Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 8324

Begini Tanggapan Ray Sahetapy Saat Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap Karena Narkoba

0

BOGORDAILY – Tio Pakusadewo kembali dibekuk pihak Polda Metro Jaya lantaran kasus narkoba. Kejadian ini menjadi kali ketiga Tio terseret kasus narkoba.

Atas informasi itu, Ray Sahetapy sebagai sahabat mengaku baru mengetahui kabar ini. Ia juga sempat menghubungi Tio melalui pesan singkat, namun tidak ada jawaban.

“Saya juga baru tahu (Tio ditangkap). Pantesan saya sms nggak ada balasan,” ujar Ray saat dihubungi detikcom, Selasa (14/4/2020).

Selain itu, Ray pun tampak tidak mengetahui alasan Tio kembali menggunakan barang terlarang.

“Baiknya Tio terbuka, agar segalanya bisa jadi jelas. Apakah ada yang atur atau keinginannya sendiri,” jelasnya.

Ray pun tampak telah mengasihani temannya itu yang kini kembali diamankan lantaran narkoba.

“Lelah, kasihan Tio,” kata Ray.

Diketahui, Tio sebelumnya memang sempat diamankan kepolisian pada 2018 silam lantaran kasus narkoba.

Jannah Hills, Project Perumahan Syariah yang Didukung Penuh PII

Bogor Daily – Ulasan bisnis tentang investasi yang tidak pernah ada ruginya adalah investasi tanah atau rumah, sebagai landasan dan patokan khusus dari sisi capital gain yang terus naik bila kita investasi tanah atau rumah. Nah, dalam artikel kali ini, Bogor Daily akan membawa anda untuk hanyut mengenal salah satu project yang bernama Jannah Hills.

Project yang berlokasi di Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor ini mempunyai akses yang super strategis, diantaranya adalah jarak yang hanya 2,5 KM dari stasiun kereta api Citayam, dekat dengan sekolah negeri serta sekolah swasta, hanya 2 KM ke pasar Citayam dan hanya berjarak 8 KM ke pusat pemerintahan Kabupaten Bogor atau jalan Raya Pemda Bogor.

Jannah Hills

Eko Apriansyah CEO Perumahan Islami Indonesia atau PII yang juga bertindak sebagai Konsultan Property Syariah untuk Perumahan Syariah menjelaskan keterlibatan dirinya bersama all team PII di project Jannah Hills dikarenakan satu semangat untuk terus menciptakan kawasan Property Syariah yang real projectnya dan pure syariahnya.

“Terbukti Jannah Hills menjadi pilihan masyarakat muslim, dari total 32 unit di lahan project. Saat ini Jannah Hills hanya menyisakan enam unit saja yang bisa anda miliki.” ungkap Eko.

Jannah Hills

Skema cicil secara syariah dengan tanpa melibatkan lembaga pembiayaan konvensional memastikan project Perumahan Syariah Jannah Hills bebas dari praktek-praktek ribawi dan akad yang bermasalah. Pembeli bisa mencicil dengan tenor selama 60 x cicil dan 120 x cicil, cicilan langsung dibayarkan kepada Developer.

Perumahan Syariah tersebut juga merupakan salah satu project member komunitas Developer Property Syariah atau DPS. Konsep 100 persen murni syariah dengan tanpa riba, tanpa bank, tanpa sita, tanpa denda, tanpa asuransi, tanpa akad bermasalah dan tanpa BI Checking.

“Bagi yang berminat sisa 6 unit di Jannah Hills, bisa juga untuk memesan via PII dengan masuk ke Website Perumahanislamiindonesia.com. Kami tunggu, jangan sampai kehabisan.” tutup Eko Apriansyah.

(Red-BDN).

Rina Nose Batal ke Orlando Gara-gara Corona

0

BOGORDAILY – Pandemi Corona yang tengah merebak di sejumlah negara kali ini, ternyata juga menggagalkan rencana jalan-jalan Rina Nose. Sebelumnya, Rina mengaku berencana pergi ke Orlando pada Mei mendatang.

Namun, Rina merasa tak masalah dan tetap harus selalu di rumah. Hal ini diungkapkannya saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2020) malam.

“Emang tadinya rencananya bulan Mei itu pengen ke Orlando, tetapi begitu ini (Coron), nggak bisa,” ujar Rina.

“Ya udah nggak ada masalah sih, masalahnya kan nggak balik ke rumah ya udah nggak boleh ini. Ya udah nggak ada masalah kalau buat aku jadi gitu ya udah,” lanjutnya.

Sayang, Rina tak merinci untuk apa kepergiannya ke Orlando. Mengenai pandemi Corona, Rina tak menjelaskan secara spesifik mengenai kerugian yang dialaminya. Ia justru menyoroti pada kerugian masyarakat lainnya imbas dari virus Corona ini.

“Ini mah kerugian yang dialami sama semua pihak, semua lini dan pokoknya semua bidang mau dari pengusaha-pengusaha juga. Sekarang banyak yang merugi, agak-agak ketakutan ya. Pokoknya banyak yang dialami semua orang juga gitu. Jadi ya lagi kayak gini nggak bisa ngelawan juga kan kita,” papar Rina.

Barcelona Incar Lautaro Martinez, Inter Minta Griezmann?

0

BOGORDAILY – Barcelona menjadikan Lautaro Martinez buruannya di musim panas nanti. Inter Milan, pemilik sang pemain, dikabarkan membidik Antoine Griezmann sebagai gantinya.

Barcelona bernafsu merekrut Lautaro di bursa transfer mendatang. Penyerang 22 tahun itu diplot sebagai pengganti Luis Suarez, yang kini sudah berusia 33 tahun.

Inter tidak mau kehilangan Lautaro cuma-cuma. Dilansir Marca, menurut laporan Gazzette dello Sport, Nerazzurri membidik Griezmann sebagai gantinya.

Alasannya, Griezmann punya nilai yang juga cukup mahal dan sepadan dengan Lautaro. Pemain Prancis itu dihargai 120 juta euro, lebih besar 9 juta euro dari penyerang Inter yang tengah dibidik.

Namun, Barcelona diprediksi tidak akan mau melepas Griezmann. Eks pemain Atletico Madrid itu masih masuk dalam rencana Blaugrana ke depannya, di mana sudah mencetak 14 gol dari 37 penampilan sejauh ini.

Sebelumnya, Inter dikabarkan menolak paket tukar tambah dari Barcelona. Raksasa Spanyol itu akan menyertakan Ivan Rakitic, Nelson Semedo, dan Junior Firpo ke Inter agar mendapatkan Lautaro.

Kepo … Yuk Join Donasi Dapat Ilmu di Property Syariah Peduli Covid 19

Bogor Daily – Keingintahuan masyarakat luas tentang bagaimana konsep dan skema bisnis Property Syariah memang menarik bila diulas. Skema yang katanya bebas akan transaksi ribawi tersebut digadang-gadang menjadi solusi untuk masyarakat muslim Indonesia memiliki unit kavling tanah dan rumah dengan halal dan mudah.

Sependapat dengan wacana diatas, Edo Pranabuana Khudi Isworo inisiator dan penggagas Online Class Property Syariah Peduli Covid 19 yang juga Founder dari komunitas Kohwah atau Kopi Ukhuwah menjelaskan langsung kepada Bogor Daily bahwa dirinya setuju dengan pernyataan diatas dengan totalitas sikap dan tingkat fokus yang tinggi dalam menjalankan bisnis Property Syariah tersebut.

Ayah satu anak itu juga mengajak bagi masyarakat luas yang penasaran atau kepo tentang bisnis Property Syariah bisa langsung join di kegiatan yang diselenggarakan.

“Caranya joinnya mudah koq, tinggal masuk ke Facebook terus click bersamakitabisa.online, atau bisa juga hubungi saya langsung di nomor 0811 2254 546.” jelas pria yang akrab disapa Kang Edo itu.

Start sejak Senin kemarin lusa (13/04/20) kegiatan Property Syariah Peduli Covid 19 sudah di isi oleh beberapa pemateri yang memang bergerak di bisnis Property Syariah. Adapun para pengisi acara yang sudah mengisi Class Online Property Syariah Peduli Covid 19 diantaranya Ustadz Devie Kristianto, Farhan Alwayni, Amien Azaini, Lido De Rio, Don Vito Ammar, Novaldi Abi Putra SH, dan M Akbar Mukhtar.

“Sisa 7 hari kedepan, tentunya masih banyak lagi pemateri yang dahsyat dalam acara ini, ayo yang belum daftar dan donasi. Kami tunggu ya.” ungkap Kang Edo.

Acara ini live via Facebook Private Group, jadi mudah bila anda semua ikut join. Poin inti adalah ilmu tentang konsep Property Syariah yang di dapat dan donasi membantu semua yang terdampak pandemi Covid 19 saat ini.

“Kami meyakini, di sisa 7 hari pelaksanaan acara, jumlah peserta akan terus bertambah. Ini tandanya bahwa Property Syariah memang layak dilirik.” tutup Kang Edo yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing PT. Fajar Terbit Land.

(Red-BDN).

Update Covid-19 Kota Bogor 15 April: 2 Warga Berstatus PDP Meninggal Dunia

BOGORDAILY.net – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Kota Bogor, kembali bertambah dua orang dengan total keseluruhan sebanyak 23 PDP meninggal.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, saat ini jumlah PDP di Kota Hujan tersebut sebanyak 119 sudah selesai sebanyak 26 orang.

“Total 119, 26 sudah selesai, dalam pengawasan rumah sakit sebanyak 70 orang dan meninggal 23. Untuk yang meninggal kita masih menunggu hasil Swab dari Litbankes Kemenkes RI,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).

Sedangkan, untuk jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 58 orang, masih menjalani isolasi sebanyak 48 orang, dan yang meninggal sebanyak 10 orang.

Masih kata Retno sapaan akrabnya, untuk jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kota Bogor sebanyak 932, selesai 564 dan masih di pantau 368 orang.

“Sedangkan, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi sebanyak 14 orang, sembuh satu orang dan masih dipantau 13 orang,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Bisa komunikasi dengan WhatsApp. Rata-rata penaganannya cukup baik ya, dan mereka cukup optimis dengan penaganan dan perawatan RSUD Bogor, saya minta agar masyarakat tetap di rumah saja dan tetap jaga kesehatan rajin cuci tangan,” tukasnya. (Andi).

Hari Pertama PSBB, Polres Bogor Hanya Berikan Teguran Tertulis

0

BOGORDAILY.net – Kasat Lalu Lintas (Lantas) Polres Bogor, AKP Fadli, mengungkapkan, dalam pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan di Kabupaten Bogor, pihaknya baru melakukan sanksi teguran tertulis saja.

Fadli mengatakan, Polres Bogor saat ini baru memberlakukan teguran bagi pelanggar di pemberlakuan PSBB ini. Menurutnya, sebanyak 10 pengendara di Kabupaten Bogor di berikan teguran tertulis.

“Teguran ini bukan berupa tilang tapi tertulis saja, ada sebanyakan 10 pengendara tidak menggunakan masker, ada satu yang kelebihan muatan penumpang,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).

Ia menjelaskan, teguran tertulis secara simpatik dan persuasif dengan harapan adalah masyarakat menjadi paham dan mengerti, bahwa saat ini di Kabupaten Bogor telah menerapkan PSBB selama 14 hari kedepan.

“Dari tanggal 15 April sampai 29 April 2020, dan yang paling penting adalah jangan diulangi lagi karena ini untuk kepentingan masyarakat juga,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, Polres Bogor bersama instansi terkait melakukan pengawasan (Check Point) di sejumlah titik lokasi bagi para pengguna kendaraan pribadi, maupun transportasi umum yang melanggar aturan PSBB sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 16 Tahun 2020.

“Salah satu titik lokasi kegiatan Check Point ialah di pertigaan Pasar Cibinong, yang dilaksanakan langsung. Bagi para pengemudi, ataupun penumpang yang kedapatan melakukan pelanggaran sesuai Perbup Bogor no 16 Tahun 2020 maka akan diberikan teguran tertulis secara persuasif dan simpatik,” singkatnya. (Andi)

Prilly Tak Pikirkan Kerugian Saat Bagikan Makanan Gratis ke Ojol

0

BOGORDAILY – Prilly Latuconsina tengah pusing dengan sektor usaha miliknya imbas wabah Corona COVID-19. Meski demikian, Prilly berusaha membantu para driver ojol dan pengemudi taksi online.

Caranya dengan memberikan makanan box. Ia mengasih hal itu dengan cuma-cuma kepada driver ojol.

“Apalagi Nona Judes, kita kadang suka ngasih makan siang gratis kan untuk ojek online, baru-baru ini kita kasih 150 box untuk ojek online, taxi driver,” kata Prilly dihubungi baru-baru ini.

Memang Prilly berpikir saat ini bukan momen mengambil untung. Namun, bagaimana caranya agar mengasihi masyarakat yang sedang kesulitan.

“Iya karena untuk sekarang ya, bukan untung rugi yang jadi concern, yang jadi concern sekarang, how we can give back to society, maksudnya gimana kita bisa give back sama yang kerja sama aku bisa give back ke orang-orang,” imbuhnya.

Dia juga melihat para driver ojol dapat mendukung usaha kulinernya. Sebab hingga hari ini Prilly bersyukur bisnisnya masih berjalan.

“Apalagi kan yang online masih buka, jasa ojek online kan berjasa banget buat kita, makanya kita give back dengan kasih mereka lunch box,” pungkasnya.

Marak Pencurian Motor di Tengah Pandemi Corona

BOGORDAILY – Di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit, PHK dimana-mana, kejahatan dan kriminalitas juga makin meningkat. Misalnya saja kasus pencurian motor. Akhir-akhir ini kian marak terjadi di Jakarta, Depok dan Bogor.

Warga perumahaan di Tajurhalang, Kabupaten Bogor misalnya. Tak tanggung-tanggung, empat motor raib dalam semalam.

“Ada empat motor hilang malam ini,” kata Fikri, salah seorang warga di situ, Rabu (15/4).

Bukan cuma di Tajurhalang, warga Parung, Depok, Aliando juga mendapatkan kabar buruk kehilangan motor dari saudaranya. Baru saja Senin pekan ini saudaranya kehilangan motor. Tepatnya, di desa Cogrek, Parung.

“Ternyata malam minggunya di kampung seberang rumah. akhirnya gang dipasang portal,” tuturnya.

Kejadian serupa juga terjadi di Jatijajar, Depok. Motor yang terparkir di halaman rumah hilang saat subuh.

Sang kepala rumah tangga sempat mendengar saat sedang mengaji di ruang tamu. Tapi dikira motor tetangga.

“Tetangga sempat lihat tiga orang di depan rumah, dikira orang mau mancing, memang di belakang rumah ada tempat pemancingan,” kata Dinda, korban.

Selanjutnya, kehilangan motor juga terjadi di halaman supermarket, di kawasan Cimanggis Depok. Dalam dua pekan ini, sekiranya sudah tiga motor yang hilang.

Mereka parkirnya enggak resmi, cuma mau ambil ATM, pas balik lagi, motor udah hilang, tutur Tile, yang bekerja di sekitar lokasi kejadian.

Seorang warga Depok lainnya, Diko mengakui, ada upaya pencurian motor di komplek rumahnya di kawasan Depok Timur. Beruntung, si maling gagal mencuri karena motor memiliki pengaman ganda.

Gagal mencuri karena motor enggak bisa nyala, ditinggal gitu saja di jalan, jelas Diko.

Beralih ke kawasan Ciracas, Jakarta, seorang warga Naldo juga menginformasikan hal sama. Ada pencurian motor di tempat mertuanya.

Baru kemarin satu motor hilang, kata Naldo.

Pencurian Motor Meningkat

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengakui memang ada peningkatan tindakan kriminalitas pencurian motor belakangan ini.

Memang angka pencurian motor tinggi. Kemarin kita baru ekspos pengungkapan sepeda motor yang sampai 60 kali melakukan, makannya kita terus galang giat, jelas Yusri saat dihubungi merdeka.com.

Dia membantah, tingginya angka kriminalitas pencurian motor karena upaya pemerintah membebaskan ribuan napi sebagai sikap pencegahan virus Corona. Sebab, pembebasan napi baru dilakukan pekan ini.

Hanya saja, polisi meyakini, akan lebih gencar lagi melakukan pencegahan tindakan kriminal.

Kita kegiatan rutin yang ditingkatkan, rutin kita kerjakan patroli preventif, tegas Yusri.

Maia Geregetan Warga yang Masih Bandel Soal Imbauan Mudik

0

BOGORDAILY – Lebaran memang masih lama. Akan tetapi, imbauan mudik di tengah wabah Corona COVID-19 sudah ramai dilarang. Artis Maia Estianty pun menyoroti hal tersebut.

Rupanya Maia punya pesan untuk para pemudik. Jika sudah terlanjur mau mudik, Maia meminta agar perantau jangan kembali ke Jakarta sampai COVID-19 selesai.

“Menurut aku, kalau mau mudik jangan kembali dulu ke Jakarta sampai COVID-19 selesai. Sekarang kalau mudik, oke naik kendaraan pribadi, lah kalau ramai-ramai naik bus? Kan nempelnya jaraknya bukan 1 meter lagi,” kata Maia Estianty dihubungi baru-baru ini.

Dia juga menyebut pemerintah Indonesia sudah baik kepada masyarakat. Sebab, katanya, mereka tak menjatuhkan hukuman untuk masyarakat yang nekat mudik.

“Menurut saya, lebih sangat baik Indonesia masih imbauan, nggak kayak di luar negeri kan sudah benar-benar ketetapan. Langgar dipenjara. Indonesia masih sangat halus dan nggak sangat saklek. Indonesia ini susah, karena warganya dikasih tahu pun masih pada bandel,” imbuhnya.

Maia juga geregetan dengan masyarakat yang susah diatur. Dia pun menganalogikan masyarakat yang bandel cuma berpikir pendek.

“Masih pada meremehkan dengan ‘alah ini kan takdir hidup kan Allah yang menentukan’. Itu yang kadang-kadang geregetan saya baca seperti itu. Saya pikir Allah tuh menentukan takdir hidup manusia memang iya, tapi silakan saja nongkrong di kandang macan. Kan namanya konyol, nggak ada ikhtiarnya, cuma pasrah dan nggak ngerti saya,” bebernya.