Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7259

Demo Berhari-hari, Alhamdulillah…Akhirnya Buruh PT Anugrah Maju Perkasa Terima THR

Bogordaily.net – Setelah berhari-hari melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembayaran sisa gaji dan THR, usaha para buruh PT Anugerah Maju Perkasa di Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, akhirnya membuahkan hasil.

Seperti diungkapkan salah satu Buruh PT Anugrah Maju Perkasa Wati, aksi tersebut sudah dilakukan dua kali, namun akhirnya pihak perusahaan mau membayar sisa gaji terhadap 40 buruh yang saat ini sudah tidak bekerja lagi sejak 10 Mei 2021.

“Alhamdulillah perjuangan kami berhasil. Semua sudah diberikan gaji sisanya rata rata Rp 1,5 juta rupiah,” katanya pada Senin (07/06/2021).

Wati mengatakan saat melakukan aksi unjuk rasa, saat itu pihak perusahaan sempat mengancam buruh dengan malaporkan para demonstran ke polisi.

Ia mengatakan saat aksi ada ratusan buruh yang ikut yang juga tidak dapat THR.

“Dan pihak perusahaan telah membayarkan THR juga namun tidak semuanya,”katanya.

Saat konfirmasi HRD PT Anugrah Maju Perkasa Morlan Silitonga membenarkan hal tersebut. Ia mengaku belum memberikan hak 30 lebih karyawannya. Hal itu dikarenakan produksi yang turun drastis.

“Produksi kami sedag parah. Apa lagi para karyawan yang 30 orang itu tidak mau ikuti arahan perusaan untuk kembali bekerja selama 10 hari,” katanya.

Morlan juga membenarkan pabriknya tidak memberikan THR dan tengah merekrut karyawan baru. Hal itu untuk memulihkan kondisi perusahaan.

“THR tahun lalu saja baru kami lunasi. Bagaimana kami bisa membayar THR ?,”pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya ratusan karyawan PT Anugrah Maju Perkasa di Desa Curug Kecamatan Gunungsindur, menggelar demo hingga malam hari untuk menuntut sisa gaji dan THR yang belum dibayar.***

Nabi Muhammad SAW Semasa Hidup Tidak Menyukai Tidur Tengkurap

0

Bogordaily.net- Selain karena dari sisi kesehatan tidak bagus. Begitu pun juga dari sisi etika, kurang sopan. Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya tidak menyukai tidur tengkurap.

Bagi sebagian orang, tidur dengan posisi tengkurap menjadi kebiasaan. Namun ternyata alasan yang paling utama, Nabi tidak pernah tidur tengkurap semasa hidupnya karena Allah SWT tidak menyukai orang yang tidur tengkurap.

Dikutip dari buku “165 Kebiasaan Nabi” yang ditulis Abduh Zulfidar Akaha menyebutkan bahwa Ya’isy bin Thikhfah Al-Ghifari Radhiyallahu Anhuma, meriwayatkan dari ayahnya,

“Ayahku berkata, ‘Ketika aku sedang tidur tengkurap di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang menggerak-gerakkan aku dengan kakinya. Seraya Ia berkata, “Sesungguhnya ini adalah tidur yang dimurkai Allah.’ Lalu aku pun melihat, ternyata dia adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.” (HR. Abu Dawud)

“Tidur tengkurap,” adalah tidur di atas perut atau tidur dengan badan menghadap ke bawah. Dan “Menggerak-gerakkan aku dengan kakinya,” maksudnya yaitu membangunkan dengan memakai kaki. Sedangkan yang dimaksud “Tidur yang dimurkai Allah ialah posisi tidur dengan tengkurap itu tidak disukai Allah SWT.

Dan tentu saja, jika Allah tidak menyukai sesuatu, niscaya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pun juga tidak menyukainya.

Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai posisi tidur seperti ini, karena pada hari kiamat kelak, orang-orang yang durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya diseret paksa ke dalam siksa api neraka dalam posisi seperti ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Pada hari mereka diseret ke dalam neraka di atas wajah-wajahnya, (kata Allah) ‘Rasakanlah sengatan neraka Saqar ini.” (Al-Qamar 48)

Api neraka berada tepat di atas wajah orang-orang durhaka ini, karena mereka diseret dengan wajah dan badan menghadap ke bawah! Itulah makanya, Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai posisi tidur tengkurap. Selain itu, tidur dengan posisi demikian juga kurang baik bagi kesehatan. Dan dari sisi kesopanan, tidur seperti ini terkesan tidak etis.

Dr. Muhammad Khair Fathimah berkata,

“Hendaknya dihindari tidur tengkurap, karena tidur dengan posisi demikian membawa dampak buruk bagi kesehatan jiwa dan jasad. Dalam kitab Zad Al-Ma’ad, Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa tidur dengan posisi tengkurap seperti ini adalah posisi tidur yang paling buruk.”

Dia menyebutkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Umamah Ra:

“Bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam berjalan melewati seseorang yang tidur tengkurap di masjid, lalu beliau membangunkan orang tersebut dengan kakinya seraya bersabda”:

“Bangunlah, atau duduk. Sesungguhnya ini adalah posisi tidurnya penghuni neraka Jahanam.”

Kiranya cukup jelas, bahwa Allah dan Rasul-Nya tidak menyukai tidur dengan posisi tengkurap. Itulah makanya, hendaknya kita juga menghindari posisi tidur seperti ini.***

Penjelasan Gus Baha Tentang Silaturahmi dan Silaturahim

0

Bogordaily.net – Pengucapan mana yang benar silaturahmi atau silaturahim? Sementara kata itu seringkali didengar. Ulama NU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha dalam videonya saat  memberikan kajian kepada para Tenaga Kerja Indonesia menjelaskan tentang hal ini.

Gus Baha menjelaskan bahwa pengucapan silaturahmi dalam bahasa Arab dan Jawa itu berbeda, namun maknanya sama

“Kalau bahasa Arab itu bisa berbeda dengan bahasa Jawa. Tapi kalau tasrifan tetap sama. Silaturahim itu dari isim fail artinya menyambung kepada orang yang kamu sambungkan. Pokoknya bahasa itu benar semua,” ujar Gus Baha.

Menurut Gus Baha itu adalah suatu hal yang ringan karena silaturahmi dan silaturahim secara bahasa sama. Namu yang terpenting makna sebenarnya, yaitu menyambung unsur pada rahim.

Rasulullah SAW membagi silaturahmi kepada tiga bagian yang berhak. Yaitu hak saudara, hak tetangga, hak orang yang seagama atau seiman.

“Makanya, kata Nabi silaturahmi itu ada tiga. Ada orang yang punya tiga hak, yaitu dia keluarga kamu, dia tetanggamu, dia seagama denganmu,” kata Gus Baha.

Dilansir dari laman NU Online, Silaturahmi secara syariat merupakan amalan utama karena dapat menyambungkan semua yang telah terputus. Kemudian terdapat juga keutamannya yaitu memperpanjang umur serta memperluas rezeki.

Rasulullah SAW bersabda:
Laysa al-muwashil bil mukafi’ wa lakin al-muwwashil ‘an tashil man qatha’ak.

Artinya: “Bukanlah bersilaturrahim orang membalas kunjungan atau pemberian, tetapi yang bersilaturrahim adalah yang menyambung apa yang putus.” (HR Bukhari).

Hadist di atas menjelaskan, bahwa silaturahmi atau silaturahim dapat menyambung apa-apa yang telah terputus. Khususnya dalam hubungan antar manusia (hablum minannas), karena manusia tidak akan terlepas dari dosa dan juga kesalahan lainnya.***

Menhan Mendampingi Presiden RI Kelima Resmikan Monumen Soekarno

0

Bogordaily.net – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendampingi Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri meresmikan monumen Soekarno. Minggu (6 Juni 2021)

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, acara digelar di Lapangan Bela Negara Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dilaksanakan secara daring dan luring.

Peresmian Patung Dr. (H.C) Ir. Soekarno menunggang kuda, dilaksanakan bertepatan dengan hari ulang tahun proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia.

Acara peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara diantaranya, Menteri Hukum dan HAM Yassona H. Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, Kepala BIN Budi Gunawan, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., Wamenhan RI M. Herindra, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S. dan Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M.

Serta hadir pula Rektor Unhan Laksdya TNI Prof. Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., IPU., serta para pejabat Eselon I di Lingkungan Kemhan.

Dengan ditandai  pemencetan tombol sirine untuk membuka penutup monumen dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden RI Kelima Ibu Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah terlebih dahulu menandatangani prasasti pada monumen tersebut.

Kelima

Monumen Dr. (H.C.) Ir. Soekarno sedang Berkuda, adalah karya Seniman Dunadi dari Yogyakarta. Monumen berbahan logam campuran (tembaga, kuningan, timah, dan seng sari), ketebalan cor 2,5 mm – 4 mm ini memiliki spesifikasi tinggi 6,5 meter, panjang 7,6 meter, dan lebar 2,6 meter. Warna patung perunggu kimia bakar serta berat kurang lebih 3 ton.

Megawati Soekarno Putri dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Menhan. Peresmian Patung ini tertepatan dengan ulang tahun Presiden pertama Soekarno, sehingga menjadi sangat spesial bagi keluarga besar Presiden Soekarno.

Monumen yang mengambil momentum ketika Bung Karno memimpin peringatan Hari Angkatan Perang Pertama di Yogyakarta mengingatkan bagaimana Bung Karno menghargai pentingnya Angkatan Perang yang sekarang disebut TNI.

Menurut Presiden Kelima Indonesia itu, Bung Karno juga selalu mengingatkan pentingnya generasi penerus militer memahami strategi perang gerilya yang sangat berperan dalam kemerdekaan bangsa ini karena menyatu dengan rakyat.

“Mewakili Keluarga Besar, saya mengucapkan terima kasih atas peresmian patung ini, karena dapat mengingatkan kita tentang nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus”, kata Ibu Megawati Soekarnoputri. Seperti dikutip dari Biro Humas Setjen Kemhan.

Kelima

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto dalam sambutannya menjelaskan bahwa inspirasi karya Monumen Dr. (H.C.) Ir. Soekarno, dibangun mengacu pada peristiwa sejarah ketika Presiden Soekarno sebagai Panglima Tertinggi perintis kemerdekaan.

Saat itu Presiden Soekarno melakukan inspeksi pasukan dengan menunggang kuda pada peringatan ulang tahun pertama Angkatan Perang Republik Indonesia (sekarang TNI) tanggal 5 Oktober 1946 di Alun-Alun Yogyakarta.

Presiden Soekarno yang menjadi inspektur upacara dan melakukan inspeksi pasukan menjadi salah satu kegiatan bermakna bahwa Indonesia memiliki tentara yang kuat serta siap mempertahankan kemerdekaan, sekaligus menunjukkan eksistensi keberadaan Indonesia bagi negara lain.

“Presiden Soekarno adalah pahlawan nasional yang mencintai Republik Indonesia dengan sepenuh hati. Beliau telah membuktikan bahwa kecintaan terhadap negeri tak akan luntur semangat dan komitmennya. Untuk itulah kita perlu meneladani jasa-jasa beliau dalam meletakkan nilai-nilai fundamental bangsa ini,” ujar Menhan.

“Monumen Dr. (H.C.) Ir. Soekarno di Kementerian Pertahanan adalah sebuah ikon pertahanan bangsa dengan inspirasi sosok pemimpin, serta sebagai pengingat untuk generasi penerus agar menjaga keutuhan NKRI, mengingat aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat mendasar dalam menjamin kelangsungan hidup bernegara.” pungkas Menhan.***

Intip Perbedaan Kolesterol Baik dan Jahat Dalam Makanan Bersama RSUD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Bagi yang yang setiap hari mengonsumsi gorengan, perlu berhati-hati bahwa makanan yang mengandung kolesterol itu jika dikonsumsi berlebihan tidak baik bagi kesehatan, bahkan sampai menyebabkan hal yang fatal.

Bersumber dari akun youtube RSUD Kota Bogor Channel, dr Rosalina yang merupakan bagian dari Poliklinik Penyakit Dalam, memaparkan seputar kolesterol baik dan kolesterol jahat yang ternyata keduanya pun punya manfaat dan akibatnya yang seringkali diacuhkan.

Betapa sangat disayangkannya banyak makanan enak namun ternyata di dalam makanan tersebut mengandung kolesterol yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh.

Dr Rosalina menyatakan, kolesterol ialah suatu senyawa yang mengandung lemak dan lemak tersebut tidak larut dalam darah. Lemak tersebut bisa didistribusikan ke tubuh dengan syarat adanya bantuan dari protein.

“Meski banyak kolesterol yang terdapat pada makanan enak, tdak semua kolesterol merupakan hasil dari lemak jahat. Dalam kolesterol juga terdapat fungsi dan manfaat yang baik pada tubuh manusia,” ujar dr Rosalina dalam video di akun youtube RSUD Kota Bogor Channel.

Menurut dr Rosalina, terdapat dua jenis kolesterol, yakni kolesterol baik dan kolesterol jahat. Kolesterol baik (HDL-High Density Lipoprotein) berfungsi untuk mencegah terjadinya ateroma, atau penyempitan pembuluh darah akibat lemak.

Sedangkan kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein) merupakan salah satu penyebab utama pembentukan ateroma atau penyempitan pada pembuluh darah.

“Kolesterol yang baik memiliki fungsi bagi tubuh jika jumlahnya seimbang dan tidak berlebihan. Kolesterol itu juga sebenarnya butuhkan tubuh untuk membentuk membran sel pada organ-organ tubuh. Misalnya otak, otot, liver,” papar dr Rosalina.

Kolesterol yang baik memiliki fungsi untuk membentuk vitamin D, yang berguna memperkuat dan memberikan kesehatan pada tulang.

Tak hanya itu, kolesterol yang baik juga berguna sebagai bahan baku untuk membuat hormon pada tubuh. Seperti hormon seksual kortisol yang mampu mengendalikan kondisi metabolisme dalam tubuh.

Kolesterol yang mengandung lemak sesungguhnya memberikan energi yang lebih besar bagi tubuh manusia, dibandingkan dengan karbohidrat dan protein.

Apalagi manusia yang membutuh kan energi. Namun, jumlah asupan kolesterol yang berlebihan membuat kolesterol dalam tubuh meningkat dan menjadi penyakit. Maka, harus dipastikan bahwa kadar kolesterol tubuh dalam kadar seimbang.

“Bagi yang tidak memiliki faktor resiko seperti obesitas atau memiliki riwayat gula darah, kolesterol itu sendiri dapat diturunkan dengan pola hidup yang sehat, rajin berolahraga, mengonsumsi banyak serat,” ucap dr Rosalina.

Pentingnya untuk sadar bahwa, kolesterol yang tinggi ternyata malah akan menimbulkan dampak yang fatal bagi tubuh.

“Ketika lemak yang tidak bisa larut dalam darah karena tingginya kolesterol, disaat itu juga akan terjadinya penyumbatan dalam darah di tubuh,” jelas dr Rosalina.

Dr Rosalina mengatakan, penyumbatan tersebut biasanya terjadi seperti di otak yang akan mengakibatkan stroke, di jantung yang akan menimbulkan serangan jantung, atau Deep vein thrombosis (DVT) yang terjadinya penyumbatan darah di kaki.

“Apabila memiliki faktor risiko hipertensi, diabetes, pilihlah makanan yang tidak mengandung lemak jenuh. Seperti membatasi gorengan, produk olahan daging merah dan kambing. Yang terpenting olahraga, jalan kaki, aerobik, dan menghindari stres,” pungkas dr Rosalina.Adv

STAI Al Hidayah Bogor Pilihan Terbaik Dr Zahid Mubarok

0

Bogordaily.net – Ilmu menjadi hal yang akan pernah tergerus oleh zaman. Memiliki kemudahan untuk mengenyam pendidikan merupakan dambaan bagi setiap insan manusia.

Salah satunya seperti Dr. Zahid mubarok , S.Th.I , M.E.I yang resmi menentukan pilihan hidupnya untuk duduk di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hidayah Bogor.

“Awal mula saya memilih untuk masuk dan melanjutkan pendidikan perguruan tinggi ke STAI Al Hidayah Bogor karena mendapatkan beasiswa. Beasiswa yang diberikan STAI Al Hidayah menjamin pendidikan hingga lulus dan meraih gelar Sarjana Strata Satu (S1). Maka dari itu, hati saya bertekad bahwa STAI Al Hidayah menjadi pilihan terbaik saya,” ujar Zahid Mubarok kepada Bogordaily.net pada Sabtu 6 Juni 2021.

Dari pilihan tersebut, langkah awalnya Zahid mengambil bidang pendidikan di Jurusan Ushuluddin yang berfokus dengan Ilmu Tafsir Hadist.

Zahid Mubarok mengatakan, sebelum memutuskan untuk mengambil konsentrasi bidang Ilmu Tafsir Hadist, banyak pula yang mendapatkan beasiswa D2 dari pesantren yang diantaranya berafiliasi atau telah menjalin kerjasama dengan STAI Al Hidayah Bogor. Tentunya tak luput dengan tenaga pengajar yang berpengalaman.

“Dari segi belajar mengajar yang diberikan oleh dosen, sangat selaras dengan kemampuannya dalam masing-masing bidang ilmu, sehingga yang diajarkan pun mudah dimengerti dan dicermati oleh para mahasiswa khususnya di jurusan Ushuluddin atau bidang Ilmu Tafsir Hadis,” ungkapnya.

Setiap perjalanan pasti menuai kesan yang selalu membekas. Begitupun bagi Zahid Mubarok, sang alumni angkatan 2005 di STAI Al Hidayah.

Dari dalam dirinya, membekas kesan bahwa selama mengenyam pendidikan di STAI Al Hidayah merupakan hal yang sangat menyenangkan, sekaligus mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan ilmu bermanfaat yang menjadi bekal saya untuk berdakwah di sekitar kampus dan dimana pun saya berada, sampai saat ini saya sudah dapat mengembangkannya sendiri. Dengan upaya dan kerja keras, saya telah mendirikan sekolah. Baik yang sifatnya formal, pesantren. Mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi,” katanya.

Kemudian, ia pun memamparkan bahwa, tempat kerja atau instansi alumni sangat bermacam-macam. Mulai dari milik swasta, pemerintahan, dan luar negeri. Kesesuaian ilmu pengetahuan dengan bidang kerja sangat cocok betul dan bisa dirasakan oleh para alumni.

“Maka dengan ilmu itu lah yang mengantarkan saya membuka gerbang kesuksesan dalam bersikap dan berkontribusi kepada masyarakat, dalam banyak hal terutama dalam masalah dakwah,” tandasnya.

Kini, Dr. Zahid Mubarok, S.Th.I., M.E.I yang telah gelar disandangnya, sudah menjadi dosen di UIKA Bogor bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), Dosen Pascasarjana di PUI Majalengka, serta di STIP Ilmu Tarbiyah di Jakarta dan STIA Aulia Pakentongan.

Bahkan dirinya sedang mendirikan pesantren dengan luas mencapai tiga hektar.

Ia berharap, STIA Al Hidayah harus jauh lebih baik, unggul. Ia pun menyarankan bahwa alangkah lebih baiknya ada program pasca sarjananya.

Sehingga alumni terbaik, dapat senantiasa memberikan banyak kontribusi untuk STAI Al Hidayah.

“Kedepannya, selain dapat bersaing di tingkat lokal di Kota Bogor dengan sekolah tinggi lainnya, bisa juga bersaing swasta berstara nasional. Bahkan dengan sekolah yang merupakan hasil dari lembaga swasta, pemerintah, ataupun organisasi keagamaan lainnya di tingkat global,” pungkasnya. Adv

Dankomar Mendampingi Habib Luthfi Bekali Calon AAL

0

Bogordaily.net – Ulama kharismatik asal Pekalongan, Dr. (H.C) Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya bersama Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono memberikan pembekalan kepada calon pemimpin masa depan di Akademi Angkatan Laut (AAL).

Ulama kharismatik tersebut memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada prajurit dan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang digelar di Gedung Mas Pardi, Kesatrian AAL Bumimoro, yang digelar di Gedung Mas Pardi, Kesatrian AAL Bumimoro Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Kamis (03 Mei 2021).

Kedatangan Habib Luthfi bin Yahya yang tiba di Kampus AAL bersama Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono beserta dengan rombongan disambut langsung oleh Gubernur AAL Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) dengan jajar kehormatan dan Genderang Suling Gita Jala Taruna dari Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut.

Habib Luthfi mengingatkan agar generasi muda dapat menjaga harga diri serta adat kehidupan manusia. Serta dapat juga melaksanakan seluruh aktivitas diawali dengan berdoa dan menikmati serta mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan YME.

“Persatuan sebagai salah satu penopang berdiri tegaknya bangsa ini. Konsekuensi terhadap makna lagu kebangsaan Indonesia Raya tidak hanya sekedar seremonial saja, namun diperlukan tindakan konkrit untuk merawat dan menjaga kebinekaan dalam bingkai keutuhan NKRI.” ujar Habib Luthfi. Seperti dikutip dari Dakwah NU.

Habib juga menyampaikan bahwa harapan ke depan bangsa Indonesia ada di pundak calon pemimpin masa depan tersebut harus ditanamkan rasa kecintaan dan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.***

Ini Wilayah yang Paling Banyak Berangkatkan Jemaah Haji di Indonesia

Bogordaily.net – Ternyata, wilayah yang paling banyak memberangkatkan jemaah haji tahun 2021 di Indonesia yaitu Kabupaten Bogor dengan total sebanyak 3.421 jemaah.

Sebelumnya, Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2021 dikarenakan kondisi pandemi Covid-19.

Ketua DPW KBHI Jawa Barat Desi Hasbiah angkat bicara, dan mengatakan bahwa Kabupaten Bogor
menjadi wilayah paling banyak memberangkatkan jamaah haji di Indonesia.

“Sebanyak 3.421 jemaah telah melunasi biaya haji yang seharusnya diberangkatkan ke tanah suci pada tahun ini,” ucapnya Sabtu 5 Juni 2021, dikutip dari Okezone.

Desi mengatakan bahwa, hampir semua ribuan calon jemaah telah melunasi biaya haji sejak 2013 lalu.

“Kalau dihitung besaran kuota kita merupakan kabupeten dengan kuota terbesar di Indonesia. Jadi dari 36 ribu kuota Jabar, kita adalah terbanyak se-Indonesia. Itu di luar jemaah lansia dan cadangan,” kata Desi,

Lanjutnya, pihaknya akan menyosialisasikan kepada para jamaah terkait pembatalan keberangkatan haji, yang telah berlangsung selama dua tahin ini.

Dirinya pun menghormati keputusan pemerintah dengan mengedepankan keselamatan masyarakat dan hal itu merupakan langkah yang jauh lebih penting.

“Kita akan sampaikan ke jemaah bahwa haji akan dilaksanakan setelah pandemi ini berakhir. Jadi nggak usah khawatir ini hanya tertunda,” tuturnya.

Desi pun akan menyampaikan ke jemaah calon haji bahwa, dana mereka yang ingin melaksanakan rukun Islam yang kelima itu aman dan dijamin oleh negara.

“Kebijakan bagi jamaah haji yang ingin mengambil uang Bipih pelunasan ini diperbolehkan. Tapi pada saat mau berangkat itu harus dilunasi lagi,” tuturnya.***

Menyusuri Jalan Juanda Mencari Titik 0 KM Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Penasaran dengan titik 0 km Kota Bogor yang tidak banyak diketahui orang bahkan oleh warga Kota Bogor sekalipun. Tim Bogordaily.net melangkah menyusuri jalan Juanda. Sabtu, 5 Juni 2021.

Di depan gedung Balai Kota Bogor, tepatnya di samping pompa air berwarna merah. Menancap sebuah tugu kecil ala kadarnya berbentuk segitiga dengan cat berwarna hijau, putih, dan kuning yang sudah kusam.

Jika dilihat dari dekat, terdapat tiga sisi yang bertuliskan angka yakni 0, 47, dan 59 km (kilometer). Disetiap sisinya juga bertuliskan JKT, Bgr dan Jtn. Tugu kecil itulah yang menandakan titik 0 kilometer Kota Bogor.

Tugu titik 0 km Kota Bogor itu, memiliki tinggi tidak lebih dari satu meter. Ditiga sisinya memberikan informasi yang tertulis serta menunjukkan kepada para pengunjung yang melihat bahwa “Bgr 0” di sisi kanan, “Jtn 47” di sisi kiri, dan “JKT 59″ di sisi atas.

Seorang Ibu yang melintas ketika kami menyusuri jalan Juanda menjawab sambil tersenyum, saat ditanyakan tentang 0 km tersebut.

” Menurut Ibu saya 0 km itu berada dekat Istana dan dibuat pada jaman Belanda. Tapi tidak tahu sebelah mana,” ujarnya.

Lalu ketika tim Bogordaily.net berpapasan dengan seorang Bapak yang sudah terlihat cukup umur. Dia terdiam lalu tersenyum sambil menggelengkan kepala, ketika tim bertanya tentang tugu 0 km tersebut.

Mungkin karena tugu 0 km Kota Bogor kecil dan tidak semegah di daerah lain, maka banyak orang yang tidak mengetahuinya. Contoh saja seperti di Bandung, Jawa Barat.

Menyusuri
Titik 0 km yang beralamat di Jalan Asia Afrika atau tepat berada di depan kantor Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.(foto. Istimewa/ Bogordaily.net)

Titik 0 km yang beralamat di Jalan Asia Afrika atau tepat berada di depan kantor Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, berdiri dengan megahnya.

Di tugu 0 km tersebut terdapat replika wajah dari Daendels, Bupati Wiranatakusumah, Presiden Soekarno, dan Gubernur Jawa Barat pada tahun 1945, Mas Soetardjo Kertohadikusumo.

Di Ulang Tahun Kota Bogor yang ke 539, ternyata masih banyak warga Kota Bogor yang tidak mengetahui titik 0 km Kota Bogor.***

Pulang Dari Kampung Halaman, Puluhan Santri Di Bogor Kena Covid-19 

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa dirinya mendapatkan laporan ada 32 santri pondok pesantren positif Covid-19 hasil swab antigen. Diduga para santri terpapar saat pulang dari kampung halaman.

Bima Arya mengungkapkan, kasus itu berawal dari swab antigen massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor melalui Puskesmas pada 4 Juni 2021.

Tes massal itu dilakukan karena pondok pesantren tersebut sedang mempersiapkan untuk pembelajaran tatap muka.

“Saya dapat laporan kemarin, bahwa ada satu ponpes di Bogor Selatan yang akan menyelenggarakan tatap muka. Karena santrinya banyak jumlahnya 398 dan pengurus 55, maka diputuskan untuk swab antigen di sana. Kemudian dari wab itu tanggal 4 juni itu ada 32 santri yang hasilnya positif,” kata Bima, kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Sabtu 5 Juni 2021.

Bima menambahkan, puluhan santri yang positif, 24 orang di antaranya sudah diisolasi di Pusdiklat BPKP Ciawi. Sedangkan, 8 orang lainnya menjalani karantina mandiri di rumah.

“Ada dugaan bahwa mereka terpapar itu saat pulang kampung. Karena mereka ada yang dari luar Pulau Jawa. Dari Pulau Jawa juga ada,” katanya.

Satgas Covid-19 Kota Bogor, lanjut Bima, tengah melakukan upaya mencegah penularan semakin meluas dengan meniadakan seluruh aktivitas di dalam pesantren. Termasuk akan menggelar swab PCR terhadap seluruh santri dan pengurus.

“Walaupun sekarang mereka negatif antigennya, tetap prokes, tidak lepas masker, tidur jaga jarak dan dibatasi aktivitas. Tidak ada aktivitas,” pungkasnya.***