Friday, 15 May 2026
Home Blog Page 8043

Sidang Perdana, Dwi Sasono Didakwa Menyalahgunakan Ganja

0

BOGORDAILY – Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menimpa artis Dwi Sasono akhirnya disidangkan. Sidang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam sidang perdana itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan kepada Dwi Sasono. JPU menjelaskan kronologi penangkapan suami Widi Mulia itu yang terjadi pada pukul 20.00 WIB di kediamannya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2020).

“Dalam pemeriksaan perkara ini, Dwi Sasono didakwa dalam perbuatan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, meguasai, atau menyediakan narkotika golongan satu,” kata JPU di dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Raya Ampera, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2020).

“Penangkapan terdakwa bermula dari laporan masyarakat yang menduga ada tindak pidana penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika jenis ganja,” ujar JPU.

Saat diamankan oleh polisi, Dwi Sasono tidak memberontak. Ia langsung menunjukkan barang bukti ganja yang dimilikinya. Barang terlarang itu diletakkan Dwi Sasono di dalam guci yang berada di atas lemari di dalam kamar rumahnya.

“Terdakwa kooperatif ketika diamankan atau ditangkap oleh dua orang anggota polisi, terdakwa (Dwi Sasono) langsung menyerahkan satu bungkus warna cokelat berisi ganja daun kering dengan berat bruto 15,6 gram dan netto 4,7292 gram,” ucap JPU.

“Berdasarkan hasil laboratoris benar barang bukti tersebut adalah ganja yang masuk kedalam golongan satu nomor urut 8 UU Narkotika. Terdakwa tidak mengantongi izin sah dari Departemen Kesehatan RI atau pihak yang berwenang dalam menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, meguasai atau menyediakan ganja tersebut,” tambahnya.

Atas perbuatannya itu, Dwi Sasono didakwa dengan pasal alternatif. Ia disangkakan pasal 111 ayat 1 UU narkotika atau kedua didakwa pasal 127 ayat 1 (a) UU narkotika.

Usai dakwaan dibacakan, Dwi Sasono menyerahkan keputusan tersebut kepada kuasa hukumnya, Aris Marasabessy. Namun Aris Marasabessy tidak mengajukan keberatan terkait dakwaan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini sidang perdanya DS sudah diadakan dengan agenda dakwaan. Dari dakwaan kami tidak perlu mengajukan keberatan karena memang sudah sesuai dengan pasal-pasal yang disangkakan, namun terkait dengan pasal 111 ayat 1 kami mungkin tidak terlalu ini tapi cuma memang kami melihat bahwa ada pasal 127 ayat 1 dalam dakwaan JPU,” tandas Aris Marasabessy usai persidangan.

Kroos: Jika Messi Pergi, Barcelona Kehilangan Senjata Terbaiknya

0

BOGORDAILY – Gelandang Real Madrid Toni Kroos menanggapi kabar kemungkinan Lionel Messi meninggalkan Barcelona. Kroos menilai kepergian Messi akan menguntungkan Madrid.

Setelah hampir 20 tahun bersama, Messi dan Barcelona di ambang perpisahan. Pekan lalu, Messi kabarnya telah menyampaikan keinginannya untuk pergi dari Camp Nou.

Messi sebenarnya masih terikat kontrak dengan Barcelona sampai 2021. Namun, Pemain asal Argentina itu ingin kontraknya diakhiri lebih cepat agar ia bisa pindah musim panas ini.

Kroos menilai kepergian Messi dari Barcelona bisa jadi keuntungan untuk Real Madrid. Sebab, Barcelona kehilangan salah satu senjata terbaiknya.

“Kalau satu dari pemain-pemain seperti itu tidak bermain untuk rival, itu bukan hal buruk buat kami,” ujar Kroos dalam podcast ‘Einfach mal Luppen’ seperti dikutip Sport.

“Messi meninggalkan Barcelona berarti Barcelona kehilangan salah satu senjata terbaiknya,” katanya.

Messi memang jadi salah satu mesin gol Barcelona dan kerap menciptakan momen-momen ajaib di atas lapangan. Hingga kini, dia sudah menghasilkan 634 gol dari 731 kali penampilan untuk Blaugrana.

Bagi Madrid sendiri, Messi merupakan mimpi buruk. Pemilik enam trofi Ballon d’Or itu merupakan top skorer sepanjang masa El Clasico dengan 26 gol.

Ingin pergi dari Barcelona, Messi kemudian dikaitkan dengan sejumlah klub. Manchester City diklaim jadi yang terdepan untuk mendapatkan pemain kelahiran Rosario, Argentina itu.

Kroos menilai Messi tidak akan pindah ke Madrid. Gelandang asal Jerman itu meyakini City jadi tim favorit untuk mendapatkan Messi.

“Saya tidak percaya dia akan ke Real Madrid,” kata Kroos.

Gideon Tengker Disebut Ngamuk, Ini Penjelasan Raffi Ahmad dan Nagita

0

BOGORDAILY – Tiba-tiba saja, Gideon Tengker yang tak lain adalah ayah dari Nagita Slavina dan juga Caca Tengker membuat satu pengakuan soal perlakuan Nagita dan juga Raffi.

Dalam pengakuannya,Gideon Tengker mengatakan sangat kecewa karena selama ini tidak bisa bertemu dengan Rafathar dan merasa selalu dihalang-halangi jika ingin bertemu.

Lewat Channel YouTube miliknya, Raffi Ahmad dan juga Nagita Slavina memberikan penjelasan mengenai kegaduhan ini. Tak hanya berdua, di sana juga ada Rieta Amalia yang ikut memberikan penjelasan.

“Papa memang sakit dari Gigi masih SD cuma kan mama sama papa sudah pisah ya jadi mama tidak pernah tahu lagi gimana-gimananya. Yang pernah tahu sampai sekarang itu Gigi dan Caca karena mereka memang selalu komunikasi kan ya,” buka Rieta Amalia.

Nagita Slavina yang ada di samping Rieta Amalia pun membenarkan hal itu. Nagita Slavina mengatakan selama ini sang ayah memang mengalami gangguan di salah satu sarafnya.

“Jadi dari dulu memang papa sakit dari aku masih kecil. Tapi ada beberapa hal yang nggak bisa kita kasih tahu publik tentang masalah ini karena ini adalah masalah keluarga,” sambung Nagita Slavina.

“Papa memang sakit sudah didiagnosis sejak aku kecil memang penyakitnya ini diharuskan papa minum obat. Nah ada beberapa kali papa stop minum obat, biasanya kalau kayak gini bisa kumat dan kambuh. Di sana juga ada kan ya beberapa yang jaga dan suka cerita beberapa bulan ini tidak mau minum obat sehingga sampai kayak gini,” terang Nagita Slavina.

Rieta Amalia pun menegaskan sebenarnya tidak ada masalah sama sekali baik antara dirinya, Nagita Slavina dan juga Caca Tengker dengan Gideon Tengker.

“Kalau mama pribadi mohon maaf, sebenarnya kita nggak ada apa-apa. Kita cuma minta doanya semoga semuanya cepat selesai dan papanya cepat sembuh ya,” papar Rieta Amalia lagi.

Raffi Ahmad yang juga ada dalam bagian itu mengatakan sebenarnya beberapa bulan lalu, Gideon Tengker memang pernah mendatangi rumahnya.

“Sebenarnya terakhir kita ketemu papa sebulan lalu ya. Ya papa ke sini, cuma kan intensitasnya aku ketemu papa memang jarang, cuma kalau Gigi dan mama Rieta tahu betul kondisinya papa. Jadi pas datang ke sini memang beda, sudah nggak minum obat. Kalau tidak minum obat kondisinya tidak stabil dan ini berulang-ulang sih kalau nggak minum obat pasti deh kayak gitu,” jelas Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad menegaskan dirinya bukan tidak ingin langsung menjelaskan masalah yang ada saat ditanya. Bagi Raffi, yang lebih pantas menjelaskan hal ini adalah Nagita Slavina sebagai anak kandung dan Rieta Amalia.

Pemerintah Menyampaikan Asumsi Makro Sektor Energi di 2021

BOGORDAILY – Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengusulkan asumsi dasar sektor ESDM dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021. Usulan tersebut disampaikannya dalam rapat kerja bersama dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Dia menyampaikan, untuk harga Rata-Rata Minyak Mentah Indonesia (ICP) sebesar USD45/barel, lifting minyak dan gas bumi sebesar 1,712 juta barel setara minyak per hari, volume BBM dan LPG bersubsidi sebesar 7 juta MTon, subsidi tetap minyak solar sebesar Rp500 per liter dan subsidi listrik ditetapkan sebesar Rp53,59 triliun.

“Pemerintah mengusulkan Asumsi Dasar Makro Sektor ESDM RAPBN Tahun 2021 yaitu, ICP sebesar USD45/barel. Penetapan ICP tersebut berdasarkan pertimbangan, realisasi ICP dari bulan Januari – 28 Agustus 2020 mencapai USD40,10/barel dengan outlook rata-rata tahun 2020 sebesar USD35-40/barel. ICP rata-rata tanggal 1 sampai dengan 28 Agustus 2020 sebesar USD41,66/barel,” ujar Menteri Arifin seperti ditulis Kamis (3/9).

Saat ini, dinamika harga minyak dunia sangat sulit diduga, berdasarkan proyeksi beberapa pihak dalam Polling Reuters dan Short Term Energy Outlook dari US-EIA-DOE, harga minyak dunia tahun 2021 diperkirakan pada kisaran USD45,53 – 49,85/barel. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga minyak, seperti OPEC+ yang melakukan kebijakan pemotongan produksi minyak mentah mengimbangi kekhawatiran melemahnya permintaan minyak akibat Pandemi Covid-19.

Untuk lifting minyak dan gas bumi, dengan mempertimbangkan realisasi lifting migas Januari hingga Juli 2020 mencapai 1,699 juta barel setara minyak per hari, Outlook Lifting Migas Tahun 2020 sebesar 1,697 juta barel setara minyak per hari dan hasil Raker 29 Juni 2020, Lifting Migas tahun 2021 disepakati sebesar 1,680 – 1,720 juta barel setara minyak per hari.

Dengan pertimbangan tiga faktor tersebut di atas Pemerintah mengusulkan lifting migas pada Nota Keuangan RAPBN 2021 ditetapkan sebesar 1,712 juta barel setara minyak per hari, dengan rincian lifting minyak bumi sebesar 705 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi sebesar 1,007 juta barel setara minyak per hari.

Dan untuk mencapai target lifting minyak dan gas bumi ini, Menteri ESDM menegaskan akan terus mendorong agar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk melakukan peningkatan produksi migas.

Asumsi selanjutnya yakni yaitu volume BBM dan LPG bersubsidi. Pemerintah mengusulkan sebesar 7 juta MTon atau lebih rendah dari hasil Raker 29 Juni 2020 yang menyepakati kuota volume LPG 3 Kg tahun 2021 sebesar 7,50 – 7,80 juta MTon.

Sementara, subsidi tetap minyak solar dan subsidi listrik, diusulkan Pemerintah subsidi tetap untuk Minyak Solar yaitu sebesar Rp500 per liter, dari sebelumnya sebesar Rp1.000/liter pada tahun 2020. Hal ini telah sesuai dengan hasil Raker tanggal 29 Juni 2020. Sedangkan untuk subsidi listrik untuk Nota Keuangan RAPBN 2021 ditetapkan sebesar Rp53,59 triliun dengan asumsi nilai tukar sebesar Rp14.600/USD dan ICP sebesar USD45/Barel.

Video Raffi Ahmad Mendukung Aldi Taher Jadi Cawagub Viral, Kok Suaranya Aneh?

0

BOGORDAILY – Aldi Taher menjadi trending topic di Twitter. Ia menjadi perbincangan publik setelah sebuah video viral di dunia maya.

Awalnya, penulis dan vlogger Alit Susanto, mengunggah video tersebut. Di dalam video terlihat wajah Aldi Taher yang mengenakan peci hitam.

Di sampingnya ada sosok Raffi Ahmad yang menyebut Aldi Taher sebagai salah satu rekannya. Raffi Ahmad tampak mengenakan kaca mata dan berjas.

“Bismillahhirohmannirohim,” ucap Aldi, membuka video.

Video itu ternyata adalah bentuk dukungan Raffi Ahmad untuk Aldi Taher. Saat ini, Aldi Taher memang mencoba peruntungannya untuk maju di pemilihan daerah sebagai Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.

“Assalamualaikum, saya Raffi Ahmad bersama kader Aldi Taher untuk Wakil Gubernur Sulteng,” begitulah suara yang terdengar.

“Nanti kalau jadi harus amanah. Sukses,” tutup Raffi Ahmad sambil mengacungkan ibu jarinya.

Namun yang membuat banyak orang bingung adalah suara Raffi Ahmad yang tiba-tiba berubah. Netizen menduga suara itu adalah hasil dubbing.

“Kok suaranya Raffi mendadak berubah?” tanya Alit.

 

Banyak kemudian yang menghujat Aldi Taher. Mereka menilai seharusnya sang artis menggunakan jasa sulih suara dan desain yang profesional agar video promosinya terlihat menarik.

“Jadi kocak ya, ngakak!” tulis salah satu netizen.

Namun menurut warganet lainnya ini juga bisa dijadikan alat promosi. Apalagi, video itu saat ini sudah viral dan banyak orang saat ini tahu jika Aldi Taher mencalonkan diri untuk menjadi Calon Wakil Bupati Sulawesi Tengah.

“Bad marketing = good marketing,” komentar salah seorang netizen.

Pada pemilihan kali ini, Aldi Taher menemani Calon Gubernur H Rusli Baco Dg Palabbi.

Pada kontestasi kali ini, Aldi Taher bakal bersaing dengan Pasha Ungu yang juga mengincar jabatan yang sama.

Shopee Liga 1: Tren Cabutnya Pemain-pelatih Asing Menjelang Kompetisi Lanjut

0

BOGORDAILY – Mateo Bustos menjadi pemain asing teranyar yang memastikan tak akan tampil di Shopee Liga 1 2020. Tren ini terjadi menjelang kompetisi dilanjutkan.

Petteri Pennanen menjadi pemain pertama yang memutuskan tak melanjutkan kiprahnya di Indonesia bersama Tira Persikabo. Pemain asal Finlandia itu bahkan sudah pamitan sejak jauh-jauh hari pada 7 Juli lalu.

Langkah itu kemudian diikuti Rafael Gomes de Olivera (Rafinha) yang meninggalkan Persela Lamongan. Lalu duo Arema FC ikut menyusul yakni Jonathan Bauman dan Oh In-kyun.

Alasan pemain-pemain di atas mengundurkan diri karena tak setuju dengan renegosiasi kontrak yang menjadi keputusan PSSI dalam Surat Keputusan bernomor SKEP/53/VI/2020. Klub Shopee Liga 1 dianjurkan negosiasi gaji 50 persen, sementara Liga 2 60 persen dengan catatan tak boleh kurang dari Upah Minimum Regional (UMR).

Selain pemain, ada juga pelatih asing yang mengundurkan diri dengan dugaan hal yang sama. Mulai dari Edson Tavares (Borneo FC) dan Roberto Mario Carlos Gomez (Arema FC).

Pemain dan pelatih dianggap tak setuju gaji mereka dipotong meski aktivitas klub dan kompetisi berjalan normal seperti sedia kala. Malahan beban pemain bertambah berat karena jadwal kompetisi akan dipadatkan demi selesai pada Februari 2021. Belum lagi pemain wajib mematuhi protokol kesehatan dan serangkaian tes kesehatan sepanjang jalannya kompetisi.

Tak berhenti di sana, kemudian bermunculan lagi pemain-pemain yang mengundurkan diri. Mulai dari Sylvano Comvalius (Persipura Jayapura), Ante Bakmaz-Nicola Asceric (Persik Kediri), dan yang teranyar Mateo Bustos (Persita Tangerang).

Berbeda dengan alasan sebelumnya, Comvalius, duo Persik, dan Mateo Bustos diklaim undur diri karena pandemi COVID-19. Comvalius misalnya, ia mengaku tak bisa meninggalkan keluarganya di Belanda dalam kondisi seperti sekarang.

“Tak mudah buat keluarga saya karena tak punya KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) Indonesia. Jadi mereka tak bisa ikut bersama saya ke Indonesia terkait aturan COVID-19,” kata Comvalius kepada detikSport, Rabu (26/8/2020).

“Tak mungkin saya meninggalkan istri sendirian dengan kondisi harus merawat dua anak bayi,” ujar Comvalius menegaskan.

Begitu juga dengan Mateo Bustos. Persita merilis pernyataan sang pemain terkait alasannya mengundurkan diri sebelum Shopee Liga 1 bergulir lagi..

“Keputusan saya untuk tidak kembali ke Indonesia karena saya ingin bersama dengan keluarga saya. Saat ini saya memiliki dua anak yang masih kecil dan dalam situasi pandemi global seperti ini, kami masih khawatir bepergian dengan pesawat,” kata Mateo Bustos dalam rilis Persita.

Ada anggapan klub legawa ditinggal pemain hingga pelatih asingnya karena toh kompetisi tak ada degradasi. Buat apa juga klub menahan pemain yang meminta gaji besar sementara main jelek pun tak akan turun kasta.

Pengamat sepakbola Tommy Welly bahkan sempat menyatakan was-was kompetisi tak ada degradasi menjadi rawan pengaturan skor. Apalagi beberapa klub ada yang bertindak menjadi tuan rumah pada lanjutan kompetisi nantinya.

Sebenarnya tak semua klub setuju melanjutkan kompetisi. Persebaya Surabaya dan Barito Putera sampai saat ini bahkan belum menyerahkan rencana lokasi home base mereka.

Terkait sikap itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sempat mengeluarkan rilis akan hukuman yang bisa menimpa penolak kompetisi. Adapun ancaman hukuman itu mengacu Pasal 7 ayat 1 dalam Regulasi Liga 1 2020. Pada ayat kedua pasal tersebut disebutkan bahwa hukuman tak bisa berlaku andai kompetisi berstatus force majeure.

Adapun status force majeure sudah ditetapkan PSSI dalam SK bernomor 48/SKEP/III/2020 yang terbit pada 27 Maret lalu. Saat itu kompetisi dihentikan karena pandemi COVID-19.

Terkait hal di atas, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menyatakan kompetisi sudah tak lagi berstatus force majeure karena sudah ada SK baru bernomor SKEP/53/VI/2020 yang menyatakan kompetisi lanjut pada 1 Oktober.

“Kondisi kahar (force majeure) yakni dihentikannya kompetisi dulu kan dengan SKEP 48, nah ketika SKEP 53 keluar, (kompetisi) dilanjutkan,” kata Sudjarno, Jumat (14/8/2020).

Melihat hal-hal di atas, bukan tidak mungkin akan ada pemain-pelatih asing yang akan menyusul menyatakan undur diri. Sementara pemain lokal hanya bisa menerima keadaan karena tak punya peluang mencari klub baru akibat larangan pindah ke sesama klub Shopee Liga 1.

Mereka yang mengundurkan diri dari klub-klub Shopee Liga 1 2020

Pemain

1.Petteri Pennanen (Tira Persikabo)
2.Rafael Gomes de Olivera (Persela Lamongan)
3.Jonathan Bauman (Arema FC)
4.Oh In-kyun (Arema FC)
5.Sylvano Comvalius (Persipura Jayapura)
6.Ante Bakmaz (Persik Kediri)
7.Nicola Asceric (Persik Kediri)
8.Mateo Bustos (Persita Tangerang)

Pelatih

1.Edson Tavares (Borneo FC)
2.Roberto Carlos Mario Gomez (Arema FC)

Bogor Senior Hospital Komitmen Lawan Pandemi

Bogor Daily – Bogor Senior Hospital Komitmen melakukan terobosan terbaik dalam penanganan pandemi Covid 19 dilakukan dengan matang oleh Bogor Senior Hospital, Rumah Sakit Umum yang memiliki keunggulan perawatan kepada Lansia tersebut berada di Jalan Raya Tajur, Muara Sari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

 

Melalui keterangan resmi dari dr. Albert Abednego selaku Direktur Bogor Senior Hospital, dirinya menjelaskan bahwa saat ini pandemi Covid 19 masih terus meningkat dan banyak pakar memprediksi bahwa puncak pandemi sampai tahun 2021 mendatang.

“Ya, menghadapi situasi ini kami wajib mempersiapkan diri, mulai dari fasilitas kesehatan yang cukup untuk melayani pasien Covid yang akan terus meningkat, serta akan ditemui sulitnya mencari kamar isolasi untuk penderita Covid 19.” Ungkap dr. Albert.

 

Perlu diketahui bahwa baik fasilitas kesehatan maupun rumah tinggal harus memiliki ventilasi yang memadai sehingga pertukaran udara dan sinar matahari yang baik, dimana ‘hunian’ dengan sistem close air disinyalir menjadi sumber penularan yang masif.

Bogor Senior Hospital

Bogor Senior Hospital komitmen sejak awal percaya menjadi Rumah Sakit rujukan karena memiliki fasilitas kesehatan yang memiliki ruang perawatan yang terbuka, sinar matahari yang cukup serta memiliki standard satu kamar untuk satu orang kecuali pasien yang terkonfirmasi positif merupakan keluarga seperti suami istri, ibu, anak, dan lainnya.

Standard tinggi lainnya dimana pasien yang dirawat akan di visit atau dilihat dokter spesialis sampai 3 kali dalam sehari yaitu pada waktu pagi, siang dan malam, namun hanya discharge satu kali, tentu ini menjadi poin penting terutama untuk pasien dengan perubahan hemodinamik dan penyakit yang agresif.

Bogor Senior Hospital

“Kami menghimbau untuk warga Bogor untuk taat terhadap peraturan yang diterapkan pemerintah serta apabila mengalami keluhan segera untuk memeriksakan diri sebelum terlambat.” Tutup dr. Albert.

(Red-BDN).

Masyarakat Makin Abai dengan Protokol Kesehatan, Tim Ahli Covid-19 Memperingatkan Ini

BOGORDAILY – Sudah enam bulan sejak kasus positif Covid-19 pertama kali dikonfirmasi di Indonesia. Namun hingga saat ini kasus positif COVID-19 masih terus meningkat. Tercatat kasus positif COVID-19 hingga 2 September 2020 sebanyak 180.646 orang.

Meski kasus positif terus naik, Pemerintah sudah melonggarkan pembatasan sosial sehingga kini tempat-tempat publik sudah dibuka kembali dan masyarakat sudah bisa beraktivitas di luar rumah.

Tim Ahli COVID-19 Balitbang Sumatra Utara, Dr dr Delyuzar M.Ked (PA),Sp,PA (K) mengatakan, tuntutan ekonomi dan pelonggaran pembatasan sosial mengakibatkan masyarakat semakin mengabaikan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Kebijakan yang berubah-ubah disertai tindakan tegas yang tidak konsisten membuat cafe dan tempat keramaian lainnya penuh sesak tanpa mengatur jarak fisik, serta tidak memakai masker menjadi gambaran yang umum dimana-mana,” ujar Delyuzar pada Rabu (2/9), dilansir dari ANTARA.

Daerah Hijau Kembali Merah

Berkaitan dengan hal ini, Delyuzar mengingatkan tentang bahaya COVID-19 yang kian mengancam dan tidak disadari oleh sebagian besar masyarakat.

Ia menyebutkan, tidak menjadi prioritasnya urusan kesehatan dalam mencegah pandemi COVID-19 ini dibandingkan dengan tuntutan ekonomi membuat beberapa daerah yang hijau atau telah hijau kembali menjadi merah.

Ruang Isolasi Penuh dan Alat yang Tak Sebanding dengan Jumlah Pasien

Di sisi lain, belum adanya vaksin dan obat membuat angka kesakitan diperkirakan akan meningkat. Ditambah lagi, kini dengan makin bertambahnya jumlah pasien COVID-19, membuat banyak rumah sakit yang penuh. Alat yang dimiliki rumah sakit pun tak bisa memenuhi kebutuhan semua pasien COVID-19.

“Angka kematian akan beranjak naik karena Rumah Sakit (RS) sudah mulai penuh, ruang isolasi yang kurang, serta ICU dengan ventilator yang tidak seimbang atau tidak pernah cukup,” ucapnya.

Berkurangnya Dokter dan Tenaga Kesehatan karena Terpapar COVID-19

Delyuzar juga menjelaskan, jika di hulunya tidak cepat diantisipasi dan dihentikan, maka banjir pasien COVID-19 akan terus bertambah dan semakin melimpah sehingga tenaga kesehatan akan kelelahan dan angka terpapar semakin tinggi.

Pentingnya Tindakan Nyata untuk Perubahan Perilaku

Untuk itu, edukasi berbagai pihak termasuk oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan pendekatan budaya untuk perubahan prilaku harus dilaksanakan.

Tindakan pendisiplinan yang terukur memuat efek jera harus dilakukan secara konsisten.

Kasus COVID-19 di Sumut

Sebelumnya, jumlah pasien terkonfirmasi atau positif COVID-19 di Sumatra Utara pada Rabu 2 September 2020, kembali mengalami peningkatan sangat tajam dengan adanya penambahan 182 orang, sehingga total menjadi 7.124 orang

“Jumlah ini meningkat dari sebelumnya 6.942 orang menjadi 7.124 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan, di Medan.

Coutinho Kembali ke Barcelona, Bayern Beri Salam Perpisahan

0

BOGORDAILY – Philippe Coutinho resmi mengakhiri masa pinjamannya di Bayern Munich dan kembali ke Barcelona. The Little Magician mendapat salam perpisahan dari Die Roten.

Coutinho berpisah dengan Bayern setelah kontrak peminjamannya tuntas di akhir musim 2019/2020. Sebelumnya, pemain asal Brasil itu dipinjamkan klub asal Jerman tersebut selama semusim dari Barcelona pada Agustus 2019.

Dalam satu tahun kariernya di Allianz Arena, Coutinho terhitung sukses dalam hal raihan trofi. Mantan pemain Liverpool itu berhasil meraih treble bersama Bayern, yakni dengan merengkuh titel Bundesliga, Piala Jerman, serta Liga Champions.

Total selama semusim berseragam Bayern Munich, Coutinho mencatatkan 38 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 11 gol serta 9 assist. Menariknya, dua gol terakhir yang dia buat untuk Die Roten dicetak ke gawang Barcelona saat Bayern menang telak 8-2 atas Blaugrana di perempatfinal Liga Champions.

Setelah sukses mengantarkan Bayern meraih trofi Liga Champions, Coutinho langsung kembali ke klub asalnya, Barcelona. Untuk menghormati semua pencapaian yang telah diberikan Coutinho, pihak Bayern menyampaikan apresiasi dan salam perpisahan kepadanya.

Pesan perpisahan Bayern untuk Philippe Coutinho disampaikan Karl-Heinz Rummenigge selaku CEO Die Roten. Rummenigge menyebut keputusan klub meminjam The Little Magician adalah tepat, sekaligus mendoakan yang terbaik buatnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Philippe Coutinho. Dengan segala kreativitas dan tekniknya yang luar biasa, dia mampu menghidupkan kembali permainan kami selama musim perebutan treble kali ini,” kata Rummenigge, dilansir dari laman resmi Bayern.

“Dia membuktikan jika keputusan meminjamnya adalah pilihan tepat. Kami semua mendoakan yang terbaik buat Philippe untuk kariernya di masa depan,” ujarnya.

Philippe Coutinho sendiri kabarnya belum memikirkan soal masa depannya sekembalinya dari Bayern Munich ke Barcelona. Blaugrana pun dilaporkan masih abu-abu terkait kelanjutan karier Coutinho di Camp Nou.

6 Bulan Corona di Indonesia, Anggota DPR: Penyebaran Hampir Tak Terkendali

BOGORDAILY – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memberikan evaluasi terhadap penanganan virus Corona selama 6 bulan di Indonesia. Kurniasih menilai penyebaran Corona selama 6 bulan, sejak kasus pertama diumumkan, nyaris tidak terkendali.

“Iya kita pertama sangat prihatin karena masuk 6 bulan ini malah angka meningkat dan nyaris tidak terkendali karena angka sudah 3 ribuan terus tiap hari, ini suatu keprihatinan yang luar biasa,” kata Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati saat dihubungi, Rabu (2/9/2020).

Kurniasih juga menyebut kondisi ratusan tenaga medis yang meninggal lantaran menghadapi Corona. Menurutnya, perlindungan tenaga medis masih harus diperhatikan lagi.

“Apalagi kita sangat berduka, hari ini terhitung 102 dokter yang sudah meninggal. Ini ketersediaan tenaga medis kita semakin berkurang, sementara angka (kasus positif) semakin meningkat. Ini keprihatinan sangat luar biasa, perlindungan terhadap tenaga medis, kita mendengarkan sangat miris,” ucapnya.

Anggota DPR dari Fraksi PKS itu meminta agar pemerintah melakukan upaya lebih dan memperbaiki berbagai hal yang masih kurang. Karena, menurutnya, selain menyelamatkan ekonomi, pemerintah juga perlu menyelamatkan rakyat dari Corona.

“Jadi pemerintah harus lebih serius dan lakukan langkah secara eksponensial, bukan langkah biasa saja untuk misalnya ada perlindungan terhadap rakyat Indonesia. Banyak hal (yang masih kurang). Dalam hal mitigasinya masih banyak berantakan, kebijakan juga, anggaran juga masih belum maksimal, ya,” ucap Kurniasih.

“Kita mengkritisi, kita paham, ada pemulihan ekonomi dibutuhkan kita paham. Tapi yang harus dipahami oleh pemerintah dan kita semua adalah saat ini kita sedang dalam situasi bencana, dan bencananya ini bencana kesehatan, bukan bencana alam, ini berbeda penanganannya. Karena itu pemulihan ekonomi yang dilakukan tetap basisnya adalah penuntasan kesehatan terlebih dulu,” lanjutnya.

Kemudian Anggota Komisi IX DPR RI dari F-PKS lainnya, Netty Prasetyani juga menyinggung soal ratusan tenaga medis yang wafat sejauh ini dan penyebaran virus Corona. Dia memberi masukan agar pemerintah lebih berani melakukan evaluasi secara menyeluruh dari berbagai hal.

“Pemerintah harus berani melakukan evaluasi secara menyeluruh kebijakan penanganan yang sudah dilakukan dan memenuhi semua kebutuhan sistem dan kapasitas kesehatan seperti ruang ICU, ventilator, obat-obatan untuk merawat pasien positif, dan last but not least memprioritaskan pelindungan terhadap nakes.

Seperti diketahui, enam bulan lalu, tepatnya 2 Maret 2020, Presiden Jokowi, ditemani Menkes Terawan Agus Putranto, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung, mengumumkan kasus pertama positif virus Corona. Kini enam bulan sudah lewat, kasus positif Corona jauh meningkat.

Kala itu, Jokowi menyebut ada dua warga negara Indonesia yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Dua orang itu tertular dari warga negara Jepang yang sempat ke Indonesia pada Februari 2020.

“Oleh sebab itu, begitu ada informasi, minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia, kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif Corona, tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu,” kata Jokowi (2/3).