Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 7010

Benarkah Messi Jadi Korban Permainan Politik Barcelona dan La Liga?

0

Bogordaily.net – Ternyata ada permainan politik antara Barcelona dengan La Liga dibalik tidak diperpanjangnya kontrak Lionel Messi oleh klub asal Catalan itu.

Jurnalis Football Italia, Susy Campanale, melihat kasus ini sebagai permainan politik Barcelona dengan La Liga belaka.

Barcelona sempat begitu optimis bisa memberikan kontrak baru kepada Lionel Messi. Joan Laporta telah mengkonfirmasi hal itu. Messi telah sepakat dengan kontrak lima tahun dan pemotongan gaji 50 persen.

Namun, pada Jumat 6 Juli 2021 dini hari WIB, Barcelona mengumumkan melepas La Pulga. Beberapa waktu sebelumnya, Barcelona juga merilis pernyataan menolak kesepakatan La Liga dengan CVC terkait dana investasi.

Javier Tebas, presiden La Liga, membuat pengumuman bahwa mereka sepakat dengan CVC untuk mendapat investasi. Namun, Tebas mendapat protes dari Real Madrid dan Barcelona. Kedua klub kompak menolak investasi CVC.

CVC memang menawarkan dana besar pada La Liga. Tapi, klub-klub berpotensi kehilangan pemasukan besar. Sebab, CVC akan memotong penghasilan hak siar sebesar 11 persen selama 50 tahun ke depan sebagai kompensasi dari pinjamannya.

Di Italia, Serie A menolak skema yang ditawarkan CVC. Pada proses negosiasi, Serie A dipimpin Andrea Agnelli yang juga presiden Juventus.

Juventus, Barcelona, dan Real Madrid adalah tiga tim yang bersekutu untuk proyek Liga Super Eropa. “Itulah mengapa mereka menolak investasi besar ke liga domestik,” tulis Susy Campanale di Football Italia.

Barcelona mendapat dukungan dari banyak pihak dalam kasus kontrak Lionel Messi. Bukan hanya dari fans, tapi juga klub La Liga. Presiden Getafe, Angel Torres, telah meminta La Liga melonggarkan aturan batasan gaji agar Messi bisa didaftarkan Barcelona.

Menurut Torres, Messi adalah representasi dan nilai jual La Liga. Messi tidak boleh pinda ke mana pun.

Messi mungkin adalah alat bagi Barcelona untuk menyerang La Liga. “Pernyataan Barcelona tentang Messi mungkin merupakan cara lain untuk menekan La Liga agar melonggarkan peraturan mereka [soal pendaftaran pemain],” kata Campanale.

Pada pernyataan resminya, Barcelona secara tegas ingin memperpanjang kerja sama dengan Messi. Begitu juga Messi. Dia ingin bertahan di Barcelona. Selanjutnya, Barcelona seperti menyalahkan La Liga atas regulasi yang dibuat.

“Ini [kontrak baru Messi] tidak dapat terjadi karena peraturan La Liga Spanyol tentang pendaftaran pemain,” tulis Barcelona.

“Akibat situasi ini, Messi tidak akan bertahan di FC Barcelona. Kedua belah pihak sangat menyesal bahwa keinginan pemain dan klub pada akhirnya tidak akan terpenuhi,” bunyi pernyataan resmi klub.***

Gubernur Jabar Resmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor di Kota Bandung yang keberadaannya diharapkan menjadi wadah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jabar mengekspor produknya, Kamis (5 Agustus 2021).

“Saya sangat berbahagia. Di sini revolusi ekspor dimulai. Kenapa revolusi ekspor? Karena bisnis rumahan itu sebenarnya bingung mau jualan ke luar negeri karena terkesan rumit dan harus perusahaan besar. Sekarang tidak. Bisnis skala kecil atau rumahan sekarang bisa ekspor,” kata Kang Emil.

Kang Emil berharap Shopee membantu pelaku UMKM untuk mempersiapkan produknya go digital dan go global.

Nantinya, pelaku UMKM akan dibimbing mengurus administrasi ekspor, memotret produk, dan teknik pergudangan.

“Untuk menjalani proses ekspor itu, kita bekerja sama dengan Shopee membangun yang namanya Kampus UMKM Shopee Ekspor di ibu kota Jawa Barat di Bandung. Nantinya UMKM akan dibimbing cara memotret fotogenik, dibimbing cara administrasi ekspornya,” ucapnya.

“Dikasih tahu teknik pergudangannya, dikasih tau petanya, Singapura untuk apa Filipina untuk apa. Sehingga betul-betul dimudahkan jadi citra ekspor perusahaan besar sudah lewat. Sekarang adalah perusahaan kecil-kecil bisa menguasai dunia,” imbuhnya.

Saat ini, kata Kang Emil, sudah ada 10.000 produk UMKM yang sedang disiapkan untuk ekspor.

“Hari ini sudah ada 10 ribu produk yang akan difasilitasi untuk ekspor. Saya targetkan juga ke Kampus Shopee ini, tahun depan 100 ribu eksportir dari Jabar melalui fasilitas ini,” ujarnya.

Selain itu, Kang Emil mengatakan bahwa akan ada satu laptop untuk satu desa. Laptop tersebut nantinya disimpan di balai desa dan dapat digunakan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

“Saya ucapkan terima kasih ke Shopee, ada sekitar 5.000 desa yang akan dikasih satu desa satu laptop. Jadi nanti warga desa yang jauh dari kota ini tinggal datang ke balai desanya mengakses digital nanti didaftarkan secara digital produknya,” ucapnya.

“Sehingga ekonomi digital di Jabar itu merangkak. Tidak hanya di kota, tetapi juga di desa,” tambahnya.

Menurut Kang Emil, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar sedang mempersiapkan kurikulum digital untuk SMK.

“Sudah dimulai juga SMK-SMK mempunyai kurikulum digital. Apalagi anak-anak SMK harus menguasai digital, karena selama pandemi digital itu sebuah keharusan,” pungkasnya.***

Astaga! Beras Bansos Bentuknya Menggumpal Seperti Batu

0

Bogordaily.net – Foto beras menggumpal seperti batu viral di media sosial. Ya, bantuan sosial atau bansos berupa beras yang salurkan PT Pos Indonesia untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pandeglang, bentuknya seperti batu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan beras yang dibungkus karung bertuliskan ‘Bantuan Beras PPKM 2021’ dibagikan kepada warga Pandeglang, Selasa 3 Agustus 2021. Namun kondisi beras menguning dan beras menggumpal seperti batu.

Beras bansos PPKM ini disediakan Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdrive Lebak-Pandeglang. Warga penerima beras mengaku kecewa dengan kondisi beras yang mereka dapat. Beras bansos seperti batu itu tidak layak dikonsumsi oleh manusia.

Padahal, bantuan beras ini diharapkan mampu meringankan beban warga saat menghadapi PPKM level 4 di Kabupaten Pandeglang.

Seperti diketahui, PPKM level 4 diberlakukan di 141 kota/kabupaten di Indonesia berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan 28 Tahun 2021.

Dari 141 wilayah yang menerapkan PPKM Level 4, lima di antaranya kabupaten/kota di Provinsi Banten yakni Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon.

“Ini beras dari Bulog katanya buat bantuan PKH. Intinya kita kecewa, masa dikasih beras kayak gini, ini kan enggak layak dikonsumsi buat manusia,” kata Uki warga penerima, Kamis 5 Agustus 2021.

Uki berencana mau mengembalikan beras yang terbungkus karung dengan tulisan Beras Bulog Medium 10 Kg itu ke kantor kelurahan karena tidak bisa dikonsumsi. Kata dia, baru ada dua karung beras yang kondisinya parah.

“Ini mau kita balikin ke kantor kelurahan, sementara baru ada dua karung yang laporan kalau berasnya jelek, Mudah-mudahan bisa diganti,” tandasnya.

Terungkap! Begini Alasan Siswi SMP Depok Adu Jotos di Bogor

Bogordaily.net – Kasus video viral adanya sekelompok remaja putri saling adu jotos di tanah kosong di Bojong Gede, Bogor, telah diungkap polisi. Pelaku yang merupakan siswi SMP yang terhasut ajakan seniornya.

“Alasannya itu, kan ini kan junior (yang berkelahi) yang komporin senior-seniornya,” kata Kasubag Humas Polres Metro Depok Kompol Supriyadi saat dihubungi detikcom, Jumat 6 Agustus 2021.

Peristiwa perkelahian sekelompok remaja putri itu terjadi pada Senin 2 Agustus 2021, sekitar pukul 16.00 WIB di Rawa Panjang, Bojong Gede. Para peserta adu jotos itu diketahui merupakan pelajar SMP di wilayah Bojong Gede dan Pancoran Mas.

Supriyadi menyebut total ada 8 dari 3 SMP yang terlibat adu jotos. Para pelajar itu disebutnya sudah bermusuhan sejak lama.

“Dari dulu, SMP ini sering berantem. Cengcengan gitu,” katanya.

Polisi telah memanggil kepala sekolah dari 3 SMP yang muridnya terlibat adu jotos. Polisi menyerahkan sanksi kepada pihak sekolah.

“Kita serahkan ke kepala sekolah karena tidak ada korban. Mungkin bisa jadi dikeluarkan, tapi sesuai kebijakan sekolah masing-masing,” ujar Supriyadi.

Viral di Medsos Siswi SMP Adu Jotos
Kasus Siswi SMP adu jotos bermula dari adanya video sekelompok remaja putri adu jotos di lapangan Bulak, Rawa Panjang, Bojong Gede, Bogor. Dalam video, ada beberapa pasang remaja putri yang terlibat adu jotos.

Dalam video yang beredar itu, tampak sekelompok remaja putri duel satu lawan satu. Mereka terlihat saling sikut dan saling jambak.

Terlihat pula remaja putri lainnya asyik menonton duel itu. Ada juga suara pria yang merekam duel tersebut.

“Weh… weh pacar gua… pacar gua…,” kata pria dalam video tersebut.

Bulan Muharram Disebut Bulan Haram, Apa Sebabnya?

0

Bogordaily.net – Bulan Muharram disebut bersama 3 bulan lainnya yakni Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Rajab, sebagai bulan haram. Apa alasan di balik penamaan itu?

Bersumber dari Rumaysho, Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna”.

Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut.

Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.”[Lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauziy, tafsir surat At Taubah ayat 36, 3/173, Mawqi’ At Tafasir.]

Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram.

Sufyan Ats Tsauri mengatakan, ”Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.”

Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.”[Kedua perkataan ini dinukil dari Latho-if Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali].***

Syarat Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil, Wajib Dipenuhi!

0

Bogordaily.net – Berdasarkan data perkembangan virus Covid-19 di Indonesia, ibu hamil (Bumil) menjadi kelompok yang rentan terpapar virus corona baru dan mengalami gejala berat.

Dengan demikian, Kementerian Kesehatan, Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) atau Ahli Imunisasi Nasional, dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) merekomendasikan pemberian vaksin Covid-19 untuk ibu hamil.

Untuk jenis vaksin Covid-19 yang diberikan kepada bumil, Kemenkes merekomendasikan jenis vaksin berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna. Selain itu, jenis vaksin yang menggunakan inactivated virus seperti Sinovac juga bisa diberikan.

Berdasarkan Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Adapun syarat bumil boleh vaksin adalah sebagai berikut:

<• Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius

<span;>• Tekanan darah di bawah 140/90 mmHg. Apabila hasilnya di atas 140/90 mmHG, pengukuran diulangi lagi 5-10 menit kemudian. Jika masih di ambang batas, pelaksanaan vaksin ditunda.

<span;>• Usia kehamilan di trimester kedua atau di atas 13 minggu

<• Tidak ada tanda-tanda preeklamsia seperti kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, dan tekanan darah di atas 140/90 mmHg

<• Tidak memiliki riwayat alergi berat termasuk sesak napas, bengkak, atau bidur di seluruh tubuh

<• Bagi bumil dengan penyakit penyerta atau komorbid seperti jantung, diabetes, asma, penyakit paru, HIV, hipertiroid/ hipotiroid, penyakit ginjal kronik, atau penyakit liver; penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut.

<• Bagi ibu hamil dengan penyakit autoimun atau menjalani pengobatan autoimun seperti lupus, penyakit dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut.

<• Tidak sedang menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defesiensi imun, dan penerima produk atau transfusi darah.

<• Tidak sedang menerima pengobatan imunosupresan seperti kortikostrroid dan kemoterapi.

<• Tidak terkonfirmasi positif Covid-19 dalam waktu tidak bulan terakhir.***

Lewat Program Samisade Pertanian dan Wisata Desa Cibuntu Menggeliat

Bogordaily.net – Program Samisade terus bergulir di Kabupaten Bogor, dengan harapan infrastruktur di desa semakin maju. Setiap desa memiliki cara sendiri untuk meningkatkan infrastruktur di wilayahnya masing-masing, demi kemaslahatan masyarakat desa.

Seperti di Desa Cibuntu Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Pemerintah Desa Cibuntu merealisasikan Program Samisade dari Pemkab Bogor, dengan membangun jalan beton sepanjang 1820 meter, lebar 2.5 meter yang menjadi akses menuju Desa Ciaruten Udik. Keberadaan jalan tersebut akan menunjang mobilitas warga.

“Pembangunan jalan betonisasi mulai di Kampung Ciboyong RT 01,RW 03,” kata Kepala Desa Cibuntu Ahmad Yani, Jumat 6 Agustus 2021.

Ahmad Yani mengatakan betonisasi jalan yang didanai Samisade, akan memudahkan mobilitas para petani saat mengangkut hasil bumi. Sedangkan bagi warga Cibuntu, jalan beton yang tengah dibangun melintasi Tempat Pemakaman Umum (TPU), khusus bagi warga Cibuntu.

Diharapkan selain dapat menopang distribusi para Pertanian, jalan beton juga akan menghidupkan kasawan wisata religi situs Batu Goong.

“Pembangunan bersumber dari anggaran Samisade 1 Milyar. Tahap pertama 40 persen, sebesar Rp 400 juta,” katanya.

Yani menjelaskan, awalnya jalan tersebut hanya setapak. Para petani harus memanggul hasil bumi menuju sejauh 500 meter, sebelum mencapai pasar.

“Alhamdulillah sekarang setelah jalan diratakan lalu dibeton, distribusi barang jadi lebih mudah,” katanya.

dalam waktu dekat ini akan dilakukan betonisasi kita memakai Beton K 250 Panjang 1820 meter, lebar 2.5 meter 0,15 cm serta melibatkan masyarakat kurang lebih 50 orang pekerjaan padat karya. ” Ujarnya.

Lebih lanjut Kades Cibuntu berharap agar masyarakat bisa ikut memelihara jalan tersebut karena akses jalan ini sebagai bentuk kepedulian pemdes Cibuntu terhadap masyarakat.

“Saya ucapkan juga kepada Bupati Bogor ibu Ade Yasin yang telah memberikan program Samisade ini sehingga disaat pandemi covid 19 pembangunan infrastruktur masih bisa dilaksanakan,”pungkasnya.

 

Foto: Suasan Lokasi Jalan di Buka dan Akan dibeton lewat program Samisade Pemkab Bogor

Larissa Chou : Menjadi Orang Tua Tunggal Membuat Lebih Kuat

0

Bogordaily.net – Larissa Chou telah resmi menyandang status sebagai orang tua tunggal setelah bercerai dengan Alvin Faiz.

Meski begitu, Larissa mengaku menjadi pribadi yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya.

Lewat postingan terbaru yang diunggahnya di Instagram pada Kamis (5 Agustus 2021).

Larissa terlihat membagikan beberapa potret sang putra, Yusuf.

Tunggal

“Menjadi orang tua tunggal membuatku lebih kuat dari sebelumnya,” tulis Larissa di keterangan caption.

Postingannya Larissa tersebut lalu dibanjiri komentar oleh netizen yang salut dengan dirinya.

Mereka turut mendoakan Larissa agar selalu diberikan kesehatan sehingga bisa terus membesarkan anaknya.

Mereka memberikan semangat kepada Larissa dan Yusuf juga didoakan selalu diberikan kesehatan.***

Dinar Candy Dibela Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi: Mempidanakanya Bukan Pilihan

0

Bogordaily.net – Komisioner Komnas Perempuan angkat bicara terkait
kasus yang membelit Dinar Candy. Komnas Perempuan menilai aksi DC tidak melanggar isi pasal di Undang-undang Pornografi.

“Dari pasal yang diterapkan, yaitu Pasal 36, tidak ada unsur yang dilanggar oleh DC,” kata Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi, Jumat 6 Agustus 2021.

Menurut Siti, pihak kepolisian seharusnya melihat apa yang dilakukan Dinar Candy secara komprehensif, juga tidak mengedepankan pendekatan penegakan hukum pidana.

“Kepolisian harus memahami situasi psikologis DC yang sedang stres atau tertekan akibat pandemi ini. Kondisi tertekan atau stres bahkan depresi banyak menimpa masyarakat kita, tidak hanya DC, yang karena tekanan ini menyebabkan mengalami kesulitan untuk membuat keputusan, termasuk dalam mengekspresikan pendapatnya atas perpanjangan PPKM,” tuturnya.

Dengan demikian, ia beranggapan, memidana Dinar Candy bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan.

“Memidanakan DC bukanlah pilihan karena justru akan memperburuk kesehatan mental DC sendiri. Yang dibutuhkan adalah pendampingan psikologis. Kepolisian juga dapat mempertimbangkan penerapan Surat Edaran Kapolri No. 8/VII/2018 tentang Penerapan Keadilan Restorative Justice dalam Penyelesaian Perkara Pidana dalam kasus ini,” ujarnya.

Di samping itu, dia menilai apa yang terjadi pada Dinar Candy ialah lantaran dirinya perempuan. Ia mempertanyakan apakah persangkaan pasal yang sama bakal diterapkan kepada laki-laki dalam kasus serupa.

“DC diterapkan UU Pornografi karena ia perempuan, apakah hal sama akan diberlakukan jika dilakukan oleh laki-laki yang memakai celana pendek? Ini juga tidak lepas dari sejarah perumusan UU Pornografi yang mengukuhkan diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan yang selalu dijadikan target utama pelaksanaan peraturan tersebut,” pungkasnya.

Seperti yang sudah diketahui, Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pornografi. Hal ini terkait viralnya video yang memperlihatkan dirinya pakai bikini di pinggir jalan sebagai aksi protes terhadap diperpanjangnya PPKM.

Atas perbuatan tersebut, Dinar Candy disangkakan Pasal 36 No. 44 Tahun 2008, dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 5 miliar.***

 

 

Satgas ASI : Jangan Takut Menyusui Saat Terpapar Covid-19

0

Bogordaily.net – Selama masa pandemi banyak ibu hamil (Bumil) atau juga menyusui yang tidak sengaja terpapar Covid-19. Banyak masyarakat yang bingung untuk memberikan air susu ibu (ASI) kepada anaknya.

Banyak dari mereka yang merasa takut sang anak juga akan terpapar Covid-19 seperti ibunya.

Satgas ASI PP IDAI, dr. Wiryani Pambudi, SpA, IBCLC menegaskan bahwa selama masa pandemi Covid-19 informasi tentang menyusui pada ibu tetap perlu disebarluaskan.

Untuk meyakinkan manfaat menyusui bagi ibu, bayi dan bagi keluarga dalam kondisi terpapar maupun terinfeksi sekalipun, seorang ibu tetap harus melanjutkan menyusui.

Ia mengatakan saat ini, panduan tentang menyusui saat ibu menjalani isolasi mandiri maupun pada saat dirawat di fasilitas kesehatan, telah disosialisasikan di berbagai kanal.

Harapannya, tidak ada lagi keraguan menyusui selama masa pandemi Covid-19. Dalam Press Briefing ‘Peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2021’, yang disiarkan channel YouTube Kemenkes, ia menjelaskan tentang manfaat ASI bagi anak.

“Secara fisiologis selain terdapat komponen makro dan mikro protein, ASI juga mengandung enzim, hormon, dan faktor bioaktif yang berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh bayi yang masih rentan, mendapatkan zat-zat antiinflamasi, imunomodulator dan beragam faktor bioaktif lain yang memiliki khasiat masing-masing,” kata dr. Wiryani, Kamis (5 Agustus 2021).

Secara fisiologis selain terdapat komponen makro dan mikro protein, ASI juga mengandung enzim, hormon, dan faktor bioaktif.

Komponen ini berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh bayi yang masih rentan, serta mendapatkan zat-zat antiinflamasi, imunomodulator dan beragam faktor bioaktif lain yang memiliki khasiat masing-masing.

Dalam tubuh ibu yang terkonfirmasi positif, dalam tubuhnya mengalir ASI-nya mengandung imunoglobulin A dan B.

Selain itu mengalir pula lactalbumin, lactadherin dan zat lainnya yang merupakan benteng perlawan terhadap SARS CoV2.

“Inilah yang disebut imunisasi pasif yang diberikan oleh ibu penyintas Covid-19 kepada bayi yang disusui. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa aktivitas antibodi sIgA spesifik SARS CoV2 dan Imunoglobulin spesifik (IgS) dalam air susu ibu penyintas Covid-19 bisa bertahan selama 7-10 bulan setelah infeksi,” tuntasnya.***