Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8245

Lawan Covid-19, Kelurahan Kedung Halang Gagas Program Serbu Koin

BOGOR DAILY – Gerakan Melawan Covid-19 terus di galakan. Kali ini, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor membuat program serbu koin-koin.

Lurah Kedung Halang, Bambang Heri Santoso, mengatakan, tujuan dari program Serbu Koin-Koin sendiri yaitu, mengumpulkan uang koin yang tidak digunakan.

Nantinya, setelah terkumpul uang koin itu akan dibelanjakan bahan pokok dalam Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu). Yang dibentuk di tiap Rukun Warga (RW) di Kedung Halang.

“Kita bagi ke 15 RW sebanyak satu kuintal beras. Dan untuk satu RW jatuhnya cuma tujuh liter beras, kita juga gelar serbu yaitu koin-koin yang tidak digunakan, untuk disumbangkan nantinya itu dikumpulkan, untuk biaya masak nasi bungkus dan PKK yang yang mengatur, satu hari 50 bungkus, karena anggaran logistik hanya 50 bungkus saja,” katanya kepada Bogordaily.net.

Di Kelurahan Kedung Halang Sendiri kata Bambang sapaan akrabnya, sudah menggelar berbagai kegiatan diantaranya, pembentukan RW Siaga Covid-19.

“RW siaga ini tujuannya untuk memantau aktivitas masyarakat. Dan menggelar penyemprotan disinfektan ke tempat umum seperti, Masjid, Mushola, Sekolah, dan rumah warga,” jelasnya.

Menurutnya, ada juga beberapa sumbangan dari luar, seperti bansos dari ATC. Akan tetapi, bansos yang didapat itu diserahkan ke RW siaga. Karena ada dapur logistik.

“Masker, sabun, dan batuan dari perusahaan diwilayah juga ada. Seperti hand sanitizer dan yang lainnya, kebanyakan juga dari partai dan pengusaha,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini Kelurahan Kedung Halang terus memonitoring data penerima bantuan sosial untuk warga miskin, dan terkena dampak Covid-19.

“Dari Gubernur Jabar ada sebanyak 300 KK, itu langsung ke warganya sudah disalurkan. Sedangkan dari Pemerintah Kota Bogor ada 295 penerima. Tapi itu masih dilakukan verifikasi, ditakutkan double,” tukasnya. (Andi).

Polisi Akan Bongkar Kuburan di Belakang Rumah Pelaku Penganiayaan Istri Muda di Bogor

BOGORDAILY.net – Polisi akan bongkar kuburan yang berada di belakang rumah, pelaku penyekapan dan penganiayaan di Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Nundun Radiaman, mengatakan, ada fakta baru dalam penyidikan sementara kepada pelaku penyekapan dan penganiayaan AA, membuat anggota kepolisian dibantu tim Forensik, akan melakukan pembongkaran kuburan dibelakang rumah pelaku.

“Kita akan lakukan pembongkaran kuburan besok Jumat (8/5/2020) pukul 8:00 WIB. Karena sampai saat ini penyidikan masih berlangsung,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (7/5/2020).

Tidak hanya itu saja, menurut pengakuan SM (17) yang merupakan korban kata Kompol Nundun, ada juga wanita lain yang sering disiksa oleh AA (Pelaku).

“Makanya kita akan lakukan pembongkaran besok, untuk mendalami kasus ini,” tukasnya.

Sebelumnya, SM (17), wanita yang berhasil kabur dari penganiayaan dan penyekapan selama satu tahun itu oleh suaminya AA, melarikan diri pada Sabtu 2 Mei 2020 kemarin.

SM pun langsung melakukan pelaporan ke Polsek Parung Panjang, atas perlakuan yang selama ini dilakukan oleh suaminya tersebut. Tak lama kemudian usai pelaporan, AA yang merupakan pelaku dijemput di rumahnya usai pulang kerja sebagai tukang roti keliling tersebut. (Andi).

PEDULI DI TENGAH PANDEMI

Oleh: Ade Yasin, Bupati Bogor

Warga Kabupaten Bogor yang saya cintai

Saya merasakan sekaligus memahami bagaimana pandemi Covid-19 ini menghimpit semua sendi kehidupan kita. Kini kita semua sama-sama tengah berada di masa sulit nan payah.

Saya yakin semua pemimpin, baik Presiden sampai pak RT, tengah bekerja keras dan tengah menguras otak untuk melawan pandemi ini. Tak terkecuali di Kabupaten Bogor.

Sebagai daerah dengan grafik kasus yang belum melandai, saya dan perangkat daerah tengah melakukan strategi menyerang sekaligus bertahan.

Sebagai seorang manager, saya harus memastikan kesebelasan saya mampu menjadi pemenang dalam pertandingan ini. Karena itu saya harus memberi semangat kepada tim penyerang agar mampu berlari melewati lawan-lawan di depan dan menciptakan goal. Saya pun harus memberi support bagi tim bertahan agar bisa menahan serangan dengan sigap dan kompak.

Kabar buruknya tidak ada yang tahu kapan peluit panjang akan dibunyikan dan tidak ada yang tahu di mana posisi musuh di lapangan, karena mereka tidak kelihatan.

Untuk menjadi pemenang menghadapi pandemi ini, kita butuh dua modal. Modal pertama adalah materi. Saya dan para pejabat daerah sudah membongkar ulang alokasi APBD dan mengalokasikan sebesar Rp. 4 M untuk penanganan dampak ekonomi dan Rp. 191 M untuk penanganan kesehatan dan menunjang pejuang medis di garis depan. Saat ini pun pemerintah daerah tengah membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam tim ini.

Selain memastikan supply bagi tim penyerang terus bisa dipasok, saya juga harus memastikan pasokan logistik, bagi tim bertahan dengan mekanisme bantuan sosial, berjalan sesuai mekanisme. Alokasi anggaran yang sudah dipersiapkan adalah sebesar Rp. 189 M untuk bantuan sosial.

Di luar itu Pemerintah Daerah juga telah menganggarkan dana penanganan pasca bencana alam yang terjadi pada awal tahun 2020 di Kecamatan, Sukajaya, Cigudeg, Nanggung dan Jasinga sebesar 93 M.

Untuk itu, hari ini saya pastikan, pendistribusian bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19 akan terus berjalan selama tiga bulan ke depan.

Agar strategi ini berjalan efektif, saya minta masyarakat Kab.Bogor menggarisbawahi dua poin berikut:

_Pertama,_ bantuan yang disalurkan dari pemerintah (pusat, provinsi dan kabupaten/kota) diperuntukkan khusus bagi masyarakat yang tergolong Rumah Tangga Miskin (RTM). Karena alasan tersebut, saya minta tolong, bagi Anda yang masih tergolong mampu, meski sudah terdata, saya minta untuk tidak menerima bantuan ini.

Ukurannya sederhana saja, kalau Anda masih bisa membeli kuota internet, masih punya handphone bagus dan punya bekal makanan yang layak, berarti Anda belum berhak menerima bantuan.

_Kedua,_ saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada organisasi, kelompok, komunitas maupun individu-individu yang ikut berjuang. Ada masyarakat yang mensupport tim penyerang dengan menyumbangkan APD atau peralatan-peralatan medis yang lain. Juga ada yang berdiri sigap membantu tim bertahan dengan menghimpun dan menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak pandemi. Segala tindakan baik dalam rangka melawan penularan Covid-19 ini adalah bagian dari cinta tanah air dan aksi Bela Negara.

Sampai sekarang saya masih memegang keyakinan bahwa pujian dunia internasional untuk bangsa kita, sebagai _the most generous country_ (negara paling dermawan), akan semakin kuat di tengah krisis ini.

Poin terakhir itu adalah modal kedua kita, yaitu modal sosial yang akan membuat kita kebal dari kerapuhan.

Apalagi warga Bogor mah dikenal balalageur alias the most balageur citizen on the earth.

Oleh karena itu saya, kamu, atau si dia, dan kita semua harus tetap berpegangan erat menjadikan daerah kita lolos dari babak krisis ini.

Jika Anda bisa membantu secara materi, keluarkanlah, Insya Allah rezeki yang Anda shodaqohkan akan semakin bertambah. Dan jika Anda yang belum bisa membantu secara materi, kami meminta Anda untuk mendoakan agar Allah menguatkan langkah ikhtiar menghadapi ujian ini, sekaligus meminta agar pandemi ini segera diangkat. Kalau Anda bisa melakukan keduanya, Anda patut disebut orang berhati mulia.

Tapi tolong, jangan sampai jadi kelompok berikut; _keur mah_ tidak mau bantu meskipun mampu, tapi juga tidak mau memberikan support kekuatan spiritual dengan doa dan dukungan, _komo deui_, kalau kerjaannya cuma mengkritik sana-sini. Bagi kelompok terakhir ini mari kita sama-sama doakan agar mereka cepat sadar.

Akhir kata saya ingin mengatakan bahwa semangat gotong royong, saling membantu, dan saling mendukung itu adalah karakter yang bisa membawa kita keluar sebagai pemenang. _Hayu urang babarengan!_

Bogor, 6 Mei 2020
#bogorbageur

Gonjang-ganjing Kartu Prakerja, Rizal Ramli Banjir Dukungan

BOGORDAILY.net – Mantan Eksponen Gerakan Mahasiswa 1998 dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Haris Rusly Moti mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato akan melakukan begal hukum dan aspirasi jika sampai melaporkan Tokoh Nasional Rizal Ramli.

“Wajar saja jika sebagai warga negara Rizal Ramli mempersoalkan tanggungjawab Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian terkait dugaan korupsi pada pelatihan Kartu Pra Kerja. Sebab hingga hari ini sebagai warga negara kita tidak pernah mendapat penjelasan resmi dari pemerintah,” ujar Moti sapaanya kepada wartawan, (6/5/2020).

Semestinya, kata dia, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato dapat menjelaskan kepada publik rerkait program pelatihan kartu Pra kerja. Baik, program seperti apa dan apa yang mau dicapai.

“Lalu anggaran yang sangat besar Rp5,6 triliun mau dialokasikan untuk apa?
Dalam hal ini yang sangat bertanggung jawab adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto,” tegas Moti.

Terlebih lagi, lanjut Moti, setelah meledaknya dugaan korupsi anggaran pelantikan Kartu Pra Kerja, Airlangga Hartarto juga tak tampil menjelaskan ke publik terkait masalah tersebut.

“Jadi bisa saja benar dugaan publik dan tuduhan DR. Rizal Ramli bahwa Airlangga telah melakukan ‘begal digital’ dan akan berdampak pada merosotnya popularitas Golkar, karena kebutulan Airlangga adalah Ketua Umum Golkar,” kata Moti.

Moti pun meyakini, Rizal Ramli tidak menyerang institusi Golkar lantaran hanya mengingatkan kepada para kader akan ancaman runtuhnya kecintaan rakyat kepada partai berlambang beringin lantaran sikap ketua umumnya.

“Saya pun memastikan, jika Airlangga Hartarto menumpangi institusi Partai Golkar untuk melaporkan Rizal Ramli, saya tidak akan segan membongkar dugaan sejumlah kajahatan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh Airlangga,” beber dia.

Moti menegaskan, dokumen dugaan sejumlah dugaan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan akan tumpah ke hadapan publik seperti gunung Merapi menumpahkan lahar atau lava.

“Jadi saya sarankan, lebih baik Airlangga tampil jelaskan ke publik terkait dugaan korupsi anggaran pelatihan Kartu Pra Kerja. Jadi pejabat publik itu jangan songong, jangan sok kuasa, dikit-dikit lapor ke hukum,” tandas Moti.

Sebelumnya, Wasekjen Bidang Keamanan Nasional DPP Partai Golkar Samsul Hidayat dalam tanggapannya mengatakan bahwa kasus BLBI dan e-KTP sudah ada putusan hukum.

Dia menegaskan Partai Golkar tidak ada keterlibatan atau ada aliran dana dari kedua kasus tersebut sudah dibuktikan secara hukum.

Pernyataan Samsul sendiri merespon pandangan Rizal Ramli saat mengomentari tautan dari portal berita online nasional.

Rizal Ramli mengomentari cuitan berita di Twitter berjudul ‘Bang Uchok Nilai Menko Airlangga Sumber Masalah Kartu Prakerja’.

“Ini yang sering pidato 4.0, 5.0. Realitanya jadi ‘begal digital’. @PartaiGolkar yang namanya sudah mulai membaik, tapi sekarang dirusak dengan menjadi sponsor utama UU yang rugikan rakyat seperti Omnibus Law, Begal Digital, dan Perppu Corona 2020 yang bakal jadi pintu masuk skandal-skandal keuangan,” cuitnya di akun Twitter @RamliRizal.(*/bdn)

Yuk, Cek Detail Testimoni Mereka Tentang Adreena Village

Bogor Daily – Nah, dalam artikel pemberitaan kali ini, Bogor Daily akan kembali membawa anda mengenal lebih dekat salah satu project yang berada dibawah bendera besar Developer Property Syariah atau DPS, Perumahan Syariah Adreena Village.

Progress rumah dua lantai, type 59/76 di Adreena Village.

Village memiliki akses yang sangat strategis di Timur Cibubur, tepatnya berada di Jalan H. Saman, Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Hanya berjarak 5 menit saja ke Taman Wisata Buah Mekarsari, 10 menit ke beberapa Masjid Kajian Sunnah, dan hanya berjarak 15 menit saja dari pintu Tol Cibubur, Jagorawi.

 

Persiapan Infrastruktur Jalan Lingkungan

“Yuk putuskan sekarang juga kesempatan anda memiliki rumah dengan desain islamic dan modern kontemporer di Adreena Village. Simak testimoni mereka tentang Adreena Village dibawah ini.” jelas Vinaya Pribadi Direktur PT. Gemilang Duabelas Prosindo, pengembang Perumahan Syariah Adreena Village.

Sebagian Jalan sudah Paving Block, mempertahankan keasrian alami pedesaan.

 

1. Testimoni pembeli suami istri yang merupakan lulusan teknik sipil terkemuka. cek selengkapnya dibawah ini :
https://www.youtube.com/watch?v=t4KESQ3BE94&t=37s

2. Lokasi yang strategis dekat dengan berbagai macam kegiatan kajian-kajian Sunnah membuat Ibu ini nyaman dan menaruh hati ke Adreena Village, mau tahu..cek n click link dibawah ini :
https://www.youtube.com/watch?v=J2cUTXaXWF4

 

3. Pria mellenial ini ber-akad 5 April 2020 lalu di Adreena Village, dengan segala macam kelebihan Adreena Village, Thoni pria single asal Bekasi tersebut menjelaskan alasan memilih Adreena Village, dibawah ini :
https://youtu.be/ILkIqknEYSU

4. Pastikan investasi anda aman bersama Developer yang Amanah, project Member Developer Property Syariah (DPS), membuat Susanto asal Bekasi Utara ini ambil Adreena Village, cek detailnya dengan click link dibawah ini :
https://youtu.be/AUVdlFUQiA8

Dengan alasan dan motivasi yang berbeda-beda diantara mereka yang bertestimoni diatas adalah gambaran umum bahwa Adreena Village adalah pilihan utama Perumahan Syariah anda semua. Tentukan waktu anda untuk survey, segera hubungi kami di Perumahan Syariah Adreena Village, Click di www.adreenavillage.net.

“Dalam rangka memasuki bulan Ramadhan 1441 Hijriyah ini, pastikan anda juga mendapatkan banyak promo dahsyat yang kami berikan. Ayo stock terbatas.” pungkas Vinaya Pribadi.

(Red-BDN).

Video Detik-detik Petugas Puskesmas Menjemput Pasien Positif Covid-19 di Ciomas, Bogor

BOGORDAILY.net – Detik-detik penjemputan Pasien positif Covid-19 oleh petugas Puskemas, yang merupakan warga Perumahan Bukit Asri Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor terekam video amatir warga.

Tampak terlihat, dalam Video yang beredar di media sosial berdurasi 1:46 menit itu, seorang petugas puskesmas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap menjemput warga Ciomas tersebut.

Wanita berusia 55 tahun, itupun saat keluar dari rumahnya mengenakan baju hijab, kerudung warna merah muda sambil membawa tas warna hitam, dan sendal jepit.

Ketika dikonfirmasi, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan, warga Ciomas yang dijemput tersebut sebelumnya, terindikasi positif Korona. Karana usai melakukan Rapid Tes, perempuan berusia 55 tahun menunjukan positif.

Setelah di Swab Test oleh pihak Puskesmas pada Kamis (6/5/2020) kemarin. Hasil dari Litbankes Kementerian Kesehatan RI menunjukan. Bahwa, perempuan itupun positif Covid-19.

“Iya benar, itu dijemput oleh petugas kesehatan dari Puskesmas. Hasilnya positif Covid-19,” katanya.

Menurutnya, saat ini Gugus Tugas Covid-19 melakukan tracking terhadap pasien positif di Ciomas.

“Kita pertama keluarganya dulu, tapi kita lakukan tracking juga, pernah kontak dengan siapa aja orang ini,” tukasnya. (Andi).

Video evakuasi pasien oleh petugas puskesmas:

 

Updated Korona Kota Bogor 7 Mei: 17 Pasien Sembuh

BOGOR DAILY – Setelah tiga hari tidak ada kasus, yang terkonfimasi positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor. Kali ini, ada dua orang yang dinyatakan positif Korona.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, sebanyak dua orang warga Kota Hujan dinyatakan positif Covid-19, Kamis (7/5/2020).

“Jadi ada dua yang positif hari ini, setelah tiga hari kemarin tidak ada yang dinyatakan positif,” katanya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, dengan adanya kasus positif baru di Kota Bogor. Kali ini, ada sebanyak 93 pasien positif, dan dinyatakan sembuh 17 orang.

“Yang lagi menjalani perawatan di RS sekarang ada sebanyak 62 orang, dan total meninggal karena Covid-19 ada sebanyak 17 orang,” jelasnya.

Data Covid-19 di Kota Bogor yang diperoleh, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 208, selesi 121, masih di pantauan 87.

Orang Dalam Pantauan (ODP) jumlahnya ada 1170, selesai 1061, masih dalam pantauan 109.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya ada 215, sembuh 80, masih dalam pengawasan 95, meninggal 40 orang.

Sedangkan, orang yang terkonfirmasi positif Korona sebanyak 93, dinyatakan sembuh 17, dalam pengawasan 62, meninggal 14 orang. (Andi).

Demian Aditya Naik Pitam, Trik Sulapnya Dicuri

BOGORDAILY – Demian Aditya sedang berang. Sebab mainan sulapnya dicuri pesulap bule.

Demian pun mengunggah foto pencuri mainan sulapnya tersebut di Instagram. Namanya ialah Andrely.

Suami Sara Wijayanto itu mengaku sudah menegur Andrely. Andrely mencuri trik sulap pasir yang pernah dibawakan di America’s Got Talent.

“Setelah di tegur baik2 kenapa dia nyuri permainan SandsTorture gw, tiba2 gw di block,” tulisnya di media sosial.

Demian Aditya lalu melontarkan kalimat sarkas terhadap Andrely. Ia sampai saat ini belum bisa berkomunikasi dengan sang pesulap, karena Instagram-nya diblokir.

“Keren bgt ini orang, udah dia nyuri mainan orang trus gw yg di block,” ujarnya.

Netizen lain ikut naik pitam. Mereka juga membeberkan beberapa mainan lain Andrely yang mirip dengan Demian.

“Gw blm di blok nih, mau gw sikat ? Hahaha.. dia main kaya shadow lu juga kalo gk salah,” komen pesulap lain, Bow Vernon.

“Otw repoort,” sahut @valditmotovlog.

Dijemput Petugas Puskesmas, Warga Bukit Asri Ciomas Positif Korona

BOGORDAILY.net – Warga perumahan Bukit Asri Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, dijemput petugas kesehatan Covid-19 Kabupaten Bogor, setelah dinyatakan positif korona dari hasil Rapid Test.

Hal itu dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, kepada Bogordaily.net, Kamis (7/5/2020).

“Iya benar kemarin (6/5/2020) kasus positif Rapid Test, dijemput oleh puskesmas untuk diambil Swab di Puskesmas,” katanya.

https://www.instagram.com/tv/B_44jclngD1/?igshid=zz93pi2sg4pn

Hasil dari Swab Tes warga Ciomas berjenis kelamin perempuan usia 55 tahun itu, sudah diserahkan ke Litbankes Kemenkes RI.

“Hari ini keluar hasilnya positif usia 55 tahun, asal Kecamatan Ciomas itu,” tukasnya.

Data Covid-19 di Kabupaten Bogor yang didapat, sampai saat ini Kecamatan Gunung Putri masih menjadi puncak tertinggi kasus penyebaran Virus Korona atau Covid-19 di Bumi Tegar Beriman, yaitu sebanyak 29 orang.

Untuk peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor ke dua yaitu Cileungsi 21 orang serta di Cibinong tadinya 19 bertambah satu menjadi 20 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojonggede ada sebanyak 16 orang, di Kemang ada lima orang, Ciampea, Gunung Sindur empat orang. Untuk Citeureup, Babakan Madang Tamansari, dan Tajurhalang ada sebanyak tiga orang.

Di Kecamatan Ciomas ada 2, Parung Panjang, Parung, Ciawi, Caringin, dan Leuwisadeng dan Jonggol ada sebanyak satu orang. (Andi)

Bupati Bogor Tanggapi Kebijakan Mentri soal Transportasi Umum Beroperasi lagi

BOGORDAILY.net – Bupati Bogor, Ade Yasin, menyayangkan keputusan Menteri Perhubungan, Budi Karya yang memperbolehkan moda transportasi umum beroperasi kembali, meski dengan syarat kategori penumpang tertentu.

Ade -sapaan akrabnya- mengatakan, seharusnya Pemeritah Pusat menunda terlebih dahulu, moda transportasi umum yang boleh beroperasi lagi.

Menurutnya, saat ini Pemkab Bogor kesusahan, dengan pemberlakuan Pembatasan Soaial Berskala Besar (PSBB), terhadap aktifitas masyarakat yang masih tidak disiplin.

“Seharusnya dilihat dulu kurvanya, sudah melandai atau belum, justru angkutan umum ini sangat mudah dalam penyebaran Virus,” katanya kepada wartawan, Kamis (7/5/2020).

Menurutnya, jika pelaksanaan PSBB ini tidak didukung oleh semua pihak. Maka, akan sisa-sia dilaksanakan.

“Kami di wilayah ini kerepotan dengan regulasi yang berubah-ubah begitu. Yang kami minta, pemerintah pusat mendukung yang saat ini sedang kami lakukan,” tukasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan RI mewacanakan moda transportasi akan diizinkan kembali beroperasi untuk perjalanan ke luar kota. Mulai Kamis (7/5/2020).

Akan tetapi, seluruh moda transportasi diminta memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. Selain itu, tidak semua warga akan diperbolehkan menggunakan moda transportasi tersebut. (Andi).