Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 8193

Ratusan PKL di Jalan Lawang Saketeng dan Pedati Ditertibkan Tim Gabungan

BOGOR DAILY – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Lawang Saketeng dan Pedati, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, ditertibkan oleh tim gabungan.

Penertiban itupun sebelumnya sudah direncanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor jauh-jauh hari. Sesuai rencana,  kawasan Suryakencana (Surken) akan ditata dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, berharap, para pedagang menjadi lebih nyaman dan aman berjualan, utamanya di tengah pandemi Covid-19. Sehingga tidak adanya penumpukan manusia di tengah pasar. Menurutnya kedua ruas jalan tersebut menjadi salah satu lokasi penumpukan manusia.

“Hari ini kita turun semua untuk menertibkan dan mengosongkan, para pedagang juga sudah sepakat untuk ke dalam pasar. Jika sudah ditarik ke dalam Insya Allah akan lebih cair lagi. Itu intinya,” katanya kepada wartawan, Selasa (27/5/2020).

Ditempat yang sama, Dirut PPJ Kota Bogor, Muzakir, menuturkan, setelah ditertibkan para PKL akan diangkut kedalam pasar supaya bisa tertata.

“Kami siapkan kurang lebih 700 loss untuk menampung PKL ke dalam pasar,” singktnya. (Andi).

Persib Bandung Memantau Situasi Sampai 4 Juni, Bersiap Kumpulkan Pemain

BOGORDAILY – Persib Bandung masih belum bisa beraktivitas menyusul Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Maung Bandung juga mengambil ancang-ancang untuk mengumpulkan pemain.

Akibat pandemi virus Corona, beberapa Provinsi di Indonesia melakukan PSBB. Di Bandung, kebijakan itu sampai 29 Mei. Sementara di Jakarta, PSBB diperpanjang sampai 4 Juni.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengungkap niat untuk segera memulangkan pemainnya. Beberapa orang, terutama pemain asing, sedang pulang ke kampung halamannya.

“Saya harap pada 4 Juni nanti situasi bisa lebih baik lalu aturan bepergian baik lokal maupun internasional dicabut,” ujar Robert seperti disitat laman resmi klub, Senin (25/5/2020).

Setelah pemain kumpul, Robert mengharapkan bisa duduk bersama dengan manajemen mengenai sikap dan kebijakan klub dalam menggelar kembali latihan di Bandung.

Walau demikian, kesehatan dan keselamatan semua pihak adalah hal yang harus dikedepankan ketika kembali menggelar latihan.

“Pasti akan banyak prosedur yang perlu dilalui. Kami tidak bisa begitu saja memanggil pemain ke sini tanpa memastikan aturannya. Setelah semua siap, termasuk fasilitas latihannya, baru kami panggil pemain untuk datang ke Bandung,” kata pelatih asal Belanda itu.

New Normal Diterapkan, PPP Meminta Tempat Ibadah Dibuka Kembali

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo tengah mempersiapkan ‘new normal’ agar masyarakat dapat beraktivitas kembali di tengah pandemi Covid-19. Setelah menerbitkan aturan panduan new normal untuk dunia usaha, Jokowi mulai meninjau sarana publik hingga mal.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi mengatakan, seharusnya kebijakan new normal berlaku untuk tempat ibadah. Dia meminta, tempat ibadah seperti masjid dibuka kembali dengan standar new normal.

“Setelah mal dibuka, maka tempat ibadah pun seperti masjid, musala seharusnya kembali buka dengan tetap mengikuti standar new normal,” ujar politikus yang karib disapa Awiek dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5).

Menurut Awiek, sudah seharusnya new normal berlaku untuk kehidupan sosial masyarakat. Tidak hanya tempat bekerja, tetapi juga ibadah dan sekolah.

“Dengan demikian, maka new normal itu tidak pilih-pilih tempat dan berlalu umum sesuai standar,” kata dia.

Selain itu, Awiek mengingatkan, supaya new normal ini tidak hanya mementingkan satu sektor saja. Dia mengingatkan pentingnya kesehatan di tengah pandemi saat new normal ini berjalan.

“Tentu new normal itu memadukan antara kesehatan dengan perekonomian. Keduanya sama-sama penting dan didesain untuk jalan bersama-sama tidak saling menafikan,” kata dia.

Restoran dan Rumah Makan Mewah di Puncak Bogor Ditutup Satpol PP

BOGOR DAILY – Beberapa restoran mewah di wilayah Puncak Bogor kedapatan beroperasi.  Padahal,  pemerintah daerah masih memberlakukan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di mana ada larangan tempat usaha melayani tamu dan menyediakan tempat makan.

Lebih parahnya lagi, ada juga beberapa restoran yang mencoba mengelabui petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polisi dan TNI serta Dinas Pariwisata.

Kepala Bidang (Kabid) Penertiban Umum
(Tibun) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Ruslan mengatakan, pihaknya pada hari ini Selasa (26/5/2020) telah melakukan penertiban di beberapa restoran mewah yang memang kedapatan menyediakan tempat makan.

“Ada beberapa rumah makan yang memang menyalahi Peraturan Bupati (Perbup) no 32 tahun 2020, mengenai jam operasional rumah makan selama PSBB,” katanya kepada wartawan dilokasi penertiban.

Menurutnya, selama PSBB berlaku seharusnya restoran dan rumah makan hanya melayani take a way (beli dan bawa pulang) saja kepada pembelinya. Akan tetapi, masih banyak membuka dengan seperti hari biasa saja.

“Kami dari tim gabungan Dinas Pariwisata, Satpol PP Polres Bogor, dan Kodim melakukan penertiban. Target ada beberapa rumah makan yang buka, titik yang dijangkau tidak ada, tapi kita melakukan penyisiran saja, kita bisa lihat dari situasi di dalam,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dari beberapa restoran dan rumah makan mewah yang ditertibkan itu hanya sebatas penutupan sementara saja. Akan tetapi, pihaknya tidak memberikan sanksi tegas seperti mencabut izin usahanya.

“Kita melaksanakan penutupan sementara, karena itu sudah menyalahi aturan. Intinya kita tutup sampai PSBB ini selesai di Kabupaten Bogor,” tukasnya. (Andi).

Madrid Targetkan Juara, LaLiga Bakal Bergulir Lagi

BOGORDAILY – Federico Valverde lega LaLiga bisa bergulir lagi pertengahan Juni nanti. Gelandang Real Madrid itu bertekad membawa klubnya juara liga musim ini.

LaLiga sudah berhenti sejak 12 maret lalu karena pandemi virus corona. Setelah klub diizinkan untuk menggelar latihan secara berkelompok, otoritas kompetisi dan pemerintah Spanyol berdiskusi soal kapan liga akan dilanjutkan.

Pada akhirnya disepakati tanggal 11-12 Juni sebagai “kick-off” LaLiga 2019/2020 yang akan melanjutkan 11 pertandingan tersisa. Itu artinya persaingan sengit antara Barcelona dan Madrid akan diteruskan.

Sebelum liga dihentikan, Barcelona memimpin klasemen dengan 58 poin, unggul dua angka dari Madrid di posisi kedua. Melihat jumlah pertandingan tersisa, El Real diyakini masih berpeluang besar juara.

Oleh karenanya, Madrid ingin langsung tancap gas saat musim dilanjutkan lagi. Latihan keras sepanjang masa karantina jadi cara awal untuk menjaga kondisi para pemain.

“Kami harus berlatih keras untuk sisa musim ini dan semoga saja kami menjuarai liga,” ujar Valverde seperti dikutip Sportskeeda.

“Saya tak sabar untuk segera bermain lagi dan menunjukkan kenapa kami ada di sini untuk berjuang jadi juara,” sambungnya.

“Kami harus profesional, menjaga makan dan badan kami serta berlatih bareng. Kami harus saling mendukung ketika liga bergulir lagi.”

Gerakan Pendisiplinan, Panglima: Mal Kapasitas 1.000 Diizinkan 500 Orang

BOGORDAILY – TNI-Polri akan menjaga fasilitas tempat-tempat keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat agar aman dari penularan virus Corona (COVID-19). Mal dan rumah makan akan dibatasi kapasitasnya untuk menekan angka penularan Corona.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan mal dengan kapasitas 1.000 orang akan dibatasi kapasitasnya. Selama pembatasan kapasitas itu, TNI-Polri akan mengawasi aktivitas masyarakat.

“Mal yang kapasitas 1.000 akan kita izinkan untuk 500 saja dan kita awasi,” kata Hadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Selain mal, TNI-Polri menjadi tempat yang akan dibatasi kapasitasnya. Hadi mengatakan misalnya rumah makan dengan kapasitas 500 orang akan dibatasi hanya 200 orang.

“Termasuk juga rumah makan harus mungkin 500 kita batasi mungkin hanya 200 saja,” katanya.

Pendisiplinan aktivitas masyarakat di ruang publik juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Hadi berharap masyarakat dapat tetap beraktivitas tapi tetap aman dari penularan COVID-19.

“Kerja sama TNI-Polri dan pemerintah daerah termasuk dengan Gugus Tugas, mudah-mudahan apa yang kita inginkan semua masyarakat tetap beraktivitas tapi aman dari COVID-19,” pungkasnya.

Polda Metro Putar Balik 40 Ribu Kendaraan Selama Sebulan Operasi Ketupat

BOGORDAILY – Polda Metro Jaya telah melaksanakan Operasi Ketupat 2020 selama 30 hari dalam rangka mencegah masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman untuk mengurangi penyebaran virus Corona sampai ke daerah. Sebanyak 40 ribu kendaraan yang diduga hendak melakukan mudik diputar balik di beberapa check point.

“Selama sudah 30 hari kita melaksanakan Operasi Ketupat pelarangan mudik. Untuk Polda Metro Jaya, dari 18 titik penyekatan, 2 di tol dan 16 di arteri, itu ada sekitar 40 ribu lebih kendaraan yang diputar balik,” ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Sambodo mengatakan terjadi perkembangan pesat volume kendaraan yang diduga akan mudik pada H-4 hingga H-2 Lebaran. Tak hanya itu, pada 2 hari Lebaran juga polisi masih memutarbalikkan sekitar 2 ribu kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Barat.

“Perkembangan pesat terjadi karena memang sesuai perkiraan ini adalah puncak arus mudik itu ada di H-4, H-3, dan H-2, itu sekitar 4 ribu kendaraan di H-4, H-3 5 ribu kendaraan, H-2 4 ribu kendaraan yang kita putar balikkan,” katanya.

“Juga selama 2 hari Lebaran ini yakni tanggal 24 dan 25, itu setiap hari rata-rata sekitar 2 ribu yang kita putar balikkan hanya di titik Cikarang Barat saja,” sambungnya.

Selain memutarbalikkan ribuan kendaraan, Polda Metro juga telah menindak ratusan travel gelap yang hendak membawa pemudik keluar dari Jakarta. Ratusan travel kendaraan gelap tersebut membawa ribuan penumpang dengan tujuan berbagai daerah.

“Kemudian sampai saat ini travel gelap yang sudah kita amankan kurang-lebih 671 travel dengan ribuan penumpang,” pungkasnya.

Puncak Padat Diserbu Warga Jakarta

BOGOR DAILY-Di tengah situasi pandemi Covid-19, kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat sempat dipadati pengunjung di hari kedua lebaran Idul Fitri pada Senin (25/5/2020) kemarin. Sebagian besar pengujung merupakan warga Jakarta.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri menyebut bahwa sebagian besar warga Jakarta yang berkunjung ke kawasan puncak mengaku semata-mata hanya untuk melepas penat di tengah pandemi Covid-19.

“Memang sempat terjadi kepadatan di daerah puncak, setelah saya amati hal ini dikarenakan banyak warga Jakarta yang naik ke puncak untuk sekedar melepas penat,” kata Fadli kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Disisi lain, Fadli menyebut pihaknya juga masih menemukan beberapa tempat makan yang beroperasi dan menyediakan layanan makan di tempat. Menyikapi itu, Fadli menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupeten Bogor dan Gugus Tugas Covid-19.

“Tentunya ini menjadi hal temuan baru pasca lebaran dan akan kami lakukan koordinasi dengan gugus tugas di tingkat Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menuturkan pihaknya bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berencana akan melakukan penertiban terhadap tempat makan yang masih menyediakan layanan makan di tempat. Roland mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkab Bogor dan Gugus Tugas Covid-19 untuk melakukan penertiban tersebut.

“Hari ini kami akan melaksanakan penertiban bersama oleh Satpol PP,” kata Roland.

Roland menyampaikan bahwa kekinian situasi arus lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor dalam kondisi kondusif. Roland menyebut setidaknya ada 585 personal yang dikerahkan untuk melakukan pengamanan Operasi Ketupat dan 639 personel yang dikerahkan untuk melakukan pengamanan terkait penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

“Situasi arus lalu lintas khususnya di kawasan Puncak tetap dalam keadaan kondusif, dan kami telah siagakan personel di setiap titik baik yang tegabung dalam PSBB maupun Operasi Ketupat,” tandasnya.

Bagi Kiper Persija Jakarta Libur Lebaran Bukan Berarti Absen Latihan

BOGORDAILY – Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, tak mau terlena libur lebaran. Ia tetap bekerja keras menjaga kondisi fisik dengan melanjutkan latihan mandiri.

Shahar Ginanjar memang cukup disiplin menjalani latihan meski kompetisi Shopee Liga 1 2020 ditangguhkan. Selama Ramadhan sebelumnya ia juga masih rajin berolahraga.

Porsinya tentu disesuaikan dengan kondisi. Apalagi ia tak bisa leluasa berolahraga di tempat umum.

“Sejak puasa saya memang tetap menjaga kebugaran, namun porsinya sedikit berbeda karena pandemi ini,” kata Shahar, dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.

“Saya tidak bisa berlatih di tempat gym karena ditutup. Saya hanya berlatih di rumah saja dengan cara sederhana. Setelah lebaran saya juga melakukan itu,” ujarnya menambahkan.

Shahar adalah salah satu dari pemain Persija yang tak pulang kampung. Ia tetap tinggal di Jakarta dengan ditemani istri dan anak-anaknya.

Sementara itu, nasib kompetisi Shopee Liga 1 2020 belum bisa dipastikan. PSSI masih menunggu status darurat bencana dari pemerintah yang berlaku hingga 29 Mei 2020.

Meninggal di Warung Bakso Cigudeg, Jasadnya Dievakuasi Tim Gugus Covid-19

BOGOR DAILY- Seorang pengendara motor meninggal secara mendadak di sebuah warung bakso di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, saat perjalanan menuju Tanggerang, Senin (25/5) sore. Korban langsung dievakuasi Tim Gugus Tugas COVID-19 Puskesmas Kecamatan Cigudeg.

“Kemarin di Sawit Bawah, (kejadian) sore. Pukul 19.00 WIB kita baru evakuasi ke RS,” kata Kepala Puskesmas Cigudeg, Bogor, dr Suparno, saat dikonfirmasi, Selasa (26/5).

Suparno mengatakan, korban berangkat dari Sukabumi menuju Tangerang untuk mengantar anaknya bekerja. Hal ini berdasarkan pengakuan anak korban.

“Beliau dan anaknya istirahat sebentar di lesehan sawit untuk makan bakso,” katanya.

Polisi tak membeberkan identitas korban dan anak korban, namun menurut Suparno, korban ber-KTP Bandung. Sementara untuk penyebab kematian, lanjut Suparno, pihaknya sedang menunggu hasil pemeriksaan.

Warung bakso pun sudah disterilkan guna mengantisipasi adanya penyebaran virus corona. Saat proses evakuasi korban, petugas dilengkapi APD dan menerapkan protokol penanganan jenazah COVID-19.

“Langsung kita evakuasi ke RS karena prosedurnya begitu untuk jenazah yang ditemukan di jalan atau orang dalam perjalanan langsung ke RS. Penangan tetep pakai protokol COVID-19. Penyebab kematian masih nunggu hasil pemeriksaan RS. Pasien sudah ada di RS nunggu hasil autopsi dari RS,” pungkas Suparno.