Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6426

Usai Ashanty Dicibir karena Positif Covid-19, Krisdayanti Langsung Pasang Badan

0

Bogordaily.net – Ashanty dinyatakan positif Covid-19 usai pulang liburan di Turki bersama keluarga besar. Kridayanti pun pasang badan, tak mau Ashanty dicemooh warganet.

Saat berita mengenai Ashanty terinfeksi Corona mengemuka, banyak warganet melempar kritikan. Mereka menyayangkan tindakan Ashanty dan keluarga yang memilih berlibur di tengah pandemi.

Terkait cibiran warganet, Krisdayanti pasang badan. Menurutnya, komentar bernada negatif tak perlu dipedulikan.

“Enggak usah dipedulikan yang bikin jadi toxic, yang bikin jadi engak happy, yang bikin jadi down, enggak perlu,” ujar anggota DPR RI, dikutip dari YouTube KH Infotainment, Senin 10 Januari 2022.

Krisdayanti juga menasihati Ashanty untuk tak menggubris cibiran warganet agar kondisi kesehatannya tidak menurun.

“Jangan terlalu dianggap serius, jangan khawatir juga dengan netizen yang bicara enggak baik. Yang penting semuanya sehat, kembali pulih,” ujar pelantun lagu Menghitung Hari itu.

Menurut istri Raul Lemos, setiap orang berhak liburan. “Semuanya baik, normal, semua orang punya hak berlibur, hanya waktunya mungkin antibodi setiap orang beda-beda,” ujar pelantun “Ku Tak Sanggup.”

Krisdayanti mengapresiasi Ashanty yang menjalankan karantina sesuai aturan pemerintah.

“Kita enggak bisa menyalahkan siapa pun. Satu yang penting Ashanty sudah menjalankan tugas-tugasnya, untuk menyelesaikan tanggung jawabnya karantina. Itu buat saya sudah luar biasa,” tutur Krisdayanti. ***

Manisan Emas Ini Dibandrol Dengan Harga 3Juta, Ada Dimana Ya?

0

Bogordaily.net- Masyarakat India punya banyak camilan manis tradisional yang jadi favorit banyak orang. Tapi ada camilan yang dibuat dengan lapisan emas dan dibandrol dengan harga fantastis yakni sekitar Rp 3 jutaan.

Selain makanan dengan bumbu pekat seperti kari, India juga punya deretan camilan manis yang terkenal enak. Tak heran kalau ada beberapa toko yang khusus menjual manisan.

Dilansir dari Food NDTV, biasanya manisan khas India dijual dengan harga murah meriah. Namun ada manisan yang mewah karena dibuat dengan lapisan emas.

Manisan yang dikenal dengan sebutan mithai ini dijual dengan harga 16.000 Rupee atau setara Rp 3 juta.

Mithai yang rasanya manis dengan tekstur lembut mirip permen jelly ini diberi nama ‘Gold Mithai’.

Manisan ini viral setelah diunggah lewat Instagram @oye.foodieee. Sebuah toko manisan menyajikan mithai dengan lapisan lembaran emas 24 karat.

Dalam video tampak seorang pegawai toko melapisi manisan ini dengan kertas emas yang dapat dimakan, kemudian dipotong kecil-kecil sebelum dikemas. Gold Mithai ini dijual di Shagun Sweets, Maujpur, Delhi.

Harga yang dibanderol Rp 3 juta ini untuk 1 kilogram manisan berlapis emas. Jadi bisa puas melahap makanan manis yang juga mewah.

Manisan mewah berlapis emas ini menarik perhatian banyak netizen. Ada yang penasaran dengan rasanya, namun tak sedikit yang justru merasa sayang mengeluarkan uang dalam jumlah besar hanya untuk manisan.

Di balik pro kontra camilan mewah berlapis emas, sebenarnya bukan kali ini saja ada makanan yang disajikan dengan edible gold alias emas. Restoran ternama milik Chef Salt Bae terkenal dengan salah menu andalannya steak berlapis emas.

Di Indonesia pun makanan berlapis emas sudah tidak asing lagi. Ada es krim, cookies bahkan bakso yang disajikan dengan lapisan emas.***

 

Kabar Buruk Soal Efek varian Omicron, Tidak Menyerang Paru-Paru. Namun?

0

Bogordaily.net– Sebuah rumah sakit di Israel menemukan kasus omicorn tidak menyerang paru-paru, namun peradangan jantung pada pasien yang terinfeksi virus corona varian Omicron, Minggu, 9 Januari 2022.

Dokter di Pusat Medis Sheba di Tel Hashomer mengatakan kepada Channel 12 News bahwa seorang pria berusia 43 tahun dirawat di rumah sakit di bangsal virus corona mereka dan dirawat karena miokarditis (radang otot jantung).

Ini adalah pertama kalinya kami melihat ini dengan Omicron,” kata Prof. Shlomi Matetzky, seorang ahli jantung di rumah sakit, dikutip dari Times of Israel.

“Ini adalah “perkembangan yang mengkhawatirkan yang perlu kita pikirkan. Kami terus mengawasi pasien yang saat ini dalam perawatan intensif,” tambahnya.

Varian virus corona sebelumnya Delta, juga telah diketahui menyebabkan miokarditis dan perikarditis (radang selaput di sekitar jantung).

Dalam kasus yang sangat jarang, ada juga kasus penyakit yang disebabkan oleh vaksin yang menggunakan teknologi MRNA, terutama pada pria yang lebih muda.

Rumah sakit mengatakan pria itu terakhir menerima vaksin booster pada Agustus 2021. Dia juga dinyatakan juga sehat tanpa kondisi kesehatan bawaan lain.

Israel sendiri kini mencatat lonjakan besar infeksi Omicron. Jumlah pasien Covid-19 yang terdaftar dengan gejala parah naik menjadi 206, menurut angka Kementerian Kesehatan yang dirilis Minggu.

Sementara penghitungan harian 17.521 kasus baru pada Sabtu sedikit menurun dari rekor hari Jumat 18.831 kasus baru. Tingkat tes positif naik ke level yang tidak terlihat dalam lebih dari setahun.*** 

Spider-Man: No Way Home Raup Cuan Rp21 Triliun

0

Bogordaily.net– Spider-Man: No Way Home membuktikan bahwa meski dalam situasi pandemi Covid-19 sekalipun, film superhero laba-laba itu tetap mampu merajai box office dan meraup cuan fantastis dari penayangannya.

Statistik mencatat secara global, film kerja sama antara Marvel Studio dan Sony Pictures itu telah mengumpulkan cuan sebesar USD1,53 miliar atau sebesar Rp21,4 Triliun di pasar internasional. Menjadikannya film terlaris kedelapan di seluruh dunia.

Dengan torehan prestasi tersebut, film yang dibintangi Tom Holland ini telah melampaui Furious 7 (USD1,515 miliar), Frozen II (USD1,45 miliar) hingga film Marvel laris lain yakni The Avengers (USD1,518 miliar) dan Avengers: Age of Ultron (USD1,4 miliar).

Selain itu, Spider-Man: No Way Home juga telah mencetak prestasi dan memecahkan rekor lain karena berhasil mempertahankan posisi teratas di box office Amerika Utara selama empat minggu berturut-turut.

Film ini sukses mengantongi sekitar USD33 juta atau Rp471 miliar pada akhir pekan keempatnya, sehingga total pendapatan domestiknya menjadi USD668 juta sejauh ini.

Catatan itu menjadikannya film terlaris keenam dalam sejarah box office domestik Amerika, melampaui Titanic (USD659 juta) dan Jurassic World (USD652 juta).

Dengan kinerjanya yang mantap dan solid, No Way Home diperkirakan akan segera mengambil alih posisi nomor 5 dan 4 dari Avengers: Infinity War (USD678 juta) dan Black Panther (USD700 juta) dalam waktu singkat.

Capaian itu membuat pengamat film Paul Dergarabedian menyebut, film besutan sutradara Jon Watts ini akan menjadi suar harapan bagi industri film.

“Ini menunjukkan bahwa penonton ingin kembali ke bioskop.
Kita bisa memiliki tahun box office yang sangat kuat bersama,” katanya, dikutip dari Aceshowbiz Senin, 10 Januari 2022.***

 

Warga Bogor Positif Omicron, Setelah Melakukan Perjalan Dari Jakarta

Bogordaily.net—Warga Desa Purwasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor dikabarkan terpapar virus Covid 19 Omicron, setelah melakukan perjalanan  dari Jakarta mengunkan transportasi umum beberapa pekan terakhir kemarin.

Kepala Desa Purwasari  Yusuf Mustofa membenarkan dengan adanya informasi yang beredar luas  terkait salah satu warganya yang terindikasi terpapar virus covid-19 varian Omicron.

“Benar warga kami terpapar omicron sehabis pulang dari Jakarta dan kami langsung berkoordinasi dengan gugus tugas Kecamatan dan Kabupaten,”kata Yusuf Mustofa.

Kadinkes Kabupaten Bogor drg Mike Kaltarina menjelaskan bahwa warga Dramaga terpapar Covid 19 varian Omicron setelah melakukan perjalanan dari Jakarata menggunakan transportasi  umum.

“Dan dia bukan kerja di Jakarta tapi ke Jakarta hanya sesekali saja, dan itu terkena saat menggunakan transportasi umum, kita diberikan informasi oleh kementrian kesehatan dan langsung melakukan tindakan dengan melakukan tes PCR dan Whole Genome Sequencing (WGS) adalah metode pelacakan genetik suatu organisme (bakteri, virus, hingga manusia) dengan cepat dan terjangkau,”katanya.

Lanjut Mike bahwa Gugus Tugas Kabupaten Bogor pun sudah melakukan tracking ke beberapa pihak yang kontak erat untuk mengantisipasinya peyebaran omicron.

“Tracking sudah kita lakukan dan yang bersangkutan yang kena omicron kondisinya baik dan sedang melakukan isolasi mandiri,”katanya.

Mike meminta masyarakat tidak usah cemas dengan adanya satu kasus omicron yang ditemukan di Dramaga Kabupaten Bogor

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan menyarankan bagi warga yang belum divaksin untuk segera melakukan vaksinasi.

 

(Ruslan)

Butuh Self Healing? 7 Tempat Wisata di Bogor Beri Solusinya

0

Bogordaily.net – Kita mungkin sering merasakan lelah secara emosional dan fisik. Perasaaan tersebut sesekali mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga self-healing bisa jadi salah satu proses untuk mengembalikan kehidupan normal.

Cara terbaik self-healing adalah bisa beristirahat cukup, merawat diri, dan melakukan meditasi demi membantu menyegarkan pikiran dan mental agar selalu positif, sekaligus meningkatkan kesehatan dan well-being seseorang.

Berbagai cara tersebut juga dapat kamu lakukan dengan langkah mudah, seperti mengunjungi destinasi yang dekat dengan alam.

TELAGA SAAT PUNCAK

Telaga Saat Puncak adalah wisata alam yang menyuguhkan pesona luar biasa. Memiliki sebuah danau besar yang dikelilingi pepohonan dan perkebunan teh, udara di sini terbilang dingin dan sejuk.

Tak hanya itu, ada juga panorama Gunung Kencana dan Gunung Gede Pangrango yang membuat pemandangan sekitar semakin indah.

Tempat ini sangat cocok untuk kamu yang sedang membutuhkan ketenangan dan merelaksasi pikiran dengan suasana alamnya yang masih asri.

Lokasi Telaga Saat Puncak berada di Cibulao, Tugu Utara, Cisarua, Bogor.

DESA WISATA MALASARI

Ingin self-healing di tempat yang jauh dari kebisingan? Kamu bisa datang ke Desa Wisata Malasari untuk menenangkan pikiran.

Memiliki banyak variasi destinasi alam seperti bukit, gunung, sungai hingga kebun teh menjadikan desa ini punya pesona yang luar biasa.

Berlokasi di jalan Karamat Banteng, Nanggung, Bogor. Kamu pun bisa berduduk santai sambil menikmati hembusan angin dan menghirup udara segar.

ARANYA COFFEE AND FOREST

Sering bersantai dan nongkrong di coffee shop? Ada alternatif kafe baru bernuansa hutan yang cocok untuk healing.

Dikelilingi oleh pohon pinus, kamu dapat ngopi sambil memandangi pepohonan di sekitar. View dan suara alam yang menenangkan juga membantu kamu memberi ruang kepada diri sendiri.

Lokasi Coffe ini berada di jalan TAPOS LBC, CARINGIN, BOGOR.

Gunung Pancar

Salah satu cara healing terbaik adalah dengan menyatu bersama alam. Pergi berkemah di Gunung Pancar bisa jadi pilihan destinasi untuk weekend getaway.

Di samping itu tersedia pemandian air panas untuk memanjakan diri dan menghilangkan penat. Gunung Pancar  juga tepat bagi kamu yang mencintai alam terbuka dan situasi tenang. Pegunungan dan hutan pinus sekitar menambah healing vibes semakin komplet.

Lokasi Taman Wisata Alam Gunung Pancar, di KP. Ciburial, Bogor

KOPI TUBING

Menghirup udara segar adalah satu alternatif untuk kamu yang sedang penat dan butuh refreshing. Di Kopi Tubing kamu dapat melepaskan pikiran berat dan rutinitas sejenak.

Memandangi panorama hamparan sawah hijau serta pepohonan sambil menikmati secangkir kopi hangat akan jadi salah satu momen terbaik.

Kamu juga bisa mencoba wahana river tubing untuk bersenang-senang sambil bermain air. Lokasi Kafe Tubing berada di Jalan Gunung Menir, Ciasihan, Pamijahan, Bogor.

Ulasan di atas menarik kan? Buat kamu yang tertarik melakukan self-healing ke salah satu tempat tersebut, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan kebersihan, ya.

Mentraktir Ketika Ulang Tahun, Ternyata Tidak Umum Di Negara Lain

0

Bogordaily.net–  Budaya traktir saat berulang tahun yang umum di Indonesia ini rupanya tidak umum di negara-negara lain, terutama di negara Barat. Namun, di Indonesia budaya mentraktir ini sudah menjadi sesuatu yang bersifat wajib.

Di Amerika Serikat, perayaan ulang tahun anak usia TK hingga SD memang juga diisi pesta ulang tahun bagi yang ingin mengadakan seperti halnya di Indonesia. Namun, ulang tahun bagi yang mulai memasuki remaja lebih umum dirayakan bersama keluarga inti dengan makan malam, kue, dan lilin.

Beberapa pelajar di AS di antaranya juga merayakan dengan pergi bersama teman, makan, dan minum. Namun, budaya traktiran tidak mengakar di antara pertemanan dan kenalan. Justru, orang yang berulang tahun lebih umum diberikan makanan, diberi kado, atau diajak nonton ke bioskop.

Lantas, kenapa orang yang ulang tahun malah yang mentraktir makan di Indonesia? Kenapa Orang Ulang Tahun Malah Nraktir.

Masyarakat Komunal
Pengamat sosial dari Universitas Indonesia Devie Rahmawati menuturkan, traktiran merupakan cara masyarakat Indonesia dalam membagikan rasa bahagia saat ulang tahun. Cara berbagi bahagia ini punya kaitan dengan karakter masyarakat Indonesia sebagai masyarakat komunal, kontras dengan warga Barat yang sebagai masyarakat individual.

Devie menjelaskan, masyarakat komunal Indonesia tidak cukup membagikan rasa bahagia dan bersyukur atas sesuatu dengan hanya berbagi untuk diri sendiri atau keluarga terdekat.

“Sudah jadi kearifan budaya lokal kita syukur itu diungkapkan dengan membagikannya dengan orang yang lebih luas, karena kita merupakan masyarakat yang snang berkumpull secara komunal, secara bersama-sama,” kata Devie pada detikEdu, Rabu 5 Januari 2022.

Cara Bersyukur
Devie menjelaskan, basis orang Indonesia sebagai masyarakat komunal membuat momen bersyukur saat ulang tahun, mendapat rezeki, hingga momen kelulusan kelulusan diekspresikan dengan mengeluarkan sumber daya materil. Termasuk di antaranya yaitu merogoh kocek untuk mentraktir makanan, menggelar kegiatan, dan mengundang orang banyak yang bertujuan untuk berbagi.

Keluarga Sosial
Sebaliknya, sambung Devie, orang Indonesia sebagai masyarakat komunal juga menginginkan orang lain melakukan hal yang sama sebagai bukti bahwa dirinya merupakan bagian dari sebuah keluarga sosial besar.

Perbedaan tradisi traktiran ulang tahun di Indonesia dengan di Barat menurut Devie juga berawal dari konsepsi keluarga yang melekat pada karakter masyarakat. Ia menjelaskan, konsepsi keluarga di Indonesia adalah keluarga sosial, sementara di Barat adalah keluarga inti.

“Di Indonesia, sebagai masyarakat komunal, kehidupan ini bukan kehidupan sendiri, tetapi bersama. Karena itu juga di Barat tidak biasa menanyakan pada orang lain ‘Ibu-Bapak gimana?’ Di sini biasa berbagi hal pribadi. Bahkan tetangga juga bagian keluarga. Jadi apapun dibagikan, termasuk cerita dan lainnya. Orang Barat tidak membagikan banyak hal, entah traktiran dan cerita hidup,” tuturnya.

Devie menambahkan, basis sebagai masyarakat komunal yang melekat juga membuat budaya traktiran masih awet di Indonesia kendati orang di perkotaan mengadaptasi kehidupan masyarakat individual. Atas alasan yang sama, sambungnya, orang Barat yang juga tetap berkumpul dalam perayaan seperti Thanksgiving dan Natal bersama keluarga besar dan teman-teman tidak akrab dengan budaya traktiran.

Jika Tidak Ditraktir
Devie menuturkan, karakter masyarakat ini juga yang membuat seseorang bisa merasa tidak nyaman secara sosial jika tidak diikutkan dalam daftar undangan traktiran teman atau kerabatnya. Sebab, dari tidak mengundang traktiran, bisa muncul anggapan bahwa yang berulang tahun tidak ingin lagi jadi bagian sebuah komunitas sosial tersebut.

“Secara ekstrem, hal tersebut (tidak mengundang traktiran) juga bisa menimbulkan pengucilan,” jelasnya.

Tidak Hanya Ulang Tahun
Kebiasaan bersyukur dengan cara berbagi, sambung Devie, tidak hanya tercermin pada perayaan dan traktiran ulang tahun. Ia mencontohkan, orang Indonesia juga biasa mengirimkan nasi uduk atau penganan lainnya jika tidak bisa menggelar syukuran di rumah atau di restoran.

Ia menjelaskan, atas dasar ekspresi syukur yang sama, orang Indonesia yang mudik juga datang secara fisik dan materil, seperti membawa oleh-oleh kue, kerupuk, dan lain-lain. Ia menekankan, poinnya bukan di nominal harga, namun perhatian dan wujud kasih sayang simbolis berupa pemberian pada keluarga sosial.

“(sementara di Barat) Kalau ultah, kelulusan, dan lain-lain bisa makan bareng-bareng, tapi bisa bayar sendiri. Di kita tidak,” ucapnya.***

Super Besar Hotel Tempat Karantina Anang Hermansyah dan Keluarga

0

Bogordaily.net– Usai liburan ke Turki, keluarga Anang Hermansyah tengah menjalani karantina mandiri sebagai syarat pelaku perjalanan ke luar negeri. Namun, Ashanty harus menjalani isolasi terpisah dari keluarganya usai dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Lewat unggahan di Instagram Stories, Ashanty menjelaskan jika sebelumnya ia sudah melakukan tes PCR hingga dua kali di Turki dan hasilnya negatif. Begitu tiba di bandara di Indonesia, ia pun kembali tes dan menunjukkan positif.

Ashanty yang semula menjalani karantina di hotel sebagai syarat pelaku perjalanan luar negeri, segera dievakuasi ke rumah sakit sesuai ketentuan.

Ia sebenarnya juga bisa menjalani karantina mandiri di hotel tapi karena memiliki gangguan autoimun, membuatnya lebih berisiko.

Ini kali kedua Ashanty terkena Covid-19. Kala itu, kondisi kesehatannya benar-benar drop, tapi sekarang ia mengaku kondisinya cukup baik kemungkinan karena sudah divaksin lengkap.

“Yang awal dulu karena sebelum vaksin parah sekali sampai masuk ICU. Berarti menurut saya vaksin ini efektif sekali,” terangnya.

Kini, Ashanty menjalani perawatan di rumah sakit dan terpisah dari keluarganya. Sementara itu, Anang beserta dua anaknya, Arsy dan Arsya diketahui tengah menjalani masa karantina di sebuah hotel Grand Sahid Jaya di Jakarta Pusat.

Selama 10 hari menginap di hotel, keluarga Anang memilih ruang dengan tipe kamar suite room. Selain memiliki ruangan yang sangat luas, kamar ini juga dilengkapi ruang bermain anak.

Foto-foto tempat karantina mereka diunggah di akun Instagram Ashanty dan Anang, beberapa hari lalu.

Tempat karantina keluarga Anang terlihat sangat besar dan mewah. Arsy dan Arsya terlihat asyik menikmati fasilitas bermain yang ada, seperti dua tenda indoor dan perosotan mini.

Dalam unggahan lainnya, mereka berdua terlihat sedang bermain table soccer atau Fussball yang merupakan fasilitas di kamar hotel tersebut.

Dengan berbagai fasilitas yang ada, Arsy dan Arsya terlihat tetap senang meski harus menjalani karantina mandiri. Kita juga bisa melihat salah satu ruangan seperti ruang tamu dengan meja yang cukup besar, Ada beberapa kursi berwarna cokelat berbahan kayu dan bantalan yang empuk.

Di salah satu sudut ruangan hotel, terlihat sebuah guci besar yang memberikan kesan mewah. Terpisah oleh pintu, masih ada dua guci di ruangan sebelahnya.

Ada juga ruang keluarga dengan sofa yang lebar dan nyaman untuk berkumpul, bercerita, atau sekadar bersantai saja nih.

Tempat karantina keluarga Anang diketahui memiliki dua kamar. Ruang kamar tidur bahkan sangat luas dan terpisah dari ruang keluarga, ruang makan, dan bermain anak.***

Wujudkan Akselerasi Transformasi Digital, Menkominfo: Natal Tingkatkan Solidaritas dan Kerekatan Sosial

0

Bogordaily.net – Masih dalam momentum perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk mengatasi ujian atas wabah tersebut dengan membangun ketangguhan seluruh komponen bangsa.

Bahkan, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, momentum perayaan Natal kali ini menjadi salah satu tolok ukur atas solidaritas dan kerekatan sosial agar mampu menghadapi tantangan dan tekanan di berbagai bidang kehidupan, khususnya dalam mewujudkan akselerasi transformasi digital nasional.

“Walaupun pandemi Covid-19 sendiri ada tantangan yang mencemaskan, yang menggetarkan kita semuanya. Tapi ada sisi lain dari pandemi Covid-19, yaitu harapan besar akselerasi transformasi digital untuk memudahkan kehidupan manusia di muka bumi, secara khusus di Indonesia,” ujarnya dalam Perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo RI yang berlangsung secara hibrida, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa 11 Januari 2022.

Mengenai akselerasi transformasi digital, menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo mempunyai tugas besar sebagai enabler membangun dan menyediakan infrastruktur telekomunikasi yang memadai untuk memperkecil disparitas digital.

“Tugas kita memungkinkan migrasinya aktifitas masyarakat dari ruang fisik ke ruang digital, memungkinkan migrasinya kegiatan masyarakat dari physical space ke digital space. Penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun komunitas secara virtual maupun hibrida, perlu dimaknai sebagai bukti bahwa kita sebagai bangsa memiliki kemampuan beradaptasi dan memiliki kemampuan untuk mengatur arah baru di tengah situasi yang menantang saat ini,” jelasnya.

Menkominfo menjelaskan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menetapkan tema Natal Tahun 2021 adalah Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan. Menurut Menteri Johnny, tema tersebut relevan untuk membangun perdamaian dan menciptakan kehidupan yang harmonis.

“Yang menjadi tema Natal kita kali ini juga membangun perdamaian dan menciptakan hidup harmonis diantara umat beragama, sesama anak-anak manusia, putra-putra Allah di dunia ini di seluruh muka bumi,” ujarnya.

Menkominfo menjelaskan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menetapkan tema Natal Tahun 2021 adalah Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan.

Menurut Menteri Johnny, tema Natal Nasional yang juga menjadi tema dalam perayaan Natal Kementerian Kominfo itu bersumber dari Alkitab Surat 1 Petrus Pasal 1 ayat 22.

“Surat 1 Rasul Petrus ini ditulis untuk jemaat Kristiani di Asia kecil saat itu, surat itu berisi nasihat tentang hidup praktis yang sesuai dengan iman Kristiani dan cara jemaat menghadapi cobaan dan penderitaan,” jelasnya.

Menkominfo menjelaskan otoritas gereja memilih Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan sebagai tema Natal agar umat Kristiani kembali pada hakikat panggilan yang sesungguhnya, yaitu menyelamatkan dunia melalui gerakan menjaga persatuan dan kesatuan atas dasar persaudaraan umat manusia yang sejati.

“Itulah kira-kira faktanya, tema tersebut sangat relevan tentunya dengan situasi bangsa yang otentik dengan keberagaman dan kemajemukan. Tadi Pak Pendeta mengelaborasinya secara dalam, persaudaraan merupakan tema universal yang dapat merekatkan hati orang-orang beriman untuk menjaga kerukunan, menjaga kedamaian, menjaga atau menjadikan kesejahteraan bagi masyarakat, bagi bangsa, dan bagi negara,” paparnya.

Bahkan, menurut Menteri Johnny, Presiden Joko Widodo saat perayaan Natal Nasional juga mengajak seluruh masyarakat untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan. “Jadi sekarang tambah lombanya, lomba kebaikan, menggaungkan solidaritas dan kegotongroyongan nasional, menggerakkan naluri-naluri persaudaraan dan bekerja untuk aksi kemanusiaan di seluruh wilayah tanah air kita,” tandasnya.

Solidaritas dan Subsidiaritas

Menkominfo menyatakan, prinsip solidaritas dan subsidiaritas harus terus diwujudkan bersama-sama dalam bingkai keberagaman bangsa. Dua prinsip itu yang juga sangat relevan dengan tema Natal Nasional mengingatkan penandatanganan sebuah dokumen antara Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Sheikh Ahmed el-Tayeb.

“Kita sama-sama tahu “The Document on Human Fraternity for World Peace and Living Together,” (Dokumen tentang Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian dan Hidup Bersama). Dokumen ini ditandatangani oleh Bapak Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed el-Tayeb pada 4 Februari 2019 yang lalu,” ujarnya.

Menurut Menteri Johnny, dokumen Abu Dhabi tersebut menjadi roadmap atau peta jalan yang berharga untuk menumbuhkan semangat persaudaraan sebagaimana yang tercermin pada tema Natal 2021.

“Perayaan kelahiran Yesus Kristus mendorong kita untuk selalu mengembangkan semangat kasih persaudaraan yang tulus, sekali lagi yang tulus dan ikhlas, sekali lagi dan ikhlas melalui tindakan bela rasa, juga memberikan kita kekuatan untuk menemukan cara yang baik dan cara-cara yang kreatif untuk mewartakan keadilan dan membawa damai sejati,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menkominfo mengajak seluruh umat Kristiani untuk memberikan makna yang makin konkret dari perayaan Natal dengan menjadi duta-duta cinta kasih di tengah kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Semoga semangat Natal menginspirasi gerakan-gerakan sepanjang sejarah bangsa Indonesia untuk terus membangun persaudaraan, membangun kepedulian, membangun solidaritas sosial, terutama bagi sesama saudara-saudari yang rentan dan terpinggirkan,” tandasnya.

Mengutip pepatah Ubi Caritas et Amor Deus Ibi Est (Dimana ada cinta dan kasih disana Allah hadir), Menteri Johnny juga mengajak umat Kristiani khususnya di Kementerian Kominfo untuk mewujudkan cinta kasih Tuhan demi kemajuan Indonesia.

“Sekali lagi selamat Natal dan bahagia tahun baru bagi segenap umat Kristiani, secara khusus bagi keluarga besar Kominfo di seluruh wilayah tanah air termasuk di Balmon (Balai Monitoring) yang tersebar di seluruh wilayah nusantara kita. Semoga Tuhan memberkati kita semua, Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju,” imbuhnya.

Perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo, turut hadir Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Anang Latif; Juru Bicara Dedy Permadi; Staf Khusus Rosarita Niken Widiastuti dan Philip Gobang.

Dalam ibadah natal, khotbah disampaikan oleh Pendeta Poltak YP Sibarani dan Pesan Natal oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Wali Gereja Indonesia; Romo Stevan Lalu Pr. Menteri Johnny juga memberikan santunan kepada perwakilan Panti Asuhan Bhakti Kasih Mandiri, serta petugas kebersihan dan petugas keamanan di lingkungan Kementerian Kominfo.

 

Berikan Bantuan, Dandim 0606 Kota Bogor Tinjau Vaksinasi di Dua Lokasi

0

Bogordaily.net – Komandan Kodim (Dandim) 0606/ Kota Bogor. Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P melakukan peninjauan pengecekan vaksinasi cinta tanah air cegah covid-19 bagi anak usia 6 – 11 tahun di SDIT AI Irsyad Jalan Sadane No.11, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa 11 Januari 2022.

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan menyampaikan, kegiatan pengecekan vaksinasi bagi anak usia 6 – 11 tahun ada di 2 lokasi, yakni di SDIT Al Quds dan SDIT Al Irsyad.

Vaksinasi anak saat ini sdh mencapai 92 persen dari target capaian 101.000 anak 6-11thn. Untuk capaian vaksin bagi masyarakat umum se Kota Bogor sudah mencapai 100 persen (V1).

Vaksinasi ini juga di bantu oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) gabungan dari Denkesyah RS Salak, Dinkes Kota Bogor, Nakes Bumame dengan jumlah 30 Nakes dan pendukung.

“Untuk jenis vaksin yang digunakan ialah vaksin Sinovac untuk siswa SDIT Al Quds sebanyak 77 anak. Sedangkan bagi siswa SDIT Al Irsyad, anak yang di vaksin  sebanyak 354 anak . Hari ini 183 anak yang di vaksin . Dan sisanya di lanjut pada hari Kamis dan Sabtu .” kata Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P.

Pada kesempatan itu, Dandim 0606/Kota Bogor bersama Ka Persit Dim 0606, Dharma wanita, Bayangkari juga melakukan Vicon dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi/ibu Panglima TNI Hety Andika Perkasa dengan Ibu Pangdam III/Siliwangi Evi Agus Subiyanto beserta satuan-satuan jajaran Kodam lll/ Siliwangi.

“Kegiatan tersebut sekaligus memberikan bantuan sosial dari Bapak Panglima TNI (Jendral TNI Andhika Perkasa) kepada seluruh perwakilan Veteran, Warakawuri, Relawan, FKPPI dan anak sekolah penerima vaksin di wilayah Jabar kodam III/Siliwangi secara serentak yang tersebar,” ungkapnya.

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan, Kasi Intel Kejaksaan Negri Aryo Wicaksono, Kadinkes Kota Bogor Dr. Sri Nowo Retno M.A.R.S, Kadinsos Kota Bogor Fahmi,Kadisdik dan Ketua Persit KCK Cabang XVl Dim 0606/Kota Bogor, Ny. Drg. Rina Andriana beserta pengurus.

Selanjutnya Ketua Bhayangkari Polres Bogor Kota Ny. Dina Susatyo, Istri Panitera PN Kota Bogor Ny. Andi Rukmana, Perwira Staf Kodim 0606/Kota Bogor, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Diana.

Danramil Bogor Selatan Kapten Inf Suharja, Ketua Yayasan SDIT Al Irsyad, H. Sakir, Kepala Sekolah Al Irsyad Ratih Cupik Renjani dan Denpom lll/1 Bogor Letda Cpm Kudrat, Pasiter dan Pasiopsdim 0606/Kota Bogor.***

 

(Ibnu Galanska Monztazery)