Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 8301

350 Penumpang KRL Stasiun Bogor Jalani Swab Test

BOGOR DAILY – Sebanyak 350 penumpang Komputer Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bogor dilakukan Swab Test Virus Korona atau Covid-19. Pengetesan itupun dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Jawa Barat, Iskandar, mengatakan, Swab Test yang dilakukannya hanya sehari saja. Tujuannya sendiri, untuk memaatikan penumpang KRL tetap aman dalam perjalanan.

“Hari ini untuk swab test massal kita targetkan 350 penumpang. hasilnya nanti akan diketahui dua sampai tiga hari kedepan,” katanya kepada wartawan, Senin (27/4/2020).

Dirinya berharap, dengan adanya Swab Test yang dilakukan oleh pihaknya, bisa memberikan gambaran penyebaran Virus Korona atau Covid-19 pada penumpang KRL.

“Tapi kalaupun ada yang positif kami akan lakukan penanganan lebih lanjut, karena memang KRL ini masih sangat diperlukan,” ucapnya.

Iskandar juga menambahkan, hasil Test ini akan dilaporkan pada pimpinan dalam hal ini adalah laboratorium kesehatan Daerah (Labkeda) Jawa Barat.

“Untuk tenaga medis kita siapkan dari Bogor dan juga Jawa Barat,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang KRL yang merupakan warga Ciomas, Aldi mengaku senang, dengan Swab Test massal yang dilakukan Dinas Perhubungan Jawa Jawa Barat.

“Saya tiap hari menggunakan ini (KRL.red), karena saya kerja di Depok. Jadi saya selalu gunakan ini KRL alhamdulillah dites, semoga hasilnya negatif,” singkatnya. (Andi).

Liga Inggris Tidak Bisa Dibatalkan Layaknya Liga Belanda

0

BOGORDAILY – Muncul desakan agar Premier League dibatalkan seperti Liga Belanda. Menurut salah satu eks manajernya, Alan Pardew, Liga Inggris tidak bisa seperti itu.

Menyusul pandemi virus corona yang membuat banyak kompetisi berhenti sampai batas waktu tidak ditentukan, Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) memutuskan Liga Belanda dihentikan tanpa juara, degradasi, dan promosi.

Liga Belanda jadi kompetisi kedua di Eropa yang melakukan hal ini setelah Liga Belgia. Keputusan KNVB ini bukan tidak mungkin diikuti oleh operator liga lain jika kondisi di Eropa belum memungkinkan.

Salah satu yang didesak untuk membatalkan liga adalah Premier League. Masih jadi perdebatan di antara klub-klub apakah perlu liga dilanjutkan atau dibatalkan saja.

Jika liga dibatalkan maka Liverpool dipastikan gagal menjadi juara meski mereka cuma butuh dua kemenangan lagi. Tapi, opsi membatalkan musim bukan jalan terbaik, karena bukan cuma Liverpool tapi ada beberapa tim, khususnya yang berjuang menghindari degradasi, tidak akan setuju.

Apalagi perputaran uang di Inggris begitu besar khususnya dari hak siar, sehingga peluang membatalkan musim akan sangat kecil.

“Kondisi hak siar di Premier League itu lebih rumit lagi. Jika Anda menggunakan cara yang sama (seperti di Belanda), maka Anda bisa berakhir dengan saling menuntut di pengadilan,” ujar Pardew di Daily Mail.

“Mungkin ada juga seperti itu Belanda karena promosi itu penting, erat kaitannya dengan gaji pemain,” sambungnya.

“Saya sudah bicara dengan manajer, chairman, dan beberapa CEO di Premier League, sepertinya mereka ingin menuntaskan musim jika diizinkan pemerintah. Memang ada yang ingin dihentikan sekarang dan memulai musim baru, karena persoalan finansial. Mereka akan berupaya semaksimal mungkin untuk membuat liga jalan lagi.”

“Apakah orang menilai Liga Belanda sudah membuat keputusan tepat atau tidak, saya rasa Premier League tidak akan melakukannya,” tutupnya.

Mudik Dilarang, 3.683 Kendaraan Dihalau Masuk ke Jawa Barat

BOGORDAILY – Pemerintah sudah melarang aktivitas mudik di tengah Pandemi Corona. Ribuan kendaraan yang hendak masuk ke Jawa Barat dihalau petugas di lapangan.

“Total keseluruhan ada 3.683 kendaraan yang dilakukan penghalauan,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso via pesan singkat, Senin (27/4/2020).

Erlangga mengatakan data ribuan kendaraan yang dihalau tersebut merupakan data dari tanggal 24 hingga 26 April 2020. Dari data tersebut, jenis kendaraan yang paling banyak dihalau yakni sepeda motor.

“Kendaraan roda dua ada 2.704 kendaraan, roda empat 832 kendaraan dan bus 47 kendaraan,” tuturnya.

Kendaraan tersebut dihalau saat masuk ke Jabar melalui beberapa pintu masuk baik tol maupun non tol. Dalam penghalauan ini, Erlangga menyatakan petugas melakukan secara persuasif untuk meminta kendaraan memutar balik.

“Kendaraan tersebut yang masuk dari arah timur maupun barat (menuju ke Jabar). Paling banyak dari Jakarta,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan akan melarang mudik Lebaran pada hari raya Idul Fitri 1441 H bagi semua warga. Sebelumnya, Jokowi hanya melarang mudik untuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan TNI-Polri.

“Mudik semuanya akan kita larang,” ujar Jokowi membuka ratas di Istana Presiden yang disiarkan langsung lewat akun YouTube Setpres, Selasa (21/4/2020).

Acting

0

For those in the picture industry, wardrobe alludes to the outfit or costume an actor, performer or further wears at the same time found on a motion picture or Television set set in place. And character is best the thing that actors understand. Everything you wish to be aware of famous celebrities and performers – Chris Evans about, Robert Downey, Junior., Jennifer Lawrence and considerably more.

Dor!! Begal Bengis Ditembak Mati Polisi

0

BOGORDAILY.net – Aksi begal berhasil dilumpuhkan polisi. Satu bahkan terpaksa ditembak mati.

Adalah Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung yang melakukan tindakan tegas dengan menembak mati seorang pelaku begal yang juga merupakan residivis, pada Kamis (23/4/2020) dini hari.

Peluru yang menembus dada kanan pelaku bernama Aldi itu membuat dirinya tewas seketika saat melarikan diri di kawasan Derwati, Kota Bandung. Aldi diburu polisi hingga ke kawasan Derwati setelah melakukan pembegalan di Jalan P.H.H. Mustofa.

“Kita sedang pengembangan untuk mencari barang bukti, karena saat dicari barang bukti, dia justru melarikan diri. Sehingga oleh petugas dilakukan tindakan tegas, kepada tersangka tersebut,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung, sebagaimana dilansir Antara, Kamis.

Ulung menuturkan, pelaku residivis itu telah melakukan aksinya sebanyak 10 kali. Kepolisian, kata dia, memang memburu pelaku tersebut yang kerap melakukan aksinya dengan kekerasan.

Selain itu, ada seorang rekan pelaku bernama Asep yang juga ditangkap oleh pihak kepolisian. Asep juga ditembak di kedua kakinya karena ikut melarikan diri.

“Adapun ada dua tersangka, yang satunya kita amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut lagi,” kata Ulung.

Dengan kejadian itu, Ulung menegaskan pihak kepolisian tidak akan memberi ruang terhadap setiap tindak kejahatan jalanan yang sangat meresahkan masyarakat.

Maka ia telah menginstruksikan kepada anggotanya untuk menindak tegas jika menemukan pelaku kejahatan.

“Di tengah situasi pandemi ini kita tidak akan memberikan ruang, dan kami perintahkan kepada anggota untuk menembak di tempat pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat,” katanya.(*/bdn)

Dibela, Rizal Ramli Itu Tokoh Pluralis

0

BOGORDAILY.net – Pernyataan Ekonom senior Rizal Ramli yang disalah artikan dibela.

Rizal Ramli dituding anti-Tionghoa secara tidak berdasar dan salah alamat.

Hal itu dikatakan pengamat politik Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun, Sabtu (25/4/2020).

“Rizal Ramli selama ini dikenal sebagai tokoh yang pluralis dan terbuka terhadap semua golongan, termasuk kalangan etnis Tionghoa. Jadi sangat aneh sekali jika dia dikatakan telah mengeluarkan pernyataan berbau rasis,” kata Rico.

Menurutnya, pernyataan Rizal Ramli yang meminta Indonesia tak lagi menjadi antek China dalam forum ILC, bukanlah menyasar kepada etnis Tionghoa, namun kepada negara China (Tiongkok).

“Sejauh yang saya saksikan, pernyataan Rizal Ramli di acara ILC itu adalah kritik terhadap negara Tiongkok (China), bukan ke etnis Tionghoa,” tegas Rico.

Rico yang juga mantan Ketua BEM UI ini mengakui bahwa banyak pihak yang sampai sekarang, sulit membedakan antara negara China (Tiongkok) dan etnis Tionghoa.

Sehingga, menurutnya, kritik yang disampaikan Rizal Ramli terkait kebijakan perintah yang dianggap terlalu mengekor kepentingan negara China itu dianggap tindakan rasis.

“Masih banyak orang gagal paham membedakan istilah Tionghoa dan China (Tiongkok). Kalau China (Tiongkok) itu merujuk pada sebuah entitas negara. Sedangkan Tionghoa merujuk kepada sebuah ras atau etnis. Jadi harap lebih cerdas sedikit dalam membedakannya,” pungkasnya.(*/bdn)

Soal Mudik Belajar Dari China

Oleh: Hj. Ade Yasin, SH, MH

Indonesia juga sebaiknya belajar dari kasus China soal mudik. Meski bermula dari Kota Wuhan, dalam waktu singkat coronavirus ini menyebar ke penjuru China dan seluruh dunia.

Penyebabnya adalah serangan virus terjadi saat warga Negeri Tirai Bambu merayakan Tahun Baru Imlek. Seperti lebaran di Indonesia, tradisi Imlek di China diwarnai dengan mudik ke kampung halaman.

Perayaan Imlek di China bahkan berlangsung selama 40 hari. Tahun 2020 ini, perayaan Imlek dimulai pada 10 Januari. Dalam kurun 10 Januari hingga 18 Februari, pemerintah China mencatat warga melakukan sekitar 3 miliar perjalanan.

Pergerakan manusia yang begitu aktif membuat virus menyebar dengan sangat cepat. Pada 20 Januari, jumlah kasus corona di China masih 278 dan terkonsentrasi di Kota Wuhan. Pada 18 Februari, akhir perayaan Imlek, jumlahnya menjadi 72.568. Meroket lebih dari 26.000%!

China terpaksa harus bergerak cepat untuk meredam virus ini. Pemerintah membangun belasan rumah sakit darurat untuk merawat pasien yang tidak tertampung di rumah sakit biasa. Di Wuhan saja ada 15 rumah sakit temporer yang merawat lebih dari 12.000 pasien.

Pemerintah China juga memberlakukan karantina wilayah (lockdown) di Wuhan dan beberapa daerah lain. Akses keluar/masuk daerah ditutup total. Warga benar-benar tidak boleh keluar rumah kecuali untuk urusan mendesak. Transportasi umum juga tidak beroperasi.

Gerakan Cepat (Gercep) itu membuahkan hasil positif. Kini penambahan kasus baru di Negeri Panda terus melambat, bahkan lockdown di Wuhan pun sudah dicabut.

Indonesia juga berisiko mengalami hal yang sama jika mudik Lebaran tahun ini masih ramai. Bayangkan kalau orang-orang khususnya di Jabodetabek yang menjadi epicentrum coronavirus ini berhamburan keluar rumah untuk melaksanakan mudik. Daerah yang awalnya aman-aman saja, bisa berubah menjadi hot spot baru. Penyebaran virus corona akan semakin luas dan susah dikendalikan.

Oleh karena itu, kami juga memastikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya di Kabupaten Bogor akan diperpanjang dari seharusnya berakhir pada 29 April 2020.

Perpanjangan PSBB ini juga telah disepakati oleh Pemkot Bogor, Pemkab dan Pemkot Bekasi, usai kami bertemu di Pendopo, Cibinong, Minggu, (26/4/2020).

Permohonan perpanjangan PSBB ini akan segera kami ajukan ke Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil.

Kami berharap dalam PSBB tahap dua nanti, daerah diberi kewenangan lebih untuk menerapkan sanksi lebih keras kepada masyarakat.

Dengan ketegasan ini kami berharap bisa lebih membangun kedisiplinan masyarakat. Jika hanya pemberian surat peringatan kami rasa tidak akan cukup. Masyarakat rupanya sudah tidak mempan dengan surat peringatan. Oleh karena itu kami ingin ada sanksi yang lebih berat.

Terlebih fakta yang terjadi di lapangan masyarakat tetap berbondong-bondong bahkan berdesakan hanya untuk membeli makanan berbuka puasa. Seolah sedang tidak terjadi apa-apa. Bahkan masjid-masjid masih ada yang menggelar solat berjamaah. Seperti solat Jumat maupun solat tarawih.

Pandemi Covid-19 yang diprediksi selesai pada Juni 2020, bisa menjadi lebih panjang jika masyarakat tidak patuh.  Maka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini akan mubazir dan terus berkepanjangan.

Oleh sebab itu, apabila kita ingin menghentikan corona di bulan Juni sesuai perkiraan para ahli, saatnya kita disiplin. Patuhi semua aturan pemerintah. Kita harus menguatkan tekad. Corona di Kabupaten Bogor masih sangat berbahaya.

Di Kabupaten Bogor, saat ini 105 orang positif terinfeksi Covid-19. Dari jumlah itu, 11 orang dinyatakan sembuh, 83 kasus masih dalam penanganan dan 11 orang meninggal dunia.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 374 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 308 orang. (*)

Damar Land Ciampea, Rumah Syariah dengan Cicilan Sampai 15 Tahun

0

BOGORDAILY.net – Memiliki unit investasi yang dikemas secara syariah menjadikan kita semua bebas akan bahaya praktek riba dalam proses pembeliannya.

Damar Land Ciampea salah satunya, project yang berada di Desa Tegalwaru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor tersebut tengah gencar memberikan promo kemudahan anda semua memiliki unit kavling siap bangun ber-IMB dan unit rumah type 36/60 dengan pembayaran ataupun cicilan skema syariah.

Melalui sambungan telepon, Imron Damarsyah Owner Perumahan Syariah Damar Land Ciampea menjelaskan niat tulus nya untuk menjalankan solusi bagi anda semua yang ingin memiliki rumah tanpa bank, tanpa BI Checking dan tanpa akad yang bermasalah.

Kemudahan itu ada pada proses DP yang ringan dan cicilan langsung kepada developer dengan tenor selama 10 sampai 15 tahun.

“Untuk 15 tahun angsuran hanya sekitar 2 jutaan, untuk cicil selama 10 tahun angsuran cicilan hanya sebesar 3 jutaan. Ini tentu menjadi solusi mudah untuk anda memiliki rumah.” papar Imron.

Tentu dari semua promo yang dijelaskan diatas, ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Bagaimana syarat dan ketentuan itu, anda cukup click di www.damarpropertysyariah.com.

“Informasi lengkap ya bisa cek disana, langsung bisa hubungi nomor customer service kami untuk melalukan perjanjian survey langsung ke lokasi maupun survey online. In Syaa Allah.” tutup pria berusia 40 tahun itu.

(Red-BDN).

Kabar Gembira, 1 Pasien Positif Korona dari Kecamatan Cileungsi Sembuh

0

BOGORDAILY.net – Di tengah kabar duka soal meninggalnya pasien ada juga kabar gembira. Satu pasien positif korona dinyatakan sembuh.

Minggu (26/4/2020), Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah mengumumkan, bahwa satu pasien Korona Dinyatakan sembuh.

Ia mengatakan, pasien positif Korona di Kabupaten Bogor dinyatakan sembuh, setelah menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Pasien positif Korona yang sembuh merupakan warga Kecamatan Cileungsi, jenis kelamin perempuan usia 23 tahun,” katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Data yang didapat, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 308 orang. Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 374 orang.

“Status PDP meninggal ada 17 orang masih menunggu hasil tes Swab dari Litbangkes Kemenkes RI, apakah positif atau tidak,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Bogor sebanyak 105 orang. Sembuh sebanyak 11 orang dan meninggal juga sebanyak 11 orang.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 24 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona. (Andi).

Property Syariah Peduli Covid 19 Salurkan Donasi ke Berbagai Daerah

0

BOGORDAILY.net – Online Class yang digelar sekelompok teman-teman pegiat Property Syariah yang tergabung dalam Property Syariah Peduli Covid 19 telah rampung menyelesaikan bantuan donasi terhadap warga, guru ngaji, dhuafa, yatim piatu dan mereka yang membutuhkan di berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Edo Pranabuana Khudi Isworo yang menjadi inisiator kegiatan tersebut. Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing di PT. Fajar Terbit Land tersebut lebih mengemukakan niatan dirinya bersama semua pegiat bisnis Property Syariah yang ikut serta dalam kegiatan untuk membagi ilmu tentang konsep bisnis Property Syariah dan melakukan sedekah meraih pahala bertepatan dengan masuknya bulan Ramadhan 1441 H.

Total paket sembako berisi beras, minyak, kecap, kopi, sarden, mie instant, garam, handsanitizer dan masker berjumlah 70 pax. Pembagian donasi sembako hasil dari kegiatan Online Class Property Syariah Peduli Covid 19 tersebut dilakukan dengan mendatangi satu per satu target yang di tuju.

“Kami bagikan ke berbagai macam daerah di Bogor Kota, Pamijahan, Sukabumi, Bekasi dan Depok.” ungkap Edo.

Terbagikan kepada para guru ngaji, yatim piatu, dhuafa, santri penghafal quran, wali santri penghafal quran, para amilin masjid juga mendapatkan bantuan tersebut. Target nama dari orang-orang penerima bantuan tersebut bekerjasama dengan Pesantren Yatim Sukabumi, Yayasan Cinta Quran, Pesantren Yatim Dhuafa Abbas Laladon.

“Alhamdulillah, bersama kita bisa, bersatu jauh lebih indah. Ramadhan bisa juga menjadi pemacu kita untuk terus berbuat baik. In Syaa Allah.” tutup Pria 28 tahun tersebut.

(Red-BDN).