Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8254

Alhamdulillah, 1 Warga Gunung Putri Sembuh Dari Covid-19

BOGOR DAILY – Dua warga Kabupaten Bogor dinyatakan sembuh dari Covid-19, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan di Bumi Tegar Beriman.

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, kepada Bogordaily.net, Selasa (5/5/2020) malam.

“Iya benar ada dua warga yang sembuh, mereka berdua dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di RS rujukan Covid-19,” katanya.

Syarifah yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daeran (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor ini menjelaskan, kedua warga terkonfirmasi itu merupakan warga Ciampea dan Gunung Putri.

“Yang sembuh itu Laki-laki usia 42 tahun asal Kecamatan Ciampea, dan satu perempuan usia 20 tahun asal Kecamatan Gunung Putri,” jelasnya.

Untuk saat ini menurutnya, total yang sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 15 orang.

Ia menghimbau, kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar mematuhi peraturan pemerintah untuk tidak mudik dan patuhi PSBB. Karena, dengan kekompakan itu tentunya bisa mempermudah angka penekanan Covid-19 di Indonesia.

“Meneruskan himbauan Bupati Bogor, agar masyarakat mematuhi aturan PSBB, dan jangan mudik. Karena, dengan tidak mudiknya anda (kepada warga.red), telah menyelamatkan keluarga tersayang di kampung halaman,” tukasnya. (Andi).

Update Korona Kabupaten Bogor 5 Mei: 4 Warga Positif Korona, Dua dari Cibinong

BOGORDAILY – Juru Bicara Gugus Gugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, mengumumkan, pada Selasa (5/5/2020) kemarin, terkonfirmasi positif Korona sebanyak empat orang.

Ke empat orang itu kata Syarifah sapaan akrabnya, merupakan dua warga Kecamatan Cibinong, satu Gunung Putri, dan satu lagi Tajurhalang.

“Jadi ada empat positif baru, perempuan usia 27, dan laki-laki usia 30 yang berasal dari Kecamatan Cibinong. Lalu perempuan 45 tahun asal Gunung Putri, dan laki-laki usia 22 tahun asal Tajurhalang,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (5/5/2020) malam.

Menurutnya, saat ini tim Gugus Tugas Covid-19 sedang melakukan tracking kepada warga yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Korona terbaru itu.

“Kita baru tahu infonya, jadi masih di telusuri pernah kontak dengan siap saja, sementara hanya itu saja,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini total kasus positif Covid-19 ada sebanyak 139, dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan ada 15, dan yang meninggal dunia ada sebanyak 11 orang.

Data yang didapat, sampai saat ini Kecamatan Gunung Putri masih menjadi puncak tertinggi kasus penyebaran Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor, yaitu sebanyak 28 orang.

Untuk peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor ke dua yaitu Cileungsi 20 orang serta di Cibinong tadinya 17 bertambah dua menjadi 19 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojonggede ada sebanyak 16 orang, di Kemang ada lima orang, Ciampea empat orang. Untuk Citeureup, Babakan Madang Tamansari, Gunung Sindur, dan Tajurhalang ada sebanyak tiga orang.

Kecamatan Parung Panjang, Parung, Ciawi, Caringin, Ciomas dan Leuwisadeng dan Jonggol ada sebanyak satu orang. (Andi)

Polisi Temukan Obat-Obatan di Kamar Hotel Tempat Tewasnya Pria di Bogor

BOGOR DAILY – Polisi menemukan obat-obatan saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dimana seorang pria berinisial IS (55) ditemukan meninggal dunia di kamar hotel Marga, Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kanit Reskim Polsek Bogor Selatan, AKP Edi Santoso, mengatakan, menurut keterangan karyawan Hotel tersebut, seharusnya korban pada pukul 12:00 WIB siang tadi (5/5/2020) sudah check out.

Akan tetapi, saat karyawan itu mengetuk pintu hotel dimana korban tidur, tak ada satupun yang menjawab.

“Berfikir masih tertidur mungkin. Karyawan itu meninggalkan kamar dan kembali lagi menghampiri pada pukul 13:00 WIB. Akan tetapi saat diketuk, masih tidak ada jawaban juga,” katanya, Selasa (5/5/2020) malam.

Masih kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, karyawan itu berinisiatif membuka pintu kamar. Namun, ketika pintu kamar dibuka, ia melihat pria tersebut sudah tak bernyawa di atas kasur tanpa busana.

AKP Edi menjelaskan, saat olah TKP, pihaknya tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

“Tidak ada tanda kekerasan. Namun, kami pada saat itu hanya menemukan obat-obatan, dan kami pun tadi amankan juga untuk barang bukti,” jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih menduga. Bahwa, korban yang meninggal itu setelah berhubungan intim dengan teman kencannya, yang sudah meninggalkan kamar tersebut.

Saat ini lanjutnya, polisi masih menunggu hasil forensik di Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Ciawi, untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Keterangan sementara itu. Nanti, kita akan berikan informasi lagi,” tukasnya. (Andi).

Kelurahan Curug Tiap Hari Bagikan Nasi Bungkus untuk Warga Membutuhkan

BOGORDAILY.net – Pemerintah Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, terus gencar melakukan Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu), untuk warga yang membutuhkan dan terkena dampak Covid-19.

Lurah Curug, Wiwiek Rajatsiwi, mengatakan, pihaknya menargatkan dalam satu hari bisa menyelesaikan nasi bungkus sebanyak 50, dan nantinya dibagikan dengan cara bergilir kepada warga membutuhkan.

Wiwiek sapaan akrabnya juga mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kelurahan Curug terus melakukan monitoring pembagian Sembako bagi warganya yang mendapatkan bantuan. Baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kota Bogor.

“Alhamdulillah kita sudah berjalan dengan adanya dapur umum. Kita juga menargetkan sebanyak 50 nasi bungkus, untuk dibagikan kepada warga membutuhkan, kita juga selalu monitoring pembagian sembako,” katanya, kepada Bogordaily.net.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga sudah membentuk Rukun Warga (RW) siaga Covid-19 di 14 RW yang ada di Kelurahan Curug. Serta berperan aktif, dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sudah berjalan semuanya, kita berharap agar Covid-19 ini bisa segera selesai di seluruh Indonesia. Khususnya di Kota Bogor ini,” harapnya.

Beberapa pekan terakhir ini juga lanjut Wiwiek, banyak para dermawan yang menyumbangkan masker dan hand sanitizer. Pihaknyapun langsung membagikannya kepada warga.

“Banyak juga bantuan seperti, masker, hand sanitizer. Baru-baru ini kita dapat Alat Pelindung Diri (APD) dan masker dari pak Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim,” tuturnya.

Dirinyapun menghimbau, kepada masyarakat Kelurahan Curug, agar mematuhi aturan PSBB yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Kita bersama-sama patuhi aturan itu, tujuaannya untuk kebaikan kita semua, dan selalu menerapkan pola hidup sehat,” tukasnya. (Andi).

Polisi Buru Perempuan Yang Sempat Tidur Dengan Pria Tewas di Hotel Bogor

BOGOR DAILY – Polsek Bogor Selatan, saat ini sedang mendalami kasus dimana seorang pria berinisial IS (55), meninggal dunia di kamar hotel Marga, Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, usai berkencan dengan perempuan.

Kanit Reskim Polsek Bogor Selatan, AKP Edi Santoso, mengatakan, pihak kepolisian saat ini sedang mendalami kasus tersebut, dengan memburu perempuan yang sempat tidur dengan korban.

“Kita saat ini sedang mengumpulkan barang bukti, dan keterangan saksi karyawan hotel, untuk biasa mengungkap identitas perempuan yang telah pergi itu,” katanya saat dihubungi, Selasa (5/5/2020) malam.

AKP Edi menjelaskan, pihaknya juga saat melakukan Olah Tempat Kejadia Perkara (TKP), menemukan obat-obatan di tempat dimana IS meninggal dengan kondisi tanpa busana.

“Tidak ada tanda kekerasan. Namun, kami pada saat itu hanya menemukan obat-obatan, dan kami pun tadi amankan juga untuk barang bukti, dan pakaian korban,” jelasnya.

Untuk diketahui, pihak kepolisian saat ini masih menduga. Bahwa, korban yang meninggal itu setelah berhubungan intim dengan teman kencannya.

“Kami masih menunggu hasil forensik di Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Ciawi, untuk mengetahui penyebab kematian korban,” tukasnya. (Andi).

Stres Tangani Corona, Asisten Dokter Cantik Ini Bugil di Tengah Jalan

BOGORDAILY.net – Menghadapi pasien yang terjangkiti penyakit virus corona baru (COVID-19) membuat banyak tenaga kesehatan tertekan. Di New York, Amerika Serikat (AS), seorang tenaga kesehatan menghilangkan stres dengan tindakan yang menurutnya seni.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu nekat melakukan aksi striptis di kawasan komersial Times Square, Senin (4/5) pagi. Dia mengenakan sepatu hak tinggi sampai lutut dan celana dalam jenis g-string.

Namun, wanita itu menutupi wajahnya dengan sesuatu semacam helm berkilap berbentuk kepala kucing. “Aku melakukan ini untuk meredakan stres,” ujarnya seperti diberitakan laman New York Post.

Cewek bertato yang mengaku sebagai asisten dokter di sebuah rumah sakit di New York itu mengatakan bahwa dirinya telah bekerja selama enam minggu menghadapi pasien COVID-19.

“Saya telah melihat banyak kematian, jadi saya ingin mencampurkan seni dan kostum untuk meredakan ketegangan,” tuturnya.(*/bdn)

Kedamaian Hati Terasa saat Ngabuburit Survey Lokasi Adreena Village

Bogor Daily – Mendapatkan pengalaman dan kehormatan sebagai tamu untuk survey lokasi langsung dengan protokoler dan S.O.P Covid 19 pada hari Selasa (5/5/20) ke lahan proyek Perumahan Syariah Adreena Village di Cileungsi Kabupaten Bogor membuka cakrawala berfikir Tim Bogor Daily tentang komitmen tinggi yang di jalankan oleh PT. Gemilang Duabelas Prosindo sebagai pengembang kawasan tersebut.

Kualitas desain yang Terjaga menambah kesan eksklusif rumah di Perumahan Syariah Adreena Village.

Dengan gigih dan penuh tekad kuat, mereka terus berupaya membuktikan kepada khalayak ramai bahwa pengembangan konsep bisnis Property Syariah harus senantiasa menjaga kadar kepercayaan dari para konsumennya, mereka membuktikan dengan berjalannya progress pembangunan secara berkelanjutan sesuai dengan time schedule, gerakan yang mencoba untuk menekan praktek-praktek ribawi di buktikan dengan skema jual beli murni syariah tanpa bank.

Salah satu rumah yang sudah rampung di lokasi proyek Adreena Village, Member dari Komunitas Developer Property Syariah (DPS)

Kesempatan bertatap muka dengan sosok Vinaya Pribadi pebisnis tangguh di bidang Property Syariah yang menjabarkan bahwa inilah konsep sesungguhnya dari elegan nya bisnis Property Syariah yang mereka jalankan adalah sebuah kesempatan emas bagi Tim Bogor Daily. Sesi tanya jawab mengalir tentang awal mula pengembangan bisnis yang berawal dari mimpi tersebut, hingga dapat terwujudnya sebuah kawasan Perumahan Syariah Adreena Village.

Rimbun dan Asri, tampak suasana lahan di lokasi Proyek Adreena Village

Jawaban kongret dari suksesnya Adreena Village dibawah komando Vinaya Pribadi sebagai Direkturnya adalah Fokus. Fokus terus berjuang dengan dorongan untuk terus mengembangkan dakwah bisnis Property Syariah, tercatat sampai saat ini Alhamdulillah sudah terjual sebanyak 23 persen.

“Bentuk dan harga bangunan yang terbilang sangat bersaing di kelasnya, membuat banyak masyarakat menaruh harapan besar dengan membeli produk kami. Mereka tahu, akses dan produk yang kami berikan adalah yang spesial dan bukan produk kacangan.” jelas Vinaya.

Rasa kedamaian hati terasa sekali ketika menapakkan kaki di lokasi proyek, rimbun alam dan pepohan teduh menghilangkan rasa dahaga puasa hari ke 12 Ramadhan tahun ini. Tim Bogor Daily masuk melihat rumah milik salah satu pembeli yang sudah rampung terbangun.

“Saya sangat meyakini, bila calon pembeli sudah survey, maka mereka semua akan merasakan kedamaian hati dari lokasi yang kami tawarkan.” jelas Vinaya.

Pada hari yang sama terlihat juga salah satu calon pembeli yang akhirnya jatuh hati pada Adreena Village dengan membeli unit rumahnya. Terlihat pembeli tersebut mengambil skema cicil dengan tenor selama tiga tahun.

“Selama masa wabah corona virus, selain survey lokasi langsung seperti ini, kami juga siap untuk memberikan pelayanan survey online yang ditujukan guna memudahkan para calon pembeli merasakan juga atmosfer kedamaian lokasi produk andalan kami ini dengan sempurna. Informasi lengkap click www.adreenavillage.net. ” pungkas Vinaya Pribadi dengan senyuman yang bahagia.

(Red-BDN).

Giliran masmusdjeprat Bawa Pulang Voucher dari Cluster Terra Maharani

BOGORDAILY – Pada minggu ke tiga lomba foto “Kita Dirumah Aja,” tim juri dari Komunitas Fotografi Bogor, memilih foto yang diunggal accun masmusdjeprat, sebagai foto terbaik. Pada kesempatan ini masmusdjeprat berhak mendapat voucher Rp100 ribu dari Cluster Terra Maharani.

Salah seorang tim juri Agus Muharam menyampaikan, foto yang diunggah ccun masmusdjeprat tersebut sangat menarik. Disaat pandemi yang mengharuskan kita dirumah aja, sepertinya sama sekali tidak berpengaruh pada kegiatan si ibu. Boleh jadi memang setiap aktifitas membaca menjadi bagian dari kegiatan saat harus berada di rumah. Sambil berjemur dapat menambah wawasan.

“Membaca dengan memanfaatkan cahaya pagi yang masuk lewat jendela rumahnya. Kegiatan itu bisa menjadi inspirasi bagi kita, yang tidak biasa melakukan beraktifitas di luar. Tetap dirumah, tetap update informasi dengan membaca,” kata Agus, Selasa (5/5/20).

Agus juga menjelaskan dalam foto itu, suasana rumah sangat tercipta, komposisinya sangat bagus. Pada pekan ke tiga ini terdapat 113 foto yang diunggah peserta. “Pemanfaatan cahaya matahari juga asik,” ujar Agus.

Lomba foto ini berlangsung hingga 14 Mei 2020, untuk memperebutkan hadiah total Rp 2,4 juta. Disetiap pekan, akan dipilih pemenang mingguan. Pemenang mendapatkan voucher senilai Rp 100 ribu. Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama Komunitas Fotografi Bogor, Cluster Terra Maharani, Edupro serta Bogordaily.
(bdn)

Video Detik-detik Penemuan Mayat di Kamar Hotel di Bogor

BOGORDAILY.net – Sebuah hotel di Kota Bogor geger, setelah ditemukan sesosok mayat tewas berbalut selimut.

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Polisi masih melakukan penyidikan.

Mayat korban pun dievakuasi dengan protokol COVID-19. Evakuasi jenazah korban dilakukan menggunakan alat pelindung diri (APD). Jasad IS lalu dibawa ke RSUD Ciawi.

Supervisor Hotel Marga Jaya, Dian Irfan mengungkapkan, IS ditemukan tewas sekitar pukul 13.00 WIB.

Awalnya, karyawan hotel hendak mengecek keadaan IS karena masa inapnya telah habis. Namun, IS tak kunjung keluar dari kamar.

“Waktu itu saya masih di rumah, ditelepon oleh resepsionis untuk mengecek kamar 95. Saya lalu bergegas pergi ke hotel mengecek kamar itu,” kata Dian.

Setiba di lokasi, dia bersama karyawan hotel mencoba mengetuk pintu, namun tak ada jawaban. Ia akhirnya membuka pintu kamar nomor 95 tempat IS menginap dengan menggunakan kunci duplikat.

“Waktu ditemukan tamu tersebut terbaring di atas tempat tidur, sepertinya sudah meninggal. Sebagian tubuhnya dibalut selimut,” ungkapnya.

Kejadian tersebut lalu, dilaporkan ke polisi untuk ditangani.(bdn)

https://youtu.be/wZFpK-HRSFk

Usaha Teuku Wisnu Jaga Eksistensi Bisnisnya di Tengah Pandemi Corona

BOGORDAILY – Pandemi Corona berimbas ke bisnis makanan Teuku Wisnu. Ia terpaksa harus menutup 80 persen usahanya, Malang Strudel.

Meski begitu, ia tetap berusaha menjaga eksistensi bisnis makanannya. Cara yang dilakukan Wisnu yakni membuka tokonya hanya di dua titik, Soekarno Hatta dan Karanglo.

Selain itu, suami Shireen Sungkar tersebut membuat inovasi supaya tokonya tetap ramai pengunjung. Ia memberikan siraman rohani bersama Ustaz Salim A Fillah, Ustaz Luqmanul Hakim. serta Ustazah Oki Setiana Dewi untuk warga Malang Raya, Jawa Timur.

“Di tengah situasi yang memprihatinkan ini, kami tetap ingin bisa berbagi kepada masyarakat luas, khususnya di Malang Raya. Dengan kajian salah satunya untuk memotivasi warga,” katanya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Bukan cuma itu saja. Teuku Wisnu juga menyediakan sebuah mobil ambulans saat pandemi Corona.

“Dan kami juga menambahkan satu unit ambulance bentuk CSR Malang Strudel untuk melayani masyarakat Malang sebagai Satgas anti COVID-19,” ujarnya.

Teuku Wisnu mengaku masih ingin berbagi kepada warga, meski kondisi sulit imbas Corona. Ia berharap usahanya mendapat hasil baik.

“Iya di situasi pandemi ini, kami tetap berbagi kepada masyarakat Malang dengan berbagai cara yang bisa kami lakukan,” tuturnya.

Wisnu sudah membuka usaha kuenya sejak Desember 2014. Ia mengaku terinspirasi membuat bisnis tersebut usai jalan-jalan ke Eropa dan mencicipi strudel.