Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 7249

Pengguna KRL jabodetabek Harus Mematuhi Protokol Kesehatan

0

Bogordaily.net – Pada masa pandemi, KRL Jabodetabek tetap dibuka oleh pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan tidak diperbolehkan berbicara di dalam gerbong.

Namun hal tersebut sering dihiraukan pengguna KRL, terlihat masih banyak penumpang yang sering berbicara didalam gerbong ataupun mengangkat telfon, yang membuat penumpang lain merasa tidak nyaman.

“Saya alami sendiri di KRL Jabodetabek masih banyak penumpang yang hanya menggunakan masker setengah saja. Melainkan hanya sampai mulut yang artinya, belum sesuai dengan ketentuan menggunakan masker yang baik dan benar,” kata Rifa Radela Rusdi.

Adapun penumpang yang masih mengangkat telfon di gerbong ataupun berbicara dengan penumpang lain yang seharusnya tidak diperbolehkan. Karna hal tersebut bisa berakibat menularkan virus Covid-19.

Sebaiknya pengguna KRL mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan, agar dapat beraktivitas dengan aman.

“Lalu untuk petugas KRL dimohon lebih ditegaskan lagi bagi penumpang yang masih melanggar protokol kesehatan (prokes) yang sudah ditentukan,” pungkasnya.***

Banyaknya Pengendara Motor Terjatuh, Polsek Parung Panjang Angkat Suara

0

Bogordaily.net – Seringnya pengendara motor jatuh di Jalan Raya Moh Toha Kabupaten Bogor, Polsek Parung Panjang angkat suara pada Rabu, 16 Juni 2021.

Pasalnya, tidak sedikit kendaraan sepeda motor yang terjatuh akibat licinnya perlintasan di jalan tersebut.

Menanggapi hal itu Polsek Parungpanjang Panit Agus Hidayat mengatakan, dirinya akan melakukan koordinasi dengan pihak PJKA atau kepala Stasiun Parung Panjang terkait banyaknya laporan dari masyarakat.

Agus mengutarakan, sudah banyak aduan dari masyarakat ke unit lalulintas polsek Parung Panjang, karena banyaknya kendaraan sepeda motor yang terjatuh akibat licinnya perlintasan kereta.

“Hampir semua kendaraan yang melintas di perlintasan Cibunar Parung Panjang ini yang terjatuh akibat kondisi rel kereta lebih tinggi dari dataran jalan, sehingga menyebabkan perlintasan kereta ini licit saat diguyur hujan,”terangnya.

Agus menambahkan, unit lalulintas polsek Parung Panjang membantu pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat, yang sering tergelincir saat melintas di perlintasan ini.

Seperti yang dialami oleh pengendara motor bernama Evha (23) yang nyaris terjatuh saat melintasi perlintasan tersebut. Menurutnya di perlintasan kereta itu banyak kendaraan sepeda motor yang terjebak dan terjatuh karena licin.

“Kalau hujan, pasti licin banget, tadi saya juga hampir jatuh. Sudah banyak kejadian, karena rel keretanya licin banget,” kata Evha, Rabu 16 Juni 2021.

Hal serupa diungkapkan pengendara lain yaitu Selamet (55) dirinya mengaku sudah sering terjatuh saat melintas di perlintasan kereta ini.

Menurutnya, selain licin hql ini disebabkan karena rel kereta double track yang kondisinya miring

“Saya sering terjatuh disini, terpeleset karena licin. Perlintasannya juga miring, banyak juga kendaraan sepeda motor lain yang terjatuh. Saya berharap perlintasan ini segera di perbaiki agar tidak ada yang terjatuh lagi,” ucapnya.

Polsek Parungpanjang Agus Hidayat menghimbau masyarakat setempat untuk hati-hati saat melintasi jalan tersebut.

“Saya menghimbau kepada masyarakat terutama pengendara agar selalu mengedepankan keselamatkan, ketika melintasi menengok kekanan dan kekiri untuk menghidari kecelakaan,” pungkasnya.***

Secara Aklamasi Sinta Dec Checawaty Pimpin Kadin Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.netSintha Dec Checawaty terpilih secara aklamasi di Musyawarah (Mukab ) Kadin ke VIII di Pullman Hotel & Resort Vimala Hills, Gadog, Rabu (16 Juni 2021).

Sintha Dec Checawaty terpilih secara aklamasi, menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2021-2026

Dengan mengusung tema “Pancakarsa mendorong kebangkitan ekonomi di era Pandemi Covid 19 ” yang di buka langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati, Kapolres Bogor, kepala Kejaksaan kabupaten Bogor, Ketua Kadin Jawa Barat, Bekasi dan Kota Bogor serta para pengusaha.

Aklamasi

Shinta memberikan apresiasi positif kepada semua panitia di SC dan OC Mukab VIII Kadin Kabupaten Bogor. Panitia telah menjalankan semua proses dan tahapan pelaksanaan rangkaian Mukab VIII, Kadin Kabupaten Bogor selama ini.

“Semoga kita selalu gigih dan bersinergi di masa pandemi Covid-19 ini, sehingga Kadin Kabupaten Bogor dapat memberikan kontribusi guna membangkitkan ekonomi,” ujar Shinta.

Shinta juga mengatakan semua ini atas dukungan para pengusaha di Kabupeten Bogor yang telah memberikan kepercayaan penuh, serta memberikan amanah kepadanya sebagai Ketua Kadin periode 2021- 2026

“Di masa Pandemi seperti ini kita harus selalu bisa bersinergi, seperti dengan PHRI dan UMKM karena UMKM itu Soko guru yang artinya usaha yang pada saat sekarang harus bangkit di mana usaha yang lain sedang lesu,” ungkapnya.

Shinta menginginkan UMKM harus bangkit karena banyak ekonomi-ekonomi kreatif. Dengan adanya ide -ide kreatif sehingga mereka dapat menjual produknya.

“Kita mulai dari sekarang bersama sama dengan pengusaha, bagaimana ekonomi ini bisa bangkit. Ini artinya mulai dari sekarang semua sektor usaha harus menganggap bahwa Kadin adalah rumah bersama, bukan milik Ketua saja, bukan milik kelompok usaha tertentu saja, tapi Kadin adalah milik kita bersama, milik segenap pelaku usaha dan harus menjadi kebanggaan kita,” paparnya.

“Kadin Kabupaten Bogor juga berkiprah bagaimana bisa menjadi mitra pemerintah  yang strategis,” lanjutnya.

Harapan Shinta kedepannya, ekonomi kita menjadi lebih baik. Masyarakat kabupaten Bogor sejahtera dan kabupaten Bogor menjadi kabupaten termaju.***

Ganggu Kinerja Kepala Desa, Wartawan ‘Bodrek’ Harus Ditangkap

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin merasa geram terhadap LSM tidak jelas dan wartawan yang tidak memiliki identitas alias ‘Bodrek’, yang selama ini mengganggu kinerja kepala desa dengan mencari-cari kesalahan.

Dirinya meminta, jika ada oknum seperti itu segera adukan ke pihak kepolisian. Hal tersebut dikatakannya kepada sejumlah kepala desa yang hadir pada kegiatan Rebo Keliling (Boling) di Club House PT. SBI, Klapanunggal, Rabu 16 Juni 2021.

Ade Yasin mengungkapkan, ada laporan selama ini jika kepala desa diganggu sehingga tidak bisa kerja, anggaran diotak atik.

Misalnya bantuan Samisade, uangnya belum turun sudah didatangi oleh yang ngaku wartawan tapi tidak jelas identitasnya alias ‘bodrek’.

“Jadi kepala desa sering didatangi oleh wartawan bodrek, atau LSM yang tidak jelas identitasnya, atau juga oknum yang mengatasnamakan aparat penegak hukum,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin.

Ade menambahkan, memang keberadaan oknum-oknum ini mengganggu kinerja karena mencari-cari kesalahan, yang tadinya tidak ada salahnya, kalau terus dicari-cari kesalahannya, bisa saja jadi salah.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Bogor, dan akan ditangkap oknum-oknum tersebut. Kita akan jamin keamanan kepala desa, jika ada yang mengganggu apalagi melakukan tindak pemerasan, akan kita tindak,”

Untuk urusan pembangunan yang bersumber dari dana Samisade, atau anggaran lainnya, Ade Yasin menyampaikan, kepala desa harus berani kalau tidak merasa salah hadapi saja, jika ada wartawan ‘bodrek’ yang mengganggu laporkan ke Kapolsek dan Danramil.

“Hari ini saya bawa wartawan asli untuk meliput kegiatan Boling ini, biar mereka tahu kondisi di wilayah seperti apa,” tegasnya.

Nantinya yang merasa wartawan ‘bodrek’ kalau liat wartawan asli pasti minggir. Dengan begitu bisa mengikis keberadaan wartawan ‘bodrek’, sehingga lama kelamaan akan habis.

Sementara itu, untuk diketahui selain Bupati Bogor Ade Yasin, kegiatan Boling dihadiri oleh Wakil Bupati Iwan Setiawan, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di Club House PT. SBI, Klapanunggal, Rabu 16 Juni 2021.***

Angka Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Bogor Terapkan Ganjil Genap

0

Bogordaily.net – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor akan kembali melakukan pengetatan di sejumlah sektor, untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali memberlakukan aturan ganjil genap di Kota Bogor.

“Meningkatnya kasus covid-19 saat ini, akan kita lakukan penguatan PPKM mikro di tingkat RT dan RW serta secara makro, akan diberlakukan kembali ganjil genap di Kota Bogor,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, di RSUD Kota Bogor, Rabu 16 Juni 2021.

Susatyo menjelaskan, ganjil genap ini akan kembali diberlakukan di Kota Bogor, terhitung mulai tanggal 19 dan 20 Juni 2021 di lima titik lokasi di Kota Bogor.

“Lima titik check point di lima titik diantaranya, pertigaan Baranangsiang, check point di ruas jalan Pajajaran Bumi Aki, chekc point di Air Mancur, check point di Jembatan Merah dan check point dan rekayasa lalulintas di jalan Empang,” jelasnya

“Kami lakukan menerapkan ganjil genap ini dalam rangka menyikapi dinamika angka positif di Kota Bogor yang terus meningkat,” tambahnya.

Kemudian, Susatyo berharap, dengan dilaksanakannya penguatan mikro dan makro, bisa menurunkan angka covid-19 di Kota Bogor.

Masih dalam keterangannya, Susatyo menyampaikan, kendaraan diperbolehkan hanya plat nomor di belakang sesuai tanggal, apabila tidak sesuai maka kendaraan di putar balik.

Pelaksanaan aturan ganjil genap mulai hari Sabtu dan Minggu, akan diturunkan 30 personil disetiap titik.

Selain itu, Susatyo menegaskan, terkait jam operasional restoran, cafe dan lainnya, sudah dilakukan peningkatan administrasi dan pengawasan.

“Kami perketat kembali selain pada pelaksanaan ganjil genap, juga soal jam operasional restoran, cafe dan lainnya. Kemudian lokasi kerumunan akan terus di monitor dan diawasi ketat, terutama pada jam-jam rawan terjadinya kerumunan,” ungkapnya.***

Ditelan Ombak Pantai Palabuhanratu, Pemuda Dramaga Hilang

0

Bogordaily.net – Hasbi (17) seorang pemuda asal Kampung Dramaga Haji Abas RT 03 RW 01 Kecamatan Dramaga  Kabupaten Bogor, telah hilang terseret arus saat berenang di Pantai Istiqomah Palabuhanratu, Rabu 16 Juni 2021.

Pos Pantai Istiqomah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi memberikan informasi bahwa, Hasbi tenggelam pukul 05.30 saat berenang di pantai.

Mulanya, korban bersama temannya sedang berenang di Pantai Istiqomah kemudian mencoba untuk berenang lebih ke tengah dan tiba-tiba korban pun berteriak meminta pertolongan, dikarenakan dirinya sudah terbawa arus.

Saksi mata sekaligus teman korban Aldy mengatakan, dirinya telah mencoba untuk menolong korban.

“Saya berusaha menolong, terus menarik Hasbi ke pinggir pantai, tapi terlepas,” ucapnya.

Kini, korban tenggelam hilang dan sampai saat ini masih dalam pencarian Sat Polair Polres Sukabumi.***

PT KAI Menunda Penutupan Rel Kereta MA Salmun

0

Bogordaily.net – PT KAI merespon masyarakat yang menentang adanya penutupan rel kereta api yang menghubungkan MA Salmun dan Pasar Kebon kembang.

PT KAI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunda penutupan akses jalan tersebut. Sebelumnya PT KAI dan Pemkot Bogor akan melakukan penutupan karena adanya kemacetan di kawasan tersebut.

Kemacetan tersebut berpotensi sebagai penularan covid-19. Namun ternyata masyarakat menolak hal tersebut karena akses tersebut merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan kedua ruas jalan itu.

Kecamatan Bogor Tengah juga terus melakukan koordinasi dengan semua pihak. Agar bisa mencapai solusi dari penutupan akses perlintasan rel kereta tersebut.

Upaya mencari solusi tetap diusahakan, sehingga PT KAI dan masyarakat dapat mencapai satu keputusan bersama dalam akses kegiatan sehari-hari.

Anggota Komisi III DPRD kota Bogor, Dodi Setiawan mengungkapkan seharusnya pemerintah kota Bogor dan PT KAI harus bijaksana dalam menetapkan keputusan penutupan ruas jalan tersebut.

Penutupan

Masyarakat sudah bertahun-tahun menggunakan jalur tersebut, sebagai akses yang menghubungkan dalam kebutuhan perekonomian dan kegiatan sehari-hari.

“Kita mengharapkan adanya duduk bersama antara semua pihak agar bisa mencari solusi jika ada kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak sehingga tidak mengedepankan ego sektoral.” ungkapnya, Rabu (16 Juni 2021).

Sementara itu, Kapolsek Bogor Tengah Kompol Suminto menjelaskan bahwa pihaknya terus mengawasi proses yang terjadi di kawasan MA Salmun tersebut agar tetap kondusif.

“Kita masih mengawasi dan mengontrol wilayah itu agar tetap kondusif sehingga semua menemuikan solusinya,” Ujarnya.***

PLN Angkat 3 Direksi Baru pada Rapat Umum Pemegang Saham

0

Bogordaily.net – Sesuai Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SK-200/MBU/06/2021 dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan 3 direksi baru.

Ketiganya yakni, Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan, dan Evy Haryadi sebagai Direktur Perencanaan Korporat, berlaku sejak 16 Juni 2021.

Surat Keputusan diserahkan oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala N. Mansury, di Jakarta, Rabu 16 Juni 2021.

Setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tersebut maka susunan Direksi PLN berubah, Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama, Darmawan Prasodjo sebagai Wakil Direktur Utama, Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Lalu, Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia, Evy Haryadi sebagai Direktur Perencanaan Korporat, Bob Saril sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, serta Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energi Primer.

Kemudian, Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan, Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa,Madura dan Bali, dan Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara.

Pergantian direksi ini merupakan hal yang biasa terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan.

PLN terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima, bagi seluruh pelanggan di Tanah Air. Adv

Lewat Boling, Pemkab: Komunikasi Penting untuk Mengurai Permasalahan

0

Bogordaily.net – Pada program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal, Pemerintah Kabupaten Bogor mengatakan, komunikasi yang dibangun melalui Boling sangat penting untuk mengurai permasalahan yang ada di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Klapanunggal Rabu 16 Juni 2021.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Boling dilakukan untuk lebih dekat dengan masyarakat, menjaring aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat.

“Komunikasi yang kita bangun lewat Boling itu penting, yakni dengan aparat desa utamanya, agar kita bisa tahu bagaimana kondisi kewilayahan terkini. Kemudian apakah program pemerintah sudah masuk, dan tentunya untuk menerima keluhan dari masyarakat,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin, Rabu 16 Juni 2021.

Boling
Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Klapanunggal Rabu 16 Juni 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Lanjut Ade, komunikasi ini harus dilakukan oleh pemerintah, karena Pemkab tidak bisa hanya berada di permukaan. Pihaknya harus melihat langsung kondisi sebenarnya di tengah masyarakat.

“Dengan begitu, permasalahan yang disampaikan terutama di Kecamatan Klapanunggal ini bisa kami terima, kami catat, kami inventarisir masalahnya, dan saya perintahkan dinas terkait untuk turun mengatasi masalah yang ada,” ucapnya.

Ade menuturkan, misanya tadi ada aduan soal infrastruktur, masalah pendidikan, dan ada juga soal polusi dari salah satu pabrik yang mengganggu masyarakat, maka Dinas Lingkungan Hidup kita tugaskan untuk turun.

“Jika ada pelanggaran kita tindak lanjuti apakah dengan pembinaan, arahan atau pemberian sanksi, tergantung dari hasil identifikasinya,” ungkapnya.

Bupati Bogor Ade Yasin, Wakil Bupati Iwan Setiawan, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah hadir secara luring di Club House PT. SBI, Klapanunggal, Rabu 16 Juni 2021. Boling juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Adv

Gempa M 6,1 Mengguncang Maluku Tengah

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya peristiwa gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Pulau Seram, Maluku, Rabu (16 Juni 2021).

BMKG meminta masyarakat untuk waspada dan segera menjauhi pantai dan pergi ke tempat tinggi.

BMKG juga meminta masyarakat tetap waspada dengan gempa susulan serta potensi tsunami akibat longsor di bawah laut Maluku.

Mengguncang

Gempa ini terjadi pada pukul 11.43 WIB, berpusat di titik koordinat 3,39 LS dan 129,56 BT, tepatnya lokasi gempa terletak di 67 kilometer arah tenggara Maluku Tengah.

Gempa ini memiliki kedalaman 10 kilometer. Sebelumnya diberitakan, gempa yang mengguncang tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa bumi dirasakan di Tehoru, Masohi, Bula, dan Kairatu dengan skala intensitas III MMI. Getarannya dirasakan sekali dalam rumah dan getarannya begitu terasa.

Adapun masyarakat Ambon merasakan getaran gempa dengan skala intensitas II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Informasi terbaru yang diterima masyarakat di sepanjang Pantai Japutih sampai Pantai Apiahu Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku, diminta untuk segera menjauhi pantai menuju tempat tinggi.

Terkait dampak gempa dan gempa susulan, belum ada laporan lebih lanjut dari BMKG.***