Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8261

Jokowi: Data Penerima Bansos Harus Dibuka Transparan

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar bantuan sosial (bansos) segera diberikan kepada masyarakat di tengah pandemi virus Corona. Jokowi menekankan data penerima bansos harus transparan agar tidak timbul kecurigaan.

“Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan. Siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa, sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa melakukan segera koreksi di lapangan,” kata Jokowi dalam rapat terbatas laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/5/2020).

Jokowi meminta agar bansos sudah selesai disalurkan kepada masyarakat minggu ini. Bantuan dari pemerintah itu, diminta Jokowi, harus diatur secara baik.

“Tadi sudah saya sampaikan mengenai persoalan timing, betul-betul harus di-manage secara baik, karena ada bantuan dari pusat, dari daerah, juga dari desa,” ujarnya.

Jokowi juga meminta Menteri Sosial Juliari Batubara bersama pemerintah daerah mengawasi penyaluran bansos di lapangan. Ia menegaskan harus ada solusi untuk warga miskin yang belum menerima bansos.

“Saya minta Mensos, juga gubernur, bupati, wali kota, camat, sampai kepala desa bisa turun ke lapangan menyisir. Saya minta juga diberi fleksibilitas kepada daerah agar kalau ada warga yang miskin yang belum dapat (bantuan) segera bisa dicarikan solusinya,” tegas Jokowi.

Begini Reaksi Bima Arya soal Pelanggar PSBB yang Ngamuk di Simpang Empang

BOGOR DAILY – Setelah disebut-sebut namanya oleh pengendara roda empat yang ngamuk-ngamuk, saat melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Raya Simpang Empang Minggu (3/5/2020) kemarin, kali ini Wali Kota Bogor, Bima Arya angkat bicara.

Bima sapaan akrabnya mengatakan, semua aturan PSBB di Kota Bogor seharusnya ditaati oleh semua pengendara. Karena, yang dilakukan pemerintah ini untuk kebaikan bersama, dalam penekan angka penularan Virus Korona atau Covid-19.

“Semua aturan sudah dipertimbangkan dengan sangat matang. Ini untuk kebaikan semua. Walau tidak enak, tidak nyaman. Kita ikuti saja aturan yang sudah disepakati,” katanya, kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

Iya menegaskan, tidak ada alasan lagi bagi pengendara roda empat untuk tidak menjaga jarak. Walaupun, kendaraan roda dua masih diberi kebebasan tanpa jarak.

“Di mobil masih bisa jaga jarak. Dan harus tegas. Sulit kalau dikecualikan suami istri karena akan rumit soal pembuktian dan lain-lain. Motor tidak ada opsi jaga jarak,” tegasnya.

Sebelumnya, pengendara roda empat ngamuk-ngamuk dan menantang Wali Kota Bogor, Bima Arya, ketika diberhentikan oleh petugas Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Jalan Raya Simpang Empang, Kota Bogor.

Pengendara roda empat bernama Endang (44) itu ngamuk-ngamuk lantaran enggan memindahkan posisi duduk istrinya ke bangku belakang sesuai aturan PSBB yang diberlakukan di Kota Hujan tersebut.

“Saya ga terima, sampaikan ke Bima Arya. Ini prinsip hidup saya, sebaik laki-laki muslim yang menghargai istrinya. Saya tidak mau memindahkan istri saya ke belakang. Saya tidur dengan istri saya, masa di mobil susah,” teriaknya dengan nada tinggi dalam cuplikan video berdurasi 2 menit 16 detik beredar di media sosial, Minggu (3/5/2020).

Pria yang mengenakan kacamata dan kaos hitam itu mengaku kecewa, dengan aturan PSBB yang melarang istrinya duduk di kursi depan mobilnya dengan alasan menjaga jarak.

Endang yang merupakan warga Kota Bogor itu mengaku, sudah mematuhi imbauan pemerintah dalam mencegah penularan Virus Korona Covid-19 berupa mengenakan masker dan menggunakan hand sanitizer. (Andi).

Kelurahan Cipaku Pantau Pembagian Bansos dari Gubernur Jabar

BOGOR DAILY – Pemerintah Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor terus memantau pembagian bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari Gubernur Jawa Barat, bagi masyarakat miskin terdampak Covid-19.

Lurah Cipaku, Rohman, mengatakan, data penerima Bansos yang didapat dari Gubernur Jawa Barat bagi warganya, ada sebanyak 37 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Menurutnya, sebanyak 27 KPM sudah menerima bantuan dari Gubernur Jabar. Sementara, untuk lima KPM yang double dengan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Jadi ada yang double sebanyak lima KPM, tiga KPM double program Restra (Rencana Setrategis), dan dua KPM telah meninggal dunia tanpa ahli waris. Semua paket yang double dan yang meninggal dunia dibawa lagi oleh PT. POS Indonesia,” katanya kepada Bogordaily.net. Senin (4/5/2020).

Tidak hanya itu saja kata Rohman sapaan akrabnya, Pemerintah Kelurahan Cipaku juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan. Diantaranya, melakukan sosialisasi kepada pengurus RT/RW dan warga, tentang bahayanya Covid-19 dan sosialisasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kegiatan membagi-bagikan masker kain secara bertahap kepada warga. Membentuk 18 kelompok RW Siaga Corona, dan melakukan penyemprotan disinfekatan dilokasi-lokasi pasilitas umum seperti kantor kelurahan, Masjid, Musolah, Gedung Posyandu, sekolah TK dan SD,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini juga pihaknya sudah mendirikan dapur Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu), bekerjasama dengan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKH).

“Nanti nasi yang sudah di masak akan dibagikan kepada warga terdampak Covid-19,” tukasnya. (Andi).

LAPORAN KINERJA DPRD KABUPATEN BOGOR MASA PERSIDANGAN II TAHUN 2020

Laporan Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor periode bulan Januari sampai dengan bulan April 2020, yaitu sebagai berikut :

I. PENDAHULUAN

A. UMUM

  1. Bahwa dengan telah berakhirnya masa persidangan kedua, tahun 2020 yang dimulai dari bulan Januari sampai dengan April 2020, berdasarkan tata tertib DPRD Kabupaten Bogor nomor 1 tahun 2019, pimpinan DPRD mempunyai tugas untuk menyampaikan laporan kinerja pimpinan DPRD Masa Persidangan II tahun 2020;
  2. Bahwa sebagai tindak lanjut dari program dan kegiatan DPRD, pimpinan DPRD menindaklanjuti dengan beberapa kebijakan antara lain berupa keputusan DPRD, keputusan pimpinanDPRD dan rekomendasi DPRD.

B. DASAR HUKUM

  1. Undang-undang nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah;
  2. Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang majelis permusyawaratan rakyat, dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dan anggota DPRD, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah.
  4. Peraturan Daerah kabupaten Bogor nomor 5 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
  5. Peraturan DPRD Kabupaten Bogor Nomor 1 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan DPRD Kabupaten Bogor Nomor 1 Tahun 2018 tentang tata tertib (Berita Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2019 Nomor 56);
  6. Peraturan Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten BogorNomor 1 tahun 2017 tentang tata cara beracara Badan Kehormatan DPRD.

 

II. MAKSUD DAN TUJUAN

Untuk menyampaikan laporan kinerja pimpinan DPRD Kabupaten Bogor selama masa persidangan kedua tahun 2020, sebagai realisasi pencapaian dari program dan kegiatan DPRD tahun 2020.

 

III.   KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN OLEH DPRD KABUPATEN BOGOR PADA BULAN JANUARI S.D APRIL 2020ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

Laporan kinerja pimpinan DPRD merupakan rangkaian pelaksanaan fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh alat kelengkapan DPRD dalam bentuk kegiatan rapat-rapat, kunjungan kerja dan kegiatan lainnya.

Selama masa persidangan keduatahun 2020 kegiatan yang telah dilaksanakan oleh DPRD kabupaten Bogor adalah sebagai berikut :

PELAKSANAAN FUNGSI DPRD

Pelaksanaan fungsi DPRD, yaitu pelaksanaan fungsi pembentukan Perda, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan yang meliputi bidang pemerintahandan hukum, ekonomi dan keuangan, pembangunan dan lingkungan hidup, kesejahteraan rakyat sebagai berikut :

  • PELAKSANAAN FUNGSI PEMBENTUKAN PERDA

Fungsi pembentukan perda DPRD diwujudkan dalam membentuk peraturan daerah bersama dengan bupati, pada masa persidangan kedua tahun 2020, DPRD kabupaten Bogordan Kepala Daerah Kabupaten Bogor telah menetapkan persetujuan bersama sebanyak 3 (tiga) yaitu tentang:

NO JUDUL RAPERDA PEMRAKARSA PEMBAHAS KETERANGAN
1

 

 

 

 

Persetujuan bersama DPRD Kabupaten Bogor dan Kepala Daerah tentang pembentukan Daerah persiapan Kabupaten Bogor Barat Pemerintah Daerah PANSUS Sudah diparipurnakan
2 Persetujuan bersama DPRD kabupaten Bogor dan Bupati Bogor terhadap rancangan peraturan daerah kabupaten Bogor tentang Pembangunan Kepemudaan Pemerintah Daerah PANSUS Sedang dalam proses pembahasan
3 Persetujuan bersama DPRD kabupaten Bogor dan Bupati Bogor terhadap rancangan peraturan daerah kabupaten Bogor tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Pemerintah Daerah PANSUS Sedang dalam proses pembahasan

 

  • PELAKSANAAN FUNGSI ANGGARAN

Pelaksanaan fungsi anggaran DPRD kabupaten Bogor melalui badan anggaran telah melaksanakan kegiatan yaitu:

  1. Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2019
  • PELAKSANAAN FUNGSI PENGAWASAN

FUNGSI PENGAWASAN DPRD KABUPATEN BOGOR DIWUJUDKAN DALAM MENGAWASI  PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH DAN APBD.

  1. Komisi I (membidangi bidang pemerintahan dan hukum, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;
  2. Komisi II (membidangi bidang ekonomi dan keuangan, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;
  3. Komisi III (membidangi bidang pembangunan dan lingkungan hidup, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;
  4. Komisi IV (membidangi bidang kesejahteraan rakyat, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;
  5. Pelaksanaan kegiatan badan kehormatan DPRD kabupaten Bogor, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja;
  6. Pelaksanaan kegiatan badan pembentukan peraturan daerah DPRD kabupaten Bogor, telah melaksanakan rapat dan kunjungan kerja.

 

KEGIATAN RAPAT-RAPAT ALAT KELENGKAPAN DPRD  :  

  1. Rapat paripurna : 4 kali

RAPAT PARIPURNA DPRD Bogor dalam rangka:

  • Penetapan persetujuan bersama Bupati Bogor dan Ketua DPRD tentang pembentukan Daerah persiapan Kabupaten Bogor Barat;

RAPAT PARIPURNA DPRD Bogor dalam rangka penyampaian 2 (dua) Raperda tentang:

  • Pembangunan Kepemudaan;
  • Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

RAPAT PARIPURNA Internal DPRD Kab. Bogor dalam rangka penyampaian tentang Peninjuan kembali peraturan DPRD Kabupaten Bogor No. 2 Tahun 2014 tentang Kode Etik DPRD.

RAPAT PARIPURNA Internal DPRD Kab. Bogor dalam rangkapenyampaian LKPJ Bupati Bogor Tahun Anggaran 2019.

  • Rapat pimpinan dprd : 4      kali
  • Rapat badan musyawarah : 5      kali
  • Rapat badan anggaran : 2     kali
  • Rapat badan kehormatan DPRD : 3      kali
  • Rapat badan pembentukan peraturan daerah :   5    kali
  • Rapat kerja komisi-komisi :
  • Komisi I :  13   kali
  • Komisi II :   12  kali
  • Komisi III :   8    kali
  • Komisi IV :   6    kali
  • Rapat panitia khusus(pansus) :   12  kali
  • Rapat gabungan komisi :     1  kali

 

  1. KEGIATAN LAINNYA:
  2. Penerimaan study banding/kunker :  125 kali
  3. Penerimaan audiensi :    7   kali

 

BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN KAPASITAS BAGI ANGGOTA DPRD

Dalam rangka meningkatkan kompetensi anggota DPRD kabupaten Bogor untuk peningkatan produktivitas dan kerjasama dalam menjalankan kewenangan, tugas dan fungsi lembaga DPRD dilakukan melalui kegiatan workshop dan kegiatan sinergitas bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor.

 

Viral, Ngeprank Sembako Isi Sampah saat Ramadhan, Youtuber Ini Dikutuk Netizen

BOGORDAILY.net – Entah apa yang merasuki youtuber yang satu ini. Dia nekat membuat konten YouTube yang membuat netizen murka. Nge-Frank dengan membagikan sembako padahal berisi sampah dan batu bata.

Youtuber itu bersama teman-temannya membuat video YouTube berjudul “Prank Kasih Makanan ke Banci CBL”. Isi kardus yang dia berikan pun berisi sampah sisa makanan busuk dan batu bata. Akun instagram @lambe_turah ikut mengunggah sebagian cuplikan video tersebut.

Youtuber tersebut adalah Ferdian Paleka. Ia beralasan selama Ramadan semeskinya sudah tidak ada lagi transpuan yang berada di pinggir jalan. Terlebih, Bandung tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Padahal, ia dan timnya pun berdesakan di dalam mobil.

“Jadi di sini kita mau bagi-bagiin. Jadi gini, kita mau mensurvei dulu bencong yang di pinggir jalan apakah bulan puasa ini mereka juga ada atau enggak gitu,” kata Ferdian cuplikan video yang kini viral itu.

Temannya lalu berkata, “Soalnya kita mau membagikan sembako bahan pangan”.

Ferdian melanjutkan, “Jadi yang belum tahu ini isinya apa? Batu-batu, nanti dilihat saja videonya pas kita masuk-masukin batu dan sampah-sampah.”

“Jadi, kalau ada bencong kita kasih ini, kalau enggak ada berarti kota ini aman akan waria,” ujar Youtuber itu.

Ferdian dan teman-temannya kemudian mencari waria di pinggir jalan. Saat menemukan waria, mereka kemudian memberikan kardus-kardus berisi batu bata itu.

“Pasti ada yang ngomong, bang elu enggak kasian sama banci-banci itu. Ya mau gimana lagi. Kan ini bulan suci Ramadan,” ucap Ferdian.

Namum, tak lama berselang usai viral, video tersebut dihapus dari unggahan di Youtubenya.

Banyak yang geram dengan perbuatan Youtuber yang sering menguggah konten dewasa tersebut. Bahkan, warganet ikut mengutuknya.

“Gak manusiawi, !!!!”, ujar Dinar. Komentar Dinar pun mendapatkan banyak balasan.

Hujatan membanjiri komentar di akun @lambe_turah dengan nada amarah karena membuat nama Bandung menjadi tercemar. (bdn)

Heboh, Najwa Shihab Disuruh Minta Maaf oleh Anggota DPR. Kenapa?

BOGORDAILY.net – Gara-gara memposting sebuah video di akun Instagram-nya. Presenter cantik Najwa Shihab Disuruh minta maaf para anggota DPR.

Namanya kini sedang heboh, gara video yang dia posting itu. Sejumlah anggota DPR merasa dipojokkan.

Adalah anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan yang menjawab surat terbuka Najwa Shihab dalam video yang diunggah di Instagram. Surat itu ditujukan Najwa kepada DPR.

Arteria mengaku baru sempat menonton full videonya karena dari kemarin pagi memantau pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), kemudian siang sampai sore mengurusi pengiriman sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid-19, dan malamnya diakhiri dengan rapat koordinasi.

“Saya kaget sekali, kok Najwa ber-statement seperti itu secara terang-terangan menista, memfitnah, serta menyerang kehormatan anggota dan institusi DPR apalagi dengan mengumbar informasi yang tidak benar,” kata Arteria, Minggu (3/5).

“Kami juga punya keluarga, punya konstituen yang juga sangat terpukul dengan statement-nya,” lanjut Arteria.

Menurut dia, Najwa harus tahu setiap saat DPR selalu berbenah untuk mewujudkan institusi ini sebagai parlemen yang terpercaya dengan menghasilkan kerja-kerja yang penuh kemanfaatan.

Menurut dia, sekarang semua kerja-kerja DPR terukur, efektif, dan efisien, serta transparan. Karena itu, dia meminta Najwa untuk lebih arif dan bijaksana dalam mengeluarkan statement.

“Saran saya secara pribadi, selaku anggota Komisi III DPR RI, selaku anggota Badan Legislasi DPR RI, dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan Covid-19 DPR RI meminta Najwa minta maaf,” kata Arteria.

Legislator yang karib disapa Teri itu menilai statement Najwa sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR yang sengaja disiarkan ke ruang publik.

“Materi yang disampaikannya pun berupa informasi yang tidak benar, cenderung hoaks dan provokatif. Apalagi dihadirkan di saat negara sedang menghadapi kedaruratan kesehatan. Jadi ini memiliki konsekuensi hukum yang serius,” ungkap Teri.

Legislator Dapil VI Jatim (Tulungagung, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri) itu menyarankan Najwa banyak memperbaiki diri di bulan Ramadan, bukan memperbanyak gibah dan mempermalukan orang di depan publik.

Seperti diketahui, Najwa Shihab mengunggah sebuah video berdurasi 4:36 detik di akun IG @najwashihab. Video tersebut diberi judul: ‘Kepada Tuan & Puan Anggota DPR Yang Terhormat’. Dalam video tersebut Najwa mempertanyakan kinerja para anggota DPR menangani virus corona.(*/bdn)

Ini Dia Pengemudi Supercar McLaren Yang Hancur di Tol Jagorawi

BOGORDAILY.net – Polresta Bogor Kota sampai saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam, terkait kecelakaan mobil mewah Supercat McLaren MP4-12C tersebut.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Fajar Hari Kuncoro, mengatakan, kecelakaan baru diduga akibat pengemudi McLaren itu tidak berhati-hati, dalam berkendara.

Ia menjelaskan, awal mula mobil mewah Mclaren itu yang dikemudi oleh Eric Darang dari arah Baranangsiang Kota Bogor menuju Jakarta jalur B Km 43:00.

“Diduga pengemudi juga kurang hati-hati, sehingga kendaraan mengalami slip, kemudian keluar ke bahu jalan tol,” katanya kepada Bogordaily.net.

Selanjutnya mobil mewah itupun setelah keluar di bahu Jalan Tol bagian samping kiri menabrak Pohon Palm yang berada di pinggir jalan.

“Menabrak Pohon Palm yang berada di pinggir Jalan Tol sebanyak dua kali, selanjutnya terhenti dengan posisi terakhir normal menghadap serong barat,” tukasnya. (Andi).

Update Korona Kabupaten Bogor 3 Mei: Nihil Positif, Tapi 2 PDP Meninggal, Satu Masih Berusia 1 Tahun

BOGORDAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin, mengungkapkan, hari ini Minggu (3/5/2020) di Kabupaten Bogor, tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini mengatakan, tidak ada yang positif. Akan tetapi, ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

“Tidak ada pasien positif, tapi ada dua pasien PDP yang meninggal. Perempuan 42 tahun asal Megamendung, dan Laki-laki usia satu tahun asal Cibungbulang,” katanya kepada Bogordaily.net.

Dia menambahkan, Kecamatan Gunung Putri masih menduduki puncak tertinggi, kasus penyebaran Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor yakni, sebanyak 28 orang.

Menurutnya, untuk peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor ke dua yaitu, Cileungsi 20 orang serta di Cibinong sebanyak 17 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojonggede ada sebanyak 15 orang, di Kemang ada lima orang, Ciampea empat orang. Untuk Citeureup, Babakan Madang Tamansari, Gunung Sindur, tiga orang.

Untuk di Kecamatan Tajurhalang ada dua orang. Sedangkan, untuk di Parung Panjang, Parung, Ciawi, Caringin, Ciomas dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang.

“Total positif aktif ada 109 orang, yang meninggal ada sebanyak 11 orang dan sembuh 13 orang,” tukasnya. (Andi).

Supercar McLaren Yang Hancur di Tol Jagorawi Seharga 70 Mobil Agya

BOGORDAILY.net – Melihat dari sisi harga mobil Supercar McLaren MP4-12C, yang terlibat kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi Km 43:00, Minggu (3/5/2020) pukul 10:50 WIB.

Untuk diketahui, mobil mewah Supercat McLaren MP4-12C itu produksi pada tahun 2012-2014 kisaran harganya mencapai Rp7 miliar, dan produksinyapun hanya terbatas.

Pabrikan asal Inggris ini hanya memproduksi selama kurun waktunya dua tahun saja, yang memiliki mesin berkapasitas 3.800 Cc dengan delapan Silinder berkonfigurasi V8 dan turbo ganda.

Balutan dapur pacu tersebut membuat mobil mampu merilis tenaga hingga 616 daya kuda dengan 80 persen dari 600 Nm torsi tersedia di putaran 1.900 rpm.

Untuk diketahui, jika dibandingkan harga mobil mewah Supercat McLaren MP4-12C dengan mobil Toyota Agya produksi tahun yang sama kisaran harga Rp100 juta, bisa membeli sebanyak 70 mobil pabrikan asal Jepang itu.

Sementara itu, Polresta Bogor Kota sampai saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan mobil mewah Supercat McLaren MP4-12C tersebut.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Fajar Hari Kuncoro, mengatakan, kecelakaan baru diduga akibat pengemudi McLaren itu tidak berhati-hati, dalam berkendara.

Ia menjelaskan, awal mula mobil mewah Mclaren itu yang dikemudi oleh Eric Darang dari arah Baranangsiang Kota Bogor menuju Jakarta jalur B Km 43:00.

“Diduga pengemudi juga kurang hati-hati, sehingga kendaraan mengalami slip, kemudian keluar ke bahu jalan tol,” katanya kepada Bogordaily.net.

Selanjutnya, mobil mewah itupun setelah keluar di bahu Jalan Tol bagian samping kiri menabrak Pohon Palm yang berada di pinggir jalan.

“Menabrak Pohon Palm yang berada di pinggir Jalan Tol sebanyak dua kali, selanjutnya terhenti dengan posisi terakhir normal menghadap serong barat,” tukasnya. (Andi).

NProsyar Bahtera Solusi Dikala Krisis

Bogor Daily – Adakah Keuntungan di balik Rencana Pemerintah mencetak Uang 600 Triliun ???

Di wilayah berbeda, NProsyar juga menawarkan Proyek Grand Al Ihsan Premiere untuk Anda

Hangat berita tentang rencana pemerintah mencetak uang sebesar 600 triliun yang sudah di rekomendasikan Badan Anggaran DPR memunculkan polemik ditengah masyarakat. Rencananya uang tersebut akan digunanakan untuk pembiayaan penanggulangan wabah penyakit Covid 19. Langkah ini diambil karena Pemerintah sedang terdesak dan tidak mempunyai dana yang cukup untuk membiayai penanganan wabah Covid 19.

Sri Mulyani sebagai menteri keuangan sangat menyadari dampak yang ditimbulkan dari pencetakan uang tersebut, beliau menyadari bahwa langkah tersebut akan menyebabkan ancaman inflasi yang dalam terhadap perekonomian Indonesia.

Dan banyak pakar ekonomi juga mengingatkan bahwa pencetakan uang tanpa adanya kajian menyeluruh akan membahayakan perekonomian terutama sektor riil yang biasa dijadikan acuan dalam pertumbuhan ekonomi. Para pakar mengingatkan bahwa pencetakan uang yang banyak tanpa disertai *underlying asset* yang cukup akan sangat berbahaya dan bisa menimbulkan inflasi yang tinggi. *Underlying asset* adalah jaminan berupa barang, biasanya diperlukan dalam penerbitan sukuk, dimana pemerintah akan menjaminkan assetnya berupa barang milik negara atau BMN agar tidak terjadi transakasi *money for money* yang mengindikasikan riba.

Hal ini tentu saja akan menimbulkan *spread effect* terhadap sektor riil. Sektor industri misalnya, mereka akan mengurangi produksi karena mahalnya biaya bahan baku. Dampaknya maka *supply* barang di masyarakat menjadi berkurang sehingga harga barang di pasar menjadi melambung.

Disisi lain uang beredar di masyarakat dalam jumlah yang banyak, yang mana hal inilah yang akan menjadi pemicu inflasi. Kita tahu tentunya kondisi ekonomi Indonesia bahkan global berada dalam ancaman resesi sehingga apabila terjadi inflasi yang tinggi akan berbahaya, ancaman PHK masal dan penurunan nilai uang ada di depan mata.

Mari kita tengok ke Zimbabwe, negara yang pernah mengalami pencetakan uang yang terus menerus dan akhirnya mengalami inflasi sampai 231 juta persen. Saat itu pemerintah yang berkuasa di bawah pimpinan Robert Mugabe sedang menghadapi pemilu presiden, guna membiayai pemilu tersebut maka dicetaklah uang secara terus menerus yang mengakibatkan inflasi yang maha tinggi. Akhirnya pada saat itu dilakukan *redenominasi* uang atau penurunan nilai mata uang dari 10 milyar dolar Zimbabwe menjadi 1 dolar Zimbabwe artinya terjadi pemotongan 10 angka nol.

“Saya tidak dapat membayangkan bila hal ini terjadi dalam sejarah perekonomian Indonesia, tentu adalah mimpi buruk yang tidak ingin kita alami.” ungkap Mulyadi, Sales dan Marketing Manager NProsyar.

*Adakah peluang dalam keadaan ini ?*

Bagi para investor ancaman redenominasi adalah mimpi buruk, setidaknya bagi mereka yang terbiasa menyimpan *asset* likuidnya dalam bentuk deposito misalnya. Simpanan yang besar akan menjadi tidak berarti ketika redenominasi dilakukan.

Hal ini tentu saja akan membuat para investor memutar otak untuk mengamankan *assetnya*. Salah satu yang sangat memungkinkan adalah di sektor properti. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sektor properti seperti rumah dan tanah adalah salah satu sektor yang sudah teruji dari masa ke masa dan terbukti *resisten* menghadapi berbagai situasi ekonomi. Sektor ini In Syaa Allah adalah sektor yang aman, ketika investor mempunyai *asset* properti maka dia menjadi tenang walaupun situasi ekonomi sedang resesi sekalipun. Ketika keadaan sudah kembali normal, maka properti tersebut bisa dijual dengan nilai yang tidak turun mengikuti kondisi ekonomi yang terjadi.

Mulyadi kembali menerangkan bahwa tentu saja properti yang harus dimiliki adalah properti yang jelas dan aman secara legalitas, yang memungkinkan adalah segera membeli rumah *ready stock* atau dalam bentuk kavling tanah.

“In Syaa Allah NProsyar salah satu pengembang yang sedang berkembang bisa menjadi solusinya, karena setiap proyeknya Alhamdulillah selalu di rencanakan dengan matang.” papar Mulyadi.

Misalnya dengan akuisisi lahan 100 persen, bahkan dengan berinvestasi di proyek-proyek NProsyar In Syaa Allah akan aman dunia akhirat, karena setiap transaksinya dilakukan secara syar’i yang menghindari *riba*.

Bagi Anda yang ingin memgetahui lebih jauh proyek-proyek N Prosyar bisa berkunjung ke situs officialnya di www.nprosyar.com dan proyek terbarunya adalah Gran Al Ihsan Premiere di Kota Bekasi www.grandalihsanpremiere.co.id.

“Alhamdulillah proyek-proyek kami di NProsyar tersebar di wilayah Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi.” pungkasnya.

(Red-BDN).