Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6539

Dongkrak UKM Go Global, KemenKopUKM Luncurkan Portal Nasional SMEsta.id

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan sekaligus meresmikan portal UKM Nasional SMEsta.id (Small and Medium Enterprises Station).

Kehadiran portal nasional ini diharapkan bisa mendongkrak target UKM ekspor hingga 17 persen secara nasional pada 2024.

SMEsta.id merupakan portal UKM Nasional berbasis website/katalog digital yang menyediakan informasi lengkap mengenai program pelatihan UKM, pembiayaan, perluasan pasar, perizinan dan standardisasi, persyaratan dan kriteria ekspor impor, market intelligence, serta peluang usaha di beberapa negara yang terintegrasi secara regional dengan portal ASEAN Access.

Portal SMEsta.id adalah hasil koloborasi KemenKopUKM bersama Kedutaan German melalui ASEAN SMEs GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH), serta Kadin.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi hasil kolaborasi tersebut serta dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan SMEsta.id.

“SMEsta hadir sebagai dukungan kepada UKM Indonesia, terutama dalam hal promosi dan perluasan pasar. Launching SMEsta ini diharapkan membuka pangsa pasar baru bagi UKM ekspor. Sehingga ini menjadi bagian dari kenaikan target ekspor hingga 17 persen di 2024 bisa tercapai,” ucap Teten dalam lauching SMEsta.id di Jakarta, Kamis 25 November 2021.

“Di 2024 kami optimis UKM yang tergabung dalam SMEsta ini bisa mencapai 10.000 UKM. Selain itu, target 30 juta UMKM masuk dalam ekosistem digital di 2024. Di mana saat ini telah mencapai 16,4 juta atau naik sebesar 25,6 persen. Angka ini tumbuh luar biasa, hampir 105 persen dibanding sebelum pandemi yang hanya 8 juta UMKM,” kata Teten.

Teten menambahkan, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari transaksi e-commerce yang juga naik 54 persen atau lebih dari 3 juta transaksi per hari.
Tercatat pendapatan e-commerce mencapai 44 miliar dolar AS atau setara Rp 640 triliun selama pandemi dan diproyeksi mencapai 124 miliar dolar AS atau setara Rp 1.700 triliun pada 2025.

“Angka tersebut sangat besar. Launching SMEsta ini sangat relevan. Untuk itu, kami mengajak seluruh UMKM nasional untuk masuk portal SMEsta, memperluas informasi, serta mendorong UMKM berjaya di dalam dan luar negeri. Semoga menberikan dampak besar bagi UMKM Tanah Air,” harap Teten.

Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman menambahkan, saat ini jumlah UKM yang telah bergabung pada Portal UKM Nasional SMEsta mencapai 1.521 UKM ekspor dan 9 Mitra Pendukung UKM.

Ke depan diharapkan Portal UKM Nasional ini akan diperluas melalui integrasi ke dalam laman pengadaan barang dan jasa pemerintah (e-katalog dan bela pengadaan).

“Serta menjadi katalog promosi produk UMK di dalam dan luar negeri, dengan dampak yang lebih luas khususnya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Portal Nasional SMEsta.id

Hanung menegaskan, tujuan dari Portal UKM Nasional adalah menyediakan informasi terkait pendaftaran usaha, perizinan, sertifikasi, pelatihan, akses pasar, sampai dengan pembiayaan.

Serta membangun ekosistem UKM, memperkuat jaringan dan Database UKM (ekatalog), dan Mitra Pendukung Ekspor. Juga mendukung verifikasi dan validasi informasi UKM ekspor dan Mitra UKM pendukung ekspor.

Di kesempatan yang sama, Cluster Coordinator ASEAN GIZ Sergey Makarov mengatakan, pihaknya merasa terhormat bisa bergabung dan bersama-sama berkontribusi mendorong UMKM Indonesia bisa berkembang dan memperluas pasarnya hingga ke kawasan regional.

“UMKM Indonesia terbukti resilient terhadap krisis yang terjadi saat ini. Diharapkan dengan terbentuknya SMEsta, UMKM Indonesia terus berkontribusi bagi ekonomi nasional,” tuturnya.

GIZ dalam hal ini sendiri menjadi lembaga non profit pemerintah Jerman yang bermitra dengan 130 negara di seluruh dunia dalam membantu pengembangan perekonomian.

Kerja sama GIZ ini membantu mengembangkan portal SMEsta.id bersama KemenKopUKM.

Turut hadir dalam acara itu, Cluster Coordinator ASEAN GIZ Sergey Makarov, Principal Advisor ASEAN SMEs GIZ Till Ahnert, serta President Director International Chamber of Commerce Indonesia Ilham Habibie.***

Semakin Dekat, PLN UP3 Bogor Beri Sosialisasi Bagi Electrizen Muda

0

Bogordaily.net – Kali ini PLN UP3 Bogor melalui ULP Bogor Timur dan ULP Jasinga hadir ke SMA PGRI 4 Kota Bogor dan SMA Negeri 1 Cigudeg, Jasinga untuk memberikan sosialisasi PLN seperti informasi kelistikan terkait K2/K3 dan juga pengenalan produk layanan PLN salah satunya PLN Mobile.

Pengetahuan tentang kelistrikan bukanlah hal yang tabu untuk diberikan kepada pelajar usia dini. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk mengedukasi di rumah dan lingkungan keluarga mengenai informasi PLN.

Edukasi ini juga memperkenalkan PLN Mobile sebagai sarana komunikasi dengan PLN, sehingga segala pengaduan keluhan dan gangguan dapat dengan mudah dilaporkan dalam satu kali klik.

sosialisasi PLN

Para siswa sangat antusias mengenai aplikasi ini karena aplikasi tersebut memang sedang viral.

Kegiatan ini diharapkan para pelajar dapat mengajak keluarganya, kerabat, teman, untuk download dan menikmati kemudahan PLN Mobile.

Yuk, yang belum download aplikasi PLN Mobile segera download ya. Tersedia di Play Store atau App Store, #SemuaMakinMudah dengan PLN Mobile!***

Akibat Putung Rokok, Kasur Kebakaran dan Bikin Warga Panik

0

Bogordaily.net – Wiwin, warga Jalan Cempaka Warna NV. Sidik, RT03/RW08, Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, panik saat melihat kobaran api keluar dari dalam kamarnya, Kamis 25 November 2021. Begitu dicek, ternyata kebakaran melahap kasur miliknya.

Menurut informasi, awal terjadinya kobaran api disebabkan oleh putung rokok yang masih menyala yang terkena kasur. Saat itu, Wiwin shock saat melihat api yang melahap kasur di rumahnya.

Saat kobaran api melahap kasur yang berada dikamar, warga langsung berinisiatif melapor kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor agar tidak merambat kemana-mana.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M. Ade Nugraha, menyampaikan, saat mendapat laporan dari warga pihak Damkar Kota Bogor langsung bergegas menuju lokasi.

“Hanya kasur saja yang terbakar, mendapat laporan kita langsung menuju lokasi pukul 12.32, mengerahkan dua unit truk pemadam dan dari Kabupaten,” kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M. Ade Nugraha.

Kronologi kejadian kebakaran, Ade Nugraha menjelaskan, itu kelalaian penghuni rumah. Penghuni rumah meninggalkan sebuah puntung rokok yang masih menyala berdekatan dengan kasur.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah mendapat kerugian sebesar 2 juta rupiah,” pungkasnya***

Jalan Letnan Sukarna Rusak, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Kumpulkan Kades se-Kecamatan Ciampea

0

Bogordaily.net — Banyaknya keluhan masyarakat terkait rusaknya Jalan Letnan Sukarna, membuat Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor bergerak cepat dengan menggelar pertemuan bersama 13 kades, Camat dan UPT Jalan dan Jembatan serta UPT Pengairan dan Pertanian di Kecamatan Ciampea, Kamis 25 November 2021.

Pertemuan yang dilakukan secara santai di Kampung Wisata, Desa Cihiudeng Udik itu, Tim Percepatan Pembangunan akan melaporkan permasalahan yang ada di Kecamatan Ciampea salah satunya rusaknya Jalan Letnan Sukarna yang sampai saat ini belum ada penanganan.

Menanggapi hal itu Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Syaepudin Mukhtar mengatakan pertemuan ini memang rutin dilakukan di setiap kecamatan, dan ini sudah ke 28 kalinya setelah di beberapa desa di kecamatan lainnya.

“Pertama memang ini adalah silaturahmi dengan para kepala desa di Kecamatan Ciampea, bahwa kita ingin memahami terkait dengan masalah masalah dan potensi yang ada di desa sehingga secara perencana di Kabupaten Bogor itu bisa terintegrasi dengan pembangunan yang kedua terkait dengan evaluasi samisadesi,”kata Syaepudin Mukhtar kepada wartawan.

Sambung Gus Udin -sapaanya- itu bahwa, dari 13 desa di Kecamatan Ciampea ini menang hampir semua sudah dapat program samisade meskipun tidak dapat untuh satu miliar

“Dan dari hasil masukan yang kita dapatkan bahwa kita ingin ada pendampingan terkait peningkatan kualitas dari TPK-nya itu sendiri,”katanya .

Pertemuan itu juga kata Gus Udin terkait dengan program -program penting dan permasalahan 13 desa yang ada di kecamatan Ciampea , dan dari hasil pertemuan itu yang akan jadi prioritas untuk disampaikan ke Bupati Bogor yaitu terkait dengan keluhan Jalan Letnan Sukarna.

“Dan titik titik kemacetan yang ada di Lecamatan Ciampea,”katanya.

Sementara menurut Ketua Paguyuban Desa se- Kecamatan Ciampea Ahmad Yani mengatakan pertemuan ini tidak hanya wacana dan usualan saja, ia berharap bisa didengar Bupati dan segera bisa direalisasikan apa yang telah diajukan oleh para kepala desa. Mengingat kata Kades Cibuntu itu bahwa beberapa usualan yang sudah diajukan sampai saat ini beluk juga terealisasi .

“Seperti permasalahan infrastuktur, dan saluran air seperti bendungan saimun itu sampai sekarang belum ada pembangunan,”pungkasnya.

 

(Ruslan)

MK : Proses Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional!

0

Bogordaily.net – Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan proses pembentukan Undang-Undang 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja inkonstitusional. Namun, Mahkamah tidak serta merta membatalkan UU Cipta Kerja, Mahkamah memberikan waktu selama 2 tahun bagi pemerintah untuk memperbaiki UU kontroversial tersebut.

“Menyatakan pembentukan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai, tidak dilakukan perbaikan dalam waktu dua tahun sejak putusan ini diucapkan,” kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan putusan pada Kamis 25 November 2021.

Mahkamah memberikan tenggat waktu selama 2 tahun bagi pemerintah dan DPR untuk memperbaiki UU 11/2020. Jika tenggat 2 tahun itu tidak dipenuhi maka UU Cipta Kerja akan dinyatakan inkonstitusional secara permanen dan tidak berlaku.

Selain itu, jika tenggat itu tidak dipenuhi maka semua undang-undang dan peraturan yang dibatalkan oleh UU 11/2020 dinyatakan berlaku kembali.

Hakim Suhartoyo dalam pertimbangannya mengatakan, kebijakan itu dikeluarkan Mahkamah untuk menghindari ketidakpastian hukum dan dampak besar yang ditimbulkan jika UU 11/2020 serta merta dibatalkan.

Walau pun masih tetap berlaku, Mahkamah menangguhkan segala tindakan atau kebijakan yang berdampak luas dan strategis yang masih terkait dengan UU 11/2020. Mahkamah pun tidak membenarkan penerbitan peraturan pelaksana baru yang terkait dengan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja.

Adapun gugatan formil UU Cipta Kerja disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Federasi Serikat Pekerja farmasi dan Kesehatan Reformasi. Permohonan itu teregistrasi pada 12 November 2020 dengan Nomor Perkara: 101/PUU-XVIII/2020.

Ketua KSPI Said Iqbal membeberkan, proses pembentukan UU Ciptaker sama sekali tidak melibatkan partisipasi publik khususnya buruh. Dalam pertemuan formal maupun informal antara serikat buruh dengan sejumlah menteri dalam beberapa kesempatan, buruh sama sekali tidak pernah menerima naskah RUU Cipta Kerja.

“Selain itu di fakta-fakta persidangan, saya kemukakan bahwa dari pertemuan-pertemuan yang bersifat informal dengan beberapa menteri, Menko Perekonomian, Menko Polhukam, Kepala KSP, Menteri Ketenagakerjaan, dan beberapa menteri yang lain, jelas dalam pertemuan informal tersebut tidak satupun ditunjukkan naskah UU Cipta Kerja,” kata Said.

Pemotor Biang Kerok Perkelahian TNI vs Polantas, Ternyata Melanggar Lalu Lintas

0

Bogordaily.net – Pemotor warga sipil yang jadi biang kerok perkelahian antara TNI dangan personel Polantas di Kota Ambon, Maluku, ternyata tidak memiliki SIM dan STNK.
Pemotor itu tidak terima ditilang dan melaporkannya ke saudaranya yang merupakan personel TNI.

Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri mengatakan dua personel Polantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Rabu 24 November 2021 sore kemarin melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kedua personel tersebut mendapati pemotor yang melanggar lalu lintas dengan tidak membawa SIM dan STNK.

“Kelalaian juga (pemotor) yang bersangkutan karena pada saat itu menggunakan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, yang juga tidak dilengkapi dengan surat-surat lainnya, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan STNK. Kemudian anggota kita melakukan tindakan (tilang),” kata Refdi dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Kamis 25 November 2021.

Setelah tak terima ditilang, pemotor tersebut pergi dan memanggil saudaranya yang merupakan personel Kodam XVI/Pattimura. Anggota TNI itu lantas datang menemui dua personel Polantas yang menilang saudaranya.

“Hanya mungkin salah persepsi (antara oknum TNI dengan Polantas), mungkin ada miskomunikasi, terjadilah sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya.

Sejak kemarin beredar video viral di media sosial, angggota TNI terlibat baku hantam dengan dua personel Polantas di pinggir jalan. Warga dan pengguna jalan terlihat ramai menonton perkelahian tersebut.

Bahkan dalam video tersebut terdengar seorang ibu-ibu yang histeris. “Aduh, kenapa yang lain hanya diamkah (tidak memisahkan),” teriak ibu-ibu dalam video itu.

Pertikaian baru selesai setelah datang seorang pria dan satpam yang membantu melerai keduanya.

Atas kejadian ini, Kapolda mengingatkan kepada setiap pengendara harus tertib berlalu lintas, dengan dibuktikan tertib administrasi, yakni selalu membawa SIM dan STNK.

“Yang namanya STNK ialah legitimasi operasional kendaraan di jalan. Jadi ini jadi pelajaran bagi kita, kita tidak mengikuti kesalahan itu,” tegasnya.***

 

UMK Bogor 2022 Tidak Naik, Begini Kata Bupati

0

Bogordaily.net – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bogor pada 2022 tidak naik. Semua Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah menyepakati keputusan tersebut.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Dewan Pengupahan yang terdiri dari serikat pekerja dan organisasi pengusaha menyepakati tidak ada kenaikan UMK.

“Dewan Pengupahan yang terdiri dari serikat pekerja dan organisasi pengusaha sudah menyepakati untuk tidak ada kenaikan (UMK),” ungkapnya di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Angka UMK di wilayahnya kini sudah cukup tinggi, yakni Rp4,2 juta, di atas UMK wilayah Kota Bogor yang senilai Rp4,1 juta. Pasalnya, tahun lalu angka UMK wilayah Kota Bogor juga tidak mengalami kenaikan.

“Memang awalnya ada permintaan kenaikan UMK sebesar 3,7 persen,” kata Ade Yasin.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum menggelar rapat pleno untuk membahas kenaikan UMK tahun 2022, meski seharusnya ditetapkan 25 November 2021, seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 sebagai turunan dari UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020.

Sementara, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor, Nanda Iskandar menyebutkan bahwa mayoritas pengusaha berat menaikkan upah lantaran kondisi perekonomian saat ini belum seutuhnya pulih dari imbas pandemi.

“Selanjutnya juga harus melaksanakan PP Nomor 36 Tahun 2021 secara konsisten dan tidak berpihak. Karena menyelamatkan industri juga menyelamatkan pekerja dan keluarganya,” terang Iskandar.

Ia menyebutkan bahwa sektor industri di Kabupaten Bogor sangat terganggu dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat selama pandemi COVID-19. Pasalnya, selama tahun 2020, pemasaran hasil produksi dalam negeri dan ekspor mengalami penurunan sekitar 50-70 persen.

Kemudian, 80 persen perusahaan tercatat mengalami penurunan pendapatan, sehingga berpengaruh pada operasional perusahaan. Akibatnya, sebanyak 10.271 pekerja terpaksa dirumahkan dan 1.966 pekerja lainnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Iskandar menerangkan, Apindo berharap langkah penyelamatan lain dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, seperti memangkas banyak alur birokrasi untuk kemudahan berinvestasi, penundaan pajak atau retribusi daerah.***

(Antara)

Waduh! Korut Hukum Mati Orang Yang Selundupkan Serial Squid Game

0

Bogordaily.netOtoritas Korea Utara dilaporkan mengeksekusi mati seorang pelajar. Penyebabnya sepele, pelajar tersebut ketahuan menyelundupkan dan menjual salinan serial Squid Game. Hal itu diungkapkan oleh Radio Free Asia, Stasiun radio internasional swasta nonprofit yang berkantor pusat di Washington DC.

“Korea Utara menjatuhi hukuman mati kepada orang yang menyelundupkan dan menjual salinan dari serial Netflix ‘Squid Game’ setelah pihak otoritas mendapati 7 siswa sekolah menengah menonton film berbahasa Korea yang menjadi hits global tersebut. Kata sumber-sumber di dalam negeri [Korea Utara] kepada RFA,” cuit mereka di akun Twitter @RadioFreeAsia pada Kamis 25 November 2021.

Pria tersebut diduga mendapatkan serial itu dari Tiongkok dan membawanya masuk ke Korea Utara. Di sana, ia menjual serial itu melalui flash disc kepada seorang pelajar. Pelajar itu kemudian menontonnya bersama seorang temannya dan membagikan flash disc itu ke teman-temannya yang lain.

Sial, ternyata aksi mereka ketahuan oleh Surveillance Bureau Group 109, sebuah Satgas yang kerjanya memang mencari orang-orang yang menonton tayangan ilegal.

Akhirnya, pria yang menyelundupkan serial Squid Game itu ditangkap dan dijatuhi hukuman mati dan akan segera dikirim ke regu tembak. Siswa yang membeli flash disc berisi serial itu dipenjara seumur hidup, dan anak-anak yang ikut menonton dijatuhi hukuman kerja paksa selama 5 tahun.

Kepala sekolah, sekretaris sekolah, dan guru pun dipecat dari posisinya dan juga dari partai. Kemungkinan mereka akan dikirim ke kamp kerja paksa atau dibuang ke daerah terpencil.

Penerapan UU Baru

Pembongkaran kejadian ini menandakan Undang-Undang Penghapusan Budaya dan Pemikiran Reaksioner sudah efektif berjalan. Beleid itu bertujuan untuk mencegah masuknya konten-konten seperti film, musik, atau serial dari luar negeri khususnya Korea Selatan.

Mereka yang memiliki konten seperti itu diancam hukuman penjara 5-15 tahun, sementara orang yang mendistribusikannya diancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sebelum undang-undang itu dibentuk, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan ketidaksukannya dengan K-Pop dan menyebutnya sebagai “virus jahat” yang merasuki masyarakat Korea Utara.

Wajar saja Kim Jong Un merasa terganggu. Pasalnya, serial dan musik Korea Selatan kerap digunakan sebagai soft power untuk menyerang rezim Kim sembari menunjukkan kepada masyarakat Korea Utara bagaimana rasanya hidup di bawah demokrasi dan kapitalisme.

Dilansir dari lowyinstitute, pada 2019 digelar survei terhadap 200 orang pembelot Korea Utara. Hasilnya, 91 persen dari mereka pernah menonton video dari Korea Selatan saat masih di Korea Utara.  Menandakan budaya Korea Selatan memang sudah menyebar di Korea Utara.

 

Digigit Anjing, Model Cantik ini Kehilangan Bibir Bagian Atas

0

Bogordaily.net – Seorang model bernama Brooklinn Khoury kehilangan bibir bagian atas gara-gara digigit anjing di tahun 2020 lalu. Ia diserang seekor anjing pitbull hingga bibir bagian atasnya putus.

Brooklinn harus menjalani serangkaian operasi. Meski begitu, bibirnya tak bisa kembali seperti semula.

“Itu tidak menjadikan bibir hanya sempurna. Itu hanya sebagai fondasi,” ungkap Brooklinn lewat channel YouTube-nya.

Ia menjalani operasi pengangkatan kulit dan arteri dari lengannya untuk ditempel di bibir bagian atas. Tapi membutuhkan waktu lama baginya untuk menemukan dokter yang bisa melakukan operasi tersebut.

“Mereka mengambil arteri utama dan mengambil kulit, melipatnya dan meletakkannya di mulutku. Arteri butuh pasokan darah sehingga mereka akan memotong sedikit leherku dan mengambil arteri di bawah kulitku dan menghubungkan ke bibir sehingga aku memiliki aliran darah untuk kulit baru,” pungkas Brooklinn.

Lewat Instagram, wanita yang juga pemain skate itu sempat merasa takut kehilangan senyumnya. Tapi ia kini berharap bisa mengembalikan senyumnya dengan operasi cangkok kulit.

“Sungguh gila bagaimana hidup bisa berubah begitu dramatis dalam sepersekian detik. Aku mencoba untuk tetap sepositif mungkin tentang seluruh situasi ini, tetapi sejujurnya aku takut dengan masa depanku, atau jika saya bisa tersenyum lagi atau makan dengan normal,” tulis Brooklinn.

Perjuangan Brooklinn tak sampai di situ, saat operasi ia hanya bisa makan makanan cair. Ia juga berharap bisa makan makanan padat seperti sebelumnya.

“Setelah operasi aku tidak bisa menggerakan mulutku sama sekali, jadi aku makan lewat selang di hidung,” imbuhnya.***

 

Akankah Duet Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto Terwujud di Pilpres 2024

0

Bogordaily.net – Sejumlah kalangan mulai mencocokkan duet Ganjar Pranowo dengan Airlangga Hartarto untuk maju di Pilpres 2024, dengan didukung koalisi Partai Golkar, NasDem dan Partai Demokrat.

Akankah duet tersebut bakal terwujud di Pilpres 2024. Pasalnya koalisi tersebut memiliki peluang besar untuk mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto.

Peluang Demokrat berkoalisi dengan Golkar dan NasDem cukup besar menurut Manajer Program Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad. Sedangkan duet pasangan Ganjar-Airlangga,  dinilai cukup ideal.

“Iya itu salah satu pasangan yang cukup ideal. Pak Ganjar itu populer, dikenal dan sekarang ini suaranya tertinggi paling potensial untuk terpilih, dan dia butuh seorang wakil yang teknokratis, dan saya kira Pak Airlangga itu memenuhi itu,” kata Saidiman Ahmad, kepada wartawan, Kamis 25 November 2021.

Selain itu menurutnya, Airlangga sebagai ketua partai politik besar memiliki poin plus yang sangat penting. Menteri Perekonomian itu akan membuat seluruh kader Golkar menjadi solid untuk mendukung pasangan tersebut.

“Dia menyelesaikan friksi-friksi yang ada di dalam tubuh Golkar, dan itu prestasi yang luar biasa. Jadi, dia memiliki dua hal yang penting kalau dia sebagai wakil. Yang pertama itu, dia bisa mengisi aspek teknokratis dari kepemimpinan nasional nanti. Kemudian yang kedua, punya dukungan politik yang kuat,” papar dia.

Sementara itu, lanjut Saidiman, kalau simulasi partai, Golkar, NasDem dan Demokrat memiliki sejarah yang baik, para pemimpinnya memiliki kedekatan emosional. Contohnya, Surya Paloh yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Golkar.

Begitu juga dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menyebut SBY juga memiliki kedekatan ideologis dengan orang-orang Golkar.

“Poros alternatif yang dasarnya secara ideologis itu katakanlah poros kuning, yang menyebutnya itu boleh jadi karena Demokrat, Pak SBY juga punya kedekatan ideologis dengan orang-orang Golkar pada dasarnya,” sebutnya.

Saidiman memprediksi kalau Demokrat bakal legawa mengusung Ganjar dan Airlangga. Demokrat, kata dia, memiliki kepentingan yang lebih sakral ketimbang memaksakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju sebagai capres atau cawapres.

“Menurut saya, Demokrat punya kepentingan untuk mengembalikan kejayaannya. Itu sama saja pada 2009 ketika Demokrat menjadi partai nomor 1. Ketika itu dan salah satu cara mengembalikan kejayaan itu adalah dengan menemukan figur yang populer di publik,” paparnya.

“Dulu Demokrat ini muncul sebagai semacam kuda hitam dalam pemilihan legislatif, karena sosok Pak SBY yang sangat kuat ketika itu sangat populer. Jadi Pak SBY mendongkrak perolehan legislatif pada Demokrat saat itu,” kata dia.

Sementara itu menurutnya pasangan Ganjar-Airlangga ini, pasangan yang saling melengkapi, terpenting bisa bekerja dengan baik.

“Kalau saya melihat itu pasangan yang cukup ideal yang tadi saya katakan. Satu sisi, kan presiden dan wakil presiden itu bukan cuma membutuhkan menang, tapi juga nanti kalau menang mereka bisa bekerja dengan baik dan karena itu sosok pendamping teknokratis itu dibutuhkan,” pungkasnya.***