Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 7255

Fajari Arya Sugiarto, Si ‘Pencuri’ Hati Warga

0

Bogordaily.net – Setiap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah memiliki cara tersendiri dalam melakukan pendekatan ke warganya. Seperi Fajari Aria Sugiarto yang selalu ingin turun langsung untuk mengetahui apa yang sedang dialami warganya.

Begitupun dengan caranya yang selalu memenangkan hati warga dengan pendekatan. Sampai saat ini, Fajar Aria Sugiarto bertanggung jawab atas 17 Kelurahan dari Daerah Pemilihannya (Dapil Timur dan Tengah, Kota Bogor) sampai sekarang.

Saat mengawali masa jabatannya dan masih dalam posisi ‘bertarung’ di 2019 lalu, Ia mengungkapkan bahwa kesulitan yang dihadapinya pasti ada saja. Namun, hal tersebut merupakan sebuah strategi untuk lebih mengetahui atau membaca karakter warga.

“Misalnya, terkait ciri khas warga dari suatu tempat, kearifan lokal yang perlu dihargai, dan dilihat dari banyaknya ragam jenis usia yang ada. Seperti apakah lebih banyak pemudanya, lebih banyak dari kalangan orang tua (ibu-ibu dan bapak-bapak), atau lebih banyak santri dan ulama. Hal itu tentu harus dilakukan dengan perlunya pendekatan lebih ke warga,” ujar Fajari Aria Sugiarto.

Fajari mengatakan, tidak ada kendala berat yang dihadapinya saat memulai langkah di 2019. Tentu semuanya harus dalam proses menyesuaikan, dan semuanya mengalir sampai dekat dan dipercaya menjadi wakil dari warga.

Persepsi terkait dekat dengan warga menurut Fajari yakni, selalu berusaha untuk dekat dengan warga. Kunci utamanya, sering turun ke warga untuk melakukan pendekatan. Dengan begitu, muncul chemistry dari lingkungan masyarakat.

Fajari

“Dari ‘kedekatan’ itu sendiri, warga lah yang menilainya. Saya sendiri dalam seminggu, setidaknya sekali atau dua kali saya harus turun langsung ke warga. Di luar daripada aturannya yakni 4 bulan sekali yang biasa kita sebut dengan reses.” ucapnya

Ia pun mengungkapkan, jangka waktunya cukup lama akan membuat warga tidak akan kenal, apalagi mengharapkan timbulnya ‘kedekatan’ antara warga dan caleg atau alegnya.

“Bahkan, untuk melakukan pendekatan tidak perlu dengan berapa puluh orang untuk kumpul, cukup dengan setidaknya lima orang warga, kumpul minum kopi, kemudian berbincang mengenai informasi dari tempat yang mereka pijaki,” paparnya.

Setelah melakukan pendekatan ke warga, Fajari senantiasa mengambil langkah merumuskan masalah dari keluhan-keluhan dan selanjutnya mencari resolusi untuk jalan keluarnya (solusi).

“Dalam mengambil langkah yang akhirnya melahirkan solusi, saya mengklasifikasi terlebih dahulu permasalahannya yang bermacam-macam mulai dari yang kecil, sedang hingga permasalahan besar,” ucapnya.

Lanjut Fajari mengatakan, permasalahan yang terjadi contohnya segi ekonomi, pendidikan terkait biaya-biaya, ataupun dari segi kesehatan. Permasalahan yang besar tentunya membutuhkan waktu lama.

Kemudian ia menjelaskan, permasalahan terkait kesehatan, bisa dibantu dengan memudahkannya jalan proses atau akses ke RSUD. Semuanya pasti akan terselesaikan jika masyarakat sudah percaya pada wakilnya.

“Dari sudut pandang masalah, permasalahan besar itu seringkali terjadi. Maka, kita tidak hanya cukup datang sekali untuk menyelesaikannya. Harus ditelaah lebih dulu agar bisa dicari solusinya,” ujar Fajari.

Dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada, Fajari memiliki satu koordinator atau disebut BRAFO di setiap wilayah.

Fajari

Baraya Fajari Arya Sugiarto (BRAFO) adalah wadah relawan Fajari, Anggota DPRD Kota Bogor, dari PAN, untuk kegiatan sosial masyarakat.

Hal tersebut guna yang sungkan berbicara langsung dengan Fajari, bisa melalui perwakilan koordinator dari masing-masing wilayah yang akan menyampaikannya langsung kepada Fajari.

“Eksekusinya bisa via telfon, bertemu dengan koordinator, atau Fajari sendiri yang turun langsung. Tergantung dari klasifikasi masalahnya itu sendiri,” tandas Fajari.

Fajari memaparkan, permasalahan yang masih dihadapi sampat saat ini yakni kepadatan penduduk di wilayah Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Tengah justru dikhawatirkan rawan kebakaran. Jarak rumah antar satu dengan yang lainnya yang sangat berdekatan, memicu potensi api merambat, dan pemadam kebakaran pun sulit masuk karena jalurnya yang sempit masuk-masuk gang.

Meski begitu, disaat permasalahan yang kian banyaknya di masyarakat, Fajari mengaku menjalani semuanya dengan enjoy. Apalagi jangan ada merasa terbebani. Begitupun dalam menyelesaikannya.

“Ketika menjadi anggota DPRD, waktu pribadi sepenuhnya sudah dihibahkan untuk masyarakat. Keluarga pun sudah mengerti dan harus merelakan bahwa dengan keputusan yang diambil menjadi anggota DPRD, maka harus mengerahkan dan memaksimalkan usahanya untuk siap sedia bagi masyarakat,” ungkap Fajari.

“Poin utamanya yakni sering turun ke warga dan komunikasi yang dijaga terus kepada warga. Karena banyak warga yang senang apabila saat saya turun langsung. Bahkan hanya sekadar di sapa, warga pun merasa diakui keberadaannya,” jelas Fajari.

Dengan komunikasi yang dijaga terus, Fajari mengungkapkan bahwa dengan begitu masyarakat akan mendapatkan respons dari sosok yang masyarakat inginkan. Nantinya, dari permasalahan tersebut yang sudah direspons, akan dikelompokkan apakah masuk skala prioritas, bisa dibantu langsung, atau yang butuh proses.

“Dari kedekatan itu, balik lagi semuanya pada penilaian warga. Yang penting memberikan yang terbaik bagi warga meski dari hal kecil, contohnya dengan menyapa,” pungkas Fajari.

Penulis: Ira

Warakawuri TNI AU Atang Sanjaya Menyelenggarakan Acara Halal Bilhalal

0

Bogordaily.net – Warakawuri TNI AU menyelenggarakan acara Halal Bihalal di kediaman Ketua Warakawuri, Nenny Waki di Curug Permai, Bogor Barat, Rabu 9 Juni 2021.

Warakawuri sendiri mempunyai arti atau makna yaitu, wanita yang ditinggal mati oleh suaminya yakni Anggota TNI atau janda TNI.

Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 25 orang itu bertujuan untuk jalin silaturahmi diantara para Warakawuri khususnya dikalangan TNI AU Atang Sanjaya.

Acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ketua Warakawuri mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 dan saling berkabar melalui pesan singkat.

” Kita harus terus menjaga kesehatan dan saling berkabar melalui pesan singkat karena agak sulit untuk sering berkumpul,” ucapnya.

Acara Halal Bihalal tersebut juga dihadiri oleh anggota GM FKPPI Kota Bogor yang mengapreasi semangat Ibu-ibu Warakawuri yang selalu semangat bersilaturahmi.

” Mereka adalah orang tua, ibu-ibu yang masih kompak walaupun sudah sepuh untuk terus menjalin silaturahmi, salut sekali,” ungkap Boyke, Humas GM FKPPI Kota Bogor.***

Sosialisasi Kelompok Sadar Wisata Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi sadar wisata yang dihadiri Kelompok Penggerak Wisata (Kompepar), Kamis 10 Juni 2021.

Acara sosialisasi yang diadakan di Asana Grand Hotel Pangrango, Jalan Pajajaran No. 32 Bogor membicarakan tentang potensi wilayah yg mungkin akan di jadikan kampung Tematik.

Sosialisasi ini dihadiri Kompepar dari 14 Kelurahan yang berpontensi untuk mengembangkan wilayahnya menjadi kampung tematik atau wisata lokal

Kepala Disparbud, Atep Budiman mengatakan bahwa untuk menggali potensi lokal di wilayah harus dengan kesadaran masyarakat itu sendiri.

” Untuk meningkatkan potensi di wilayah itu harus dengan kesadaran masyarakatnya sendiri, agar supaya berbasis masyarakat.” Ucap Atep dalam sambutannya.

Atep juga mengingatkan untuk tetap menjaga dan menerapkan Protokol Kesehatan di masa pandemi ini agar tidak terjadi klaster baru.

Sosialisasi

Sementara itu peserta Kompepar dari Kelurahan Semplak, Heru mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus.

“Saya rasa bagus bagi para peserta yang memang ingin atau berniat menggali potensi lokal di wilayahnya menjadi tempat wisata lokal,” ucap Heru.

Menurut Lia Afriza yang menjadi narasumber dalam acara sosialisasi tersebut bahwa tujuan dari pembangunan pariwisata itu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Disamping untuk melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya.***

FMP Siap-siap Pasang 17.845 Umbul-umbul di Kota Bogor

 

Bogordaily.net – Panitia Festival Merah Putih (FMP) 2021, berencana akan memasang  17.845 umbul-umbul di Kota Bogo. Rencana itu terkuak audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Paseban Narayana, Balai Kota, Jalan Ir. Juanda.

“Tema besar tahun ini merah putih satukan kebhinekaan dengan taglinenya ‘Untuk Indonesiaku’,” ujar Ketua Panitia FMP 2021, Teuku Anwar.

Teuku Anwar mengatakan, pada FMP 2021 ini sedikitnya ada 22 rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 1 Agustus sampai 31 Agustus mendatang.

Ia menambahkan, beberapa kegiatan ikonik yakni pengibaran dan penurunan bendera merah putih di tugu kujang, memerah putihkan Lawang Salapan dan memerah putihkan Kota Bogor dengan memasang umbul-umbul.

“Kami berencana memasang umbul-umbul sebanyak 17.845 se-Kota Bogor dan siap bersinergi dengan Kabupaten Bogor untuk memasang unmbul-umbul ini dan memerah putihkan Bogor,” katanya.

Mengingat di tahun ini masih pandemi Covid-19 kata dia, kegiatan helaran merah putih ditiadakan. Namun, panitia telah menyediakan kegiatan terbaru yakni hadirnya festivalbkeladi dan tanaman hias yang akan bekerjasama dengan PHRI dan seluruh stakeholder.

“Kami ingin mengingat kembali Kota Bogor sebagai Kita Botanical dengan hadirnya festival keladi dan tanaman hias,” terangnya.

Ia menjelaskan, 22 rangkaiab kegiatan ini akan berlangsung secara daring dan luring dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Tak ketinggalan, FMP akan membuat Webinar bagi siswa SMP dan SMA dengan tema wawasan kebangsaan mencegah redikalisme. Karena anak-anak sekolah mudah terpapar dengan paham-paham tertentu.

“Dan ada kegiatan kerja sama Kodim dan Kapolres yakni dikumpulkan anak-anak dibawah umur yang mempunyai catatan di Polresta Bogor Kota untuk diberikan arahan dari Dandim, Kapolresta dab Wali Kota Bogor,” jelasnya.

Sebagai penutup, ia menambahkan, pada saat pengibaran bendera merah ptuh di tugu kujang, akan dilakukan serentak secara pararel di beberapa titik, seperti Mesjid, Gereja dan Vihara. Tujuannya mengkombinasikan tempat Heritage yang ada di Kota Bogor.***

Caption: Panitia Festival Merah Putih (FMP) 2021 melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Paseban Narayana, Balai Kota, Jalan Ir. Juanda, Selasa 8 Juni 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Hasil Laporan InMobi tahun 2021: Belanja Iklan Video Melonjak

0

bogordaily.net – InMobi, perusahaan cloud marketing terkemuka di dunia, merilis State of Programmatic Video Advertising in Southeast Asia 2021 Report. Laporan ini mengkaji pertumbuhan eksponensial konsumsi seluler selama setahun terakhir dan bagaimana marketers (pelaku pemasaran) dapat mengoptimalkan sebagai channel marketing untuk memahami kebutuhan dari pelanggan mereka.

Ketika terjadi lockdown dan orang tidak dapat bertatap muka selama pandemi, ponsel menjadi pusat
aktivitas kehidupan sehari-hari.

Dari laporan InMobi, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2020, bujet belanja iklan video tumbuh sebesar 65% atau lebih dari sepertiga dari total belanja iklan di dalam aplikasi di kawasan Asia Tenggara.

Kenaikan bujet ini didorong oleh pengiklan dari industri ritel dan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), e-commerce, game dan Banking – Financial Services and insurance (BFSI).

“Ponsel dapat memberikan pengalaman video tanpa batas kepada penggunanya, yang merupakan hal
signifikan di Asia Tenggara, karena pangsa pasarnya sangat besar di sini,” kata Rishi Bedi, Wakil Presiden
Asia Tenggara, Jepang, dan Korea InMobi dalam siaran pers. Dia menambahkan, “brand menyadari
potensi besar dari pemasaran video adalah, dalam menciptakan hubungan nyata dengan konsumen.

Mulai dari orientasi layar, target yang berbasis data, dan penempatan iklan di waktu yang tepat,
merupakan strategi iklan video terprogram akan sangat penting bagi brand untuk dapat menonjol di
antara konsumen yang menggunakan ponsel.”

Ada tiga kesimpulan dan rekomendasi penting dari laporan terbaru tersebut, terkait optimalisasi format
iklan, pengeluaran, dan kampanye iklan video ponsel, yakni:

● Rasio klik-tayang atau click-through rates (CTRs) tumbuh 179%, tiga kali lipat dilihat
perkembangannya dari tahun ke tahun, hal ini dipicu karena format video di dalam aplikasi jauh
lebih unggul dibandingkan dengan format iklan lainnya.

● Dibandingkan dengan format iklan bergambar statis seperti banner, video memiliki CTR 47%
lebih tinggi, dengan pertumbuhan 6x lipat secara tahunan. Pengiklan tertinggi, yakni; ritel
/FMCG, e-commerce, dan industri media sosial, banyak berinvestasi pada format video lanskap
karena mudah untuk mengonversi konten dan diarahkan langsung ke brand campaign tersebut.

● CTR video vertikal telah tumbuh sebesar 196% secara tahunan, didorong oleh level CTR 2x lebih
tinggi pada video vertikal dibandingkan format lainnya. Video vertikal adalah format pilihan iklan
yang digunakan oleh para pemasar dari industri e-commerce, sosial, dan game.***

Pemkab Bogor Ubah Rencana Pembangunan 2018-2023

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengubah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023.

Dikarenakan banyak yang tidak relevan di masa Covid-19 seperti ini dan secara normatif menyampaikan dokumen kepada DPRD Kabupaten Bogor.

Dokumen tersebut yakni Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Perubahan Atas Perda 4 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Bogor tahun 2018-2023.

“Pandemi Covid-19 sangat memberikan dampak kepada seluruh aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Berdasarkan evaluasikinerja tahun 2020, capaian indikator makro yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pembangunan, serta laju pertumbuhan ekonomi telah mengalami penurunan,” ujar Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Iwan pun mengungkapkan, perubahan RPJMD merupakan langkah tepat yang harus dilakukan dimana kita menetapkan kembali dasar dan rumusan kinerja utama daerah beserta targetnya, serta memberikan arah bagi seluruh perangkat daerah untuk melakukan perubahan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah tahun 2018-2023.

Kemudian, Iwan mengatakan bahwa dalam perubahan RPJMD yang telah disusun, tidak dilakukan perubahan secara teks maupun substansi pada visi, misi, dan tujuan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2018-2023.

Lanjut Iwan, target indikator tujuan tersebut  akan mengalami perubahan sebagai hasil penyesuaian dengan kondisi daerah saat ini.

“Adapun untuk sasaran, strategi, dan arah kebijakan, mengalami perubahan baik tolok ukur maupun indikator serta target kinerjanya sebagai tindak lanjut terhadap perubahan kebijakan nasional,” papar Iwan.

Selain itu, Ia menambahkan penyesuaian terhadap kondisi serta kemampuan keuangan daerah turut mengalami perubahan sejak pandemi Covid-19.

Di samping itu, Iwan tetap memastikan dalam revisi RPJMD tidak mengubah visi, misi dan tujuan Pemkab Bogor sepanjang 2018-2023. Hanya target indikator tujuan yang mengalami perubahan dan akan dibahas bersama DPRD.

“Seluruh program daerah mengalami perubahan. Menyesuaikan dengan kebijakan baru nomenklatur dari daerah yang berlaku secara nasional. Tak lupa penyesuaian dengan kondisi daerah saat ini,” ujar Iwan.

Dalam kesempatan ini, Iwan mengharapkan terkait pembahasan tersebut agar dapat berjalan lancar hingga tahapan berikutnya.

Selanjutnya, dengan mengantarkan pada terbit dan berlakunya Peraturan daerah Perubahan RPJMD ini memenuhi batasan waktu yang diharapkan. Serta menjadi pedoman bagi perencanaan pembangunan Kabupaten Bogor.***

Ulama Kharismatik dan Humoris Ogan Ilir Telah Tiada

0

Bogordaily.net – Tokoh agama yang kesehariannya dikenal Intelek tapi humoris ini dan juga kharismatik, KH Muslih Qori meninggal dunia.

Ulama asal Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) ini meninggal pada Selasa malam (8 Juni 2020) sekitar pukul 20.30 WIB di RS Ar Royan Indralaya dalam usia 64 tahun.

KH Muslih yang akrab disapa Kyai Musleh ini dikenal humoris dengan ceramah-ceramahnya yang lucu penuh candaan namun syarat akan nilai-nilai kehidupan.

Kabar meninggalnya Kyai yang enak diajak bicara ini langsung menyebar di media sosial baik FB, WA dan IG secara beruntun. Ucapan belasungkawa membanjiri semua media sosial.

“INNAA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN,, mendapat berita duka berpulangnya beliau, KH. MUSLIH QORI,, Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa’fuanhu…Allahummaj’al Al-Jannata matswahu…,, Aamin. Kyai Kharismatik, tak kan terdengar lagi ceramah-ceramah beliau yg khas dan sarat dgn ilmu berpadu pengalaman hidup” tulis Ustadz Abdi Pemi Karyanto Lc dalam FB-nya.

Meski tidak begitu terkenal di media sosial namun almarhum dikenal oleh semua kalangan masyarakat Ogan Ilir dan Sumsel, karena gaya bahasa yang khas dan mudah dipahami semua lapisan masyarakat.

Kepala Humas Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah (PPI) Ustadz Feri mengatakan, almarhum merupakan saudara kandung dari Mudir PPI KH Mudrik Qori.

“Almarhum memang sudah lama sakit, semasa hidupnya beliau adalah dewan pakar Al-Ittifaqiah Indralaya, Dosen IAQI dan Wakil Ketua DPW PPP,” katanya, seperti dikutip dari INews, Rabu (9 Juni 2021).

KH Muslih Qori dikebumikan ba’da Ashar, hari ini Rabu (9 Juni 2021). di Pemakaman Keluarga Besar Al-Ittifaqiah Taman Riang Indralaya. Jenazah akan dishalatkan di rumah duka (depan kantor Kemenag Ogan Ilir dan masjid At-Thoriq kampus Pusat Al-Ittifaqiah Indralaya).

“Malam doa maghfiroh akan berlangsung selama 7 malam berturut-turut. Allahumma Firlahu Warhamhu Waafihim Wa’fuanhu,” kata Feri.***

Pesanan BTS Meal Dibatalkan Oleh McDonald’s, Ojol Ini Ngambek

0

Bogordaily.netLaunchingnya kolaborasi serentak antara boyband asal Korea Selatan BTS dengan McDonald’s di Indonesia, ojek online (ojol) di Jalan Padjajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor sempat ricuh lantaran pesanannya dibatalkan oleh pihak resto.

Kericuhan sempat terjadi antar ojol dengan pihak Managemen McDonald’s ketika pesanannya itu dibatalkan sepihak, sehingga ratusan ojol ini langsung menyerbu ke dalam restoran.

Akibatnya McDonald’s Padjadjaran di jaga oleh petugas kepolisian dan Satpol PP setempat, agar tidak menimbulkan kerumunan.

Sementara itu, McDonald’s di Jalan Raya Djuanda juga terlihat dipenuhi oleh kendaraan roda dua, dan roda empat terlihat mengular.

Ratusan ojol ini meminta pertanggung jawaban pihak McDonald’s, lantaran orderan pesanannya dibatalkan secara sepihak, sehingga driver ojol mendadak dikenai sanksi otomatis, serta skorsing akun.

Launching BTS Meal ini BTS merupakan edisi khusus, karena hanya dapat dibeli dengan tiga cara, yakni melalui drive thru, online delivery dan order delivery berbasis aplikasi.

Hal ini dilakukan dengan tujuan karena BTS Meal dinilai eksklusif, dan membuat fans bahkan orang penasaran karena persediaannya terbatas.

BTS Meal dengan minum medium dibanderol dengan harga Rp 45 ribu sebelum pajak, dan Rp 50 ribu bagi pemesanan drive thru.

Kehadiran menu ini terdiri dari McNuggets dengan dua saus spesial, dengan kemasan desain khusus dan berwarna lilac.***

Strategi McDonald’s, BTS Meal Berpotensi Picu Cluster Baru

0

Bogordaily.net – Puluhan ojek online mendatangi McDonald’s Semplak, Bogor pada Rabu, 9 Juni 2021 hingga membuat kerumunan. Hal tersebut merupakan imbas dari pesanan menu BTS Meal, yang ramai diorder warga dengan strategi pemasarannya yang epic. Dikhawatirkan kerumunan yang terjadi dapat memicu cluster Covid-19.

Terkait strategi pemasarannya, seorang Pakar Marketing, Yuswohady menilai fenomena yang baru saja terjadi disebut dengan fans marketing.

Perusahaan makanan cepat saji seperti McDonald’s itu memanfaatkan basis dari fans fanatik BTS, agar produknya laris.

“Ini namanya fans marketing. McD ini mau branding dengan BTS, memanfaatkan basis fans BTS itu untuk selling,” kata Yuswohady dikutip Merdeka pada Rabu, 9 Juni 2021.

Yuswohady yang menggeluti bidang Marketing menerangkan, strategi yang digunakan untuk memasarkan produk BTS Meal juga menggunakan cara “stormenthing consumer” yakni menyiksa pembeli. Hal tersebut terlihat dari produk yang diperjualkan memiliki edisi terbatas.

“Tentu dengan begitu para fans BTS berburu edisi khusus itu. Apalagi, pembelian produk ini hanya bisa dilakukan dengan tiga cara, yakni melalui drive thru, online delivery dan order delivery berbasis aplikasi,” ujarnya.

Tak lain tak bukan, dengan tujuan agar eksklusif, bikin orang penasaran karna persediaannya terbatas

Menu terbaru yang diluncurkan McDonald’s berkolaborasi dengan boyband ternama asal Korea Selatan BTS, hanya tersedia mulai dari jam 11 pagi di seluruh Indonesia.

Ketentuannya hanya bisa dipesan online, membuat terjadinya kerumunan dan membuat pemesan seperti driver ojek online banyak yang mengantri.

“Khusus untuk BTS Meal ini, mulai Rabu, 9 Juni 2021 pukul 11.00. Bisa dibeli lewat drive thru di seluruh restoran McDonald’s, dengan harga semuanya beserta minuman ukuran medium dibandrol Rp 45 ribu tapi belum kena pajak. Kalau sudah kena pajak, harganya Rp 50 ribu bagi yang memesan drive thru,” tutur Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesa, Caroline Kurniadjaja yang dikutip dari Kompas, 9 Juni 2021.

Selain drive thru, McDonald’s Indonesia juga melayani pemesanan via delivery, GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

“Untuk BTS Meal kami memutuskan tidak menjual di restoran langsung, dine in maupun take away karena kami mengutamakan keselamatan dan juga kesehatan untuk konsumen maupun karyawan,” kata Caroline.

Perlu diakui, kehadiran menu terbaru yakni McNuggets dengan dua saus spesialnya, apalagi dengan kemasan desain khusus dan berwarna lilac sangat aesthetic bagi siapapun termasuk penggemar BTS.

BTS Meal kini terlihat mendapatkan sambutan yang sangat besar di Indonesia.***

Mau Jadi Pelaut? Yuk Gabung di Sini

0

Bogordaily.net – Sukses mencetak ribuan pelaut atau anak buah kapal di Jakarta, PT. Mangku Sagara melebarkan sayapnya di wilayah Bogor. Dibawah komando Dadang senjaya, selaku Direktur Agency PT. Mangku Sagara, akan mencetak para pelaut muda di tanah air.

Legalitas PT. Mangku Sagara dalam merekrut pelaut muda, tertuang dalam surat ijin usaha perekrutan dan penempatan awak kapal no : situprak/241.xxl 23.pm 84/2020.

Bergerak di bidang perekrutan Anak Buah Kapal (ABK) kapal ikan ini, berada di Jalan Muara Angke TPI RT003/RW021, Pluit Penjaringan Jakarta Utara, DKI Jakarta.

Direktur Agency PT. Mangku Sagara, Dadang senjaya mengatakan, PT. Mangku Sagara sudah berdiri sejak 15 Juni tahun 2020 dan sudah menyalurkan ribuan ABK ke kapal ikan.

Dadang menambahkan, untuk perekrutan ABK untuk kapal ikan, mereka bertugas pada malam hari untuk mengambil cumi di laut lepas.

Pelaut
Pelaut atau Anak Buah Kapal (ABK) kapal ikan di PT. Mangku Sagara.(Istimewa/Bogordaily.net)

Kriteria ABK dari PT. Mangku Sagara yaitu memiliki tekad untuk bekerja keras, semangat.

“Sedangkan pada siang itu adalah sampingan APB untuk mendapatkan tambahan pendapatan,” terang Dadang, pada Rabu 9 Juni 2021.

Diungkap Dadang, sebagian besar calon ABK yang mendaftar ke PT. Mangku Sagara masih didominasi dari luar wilayah Bogor.

Melalui hadirnya agency tersebut, kedepannya anak muda di wilayah Bogor dapat mendominasi dalam perburuan ikan di perairan Indonesia.

“Bulan ini dibutuhkan 300 orang untuk menjadi ABK kapal nelayan,” jelasnya.

Adapun persyaratan menjadi ABK PT. Mangku Saraga tidak sulit. calon ABK hanya melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK).

“Tidak ada pungutan biaya bagi calon ABK,” katanya.

Setelah ABK melengkapi persyaratan, lanjut Dadang, nanti para ABK diberi pengarahan tentang apa saja yang harus dilakukan saat berlayar.

“Pastinya ada pelatih khusus tata cara agar para ABK bekerja menguasai medan,” terang Dadang.

Lanjutnya, hal yang utama menjadi pelaut harus mau bekerja. Karena, lanjut Dadang pendapatan yang bisa dihasilkan lumayan besar.

“Uang dari laut lumayan besar, ya kalo males-malesan, ya tidak ada hasil,” katanya.

Para ABK akan melaut di kapal dengan beragam kapasitas. Kapal dengan kapasitas kecil dibutuhkan 8 hingga 11 ABK. Sedangkan kapal berukuran sedang kapasitasnya 18 sampai 21 ABK.

Bahkan, jika kapal berukuran besar ABK bisa mencapai 24 hinga 29 orang.

Dadang menyampaikan, jangka waktu para ABK saat berlayar di kapal ikan selama empat bulan, bahkan sampai 10 bulan.

“Ayo anak muda Bogor, buktikan kalau nenek moyang kita adalah pelaut. Jangan sampai kekayan laut kita dinikmati nelayan-nelayan asing,” tegas Dadang.***