Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8236

Jokowi Meminta Kepulangan 34 Ribu TKI Diantisipasi dan Ditangani Sampai ke Daerah

BOGORDAILY – Lebih dari 34 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri akan kembali ke Tanah Air seiring dengan habisnya masa kontrak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajarannya memantau kedatangan para TKI ini hingga ke daerah masing-masing.

“Saya juga menerima laporan bahwa pada bulan Mei dan Juni ada kurang-lebih 34 ribu pekerja migran Indonesia kontraknya akan berakhir,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (11/5/2020).

Jokowi menyebut TKI tersebut berasal dari beberapa provinsi di Indonesia. Seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.

“Dan mereka berasal dari Jatim ada 8.900 kurang-lebih, dari Jateng 7.400, dari Jabar 5.800, dari NTB 4.200, dari Sumut kurang-lebih 2.800, dari Lampung 1.800, dan 500 orang dari Bali,” katanya.

Jokowi kemudian meminta seluruh jajarannya mengawal proses kedatangan pekerja migran itu di tiap-tiap pintu masuk. Serta memantau pergerakan mereka hingga ke daerah masing-masing.

“Ini agar betul-betul diantisipasi, ditangani atas proses kedatangan mereka di pintu masuk yang telah kita tetapkan dan juga diikuti pergerakan sampai ke daerah,” sebut Jokowi.

“Saya kira kita melihat untuk jalur udara dua pintu masuk di Soekarno-Hatta dan Bandara Ngurah Rai, kemudian untuk ABK kapal pesiar juga di Benoa, Bali, Tanjung Priok, dan juga pekerja migran dari Malaysia lewat Batam dan Tanjung Balai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut protokol kesehatan harus diterapkan kepada mereka yang akan tiba. Dia juga meminta agar disiapkan tempat karantina hingga rumah sakit darurat.

“Sekali saya tegaskan agar diberlakukan protokol kesehatan yang ketat dengan memobilisasi sumber daya yang kita miliki. Dan juga dipastikan kesiapan tempat karantina, rumah sakit rujukan bagi para pekerja migran kita tersebut,” ungkapnya.

“Saya lihat terutama kesiapan SDM yang terlatih perlu lebih diperhatikan juga berkaitan dengan masalah di alat pengujian yang masih kurang, terutama di reagen PCR, RNA,” sambungnya.

Naik KRL Harus Bawa Surat Tugas

BOGOR DAILY-Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan kebijakan pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) wajib mempunyai surat tugas untuk mencegah orang-orang yang tidak jelas.

Lebih rinci, Arya menjelaskan orang-orang tidak jelas ini merupakan pengguna KRL yang tidak memiliki kepentingan mendesak saat melakukan perjalanan.

Utamanya di wilayah-wilayah penyangga Ibu Kota, termasuk Kota Bogor saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Ini mencegah orang-orang yang tidak urgent di Jakarta.”

“Masih ada orang ketika ditanya tidak jelas tujuannya apa, saran kita dengan surat tugas ini supaya mengurangi kepadatan penumpang di stasiun,” katanya dikutip dari channel YouTube tvOne, Senin (11/5/2020).

Berdasarkan laporan yang diterima Arya saat melakukan pemantauan di stasiun, terjadi penurunan jumlah penumpang KRL hingga 40 persen.

Dari angka di atas Bima Arya, menyebut 5 hingga 10 persennya merupakan orang-orang yang tidak memiliki kepentingan mendesak saat melakukan perjalanan.

“Saya kira 5 sampai dengan 10 mereka yang tidak bekerja di sektor tak dikecualikan,” imbuhnya.

Bima Arya melanjutkan, bagi para pekerja di 8 sektor yang dikecualikan selama PSBB, maka wajib mengantongi surat tugas dari perusahaan tempat bekerja saat menaiki KRL.

“Pokoknya harus ada surat keterangan bekerja di mana,” tegasnya.

Adapun 8 sektor tersebut antara lain:

1. Kesehatan

2. Pangan (makanan dan minuman)

3. Energi (air, gas listrik pompa, bensin)

4. Komunikasi (jasa komunikasi dan media komunikasi)

5. Keuangan dan perbankan, termasuk pasar modal

6. Kegiatan logistik distribusi barang

7. Kebutuhan ritel (warung, toko kelontong yang biasa beri bantuan warga)

8. Industri strategis di kawasan Jakarta

Bima Arya menjelaskan, dikeluarkannya rencana kebijakan wajib surat tugas untuk pekerja 8 sektor memiliki sejumlah alasan.

Pertama berdasarkan kajian yang dilakukan di wilayah Kota Bogor, mayoritas yang terpapar Covid-19 pernah memiliki perjalanan ke Jakarta dan sekitarnya.

Alasan kedua, menurut Bima Arya 1 dari 100 pengguna KRL merupakan Orang Tanpa Gejala alias OTG berdasarkan tes swab. “Oleh karena itu kami mengusulkan Kementerian Perhubungan untuk mengevaluasinya. Kemudian muncul dua opsi, menghentikan total atau diperketat penumpangnya.”

“Bukan kewenangan kami menyetop kereta, karena itu kami melakukan apa yang menjadi kewenangan kami, mengatur secara ketat arus orang yang masuk dan keluar kota dari daerah kami,” urainya.

Terakhir dalam pelaksanaannya nanti, Bima Arya akan melibatkan PT KAI, Satpol PP maupun petugas Dishub.

Satu Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Reaktif Positif

BOGOR DAILY – Satu orang penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) terindikasi reaktif Virus Korona atau Covid-19, setelah menjalani Rapid Test massal di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, satu orang yang dinyatakan terindikasi reaktif Covid-19 itu, merupakan perempuan yang berusia 35 tahun.

Menurutnya, salah sorang perempuan itupun langsung didata oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Dan kembali dilakukan Swab Test untuk mengetahui hasilnya.

“Ada satu orang hasil Rapid Test positif. Tapi, kita langsung Swab Test, tinggal lihat hasilnya seperti apa, dan sudah didata juga oleh Dinas Kesehatan,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (11/5/2020).

Berhubung buru-buru untuk bisa sampai ke tempat kerjanya di Jakarta, satu penumpang itupun hanya di data saja untuk sementara dan akan dilakukan pengecekan ke rumahnya.

“Kita akan lakukan pengecekan ke rumahnya nanti, berhubung tadi buru-buru. Kita sudah tahu alamatnya melalui KTP nya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pada hari ini Swab dan Rapid Test dilakukan secara acak dengan sample 200 penumpang KRL di Stasiun Bojonggede.

“Hari ini kita lakukan Swab Test ke 100 orang, dan Rapid Test ke 100 orang juga. Sampling yang dilakukan ini tujuannya untuk mengetahui kodisi penumpang KRL yang ada,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga pada siang hari akan melakukan Swab dan Rapid Test, kepada ribuan karyawan pabrik di Cileungsi. “Kita juga akan lakukan tes siang ini di salah satu perusahaan Cileungsi,” tukasnya. (Andi).

Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Ngacir Liat Petugas Berseragam APD

BOGOR DAILY – Beberapa penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bojonggede terlihat ketakutan, saat petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berjejer dipintu masuk menuju stasiun.

Tidak heran, banyak penumpang KRL itupun hendak menerobos petugas dengan beralasan kesiangan menuju tempat kerjanya di Jakarta, tujuannya agar menghindari para petugas yang mengenakan APD tersebut.

Salah seorang penumpang KRL, Ramdhan Ali (27) warga Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, hendak berangkat menuju kantor swasta di Jakarta.

Disamping kaget dengan adanya petugas yang mengenakan APD, dirinya pun harus buru-buru untuk bisa sampai ke kantornya karena kesiangan.

“Saya beneran kaget, tadinya mau nerobos aja gitu. Tapi iya dites deh. Tadi saya di tes Swab, saya udah kesiangan ini masuk kantor,” singkatnya kepada Bogordaily.net, Senin (11/5/2020).

Hal senada juga diutarakan oleh Erika (20) warga Bojonggede, yang hendak melakukan perjalanan menggunakan KRL menuju Depok.

“Saya kaget dikira apa, eh padahal tes Swab. Tadi saya lalukan tes Swab. Saya tujuan ke Depok mau kerja, udah iya mas saya kesiangan,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin, mengatakan, Swab dan Rapid Tes yang dilakukan pada hari ini Senin (11/5/2020) kepada 200 orang. Tujuannya, untuk mengetahui penyebaran Virus Korona di gerbong kereta.

“Hari ini kita lakukan Swab Test ke 100 orang, dan Rapid Test ke 100 orang juga. Sampling yang dilakukan ini tujuannya untuk mengetahui kodisi penumpang KRL yang ada,” katanya kepada wartawan dilokasi.

Menurut Ade sapaan akrabnya, hal ini sangat penting, mengingat tingkat resiko penyebaran Covid-19 didalam mode transportasi baik penumpang, maupun petugas KRL.

“Kalau ada yang positif kita lakukan penahanan dulu. Kalau tidak positif kita persilahkan lagi untuk melanjutkan perjalanannya,” tuturnya. (Andi).

200 Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Tes Swab Massal

BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, bekerjasama dengan PT. KAI menggelar Swab dan Rapid Test di Stasiun Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin, mengatakan, Swab dan Rapid Tes yang dilakukan kepada 200 orang ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran Virus Korona di gerbong kereta.

“Hari ini kita lakukan Swab Test ke 100 orang, dan Rapid Test ke 100 orang juga. Sampling yang dilakukan ini tujuannya untuk mengetahui kodisi penumpang KRL yang ada,” katanya kepada wartawan di lokasi, Senin (11/5/2020).

Menurut Ade sapaan akrabnya, hal ini sangat penting, mengingat tingkat resiko penyebaran Covid-19 didalam mode transportasi baik penumpang, maupun petugas KRL.

“Kalau ada yang positif kita lakukan penahanan dulu. Kalau tidak positif kita persilahkan lagi untuk melanjutkan perjalanannya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mikeu Kaltarina, mengatakan, untuk pengetesan baik Swab dan Rapid Test di Stasiun Bojonggede ini dibagi dua lokasi.

“Ada dua tim yaitu di pintu jurusan Bogor satu tim dan di pintu pasuk menuju Jakarta, 100 Swab dan 100 Rapid Test, total tenaga medis sebanyak 20 orang,” katanya.

Menurutnya, Hasil tes swab nanti diberikan langsung ke penumpang melalui nomor handphone yang telah ditulis pada formulir.

“Hasilnya dari masyarakat yang tadi di Swab kita berikan melalui perorangan melalui nomor handphone. Untuk yang positif kita lakukan tracking,” paparnya. (Andi).

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Bogor Berawan Malam Hari

BOGOR DAILY- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Bogor hujan ringan sepanjang siang hari. Diperkirakan akan berawan di malam hari. Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang beraktifitas di wilayah Bogor. “waspada hujan badai di wilayah Bogor, Depok, Karawang, Subang, Purwakarta, Bandung, Indramayu Majalengka, Sumedang, Garut dan Sukabumi pada siang hingga menjelang malam hari”, demikian bunyi keterangan informasi yang dikutip IDN Times dari laman resmi BMKG, Senin, (11/05/2020)

1. Cibinong diprediksi berawan saat sore hari

Cuaca Hari Ini 11 Mei 2020: Bogor Berawan Malam Hari. Lalu, sesuai dengan informasi dari BMKG kondisi cuaca Cibinong diperkirakan hujan ringan pada siang hari dan berawan pada malam hari dengan suhu berkisar 23-31 derajat celcius.

2. Cisarua hujan ringan siang hari
Cuaca Hari Ini 11 Mei 2020: Bogor Berawan Malam HariTimmy Si Robot
Ditambahkan pula, BMKG memprediksi kondisi cuaca Cisarua diperkirakan hujan ringan pada siang hari dan berawan pada malam hari dengan suhu berkisar 19-29 derajat celcius.

3. Gadog hujan ringan siang hari
Di samping itu, menurut laporan BMKG untuk kondisi cuaca Gadog diperkirakan hujan ringan pada siang hari dan berawan pada malam hari dengan suhu berkisar 23-31 derajat celcius.

4. Kota Bogor diprediksi berawan saat sore hari
Cuaca Hari Ini 11 Mei 2020: Bogor Berawan Malam HariTimmy Si Robot
Selanjutnya, berdasarkan situs resmi BMKG, kondisi cuaca Kota Bogor diperkirakan hujan ringan pada siang hari dan berawan pada malam hari dengan suhu berkisar 23-31 derajat celcius.

Kisah Bengis PSK Cantik si Pembunuh Berdarah Dingin

BOGORDAILY.net – Cantik, muda, menarik banyak pria yang menggilainya. Tapi ternyata wanita ini adalah pembunuh berdarah dingin.

Dia adalah seorang ibu panggilan yang menjual seks seharga 200 poundsterling (Rp 3,8 juta) per jam telah terbukti bersalah karena menyiksa bayi laki-lakinya dengan cara sadis.

Seorang juri di pengadilan memutuskan bahwa Elizabeth Wilkins (23), menyiksa bayinya yang baru lahir yang tidak berdaya pada tahun 2016 silam.

Melansir dari Plymouth Live, Elizabeth Wikins dilaporkan mengguncang dan mematahkan tulang rusuk bayinya beberapa kali sebelum membenturkan kepala dan menghancurkan tengkoraknya.

Bayi itu baru berusia tiga bulan, menderita kerusakan otak dua tahun lalu dan mungkin mengalami masalah perkembangan saat ia besar nanti.

Callous Wilkins, yang telah belajar hukum, mencoba mengalihkan kesalahan pada mantan pasangannya dan salah satu terdakwa lainnya, Erick Vanselow, 30 tahun.

Dia dianggap gagal melindungi putra mereka – setelah sebelumnya dibebaskan dari serangan.

Elizabeth Wilkins kini menghadapi hukuman penjara yang tak terelakkan.

Selama persidangan, Elizabeth dilaporkan mendapatkan 200 poundsterling per jam sebagai ibu panggilan – tetapi membantah menjual seks pada saat bayinya berjuang untuk hidup.

Hakim Peter Johnson menunda hukuman untuk laporan kejiwaannya.

Dia memberikan jaminan, tetapi melarang melakukan kontak dengan bayinya.

Elizabeth Wilkins, diskors dari University of Plymouth, dia membantah menyerang anaknya yang menyebabkan luka fisik pada 22 September 2016.

Dia juga mengaku tidak bersalah atas serangan yang menyebabkan luka fisik antara 31 Agustus hingga 3 September 2016.

Juri dengan suara bulat menemukan dia bersalah pada kedua tuduhan setelah tujuh jam pertimbangan di akhir persidangan yang panjang selama tiga minggu.

Juri membebaskan Erick Vanselow yang dituduh gagal melindungi bayinya pada bulan Juli 2016 hingga ia menderita cedera kepala yang parah pada 22 September.

Erick Vanselow, yang sedang belajar untuk master dalam hubungan internasional, terlalu emosional untuk berbicara setelah sidang.

Hakim Peter Johnson mengatakan kepadanya Elizabeth, “Hanya karena saya memberikan Anda jaminan itu tidak seharusnya diambil oleh Anda sebagai indikasi hukuman.”

“Ini adalah kasus yang sangat serius dan hukuman yang tak terelakkan akan menjadi hukuman penjara dalam beberapa tahun.”

Petugas dalam kasus DC Dave Cross mengatakan setelah sidang, “Ini adalah penyelidikan yang panjang dan berlarut-larut.”

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua lembaga termasuk badan kesehatan, universitas dan layanan anak-anak dan kami menunggu hukuman oleh hakim.”

“Ini adalah investigasi dan pelanggaran yang sensitif.”

“Publik harus diyakinkan bahwa kami melakukan yang terbaik untuk membawa masalah ini ke pengadilan dan melindungi masyarakat.” (*)

Gallery Kegiatan Survey Online dan Survey Langsung Adreena Village 4-10 Mei 2020

Bogor Daily – Menangkap dan melihat ekspresi perjuangan melalui foto dapat menjadi suatu cerita, kali ini Bogor Daily akan membawa Anda menuju project Adreena Village, yang secara letak geografis berada di Timur Cibubur, dengan lokasi administrasi pemerintahan tepat berada di Jalan H Saman, Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Vinaya Pribadi sebagai Direktur PT. Gemilang Duabelas Prosindo, pengembang Perumahan Syariah Adreena Village mengemukakan kepada BogorDaily.net bahwa dalam tempo satu pekan saja, yaitu pada tanggal 4 sampai dengan 10 Mei 2020 Adreena Village, berhasil menjual enam unit melalui langkah survey online dan survey langsung atau yang biasa disebut survey offline.

“Alhamdulillah, metode survey online membuahkan hasil lima unit clossing penjualan, sedangkan metode survey langsung datang ke lokasi kami ada satu unit yang clossing penjualan,” ungkap Suami dari Ibu Ani Lestari tersebut.

Rangkuman gallery foto kegiatan survey online dan survey langsung ini, kata dia, dipersembahkan untuk Anda semua para pembaca setia Bogor Daily. Untuk informasi pemesanan dan perjanjian survey click langsung di www.adreenavillage.net.

“Biarlah foto yang berbicara, menjadi bukti tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat untuk kami di Adreena Village. Mari kita simak gallery foto kegiatan selama satu pekan kebelakang.” terang Vinaya.

(Red-BDN).

Survey Online dilakukan dengan menggunakan aplikasi Zoom, tampak salah seorang tim Adreena Village sedang melayani survey online di lokasi project Adreena Village.

 

 

 

 

 

 

 

Pendampingan tim Adreena Village mulai dari kantor sampai lahan project Adreena Village

 

Menelusuri setiap sudut Rumah yang sudah rampung di Adreena Village melalui metode Survey Online
Tampilan fasilitas Survey Online di Adreena Village, dilengkapi dengan pesan-pesan dakwah anti Riba.

 

Survey Offline atau Survey Langsung Datang ke Lokasi, dengan S.O.P Covid 19. Didampingi langsung oleh Direktur PT. Gemilang Duabelas Prosindo, Vinaya Pribadi

 

Dalam Survey Offline ini, pembeli memastikan betul unit Kavling Rumah yang dipilihnya, dengan tetap menjaga prinsip menjaga protokoler Physical Distancing

 

Alhamdulillah – Clossing Penjualan unit AV1-3 pada 5 Mei 2020, Pembeli atas nama Yudo yang mendapatkan Informasi dari Agency Rumah Halal Nusantara atau RHN.

 

Heboh, Bintang 2gether The Series Diserang Netizen Indonesia

BOGORDAILY.net – Setelah aktris asal Korea Selatan, Han So Hee mendapat kecaman netizen Indonesia soal pelakor, kini giliran bintang Thailand, Gigi Anh Trúc.

Instagram milik Gigi Anh Trúc atau aktris yang akrab disapa Gigie ini dipenuhi komentar ‘Pelakor’ dari warganet. Hal itu dipicu karena aktingnya di serial 2gether The Series.

Gigie memerankan tokoh Pam yang menjadi orang ketiga dalam hubungan cinta Tine (Win Metawin Opasiamkajorn) dan Sarawat (Bright Vachirawit Chivaaree).

Penonton yang geram dengan ulah Pam akhirnya melampiaskan emosinya di Instagram sang aktris.

“Najis, pelakor,”tulis akun @putrissafirah.

“Emang lagi trend ya, orang cantik jadi pelakor,” sambung akun @gabrildjamil.

“Serbu, ada pelakor haram,” timpal @gump_thanasit.

Hal tersebut ternyata mengundang perhatian aktor Ganindra Bimo yang menuliskan permintaan maaf di kolom komentar Instagram Gigie.

“Hai Gigie, sebagai bagian dari Indonesia, saya minta maaf atas sikap dan cyber bullying dari negaraku. Banyak masyarakat Indonesia yang mencintai serial Thailand dan mereka sangat antusias menyaksikannya,” tulis suami Andrea Dian ini.

Selain Ganindra Bimo, banyak pula netizen lainnya yang turut menyampaikan permintaan maaf.

“Setuju banget sama ka Gandhi, kami akan selalu mendukungmu. Kirim cinta dari Indonesia,” imbuh akun @rindra_setiayawan.

Seperti diketahui, Gigie baru muncul di episode 12 yang tayang pada Jumat (8/5/2020). Dia hadir sebagai cinta pertama Sarawat saat SMA.

Tak pelak kemunculannya ini menuai reaksi negatif dari netizen Indonesia khususnya. Mereka khawatir kisah asmara Tine dan Sarawat akan berakhir sad ending mengingat pekan depan menjadi episode terakhir. (*\bdn)

BNN Kabupaten Bogor Pasang Media Informasi di Pusat Keramaian

BOGORDAILY – BNN Kabupaten Bogor dipimpin langsung Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, melakukan Pemasangan Spanduk di Pusat Perbelanjaan Tradisional dan Modern. Kegiatan Pemasangan Spanduk sudah dilakukan oleh BNN Kabupaten Bogor selama 2 minggu berturut-turut.

Kepala BNN Kabupaten Bogor, AKBP Teguh Purwanto menjelaskan, Kegiatan Pemasangan Spanduk atau Banner yang dilakukan oleh BNN Kabupaten Bogor merupakan arahan langsung dari Kepala BNN RI.

Dirinya menambahkan bahwa penyampaian informasi melalui media, atau yang dilakukan secara tidak langsung merupakan cara efektif dalam penyampaian informasi tentang bahaya Narkoba kepada Masyarakat.

“Pemasangan Informasi di beberapa titik keramaian adalah himbauan. Jadi kita harus selalu menjaga jarak pada kondisi Pandemi Covid 19, tanpa melupakan bahwa Narkoba juga berbahaya karena telah menjadi musuh bangsa dalam peredarannya” Jelas AKBP Teguh Purwanto (8/5/20).

Sampai saat ini BNN Kabupaten Bogor telah membagikan sebanyak 17 Spanduk berisikan himbauan Pandemi Covid 19 dan bahaya Narkoba di Masyarakat.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rika Indriati Roamer, Menyatakan bahwa BNN Kabupaten Bogor telah melakukan pemasangan spanduk selama  dua minggu berturut-turut. Hal tersebut disebabkan setelah survey lapangan, tempat keramaian bukan lagi di terminal-terminal, stasiun atau pintu tol. Namun masyarakat masih sering beraktivitas di pasar-pasar tradisional atau pusat perbelanjaan dan beberapa titik tempat orang melintas.

Menurutnya, selama Pandemi ini berlangsung dan pemerintah masih menerapkan WFH (Work From Home) tidak menghambat BNN memberikan informasi ke Masyarakat terkait bahaya Penyalahgunaan Narkoba.

”Walaupun tidak maksimal tapi kami berusaha bisa memberi pelayanan informasi yang baik bagi masyarakat” ungkap Rika Indriati.

Dia menambahkan, BNN Kabupaten Bogor juga masih membuka layanan Konseling Rehabilitasi melalui Handphone. BNN ingin memberikan pelayanan terbaik walaupun Pandemi Covid masih berlangsung. (*/bdn)