Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 6260

Audy Is Back, Tampil Lebih Cantik dengan Tubuh Idealnya

0

Bogordaily.netPenyanyi Audy Item yang juga istri aktor Iko Uwais sering mendapat komentar pedas warganet lantaran bentuk tubuhnya yang lebih berisi. Perempuan 38 tahun itu kerap di-bully karena terlihat gemuk.

Penampilannya dianggap jauh berbeda seperti saat masih aktif sebagai penyanyi. Beruntung, sang suami sangat mendukung Audy. Bahkan, Iko sempat menanggapi hinaan warganet terhadap istrinya dan menegaskan kalau mencintai Audy apa adanya.

Nah, rupanya selama beberapa bulan belakangan, Audy berjuang keras di tempat kebugaran demi mendapatkan tubuh idealnya. Usaha keras ibu dua anak itu pun tak sia-sia. Pelantun Menangis Semalam itu kembali kembali tampil cantik dengan tubuhnya yang ideal.

Hal tersebut terlihat di video singkat yang diunggah Audy Item di Instagram, Kamis, 3 Februari 2022. Audy merekam dirinya yang tengah berputar-putar di depan kaca. Putri musisi senior Jopie Item ini pun terlihat kurus, cantik, dan segar.

“Audy is back baby,” tulis Audy Item di video dikutip Suara.com.

Di bagian keterangan foto, Audy seolah memberikan semangat bahwa bila ia bisa, maka yang lain pun pasti bisa.

“If I can do it, you can too. #healthylifestyle #bodytransformation #ificandoitsocanyou #selflove #fyp.”

“Audy is back baby” juga bisa artikan banyak hal. Selain kembali mendapatkan bentuk tubuh idealnya, warganet juga menduga Audy akan kembali ke dunia musik.

Bahkan pada unggahannya beberapa hari lalu, Audy terlihat tengah nyanyi ditemani sang adik, Yai Item sambil menyanyikan lagu Arti Hadirmu dan Dibalas dengan Dusta.***

Warga Korut Disebut Doyan Ponsel Selundupan China

0

Bogordaily.net–Warga Korea Utara disebut menggemari ponsel ilegal alias selundupan asal China. Terlebih kini kedua negara sudah membuka jalur perdagangan setelah sebelumnya sempat menangguhkan perdagangan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Mengutip CNNIndonesia dari Radio Free Asia, ponsel yang dijual secara resmi di Korut tak bisa digunakan untuk panggilan internasional. Berbeda dengan ponsel ilegal yang dapat menangkap sinyal dari menara seluler China banyak dicari masyarakat.

Ponsel ini populer di kalangan orang yang hidup karena mengimpor barang-barang China. Meski sempat mengalami penurunan permintaan karena pandemi Covid-19, ponsel China kembali menarik pasar Korut, khususnya di Kota Sinuiju.

“Tidak ada ponsel baru China yang datang sejak awal pandemi,” kata seorang warga di Sinuiju kepada RFA.

Sementara itu seorang sumber menyatakan ada pasar besar untuk ponsel lama yang diimpor sebelum pandemi. Harganya bergantung pada tahun rilis dan seberapa baik ponsel itu bekerja. Disebut sumber antara 4.000 sampai 10.000 yuan atau sekitar Rp9 juta sampai Rp22 juta.

Ponsel asal China sempat dijual murah sampai pada akhir 2021. Harga ini turun karena makin sedikit orang yang berusaha menelepon China.

“Bahkan ponsel yang dijual dengan harga kurang dari $300 (Rp4 juta) di pasar gelap tidak laku,” katanya.

Namun, saat berita kembalinya perdagangan antara dua negara menyebar, pedagang dan penyelundup kini mencari ponsel China. Ponsel termurah bahkan kini dihargai lebih dari US$650 atau Rp9 juta.

“Permintaan ponsel ilegal China melonjak. Keadaan sudah lama sepi di daerah Sinuiju,” kata seorang pedagang itu yang enggan identitasnya disebut.***

Heboh Pelecehan Seks Sesama Jenis, Pelatih Futsal di Bogor Dinonaktifkan dari AAFI

Bogordaily.netPelecehan seks yang diduga dilakukan pelatih futsal di Kabupaten Bogor terhadap puluhan siswa laki-laki mendapat reaksi dari Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI). Pasalnya, terduga pelaku, MN alias GJ tak lain merupakan ketua AAFI Kabupaten Bogor.

Berdasarkan surat yang diunggah AAFI di media sosial, Surat Keputusan Nomor: SKEP/30.AAFI/II/2022 berlogo AAFI itu ditandatangani Ketua AAFI Sayan Karmadi tertanggal 3 Februari 2022.

Keputusan tersebut mengacu pada surat dari Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Regional Kabupaten Bogor Nomor: 003/AAFI/II/2022, Tanggal 3 Februari 2022, Perihal: Menonaktifkan Ketua AAFI Regional Kabupaten Bogor.

“Dengan ini memutuskan bahwa yang di atas telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Regional Kabupaten Bogor dan tidak diperbolehkan terlibat pada aktivitas futsal di bawah naungan AAFI, atas tindakan dan kasus yang beredar saat ini,” demikian isi surat tersebut seperti dilansir Detik.com, Kamis, 3 Februari 2022.

Dalam keterangan unggahan tersebut juga tertulis, “Secara organisasi kita harus memutuskan apa yang harus menjadi tindakan, selebihnya proses hukum diserahkan kepada yang berwenang. kita punya amanah besar untuk menjaga & mengembangkan anak2 ke depan yg lebih baik, ini hanya oknum semoga kita trus bisa lebih baik.”

Unggahan tersebut mendapat komentar para warganet.

“Jangan kasih ruang, kawal sampai tuntas,” tulis salah seorang warganet.

“Kok bisa ya orang seperti itu bisa jadi ketua AAFI Kabupaten Bogor, sangat, sangat aneh,” timpal yang lainnya.

“Semangat pembinaan. Yang salah oknum yang kacau, pembinaan futsal harus tetap berjalan demi futsal Indonesia,” ujar warganet.

Sebelumnya diberitakan, pelecehan seksual diduga dilakukan seorang  pelatih futsal di Kabupaten Bogor. Puluhan korban yang juga pria berasal beberapa sekolah dan klub futsal di wilayah Kabupaten Bogor. Kabar tersebut viral di media sosial.***

Bakal Panas, Timnas Indonesia Bisa Satu Grup dengan Singapura

0

Bogordaily.net–Meraih dua kemenangan atas Timor Leste di FIFA Match Day pada akhir Januari lalu membuat peringkat Indonesia di ranking FIFA.

Hasil atas Timor Leste ini membuat Timnas Indonesia meraih 7,65 poin. Tak pelak, penambahan poin ini membuat ranking tim Merah Putih melejit.

Dilansir Suara.com dari laman FIFA, ranking Timnas Indonesia yang sebelumnya ada di peringkat ke-164, kemudian naik ke peringkat 160 menggeser Singapura.

Karena menggeser Singapura di ranking FIFA, Timnas Indonesia masuk ke pot 3 dalam drawing Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 24 Februari 2022 mendatang.

Naiknya Timnas Indonesia ke pot 3 otomatis membuat tim Merah Putih berkesempatan berada dalam satu grup dengan tim dari pot ke-4.

Pot 4 pada drawing Kualifikasi Piala Asia 2023 dihuni oleh Bangladesh, Mongolia, Nepal, Sri Lanka, Guam/Kamboja, dan Singapura.

Artinya Indonesia berpeluang bertemu dengan Singapura yang telah menjadi rival tim ‘Merah Putih’. Duel kedua tim diprediksi bakal berjalan panas, seperti duel-duel sebelumnya.

Meski Singapura kini berada di bawah Indonesia secara rangking FIFA dan posisi di pot drwaing, Singapura tetap bukan lawan yang mudah buat Indonesia.

Dalam catatan statistik Timnas Indonesia vs Singapura, kedua tim tercatat sudah pernah bertemu sebanyak 59 kali di semua kompetisi sejak 1958.

Dari jumlah tersebut, Tim Merah-Putih lebih dominan dibandingkan Singapura. Timnas Indonesia meraih 30 kemenangan, 11 hasil imbang, dan menelan 18 kekalahan.

Pemandangan menarik justru terjadi dalam head-to-head Indonesia vs Singapura di Piala AFF atau dulu Piala Tiger. Dari 11 pertemuan, Singapura mampu meraih 5 kemenangan, 3 kali imbang, dan 3 kali kalah. Panas dan sengitnya pertandingan antara Timnas Indonesia vs Singapura baru saja tersaji di semifinal Piala AFF 2020 lalu.

Selain Singapura yang berpotensi jadi lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, lawan-lawan lain dari pot 1 dan 2 yang di atas kertas lebih unggul juga patut diwaspadai oleh Timnas Indonesia.***

Duh, Pelatih Futsal di Bogor Diduga Lecehkan Puluhan Siswa Laki-Laki

Bogordaily.net–Pelecehan seksual diduga dilakukan seorang  pelatih futsal di Kabupaten Bogor. Korban yang juga laki-laki diduga mencapai 64 orang. Mereka berasal beberapa sekolah dan klub futsal di wilayah Kabupaten Bogor. Kabar ini pun viral di media sosial.

“Korban yang saya kumpulkan datanya itu ada sekitar 64 korban,” kata GT, rekan korban, seperti dikutip Detik.com, Kamis, 3 Februari 2022.

Informasi yang dihimpun, bentuk pelecehan yang diduga dilakukan sang pelatih beragam. Misalnya dengan mengajak korban pergi hingga terjadi kontak fisik.

“Modelnya diajak pergi, ada yang diajak ke toilet,” tambahnya.

Tak hanya itu, beberapa di antaranya mengirimi korban foto porno. Ada juga korban yang dibawa ke vila dan kosan dengan iming-iming dibelikan baju, sepatu, hingga diberi uang.

Terduga pelaku mulai melakukan aksinya sejak 2012. Korbannya ada yang anak di bawah umur dan sebagian lagi berusia belasan tahun. Rencananya kasus ini akan dilaporkan ke polisi.

Salah satu korban anak laki-laki berusia 16 tahun mengaku selama hampir satu tahun ini dia tidak berani bicara karena pelaku disebut orang penting.

“Sebenarnya saya tuh mau speak up sudah dari lama. Cuma saya takut karena bidang saya di futsal tuh ya (terancam bakal) berhenti sampai sini saja. Soalnya tuh dia orang penting di daerah Bogor di bidang futsal,” ujar salah satu korban, M seperti dikutip Detik.com.

Korban mengaku mendapatkan pelecehan dari pelaku berinisial GJ sejak dia duduk di kelas X SMA. Saat ini dia duduk di kelas XI SMA. Menurutnta, pelaku kerap mengirim chat bernada mesum kepadanya hingga mengajaknya keluar untuk jalan.

“Saya sekarang kelas XI. Dia nge-chat (saya) dari kelas 10 kayak selalu ngajakin keluar, ke kosan dia gitu,” tambahnya.***

Ukraina Memanas, Kemlu RI Siapkan Rencana untuk WNI

0

Bogordaily.net–Kondisi Ukraina dan Rusia kini tengah memanas. Amerika Serikat yang berposisi mendukung Ukraina dan NATO, bahkan mengirimkan 3.000 tentara mereka ke sekitar Ukraina.

Menanggapi situasi tersebut, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, mengatakan telah menyiapkan rencana kontingensi untuk WNI yang kini berdiam di Ukraina.

“KBRI juga bekerja sama dengan Kemlu dan juga beberapa perwakilan di wilayah dekat dengan Ukraina. Kita telah membangun apa yang kita sebut sebagai rencana kontijensi untuk mengantisipasi jika ada eskalasi di kemudian hari,” ujar Judha dalam press briefing seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis, 3 Februari 2022.

Judha menjelaskan saat ini terdapat 131 WNI di Ukraina. Sekitar 78 orang bertempat tinggal di kota Kiev.

Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kiev kata Judha juga telah membuat grup Whatsapp untuk memastikan jalur komunikasi tetap terjalin.

KBRI Kiev telah mengimbau WNI di Ukraina untuk melakukan lapor diri dan pemutakhiran data. Tujuannya, agar data yang dimiliki KBRI merupakan data terbaru.

Sementara itu Presiden AS Joe Biden mengatakan, pengiriman tentara dilakukan untuk memperkuat negara-negara NATO menghadapi Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang kian agresif menambah pasukan di perbatasan Ukraina.

Bahkan sekitar 130 ribu warga sipil Ukraina bersiap menjadi tentara cadangan untuk menghadapi ancaman Rusia. Lebih dari 100 ribu warga sipil bergabung dalam pasukan Pertahanan Teritorial, yang baru dibentuk pemerintah Ukraina pada awal 2022.

Pembentukan pasukan ini dilakukan setelah Rusia menempatkan 120 ribu tentara di sepanjang perbatasan kedua negara.

Di sisi lain, Rusia mengklaim pengiriman tentara ke perbatasan bukan untuk invasi. Putin menuduh AS sengaja menyeret Rusia ke dalam perang bersama Ukraina. Ia menuding fokus utama Washington saat ini bukanlah keamanan Ukraina, melainkan mengendalikan Rusia. ***

Heboh Belum Tes tetapi Hasil Positif Covid-19 Sudah Keluar, Lho Kok?

0

Bogordaily.netSebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang wanita yang komplain karena sudah mendapat surat yang menyatakan dirinya positif covid-19. Padahal, dirinya belum datang untuk mengikuti tes PCR. Kok, bisa?

Berasarkan informasi yang dilansir dari Suara.com, peristiwa terjadi pada Kamis, 3 Februari 2022. Wanita perekam video, awalnya membuat janji menjalani tes covid-19 di laboratorium Bumame Farmasi, kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Namun belum sampai menjalani tes, ia malah sudah menerima hasilnya yang menyatakan positif mengidap covid-19.

“Sementara sayanya belum datang. Ini kan aneh sekali, orang saya belum datang kok sudah dikirimi hasil? Terus dua-duanya positif lagi,” protes wanita yang merekam video tersebut.

Padahal, wanita itu sudah berencana terbang ke Bali dan tentu saja memerlukan hasil negatif tes covid-19.

Dalam video tersebut, tampak pegawai laboratorium membandingkan hasil tes covid-19 yang dibawa si perekam video.

“Saya besok mau terbang ke Bali, saya enggak bisa dong. Karena kalian sudah bikin hasil tes palsu. Orang sayanya juga belum datang,” tambahnya. “Ini parah sekali lho kesalahan kalian.”

Mendapat komplain tersebut, pihak laboratorium melakukan investigasi singkat mengenai penyebab situasi yang terjadi. Salah satu pegawai laboratorium yang lain menyebut hasil yang diterima tersebut sebagai human error.

“Oh maaf, itu ada human error dari kami,” kata petugas laboratorium. “Nah yang selama ini yang hasil-hasil (tes COVID-19 pasien lain bagaimana)?” tanya perekam video yang langsung disangkal petugas lab.

“Jangan bilang enggak (bermasalah). Kejadian sama anaknya teman saya juga. Dua hari lalu dia tes positif, dia tes di 2 tempat lain tahunya negatif. Itu kan error-nya kalian parah sekali,” komplain perekam video lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut sejumlah warganet membanjiri komentar postingan Instagram @bumame_farmasi.

“Anak saya pcr di bumame bsd, dinyatakan positif padahal 100 persen sehat. Besoknya langsung cek lagi di tempat lain negatif. Hati-hati banyak human error di bumame… gak hanya anak saya.. banyak kasus bumame seperti ini. Orang sehat dibilang positif padahal negatif,” kata salah seorang warganet.

Sementara itu pihak Bumame Farmasi akhirnya angkat bicara, menjelaskan duduk perkaranya. Sambil menyampaikan maaf, Direktur Utama menekankan hal ini murni kekeliruan semata atau human error yang terjadi di lapangan.

“Kami menyebut bahwa kesalahan tersebut memang benar terjadi karena adanya kesalahan administrasi dari staf lapangan,” terangnya, dalam keterangan tertulis yang dikutip dari Detik.com, Kamis, 3 Februari 2022.

“Staf tersebut mengirimkan antigen dan PCR pelanggan lain yang mempunyai nama yang sama pada tanggal 2 Februari 2022,” lanjutnya.

Pihak Bumame Farmasi mengaku sudah memberikan teguran kepada staf terkait dan akan menjadi pelajaran ke depan untuk lebih teliti dalam pelaksanaan tes COVID-19.***

Ngeri! Begal Payudara Beraksi Pakai Motor, Ibu Ini Jadi Korban

0

Bogordaily.net–Aksi begal payudara lagi-lagi terjadi. Kali ini menimpa oleh seorang perempuan yang sedang mengendarai motor di Jalan Lumba-Lumba, Tangkerang, Pekanbaru, Riau. Peristia itu yang terekam CCTV, itu kemudian videonya viral.

Dilansir dari akun Instagram @cctvpekanbaru1, pada sebuah video menunjukkan seorang pria berkendara menggunakan motor di jalan tersebut. Tiba-tiba seorang ibu yang juga menggunakan sepeda motor melintas di jalan itu sengaja dihalangi.

Tak butuh waktu lama, si pelaku langsung menyentuh bagian dada ibu tersebut. Sontak ibu itu terkejut dan hampir menabrak pagar. Setelah melakukan aksinya yang singkat itu, pelaku pun melarikan diri.

Sementara itu korban hanya bisa berlalu dari jalanan. Belum diketahui siapa pelakunya sebab menggunakan helm. Namun, dari rekaman CCTV terlihat pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Unggahan tersebut mendapat komentar warganet. Mereka pun geram dengan aksi si pelaku. “Tangkap pelaku,” tulis akun pancongluber.waa***

Warnaget lain menulis, mayasari1***“Gila!!”***

Ceramah Soal KDRT, Oki Setiana Dewi Banjir Kritik

0

Bogordaily.net–Artis yang juga ustazah Oki Setiana Dewi sedang menjadi sorotan. Bintang film Ketika Cinta Bertasbih itu dalam salah satu ceramahnya dianggap menormalkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Potongan ceramah Oki yang beredar di media sosial pun viral bahkan trending di Twitter.

Pada video yang beredar, Oki awalnya menceritakan ada pertengkaran di antara suami istri. Si pria yang emosi kemudian memukul wajah pasangannya hingga menangis.

“Ada sebuah kisah nyata di Jeddah, suami istri lagi bertengkar. Suaminya marah luar biasa pada sang istri, dipukulah wajah istri. Kemudian istrinya menangis, tiba- tiba terdengar bel pintu rumah berbunyi. Ketika istrinya membuka dalam keadaan sembab matanya, ternyata ibu sang istri (datang),” kata Oki Setiana Dewi dalam video tersebut.

Sang istri tidak melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya demi menjaga aib suami. Singkatnya, dalam cerita tersebut, si suami akhirnya luluh dan makin mencintai istrinya.  Menurutnya tidak perlu cerita yang menjelek-jelekkan pasangan sendiri.

“Jadi enggak perlulah cerita-cerita yang sekiranya membuat kita menjelek-jelekkan pasangan kita sendiri,” lanjutnya.

Namun, ceramah Oki itu menuai kritik. Warganet banyak yang menilai ceramah justru menormalisasi KDRT.

“Pandangan kayak begini yang membuat korban KDRT nggak berani speak up,” tulis salah seorang warganet.

“Kenyataan di lapangan, jika KDRT dibiarkan, pelaku makin menjadi dan mengakibatkan nyawa bisa melayang,” timpal warganet lainnya.

Sementara itu suami Oki Setiana Dewi, Ory Vitrio memberikan respons atas kritik yang diarahkan kepada istrinya itu. Tak mau gegabah, pengusaha 40 tahun itu mengatakan akan menjelaskannya nanti.

“Nanti saja dulu,” kata Ory Vitrio dalam pesannya dilansir Suara.com, Kamis, 3 Februari 2022.

Kendati menahan untuk bersuara, Ory Vitrio memberikan sejumlah video ceramah Oki Setiana Dewi. Salah satunya mengenai cara cepat seorang istri mendapatkan surga Allah.***

Khawatir dengan Moral Bangsa, Masyarakat Bogor Bentuk Jamin

0

Bogordaily.net – Sekelompok masyarakat membuat sebuah komunitas, atas kekhawatiran dengan moral bangsa yakni Jaringan Masyarakat Inklusif (Jamin) di Bogor, Rabu 2 Februari 2022.

Kordinator Umum Jamin, Jimmy Palapa mengatakan, komunitas tersebut terbentuk karena rasa prihatin atas merosotnya moral bangsa, terutama yang berlandaskan pada Bhineka Tunggal Ika.

“Perbedaan pendapat seyogyanya dijadikan sebagai manifestasi dan bukan sebagai masalah untuk dituding apalagi di fitnah. Oleh karena itu kami sepakat membentuk komunitas legal, yang kami beri nama Jamin,” jelasnya.

Lebih lanjut Jimmy menjelaskan, penggunaan kata inklusif, merupakan sikap dimana manusia itu adalah setara dengan manusia lainnya, tanpa melihat siapa, bagaimana dan dari mana mereka.

“Jangan lantaran ada perbedaan fisik, status ekonomi, asal daerah dan apapun itu, kemudian kita harus saling menghina dan mencerca,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekjen Jamin, Jacky Wijaya menjelaskan, anggota yang tergabung di Komunitas Jamin sangat beranekaragam. Dengan berbagai latar belakang daerah, suku, agama dengan status ekonomi yang berbeda.

“Kami berasal dari berbagai macam daerah, suku, agama dan lain lain, namun sesuai motto juang kami Bersatu meski Berbeda,” jelasnya.

Kedepan menurutnya, Jamin akan terus mengepakan sayapnya ke seluruh negeri, dalam memperjuangkan kesamaan sikap satu manusia dengan lainnya.

“Kebersamaan itu indah, dan tidak terpecahkan satu dengan lainnya,” lanjut Jacky. ***