Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 6674

Target Golkar Menang Pemilu 2024, Dinilai Peneliti SMRC Sangat Ambisius

0

Bogordaily.net – Target Partai Golkar untuk memenangkan Pemilu 2024 dan meraih 20 persen kursi DPR RI, dinilai peneliti senior Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad merupakan target yang ambisius.

“Ini target yang cukup ambisius, tapi melihat elektabilitasnya yang menguat setahun terakhir, bukan mustahil target ini bisa didekati,” tulis Saidiman dalam keterangan tertulis, Rabu 20 Oktober 2021.

Menurut Saidiman, target tersebut bisa dicapai dengan dua syarat. Pertama soliditas di internal partai tetap terjaga hingga 2024. Kedua harus konsisten mengawal program pembangunan ekonomi pemerintah.

“Kunci untuk Partai Golkar memenuhi target adalah dengan soliditas internal (tetap) terjaga dan secara konsisten terdepan mengawal program pembangunan ekonomi pemerintah,” ungkap Saidiman.

Seperti diketahui, lanjutnya, tak terlihat adanya friksi di internal selama periode kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Soliditas pengurus dan juga kader terkait rencana pencalonan Airlangga sebagai calon presiden juga semakin terlihat.

Di sisi lain, kinerja Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian juga disebut terbukti membawa perekonomian Indonesia keluar dari resesi. “Bukan hal yang mustahil target ini (menang di Pemilu 2024) bisa didekati,” kata Saidiman.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara HUT Ke-57 Partai Golkar, Jerry Sambuaga, menyatakan partai beringin menargetkan meraih 20 persen kursi DPR RI pada Pemilu 2024. Golkar juga menargetkan kemenangan 60 persen pada pemilihan kepala daerah.

“Target lain juga sudah ditetapkan DPP Partai Golkar pada 2024, seperti memenangi pemilihan presiden,” ujar Jerry. Karenanya, HUT Ke-57 Partai Golkar dijadikan momentum konsolidasi seluruh kader dalam agenda pemenangan legislatif, pilpres, dan pilkada pada tahun 2024.(dtk/sh)

 

Kalah Tiga Kali Beruntun, Jadi Sejarah Buruk Milan di Liga Champions

0

Bogordaily.net – Naas sial dialami AC Milan di Liga Champions, i Rossoneri belum sama sekali mendapatkan poin dalam tiga laga pertamanya. Bahkan hal ini menjadi sejarah terburuk bagi Milan di Liga Champions.

Terakhir, tim besutan Stefano Pioli harus menyerah saat bertanding di markas Porto di matchday 3 Grup B Liga Champions. Bertanding di Estadio do Dragao, Rabu 20 Oktober 2021 dini hari WIB, Rossoneri kalah dengan skor 0-1.

Ini jadi kekalahan ketiga yang ditelan Milan secara beruntun di fase grup Liga Champions musim ini. Sebelumnya, pasukan Stefano Pioli itu kalah dari Liverpool dan Atletico Madrid.

Menurut catatan yang dilansir Opta, Milan kalah di tiga laga pertama fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi ini.

Milan pun terbenam di dasar klasemen Grup B dengan nol poin. Di puncak klasemen ada Liverpool dengan 9 poin, disusul Atletico Madrid dan Porto yang sama-sama punya 4 poin.

Kendati demikian, Stefano Pioli masih menyimpan keyakinan bahwa AC Milan bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

“Kami harus percaya. Bicara memang lebih mudah daripada melakukannya, tapi dua tim lain unggul empat poin dari kami,” ujar Pioli kepada Mediaset seperti dilansir Football Italia.

“Sayangnya, ini adalah pertandingan di mana kami tidak seharusnya tampil seburuk ini, di antara semuanya, tapi kami harus jalan terus,” lanjutnya.

“Saya harus menemukan kenapa kami tidak tajam atau tidak cukup akurat malam ini. Saya tidak ingin bicara soal wasit. Ada hal lain yang harus saya perhatikan,” pungkasnya.(dtk/sh)

Mahfud MD: Warga Jangan Bayar Utang Pinjol Ilegal!

0

Bogordaily.net – Penindakan terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal semakin gencar dilakukan. Kepolisian terus  melakukan penggerebekan di berbagai daerah untuk membongkar jaringan ini.

Namun, banyak juga yang bertanya-tanya bagaimana dengan nasib utang-piutang pinjol ilegal.

Apakah masyarakat yang menjadi korban pinjol harus tetap membayar utangnya meskipun pinjol tersebut dinyatakan ilegal dan sudah digerebek polisi?

Melansir kumparan, Menko Polhukam Mahfud MD mengimbau masyarakat yang sudah telanjur menjadi korban pinjol ilegal untuk tidak membayar utang.

Jika mendapat ancaman dan juga pemaksaan, korban pinjol ilegal harus segera melaporkannya ke kepolisian.

Aksi pinjol ilegal ini juga dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga bisa dinyatakan batal atau dibatalkan.

Hal inilah yang dapat memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk tidak membayar utang.

“Kepada mereka yang telanjur menjadi korban, jangan membayar, jangan membayar! Kalau karena tidak membayar lalu ada yang tidak terima, diteror, lapor ke kantor polisi terdekat. Polisi akan memberikan perlindungan,” tegas Mahfud Selasa (19 Oktober 2021) malam kemarin.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat yang dirumuskan bersama dengan berbagai instansi pemerintah yang berkaitan langsung dengan upaya preventif dan represif dari pinjol ilegal.

Antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, dan Jampidum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana.

Adapun berdasarkan hasil rapat, tindakan pinjol ilegal kini dihentikan secara resmi dan akan diberantas habis.

Mahfud MD menegaskan jika ternyata masyarakat masih ditagih, bahkan diteror oleh pelaku pinjaman online ilegal karena tidak membayar utang, maka diminta segera melaporkan ke kepolisian.

“Kalau tidak membayar ada yang tidak terima, diteror, lapor ke kantor polisi terdekat. Polisi akan memberikan perlindungan,” kata Mahfud.***

Hamil Tiga Bulan, Nikita Willy Ngidam Bakso dan Gorengan

0

Bogordaily.net – Nikita Willy kini tengah mengandung anak pertamanya. Biasa makan makanan sehat ternyata Niki justru ngidam bakso dan gorengan.
Nikita Willy dan Indra Priawan telah resmi menikah pada Oktober 2020 laku. Genap satu tahun pernikahannya, kini aktris kelahiran 29 Juni 1994 tengah mengandung anak pertamanya.

Kabar bahagia tersebut dibagikan oleh Nikita Willy melalui channel YouTubenya 13 Oktober 2021. Dalam video berdurasi sekitar 20 menit tersebut, Niki menceritakan perasaannya saat pertama kali mengetahui bahwa dirinya hamil.

Tak ada kata yang bisa mendeskripsikan betapa bahagianya akan kabar kehamilannya. Lebih lanjut, di video tersebut pemeran Aisyah dalam series ‘Satu Amin Dua Iman’ tersebut juga menceritakan pengalaman selama kehamilan.

Kini usia kehamilan Nikita menginjak 3 bulan. Nikita bersyukur bahwa ia tidak merasakan perubahan secara signifikan selama kehamilannya.

“Aku bersyukur banget gak merasa mual yang pengen muntah gitu ya cuma mual yang kayak asam lambung aja. Dan jadi lebih capek sih sekarang kalau sore maunya rebahan aja,” ujar Nikita, dilansir detikcom.

Bukan hanya itu, perubahan juga dirasakan pada nafsu makannya. Kakak Winona Willy tersebut mengaku kalau dirinya lebih suka makan makanan khas Indonesia.

“Aku juga jadi suka banget makanan Indonesia. Aku jadi sering banget kayak argumen sama Indra karena menurut dia tuh makanan yang aku makan tidak sehat,” ujar Niki.

Karena itu, setiap pagi Nikita Willy selalu laporan kepada Indra tentang makanan sehat apa saja yang sudah diasup. Seperti telur, smoothie dan alpukat.

Dengan begitu, Nikita Willy bisa makan bakso dan gorengan di siang harinya. Niki mengatakan setiap kali ia ingin makan bakso, gorengan dan bakmi ia selalu mengajak teman atau sang ibu.

“Aku dulu jarang banget makan bakso. Tapi sekarang pas hamil tuh kayak aku mau makan bakso terus. Terus aku gak pernah makan bubur ayam, terus malam-malam aku minta Indra makan bubur ayam,” tutur Nikita.

Saat itu, Indra pun membelikan Bubur Ayam Barito dan ternyata Nikita baru tahu soal bubur ayam tersebut. Ia pun mengaku bahwa rasanya enak banget.

“Temen-temen aku juga pada kaget kan. Biasanya aku paling susah diajak makan karena aku makan salad, tapi sekarang teman aku bisa ajak aku makan ramen, junk food yang sebenarnya itu gak baik tapi aku suka,” ujar Nikita.

Video tersebut pun ramai ditanggapi oleh netizen. Banyak netizen yang memberi doa dan harapan yang baik untuk Nikita dan calon bayi yang ada di kandungan Nikita.

“Suka banget sama kalian, masyaAllah ikut senang dan terharu. Semoga sehat ka Niki ka indra dan calon baby sekeluarga dalam lindungan Allah SWT,” tulis netizen.

“Selamat untuk Niki dan Indra, Alhamdulillah akhirnya penantian untuk punya baby terwujud. Semoga bumil dan calon baby sehat selalu dan menjadi keluarga yang bahagia yg penuh berkah. Aamiin YRA,” tulis netizen lainnya.

 

Kemenkes Ungkap Syarat Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Jadi Endemi

0

Bogordaily.net – Pemerintah masih terus berupaya untuk bisa mengembalikan pandemi Covid-19. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa salah satunya dengan mengendalikan menjadi endimi.

“Tidak ada yang tahu kan bagaimana kondisinya. Yang pasti, yang bisa kita lihat kondisinya yang membaik ini pastinya laju penularan yang semakin baik, penanganan pandemi COVID kita yang semakin baik,” ujar Nadia dikutip dari ANTARA, Rabu, 20 Oktober 2021.

Meski demikian, Nadia menyampaikan prediksi para pakar epidemiologi yang menyebut bahwa pandemi Coivid-19 bisa berakhir. Akan tetapi, tidak ada yang dapat memastikan kapan pandemi bisa berubah menjadi sebuah endemi.

Nadia menjelaskan salah satu syarat pandemi bisa berubah menjadi endemi adalah jika penyakitnya bisa terkendali. Pada kasus COVID-19, kondisi laju penularannya terus menurun dan hanya terjadi di beberapa tempat saja.

“Kondisi laju penularannya seperti kita ini, sudah banyak negara-negara yang sudah menurunkan kasusnya. Kalau endemi kan penyakitnya hanya pada beberapa tempat saja dan berpotensi terjadi peningkatan kasus tapi tidak meluas di seluruh wilayah,” kata Nadia.

Juru bicara Satgas COVID-19 ini, mengatakan yang bisa dilakukan Indonesia untuk mempertahankan tren penurunan kasus COVID-19 saat ini adalah membuat pandemi lebih terkendali melalui cakupan vaksinasi.

“Itu adalah salah satu syarat untuk bisa terkendali pandeminya ini. Upaya apa yang harus dilakukan? Ya harus menekan terus jumlah kasus tersebut dan memberikan vaksinasi, deteksi dini untuk kasus-kasus yang positif, itu bisa dikendalikan dengan baik tentunya situasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut Nadia menjelaskan, jika kasus COVID-19 sudah terkendali dan cakupan vaksinasi telah mencapai angka 70 persen dari total populasi penduduk, maka tidak menutup kemungkinan Indonesia bisa seperti negara-negara di Eropa dan Amerika di mana tidak perlu lagi menggunakan masker di tempat terbuka.

“Kita lihat kan kemarin pertandingan Thomas Cup, penontonnya tidak menggunakan jarak lagi, kalau kasusnya sudah sangat rendah, kemudian deteksi dininya sudah sangat baik maka hal-hal itu sangat memungkinkan untuk dilakukan. Artinya prokesnya sudah mulai bisa terkendali,” jelas Nadia.

 

Wisata Candi Jawi, Jejak Kerajaan Singasari dan Relief yang Menyisakan Misteri

0

Bogordaily.net – Banyak candi yang tersebar di Pulau Jawa, salah satunya objek wisata Candi Jawi yang terletak di kaki Gunung Welirang, Desa Wates, Kecamatan Prigen, Pasuruan.

Candi ini disebut merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang bercorak Hindu-Budha.

Candi dengan bentuk menjulang menyerupai Candi Prambanan ini berdiri di atas lahan sekitar 40×60 meter persegi.

Bangunan candi sendiri memiliki ketinggian sekitar 24,5 meter dengan lebar 9,5 meter dan 14,2 meter.

Di sekelilingnya terdapat pagar bata setinggi dua meter dan parit yang ditumbuhi oleh bunga teratai.

Selain keberadaan bunga teratai yang membuat candi terlihat cantik, pemandangan pegunungan yang menjadi latar belakang candi juga membuat Candi Jawi terlihat indah.

Selain kemegahannya, terdapat beberapa hal unik yang dimiliki oleh tempat wisata Candi Jawi ini.

Berikut dikutip dari okezone yang rangkumkan berbagai keunikan tempat wisata tersebut;

<• Abu jenazah Kertanegara

Pembangunan Candi Jawi menurut Negarakertagama pupuh 56 dilakukan atas perintah raja terakhir Kerajaan Singasari, Kertanegara sebagai tempat beribadat umat beragama Syiwa-Budha.

Terlepas dari itu, Candi Jawi juga merupakan tempat penyimpanan abu jenazah Kertanegara.

Meski lokasinya cukup jauh dari pusat Kerajaan Singasari, Candi Jawi dipilih sebagai tempat penyimpanan abu jenazah Kertanegara.

Diduga karena rakyat di daerah tersebut sangat setia kepada raja dan banyak yang menganut ajara Syiwa-Buddha.

Sebagian ahli mengatakan bahwa Candi Jawi bukan tempat pemujaan karena posisi candi yang membelakangi gunung.

Pada umumnya, candi untuk peribadatan menghadap ke arah gunung, tempat bersemayam Dewa. Namun, tak sedikit juga ahli meyakini Candi Jawi merupakan tempat pemujaan.

Posisi pintu yang tidak menghadap ke gunung adalah bentuk pengaruh ajaran Buddha.

<• Warna belang

Batu yang menjadi bahan dasar bangunan Candi Jawi terdiri dari dua jenis. Dari kaki sampai selasar, candi dibangun dengan batu berwarna gelap.

Tubuh candi menggunakan batu putih, sedangkan atap candi menggunakan batu campuran berwarna gelap dan putih.

Hal ini menguatkan dugaan yang mengatakan bahwa candi dibangun dalam dua masa pembangunan.

Menurut Kitab Negarakertagama, pada tahun 1253 Saka, Candi Jawi disambar petir.

Setahun setelahnya dipercaya Candi Jawi dibangun kembali dengan menggunakan batu putih.

Penggunaan batu putih tersebut mengundang pertanyaan, karena yang terdapat di kawasan Gunung Welirang kebanyakan batu berwarna gelap.

Diduga, batu-batu putih tersebut didatangkan dari pesisir utara Jawa atau daerah Madura.

Melansir laman permusnas.go.id, ketika candi disambar petir, arca Maha Aksobaya juga menghilang tanpa jejak.

Hal tersebut sempat membuat sedih Raja Hayam Wuruk saat dirinya mengunjungi Candi Jawi.

<• Ruangan kosong

Ruangan dalam badan candi mulanya diayakini terdapat arca. Dalam Negarakertagama disebutkan bahwa dalam bilik candi terdapat arca Syiwa dengan Aksobaya di mahkotanya.

Ada juga arca dewa-dewa dalam kepercayaan Syiwa, seperti arca Mahakala dan Nandiswara, Durga, Ganesha, Nandi, dan Brahma.

Sayangnya, kini tak satupun dari arca tersebut berdiri di sana. Konon, arca Durga disimpan di Museum Empu Tantular, Surabaya.

<• Pesan misterius pada relief

Seperti candi pada umumnya di Indonesia, dinding Candi Jawi dihiasi dengan relief.

Namun hingga saat ini, relief di bagian dinding luar tubuh candi masih belum berhasil dibaca.

Hal ini kemungkinan karena pahatannya yang terlalu tipis atau kurangnya informasi pendukung, seperti prasasti atau naskah.

Bahkan kitab Negarakertagama tidak menyinggung sedikitpun mengenai relief tersebut.

Juru kunci Candi Jawi mengatakan, relief tersebut harus dibaca menggunakan teknik prasawiya atau berlawanan dengan arah jarum jam.

Sementara itu, relief yang terpahat di tepi barat dinding utara menggambarkan peta areal candi dan wilayah sekitarnya.

<• Kaki dan tubuh candi

Terdapat pahatan relief yang memuat kisah seorang pertapa perempuan. Di pipi kiri dan kanan tangga yang menuju selasar dipenuhi pahatan rumit.

Sedangkan pipi tangga dari selasar menuju lantai candi dihiasi sepasang arca binatang bertelinga panjang.

Bingkai pintu candi polos tanpa pahatan, namun di atas ambang pintu terdapat pahatan kalamakara lengkap dengan sepasang taring, rahang bawah, serta hiasan di rambutnya.

Di sisi kiri pintu ada relung kecil yang digunakan untuk meletakkan arca. Sementara di atas masing-masing relung terdapat pahatan kepala makhluk bertaring.***

17 Misionaris AS-Kanada Diculik Geng Kriminal, Segini Tebusannya

0

Bogordaily.net – Geng kriminal di Haiti yang menculik sekelompok misionaris asal Amerika Serikat (AS) dan Kanada, meminta uang tebusan sebesar US$ 1 juta (Rp 14 miliar) untuk masing-masing orang. Ini berarti penculik meminta uang tebusan total US$ 17 juta (Rp 239 miliar) untuk seluruh misionaris yang diculik sejak akhir pekan lalu.

Seperti dilansir Reuters, Rabu 20 Oktober 2021, Menteri Kehakiman Afghanistan, Liszt Quitel, menuturkan kepada Reuters bahwa pembicaraan tengah berlangsung dengan para penculik untuk mengupayakan pembebasan 17 misionaris AS dan Kanada yang diculik oleh geng kriminal bernama 400 Mawozo itu.

Quitel mengonfirmasi besaran uang tebusan yang diminta penculik. Uang tebusan itu pertama dilaporkan oleh media terkemuka AS, Wall Street Journal (WSJ).

Media terkemuka AS lainnya, CNN, sebelumnya melaporkan bahwa para penculik telah menghubungi Christian Aid Ministries, organisasi tempat korban bernaung, pada Sabtu (16/10) lalu dan segera melontarkan besaran uang tebusan yang diminta untuk pembebasan mereka.

Kelompok misionaris yang diculik itu terdiri atas 16 warga AS dan satu warga Kanada, dengan lima orang di antaranya masih anak-anak termasuk seorang bayi berusia 8 bulan.

Mereka diculik di area bernama Croix-des-Bouquets yang berjarak 13 kilometer dari ibu kota Port-au-Prince, yang didominasi geng 400 Mawozo.

Mengutip dari detikcom, secara terpisah, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menuturkan kepada wartawan bahwa pemerintah AS ‘fokus tanpa henti’ pada penculikan dan terus berkomunikasi dengan Kepolisian Haiti dan organisasi misionaris itu.

“Sangat disayangkan, ini juga mengindikasikan seberapa besar persoalan dan bahwa itu merupakan situasi keamanan yang tidak berkelanjutan,” sebutnya, merujuk pada geng kriminal yang menguasai sebagian Port-au-Prince.

 

Waspada Longsor, Camat Bogor Selatan Prioritaskan Keselamatan Warga

0

Bogordaily.net – Intensitas curah hujan yang meningkat di wilayah Bogor harus diwaspadai. Di wilayah Bogor Selatan tingginya intensitas curah hujan menjadi pemicu terjadinya tanah longsor.

Hal itu diungkapkan Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh usai mengikuti Apel Kondusif di lapangan Komplek Brimob Sukasari, RT01/RW04, Lawanggintung, Kota Bogor, Rabu 20 Oktober 2021.

“Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi seperti ini, saya menghimbau kepada warga Bogor Selatan, khususnya bagi warga yang tinggal di titik-titik rawan bencana untuk tetap waspada. Keselamatan jiwa warga adalah prioritas utama,” kata Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh kepada Bogordaily.net.

Selanjutnya ia menjelaskan, wilayah Bogor Selatan hampir semuanya rawan bencana, hal itu dikarena kondisi atau kontur tanah di Bogor Selatan yang berbukti. Sehingga saat hujan deras berpotensi terjadi bencana longsor.

Bagi warga yang terdampak bencana longsor dan sebagainya, dirinya sebagai aparatur wilayah berupaya mengevakuasi atau mengalokasi sementara warga ke tempat aman.

“Kemudian assesment selanjutnya kita beri terpal dan bantuan sembako bagi warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Dirinya juga memonitoring ke setiap wilayah dan berkomunikasi dengan para Lurah untuk stanby bila terjadi bencana di wilayah.*

KemenKopUKM dan Mabes Polri Koordinasi Kasus Perizinan Usaha Makanan Beku

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan koordinasi dengan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), terkait informasi pelaku usaha penjual makanan beku (frozen food).

Pelaku usaha frozen food yang beberapa waktu lalu viral, dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Mabes Polri dan KemenKopUKM sepakat akan lebih mengedepankan pembinaan dan sosialisasi terhadap para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah terkait berbagai perizinan yang diperlukan oleh UMKM.

“Dalam pertemuan dengan Kepala Divisi Hukum Mabes Polri kami sampaikan bahwa banyak permasalahan hukum yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro dan kecil. Terkait dengan izin edar dan yang saat ini sedang viral terkait adanya pelaku usaha penjual frozen food yang dimintai keterangan oleh Kepolisian Resort Jakarta Barat dikarenakan tidak memiliki izin produksi industri rumah tangga,” kata Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Kementerian Koperasi dan UKM Henra Saragih, Selasa (19 Oktober 2021).

Pada pertemuan yang diselenggarakan, Senin (18 Oktober 2021) di Kantor Mabes Polri dan diterima oleh Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M, tersebut, disampaikan juga  sebelumnya telah ada MoU (Nota Kesepahaman) antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tentang Koordinasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, supaya para pelaku usaha mikro dan kecil lebih diupayakan kepada arah pembinaan, bukan kepada penangkapan.

Dari pertemuan tersebut, telah disepakati hasil MoU yang telah di tandatangani, akan ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara unit kerja teknis, dari kedua belah pihak.

“Melalui PKS yang tengah disusun, kami bersama Polri akan mengedepankan sosialisasi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah terkait perizinan-perizinan yang diperlukan oleh UMKM,” ucap Henra.

Lebih lanjut, Henra menambahkan Setelah adanya perjanjian kerja sama, Polri akan menerbitkan Petunjuk Arahan (Jukrah) Penanganan UMKM.

Perjanjian kerja sama tersebut juga akan menjadi dasar untuk melakukan sosialisasi bersama KemenKopUKM, Polri dan BPOM.

Kepada Pelaku UMK dan Dinas yang Membidangi Koperasi dan UKM Provinsi maupun Kabupaten/Kota terkait izin edar bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Henra menambahkan, Mabes Polri juga menyarankan agar disusun klasifikasi jenis pangan yang diizinkan dan memperoleh Sertifikat Produksi Pangan.

Industri Rumah Tangga dan yang tidak diizinkan memperoleh Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

Sesuai dengan Peraturan Kepala BPOM No. 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

“Semua arahan dari Mabes Polri segera ditindak lanjuti sehingga pelaku usaha mikro dan kecil dapat menjalankan usahanya dengan tenang dan nyaman,” pungkas Henra.***

(Gibran)

Polres Bogor Siapkan Vaksin Mobile bagi Wisatawan Puncak

Bogordaily.net – Arus lalu lintas menuju kawasan Puncak Bogor, pada libur Maulid Nabi Muhammad, mengalami kemacetan panjang hingga tiga Kilometer. Para wisatawan terjebak dalam kemacetan dimulai dari ruas Jalan Tol Jagorawi menuju Simpang Gadog Ciawi Kabupaten Bogor.

Dari pantauan kamera drone, kemacetan dipicu oleh adanya penyekatan ganjil-genap yang dilaksanakan oleh tim Satgas Gabungan Covid-19, Kabupaten Bogor.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata mengatakan pikahnya akan merazia pengendara yang belum divaksin. Selanjutnya AKP Diki Pranata mengimbau supaya wisatawan yang belum divaksin, agar mengikuti vaksinasi yang telah disiapkan petugas.

“Untuk wisatawan yang belum divaksin, kepolisian satuan lalu lintas juga membuka gerai vaksinasi di Simpangan Gadog pos polisi,” kata Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata, Rabu 20 Oktober 2021.

AKP Dicky Pranata juga menyampaikan, fasilitas mobil vaksin sengaja di siapkan untuk mendongkrak capaian vaksin.

Dirinya menambahkan, pelaksanaan ganjil-genap ini dilakukan hingga malam nanti dengan titik penyekatan di seputaran Gadog dan Gunung Geulis.***