Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8933

HUT Partai, Demokrat Berikan Kejutan Khusus Bayi Baru Lahir

0

BOGOR DAILY-Tak hanya di Cikeas, HUT Partai Demokrat ke-16 diadakan oleh DPC Demokrat Kota Bogor. Perayaan tersebut diadakan di kantor Sekretariat DPC Demokrat, Jalan Al-Busyro, Kelurahan Katulampa Sabtu (8/9/2017).

Dalam acara tersebut, sejumlah pimpinan Partai Politik lain turut hadir. Seperti dari PDIP, PPP, PKS, Golkar, Nasdem, PAN, Hanura dan juga Perindo.

“Kami mengadakan upacara bendera dan kegiatan bakti sosial pembagian 100 paket sembako untuk masyarakat,” kata Plt Ketua DPC Partai Demokrat, Usmar Hariman.

Ia mengatakan, Demokrat juga akan keliling ke beberapa Rumah Sakit yang ada. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian Demokrat kepada masyarakat.

Ia berharap, acara ini juga dapat dijadikan momentum untuk para kader Demokrat untuk dapat bangkit kembali meraih kejayaan yang pernah diraih di tahun 2004-2009 dan 2009-2014.

“Akan ada pemberian cenderamata kepada bayi yang lahir hari ini. Yang tanggal lahirnya sama seperti Demokrat,” pungkasnya.

Ratusan Ikan di Cariu Mati, Ini Penyebabnya

BOGOR DAILY-Mengharap keuntungan besar, tak jarang pengusaha ternak menyepelekan sistem pembuangan  limbah dengan tak memperhatikan  kualitas tanggul pembuangan.

Jumát (8/9/17), warga Desa Cariu, Kecamatan Cariu digegerkan dengan banyaknya ikan yang mengambang di Sungai Cibeet. Warga menduga, matinya ikan-ikan jenis bener, tawes, gabus, dan jaket tersebut akibat keracunan limbah  kandang sapi milik PT Catur Mitra Taruma yang berlokasi di Kampung Tanggulung, Desa Cariu yang masuk ke Sungai Cibeet.

Di area lebih dari 2 ribu meter, terdapat sedikitnya 100 sapi. Satu ekor sapi  menghasilkan kotoran rata-rata 10 sampai 25 kilo per hari. Apabila dalam satu kandang kolektif dipelihara sebanyak 100 ekor sapi, maka kotoran yang dapat dikumpulkan sebanyak 2.500 kilo. Sampai saat ini total kotoran sapi yang dihasilkan umumnya dibuang ke saluran air.

“Selama ini kita buang ke kali. Maksudnya untuk memudahkan penanganan dan bisa dimanfaatkan untuk lahan-lahan yang terairi oleh saluran tersebut,” tukas salah salah satu pekerja PT, Sudar.

Kondisi itu dibenarkan oleh Camat Cariu Didin Wahidin. Menurutnya, banyaknya ikan-ikan mabuk dan mati di Sungai Cibeet diduga sebab tanggul pembuangan limbah dari kandang sapi yang berada dekat sungai itu jebol. Akibatnya, intensitas pembuangan limbah tak terkontrol. “Kondisi itu membahayakan ekosistem sungai.

Saya sudah mengintruksikan sekretaris kecamatan (sekcam) dan Satpol PP untuk menegur pengelola kandang sapi itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanggul penahan limbang kotoran sapi tersebut jebol, lantaran diguyur hujan yang lebat beberapa hari yang lalu, palagi tanggulnya hanya terbuat dari tumpukan karung. “Saya juga minta agar tanggul limbah itu dibuat permanen, jangan hanya menggunakan karung,” jelasnya.

Ia menerangkan, menjelang musim kemarau seperti ini, masyrakat banyak memanfaatkan Sungai Cibeet untuk mandi, mencuci, dan aktivitas lainnya. Sehingga kandungan air limbah sangat menghawatirkan. “Jadi jangan sampai air tercemari oleh limbah,” ucapnya.

Tak hanya pemerintah kecamatan yang memberikan teguran, pemerintah Desa Cariu pun telah melayangkan teguran pada pengelola kandang sapi itu.

“Dari desa pun sudah memberikan teguran, saya harap tanggul itu segera diperbaiki,” tandasnya. Terpisah, Kapolsek Cariu Kompol Darmansyah mengaku tengah menyelidiki kasus tersebut. Ia mengaku belum melakukan uji kadar air sungai.

“Kami masih lidik, personel kami sudah ke TKP namun belum bisa dipastikan kandungan air mengandungracun karena limbah sapi,” tuturnya.

Tubuh Kecilnya Hancur Dibom

BOGOR DAILY-Nama Hatf Saiful Rasul, seorang santri asal Bogor belakangan jadi perbincangan. Di usianya yang baru 11 tahun, Hatf sudah memutuskan ikut ke Suriah. Ia meminta izin sang ayah bergabung dan berperang di bawah bendera kekhalifahan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Hatf mengutarakan keinginannya itu kala mengunjungi sang ayah, yang mendekam dalam penjara berkeamanan maksimum, saat masa libur belajar di sebuah pesantren di daerah Pesantren Ibnu Mas’ud, Bogor, Jawa Barat.

Begitulah pengakuan sang ayah, Syaiful Anam, yang mencatat kisah tersebut dan memublikasikannya melalui laman daring, dan dikutip oleh worldnewsml.com. Hatf menuturkan kalau sejumlah santri dan gurunya di Pesantren Ibnu Mas’ud juga ikut berperang dengan ISIS di Suriah.

Ia lantas mendeskripsikan bahwa pesantren tempat anaknya menimba ilmu itu adalah “kamerad (teman perjuangan) seideologis dengan kami.”

Hatf pergi ke palagan Suriah bersama kelompoknya tahun 2015. Di Suriah, ia digabungkan bersama gerombolan asal Prancis oleh komandan ISIS. Namun, Hatf  tak lama berperang. Ia dinyatakan tewas terkena serangan udara militer Bashar Al Assad, di Kota Jarabulus, 1 September 2016, satu tahun setelah pergi ke Suriah.

“Tubuh kecilnya dihancurkan bom. Aku tak merasa sedih atau kehilangan, karena Insya Allah, putraku mati syahid,” tukasnya.

“Tapi sebagai seorang ayah, ada kesedihan terbatas yang kurasakan. Kesedihan yang sama seperti ayah-ayah lainnya yang telah kehilangan anak tercintanya,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan dokumen resmi pemerintah dan wawancara dengan aparat kontraterorisme serta mantan jihadis, Haft adalah satu dari 12 orang dari Pesantren Ibnu Mas’ud yang pergi ke Suriah pada periode 2013-2016. Dari 12 orang itu, 8 di antaranya guru dan 4 murid.

Namun, Jumadi, Juru Bicara Pesantren Ibnu Mas’ud, membantah pesantrennya merupakan basis pendukung ISIS ataupun kelompok militan lainnya yang menginterpretasikan Islam secara radikal.

Ia mengakui Hatf pernah menjadi santri di pesantrennya. Namun, Jumadi mengklaim tak tahu aktivitas Haft setelah keluar dari sekolah tersebut.

Ia juga menjawab secara diplomatis ketika dipertanyakan sikap pesantren terhadap gerakan Islam fundamentalis yang memilih jalan peperangan.”Tentang hal itu, perlu diskusi lebih lanjut untuk menjawabnya,” tandasnya.

Melek Politik

0

Oleh: Sugeng Teguh Santoso, SH
(Calon Wali Kota Bogor 2018)

Kelas 3 SMA,  saya sudah membaca buku Ilmu Politik karangan Prof. Miriam Budiardjo. Seorang guru besar politik dari perguruan tinggi ternama. Yakni, Universitas Gajah Mada (UGM). Dari buku itulah saya mendapat pengetahuan normatif tentang apa itu politik.

Politik adalah ilmu tentang penyelenggaraan kepentingan umum. Dengan kata lain,  politik itu pengetahuan yang menjabarkan strategi melayani kepentingan umum/rakyat.Namun, wajah politik di era reformasi ternyata menjungkir balikkan paradigma ilmu politik.

Praktik politik Indonesia justru menerapkan prinsip homo homini lupus yang berarti “Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya”. Bahkan teori setan Shang Yang dan catatan Machiavelli  dalam buku Il Principle berlaku plek 100 persen seperti istilah yang dipopulerkan Thomas Hobbes.

Teori setan Shang Yang dan Il Principle Machiaveli menorehkan tuntunan menghalalkan segala cara untuk memperoleh kuasa dan mempertahankannya. Praktik menghalalkan segala cara demi kekuasaan ini membuat segala teori ilmu  politik yang didapatkan dari kampus terpaksa terpinggirkan.

Faktanya yang terjadi, kekuasaan dengan ideologi kepentingannya seolah menjadi Tuhan, sedangkan modal kapital menjadi alat kerjanya.  Dalam konteks kuasa ini,  rakyat bukanlah objek pelayanan melainkan sebagai alat komoditas politik. Sedangkan, suara rakyat dalam demokrasi hanya menjadi instrumen mencapai kursi kekuasaan. Tidak lebih tidak kurang.

Jadi jangan heran, para politisi dalam analogi sarkastik bisa ‘memotong leher’ kawan, sahabat separtai,seperjuangan sambil tertawa tawa menikmati anggur  di meja makan dengan bertransaksi politik.Hingga muncul pandangan sinis bahwa nasib nyaris 250 juta orang diatur oleh segelintir orang dalam wadah oligarki, sambil berbagi bagi wilayah konsesi politik.

Bisa dibayangkan ketika modal, sumber daya alam, dan kekuasan itu dibagi bagi  di atas meja oleh beberapa orang saja. Sementara, rakyat hanya menjadi pelengkap penderita. Dalam wilayah praktik machiaveliim, muncul fenomena saracen yang mengaduk aduk kebencian antar kelompok warga negara agar muncul instabilitas politik. Terlalu panjang kalau praktik politik machiavelism itu diurutkan satu per satu.

Meski begitu, masih ada politisi yang percaya bahwa politik itu tuntunan daftar kebaikan. Di sana ada politisi gaek nasionalis  yang sudah pensiun. Seperti, Sabam Sirait, ayah politisi muda Mauarar Sirait yang pada akhir masa tugasnya menulis buku “Politik Itu Suci”.

Dalam semangat yang sama perlu diapresiasi langkah presiden Jokowi dengan prinsip KERJA… KERJA …. KERJA  sebagai perwujudan  prinsip Ilmu politik dasar yang berorientasi melayani rakyat. Insfrastruktur dibangun masif sampai pelosok daerah  sebagai implentasi keadilan pembangunan.

Ada juga kelompok politisi salon. Kelompok politisi ini diduga tidak akan kasar memainkan praktek machiavelism, karena politisi salon ini butuh citra positif, citra moralis, dengan tujuan menggalang suara konstituen untuk dipilih dan bertahan dalam tampuk kuasa.

Mereka adalah para pesolek politik, membentuk pencitraan melalui strategi branding media, dan umumnya berhasil. Karena mereka menyadari massa rakyat sebagian besar tidak terdidik dalam pemahaman hak politik, berpendidikan rendah bahkan apatis yang perlu umpan pendek berupa money politik.

Para politisi salon mengabaikan substansi politik sebagal pelayanan rakyat. Mereka faham kalau rakyat yang tidak terdidik dalam politik ini, memiliki kehidupan sehari-hari yang sulit. Sehingga, cukup diberi katarsis keramaian acara, diberi taman indah, diberikan Bantuan Layanan Tunai (BLT). Atau sesekali didatangi dengan memberikan sumbangan berupa gula dan bahan pokok lainnya.

Katarsis tersebut terbukti berhasil, sehingga para pesolek politik memiliki peluang besar untuk kembali mendapatkan dukungan. Tetapi, jangan berharap kalau para politisi salon  itu mampu mengambil keputusan strategis yang menuntut nyali besar. Jangan harap mereka mau pasang badan untuk rakyatnya atau berjuang mempertahanlan prinsip nilai. Karena, orientasi mereka adalah diri mereka (selfiest).

Jadi terlihat benang merah bahwa praktek mavhiaveilism , pesolek politik subur karena rakyat tidak terdidik dalam politik. Kalaupun  ada,  aktivis pilitik yang terlibat dalam penyadaran hak-hak  rakyat, mereka hanya segelintir orang yang teriak-teriak di jalan sunyi. Bahkan jalan itu bisa makin sunyi tatkala mereka juga ditarik dalam dekapan oligarki.

Wahai  warga/ rakyat , saudara/i sebangsa sadarlah jangan mau hanya jadi komoditas politik saat pemilu. Ambil peran, ambil daulatmu agar kamu bukan hanya jadi pelengkap penderita. Ingat, politik ada hanya untuk melayanimu bukan sebaliknya kamu melayani elit politik. Ayo melek poliitik!

Salam Sang Pembela
Tol Cikampek, sambil bermacet ria
9-9-2017.

Cawalkot Ini Siap Jadi Pelopor APBD Pro Rakyat

0

BOGOR DAILY- Nama Sugeng Teguh Santoso mungkin sudah tak asing di telinga. Lelaki yang memulai sepak terjang di dunia advokat kini semakin mantap maju sebagai bakal calon Wali Kota Bogor 2018.

Tak main-main, pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Bogor ini juga sudah menyiapkan terobosan jika terpilih menjadi F1 Kota Bogor. Salah satunya jadi pelopor terciptanya APBD Pro Rakyat, dengan membuka partisipasi publik seluas-luasnya.

“Diskusi dan public hearing ini penting dalam menentukan kebijakan pemerintah. Jadi, masyarakat harus dilibatkan dalam menyusun kebijakan itu,”ungkap Sugeng yang juga punya nama beken Sang Pembela itu.

Menurut dia, dengan APBD Pro Rakyat maka pembangunan di Kota Bogor dapat berpegang pada prinsip pembangunan berkeadilan. Artinya, pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat tetap dinomorsatukan.

“Makanya perlu dibuat komunikasi langsung dengan rakyat.Kita harus dengar keluhan mereka, harapan-harapan mereka, kemudian masukan mereka untuk bisa membangun masyarakat yang sejahtera,” paparnya.

Tak hanya itu, sebagai aktivis yang banyak bergelut di bidang pendampingan hukum ‘kaum cilik’, ia berprinsip bahwa setiap kegiatan politik bukan sekadar berisi janji manis. Tetapi kerja nyata untuk warganya.

“Politik itu intinya melakukan kegiatan untuk melayani rakyat. Masuk dalam dunia polittik, artinya masuk dalam konteks sebagai tokoh yang akan dipercaya melayani rakyat, itu harus dibangun dengan substantif bukan tidak hanya sekeder kosmetik, politik lipstik,” jelasnya.

Saat ini, Sugeng mengaku masih menunggu rekomendasi dari partai PDIP, yang saat ini tengah melakukan proses seleksi. Beberapa partai juga sudah menyatakan dukungannya jika PDIP merestui pencalonannya di Pmeilihan Kepala Dearah (Pilkada) Kota Bogor 2018.

“Saat ini sudah ada beberapa partai yang siap mendukung kalaulolos seleksi partai. Yaitu PKB dan Hanura. Sebetulnya ada partai lain, tapi karena garis politik saya dari partai PDIP, jadi saya tidak mungkin untuk masuk partai yang tidak searah koalisi dari pilpres, kalau Hanura dan PKB kan satu koalisi jadi tidak ada kondisi psikologis atau kebijakan yang bertentangan,”tandasnya (bd)

Hari Ini Tak Ada Lagi Transaksi di Pintu Tol Cimanggis dan Cibubur

0

BOGOR DAILY-Mulai Jumat 8 September 2017 dini hari tadi pukul 00.00 WIB, perubahan sistem transaksi pembayaran tol dari sistem transaksi terbuka dan tertutup, menjadi hanya sistem transaksi terbuka pada Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), diberlakukan.

“Jadi untuk selanjutnya, transaksi tol di Gerbang Tol (GT) Cimanggis Utama dan GT Cibubur Utama ditiadakan,” kata Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk, Dwimawan Heru di Jakarta, Jumat 8 September 2017.

Dengan diberlakukannya aturan itu, maka sistem transaksi saat ini menjadi:

a. Sistem transaksi terbuka ruas Ramp Taman Mini dan Ramp Dukuh dengan sistem pentarifan tol merata.
b. Sistem transaksi terbuka ruas Jakarta IC – Cimanggis dengan sistem pentarifan merata.
c. Sistem transaksi tertutup ruas SS Cimanggis hingga Bogor/Ciawi (sesuai asal tujuan) dengan sistem pentarifan tol proporsional.

Sementara itu, pasca perubahan sistem transaksi, sistem transaksi berubah menjadi sistem transaksi terbuka dengan sistem pentarifan tol merata akan diberlakukan dari ruas Cawang hingga Bogor/Ciawi.

Tarif tol perubahan sistem transaksi ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 692/KPTS/M/2017 tanggal 31 Agustus 2017, sehingga tarif tol yang berlaku mulai 8 September 2017 pukul 00.00 WIB untuk Jalan Tol Jagorawi adalah sebagai berikut:

Asal dan Tujuan Perjalanan:

Jakarta (Cawang) – Bogor/Ciawi

Besarnya tarif tol :
– Gol I: Rp6.500
– Gol II: Rp9.500
– Gol III: Rp13.000
– Gol IV: Rp16.000
– Gol V: Rp19.500

Perubahan sistem transaksi ini adalah agar meningkatkan kenyamanan perjalanan, dengan mengurangi frekuensi berhenti untuk transaksi di gerbang tol dari dua kali menjadi satu kali. Dengan demikian, dapat menghilangkan masalah keterbatasan kapasitas transaksi di gerbang tol yang menjadi penyebab timbulnya antrean.

“Untuk mempercepat proses transaksi pembayaran di jalan tol, diimbau kepada pengguna jalan tol untuk dapat menggunakan uang elektronik, di mana di Jalan Tol Jagorawi, pembayaran tarif tol dengan menggunakan uang elektronik telah dapat menerima e-Toll dan e-Money (Bank Mandiri), Brizzi (BRI), TapCash (BNI), dan Blink (BTN) pada seluruh gerbang tol,” ujarnya.

Jasa Marga bekerja sama dengan bank penerbit uang elektronik akan melakukan penjualan uang elektronik secara rutin di seluruh gerbang tol.

Perseroan juga menyiapkan proses isi ulang (top up) secara tunai di dalam gardu yang dapat dilakukan pada GT Cibubur 1 (gardu 2) dan GT Cibubur 2 (gardu 9) yang selanjutnya akan dilakukan penambahan pada GT Bogor 2 (gardu 15) dan GT Ciawi 2 (gardu 15). Selanjutnya, untuk proses  top up dengan menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) dapat dilakukan di seluruh kantor gerbang tol.

“Diharapkan pasca perubahan sistem transaksi dapat mengurai kepadatan jalan Tol Jagorawi karena simpul kepadatan di GT Cimanggis Utama dan GT Cibubur Utama dihilangkan, sehingga lalu lintas terdistribusi di beberapa titik,” ujarnya.

Ultah Pernikahan, Ahok Kirimkan Bunga dan Surat Romantis

0

BOGOR DAILY-Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa mengirimkan buket bunga mawar merah kepada istrinya, Veronica Tan. Rangkaian mawar merah itu dikirim dalam rangka hari jadi pernikahan mereka yang ke-20 pada Rabu, 6 September 2017.

Buket mawar merah itu dikirim dalam sebuah kotak besar berwarna cokelat tua yang diikat dengan pita satin keemasan. Di bagian tengah kumpulan mawar itu, tersusun mawar yang dicat warna emas membentuk hati. Di pinggir rangkaia mawar itu tertancap tulisan berbunyi ‘Happy 20th Wedding Anniversary From: Basuki Tjahaja Purnama’.

Kiriman bunga itu diletakkan di sebuah ruangan di Galeri Seni Kunstkring, Menteng, Jakarta Pusat. Di ruangan sebelahnya, Veronica Tan dan anaknya, Nicholas, merayakan hari pernikahan Veronica – Ahok bersama sejumlah penulis buku “Ahok di Mata Mereka.” Perayaan itu digelar bersamaan dengan acara apresiasi kepada 51 penulis buku tentang Ahok yang diluncurkan Juli 2017.

Neneng Herbawati, inisiator buku ‘Ahok di Mata Mereka’ sekaligus ketua panitia acara tersebut, mengatakan sekotak bunga itu khusus dikirim oleh Ahok kepada istrinya. “Kiriman bunga dari Ahok sendiri,” kata Neneng di Galeri Kunstkring, Kamis, 7 September 2017. “Ahok sendiri yang milih bunganya karena itu kesukaan Bu Vero.”

Pada ulang tahun pernikahan ke-20 ini, Veronica terpaksa merayakannya secara terpisah dengan Ahok yang masih berada di dalam penjara Mako Brimob, Depok. Ahok dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti telah menodai agama.

Pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada tahun lalu dianggap telah menodai agama Islam. Ia pun divonis hukuman kurungan selama dua tahun. Ahok ditahan pada 9 Mei lalu di Markas Komando Brimob, Depok, Jawa Barat.

Selain mengirim bunga, Ahok juga menuliskan surat kepada Veronica dalam rangka ulang tahun pernikahannya ini. “Kamu adalah anugerah tuhan,” kata Nicholas kepada Veronica saat membacakan surat yang ditulis Ahok. “Sekarang saya rasa cintaku lebih besar daripada dua puluh tahun lalu.”

Ketika ditanya soal tanggapannya terhadap bunga dan surat romantis dari tersebut, Veronica menolak untuk berkomentar. Dia hanya tersenyum sambil melambaikan tangannya dan berjalan menuju mobilnya.

Tiang Sutet Hambat Pembangunan Tol BORR

0

BOGOR DAILY-Pemerintah Pusat tengah membangun jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) atau Lingkar Luar Bogor. Namun rute jalan tol mengalami sejumlah kendala.

Di antaranya adalah pembebasan lahan dan pemindahan sejumlah Saluran Tegangan Tinggi (Sutet) milik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hingga saat ini, sutet tersebut belum dipindahkan sehingga menghambat pekerjaan pembangunan tol Bogor Outer Ring Road sesi 2B sepanjang 2,65 km.

Direktur Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ), Hendro Admojo mengatakan, pemindahan sutet terhambat persoalan pembebasan lahan.

“Kan itu mindahin, jadi harus bebasin lahan dulu. Pembebasan lahannya agak terlambat karena negosiasi. Biasalah kalau kita butuhkan, harganya dinaikan,” kata Hendro, Kamis 7 September 2017.

Namun demikian, lanjut Hendro, lahan untuk sutet kini sudah dibebaskan sehingga PT PLN bisa segera memindahkan sutet ke lahan baru. “Kita beri waktu satu bulan untuk memindahkan sutet,” kata dia.

Kendala lainnya, sambung Hendro, ada satu bidang lahan yang belum dibebaskan karena tanah tak bertuan. Kemudian empat bidang lainnya belum dibayar karena pemilik menginginkan kelebihan tanah ikut dibebaskan.

“Kita sudah cari ke mana-mana tapi tidak ketemu pemiliknya. Jalan satu-satunya semua kita konsinyasi di pengadilan,” terang Hendro.

Pembangunan 48 persen

Kontruksi bangunan jalan Tol Bogor Ring Road sesi 2B Kontruksi bangunan telah mencapai 48 persen. Pembangunan Tol Bogor Ring Road dibagi menjadi tiga bagian yaitu seksi 1 sepanjang 3,8 km dari Sentul Barat hingga Kedunghalang.

Kemudian sesi 2A dan 2B sepanjang 4,1 km menghubungkan Kedunghalang hingga Simpang Yasmin. Setelah itu dilanjutkan hingga ke Salabenda.

Seksi 1 adalah ruas jalan tol Sentul Selatan-Kedunghalang sepanjang 3,85 kilometer dan telah beroperasi sejak November 2009.

Sedangkan sesi 2 dibagi atas dua segmen, yakni sesi 2A Kedunghalang-Kedung Badak yang telah beroperasi sejak Mei 2014 lalu sepanjang 1,95 km, dan sesi 2B sepanjang 2,65 km yang kini tengah dikerjakan mulai dari Kedunghalang hingga Simpang Yasmin

Santri 11 Tahun di Bogor Gabung ISIS

BOGOR DAILY-Hatf Saiful Rasul berusia 11 tahun saat dia mengatakan kepada ayahnya, Syaiful Anam, seorang terpidana kasus terorisme, bahwa dia ingin pergi ke Suriah untuk memperjuangkan ISIS. Bocah itu sebelum pergi ke Suriah merupakan santri di pondok pesantren Ibnu Mas’ud, di Sukajaya, Bogor, yang kini jadi sorotan media asing.

Hatf mengunjungi ayahnya di sebuah penjara dengan keamanan maksimum saat libur dari aktivitas di pesantren. Syaiful menuliskan kisah anak dan agamanya dalam esai 12.000 kata yang dipublikasikan secara online.

”Awalnya, saya tidak merespons dan menganggapnya hanya lelucon seorang anak,” tulis Syaiful. ”Tapi itu menjadi berbeda ketika Hatf menyatakan kesediaannya berulang kali.”

Hatf mengatakan kepada ayahnya bahwa beberapa teman dan guru dari pesantren Ibnu Mas’ud telah pergi untuk memperjuangkan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). “Dan menjadi martir di sana,” lanjut tulisan Syaiful.

Syaiful akhirnya setuju untuk membiarkan anaknya pergi ke Suriah. Dalam esainya, pesantren tersebut dikelola oleh ”kawan yang berbagi ideologi” dengannya. Hatf pergi ke Suriah bersama sekelompok kerabat pada tahun 2015, bergabung dengan sekelompok militan Prancis.

Reuters berbicara dengan tiga pejabat kontra-terorisme di Indonesia yang mengonfirmasi bahwa anak laki-laki tersebut memang pergi ke Suriah.

Dari dokumen pengadilan, data pendaftaran,  dan wawancara dengan petugas polisi anti-terorisme dan para mantan militan, Reuters melaporkan bahwa Hatf adalah satu dari sekitar 12 orang dari pesantren Ibnu Mas’ud yang pergi ke Timur Tengah untuk memperjuangkan ISIS atau setidaknya berusaha untuk pergi ke sana antara tahun 2013 hingga 2016.

Pesantren Membantah

Sedikitnya 18 orang lainnya yang terkait dengan lembaga pendidikan tersebut telah dipidana atau telah ditangkap karena berencana dan terlibat serangan militan di Indonesia. Menurut dokumen polisi dan sidang kontra-terorisme, data itu termasuk tiga serangan paling mematikan di Indonesia dalam 20 bulan terakhir.

Namun, Jumadi, juru bicara pondok pesantren Ibnu Mas’ud, seperti dilaporkan Reuters, membantah lembaga tersebut mendukung ISIS atau kelompok militan lainnya. Dia juga menyangkal bahwa pesantren mengajarkan interpretasi ekstrem.

Pondok pesantren Ibnu Masud yang telah berdiri selama satu dekade telah diawasi pihak berwenang Indonesia.

Irfan Idris, Kepala Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyalahkan lemahnya undang-undang dan birokrasi karena tidak ada tindakan terhadap lembaga pendidikan semacam itu. ”Pada dasarnya, ini bukan wilayah kami, ini adalah (domain) Kementerian Agama,” katanya kepada Reuters, yang dilansir Jumat (8/9/2017). ”Kami telah memberitahu kementerian bahwa Anda memiliki masalah dengan (pesantren) Ibnu Mas’ud.”

Kamaruddin Amin, Direktur Jenderal Pendidikan Islam di Kementerian Agama RI, memberikan alasan mengapa pesantren di kaki Gunung Salak ini tidak ditutup.”Ibnu Mas’ud tidak pernah terdaftar sebagai pesantren,” katanya.

Pemerintah daerah setempat, ujar Kamaruddin, telah meminta penjelasan mengenai status pesantren itu, tapi tidak pernah mendapat tanggapan.

Jumadi menambahkan, Hatf belajar di pesantren Ibnu Mas’ud, tapi dia tidak tahu tentang riwayat kepergiannya ke Suriah. Dia juga mengaku tidak mengetahui adanya staf atau pun santri yang bepergian ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, selain tiga guru dan satu santri yang ditahan di Singapura pada tahun lalu.

sumber: SINDOnews.com

Ariel NOAH Buka-bukaan Soal Foto Mesra Bareng Pengacara

0

BOGOR DAILY- Di tengah kabar renggangnya hubungan Sophia Latjuba dan Ariel, beredar foto-foto mesra vokalis NOAH itu dengan wanita lain. Dalam foto yang beredar di media instagram, Ariel terlihat dipeluk seorang wanita yang diketahui bernama Seali Syah. Bahkan, banyak momen yang dibagian Seali di akun media sosialnya. Lalu, seperti apa kedekatan pengacara seksi itu dengan Ariel NOAH?

Baru-baru ini, sebuah akun gosip mengunggah potret kebersamaan Ariel dengan Seali. Terlihat Seali tengah memeluk erat Ariel, serta menemani pria asal Bandung tersebut mengoperasikan laptop. Dalam keterangan foto, Seali menuliskan kalau saat itu Ariel rela menemaninya hingga tengah malam.

“Makasih loh ampe tengah malam mau bantuin ngurus storage laptop.”begitu tulis Saeli di akun instagram miliknya.

Melalui insta story pribadinya, wanita ini membagikan potongan pembicaraan nya dengan Ariel. Dalam beberapa kesempatan, ia juga menggungah momen kedekatannya melalui Path.

Dalam foto cetak layar yang diabadikan akun @lambe_turah, tampak wanita ini berpelukan mesra dengan Ariel. Tak hanya itu, ada pula foto yang merekam keduanya saat berada di Lift. Namun yang paling memancing rasa penasaran banyak orang, adalah postingan yang memperlihatkan wanita cantik ini sedang berbaring di sofa bersama Ariel di sampingnya.

Tak cuma foto kebersamaan, netizen juga disuguhkan oleh bukti percakapan Ariel dengan Seali. Ariel terlihat beberapa kali mengirimkan pesan singkat pada wanita berambut sebahu tersebut, sambil sesekali menelepon.

“Untung hp disilent jadi gak kebangun ditelponin (emoji),” tulis sebuah akun dalam Instagram Story.

Sampai-sampai berhembus kabar kalau wanita itu merupakan selingkuhan Ariel. Tak ingin kabar itu berlanjut, Ariel dan Saeli pun akhirnya buka suara.

Dalam Instagram Story miliknya, Seali pun memberikan klarifikasi. “Di sini aku mau klarifikasi kalau aku dan bor, sodaraan 🙂 dan juga tempat tinggal kami dekat. Jadi memang sering ketemuan,” tulisnya.

Tak hanya Saeli, Ariel juga memberikan klarifikasinya. Melalui akun Instagram pribadinya,  Ariel memberikan jawaban. “Saya mengerti dengan para penerka, orang yang suka menerka-nerka, liat suatu objek lalu berpendapat a,b,c dlll,” jelas Ariel mengawali tulisannya, Kamis (7/9/2017).

Ia pun kembali menuliskan unek-uneknya atas beerdarnya kabar hubungan khusus antara dirinya dan Seila

Tapi mengurangi keterangan sebuah dokumen, lalu mempublikasikan lagi sehingga terjadi pergeseran makna, ini udah kaya propaganda. Lalu media lain tinggal copy paste menyebarkan, kalaupun ada kesalahan kemudian, tinggal menyalahkan media pertama. Seperti ini cara kerjanya sekarang?” tanya Ariel yang memberi tagar #dewanpers #parapenerka.

Penyataan yang ditulis Ariel pun mendapat banyak tanggapan dari warganet. Mereka banyak yang meminta Ariel untuk bersabar.

“Sabar ya Boril 😇😊,” kata akun @viephita. “Aku mah selalu percaya sama aa😍 gimanapun apapun gosipnya percayanya sama aa aja😂 @ariel_inst,” jelas akun @indahayuferdian. (de/feb)