Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 7254

STS Geram, 18 Pegawai KRB Tidak Dapat Pesangon

0

Bogordaily.net – Badan advokasi DPD PSI Kota Bogor Sugeng Teguh Santoso yang merupakan kuasa hukum dari 18 pegawai Kebun Raya Bogor (KRB), mengunjungi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bogor sebagai tindak lanjuti pertemuan pada hari Selasa 9 Juni 2021.

Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan bahwa, 18 pegawai KRB karyawan yang di PHK tanpa diberi pesangon.

Dan berdasarkan undang-undang Ketenagakerja, rata-rata pegawai KRB sudah bekerja antara 13 tahun sampai 25 tahun.

“Dalam hubungan kerjanya adalah pekerja tetap. Pegawai tetap di PHK harus mendapatkan pesangon,” ujar DPD PSI Kota Bogor yang akrab disapa STS, Kamis 10 Juni 2021.

Akan tetapi pada saat dirinya mengadukan ke Disnaker Kota Bogor, dia mengirimkan surat untuk difasilitasi, mediasi ataupun perantaraan.

“Kadisnaker membalas tidak berwenang. Ini jawaban yang membuat saya terkejut, saya yang bodoh tidak paham atau ada kekeliruan dalam presfektif Kadisnaker,” katanya.

Pada dalam pertemuan kemarin di DPRD Kota Bogor, menurut STS, Kadisnaker tidak terlalu paham hukum. Kemudian Kadisnaker menyerahkan ke stafnya bernama Yulia.

Lanjut STS, dari penjelasan staf Disnakes, Yulia, dirinya mendapatkan pemahaman, ternyata Yulia ini pendapat hukumnya salah.

Pada pertemuannya kemarin, Yulia menyatakan bahwa, pegawai KRB tidak termasuk sebagai buruh dari perusahaan hubungan pekerja dengan KRB. Dengan mendasarkan undang-undang ASN tahun 2014.

STS menegaskan, undang-undang ASN tidak berlaku kepada para buruh KRB. Karena buruh KRB bukan ASN.

“Buruh yang bekerja selama 13 tahun terhitung dari tahun 2008 sampai hari ini tidak ada penyelesaian terkait haknya. Proses pengalihan tempat mereka bekerja, lalu diberhentikan, saya melihat bahwa ini merupakan penekanan dan pengelabuan terhadap 18 buruh KRB,” tegasnya.

Kemudian, Disnaker menyatakan, bahwa LIPI atau KRB bukan perusahaan dengan mendasarkan bahwa, tidak ada peraturan perusahaan.

“Saya mau menyampaikan, peraturan perusahaan bukan urusannya karyawan. Itu adalah kewajiban perusahaan untuk membuat peraturan perusahaan bersama dengan serikat buruh. Di KRB tidak ada serikat pekerja,” ucap STS.

Kalau tidak ada peraturan perusahaan, lanjut STS, Disnaker juga salah. Mengapa ada perusahaan yang memperkerjakan 138 orang tidak dilakukan pengawasan dan diminta untuk membuat peraturan perusahaan.

Menurut STS, dua jawaban dari Staf Disnaker, Yulia menunjukan dia asal bunyi. Untuk kesimpulan, bahwa KRB tidak perlu membayar pesangon. Artinya dalam hubungan ini ada dua hal, antara punya kepentingan atau berkebodohan.

“Saya menduga ini ada kepentingan,” terangnya.

STS menjelaskan, yang disebut perusahaan itu adalah badan usaha yang berbentuk badan hukum maupun tidak. Perusahaan swasta maupun publik dan badan hukum negara, itu termasuk perusahaan.

Jadi LIPI atau KRB itu adalah perusahaan, dan para pekerja ini adalah karyawannya. Jadi hubungannya masuk ke undang-undang Ketenagakerja.

“Undang-undang ketenagakerja no 13 tahun 2003, maka berlaku pesangon kepada karyawannya. Apalagi 18 buruh ini adalah pegawai tetap,” ujarnya.

STS menyampaikan juga pada pertemuan kemarin di DPRD Kota Bogor hasilnya adalah, Disnaker Kota Bogor berjanji akan membantu 138 buruh.

STS mendengarkan kemarin Kadisnaker mengatakan dirinya akan membantu demi merah putih, akan tetapi pada akhir ungkapanya dia mengatakan “Disnaker jamin pegawai yang PHK KRB tidak dapat pesangon”.

“Padahal saya minta Disnaker Kota Bogor melakukan pertemuan tripartit. Kalau tidak bisa pertemuan tripartit dibuat berita acara, bahwa pihak KRB tidak hadir,” paparnya.

STS menambahan, masing-masing mengajukan argumentasi tentang posisi dari buruh tuntutannya seperti apa, dan tanggapan dari pihak perusahaan seperti apa.

Dalam pertemuan perantaraan ini dari mediator, kalau tidak tercapai kesepakatan akan dibuat satu analisis berdasarkan undang-undang Ketenagakerja, buruh berhak mendapat pesangon atau tidak.

“Saya minta Kadisnaker Kota Bogor jangan mempersulit juga pak Wali Kota Bogor, karena pak Bima Arya sedang berusaha meningkatkan indeks Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Bogor dengan pembentukan perda tentang HAM,” pungkasnya.***

Menpora Amali : The 6th Virtual ICPESS 2021 Lahirkan Pemikiran Untuk Kemajuan Olahraga

0

Bogordaily.net – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali berbicara tentang pentingnya olahraga dan penerapan Sport science di dalamnya.

Hal tersebut disampaikan Menpora Amali saat menjadi Keynote Speaker dalam acara International Conference of Physical Education and Sport Science (6th ICPESS) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) secara virtual, Kamis 10 Juni 2021.

“Di era sekarang, olahraga tidak bisa dilepaskan dengan dukungan penuh sport science yang secara universal dapat diterapkan oleh semua negara. Sport science dapat mengukur secara teknologi tentang pengembangan jiwa kejujuran dan rasa kebersamaan antar sesama,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali.

Pada kesempatan ini, Menpora Amali memaparkan bahwa olahraga merupakan fenomena sosial budaya dan sebuah upaya untuk dapat menyehatkan kehidupan bermasyarakat.

“Karena olahraga merupakan produk sosial dan budaya yang memiliki makna nyata bagi individu, komunitas, dan masyarakat. Melalui olahraga kita dapat membentuk masyarakat yang sehat, membentuk sportivitas individu, komunitas dan masyarakat, serta meningkatkan produktivitas suatu bangsa,” ujarnya.

Amali juga menyampaikan bahwa sebagai negara berkembang, Indonesia harus memperhatikan kesehatan jasmani masyarakatnya karena pendidikan Jasmani mengajarkan tentang kesadaran lingkungan hidup serta melestarikan nilai-nilai kehidupan yang selalu dibutuhkan manusia.

“Pendidikan Jasmani berperan dalam membentuk jiwa nasionalisme dan kepribadian bangsa Indonesia yang cinta tanah air sesuai dengan falsafah Pancasila, yang dituangkan dalam Sumpah Pemuda,” ucapnya.

Selanjutnya, Amali menyampaikan bahwa apresiasi dan juga terimakasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia juga berterimakasih kepada semua pembicara dan para ahli Sport Science yang meluangkan waktu dan pemikirannya dalam seminar ini.

Menpora Amali mengatakan, pihaknya mendukung penuh penyelenggaran The 6th Virtual International Conference of Physical Education and Sport Science dan menghasilkan pemikiran yang dapat memajukan olahraga.

“Saya berharap kegiatan besar ini tidak hanya merupakan pelaksanaan konferensi tapi juga akan menghasilkan beberapa pemikiran yang sudah disepakati oleh para ahli dunia dalam bidang Sport Science dalam rangka mengolahragakan masyarakat. Sehingga kebijakan yang akan diambil dan diimplentasikan oleh Kemenpora kedepan sudah berdasarkan hasil kajian para ahli Pendidikan Jasmani,” pungkasnya.

Kegiatan ini digelar dari tanggal 10 hingga 13 Juni 2021. Hadir dalam acara ini Founder and President, The Foundation for Global Community Health, Mr. Ming-kai Chin. Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin, dan Direktur Pascasarjana UNJ Nadiroh.***

KNPI Kota Bogor Sesalkan Kerumunan Massa di Gerai McDonald’s

0

Bogordaily.net – Adanya kerumunan massa di gerai McDonald’s yang terjadi disejumlah tempat di Kota Bogor menjadi catatan khusus KNPI Kota Bogor.

Kerumunan massa di gerai cepat saji itu terjadi saat adanya promo makanan yang bekerjasama dengan Group pria asal Korea, BTS.

Masyarakat yang khususnya pecinta grup tersebut termasuk ojek online, melakukan antrian di gerai makanan cepat saji tersebut. Mereka tidak lagi memperhatikan protokol kesehatan yakni jaga jarak dan memakai masker.

Bahkan pada salah satu gerai makanan cepat saji terjadi ketegangan, antara ojek online dengan pelayan karena banyak pesanan yang dibatalkan saat penumpukan antrian.

Ketua KNPI kota Bogor, Sapta Bela menyesalkan hal itu karena bisa saja menambah daftar panjang angka covid-19 dari kerumunan massa di gerai cepat saji tersebut.

Untuk itu pihaknya meminta agar gerai makanan cepat saji itu bertanggung jawab dengan melakukan perbaikan sistem antrian agar tidak terjadi penumpukan.

” Ini kan promo masih lama berlangsung, sehingga bisa saja kembali terjadi penumpukan antrian itu. Kami meminta agar McD dapat memperhatikan pola pelayanannya dengan sesuai standar pelayanan kesehatan.” Ungkapnya, Kamis (10 Juni 2021).

Sementara itu, Kasat Pol PP kota Bogor Agustiansyah mengungkapkan bahwa Ia sudah melakukan tindakan dengan mempersiapkan pemanggilan terhadap manajemen rumah makan cepat saji tersebut.

Selanjutnya gerai makanan cepat saji itu harus memperhatikan protokol kesehatan atau bisa terkena sanksi dalam PPKM mikro Kota Bogor.***

Pendaftaran Jalur Prestasi Kacau, Disdik Wajib Benahi Sistem

0

Bogordaily.net – Pendataan susulan mengalami kekacauan pada PPDB DKI Jalur Prestasi, Suara Orangtua Peduli dan Perkumpulan Wali Murid Koloni 8113 mendesakkan penundaan jalur ini, dan meminta Dinas Pendidikan membenahi sistem terlebih dahulu.

Para orangtua meminta Dinas Pendidikan untuk membenahi sistemnya, sebelum melanjutkannya dengan jadwal baru.

Pendaftaran sekolah dalam rangka PPDB DKI akan dimulai pada 7 Juni 2021. Tidak perlu waktu lama, sebelum publik berteriak menyuarakan gejala problematik pertama dari PPDB tahun ini, yakni sistem yang lambat yang menyebabkan mayoritas pendaftar membuang berjam-jam waktu mereka untuk melakukan pendaftaran akun.

Sistem IT yang tidak siap hanya merupakan bonus dari problem tahun ini. Begitu sistem mulai bekerja, dan kurun PPDB Japres diperpanjang 2 hari hingga 11 Juni besok.

Lalu, masyarakat mulai melihat bagaimana mekanisme seleksi bekerja dan tiga permasalahan
besar berikutnya muncul.

Pertama, sosialisasi yang terlambat. Ketika seleksi daring sudah mulai terjadi dan hasil seleksi sementara mulai bisa dilihat, publik menjerit meminta penjelasan atas skor-skor yang muncul di laman hasil seleksi sementara, yang menunjukkan angka-angka yang tidak bisa mereka pahami.

Jeritan publik ini merupakan ledakan bom waktu dari sosialisasi teknis seleksi yang sangat buruk kepada publik.

“Sekolah tidak mampu menjelaskan bagaimana skoring akan dilakukan pada periode sosialisasi,” kata Dewi Andhini, salah satu orang tua murid.

“Aturan teknis berupa Keputusan Kepala Dinas sendiri, yaitu nomor 466/2021, baru bisa dibaca publik pada 24 Mei 2021,” lanjutnya.

Artinya, hanya dua minggu dari dimulainya PPDB dan itupun tidak diikuti penjelasan secara masif dan efektif, bagaimana seleksi akan terjadi.

Akibatnya, warga tidak paham dan tidak mampu mengantisipasi apa yang akan terjadi pada Jalur Prestasi.

Kedua, formula yang rumit, namun tidak masuk akal. Dilihat dari konten, kriteria seleksi ini cukup rumit. Namun, meski sekilas nampak canggih dan diklaim komprehensif, formula
menampakkan absennya studi dan analisa yang mendalam dari pihak Disdik tentang nalar dari formula ini.

Perlu waktu sebelum publik memahami cara kerja formula dan mengeluarkan gugatan terhadap sistem ini. Beberapa masalah yang disebut adalah:

  • Dimasukkannya komponen non-akademik dalam prestasi akademik. Akibatnya, anak dengan skor rapor yang cukup baik, bisa kalah dari anak yang mendapatkan keuntungan dari skor non-akademiknya.
  • Adanya penghargaan yang dinilai tidak proporsional pada sebagian siswa dalam bentuk persentil nilai rapor, lalu dengan gegabah menghempaskan anak-anak yang dinilai tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan penghargaan.
  • Menghilangkan standarisasi jalur prestasi non-akademik yang sudah mulai mapan di DKI, dengan melonggarkan prestasi kejuaraan yang boleh dicatatkan, dengan skoring yang tidak teruji. Yang terakhir ini memicu dicatatkannya prestasi yang kualitasnya dapat diperdebatkan.

“Kami sudah melakukan telaah kritis atas juknis japres ini, dan sudah menyusun catatan atas cacat nalar dalam sistem penghitungannya,” kata Rahmi Yunita, dari Suara Orangtua Peduli.

“Kami siap menantang perancang sistem penghitungan indeks prestasi ini dalam sebuah forum publik,” lanjut Rahmi.

Menurutnya, publik sangat berhak mendapatkan penjelasan atas gagasan di balik perhitungan yang sulit dinalar ini.

Suara Orangtua Peduli juga mencatat bahwa, sistem yang dibuat sekarang ini sangat ceroboh, karena bisa memberikan insentif yang sesat pada anak-anak.

“Anak-anak bisa berpikir, buat apa rajin belajar untuk dapat nilai yang bagus kalau pada akhirnya hanya diberikan bobot 30%, bahkan bisa “didiskon” 40%, dan akhirnya kalah bersaing dengan teman-teman yang ikut kejuaraan/lomba,” kata Imran, orang tua murid.

“Ini bisa berekses pada orientasi anak yang keliru dalam berlomba dan mengikuti organisasi,” lanjut Imran.

Problem ketiga adalah implementasi yang kedodoran. Dua masalah di atas, sistem yang rumit dan sosialisasi yang lemah kepada sekolah sebagai pendata dan kepada anak serta orang tua sebagai pemilik data, membuat pendataan tidak lengkap.

Alhasil, orang tua dan anak merasa dirugikan dengan belum terekamnya data mereka, dan kerugian yang mereka rasakan dalam seleksi.

Puncaknya, 9 Juni malam, kurang dua hari sebelum pendaftaran diakhiri, Disdik menyatakan akan menerima catatan prestasi yang belum sempat
didaftarkan.

Jumono dari Koloni 8113 menyebut bahwa, tindakan ini kendati merupakan pertanggungjawaban atas lemahnya proses di awal, berpotensi menimbulkan kekisruhan yang bisa melebar kemana-mana.

“Pada akhirnya proses pelaksanaan PPDB di jalur prestasi tidak kredibel. Dalam kerangka waktu yang mepet ini, perlu langkah yang lebih tenang. Misalnya, pelaksanaan jalur prestasi diulang, atau solusi lain. Yang artinya pula Pelaksanaan PPDB diundur apakah, seminggu, dua minggu atau sebulan,” demikian ujar Jumono.

Dengan ketiga masalah serius di atas, Suara Orangtua Peduli dan Koloni 8113 melihat bahwa, pendaftaran susulan data prestasi tidak akan efektif dalam kerangka waktu 1 hari yang tersisa untuk Jalur Prestasi.

Suara Orangtua Peduli dan Koloni 8113 mendesak Dinas Pendidikan DKI untuk legowo (berbesar hati), memikirkan solusi yang lebih mampu menangkal kian terciderainya rasa keadilan para CPDB dan orang tua mereka.

Hal ini dilakukan dengan memastikan lebih dahulu keandalan sistem IT yang ada, menunda PPDB Jalur Prestasi, dan menjadwalkannya ulang.***

Ade Yasin Dukung Penuh Pembangunan Rumah Tahfidz, Agar Terwujudnya 1.000 Hafidz Al-Quran di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin, mengaku sangat bangga dan apresiasi ajakan kerjasama dan dukungan PT. Askrindo dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, untuk mendorong terwujudnya program 1.000 hafidz Al-quran di Kabupaten Bogor melalui kegiatan Peletakan Batu Pertama Rumah Tahfidz, di Cirangkong, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis 10 Juni 2021.

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan, dirinya sangat mengapresiasi adanya kerjasama ini yang konsen dan fokus terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, khususnya mencetak hafidz Al-quran khususnya di Kabupaten Bogor.

“Tentunya kami akan support, sebagai penerima manfaat untuk bisa bersinergi antara swasta, pusat dan Kabupaten Bogor, bersinergi dalam mencetak generasi Al-quran,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin.

“Mudah-mudahan kita bisa melahirkan para calon pemimpin bangsa yang cukup ilmu baik ilmu agama maupun pengetahuannya, ini adalah salah satu langkah yang tepat, kita juga minta kepada Baznas RI agar dapat mengembangkan program-programnya di Kabupaten Bogor,” sambungnya.

Menurut Ade Yasin, dukungan dan kolaborasi sangat membantu dalam mendorong keberhasilan Pemkab Bogor terutama program 1.000 hafidz Al-quran. Sebab meskipun APBD Kabupaten Bogor cukup besar mencapai 7 trilyun akan tetapi jumlah penduduknya juga sangat besar mencapai 5,5 juta jiwa.

Tahfidz
Bupati Bogor Ade Yasin Meletakan Batu Pertama Rumah Tahfidz, di Cirangkong, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis 10 Juni 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Dirinya sangat membutuhkan dukungan baik pusat maupun swasta tidak hanya program tahfidz Al-quran tetapi juga program-program lainnya.

“Ini manfaatnya luar biasa, ke depan kita akan mencetak banyak generasi Al-quran seperti ini. Di Kabupaten Bogor berkaitan program Baznas saat ini kita baru terbatas mengumpulkan zakat dari ASN, per tahun kita berhasil mengumpulkan 11 milyar,” katanya.

Ade Yasin menambahkan, itu baru dari ASN kalau ditambah dengan swasta ini bisa terbesar di Indonesia.

Kedepannya, akan koordinasi dengan APINDO, yang kepeduliannya cukup tinggi untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan Pemkab Bogor bisa meningkatkan pendapatan dari zakat untuk masyarakat karena APBD dan Zakat memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” terangnya.

Lanjut Bupati Bogor, bahwa di masa pandemi Pemkab Bogor juga banyak dibantu oleh Baznas, salah satunya bantuan sosial untuk 300 ribu KPM dari bantuan Provinsi dan Pusat.

Kemaudian, ada beberapa kekurangan yang memang ditambal oleh Baznas dengan bantuan 30 kg beras per keluarga, itu dibantu oleh Baznas setiap bulannya.

“Ini harus sejalan, APBD tangan kanan, dan tangan kiri itu Baznas. Ke depan juga kita akan mendorong peningkatan Baznas terutama digali dari potensi yang ada di Kabupaten Bogor, dari perusahaan kecil sampai perusahaan yang besar. Kita banyak industri di Cileungsi, Klapanunggal, dan wilayah lainnya,” ujarnya.

Tambah Ade Yasin, selain mewujudkan program Tahfidz Al-Quran dirinya juga akan membangun rumah singgah, bagi masyarakat miskin yang dirawat di Rumah Sakit. Percontohannya akan dibangun di Cibinong.

“Ini kita lakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat serta mempermudah aksesibilitas masyarakat yang daya jangkaunya jauh dari pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kegiatan itu juga dihadiri Ketua Baznas RI, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, Direktur PT. Askrindo, Camat Cibungbulang dan Kepala Desa Cemplang.***

Hah? Pesan Satu Kamar Langsung Dapat Makan Gratis?

0

Bogordaily.net – Pesan satu kamar langsung dapat makanan gratis? Wah kali ini Padjajaran Suite & Resort Convention Hotel Bogor punya promo menarik yaitu “Buy 1 Room Get 1 Free Food“.

Public Relations Hotel Padjadjaran Suites Resort & Convention, Rana Saputra mengatakan, promo ini berlaku untuk pengunjung yang menginap.

“Promo Buy 1 Room Get 1 Free Food ini, jadi dengan memesan satu kamar, pengunjung bisa mendapatkan makanan gratis,” ucapnya.

Dengan meraup kocek sebesar Rp 599 ribu, kamu bisa satu kamar superior, dan sudah termasuk breakfast atau sarapan untuk dua orang.

Gimana? Jadi gausah takut kelaperan kalo lagi staycation disini, tinggal pilih promo Buy 1 Get 1 ini, pengunjung bisa langsung dapat makanan gratis.

Selain dapet free food, pengunjung juga bisa menikmati Kopi Podjok yang kini hadir bagi para penggemar kopi.

“Jadi Kopi Podjok ini cocok buat teman bersantai, dikala weekend maupun weekdays, Kopi ini hadir bagi para penggemar kopi di Bogor,” kata Rana.

Rana juga mengatakan, Kopi dari resto Hegarmanah ini mempunyai racikan spesial dan pastinya berbeda dari kopi lain diluar sana.

“Kopi kami mempunyai racikan spesial dengan sensasi rasa khas dari barista kami, dan yang pastinya dapat menciptakan rasa kopi yang benar-benar nikmat,” jelasnya.

Selain bisa dinikmati di Padjadjaran Suites Resort & Convention Bogor, Kopi ala Hegarmanah ini dapat dinikmati di mana pun.

“Kami bikin kemasan botolan, agar pengunjung dapat menikmati kopinya di mana saja, dan bisa juga menjadi buah tangan,” ungkapnya.Adv

Meningkatnya Angka Covid, Perumahan Pura Bojong Gede Gelar Rapid Tes

0

Bogordaily.net– Tingginya angka peningkatan Covid 19 di Perumahan Pura Bojong Gede, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Pihak Puskemas Kecamatan Tajur Halang menggelar Rapid tes antigen di area Masjid Al- Mutaqin Perum Pura, Kamis 10 Juni 2021.

Penyelenggaraan rapid test antigen itu juga dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, terutama untuk klaster perumahan Pura Bojong Gede.

Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Tajurhalang, dr Fransiskus Misi mengatakan, rapid test antigen yang dilakukan di area Masjid Al-Mutaqin itu dilakukan tidak terlepas dari peningkatan kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede.

“Ini komplek Pura kan peningkatan kasus cukup signifikan di Tajurhalang, ada kecenderungan angka kasus setiap harinya, kita coba antisipasi untuk melakukan pelacakan secara umum,” ujarnya.

Pihak puskemas juga tidak menyadari siapa saja yang mau di swab, bahkan ada warga yang bersedia antigen, dan pemeriksaan itu dilakukan secara acak.

“Takutnya ada warga yang terpapar atau tidak,”ujarnya.

Lebih lanjut, Fransiskus menegaskan bahwa, dari puluhan orang yang melakukan rapid test antigen pada Kamis ini ada satu orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Untuk pemeriksaan hari ini, dari 20 orang ada satu yang positif, antigen ini tidak dibatasi, siapa saja warga perumahan di sini dipersilakan datang,” tuturnya.

“Selain pemeriksaan kontak tracing dari kasus, kita testing, kalau ini testing massal secara random di perumahan pura, siapa yang mau di rapid antigen untuk tes secara gratis,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Fransiskus membeberkan bahwa, rapid test antigen di Perumahan Pura Bojonggede, Tajurhalang, akan dilaksanakan kembali pada Sabtu 12 Juni 2021 mendatang.

“Kalau tidak ada halangan dilaksanakan dua hari, Kamis dan Sabtu,” tegasnya.

Fransiskus menegaskan, perharinya kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede jumlahnya terus meningkat.

“Ada 9 kasus itu data harian kemarin, dua hari lalu ada 7, di komplek Pura ini ada 44 kasus yang aktif, artinya dalam keadaan isolasi dan perawatan RS,” terangnya.

“Dalam seminggu ini ada sekitar 18 kasus, kurang lebih yang baru, makanya kemarin sore saya kontak pengurusnya untuk melihat di Tajurhalang,” tambahnya.***

Ketua KNPI Kota Bogor Mengingatkan Pemkot Bogor Segera Kendalikan Klaster Covid 19

0

Bogordaily.net – Dalam beberapa pekan ini terjadi sejumlah klaster baru di kota Bogor. Seperti Klaster Pondok Pesantren dan juga Tenaga Kesehatan Puskesmas Kayumanis. Sebelumnya ada klaster Griya melati yang membuat perumahan tersebut lockdown.

Ketua KNPI Kota Bogor, Sapta Bela mengingatkan kepada Pemerintah Kota Bogor agar bisa mengendalikan klaster Covid-19 dan juga menyerukan kepada seluruh masyarakat terutama mereka yang berada di pelayanan publik agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas.

“Pemerintah kota Bogor harus melakukan tracking dan treatment untuk mencari semua kontak erat dalam klaster yang sudah mengemuka,” ungkapnya, Rabu (9 Juni 2021).

Masyarakat juga harus berupaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 sehingga tidak berdampak buruk bagi perkembangan kehidupan. Apalagi saat ini masyarakat akan melakukan sejumlah aktivitas seperti pembelajaran tatap muka di sekolah dan pemulihan ekonomi.

” Sejumlah klaster tersebut di atas harus menjadi peringatan bagi kita semua agar tidak mengabaikan ancaman covid-19 yang masih nyata hingga saat ini.” pungkasnya.***

Apresiasi Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sinar Mas Land Gelar Festival Hijau Ke-18

0

Bogordaily.net – Setiap tahun, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pada 5 Juni. PBB mencanangkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia demi menggugah kesadaran banyak orang untuk menjaga lingkungan dan menciptakan ekosistem hijau yang lestari.

Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat tentu berkewajiban untuk merealisasikan tujuan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu.

Pada tahun ini Hari Lingkungan Hidup Sedunia bertemakan “Environment restoration atau restorasi lingkungan”.

Restorasi lingkungan merupakan upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal, yang mencakup usaha pencegahan dan mengatasi berbagai kerusakan alam yang disebabkan tangan-tangan manusia.

Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk (PT BSD) turut berkomitmen dalam upaya pelestarian lingkungan, melalui kampanye Festival Hijau ke-18 sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR).

Festival hijau
Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk (PT BSD) turut berkomitmen dalam upaya pelestarian lingkungan melalui kampanye Festival Hijau ke-18, sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR) pada Selasa 8 Juni 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Kegiatan tersebut bertujuan memotivasi masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya di masa pandemi.

Festival Hijau BSD City pada tahun ini diselenggarakan secara virtual melalui kegiatan webinar nasional, dengan tema “Ayo Bangun Lingkungan yang Bersih, Sehat, dan Berdaya di Masa Pandemi” pada Selasa 8 Juni 2021.

Webinar ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dan tokoh penggiat lingkungan, seperti Tim Pusat Teknologi Lingkungan BPPT Dr. Sri Wahyono, S.Si., M.Si.

Lalu, Pendiri Bank Sampah Gemah Ripah Bantul Yogyakarta Dr. Bambang Suwerda SST., M.Si., Penggiat Lingkungan dan Penggerak Komunitas Tani Supendi Akbar S.Pd.

Selanjutnya, webinar Festival Hijau juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Tangerang Selatan, Drs. Toto Sudarto serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Drs. Achmad Taufik, sebagai keynote speaker dalam kegiatan ini.

Kepala Divisi Corporate Affairs PT BSD Sinar Mas Land Dony Martadisata, menjelaskan bahwa melalui program webinar Festival Hijau, masyarakat diajak untuk melakukan pemanfaatan lahan pekarangan rumah, dengan menanam pohon-pohon untuk penghijauan serta lebih bijak, dalam mengelola sampah atau limbah rumah tangga.

“Penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya melakukan restorasi lingkungan. Melalui kegiatan ini pula, kami mendorong kampung-kampung binaan CSR BSD City Sinar Mas Land yang saat ini telah menjadi Kampung Mantul (Mandiri, Tahan Pangan, Peduli Lingkungan, Bersih, Tanggap, dan Unggul) untuk membenahi serta melakukan penataan estetika pada lingkungan, baik dari segi kebersihan, penghijauan, maupun keindahannya,” ujar Dony.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Drs. Achmad Taufik, menjelaskan bahwa, pihaknya menyambut baik penyelenggaraan webinar lingkungan ini.

“Semoga kegiatan tersebut dapat mengedukasi masyarakat untuk mengurangi sampah, sehingga dapat mengurangi beban volume di TPA yang ada di wilayah masing-masing. Besar harapan kami agar webinar yang diselenggarakan Sinar Mas Land ini dapat mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan,” ungkapnya.

Rangkaian acara Festival Hijau dimulai sejak 1 Juni sampai 8 Juli 2021 yang dimeriahkan dengan beragam kegiatan menarik dan bermanfaat bagi masyarakat, di sekitar kawasan BSD City.

Seperti Lomba Estetika Lingkungan Kampung Mantul, Lomba Menanam Sayur dan Buah Petani Kampung Mantul, Webinar Lingkungan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

Kemudian, Edutainment Cerdas Cermat Kelompok Tani, Pemberdayaan Lingkungan Sekolah melalui kegiatan sanitasi sehat dan taman sekolah, serta puncak acara akan ditutup dengan kegiatan seremonial virtual.***

Kelurahan Pabaton Berkumpul Bersama Gelar Pengajian Rutin

0

Bogordaily.net – Berkumpul bersama sambil membaca Alquran. Kelurahan Pabaton gelar pengajian rutin yang bertempat di aula Kelurahan Pabaton, Bogor tengah. Kamis (9 Juni 2021) pagi.

Pengajian kali ini tidak dihadiri Lurah Pabaton, Delly Thamrin SE yang sedang tugas keluar.

” Pak Lurah sedang tugas keluar jadi tidak bisa hadir,” ujar Istri Lurah Pabaton, Mutia Maharani.

Pengajian ini di lakukan agar dapat menambah ilmu pengetahuan tentang Alquran. Minimal bisa membaca atau mengeja dan juga menulis.

” Disamping menjaga jalin silaturahmi, kita juga bisa mendengarkan guru mengaji dan banyak belajar,” papar Mutia pada pers.

Pengajian yang dipimpin oleh Ustadz Syaripudin ini berdurasi sekitar 60 menit. Dengan tetap menerapkan prokes.

“Minimal Durasi 60 menit kita percepat waktu agar tidak banyak kita ngobrol diluar pengajian. Kita harus mengefisiensikan waktu dan kita harus mulai Mendisiplinkan diri,” tegas Mutia.

Pengajian yang dihadiri Kader PKK, Posyandu dan Karang Taruna ini akan secara rutin terus dilaksanakan dan disosialisasikan agar pengajian ini menjadi ruang guru bagi semua.

“Insya Allah kita terhindar dari Virus Corona. Disamping kita tetap harus melakukan protokol kesehatan. Dengan mengaji, semoga kita dapat meningkatan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Kita tidak ingin di puji tetapi niatan kita adalah belajar. Agama merupakan pedoman hidup bagi kita semua,” pungkas Mutia.***