan survei online terkait perilaku masyarakat pada masa PPKM darurat.

Survei ini dilakukan pada 13-20 Juli 2021 dengan responden yang terlibat sebanyak 212.762 orang. Adapun metode yang digunakan ialah non probability sampling yang disebarkan secara berantai (snowball).

Antrian Mengular, Awas Kluster Pembagian Bansos di Katulampa

0

Bogordaily.net – Ratusan warga di sejumlah RW Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, berkerumun seolah mengabaikan protokol kesehatan serta tidak menjaga jarak, saat mengambil bantuan sosial berupa beras.

Meski warga berkerumun, tidak terdengar himbawan dari panitia supaya warga tertib dan melaksanakan prokes saat mengambil bantuan.

Penyerahan bantuan kepada 2.632 penerima dibagi menjadi dua gelombang.

Hingga siang ini, antrean warga masih mengular. Kerumunan massa penerima bantuan membludak hingga keluar kantor Kelurahan Katulampa.

Salah satu warga Katulampa, Hanna menuturkan, supaya menghindari kerumunan sebaiknya penyaluran dilakukan secara door to door ke rumah warga.

“Selain itu, dengan membludak nya warga ini, dikhawatirkan menjadi kluster pembagian bansos,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Lurah Katulampa, Eka mengatakan, penumpukan yang terjadi pada saat pagi karena warga datang tidak sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan.

“Ditambah lagi ada kesulitan dalam menginput datanya. Dan sempat delay 1 jam,” kata Lurah Katulampa, Eka saat dihubungi Bogordaily.net, Senin 2 Agustus 2021.

Dirinya juga menjelaskan, sudah beberapa kali mengingatkan pakai toa pengeras suara namun tidak digubris oleh warga.

“Saya juga sudah memerintahkan jajaran Kelurahan untuk menerapkan protokol kesehatan dan berjaga, seperti di pintu gerbang Kelurahan di tutup-buka (di atur keluar masuknya warga sesuai KTP RT/RW masing-masing),” jelasnya.

Eka juga mengatakan, saat pelaksanaan penyaluran bantuan sosial, ada Satgas Protokol Kesehatan di dalam yang mengawasi dan menegur jika ada warga yang tidak memakai masker.*

Ingat Janji, Arief Muhammad Berikan Hadiah untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

0

Bogordaily.net – YouTuber Arief Muhammad pastikan tidak lupa janjinya, yang akan memberi satu cabang Baso Aci Akang untuk pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu jika keduanya sukses meraih emas Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, pada akhirnya keberhasilan mereka menembus final terjadi dan merupakan sejarah tersendiri bagi bulu tangkis Indonesia.

“FINALLY!!! Bangga banget sama @greyspolii dan @r.apriyanig!!! Terima kasih sudah membawa pulang medali emas untuk Indonesia. Sesuai janji, cabang @basoaciakang untuk kalian sudah menunggu di Indonesia. Masing-masing dapet satu!,” tulis arief di akun Instagramnya @ariefmuhammad, Senin 2 Agustus 2021.

Suami dari Tiara Pangestika itu tidak main-main dengan janjinya, dengan memberikan masing-masing satu cabang Bakso Aci Akang.

Greysia
YouTuber Arief Muhammad memberikan satu cabang Baso Aci Akang untuk pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu karena meraih emas Olimpiade Tokyo 2020.(@ariefmuhammad/Bogordaily.net)

Ia mengatakan, hal ini dilakukannya sebagai bentuk apresiasi kepada atlet-atlet disana yang sudah memperjuangkan dan mengharumkan nama Indonesia.

Netizen pun sudah tidak kaget mendengar Arief yang begitu baik memberikan cabang tersebut dengan cuma-cuma.

Sebelumnya, beberapa hari yang lalu omongan Arief ini telah dibahas oleh dirinya sendiri yang berjanji kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.

“Bangga banget sama @greyspolii dan @r.apriyanig, ganda putri PERTAMA dari Indonesia yang bisa tembus ke Olympic final. Sebagai apresiasi untuk prestasi ini, dan sebagai penambah semangat juga untuk keduanya, gue berjanji akan memberikan 2 cabang @basoaciakang untuk mereka, masing-masing 1 cabang baru, jika nanti bisa menang di pertandingan final,” tulis Arief Sabtu 31 Juli 2021.

“Sekiranya inilah bentuk support gue dan team @basoaciakang, agar @r.apriyanig dan @greyspolii bisa tambah semangat di pertandingan berikutnya. Tapi, apapun hasilnya nanti, menang atau kalah, kalian berdua tetap pahlawan bagi Indonesia. Kami tetap bangga punya atlet seperti kalian,” paparnya.***

Puncak Kasus Covid-19 di Jawa Sudah Terlampaui

0

Bogordaily.net – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, puncak kasus positif virus corona (Covid-19), sudah mulai berkahir di daerah Pulau Jawa. Ia mengatakan saat ini kondisi pandemi di wilayah Jawa sudah mengalami perbaikan.

“Inilah saatnya kita bersama-sama mensyukuri apapun kekurangan dan kelebihannya. Kita sudah bisa melihat puncaknya sudah terlampaui, terutama untuk daerah-daerah di Jawa,” katanya dalam konferensi pers virtual, Senin 2 Agustus 2021.

Meski begitu, sesuai pesan Presiden, semua pihak harus tetap waspada. “Saya tahu ini belum 100 persen selesai. Kita harus terus waspada sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” ucapnya.

Atas kondisi ini, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan yang bertugas merawat hingga kepala derah.

“Jadi, terima ksasih sebasar-besarnya terutama kepada para nakes, kepala daerah, TNI-Polri, seluruh komponen bangsa,” tuturnya.

Menkes mengatakan, seluruh pihak sudah dengan sabar untuk menangani pandemi di puncak penyebaran.

“Yang sudah sabar di puncak gelombang terkahir yang kita bisa menghadapinya dengan cukup baik sehingga mulai keliatan adanya perbaikan,” katanya.***

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Rebut Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

0

Bogordaily.net – Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu rebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Mereka mengalahkan duo China Chen Qingchen/Jia Yifan pada final 21-19 dan 21-15 di Musashino Forest Sports Plaza, Senin 2 Agustus 2021 siang WIB.

Hebatnya mereka bisa mempertahankan konsistensi dan memperlebar jarak menjadi 7-4. Greysia/Apriyani akhirnya memimpin saat interval 11-8.

Di fase selanjutnya Chen/Jia bisa memberikan kejutan dengan menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Untungnya Greysia/Apriyani tak panik dan kembali memperlebar skor 16-12.

Poin demi poin berhasil diraih Greysia/Apriyani di fase selanjutnya. Mereka mengunci game poin 20-19. Pasangan Indonesia bisa memenangkan game pertama setelah pukulan Chen/Jia keluar.

Alasannya Di game kedua, Greysia kembali tampil cerdik. Mereka tak ngotot, namun konsisten meraih angka hingga unggul 8-4. Mereka bahkan bisa menutup interval 11-7.

Di fase setelahnya Chen/Jia tampak mulai kehilangan konsentrasi. Mereka kerap membuat kesalahan sendiri dan membuat Greysia/Apriyani unggul 13-8. Greysia/Apriyani makin percaya diri dan terus menjauh 17-9.

Mereka mengunci match poin 20-15 dan memenangkan pertandingan berkat pukulan lawan keluar.

Greysia/Apriyani jadi pebulu tangkis ganda putri Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade. Sebelumnya ada tunggal putri Susy Susanti dan tunggal putra Alan Budikusuma di Olimpiade 1992.

Video Pedagang Asongan Jualan di Ruang Isolasi Covid-19 Viral di Medsos

0

Bogordaily.net – Viral di sosial media (sosmed) seorang pedagang asongan yang sedang berjualan di dalam ruangan isolasi Covid-19.

Pedagang asongan tersebut terlihat sedang menawari sejumlah orang yang berada di ruangan tersebut, dan satu perempuan membeli dagangannya.

Setelah adanya transaksi jual belk, pedagang itu kembali menawari ibu lain yang kebetulan berada di ruangan yang sama.

Peristiwa itu kabarnya terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Manado Medical Center, Manado, Sulawesi Utara, Minggu 1 Agustus 2021.

Lantas video tersebut beredar luas di media sosial dengan mempertanyakan bagaimana pedagang tersebut bisa masuk, bahkan ada yang iba dengan kejadian itu.

“Mereka lebih takut kelaparan daripada terpapar covid. Tapi hidup ini pilihan kan?,” tulis salah satu naetizen.

“Menantang hidup demi bertahan hidup, miris,” tulis netizen.

“Satpam dan perawatnya mana? Ko bisa sampe masuk sih?,” heran netizen.

Dengan kabar yang beredar, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara Steven Dandel pun angkat bicara.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi di saat petugas rumah sakit disibukkan oleh peningkatan pasien Covid-19 di rumah sakit.

“Kemarin terjadi peningkatan pasien yang signifikan secara tiba-tiba, dimana saat itu torang (mereka) fokus di pemberian pelayanan terhadap pasien. Sampai security saat itu sedang menolong perawat membantu memindahkan oksigen karena perawat juga sempat kewalahan,” kata Steven, dikutip dari detik, Minggu 1 Agustus 2021.

Menurutnya, pihak rumah sakit tak menyangka peristiwa tersebut bisa terjadi. Namun Steven menyampaikan, pedagang tersebut bakal dilakukan tes swab.

“Hanya torang (mereka) nda (tak) sangka bisa kecolongan dengan pedagang asongan tersebut. Pedagang yang bersangkutan akan di lakukan pemeriksaan swab,” ucapnya.

Steven pun menjelaskan bahwa pihak rumah sakit meminta maaf atas kejadian tersebut, memastikan peristiwa itu tidak akan terulang.

“Usahakan tidak terjadi lagi hal tersebut,” kata Steven.

Lebih lanjut, Steven menduga, kemungkinan besar pedagang tersebut tidak mengetahui ruangan tersebut merupakan ruangan isolasi pasien Covid-19

Dia pun telah menyarankan RS menambah papan informasi dan peringatan terkait keberadaan ruang isolasi.

“Karena banyak ruangan rawat biasa telah dikonversiin menjadi ruang isolasi sejak peningkatan kasus bertambah secara signifikan. Sudah disarankan ke RS untuk menambah sign dan peringatan terkait keberadaan ruang isolasi,” pungkasnya.***

Truk Alami Kecelakaan Satu Orang Tewas

Bogordaily.net – Sebuah Truk bermuatan keramik terlibat kecelakaan dengan dua mobil dan seorang warga di Jalur Puncak Desa Ciloto, Senin 2 Agustus 2021. Akibatnya satu orang tewas dan tiga kendaraan rusak parah.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut terjadi pada Senin 2 Agustus 2021 pagi.

Kecelakaan berawal ketika truk bermuatan keramik bernomor polisi B 9637 NDA melaju dari arah Bogor menuju Cipanas. Namun di kawasan Desa Ciloto, Kampung Ciloto, diduga truk tersebut mengalami rem blong dan tidak kuat menahan beban muatan.

Akibatnya truk tersebut menabrak dua kendaraan di depannya dan seorang pejalan kaki sebelum akhirnya terguling.

“Truk memang melaju dengan kecepatan tinggi. Saat di jalur menurun truk diduga mengalami remblong sehingga menabrak sepeda motor dan mobil yang ada di depannya, serta seorang warga,” ujar Kepala Desa Ciloto Marwan, Senin 2 Agustus 2021.

Menurutnya kecelakaan tersebut mengakibatkan warga yang tertabrak tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan sopir dan kernet truk, serta pengendara lain yang terlibat kecelakaan hanya mengamai luka ringan.

“Meninggal satu orang, warga yang tertabrak. Kalau sopir kendaraan semua selamat, hanya mengalami luka. Untuk kendaraannya rusak parah,” kata dia.

“Korban luka langsung dibawa ke RSUD Cimacan,” tambah dia.

Kecelakaan tersebut juga sempat mengakibatkan kemacetan dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun sebaliknya. Evakuasi kendaraan yang memakan waktu cukup lama membuat petugas kepolisian berusaha mengatur lalulintas hingga dilakukan sistem buka tutup jalur.

Truk yang terguling berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.00 WIB dan diamankan polisi.

Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pap Smear di RS Azra

0

Bogordaily.net – Untuk mencegah kanker leher rahim atau serviks, harus dilakukanmya deteksi dini dengan melakukan Pap Smear.

Pap smear merupakan prosedur untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks) pada wanita, dan dapat menemukan sel-sel abnormal (sel prakanker) di leher rahim yang dapat berkembang menjadi kanker.

Dikutip dari alodok, hal ini dilakukan dengan mengambil sampel sel di serviks. Setelah itu, pemeriksaan di laboratorium akan dilakukan agar diketahui apakah di dalam sampel tersebut terdapat sel prakanker atau sel kanker.

Di Indonesia, kasus kejadian dan kematian akibat kanker serviks menduduki peringkat kedua setelah kanker payudara. Oleh sebab itu, penting untuk menjalani pemeriksaan pap smear secara berkala.

Dengan menjalani pap smear atau pap test secara rutin, kondisi leher rahim dapat dipantau dan kanker serviks dapat terdeteksi secara dini.

Dokter juga dapat memperkirakan apakah ada risiko terjadinya kanker melalui hasil pemeriksaan pap smear.

Pemeriksaan ini bisa dilakukan di Rumah Sakit besar termasuk RS Azra Bogor.

Tidak mahal, pemeriksaan mulai dari Rp 325 ribu rupiah sekali pemeriksaan.

Pastinya, pemeriksaan pasien akan dilakukan oleh Dokter atau Bidan, sudah termasuk jasa penanganan, sudah termasuk pengambilan sampel, laboratorium pap smear dan administrasi.

Yuk cegah kanker serviks dengan melakukan pap smear, untuk info lebih lanjut hubungi call center di 0251-8318-456 atau www.rsazra.co.id. Adv

Bisa Presiden atau Menko yang Umumkan Nasib PPKM

0

Bogordaily.net – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akan berakhir hari ini Senin 2 Agustus 2021. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, terkait nasib telah dilakukan pembahasan. Disampaikan, pengumuman bisa langsung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau menugaskan menteri koordinator (menko).

“Kita sudah bahas,” kata Menkes Budi dalam konferensi persnya, Senin 2 Agustus 2021.

Namun begitu dia mengatakan, akan ada sesi khusus untuk melakukan pengumuman terkait nasib PPKM. Dia menyebut bahwa pengumuman bisa langsung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau menugaskan menteri koordinator (menko).

“Cuma kami ini ingin menyampaikan, nanti akan ada sesi khusus. Bisa oleh Pak Presiden atau bisa juga Pak Presiden menugaskan Pak Menko untuk menyampaikan keputusan beliau,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menggelar PPKM leveling sejak tanggal 16 Juli lalu dan akan berakhir pada hari ini 2 Agustus 2021.