Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 6675

17 Misionaris AS-Kanada Diculik Geng Kriminal, Segini Tebusannya

0

Bogordaily.net – Geng kriminal di Haiti yang menculik sekelompok misionaris asal Amerika Serikat (AS) dan Kanada, meminta uang tebusan sebesar US$ 1 juta (Rp 14 miliar) untuk masing-masing orang. Ini berarti penculik meminta uang tebusan total US$ 17 juta (Rp 239 miliar) untuk seluruh misionaris yang diculik sejak akhir pekan lalu.

Seperti dilansir Reuters, Rabu 20 Oktober 2021, Menteri Kehakiman Afghanistan, Liszt Quitel, menuturkan kepada Reuters bahwa pembicaraan tengah berlangsung dengan para penculik untuk mengupayakan pembebasan 17 misionaris AS dan Kanada yang diculik oleh geng kriminal bernama 400 Mawozo itu.

Quitel mengonfirmasi besaran uang tebusan yang diminta penculik. Uang tebusan itu pertama dilaporkan oleh media terkemuka AS, Wall Street Journal (WSJ).

Media terkemuka AS lainnya, CNN, sebelumnya melaporkan bahwa para penculik telah menghubungi Christian Aid Ministries, organisasi tempat korban bernaung, pada Sabtu (16/10) lalu dan segera melontarkan besaran uang tebusan yang diminta untuk pembebasan mereka.

Kelompok misionaris yang diculik itu terdiri atas 16 warga AS dan satu warga Kanada, dengan lima orang di antaranya masih anak-anak termasuk seorang bayi berusia 8 bulan.

Mereka diculik di area bernama Croix-des-Bouquets yang berjarak 13 kilometer dari ibu kota Port-au-Prince, yang didominasi geng 400 Mawozo.

Mengutip dari detikcom, secara terpisah, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menuturkan kepada wartawan bahwa pemerintah AS ‘fokus tanpa henti’ pada penculikan dan terus berkomunikasi dengan Kepolisian Haiti dan organisasi misionaris itu.

“Sangat disayangkan, ini juga mengindikasikan seberapa besar persoalan dan bahwa itu merupakan situasi keamanan yang tidak berkelanjutan,” sebutnya, merujuk pada geng kriminal yang menguasai sebagian Port-au-Prince.

 

Waspada Longsor, Camat Bogor Selatan Prioritaskan Keselamatan Warga

0

Bogordaily.net – Intensitas curah hujan yang meningkat di wilayah Bogor harus diwaspadai. Di wilayah Bogor Selatan tingginya intensitas curah hujan menjadi pemicu terjadinya tanah longsor.

Hal itu diungkapkan Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh usai mengikuti Apel Kondusif di lapangan Komplek Brimob Sukasari, RT01/RW04, Lawanggintung, Kota Bogor, Rabu 20 Oktober 2021.

“Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi seperti ini, saya menghimbau kepada warga Bogor Selatan, khususnya bagi warga yang tinggal di titik-titik rawan bencana untuk tetap waspada. Keselamatan jiwa warga adalah prioritas utama,” kata Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh kepada Bogordaily.net.

Selanjutnya ia menjelaskan, wilayah Bogor Selatan hampir semuanya rawan bencana, hal itu dikarena kondisi atau kontur tanah di Bogor Selatan yang berbukti. Sehingga saat hujan deras berpotensi terjadi bencana longsor.

Bagi warga yang terdampak bencana longsor dan sebagainya, dirinya sebagai aparatur wilayah berupaya mengevakuasi atau mengalokasi sementara warga ke tempat aman.

“Kemudian assesment selanjutnya kita beri terpal dan bantuan sembako bagi warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Dirinya juga memonitoring ke setiap wilayah dan berkomunikasi dengan para Lurah untuk stanby bila terjadi bencana di wilayah.*

KemenKopUKM dan Mabes Polri Koordinasi Kasus Perizinan Usaha Makanan Beku

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan koordinasi dengan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), terkait informasi pelaku usaha penjual makanan beku (frozen food).

Pelaku usaha frozen food yang beberapa waktu lalu viral, dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Mabes Polri dan KemenKopUKM sepakat akan lebih mengedepankan pembinaan dan sosialisasi terhadap para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah terkait berbagai perizinan yang diperlukan oleh UMKM.

“Dalam pertemuan dengan Kepala Divisi Hukum Mabes Polri kami sampaikan bahwa banyak permasalahan hukum yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro dan kecil. Terkait dengan izin edar dan yang saat ini sedang viral terkait adanya pelaku usaha penjual frozen food yang dimintai keterangan oleh Kepolisian Resort Jakarta Barat dikarenakan tidak memiliki izin produksi industri rumah tangga,” kata Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Kementerian Koperasi dan UKM Henra Saragih, Selasa (19 Oktober 2021).

Pada pertemuan yang diselenggarakan, Senin (18 Oktober 2021) di Kantor Mabes Polri dan diterima oleh Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M, tersebut, disampaikan juga  sebelumnya telah ada MoU (Nota Kesepahaman) antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tentang Koordinasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, supaya para pelaku usaha mikro dan kecil lebih diupayakan kepada arah pembinaan, bukan kepada penangkapan.

Dari pertemuan tersebut, telah disepakati hasil MoU yang telah di tandatangani, akan ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara unit kerja teknis, dari kedua belah pihak.

“Melalui PKS yang tengah disusun, kami bersama Polri akan mengedepankan sosialisasi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah terkait perizinan-perizinan yang diperlukan oleh UMKM,” ucap Henra.

Lebih lanjut, Henra menambahkan Setelah adanya perjanjian kerja sama, Polri akan menerbitkan Petunjuk Arahan (Jukrah) Penanganan UMKM.

Perjanjian kerja sama tersebut juga akan menjadi dasar untuk melakukan sosialisasi bersama KemenKopUKM, Polri dan BPOM.

Kepada Pelaku UMK dan Dinas yang Membidangi Koperasi dan UKM Provinsi maupun Kabupaten/Kota terkait izin edar bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Henra menambahkan, Mabes Polri juga menyarankan agar disusun klasifikasi jenis pangan yang diizinkan dan memperoleh Sertifikat Produksi Pangan.

Industri Rumah Tangga dan yang tidak diizinkan memperoleh Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

Sesuai dengan Peraturan Kepala BPOM No. 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

“Semua arahan dari Mabes Polri segera ditindak lanjuti sehingga pelaku usaha mikro dan kecil dapat menjalankan usahanya dengan tenang dan nyaman,” pungkas Henra.***

(Gibran)

Polres Bogor Siapkan Vaksin Mobile bagi Wisatawan Puncak

Bogordaily.net – Arus lalu lintas menuju kawasan Puncak Bogor, pada libur Maulid Nabi Muhammad, mengalami kemacetan panjang hingga tiga Kilometer. Para wisatawan terjebak dalam kemacetan dimulai dari ruas Jalan Tol Jagorawi menuju Simpang Gadog Ciawi Kabupaten Bogor.

Dari pantauan kamera drone, kemacetan dipicu oleh adanya penyekatan ganjil-genap yang dilaksanakan oleh tim Satgas Gabungan Covid-19, Kabupaten Bogor.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata mengatakan pikahnya akan merazia pengendara yang belum divaksin. Selanjutnya AKP Diki Pranata mengimbau supaya wisatawan yang belum divaksin, agar mengikuti vaksinasi yang telah disiapkan petugas.

“Untuk wisatawan yang belum divaksin, kepolisian satuan lalu lintas juga membuka gerai vaksinasi di Simpangan Gadog pos polisi,” kata Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata, Rabu 20 Oktober 2021.

AKP Dicky Pranata juga menyampaikan, fasilitas mobil vaksin sengaja di siapkan untuk mendongkrak capaian vaksin.

Dirinya menambahkan, pelaksanaan ganjil-genap ini dilakukan hingga malam nanti dengan titik penyekatan di seputaran Gadog dan Gunung Geulis.***

Jusuf Kalla: Orang Kaya di Indonesia, Didominasi Non-Muslim

0

Bogordaily.net – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut penyandang orang terkaya di Indonesia didominasi oleh non-muslim.

Menurut JK dari sepuluh orang kaya di Indonesia hanya satu orang yang beragama Islam, seperti mengutip umma.

Hal itu disampaikan oleh JK saat Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Istiqlal dan disiarkan secara virtual, yang digelar pada Selasa (19 Oktober 2021) malam.

“Lihat saja kalau ada 10 orang kaya di Indonesia paling tinggi satu yang muslim yang lainnya non-muslim. Kalau ada 100 orang miskin, saya kira 90 persen yang miskin itu umat Islam,” kata JK.

JK menambahkan keadaan seperti ini merupakan dampak dari ekonomi umat yang belum maju.

Persoalan ini juga menjadi satu-satunya kekurangan dari kegiatan ekonomi di Indonesia.

Sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk memajukan ekonomi nasional sekaligus tidak boleh menutup diri dari ekonomi syariah.

Pada kesempatan tersebut, JK berulangkali mengingatkan agar tidak memaknai ekonomi syariah secara sempit.

Menurut JK, semua kegiatan ekonomi yang tidak haram berarti halal. Kemudian, semua ekonomi yang halal berarti ekonomi syariah.

“Sama dengan pusat industri halal, ya semuanya halal, mau industri minum, mau industri baju, industri tekstil, industri mesin semua syariah, jangan bapak tutupi ekonomi ini dengan keterbatasan, karena semua syariah,” kata JK.

Ia lantas mengutip doa sapu jagat yang meminta agar diberi kebaikan di dunia dan akhirat.

Menurutnya, kebaikan akhirat bisa didapatkan jika mendapatkan kebaikan dunia.

JK juga berkata, untuk mendapatkan kebaikan dunia itu terdapat konsep memakmurkan masjid yakni orang yang mendirikan masjid.

Mengelola masjid, dan meramaikan masjid. Ketiganya saling berkaitan satu sama lain.

Dalam hal memakmurkan masjid ini juga terdapat fungsi ekonomi. Salah satunya dengan membentuk koperasi.

Dalam hal ini bukan berarti masjid maupun pengurusnya menjalankan ekonomi melainkan menghidupkan ekonomi jamaah.

“Bukan masjidnya, pengurus masjid jangan bikin usaha, nanti kalau jamaahnya kemudian mampu dia akan membawa infaq lebih banyak,” ujar JK.***

Pengedar Sabu Beromset Miliaran Rupiah, Disikat Polres Bogor

Bogordaily.net – Jajaran Polres Bogor berhasil mengamankan sindikat para pengedar narkoba, dengan barang bukti berupa sabu seberat lima koma empat puluh dua kilogram dan ganja kering siap edar dengan omset mencapai miliaran rupiah.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan sembilan orang tersangka dan pelaku peredaran narkoba di wilayah kota dan Kabupaten Bogor.

“Para pelaku mengedarkan barang haram tersebut dengan cara sistem tempel, dimana penyimpanannya dilakukan di sejumlah tempat yang telah disepakati dengan pembeli,” ungkapnya kepada wartawan, 20 Oktober 2021.

Harun mengungkapkan dari salah satu tangan pelaku berinisial IH, jajarannya berhasil mengamankan sabu seberat lima koma dua puluh empat kilogram dengan keuntungan tiap kilogramnya sebesar puluhan juta rupiah.

“Total barang bukti sabu seberat lima koma empat puluh dua kilogram,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, hingga kini petugas masih memburu para pelaku lainnya, sebagai pemasok barang haram tersebut, yang didentitasnya saat ini sudah dikantongi petugas.

“Atas tindakannya ini para pelaku dijerat pasal tentang narkotika dengan ancaman kurungan minimal lima tahun dan kurungan penjara maksimal seumur hidup,” pungkasnya.(Wawan)

Bawa Mikrofon, Wanita Ini Ngoceh Tentang Covid-19 Hingga Berdebat dengan Pramugari

0

Bogordaily.net – Seorang penumpang wanita membawa mikrofon kecil ke pesawat untuk mengoceh tentang teori konspirasi pandemi Covid-19.

Seorang penumpang wanita membawa mikrofon kecil ke pesawat untuk mengoceh tentang teori konspirasi pandemi Covid-19.

Aksi penumpang tersebut terekam kamera lalu videonya viral di TikTok dan telah ditonton lebih dari satu juta kali.

Video itu diposting oleh pengguna TikTok Jawny, seorang penyanyi dan penulis lagu.

“Saya membeli wifi dalam penerbangan hanya untuk memposting ini,” tulisnya dalam keterangan video. Melansir dari Newsweek, Selasa (19 Oktober 2021).

Video dimulai dengan wanita tak dikenal berdiri di lorong pesawat, dia terlihat berdebat dengan pramugari.

Pramugari itu tidak membiarkan penumpang wanita tersebut menggunakan mikrofonnya.

“Saya membawa mikrofon saya. Saya akan menggunakannya,” katanya, sementara pramugari memintanya untuk duduk.

Dia kemudian menjelaskan kepada seluruh pesawat apa yang dia yakini sebagai asal mula pandemi Covid-19, yang membuat penumpang lain cemas.

“Pandemi dimulai karena manusia telah kehilangan sedikit kepercayaan,” katanya.

Saat dia berbicara, pramugari dan penumpang lain mencoba membuatnya duduk, tetapi dia menolak.

“Bu, Anda ingin diperhatikan,” seorang penumpang terdengar berteriak.

Pramugari tampaknya mengatakan dia perlu diborgol jika dia tidak mau bekerja sama.

“Kamu akan memborgolku?” penumpang itu sontak berteriak.

“Saya tidak perlu diborgol,” katanya.

“Saya sama sekali tidak berbahaya. Juga, saya pikir Anda semua menikmati ini karena, seperti yang saya katakan, saya tidak buruk untuk dilihat.” ujarnya.

Saat seorang pramugari menariknya menjauh dari lorong, dia berteriak :

“Alasan pandemi dimulai adalah karena tidak ada orang di sini yang memiliki kepercayaan lagi karena Anda semua terjebak pada perangkat bodoh dan Anda bahkan tidak tahu apa itu kenyataan lagi.”

Dia kemudian meraih tasnya dan tampaknya dibawa ke bagian belakang pesawat.

“Anjing saya memiliki akal sehat yang lebih baik daripada kalian semua,” ucapnya.***

Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah Rusak

Bogordaily.net – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya ada empat rumah yang mengalami kerusakan.

Adapun rinciannya, satu unit rumah kategori rusak berat dan tiga rumah kategori rusak ringan.

Kerusakan terjadi kibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi di Wilayah Bogor pada Minggu (17 Oktober 2021) pukul 16.00 WIB.

Kejadian ini melanda Desa Putat Nutug di Kecamatan Ciseeng dan Desa Karang Asem Barat di Kecamatan Citeureup.

Sebanyak empat KK/19 Jiwa dan terdampak serta menyebabkan satu KK/tiga jiwa mengungsi ke rumah kerabat terdekat akibat kejadian ini.

Selain mengakibatkan kerusakan rumah warga, pohon di sejumlah ruas jalan mengalami tumbang dan sempat menutup akses jalan.

Pasca kejadian, BPBD Kabupaten Bogor segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat bersama tim gabungan lainnya untuk melakukan evakuasi pembersihan pohon tumbang.

“Disamping itu, pendataan dan koordinasi dengan lintas instansi juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan kejadian ini,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resmi yang diterima dan dikutip dari okezone, Selasa (19 Oktober 2021).

Sementara itu, berdasarkan analisa InaRISK, Bogor memiliki potensi cuaca ekstrem dengan kategori sedang hingga tinggi.

Dalam rangka upaya mengurangi risiko dampak dari bencana hidrometeorologi salah satunya fenomena angin kencang,

BNPB juga mengimbau untuk selalu waspada dan selalu siap siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Selain itu, warga juga dapat melakukan tindakan pencegahan seperti melakukan pemotongan ranting pohon di sekitar tempat tinggal dalam rangka menghadapi potensi bencana yang dipicu faktor cuaca.

Masyarakat juga dapat memantau perkembangan cuaca dan potensi bahaya sekitar melalui sumber resmi melalui InaRISK maupun info BMKG.***

Perkuat Sistem Kaderisasi PMII Kabupaten Bogor Gelar Muspimcab

Bogordaily.net – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) Selasa-Rabu, 19-20 Oktober 2021.

Kegiatan yang bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Bogor, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor itu berjalan lancar dengan mematuhi protokol kesehatan.

Terlihat seluruh peserta Muspimcab menggunakan masker dan harus mencuci tangan sebelum masuk ruangan.

Hadir dalam pembukaan, Majelis Pembina Cabang (MABINCAB) & Ketua IKA PC PMII Kabupaten Bogor serta perwakilan 3 orang dari seluruh komisariat & rayon PMII se-Kabupaten Bogor yang sekaligus menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.

Ketua PC PMII Kabupaten Bogor Imam Shodiqul Wadi mengatakan, salah satu tujuan penting dalam Muspimcab kali ini diantaranya adalah untuk merumuskan pemikiran-pemikiran strategi kaderisasi dan gerakan dakwah Islam Ahlussunah wal Jamaah.

“Muspimcab ini digelar sesuai dengan amanah AD/ART PMII dalam BAB XIV 43 guna untuk mengetahui laporan kaderisasi & penyampaian progress report oleh PK/PR serta membahas dinamika organisasi terkait situasi lokal baik yang bersifat internal maupun eksternal” ungkapnya.

Imam mengungkapkan, Muspimcab ini dibuat dengan sistem persidangan resmi yang mana ada sidang pleno yang membahas tata tertib, ketetapan dan Peraturan Organisasi (PO) Muspimcab, serta sidang komisi yang membahas kaderisasi, gerakan, administrasi dan Kopri.

“Dari sidang-sidang ini nantinya akan muncul rekomendasi-rekomendasi kaderisasi untuk cabang dan rayon serta komisariat kedepan,” tambahnya.

Adapun kata dia hasil akhir dari kegiatan ini nantinya akan melahirkan draft Muspimcab yang akan menjadi pedoman bagi seluruh kader dan lembaga PMII se-kabupaten Bogor mengenai rumusan kaderisasi kedepan.***

Pintu Langit Prigen, Berburu Spot Instagenic dan Bermain Wahana Seru

0

Bogordaily.net – Di Pasuruan, Jawa Timur terdapat objek wisata keren yang sedang hits, namanya Pintu Langit Prigen.

Lokasi objek wisata Pintu Langit Prigen berada di Jalan Raya Tulang, Ledug, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.

Dengan jam operasional yang buka setiap hari mulai dari pukul 09.00-22.00 WIB.

Sebuah tempat yang menyuguhkan berbagai spot foto instagenic dan beragam wahana seru yang menghibur wisatawan.

Sesuai dengan namanya, tempat ini menyediakan spot foto bernama Pintu Langit.

Spot ini selalu diburu pelancong karena selain keren, panorama pegunungan sebagai background-nya pun tampak elok.

Namun, untuk menjangkau spot foto ini pengunjung harus berjalan sekitar satu kilometer dari pintu masuk ke Bukit Bandil.

Namun jangan khawatir, jika tidak ingin berjalan kaki di sini terdapat odong-odong yang siap mengantar para wisatawan.

Selain itu beragam wahana seru dan menantang pun hadir untuk menghibur para wisatawan, seperti Bianglala, Becak Terbang dan lainnya.

Karena berada di ketinggian 800 mdpl, objek wisata ini tentunya memiliki hawa yang sejuk dan menenangkan, terlebih panorama bentang alam yang ciamik akan membuat siapapun terpesona.

Konsep dari tempat ini bukan hanya untuk berekreasi, pegunjung pun bisa nongkrong dan bersantai sembari melihat senja di Kafe Pintu langit.

Karena Pasuruan menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbaik, maka jangan heran jika kafe-kafe di objek wisata ini menjual kopi otentik khas Pasuruan.

Tempat ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang sedang mencari tempat nongkrong dan bersantai untuk mengisi akhir pekan dan liburan tahun baru bersama teman maupun keluarga.

Fasilitas yang tersedia cukup lengkap dengan lahan parkir yang cukup luas, mushala, toilet, kafe, wahana bermain dan tentu spot foto instagramable.***