Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7210

Kemenag Umumkan Formasi CASN Untuk Seleksi 2021

Bogordaily.net – Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan formasi Calon Aparatur Sipil Negeri (CASN) untuk seleksi tahun 2021.

Sekjen Kemenag Nizar mengatakan formasi CASN Kemenag terbagi menjadi dua.

Dua formasi itu yakni, calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) dan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Kemenag tahun ini membuka seleksi untuk 9.458 CPPPK dan 1.361 CPNS. Jadi total formasinya ada 10.819 formasi CASN yang dibuka seleksinya tahun ini,” terang Nizar di Jakarta, Rabu (7 Juli 2021).

“Pendafataran dibuka mulai hari ini, 7 Juli, sampai 21 Juli 2021,” sambungnya.

Nizar mengatakan bahwa 9.458 formasi CPPPK dikhususkan bagi eks tenaga honorer K-2 yang sudah terdaftar namanya. Sedang untuk 1.361 CPNS.

Formasinya terbagi dalam formasi umum dan formasi khusus. Formasi Umum adalah pelamar lulusan perguruan tinggi yang memenuhi kualifikasi pendidiakn dan persyaratan.

Sedangkan untuk Formasi Khusus, terdiri dari tiga kelompok;

Pertama, Putra/putri Lulusan Terbaik. Yaitu, pelamar dengan kriteria lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam atau Luar Negeri dengan predikat kelulusan ‘Cumlaude’ yang mempunyai jenjang pendidikan paling rendah sarjana.

Ini tidak termasuk diploma IV dan berasal dari perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah

Kedua, Disabilitas, yaitu pelamar yang menyandang disabilitas/berkebutuhan khusus dengan kriteria mampu melaksanakan tugas.

Jabatan formasi yang dilamar sesuai dengan tingkat disabilitasnya yang dibuktikan dengan surat keterangan yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasanya dari pihak yang berwenang

Ketiga, Putra/putri Papua dan Papua Barat, yaitu pelamar dengan kriteria harus merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/atau ibu asli Papua/Papua Barat).

Dibuktikan dengan akte kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari kepala desa/kepala suku.

“Sebarannya, ada 1,193 formasi umum, 137 formasi lulusan terbaik, 28 formasi penyandang disabilitas, dan 3 formasi putra/putri Papua/Papua Barat,” jelas Nizar.

“Pendaftaran seleksi penerimaan calon Aparatur Sipil Negara melalui laman resmi yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara, yaitu melalui https://sscasn.bkn.go.id/,” lanjutnya.

Nizar menjelaskan, ada tiga tahapan seleksi yang akan dilakukan. Pertama, Seleksi Administrasi yang dilakukan sejak proses pendaftaran.

“Hasil seleksi administrasi ini akan diumumkan pada 28-29 Juli 2021,” ujar Nizar.

Kedua, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tahap ini dilakukan dengan Computer Asested Test (CAT) dengan bobot nilai 40%. SKD terdiri atas: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

“SKD dilaksanakan 25 Agustus–4 Oktober 2021. Hasilnya diumumkan 17–18 Oktober 2021,” papar Nizar.

Ketiga, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan bobot nilai 60%. SKB terdiri atas: Praktik Kerja (bobot 35%), Psikotes (35%), dan Wawancara Komitmen Kebangsaan dan Moderasi Beragama (30%).

“Pelaksanaan SKB pada 8 – 29 November 2021. Hasil SKD ini selanjutnya akan diintegrasikan dengan hasil SKB. Pengumuman Kelulusan 18–19 Desember 2021,” jelas Nizar.***

Menebak Inisial NR dan AB Ditangkap Narkoba, Netizen: Nia Ramadhani Ardie Bakrie?

0

Bogordaily.net – Ramainya perbincangan pasangan artis ibu kota yang terjerat kasus narkoba, membuat netizen penasaran dan menebak-nebak inisial NR dan AB.

Pada awalnya salah satu akun di Twitter mempertanyakan kebenaran kabar pasangan tertangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba, Rabu 7 Juli 2021.

Berinisial NR dan AB ini menjadi ramai di sosial media sejak tengah malam, bahkan banyak netizen yanh menebak jika inisial yang dimaksud adalag Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

“Breaking News!! Public Figure NR & AB. Clue-nya lakik binik dan NARKOBA ((ditangkap)),” tulis akun @NinjaCir3ng, Rabu 7 Juli 2021.

Tak disangka, tweet tesebut menjadi ramai dan ada salah satu netizen @MasAgustinus membalas dengan foto Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dengan tulisan “Geger Geden Lurr” (geger besar saudara-saudara).

Pasalnya Polres Metro Jakarta Pusat diduga telah menangkap artis berinisial NR dan suaminya AB di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu 7 Juli 2021 malam.

Sementara itu, netizen juga mulai mempertanyakan kabar pasangan suami istri ini lewat akun Instagram. Seperti pada kolom komentar IG Ardi Bakrie, netizen mulai menyerbu akun artis anak sang konglomerat Aburizal Bakrie tersebut.

Terlihat juga akun-akun gosip seperti lambetur*h yang membuat postingan berita terkait ditangkapnya NR dan AB.

Postingan tersebut telah disukai sebanyak 132 ribu dan mendapat 5,4 komentar.

“GABISA BUKA SALAK,” tulis akun @haykalsy*f.

“Pantes Nia Ramadhani kalo ngomong suka belibet gajelas,” tulis akun @p*tmpitt125.

“Kalau sampe bener, hancur hati bapak sm mertuanya pasti,” tulis akun @sh*rlyichwa.

Bahkan sampai sekarang netizen mengomentari postingan di akun Instagram Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie.***

Elly Rachmat Yasin Fokus Kawal Sukses kan Perang Lawan Covid

0

Bogordaily – Prihatin dengan terus meningkatnya warga yang meninggal akibat pandemi covid 19. Elly Rachmat Yasin, komitmen akan fokus sukseskan perang melawan penyebaran dan menyetop penularan . Menurutnya

Ikhtiar Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menerapkan PPKM Darurat dari tanggal 3-20 Juli 2021 adalah bentuk keseriusan dalam menangani Covid-19 yang saat ini terus meningkat.  “Semua elemen harus memberikan peran dalam perang melawan pandemi covid yang makin mengganas,” ujar wakil rakyat dari Partai PPP ini.

Lebih jauh Elly Rachmat Yasin.  Yang juga anggota DPR RI ini menegaakan. Dalam situasi seperti ini pilihannya ada dua saja. Pasrah dengan keadaan atau bangkit melawan.  Dengan peran dan ihtiar masing-masing elemen. Terutama dalam menerapkan disiplin Prokes.

“Dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan wabah ini segera melandai, dan segera berlalu,” beber nya Kepada Bogordaily.net

Selain itu dengan adanya PPKM Darurat. Kepada masyarakat khususnya Jawa dan Bali mari kita menerapkan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah agar terhindar dari wabah Covid-19. Namun demikian  dalam berdiam dirumah juga harus ada peran significan agar kegiatan rutinitas dikerjakan. Terutama untuk  mempertahankan roda perekonomian warga.  Karena suka tidak suka pandemi covid berdampak pada sektor ekonomi dan sosial kemasyarakatan.   Perangi covid utk peduli pada sesama sambik tetap

menyayangi  keluarga kita di rumah,” pungkas Bu Elly , demikian sapaan akrabnya.

AHM Gaungkan Kampanye Keselamatan Berkendara Lewat Kompetisi Film Pendek

Bogordaily – Short Movie Contest (SMC) 2021 yang diselenggarakan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) mendapat respon positif. Setidaknya 101 karya video unik dan kreatif karya insan muda mengikuti ajang kreativitas ini.

Kompetisi Short Movie Contest (SMC) 2021 merupakan salah satu gerakan Road Safety Campaign dari Yayasan AHM untuk terus menghadirkan budaya keselamatan berkendara yang aman dan nyaman di Indonesia.

Para content creator muda menyuguhkan banyak karya kreatif film pendek berdurasi 3-5 menit bertema “Berkendara Aman dan Nyaman” pada gelaran yang berlangsung 6 Maret – 28 Mei.

Para peserta membuat konten video kreatif menggunakan kamera profesional, seperti SLR/Mirrorless atau kamera ponsel dengan software editing video yang dikuasai. Proses penjurian SMC 2021 dilakukan oleh dewan juri dari content creator profesional dan perwakilan manajemen AHM.

Dengan memperhatikan beberapa aspek penilaian, seperti kesesuaian tema, konsep film, bahasa, kreativitas tampilan, dan metode penyampaian yang kekinian, dipilih 3 karya anak muda kreatif terbaik dan 3 video terfavorit pilihan masyarakat.

Yayasan AHM juga mengapresiasi 20 pengirim video pertama pada awal periode kontes. Short Movie Contest (SMC) 2021 menyiapkan total hadiah Rp 38 juta untuk para kreator video berbakat dari seluruh Indonesia.

Para pemenang ajang ini mendapat apresiasi uang tunai Rp 12 juta bagi juara pertama, Rp 8 juta bagi juara kedua, dan Rp 5 juta bagi juara ketiga. Sementara itu juara terfavorit pilihan publik mendapatkan hadiah sebuah smartphone.

Ahmad Muhibbuddin, Ketua Yayasan AHM, menjelaskan generasi muda berperan besar dalam menyebarkan pesan positif di era milenial. Kegiatan Short Movie Contest Keselamatan berkendara ini merupakan bagian dari upaya Yayasan AHM dalam mengampanyekan budaya aman berkendara dengan bahasa, gaya anak muda saat ini, termasuk melalui video yang digemari generasi muda saat ini.

“Jika satu video karya content creator muda ini dilihat 500-600 orang, maka ajang yang menghasilkan 101 video kreatif ini bisa menyampaikan pesan keselamatan berkendara kepada sekitar 60 ribu orang. Kami berharap generasi muda kreatif ini dapat terus konsisten membuat konten yang menarik di media sosialnya. Kami akan terus mendukung penyebaran pesan berkendara aman dan nyaman di jalan raya,” ujar Muhibbuddin dalam rilisnya,

Rizal Ramli : Pertumbuhan Ekonomi Direvisi, Ngibul Kok Keterlaluan

Bogordaily– Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati merevisi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2021 hanya 3,7 persen hingga 4,5 persen akibat penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

“Overall growth (pertumbuhan) tahun 2021 ada di antara 3,7 hingga 4,5 karena pada kuartal I kita tumbuhnya minus 0,7 persen,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam webinar Bisnis Indonesia Mid Year Economic Outlook, Rabu.

Pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjut Sri Mulyani, dipengaruhi oleh skenario penerapan PPKM Darurat. Jika menggunakan skenario moderat dengan penyebaran kasus COVID-19 terus memuncak hingga minggu ke-2 Juli, diikuti dengan relaksasi PPKM pada minggu ke-1 Agustus, dan pemulihan aktivitas ekonomi kembali terjadi secara gradual mulai pertengahan Agustus 2021 maka proyeksi pertumbuhan tahunan 2021 menjadi 4,5 persen.

Melalui skenario moderat ini, proyeksi pertumbuhan pada kuartal III sebesar 5,4 persen dan naik menjadi 5,9 pada kuartal IV.

“Maka kita berharap pertumbuhan di kuartal III masih bisa bertahan di atas 5 persen dan kemudian menguat kembali pada kuartal IV,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Namun jika penerapan PPKM Darurat menggunakan skenario berat dengan penurunan mobilitas masyarakat hingga 50 persen, penyebaran COVID-19 terus memuncak hingga minggu ke-2 Juli dengan level penambahan kasus harian yang lebih tinggi, diikuti relaksasi PPKM pada minggu ke-3 Agustus, dan pemilihan aktivitas ekonomi kembali terjadi secara gradual mulai September 2021, maka proyeksi pertumbuhan tahunan 2021 menjadi 3,7 persen.

“Jika lamanya bisa sampai dengan bulan Agustus dan normalisasi baru terjadi September, kita bisa turun pada pertumbuhan sekitar 4 sampai 4,6 di kuartal III dan kuartal IV,” jelas Sri Mulyani.

Kendati demikian Menkeu masih optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal II di atas 7 persen karena pemberlakuan PPKM Darurat baru terjadi pada awal Juli.

“Kita sepertinya optimis bisa di atas 7 persen dan kita berharap pada minggu ke-3 dan ke-4 Juni tidak sangat mempengaruhi sehingga mungkin masih di atas 7 persen,” ujarnya.

Adapun sebelum penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali dan meningkatnya kasus COVID-19 akibat varian Delta, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,5 persen-5,3 persen.

Menanggapi hal tersebut, Rizal Ramli sudah Memperingatkan

Sebelumnya, pada awal tahun ini, ekonom senior sudah mengingatkan laju ekonomi Indonesia di tahun 2021 masih akan melambat. Pemerintah diminta tidak terlalu mengobral angin surga.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menekankan bahwa sejak tahun 2018 hingga 2019 ekonomi Indonesia sudah konsisten melambat. semua indikator makro ekonomi, misalnya neraca perdagangan, transaksi berjalan, ‘primary balance‘ anggaran merosot bertahap.

“Ekonomi melambat. Tidak tumbuh lebih dari 5,1 persen,” bebernya,

Sejak awal pandemi, pemerintah sudah salah langkah. Covid-19 dianggap seolah flu biasa yang bisa hilang dengan sendirinya. Alih-alih melakukan lockdown, pemerintah justru memberi insentif untuk pariwisata, khususnya wisatawan asing.

Padahal di saat yang sama bandara-bandara negara lain, seperti Jepang dan Singapura, menutup diri dari wisatawan. “Tapi kita sok jago, malah kita kasih insentif untuk turis asing, termasuk China, untuk masuk Indonesia,” katanya.

Parahnya lagi, pemerintah justru memberi anggaran miliaran kepada influencer untuk menarik wisatawan. Mereka seperti diminta menutupi permasalahan Covid-19 di dalam negeri.

Singkatnya, kesalahan di awal pandemi membuat Indonesia kehilangan waktu berharga selama tiga bulan. Padahal waktu itu bisa dimanfaatkan untuk mengambil langkah-langkah strategis mengurangi risiko krisis ekonomi dan kesehatan.

Buntutnya, saat pandemi melanda ekonomi mengalami masalah yang kompleks dan daya beli hancur. Parahnya lagi, banyak pekerja yang mengalami PHK dan uang yang beredar di masyarakat berkurang.

“Nah ada dua versi, versi angin surga oleh Menteri Keuangan terbalik (Sri Mulyani) bahwa tahun 2021 ini akan bakal tinggi 5,5 persen. Aduh ampun deh, sebelum Covid-19 saja belum pernah 5,5 persen, cuma 5,1 persen,” kata mantan Menko Kemaritiman itu.

“Ini kok tahun 2021 Covid-19 masih banyak, sudah ngaku klaim 5,5 persen. Sebaiknya kalau ngibul itu jangan keterlaluan,” tegasnya.(*)

DKI Cabut Izin Usaha Jika Pecat Pelapor Pelanggaran PPKM

Bogordaily.net – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan akan mencabut izin usaha perusahaan, jika memecat karyawannya.

Karyawan yang melaporkan terjadinya pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kami beri sanksi perusahaannya. Tinggal milih saja perusahaan mau pecat karyawannya atau malah kita cabut izin usahanya,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa malam.

Bersumber dari Antara, Ahmad Riza yang akrab disapa Ariza mengatakan bahwa Pempov DKI telah melakukan antisipasi hal tersebut.

Pihaknya mengantisipasi dengan merahasiakan identitas pelapor sebagai jaminan keamanan.

“Identitasnya kami rahasiakan, kami jamin kerahasiaan pelapor itu,” ucapnya.

Ariza menekankan bahwa hanya sektor usaha esensial dan kritikal serta unsur pemerintahan yang diperbolehkan untuk beroperasi selama masa PPKM Darurat.

Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi sejak beberapa hari ini.

“Jadi yang paling baik bagi kita sekarang, mari kita sukseskan program PPKM darurat, patuhi, taati semua ketentuan yang ada. Semua warga kita minta berada di rumah, karena rumah adalah tempat terbaik. Kemudian laksanakan prokes secara disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Ariza.

Ariza juga menghimbau para pemilik dan pelaku usaha harus mematuhi aturan PPKM Darurat yang saat ini diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali sejak 3-20 Juli 2021 itu.

Demi menekan penyebaran Covid-19, pemerintah telah menetapkan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang untuk kawasan Jawa dan Bali.

Pemprov DKI Jakarta memberlakukan sanksi pada para pelanggar PPKM Darurat, mulai dari penutupan tiga hari, sanksi administratif, hingga pencabutan izin usaha.

Semua sektor usaha diminta untuk meniadakan kegiatan di kantor atau diharuskan bekerja di rumah atau “Work From Home” (WFH) 100 persen.

Terkecuali sektor esensial (50 persen WFO) dan kritikal (100 persen WFO) serta unsur pemerintahan dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

Adapun yang termasuk sektor esensial yakni komunikasi dan IT, keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, perhotelan non- penanganan karantina Covid-19 dan industri orientasi ekspor.

Kemudian untuk sektor kritikal yakni energi, kesehatan, keamanan, logistik, transportasi, industri makanan dan minuman.

Penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik & air) dan industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.***

Covid-19 Mengganas, NU dan Muhammadiyah Serukan Perbanyak Shalawat dan Dzikir

Bogordaily.net – Meningkatnya kasus Covid-19 menjadi perhatian semua kalangan. Mengingat jumlah kasus harian cukup tinggi, serta angka kematian juga tidak sedikit.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal mengatakan bahwa selain melakukan ikhtiar, pemberlakukan PPKM Darurat dan penerapan 5M.

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan shalawat karena menurut Helmy, pandemi harus menjadi sebuah renungan dan upaya mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa taala.

“Kalau kita dengan menyelenggarakan doa munajat shalawat Nariyah. Kita harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. Mungkin dengan hikmah ini kita lebih dekat lebih takut dengan kematian sehingga kita jadi lebih banyak membaca Quran, berbuat baik,” ucap Helmy kepada seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (6 Juli 2021).

Helmy juga mengatakan bahwa kenaikan kasus kematian akibat virus Covid-19 juga harus dijadikan pelajaran untuk masyarakat.

Helmy menyebutkan, masyarakat harus taat pada protokol kesehatan. Ia juga mendorong agar pemerintah lebih aktif dalam melakukan upaya pencegahan penularan virus Covid-19.

Ini dilihat karena semakin hari, orang yang terkonfirmasi terpapar virus Covid-19 terus mengalami penambahan yang signifikan.

“Pemerintah harus terus melakukan upaya-upaya, ikhtiar yang lebih aktif lagi terkait penyediaan oksigen misalnya, vaksinasi, harus ambil langkat terobosan ya biar cepat,” ujarnya.

Sementara itu,  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis mengatakan semua punya ekspresi untuk merespons kondisi pandemi saat ini. Namun, ia menyebut pihaknya akan memperbanyak Dzikir.

“Monggo yang lain mau setengah tiang, mau apa. kalau MUI ya Dzikir dan istighasah. Dzikir dan mohon ampun, pertolongan pada Allah,” ucapnya.

Cholil menambahkan bahwa situasi saat ini harus dimaknai dengan rasa syukur atas kesehatan yang diberikan oleh Tuhan sebelum adanya pandemi.

“Kalau memang adanya berita kematian, memang sudah sampai pada umurnya. Kalau kita kekurangan oksigen, Alhamdulillah kalau sehat oksigen gratis. Kalau kita hitung per oksigen 25 ribu, kita butuh 2.880 liter, itu berarti sangat murah. Jadi kondisi ini, wabah, memperbanyak kita syukur kepada Allah. Nikmat sehat,” jelasnya.***

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Perketat Persyaratan Perjalanan Tekan Laju Penularan Covid-19

Bogordaily.net – Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito dalam keterangan pers secara virtual usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, Jakarta, Selasa, 6 Juli 2021.

“Kewajiban untuk membawa keterangan atau surat telah divaksin lengkap dan juga melakukan karantina selama 8×24 jam. Kemudian pada hari ketujuh dilakukan PCR kedua, khusus bagi WNI atau PMI yang belum divaksin. Setelah PCR kedua akan dilakukan vaksinasi,” ujarnya.

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 terus berupaya untuk menekan angka penularan kasus Covid-19 antarnegara dan antardaerah.

Salah satunya dengan melakukan pengetatan persyaratan perjalanan bagi para pelaku perjalanan.

Ganip Warsito, menyebut bahwa Satgas telah mengeluarkan peraturan untuk melakukan penyaringan berlapis bagi pelaku perjalanan internasional untuk mencegah penularan kasus dari luar.

Ganip menyebutkan bahwa pemerintah akan melakukan pengetatan dan juga pembatasan mobilitas perjalanan dalam negeri sebagai salah satu upaya pencegahan penularan kasus Covid-19 antardaerah.

“Kita telah mengatur untuk perjalanan dalam negeri kita akan juga perketat melalui screening dengan menunjukan bukti telah divaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif tes PCR atau negatif Antigen,” jelasnya.

Satgas Penanganan Covid-19 juga akan memastikan bahwa pencegahan dan pengendalian di tingkat komunitas pada saat PPKM Mikro dapat berjalan dengan baik.

“Kemudian juga pencegahan pada tingkat PPKM Mikro ini kita juga terus mengaktifkan peran personil empat pilar dalam posko PPKM Mikro untuk melakukan pencegahan serta pengendalian di tingkat komunitas. Ia akan melaksanakan fungsi-fungsinya, melaksanakan kegiatan surveilans aktif, isolasi, karantina, penutupan tempat umum nonesensial dan pembatasan kegiatan sosial.” lanjutnya.

Ganip menyebutkan bahwa Presiden Jokowi juga memerintahkan untuk mempublikasikan hasil pemantauan terhadap kepatuhan daerah dan institusi terkait pelanggaran protokol kesehatan.***

Posko Logistik Warga Isoman di Sidak Komisi 4 DPRD Kota Bogor

Bogordaily.net- Anggota DPRD Kota Bogor, Komisi 4 melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke posko logistik Pemkot Bogor di Gedung Wanita, Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (7 Juli 2021).

Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi 4, Said Muhammad Mohan bersama anggota Komisi 4 yang lainnya yakni, Rifki Alaydrus, Anna Mariam Fadilah dan Endah purwanti.

Sidak dilakukan  bertujuan untuk mengecek dan mengetahui langsung kesiapan posko. Serta jumlah stok logistik Sembako yang tersedia untuk warga Isolasi Mandiri (Isoman) dan yang terdampak PPKM Mikro Darurat.

Komisi

Said Muhammad Mohan mengatakan bahwa stok logistik banyak dan siap didistribusikan untuk warga yang Isoman dan terdampak PPKM darurat.

“Kami dari Komisi 4 datang ke posko logistik untuk mengecek dan melihat stok sembako bagi warga. Alhamdulilah stok logistik sangat banyak dan tinggal di distribusikan bagi warga yang sedang Isoman maupun warga tidak mampu yang terdampak PPKM Mikro Darurat,” ucapnya.

Komisi

Komisi 4 juga mengapresiasi para pelaku usaha swasta di Kota Bogor yang sudah memberikan sumbangan bantuan logistik kepada Pemkot Bogor.

“Kami apresiasi bantuan-bantuan yang diberikan pengusaha swasta di Kota Bogor, sehingga bantuan sembako cukup banyak dan tinggal di distribusikan ke warga,” ujarnya.

Mohan menjelaskan terkait masalah distribusi bantuan bahwa proses untuk mendapatkan logistik sembako melalui Kelurahan yang kemudian mengajukan ke posko logistik.

Hanya usulan Kelurahan yang bisa dibantu oleh posko logistik. Caranya dari masyarakat melalui RT atau RW kemudian mengajukan ke Kelurahan untuk kebutuhan sembako bagi warga Isoman.

Pihak Kelurahan mengajukan surat resmi ke posko logistik. Termasuk masyarakat tidak mampu yang terkena PPKM tetapi terdampak langsung.

Warga tersebut boleh mengusulkan juga atau mengajukan ke Kelurahan agar mendapatkan logistik sembako.

“Kami mengimbau kepada para Camat dan Lurah, segera mengindentifikasi warga yang isoman dan warga tidak mampu tapi terdampak langsung PPKM Mikro Darurat. Segera ajukan data-data kebutuhannya, agar sembako bisa di distribusikan. Posko logistik menunggu pengajuan surat dari Kelurahan,” jelasnya.

Komisi 4 juga mengapresiasi pihak Perumda Pasar Pakuan Jaya yang ikut membantu penyediaan logistik sembako.

Untuk hari ini saja disiapkan sekitar 3000 paket sembako yang akan di distribusikan ke warga.

“Paket cukup banyak dan sembako ini dikelola oleh Perumda PPJ dan bantuan terus berdatangan untuk membantu bantalan bagi warga di masa PPKM ini,” pungkasnya.***

Kabar Duka, Ini Penyebab Meninggalnya Yuda Gitaris Dadali

0

Bogordaily.net – Kabar duka meninggalnya Yuda Dadali dibagikan oleh manajemen Dadali, Ascada Musik, Sakti mengatakan Yuda meninggal dunia hari ini, Rabu 7 Juli 2021 sekitar pukul 15.30 WIB.

Untuk penyebabnya, Sakti mengatakan Yuda memang sempat mengeluh sakit, dibagian pencernaan dan mengalami sesak napas.

“Iya memang tadi jam setengah 4 meninggal, karena sakit lambung. Jadi dia memang punya asam lambung parah, pas dari kemarin itu sesak napas jadi menghantam ke jantungnya,” kata Sakti dikutip detikcom.

Dari hasil pemeriksaan Covid-19, Sakti mengatakan hasil pemeriksaan Yuda negatif. Hanya saja sudah sekitar dua hari, dirinya mengeluhkan sakit.

“Negatif. Ini juga dimakamin biasa, tidak prokes Covid-19,” ungkapnya.

Yuda meninggal dunia di rumahnya, gitaris Dadali itu belum sempat dibawa ke rumah sakit.

“Meninggal di rumah. Cuma dua hari itu dia mengeluh sakit, asam lambungnya naik terus,” tuturnya.

“Terakhir mau dibawa ke rumah sakit karena memang lagi gini kan, memang lagi penuh. Memang belum sempat dibawa sudah hantam ke jantungnya,” kata Sakti.

Via Vallen juga merepost unggahan Ascada Musik Indonesia soal meninggalnya Yuda Dadali. Sang gitaris yang lahir pada 7 Februari 2021 meninggal dunia pada 7 Juli 2021.

“Turut Berduka Cita atas wafatnya Yuda Dadali. Semoga almarhum diampuni segala kesalahan, serta diterima segala amal ibadahnya,” tertulis dalam unggahan Ascada Musik Indonesia.

Dadali merupakan band asal Bogor yang beranggotakan Dyrga (vokal), Fadel (bass), Rickjard (gitar), OQ (drum), Rix (keyboard) dan Yuda (gitar). Band ini terbentuk pada tahun 2009 dan dikenal lewat lagu-lagu seperti Di Saat Aku Tersakiti, Di Saat Aku Mencintaimu, dan Di Saat Aku Pergi.***