BOGORDAILY.net – Setelah aktris asal Korea Selatan, Han So Hee mendapat kecaman netizen Indonesia soal pelakor, kini giliran bintang Thailand, Gigi Anh Trúc.
Instagram milik Gigi Anh Trúc atau aktris yang akrab disapa Gigie ini dipenuhi komentar ‘Pelakor’ dari warganet. Hal itu dipicu karena aktingnya di serial 2gether The Series.
Gigie memerankan tokoh Pam yang menjadi orang ketiga dalam hubungan cinta Tine (Win Metawin Opasiamkajorn) dan Sarawat (Bright Vachirawit Chivaaree).
Penonton yang geram dengan ulah Pam akhirnya melampiaskan emosinya di Instagram sang aktris.
“Najis, pelakor,”tulis akun @putrissafirah.
“Emang lagi trend ya, orang cantik jadi pelakor,” sambung akun @gabrildjamil.
“Serbu, ada pelakor haram,” timpal @gump_thanasit.
Hal tersebut ternyata mengundang perhatian aktor Ganindra Bimo yang menuliskan permintaan maaf di kolom komentar Instagram Gigie.
“Hai Gigie, sebagai bagian dari Indonesia, saya minta maaf atas sikap dan cyber bullying dari negaraku. Banyak masyarakat Indonesia yang mencintai serial Thailand dan mereka sangat antusias menyaksikannya,” tulis suami Andrea Dian ini.
Selain Ganindra Bimo, banyak pula netizen lainnya yang turut menyampaikan permintaan maaf.
“Setuju banget sama ka Gandhi, kami akan selalu mendukungmu. Kirim cinta dari Indonesia,” imbuh akun @rindra_setiayawan.
Seperti diketahui, Gigie baru muncul di episode 12 yang tayang pada Jumat (8/5/2020). Dia hadir sebagai cinta pertama Sarawat saat SMA.
Tak pelak kemunculannya ini menuai reaksi negatif dari netizen Indonesia khususnya. Mereka khawatir kisah asmara Tine dan Sarawat akan berakhir sad ending mengingat pekan depan menjadi episode terakhir. (*\bdn)
BOGORDAILY – BNN Kabupaten Bogor dipimpin langsung Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, melakukan Pemasangan Spanduk di Pusat Perbelanjaan Tradisional dan Modern. Kegiatan Pemasangan Spanduk sudah dilakukan oleh BNN Kabupaten Bogor selama 2 minggu berturut-turut.
Kepala BNN Kabupaten Bogor, AKBP Teguh Purwanto menjelaskan, Kegiatan Pemasangan Spanduk atau Banner yang dilakukan oleh BNN Kabupaten Bogor merupakan arahan langsung dari Kepala BNN RI.
Dirinya menambahkan bahwa penyampaian informasi melalui media, atau yang dilakukan secara tidak langsung merupakan cara efektif dalam penyampaian informasi tentang bahaya Narkoba kepada Masyarakat.
“Pemasangan Informasi di beberapa titik keramaian adalah himbauan. Jadi kita harus selalu menjaga jarak pada kondisi Pandemi Covid 19, tanpa melupakan bahwa Narkoba juga berbahaya karena telah menjadi musuh bangsa dalam peredarannya” Jelas AKBP Teguh Purwanto (8/5/20).
Sampai saat ini BNN Kabupaten Bogor telah membagikan sebanyak 17 Spanduk berisikan himbauan Pandemi Covid 19 dan bahaya Narkoba di Masyarakat.
Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rika Indriati Roamer, Menyatakan bahwa BNN Kabupaten Bogor telah melakukan pemasangan spanduk selama dua minggu berturut-turut. Hal tersebut disebabkan setelah survey lapangan, tempat keramaian bukan lagi di terminal-terminal, stasiun atau pintu tol. Namun masyarakat masih sering beraktivitas di pasar-pasar tradisional atau pusat perbelanjaan dan beberapa titik tempat orang melintas.
Menurutnya, selama Pandemi ini berlangsung dan pemerintah masih menerapkan WFH (Work From Home) tidak menghambat BNN memberikan informasi ke Masyarakat terkait bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
”Walaupun tidak maksimal tapi kami berusaha bisa memberi pelayanan informasi yang baik bagi masyarakat” ungkap Rika Indriati.
Dia menambahkan, BNN Kabupaten Bogor juga masih membuka layanan Konseling Rehabilitasi melalui Handphone. BNN ingin memberikan pelayanan terbaik walaupun Pandemi Covid masih berlangsung. (*/bdn)
BOGORDAILY.net – Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kabupaten Bogor. Akhirnya, bayi berjenis kelamin laki-laki asal Cibinong, yang berusia tiga bulan dinyatakan sembuh dari Virus Korona.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengatakan, bayi yang sempat dinyatakan positif di Rumah Sakit Bina Husada Cibinong, pada 7 April 2020 lalu itu dinyatakan sembuh.
“Alhamdulillah sembuh dari Covid-19, bayi laki-laki usia tiga bulan asal Cibinong,” katanya kepada Bogordaily.net. Minggu (10/5/2020).
Menurutnya, saat ini total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor berjumlah 153, dinyatakan sembuh 20, meningga 11, dan positif aktif saat ini ada 122 orang.
Sebelumnya, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, memaparkan kronologis bayi usia tiga bulan warga Kecamatan Cibinong yang dinyatakan positif terpapar Virus Korona atau Covid-19, pada 7 April 2020.
Menurut Ipah sapaan akrabnya, sebelumnya bayi berusia tiga bulan itu melakukan berobat ke Rumah Sakit Bina Husada Cibinong, karena mengalami sakit demam.
“Kondisi bayi dalam keadaan demam ketika berobat ke RS Bina Husada kemudian di swab untuk menentukan Covid-19 atau tidak. Sambil menunggu hasil swab dilakukan pengobatan selama masa inkubasi,” katanya dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net, Selasa (7/4/2020) malam.
Ipah juga menjelaskan, setelah masa inkubasi terlampaui gejala klinis yaitu demam, batuk dan lain-lain kemudian sudah menunjukkan sembuh dan dibolehkan pulang.
“Hasil swab kemudian keluar dengan hasil positiv covid-19, sehingga secara prosedur harus di swab ulang kembali,” jelasnya. (Andi).
Bogor Daily – Memiliki rasa kenyamanan tersendiri, membentuk karakter islami yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak kita, serta elegan dalam balutan desain rumah yang berbeda dari yang lain, hal tersebut sangat dapat kita rasakan ketika menginjakkan kaki kita di salah satu project terbaik NProsyar di Bogor, Kencana Hills Cilebut.
“Punya Rumah dekat Stasiun tuh sesuatu banget.” ungkap Mulyadi, Sales dan Marketing Manager NProsyar melalui pesan Whatsapp kepada Bogor Daily.
Pria yang akrab di sapa Kang Mulyadi tersebut menjelaskan bahwa dewasa ini peruntukkan perumahan bukan saja untuk pemenuhan kebutuhan papan semata. Lebih dari itu bisa juga dijadikan, sebagai instrumen investasi yang sangat menarik.
Dengan demikian kebutuhan penyediaan rumah juga semakin komplek. Bukan hanya tingkat kenyamanan dan kemudahan akses transportasi semata yang dicari, tetapi juga selaras dengan kebutuhan investasi yang amat menguntungkan.
Kencana Hills Cilebut adalah pilihan utama konsep perumahan kekinian, yang selaras dengan tujuan investasi, merupakan pengembangan perumahan berorientasi _Transit Oriented Development_ *(TOD)* yaitu perumahan yang sejalan dengan pengembangan perkotaan yang dikelilingi oleh area _mixed use_ dengan kepadatan tinggi dan berdekatan dengan sistem transportasi publik seperti stasiun kereta api.
Menurut Mulyadi, ada banyak keuntungan jika memiliki rumah sejalan dengan konsep TOD ini diantaranya :
*Tidak perlu biaya besar untuk pengeluaran Kendaraan Pribadi*
Memiliki kendaraan pribadi memang menjadi impian banyak orang, namun ternyata dibalik itu kita juga harus siap dengan biaya yang dikeluarkan agar kendaraan selalu siap digunakan, mulai dari biaya service bulanan sampai service besar, biaya pajak dan juga biaya BBM hingga tol.
“Jika rumah anda dekat dengan stasiun kereta misalnya, maka anda akan lebih hemat ongkos dengan menggunakan kereta dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi, Kencana Hills Cilebut hanya berjarak 1,9 KM dari Stasiun Cilebut.” papar Mulyadi.
BOGORDAILY.net – Indonesia kembali kehilangan satu putra terbaik bangsa. Jendral purnawirawan Djoko Santoso berpulang.
Panglima TNI Marskekal Hadi Tjahjanto memimpin langsung upacara pemakaman mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso siang tadi.
Djoko Santoso dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Minggu (10/5/2020).
Dari keterangan yang diterima, prosesi pemakaman Jenderal Djoko Santoso tetap mengikuti standar protokol kesehatan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19.
Dalam prosedur tetap (protap) upacara pemakaman militer, pasukan berjumlah satu kompi atau 120 personel, tapi karena situasi COVID-19, jumlahnya hanya 40 personel dengan jarak antar-pasukan peserta upacara dua meter.
“Saya Panglima Tentara Nasional Indonesia atas nama Negara, Bangsa dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan ke Persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa Almarhum. Nama : Djoko Santoso, Pangkat : Jenderal TNI (Purn), Jabatan : Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kesatuan : Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Putra dari Bapak H. Djoko Soedjono (Almarhum). Yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran Negara dan Bangsa pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2020 pukul 06.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto karena sakit. Semoga jalan Dharma Bhakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka,” ucap Hadi Tjahjanto.
Selama berdinas, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso dianugerahi berbagai penghargaan Bintang Jasa/Tanda Jasa, di antaranya Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, dan Satyalencana Seroja.
Sebagai wujud penghormatan terakhir dan belasungkawa atas meninggalnya Panglima TNI ke-16 itu, Tentara Nasional Indonesia menyatakan berkabung mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari (10-17 Mei 2020) di seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia. (*/bdn)
BOGORDAILY.net – Meski sedang pansemi korona dan salam bulan suci Ramadhan, duda satu ini nekat main gila. Bermesum ria dengan seorang janda muda.
Kelakuannya tertangkap basah, keduanya digerebek warga karena diduga sedang berbuat mesum di rumah kontrakan, milik wanita di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, Jumat (8/5/2020) dini hari.
Pasangan yang diduga berselingkuh ini berinisial FN (23) berasal dari Kecamatan Pauh dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga, sedangkan teman laki-lakinya YP (25) diketahui beralamat Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Warga gerah dan menaruh kecurigaan kepada penghuni rumah atas perbuatan mereka yang tidak pantas.
FN yang sudah berstatus janda ini sebelumnya pernah diingatkan oleh warga untuk tidak menerima tamu laki-laki hingga larut malam.
“Wanita ini sering menerima tamu lawan jenis hingga larut malam, bahkan tamunya gonta-ganti saja,” kata Ketua RT setempat, Arman seperti diwartakan Covesia.com, jaringan Suara.com.
Namun, kata Arman, teguran tersebut tidak diindahkan. Warga yang muak ini lalu melakukan penggerebekan pada Jumat dini hari.
Saat, didapati perempuan tersebut berada di dalam kamar, sedangkan teman laki-lakinya bersembunyi di atas loteng kamar tersebut.
Keduanya kemudian dicecar beberapa pertanyaan oleh warga, termasuk perbuatan yang mereka lakukan.
“Jawaban mereka berbelit-belit. Warga kemudian membawanya ke kantor polisi karena dikhawatirkan sampai terjadi keributan dan main hakim sendiri,” imbuh Arman.
Setelah diinterogasi, janda dan duda itu lalu dibawa ke Kepolisian Sektor (Polsek) Koto Tangah. Dari Polsek, pasangan mesum itu lalu dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.
Terkait penertiban terhadap pelaku asusila ini, Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi, sangat menyayangkan.
“Apalagi saat ini adalah bulan Ramadan dan situasi tengah Pandemi Covid-19 ini. Masih saja ada kelakuan untuk berbuat tidak senonoh. Mereka berdua akan diproses oleh PPNS berdasarkan ketentuan dan aturan yang berlaku,” kata dia.(bdn)
Bogor Daily – PT. Madani Realti Indonesia memberikan porsi informasi menjelang pertengahan tahun 2020 ini spesial untuk para mahasiswa atau mahasiswi yang sudah lepas dari asrama tingkat satu Kampus Utama IPB Dramaga Bogor untuk segera mendapatkan unit apartkos sebagai tempat kos di The Green Student Village I.
Resto Serba Sambal yang ada di dalam kawasan The Green Student Village I, dimanfaatkan untuk belajar, berinteraksi dan bertemu dengan mahasiswa lainnya dan tamu.
Terdiri dari empat gedung, yaitu gedung A dan gedung B untuk para Mahasiswi, serta gedung C dan gedung D untuk para Mahasiswa membuat rasa privacy yang sangat terjaga. The Green Student Village I berada di Jalan Alternatif IPB, Cikarawang, Dramaga, Kabupaten Bogor. Project aparkos pertama PT. Madani Realti Indonesia tersebut terdiri atas 144 unit yang sebagian besar sudah di isi para mahasiswa dan mahasiswi IPB serta pekerja professional yang masih single seperti dokter, tenaga peneliti, konsultan, writer.
Coffee Shop Ngopidirumah, berada di dalam kawasan The Green Student Village I
Erzon Djazai Presiden Direktur PT. Madani Realti Indonesia, pengembang The Green Student Village I dan II menjelaskan kembali kepada Bogor Daily melalui sambungan telepon bahwa dengan sederet keunggulan yang dimiliki oleh The Green Student Village I, dirinya meyakini bahwa tempatnya tersebut akan menjadi pilihan utama para mahasiswa untuk tinggal kos selama mereka menimba ilmu di kampus IPB.
Venue Belajar River View, Indah dan Tenang untuk belajar
“Tentu, tingkat kesiapan dan tingkat kenyamanan kami berbeda dengan tempat yang lain di sekitar kampus, konsep apartemen kos ini persis sama dibuat dengan beberapa konsep student village yang ada di universitas-universitas ternama di luar negeri, konsep kami Comfort Living, Fresh for Study.” ungkap Erzon Djazai.
Resto Serba Sambal di The Green Student Village I
Dikemukakan kembali oleh Erzon, bahwa ada beberapa keunggulan, nilai plus serta kesiapan The Green Student Village I, diantaranya :
1. Harga yang terjangkau, dibanding dengan konsep kos rumahan lain di sekitaran kampus, tentu kami jauh lebih unggul. Dengan konsep apartemen kos mahasiswa. Per-unit apartemen kos syariah di kami, kami banderol dengan harga sewa mulai dari 1,5 juta rupiah perbulannya, dengan fasilitas super lengkap, seperti Wi-Fi gratis di tiap gedung, area resto, cafe dan taman, serta TV cable gratis, parkir gratis, dan security 24 jam.
2. The Green Student Village I maupun nanti ketika sudah rampung project kedua di The Green Student Village II, desain kami mengadopsi konsep student village yang ada di kampus ternama di luar negeri. Mengutamakan kenyamanan dan kemudahan mahasiswa untuk berinteraksi dan belajar. Belajar bukan hanya didalam kamar saja, tetapi belajar di The Green Student Village I bisa dilakukan di taman, gazebo yang di sediakan, resto Serba Sambal, belajar sambil ngopi di coffee shop Ngopidirumah, di area river view, semua tempat tersebut memiliki akses WiFi untuk menunjang para mahasiswa belajar.
3. Hemat energi concept dengan sirkulasi udara di kamar dengan penempatan dua jendela setiap kamarnya yang memiliki view taman. The Green Student Village I memiliki ruang tamu per-lantai yang bisa juga dijadikan tempat belajar. Akses parkir luas gratis dan tidak berbayar, bisa masuk mobil dan motor di lokasi parkir.
Nyatanya dari beberapa keterangan diataslah yang menjadikan The Green Student Village I sebagai satu-satunya tempat tempat kos yang mengedepankan kenyaman dan privacy mahasiswa untuk tinggal dan belajar dengan pengelolaan berbasis syariah.
“Untuk informasi lengkap bisa hubungi langsung contact center kami di nomor +6282112198116, atau click langsung di www.thegreenstudentvillage.com.” pungkas Erzon.
BOGORDAILY.net – Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Sarip Samsu, menyebutkan, kronologis tawuran antar dua RW di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor itu akibat salah paham dan rebutan lahan parkir Minimarket, yang baru berjalan selama satu bulan.
Menurutnya, Minimarket yang berlokasi di Kampung Pabuaran Ponco itu baru berjalan selama satu bulan, dan akan dikelola oleh dua RW 05 dan 06. Karena, hal itu sudah disepakati oleh para pemuda setempat.
“Bahwa keributan yang terjadi tersebut, diperkirakan karena adanya permasalahan kesalahpahaman, dan saling ejek antar pemuda, pada malam hari sebelum terjadi tawuran. Dan akibat permasalahan jatah lahan parkir, yang berada di perbatasan masing-masing RW,” katanya kepada Bogordaily.net, Minggu (10/5/2020).
Akan tetapi, kata Kompol Sarip, kedua RW itu sudah berdamai dengan cara musyawarah, yang mendatangkan para perwakilan dua RW dan Muspika Tanah Sareal.
Dalam musyawarah itupun, masing- masing pihak baik dari RW 05 maupun RW 06 sama-sama menahan diri, dan tidak akan saling serang, serta akan menahan diri.
Kesepakatan dan perdamaian itupun dilaksanakan di lokasi Minimarket yang menjadi permasalahan.
“Bahwa masing- masing pihak yang diwakili para tokoh masyarakat, tokoh pemuda ketua RT dan RW kedua belah pihak sepakat, akan mengadakan pertemuan untuk musyawarah berdamai, pada Senin 11 Mei 2020 besok di Kantor Kelurahan Kedung Waringin,” tukasnya.
Sebelumnya, tawuran warga pecah di Kota Bogor tengah malam pada Minggu (10/5/2020). Warga Cimanggu Pabuaran Poncol saling serang dengan warga RW 06 Gang Haji Soleh Pabuaran Pesantren, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Pecahnya tawuran tersebut terjadi sekitaran pukul 01:00 WIB. Belum diketahui penyebab pasti keributan antar warga itu.
Akibat bentrok itu satu warga desa mengalami luka-luka dan terjadi pengrusakan. (Andi)
BOGORDAILY.net – DPAC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB), Kecamatan Ciampea Ranting Desa Cibanteng, bersama paguyuban reklame Bogor Barat, menggandeng berbagai elemen melaksanakan akainaoaial.
Yakni, mengisi kegiatan positif bulan Ramadhan di tengah wabah Pendemi covid 19, dengan berbagi takjil dan masker.
“Kami mengajak semua elemen peduli umat untuk berbagi seribu tajiil, plus masker berkah Romadhon,” kata Kusnanda, ketua ranting BPPKB desa cibanteng.
Dia mengatakann, kegiatan pembangunan tazil dan masker itu melibatkan semua eleman masyarakat di wilayahnya.
Mulai dari, pengusaha UKM dan tokoh masayarakat. “Intinya ingin menggiatkan kegiatan bernuasa religius, “ujar Kusnanda ketika ditemui di sela sela kegiatan.
Pembagian tazil dan Masker di tengah pandemi covid 19, kata dia, diberikan kepada pengguna jalan dan warga yang menjalankan ibadah puasa.
“Sekaligus melakukan sosialisasi memutus mata rantai penyebaran virus corona” bebernya kepada Bogordaily.net.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur MUI dan eleman masyarakat dari tokoh pemuda. Kegiatan tersebut juga di bantu oleh Gemacita, Fakta Karya dan konveksi Ilham Fadillah. (Gib)
BOGOR DAILY – Polisi sebut tawuran yang terjadi dua RW di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akibat salah paham.
Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti, mengatakan, tawuran yang melibatkan dua pemuda di RW 05 dan RW 06, Kelurahan Kedung Waringin, itupun pada malam saat kejadian, langsung dibubarkan.
“Awalnya itu salah paham pemuda-pemuda di sana, kebetulan dua RW itu masih berdampingan satu kelutahan,” katanya kepada Bogordaily.net, Minggu (10/5/2020).
Menurutnya, dua pemuda di kelurahan yang sama itu sudah didamaikan, oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tanah Sareal.
“Sudah damai, sudah di tindak lanjuti oleh Muspika,” lanjutnya.
Sebelumnya, tawuran warga pecah di Kota Bogor tengah malam pada Minggu (10/5/2020). Warga Cimanggu Pabuaran Poncol saling serang dengan warga RW 06 Gang Haji Soleh Pabuaran Pesantren, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Pecahnya tawuran tersebut terjadi sekitaran pukul 01:00 WIB. Akibat bentrok itu satu warga desa mengalami luka-luka dan terjadi pengrusakan.(Andi)