Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8283

Audy Nangis Saat Iko Uwais Mendapat Peran di Star Wars

0

BOGORDAILY – Audy Item mengenang saat-saat haru ketika Iko Uwais dikonfirmasi akan main di salah satu film Star Wars. Dia pun sempat menangis saat itu.

Iko dan Audy berbincang dengan Luna Maya dalam video terbaru di channel YouTube Luna. Seperti dilihat detikcom pada Minggu (26/4/2020).

Lucunya, sebelum akhirnya ditawari peran di ‘Star Wars: The Force Awakens’ Iko Uwais bahkan tidak begitu tahu tentang Star Wars. Sehingga reaksinya pun tidak seheboh Audy ketika mendengar kabar tersebut.

“Dia nggak tahu! Makanya yang nangis gue,” kata Audy sambil tertawa.

“Jadi euforianya nggak dapet. Dia bilang waktu itu ‘doain aku ya, mau ada kerjaan lagi di Hollywood’. Aku tanya film apa, dia bilang ‘film JJ Abrams, film Star Wars’. Gue langsung keluar air mata. Dia nanya kamu kenapa nangis?” kenang Audy.

Iko Uwais kemudian bercerita bagaimana pengalaman syutingnya di lokasi pengambilan gambar Star Wars yang menurutnya sangat megah. Semua set lokasi dalam studio adegannya saat itu dibuat asli tanpa CGI.

“Waktu itu confidential banget terutama masalah handphone. Ini (kamera handphone) ditutup, diplester pakai barcode. Waktu itu ada semua pemain, Chewbaca dan Harrison Ford juga,” kata Iko.

Rizal Ramli dan Program Wajib Belajar di Indonesia

0

BOGORDAILY.net – Compulsory Education (Wajib Belajar) adalah program yang mewajibkan anak pada rentang usia tertentu untuk mengikuti program pendidikan tertentu. Hampir setiap negara menerapkan program wajib belajar. Ada yang menerapkan Wajib Belajar 6, 9, 12 tahun, dan sebagainya (lihat data UNESCO: http://uis.unesco.org/apps/visualisations/education-2030/edu.html).

Wajib belajar tidak hanya berarti setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan tertentu. Akan tetapi, juga berarti pemerintah wajib menyediakan akses yang memadai agar setiap warga negara bisa mengikuti pendidikan, tidak terkecuali. Ketika sebuah negara menerapkan program wajib belajar, biasanya di jenjang pendidikan itu, setiap warga negara bisa mengikutinya secara gratis.

Di Indonesia, wajib belajar pertama kali diterapkan pada tahun 1984, yaitu Program Wajib Belajar 6 tahun. Tidak banyak yang tahu, Rizal Ramli (RR) memegang peran penting sehingga akhirnya program ini berlaku di seluruh Indonesia.

Ketika masih menjadi mahasiswa tingkat II di Institut Teknologi Bandung (ITB), RR memenangkan sebuah kompetisi menulis. Pemenang kompetisi itu menerima hadiah mengikuti kuliah Asian Studies di Sophia University, Jepang, selama 30 hari. Itu adalah pengalaman pertamanya ke luar negeri. Tentu saja, di sela-sela waktu kuliah ia sempatkan berkeliling Jepang. RR sempat ikut tinggal bersama petani, melihat industri Jepang, dan melakukan berbagai kegiatan lainnya. Jalan-jalan ke luar negeri bukannya membuat RR senang, melainkan gelisah. Mengapa negara sekecil Jepang bisa memastikan bahwa rakyatnya cukup makan? Mengapa angka kesejahteraannya tinggi? Di sisi lain, Indonesia memiliki alam yang jauh lebih kaya, tetapi masih banyak penduduknya yang kelaparan.

RR juga mulai menyadari, ia masih belum mengenal Indonesia ketika itu. RR besar di Bogor dan melanjutkan studi di Bandung. Pengetahuannya tentang Indonesia lebih banyak didapat dari pergaulan di sekolah, kampus, dan dari buku.

Sepulang dari Jepang, RR muda memutuskan untuk melakukan perjalanan untuk mengenal Indonesia. Ia mengajak seorang sahabatnya (alm. Irzadi Mirwan – Adi) untuk menyusuri pantai utara Jawa sampai Bali Utara. RR dan Adi bepergian dengan backpacking, naik apa saja. Kadang naik kereta, kadang menumpang truk.

Pengalaman yang paling berkesan bagi RR muda selama perjalanan itu adalah ketika sampai di sebuah pantai di Tegal. Di sana RR bertemu dengan seorang nelayan, dan anak remajanya yang bernama Sugriwa. RR dan Adi ikut bersama Ayahnya Sugriwa mencari ikan di bagan. Bagan adalah sebuah struktur bangunan di tengah laut, tempat nelayan biasa mencari ikan. Berempat, mereka menunggu di bagan, diterpa angin malam yang dingin. Mulai dari malam hingga pukul lima pagi. Selama itu, Ayahnya Sugriwa hanya mendapatkan 3 ember kecil ikan. Ayah Sugriwa membawa dua bungkus nasi. Beliau pun memilih beberapa ikan kecil untuk dimasak. RR dan Adi sebenarnya sangat lapar, tapi tidak enak untuk meminta makan. Namun, Ayah Sugriwa bersikeras agar nasi tersebut dimakan bersama-sama. RR begitu tersentuh. Seorang nelayan miskin tetap mau berbagi dengan dua orang mahasiswa backpacker. Selama makan, RR dan Adi melanjutkan perbincangan dengan Ayah Sugriwa.

Ayah Sugriwa bercerita, anaknya yang berusia sekitar 12 tahun tidak pernah bersekolah. Bukan karena Sugriwa tidak mau sekolah. Si anak malah sangat ingin. Alasan biayalah yang menyebabkan si anak tidak pernah bisa bersekolah. Hal ini mengingatkan RR tentang apa yang ia pelajari dari kunjungan ke Jepang. Setelah Restorasi Meiji (1868), Jepang mulai menerapkan Program Wajib Belajar. Itulah pertama kalinya pemerintah secara resmi mengintervensi sistem pendidikan, yang memungkinkan setiap warga negaranya memperoleh pendidikan.

Di Indonesia, belum ada program wajib belajar. Mungkin salah satu penyebab kemiskinan di Indonesia adalah karena kurangnya pendidikan? pikir RR muda. Tentu, di kemudian hari, RR belajar bahwa masalah kemiskinan di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh masalah pendidikan. Namun, sejak mahasiswa, RR sudah melihat kekurangan dalam bidang pendidikan menjadi salah satu penyebab kemiskinan di Indonesia.

Sepulang dari perjalanan menyusuri pantai utara Jawa, RR mengajak beberapa teman-teman mahasiswa untuk menganalisis kondisi pendidikan di Indonesia. Beberapa ahli pendidikan diundang berceramah tentang pendidikan ke kampus ITB. Ternyata, sekitar 7 sampai 8 juta anak usia sekolah tidak bersekolah karena tidak mampu. RR pun mengajak Dewan Mahasiswa se-Bandung untuk melakukan Gerakan Anti Kebodohan (1976-1977). Tahun 1977 adalah tahun pemilu. Salah satu tujuan Gerakan Anti Kebodohan adalah agar isi kampanye pemilu lebih dari sekadar pencitraan politik saja, tapi memang membahas isu-isu strategis, khususnya pendidikan.

Sebagai bagian dari Gerakan Anti Kebodohan, para mahasiswa mengundang Menteri Pendidikan saat itu, Teuku Mohammad Syarif Thayeb, untuk mendorong dibentuknya Program Wajib Belajar 6 tahun. Mahasiswa juga melakukan demonstrasi ke DPR agar isu pendidikan menjadi salah satu isu Pemilu yang utama. Lama kelamaan yang terlibat di Gerakan Anti Kebodohan makin banyak. Antara lain mahasiswa se-Jogjakarta dan Jakarta. Penyair W.S. Rendra pun ikut berpartisipasi. Ia datang ke ITB dan membacakan sebuah puisi tentang pendidikan yang berjudul Sajak Sebatang Lisong. Rendra pun mengusulkan para mahasiswa untuk berdiskusi dengan Sjumandjaja, seorang sutradara film. Sjumandjaja pun membuat sebuah film berjudul Yang Muda Yang Bercinta. Meskipun film itu tentang dua mahasiswa yang jatuh cinta, ada juga selipan mengenai mahasiswa yang gelisah dengan kondisi Indonesia. Puisi Sajak Sebatang Lisong pun diselipkan di dalam film tersebut.

Akhirnya, tahun 1984, Pemerintah mencanangkan program Wajib Belajar 6 tahun. Program ini terus berlanjut hingga sekarang, dengan penambahan Wajib Belajar 9 tahun. Tentu saja dalam pelaksanaannya, Program Wajib Belajar masih perlu ditingkatkan dan terus dievaluasi.

Seorang nelayan dan anaknya Sugriwa menjadi salah satu faktor yang telah mengetuk hati RR untuk memperjuangkan adanya perbaikan kebijakan di bidang pendidikan. Salah satunya dengan adanya Program Wajib Belajar. Sejak masih mahasiswa, pendidikan telah menjadi perhatian RR melalui Gerakan Anti Kebodohan dan aksi-aksi lanjutannya.

(Ditulis oleh Alea Eka Putri)

Libur Sekolah Diperpanjang sampai Akhir Tahun??

6

BOGORDAILY.net – Libur sekolah direncanakan bakal diperpanjang hingga akhir tahun.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga akhir tahun 2020. Hal itu sebagai antisipasi andai wabah virus corona (Covid-19) masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun.

“Kita sedang siapkan kalau nanti belajar dari rumah ini bisa terjadi sampai akhir tahun,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbud Muhammad Hamid kepada wartawan, Jumat (24/4).

Hamid mengatakan hingga hari ini tercatat sebanyak 97,6 persen sekolah sudah melakukan pembelajaran jarak jauh. Sisanya sebanyak 2,4 persen belum melakukan karena daerahnya tidak terjangkit corona atau tidak memiliki perangkat pendukung.

Dari jumlah 97,6 persen tersebut, sebanyak 54 persen sekolah sudah melakukan pembelajaran jarak jauh sepenuhnya, yakni guru dan siswa mengajar dan belajar dari rumah.

“[46 persen lainnya] Gurunya masih mengajar dari sekolah, tapi muridnya di rumah. Karena ada beberapa daerah yang masih mewajibkan guru-guru datang ke sekolah, secara piket bergantian,” ucap Hamid.

Sejauh ini, dan RRI untuk mendukung proses belajar. Program untuk siswa berkebutuhan khusus masih dirancang.

Begitu juga siswa SMK yang seharusnya sudah menjalani kerja praktik namun tak bisa dilakukan secara langsung maupun via internet.

“Karena kita harus bicara dulu dengan industri dan yayasan-yayasan yang menangani anak berkebutuhan khusus,” kata Hamid.

Jika kegiatan belajar mengajar di rumah diperpanjang hingga akhir tahun, maka harus ada penyesuaian kembali berkenaan dengan tahun ajaran baru. Kemendikbud akan membuat penyesuaian agar tiap sekolah dapat menjalankan KBM di masa tahun ajaran baru.

Mengacu pada kalender pendidikan, Tahun Ajaran 2020/2021 mulai pada Juli 2020 sampai Juni 2021 setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) usai dilaksanakan.

Menurut Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020, dinas pendidikan dan sekolah harus menyiapkan PPDB di wilayahnya yang mengikuti protokol kesehatan. Orang tua dan siswa tidak boleh berkumpul secara fisik di sekolah. Dengan kata lain PPDB dianjurkan dilakukan daring. (*/bdn)

Ray Sahetapy Mendoakan Tio Pakusadewo yang Kini di Tahanan

0

BOGORDAILY – Aktor Ray Sahetapy hingga saat ini masih terus memanjatkan doa untuk temannya, Tio Pakusadewo. Ia berharap Tio masih selalu diberikan kesehatan di bulan Ramadhan ini.

Saat dihubungi detikcom, Senin (27/4/2020), Ray pun mengajak untuk ikut mendoakan Tio yang telah mendekam di jeruji besi lantaran kasus narkoba.

“Berdoalah agar Tio tetap sehat. Selamat berpuasa,” ujar Ray.

Ray pun berencana ingin menjenguk temannya itu bersama dengan rekan-rekan artis lainnya. Namun hal itu hingga saat ini masih terhalang lantaran pandemi Corona.

“Pengin (jenguk Tio), tapi belum boleh keluar (karena Corona)” lanjut Ray.

Diketahui, Tio kembali ditangkap untuk kedua kalinya pada 14 April 2020 di kediamannya.

Atas penangkapan tersebut, ditemukan barang bukti berupa satu bungkus ganja 18 gram, satu buah handphone, dan alat penghisap sabu atau bong.

Tio sebelumnya juga pernah terjerat kasus yang serupa pada 2018 dan dijatuhkan hukuman rehabilitasi selama sembilan bulan.

Banyak Klub Terancam Bangkrut, Kalau Bundesliga Tidak Lanjut

0

BOGORDAILY – Liga Jerman direncanakan kembali bergulir pada awal Mei usai diliburkan karena pandemi COVID-19. Hal ini memunculkan kelegaan, sebab banyak klub yang terancam masa depannya jika kompetisi dihentikan.

Deutsche Fussball Liga (DFL) selaku operator mengisyaratkan bahwa Bundesliga akan dimulai lagi pada 9 Mei. Kepastian itu hanya tinggal menunggu persetujuan pejabat pemerintah yang berwenang.

Langkah ini memang memunculkan banyak perdebatan. Sekalipun akan bermain tanpa penonton, namun para suporter dikhawatirkan akan tetap datang dan berada di luar stadion.

Belum lagi dengan tes virus Corona yang harus dijalani secara rutin oleh seluruh pemain dan staf pelatih klub agar bisa diperbolehkan bertanding. Meski begitu, klub-klub Bundesliga ingin agar liga yang tersisa 9 pekan itu bisa dituntaskan.

Sebab, mereka berharap bisa mendapatkan pemasukan dari hak siar pertandingan. Jika gagal diperoleh, besar kemungkinan finansial klub-klub itu akan terguncang, bahkan terancam bangkrut.

“Saat ini, sepakbola Jerman yang terbaik. Karena kami siap kembali bermain pada 9 Mei jika mendapat izin dari para politisi,” kata eks pemain Timnas Jerman dan Borussia Dortmund, Steffen Freund, kepada BBC Radio 5 Live.

“Memang, dengan virus Corona ini masih ada beberapa masalah, salah satunya mengetes para pemain sebelum dan sesudah laga.”

“Tapi jika tidak dimulai dalam 2-3 bulan ke depan, banyak klub dari Bundesliga dan Bundesliga 2 akan bangkrut dan kami tak akan punya jumlah tim yang cukup untuk berkompetisi musim depan.”

“Jadi saya amat positif sejauh ini. Jika bukan tanggal 9 Mei, saya pikir paling tidak Liga Jerman akan dimulai akhir Mei, tentu dengan kondisi tanpa penonton,” sambung pria 50 tahun itu.

Zaskia Mecca Ucap Alhamdulillah Anak-Anaknya Tak Sulit Diajarkan Puasa

0

BOGORDAILY – Zaskia Adya Mecca terharu ketiga anaknya sudah mulai gampang diajarkan untuk berpuasa. Mulai dari Kana Sybilla Bramantyo, Kala Madali Bramantyo dan Bhai Kaba Bramantyo.

Namun yang paling membuatnya kaget adalah ketika Kaba ikut sahur tanpa dibangunkan. Ia sudah mulai pandai berpuasa hingga waktu magrib tanpa adanya paksaan dan keluhan.

“Masyaa Allah, alhamdulillah makasiiiih surprisenya hari ini ya Allah terharu banget si Kaba ikut bangun sahur sendiri tanpa kita bangunin!!! Setelah kmrn dia puasa dari dzuhur sampai magrib tanpa paksaan sama sekali karna ku dan @hanungbramantyo tau dia masi 4tahun kita cuma ajarin “ba, coba deh makn minum setiap aba denger adzan ajaa… dzuhur-ashar-magrib” eh taunya dari dzuhur dia bablas ke magrib… anakku yang paling cepet belajar puasa nih,” tulis Zaskia Adya Mecca dalam foto ketiga anaknya yang diunggah di Instagram, dilihat detikcom, Senin (27/4/2020).

“Btw, bahagia juga karna membangunkan Kana Kala pun semudah itu… mereka saling bangunin satu sama lain dan setiap pagi selalu ramai cekikikan suara bukannya protes, keluhan atau tangisan… Alhamdulillah nikmat sekaliiii…,” sambungnya.

Warganet pun dibuat gemas dengan cerita tersebut. Ustaz Yusuf Mansur bahkan ikut mengomentarinya.

“Cakep2 anaknyaaaaa…,” tuliss Ustaz Yusuf Mansur dengan emoticon hati dan kagum.

“Sayang bgt akuu sama ponakan2 online ku ini, sehat2 yaa semua,” kata akun @leno***t.

“Mas aba terlaluuuuuu gemeessss,” ujar akun @febydena***aloka.

“Masvaba gantenf bgt soleh yaaaa sayang,” komen akun @belina_ardi***.

Buka Pengaduan, Mensos Meminta Warga Lapor Jika Penyaluran Bansos Covid-19 Bermasalah

BOGORDAILY – Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan pihak kementerian sosial membuka layanan pengaduan bantua sosial di tengah pandemi Covid-19. Dia menjelaskan masyarakat bisa menghubungi layanan 08111022210 atau mengirimkan email ke [email protected].

“Nomor tersebut untuk terima pengaduan,” kata Juliari ketika dihubungi merdekacom, Senin (27/4).

Dia menjelaskan nomor tersebut tidak menerima telepon hanya pesan WhatsApp. Kemudian Juliari juga menjelaskan nomor tersebut bukan untuk layanan pendaftaran penerima bansos.

“Bukan untuk pendaftaran penerimaan bansos kemensos,” jelas Juliari.

Juliari mengatakan jika masyarakat ingin mengadukan atau menemukan masalah terkait bansos Kemensos bisa mengirimkan pesan. Dengan mencantumkan nama, ktp, alamat lengkap dan aduan.

“Silahkan mengirimkan pesan aduan jika menemukan masalah terkait bansos Kemensos. Dengan format : salah sasaran, penyelewengan pungli (contoh), nama, ktp, alamat, dan aduan,” jelas Juliari.

Pendataan Bansos Diserahkan Ke Pemda

Juliari menjelaskan mekanisme pendataan atau alokasi per kelurahan atau penerima bantuan sosial diserahkan seluruhnya pada pihak pemerintah daerah. Dia menjelaskan hal tersebut diatur agar tidak terjadi kekacauan.

“Mekanisme pendataannya atau alokasi per kelurahan atau desa diserahkan full ke daerah. Kita tidak mengatur hal tersebut, supaya nanti tidak kacau,” jelas Juliari dalam pesan singkat, Senin (27/4).

Dia menjelaskan sudah pasti ada beberapa wagra yang tidak menerima. Sebab itu pemda harus mengaturnya dengan baik.

“Sudah pasti ada yang tidak terima. Makanya penyelesaiannya silahkan Pemda atur,” ungkap Juliari.

Dengan cara kata dia, dibicarakan dengan warga, yang bisa dipimpin oleh ketua RW atau kepala desa. Juliari yakin jika dibicaranan semua akan mengerti.

“Sebenarnya dibicarakan antar warga, dipimpin Ketua RW atau Kepala Desa bisa kok. Rakyat kita kan punya semangat gotong royong. Kalo yang sudah dapat, trus dapat lagi, dikasih ke yang blm dapat,” ungkap Juliari.

Banyak Warga Belum Terima Bansos

Penyaluran bantuan sosial Covid-19 bermasalah seperti di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui banyak warga yang belum dapat bantuan sosial (bansos) dan banyak yang tidak tepat sasaran.

Menurut Anies yang berbicara di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/4), hal tersebut dikarenakan data yang tidak sempurna dan menurut Anies hal tersebut biasa terjadi di Indonesia yang menurutnya hampir tidak mungkin menemukan data yang super akurat.

“Kami menargetkan bisa memberi 1,2 juta Kepala Keluarga (KK) dan itu tentu ada 1,2 juta nama, tentu saja, tidak mungkin sempurna. Dari 1,2 juta, Anda bisa temukan dua nama sama, ketemu 1, 2, 3 (yang tidak tepat sasaran), pasti. Di negeri ini, data yang super akurat sulit, tidak usah ditutup-tutupi fakta itu. Nah bagian kita adalah mengoreksinya terus-menerus meningkatkan kualitas data,” ujar Anies.

Koreksi tersebut, lanjut Anies, dikarenakan banyak yang dulunya masuk ke dalam data masyarakat miskin saat situasi normal, dengan perekonomian bergerak sebagaimana mestinya. Namun dengan keadaan saat ini dengan kegiatan perekonomian yang melemah, di lapangan, yang membutuhkan bantuan lebih banyak dibandingkan yang ada dalam daftar yang dimiliki pemerintah.

“Kenapa itu terjadi? Karena banyak yang sekarang tidak memiliki pekerjaan, banyak yang warungnya tutup, banyak yang kegiatan kesehariannya tidak berfungsi (secara ekonomi). Di sini kemudian bagian kami adalah memastikan mereka yang miskin baru, prasejahtera baru, masuk di dalam data yang di-update. Sehingga pada distribusi berikutnya, mereka akan bisa mendapatkan bantuan juga,” ucap dia.

Bukan Sepi Job, Ini Alasan Dewi Perssik Tetap di Rumah Aja saat Pandemi

0

BOGORDAILY – Belakangan ini, banyak yang menyebut pedangdut Dewi Perssik sepi job. Sehingga Dewi memutuskan untuk berada di rumah aja. Namun fakta berbicara lain.

Dewi mengatakan ia sebenarnya ditawari beberapa pekerjaan untuk tetap produktif selama pandemi Corona. Namun dengan alasan kesehatan, Dewi memutuskan untuk tidak lagi menerima pekerjaan itu.

“Sebenarnya ada tawaran dari beberapa stasiun televisi, cuma aku belum berani untuk keluar rumah karena kondisinya kayak gini. Aku ngikutin anjuran pemerintah untuk stay di rumah aja,” kata Dewi Perssik kepada wartawan.

Ia mengatakan masalah rezeki pasti nanti bisa dicari lagi. Namun untuk masalah kesehatan, Dewi tidak ingin meremehkannya.

“Tapi kalau kesehatan aku keluar rumah, aku takut aja. Makanya aku harus memfilter buat kerja di mana, ketemu sama siapa dan lainnya,” terangnya lagi.

Pemilik goyang gergaji ini juga mengatakan alasan lainnya adalah sang buah hati, Gabriel.

“Kan di rumah ada Gabriel ya, takutnya kalau aku ke mana-mana nanti bisa nularin dia kan kasihan,” terangnya lagi.

Terkait Wacana Turnamen Pengganti ini Saran untuk PSSI

0

BOGORDAILY – PSSI sempat memunculkan wacana turnamen pengganti jika kompetisi musim ini dihentikan total. Pelatih PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantara ikut angkat bicara.

Menurut wacana tersebut kompetisi pengganti itu bisa terselenggara pada bulan September mendatang, tentunya dengan pertimbangan jika pandemi virus Corona sudah berakhir.

Seto Nurdiyantara mengapresiasi PSSI yang terus mencari jalan keluar. Tapi Seto juga minta PSSI untuk lebih dulu mementingkan faktor kesehatan dan keselamatan, sehingga jangan buru-buru mengambil keputusan di tengah pandemi yang belum pasti kapan berakhir.

“Baiklah ada turnamen pengganti, mungkin pandangan agar tetap ada aktivitas, tapi risikonya pasti tetap ada. Karena kalau wabah belum juga reda, lebih baik juga janganlah,” ujar Seto.

Lebih lanjut, Seto menegaskan bahwa semua pihak termasuk PSSI untuk tidak main-main dengan virus Corona.

“Jangan bermain-main dengan virus ini. Kalaupun itu ada turnamen, kemudian tanpa penonton, secara sosial semua terdampak,” tandas pelatih berusia 46 tahun itu.

Turnamen pengganti kompetisi resmi bukan barang baru di Indonesia. Pada tahun 2015 lalu ketika PSSI mendapatkan hukuman dari FIFA, ada sejumlah turnamen seperti Piala Presiden, Piala Bhayangkara, dan Piala Jenderal Sudirman.

Saat Terminal-Bandara-Pelabuhan di Jabodetabek Lumpuh Karena Imbas Larangan Mudik

BOGORDAILY – Aturan larangan mudik Idul Fitri telah berlaku sejak 24 April 2020. Pelayanan transportasi darat, laut, dan udara telah menyetop penjualan tiket ke penumpang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) soal larangan mudik 2020. Aturan tersebut tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona.

Menindaklanjuti kebijakan itu, pelayanan jasa transportasi dihentikan sementara. Layanan jasa transportasi tidak lagi menjual tiket ke penumpang selama larangan mudik.

Berikut kisah terminal, bandara, hingga pelabuhan yang lumpuh terkena imbas larangan mudik:

Pelabuhan Merak

Polisi menegaskan semua pemudik dari dan ke wilayah non-PSBB dilarang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

“Ya, semua (dilarang mudik), coba rekan-rekan cermati lagi apa statement pemerintah melalui Bapak Presiden bahwa masyarakat dilarang untuk melakukan perjalanan mudik, tidak berlaku pada wilayah PSBB saja,” kata Dirlantas Polda Banten Kombes Wibowo, Minggu (26/4/2020).

Polisi menegakkan aturan sesuai panglima tertinggi angkatan bersenjata, yakni Presiden RI. Untuk itu, pernyataan Presiden dinilai sudah jelas bahwa larangan mudik berlaku bagi semua anak bangsa.

“Pelabuhan Merak memang tidak termasuk dalam zona PSBB, bahwa kendaraan yang keluar-masuk wilayah Merak ini juga bisa lihat platnya dari mana, asal tujuannya dari mana, notabene ini juga hampir rata-rata dari wilayah zona PSBB,” kata dia.

Wibowo mengingatkan kebijakan pemerintah perihal larangan mudik demi kebaikan bersama dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Untuk itu, warga diimbau mematuhi kebijakan ini demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Terminal Pulogebang

Pengelola Terminal Pulogebang resmi menghentikan layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai hari ini. Penghentian layanan itu seiring berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

“Mulai hari ini, untuk bus AKAP sudah tidak ada pelayanan lagi,” ujar Kasatpel Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulogebang Afif Muhroji saat dihubungi, Jumat (24/4/2020).

Dengan tidak ada layanan bus AKAP ini, masyarakat diharapkan tidak mudik ke kampung halaman. Larangan mudik ke kampung halaman bertujuan mencegah penularan COVID-19 makin meluas.

Meski demikian, sehari sebelum berlakunya kebijakan larangan mudik, yakni Kamis (23/4), sudah ada ratusan penumpang meninggalkan Jakarta menggunakan bus AKAP di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. Bus berangkat pukul 06.00-12.00 WIB.

Dari data yang ada, bus AKAP yang berangkat dari Terminal Pulogebang sebanyak 64 unit. Total, ke-64 bus itu telah membawa 831 penumpang ke berbagai daerah.

Terminal Kalideres

Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menghentikan operasi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mulai hari ini. Penghentian tersebut dilakukan setelah berlakunya larangan mudik dari pemerintah.

“Dari tadi pagi sudah ditutup. Data penumpang dan bus 0,” kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen ketika dihubungi, Jumat (24/4/2020).

Meski begitu, masih ada penumpang yang datang ke Terminal Kalideres. Namun mereka hanya hendak melakukan pengembalian tiket kepergian setelah 24 April.

“Ada penumpang minta mengembalikan tiket yang sudah dibeli mulai tanggal 24 sampai seterusnya,” jelas Revi.

PT Pelni

PT Pelni (Persero) mematuhi kebijakan itu dengan tidak menjual tiket ke penumpang hingga 8 Juni dan hanya melayani muatan logistik.

“Berdasarkan aturan tersebut, sementara waktu kami akan mempersiapkan seluruh kapal penumpang kami untuk mengangkut muatan logistik. Manajemen akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan selaku regulator untuk mengatur pola trayek agar dapat berjalan secara maksimal,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro, dalam keterangannya, Jumat (24/4/2020).

Yahya mengatakan Pelni berupaya memaksimalkan pelayanan kapal-kapalnya di tengah pandemi COVID-19. PELNI akan mengatur operasional kapal secara bergantian untuk melayani angkutan barang.

“PELNI selalu siap untuk mengoperasikan kapal-kapalnya secara bergantian menuju wilayah yang tetap membuka pelabuhannya untuk angkutan barang,” kata Yahya.

Yahya mengatakan, terkait transportasi logistik, sekitar 50 persen kapal penumpang Pelni memiliki ruang yang dapat dimaksimalkan untuk mengangkut muatan kontainer, baik dry maupun reefer container, general cargo.Bahkan beberapa kapal mampu mengangkut kendaraan.

“Pelni sendiri memiliki komitmen untuk membantu pemenuhan kebutuhan logistik di seluruh wilayah di Indonesia, terutama Indonesia timur, sehingga dapat menjaga stabilitas kebutuhan barang di Indonesia,” ujar Yahya.

Sementara itu, Pelni akan tetap mengoperasikan kapal perintis guna mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat yang berada di wilayah T3P yang ingin memenuhi kebutuhan pokok ataupun bekerja. Yahya mengatakan kru kapal akan tetap dipantau kesehatannya dengan mengecek suhu tubuh dan akan melaksanakan protokol pencegahan COVID-19.

“Tentu sebelum melakukan kegiatan operasional, kami akan memeriksa kesehatan seluruh kru yang bertugas sesuai dengan prosedur yang ada. Kami akan pastikan semua kru dalam keadaan sehat dan memenuhi standar untuk melakukan pelayaran,” ungkap Yahya.

Beberapa kapal telah dijadwalkan akan kembali melakukan operasional, di antaranya KM Sinabung akan berlayar pada 24 April 2020 dari Tanjung Priok dengan rute Tanjung Priok-Kijang-Batam-Belawan (PP) menggantikan rute yang dioperasikan KM Kelud.

KM Gunung Dempo akan beroperasi pada 24 April 2020 dengan rute Tg. Priok-Surabaya-Makassar-Ambon-Sorong-Jayapura-Sorong-Makassar-Surabaya-Tg. Priok dan melakukan omisi Manokwari, Nabire, Wasior, serta deviasi di Ambon.

KM Labobar dijadwalkan akan berangkat dari Pelabuhan Surabaya pada 27 April 2020 dengan rute Surabaya-Makassar-Parepare-Balikpapan-Tarakan-Nunukan-Pantoloan-Balikpapan-Parepare-Makassar-Surabaya.

KM Ciremai akan berangkat dari Pelabuhan Tg. Priok pada 29 April 2020 dengan rute Tg. Priok-Surabaya-Makassar-BauBau-Sorong-Biak-Jayapura-Biak-Sorong-Namlea-BauBau-Makassar-Surabaya-Tg. Priok. Kapal melakukan omisi Manokwari dan deviasi di Namlea.

KM Dobonsolo akan berangkat pada tanggal 4 Mei 2020 dengan rute Tg. Priok-Surabaya-Makassar-BauBau-Ambon-Sorong-Serui-Jayapura-Sorong-Ambon-BauBau-Makassar-Surabaya-Tg. Priok.

KM Nggapulu dijadwalkan akan berangkat melalui Pelabuhan Tg. Priok pada 6 Mei 2020 dengan rute Tg. Priok-Surabaya-Makassar-BauBau-Ambon-Tual-Dobo (PP). Kapal melakukan omisi di Banda, ,Kaimana dan Fak-Fak.

“Masyarakat dapat memantau info terbaru melalui laman website maupun akun social media resmi perusahaan serta call center Pelni 162,” ungkap Yahya.

Bandara

PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta mengumumkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) berstatus terminate operation. Status ini berlaku pada periode 24 April hingga 1 Juni 2020.

Bandara Halim Perdanakusuma terletak di provinsi yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni DKI Jakarta.

Di lokasi ini, ada penumpang yang kecewa karena Bandara Halim harus patuh Permenhub dalam rangka penanganan wabah Corona itu. Fredy, salah satu calon penumpang pesawat tujuan Solo, Jawa Tengah harus gigit jari lantaran jadwal penerbangannya ke kampung halaman sudah dibatalkan karena aturan larangan mudik.

“Kami sampaikan bahwa, mulai Jumat (24/4) Bandara Soekarno-Hatta tidak melayani penerbangan yang mengangkut penumpang. Kami hanya melayani angkutan kargo dan penerbangan khusus saja sesuai ketentuan dalam Permenhub 25 Tahun 2020,” kata Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi, melalui keterangan pers tertulis, Jumat (24/4).

“Ada pembatalan perjalanan, seharusnya saya berangkat jam 09.00 WIB tapi dibatalkan dari jam 06.00 WIB tadi,” ujar Fredy (30), seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/4). Dia kemudian berusaha mendapatkan uang tiket kembali (refund).