Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 1913

Sinopsis Exhuma Film Horor Korea yang Dibintangi Lee Dong Hyun

0

Bogordaily.net Sinopsis Exhuma film Horor Korea yang dibintangi oleh aktor Lee Dong Hyun akan tayang di bioskop Indonesia.

Exhuma merupakan film misteri okultisme Korea Selatan yang ditulis dan disutradarai oleh Jang Kun Jae. Film ini dibintangi oleh Choi Min Sik, Kim Go Eun, Yoo Hae Jin dan Lee Do Hyun.

Film ini mengungkap peristiwa mistis yang melibatkan ahli feng shui, ahli pemakaman, dan dua dukun. Mereka berupaya merelokasi kuburan misterius dengan imbalan sejumlah besar uang.

Exhuma telah tayang di Korea Selatan mulai Kamis, 22 Februari 2024. Sedangkan di Indonesia Feat Pictures Indonesia selaku distributor film Exhuma mengumumkan film tayang di bioskop mulai 28 Februari 2024.

Baca Juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Film Agak Laen, Tayang di Bioskop Mulai 1 Februari 2024

“EXHUMA, film horor teranyar yang sedang duduk di puncak box office Korea saat ini, akan segera tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu 28 Februari,” tulis keterangan yang diunggah di Instagram @featpictures.

Sinopsis Exhuma 

Film ini dibintangi Choi Min Sik yang berperan sebagai tokoh ahli feng shui bernama Sang Deok.

Lalu ada Yoo Hae Jin yang menjadi ahli pemakaman bernama Young Geun serta Kim Go Eun yang menjadi tokoh dukun bernama Hwa Rim. Selain itu ada pula aktor Lee Do Hyun sebagai Bong Gil yang juga dukun muda.

Film ini menceritakan tentang keluarga yang mengalami serangkaian kejadian mistis. Mereka lalu memanggil dua dukun muda yang sedang terkenal yakni pasangan Hwa Rim dan Bong Gil.

Pemanggilan dukun Hwa Rim dan Bong Gil bertujuan untuk memastikan keselamatan bayi yang baru lahir.

Saat mulai menjalankan tugasnya, Hwa Rim seketika merasa peristiwa mistis tersebut berhubungan dengan leluhur keluarga kaya raya tersebut.

Oleh karena itu dilakukan penggalian kuburan demi meringankan beban leluhur. Untuk menggali kuburan, ahli Feng Shui yakni Sang Deok dan ahli pemakaman Young Geun.

Hingga terungkap bahwa kuburan leluhur keluarga itu lokasinya di sebuah desa terpencil di Korea. Apa yang terjadi setelah kuburan digali? Saksikan di bioskop pada 28 Februari 2024.***

Wajah Melepuh, Kartika Putri: Insyallah Gak Ada Penyakit Serius

0

Bogordaily.net Kartika Putri mengungkap kondisi terkini terkait penyakit yang dialaminya. Aktris berusia 33 tahun itu mengunggah kondisi wajah yang melepuh.

Dalam potret yang dibagikannya di Instagram @kartikaputriworld tampak wajah Kartika Putri melepuh dan terdapat ruam. Ia bahkan harus menjalani pengobatan ke Singapura.

“Aku sudah kurang lebih 5 tahunan didiagnosa autoimune. Alhamdulillah aku juga sudah ikhtiar dengan 2 kali stemcell. Syukurnya baik-baik aja,” ujar Kartika Putri mengungkap kondisi penyakit yang dialaminya melalui Instagram Story @kartikaputriworld.

“Qadarullah minggu lalu aku minum pain killer untuk treatment sepertinya aku imunnya lagi gak oke jadinya alergi sama obat pain killernya. Alhasil muka aku dan mulut aku ruam dan melepuh. Dan akhirnya aku check darah dan lain-lain juga bahkan ikhtiar dengan obat dll di Jakarta. Tapi tidak perbaikan makanya aku putusin untuk ke Singapura,” sambungnya.

Baca Juga: Exhuma Kapan Tayang? Ini Jadwal Film Horor Korea yang Dibintangi Lee Dong Hyun

Istri Usman bin Yahya itu kemudian menyebut pada 21 Februari 2024 ia langsung ke dokter dermatology di Gleneagles Hospital Singapore.

“Langsung dikasih obat dan cream dan diminta 3 hari balik lagi. Nah hari ini aku full health screening karena memang penting banget terlebih buat aku yang pernah didiagnosa autoimune. Dan sekalian persiapan aku tuk hamil lagi insyallah,” ujar ibu dua anak tersebut.

Kini Kartika Putri mengaku kondisinya sudah lebih baik bahkan bisa bermain bersama anak-anaknya.

“Makasih semua buat perhatiannya yang luar biasa. Alhamdulillah aku getting better di sini. Dan insyallah gak ada penyakit yang serius,” kata Kartika Putri.***

Kronologi Siswi Diduga Dicabuli Oknum Guru SMP di Cigombong Bogor

0

Bogordaily.net Kronologi kasus dugaan pencabulan oleh oknum guru SMP di Cigombong Bogor terhadap siswi.

Oknum guru SMP di Cigombong, Kabupaten Bogor diduga melakukan pencabulan terhadap siswi hingga viral di media sosial.

Pelaku diduga mencabuli muridnya saat jam mengajar di ruang BP. Setelah mendapatkan perlakukan tidak senonoh, korban berteriak dan menangis sehingga didengar oleh teman-temannya.

Sebuah pesan berisi percakapan tentang peristiwa dugaan pelecehan seks yang dilakukan oknum guru beredar di media sosial. Sebagaimana diunggah di Instagram @bogordailynews.

Dalam percakapan tersebut kronologi peristiwa dugaan pencabulan di SMP di Cigombong Kabupaten Bogor bermula saat siswi tersebut hendak mengantarkan surat izin pertandingan voli ke guru BK bersama teman-temannya.

Baca Juga: Viral, Oknum Guru SMP Diduga Cabuli Siswi di Cigombong Bogor

Korban lalu masuk ke ruangan sendirian, sedangkan teman-temannya menunggu di luar. Saat itulah diduga terjadi peristiwa pencabulan terhadap korban.

Hingga korban menangis dan terdengar oleh teman-temannya di luar. Korban seketika berlari dari ruangan dan mengambil tas lalu pulang sambil menangis.

Korban awalnya tak ingin menceritakan peristiwa yang dialaminya. Namun ia kerap menangis dan bengong saat akan berangkat ke sekolah sehingga kesiangan.

“Tadinya mah gak cerita cuma nangis mulu bengong mulu. Selasa aja mau sekolah takut dia sampe kesiangan berangkatnya mau sekolah takut mereun gak sekolah takut ditanya mamahnya,” tulis pesan yang beredar.

Tak hanya itu dalam video yang diunggah di Instagram @bogordailynews, sekolah di kawasan Cigombong, Kabupaten Bogor tersebut juga tampak didatangi sejumlah warga.

Kasus dugaan pencabulan oknum guru terhadap siswi di SMP negeri di Cigombong, Kabupaten Bogor menyedot perhatian warganet.

Tanggapan Pihak Sekolah

Pihak sekolah buka suara terkait kasus dugaan pelecehan yang terjadi di lingkungan sekolahnya.

“Kami selaku kepala sekolah sangat menyayangkan terkait perihal yang terjadi di sekolah ini. Padahal kami sudah melakukan pembinaan sebulan sekali kepada tenaga pendidik,” kata kepala sekolah Rozali dalam keterangannya Jumat, 23 Februari 2024.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pembinaan dan memanggil terduga pelaku untuk meminta keterangan sekaligus pembinaan.

Di sisi lain, Kapolsek Cijeruk Kompol Hida Tjahjono menyebut pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga siswi tersebut.

Untuk sementara pihak korban memilih untuk melakukan mediasi dengan terduga oknum guru tersebut. Hal itu lantaran pihak keluarga masih mempertimbangkan psikologis korban.

“Karena anak tersebut yatim dan ibunya menguasakan kepada pamannya. Pamannya memiliki pertimbangan lain sehingga tidak melapor,” ujar Kompol Hida.(Albin Pandita)

PKS Tembus 11 Kursi DPRD Kota Bogor pada Pemilu 2024

0

Bogordaily.net DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor merilis hasil perolehan suara pada Pemilu 2024 untuk pemilihan calon anggota legislatif DPRD Kota Bogor.

Dari perolehan suara partai politik (parpol) yang sudah dikumpulkan dari seluruh TPS tersebut, mulai tergambar peta sebaran perolehan kursi parpol di masing-masing dapil atau daerah pemilihan.

Sekretaris Umum DPD PKS Kota Bogor, Dedi Mulyono membeberkan hasil tabulasi internalnya dan menyebutkan proses perhitungan real count DPD PKS Kota Bogor sudah tuntas 100 persen, yaitu total 2.913 TPS.

“Dari persentase data yang sudah masuk ke pusat tabulasi kami ini, hasilnya kita bisa melihat perolehan suara dan kursi masing-masing parpol pada pemilu 2024 ini,” ujar Dedi Mulyono kepada wartawan di kantor DPD PKS Kota Bogor pada Jumat, 23 Februari 2024.

Baca Juga: Hasil Real Count KPU DPRD Kota Bogor 36,73%: PKS Tertinggi, Ditempel Golkar dan Gerindra

Dari hasil tabulasi PKS Kota Bogor tersebut, parpol dengan perolehan suara dan kursi terbanyak kembali diraih oleh PKS dengan raihan 21,01 persen. Dengan perolehan suara sebanyak itu, PKS bakal menduduki 11 kursi DPRD Kota Bogor.

Sementara itu, urutan keduanya memperoleh 13,7 persen dengan raihan 7 kursi. Sedangkan parpol pemenang ketiga meraih 15,28 persen atau mendapatkan 6 kursi.

Terkait dengan data-data tersebut, Dedi menegaskan pihaknya sangat meyakini hasil tabulasi internalnya itu tidak akan berbeda jauh dengan hasil rekapitulasi berjenjang yang dilakukan oleh KPU.

Sebab basis data yang digunakan untuk tabulasi tersebut adalah C-salinan hasil perolehan suara di masing-masing TPS.

“PKS berkomitmen untuk mengawal suara rakyat, karena satu suara rakyat sangat berharga. Sehingga kami kawal di semua tingkatan. Kami turunkan saksi ke 2.913 TPS se-Kota Bogor, sehingga kami bisa dapatkan C-Salinan di masing-masing TPS. Lalu itu kami tabulasi sehingga tergambar perolehan suara dan kursi masing-masing parpol,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

RS Azra Bogor Sosialisasikan Pencegahan Kanker Serviks

0

Bogordaily.net Rumah Sakit (RS) Azra Bogor melakukan sosialisasi terkait pencegahan kanker serviks.

Melalui akun Instagram resmi @rsazra, Rumah Sakit Azra Bogor menjelaskan bahwa kanker serviks adalah penyakit yang timbul ketika sel-sel abnormal berkembang di leher rahim, membentuk tumor ganas.

Gejala yang perlu diwaspadai termasuk pendarahan tidak normal setelah hubungan seksual, menstruasi, atau menopause. Serta keputihan yang berubah warna, berbau tidak sedap, atau berdarah.

Selain itu, gejala lain mencakup nyeri panggul yang tidak biasa, ketidaknyamanan saat berhubungan seksual, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, dan kelelahan yang persisten.

Komplikasi yang dapat muncul melibatkan penyebaran kanker ke organ lain dalam tubuh, masalah reproduksi dan kesuburan. Serta efek samping pengobatan seperti kelelahan, mual, dan penurunan berat badan.

Faktor risiko utama kanker serviks melibatkan infeksi virus HPV, sedangkan faktor risiko lainnya termasuk merokok. Selain itu sistem kekebalan tubuh yang lemah, riwayat infeksi menular seksual, riwayat keluarga dengan kanker serviks, dan awalnya melakukan hubungan seksual pada usia yang sangat muda.

Rumah Sakit Azra Bogor mendorong masyarakat untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut dan menawarkan layanan pemeriksaan kesehatan terkait kanker serviks.

Dalam upaya menyebarkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi RS Azra Bogor melalui nomor 0251-8318456 atau 0813-8790-5349.

Langkah proaktif RS Azra Bogor dalam menyampaikan informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kanker serviks untuk mengatasi angka kejadian yang tinggi di negara berkembang. (Ibnu Galansa)

Viral, Oknum Guru SMP Diduga Cabuli Siswi di Cigombong Bogor

0

Bogordaily.net Oknum guru SMP di Cigombong, Kabupaten Bogor diduga melakukan pencabulan terhadap siswi. Peristiwa tersebut bahkan viral di media sosial.

Pelaku diduga mencabuli muridnya saat jam mengajar di ruang BP. Setelah mendapatkan perlakukan tidak senonoh, korban berteriak dan menangis sehingga didengar oleh teman-temannya.

Sebuah pesan berisi percakapan tentang peristiwa dugaan pelecehan seks yang dilakukan oknum guru beredar di media sosial. Sebagaimana diunggah di Instagram @bogordailynews.

Dalam percakapan tersebut diketahui peristiwa bermula saat korban hendak mengantarkan surat izin pertandingan voli ke guru BK bersama teman-temannya.

Korban kemudian masuk ke ruangan sendirian sedangkan teman-temannya menunggu di luar. Saat itulah diduga terjadi peristiwa pencabulan terhadap korban.

Hingga korban menangis dan terdengar oleh teman-temannya di luar. Korban lalu berlari dari ruangan tersebut dan mengambil tas lalu pulang sambil menangis.

Awalnya korban tak ingin menceritakan peristiwa tersebut. Namun ia kerap menangis dan bengong saat akan berangkat ke sekolah sehingga kesiangan.

Baca Juga: Exhuma Kapan Tayang? Ini Jadwal Film Horor Korea yang Dibintangi Lee Dong Hyun

“Tadinya mah gak cerita cuma nangis mulu bengong mulu Selasa aja mau sekolah takut dia sampe kesiangan berangkatnya mau sekolah takut mereun gak sekolah takut ditanya mamahnya,” tulis pesan yang beredar.

Tak hanya itu dalam video yang diunggah di Instagram @bogordailynews, sekolah di kawasan Cigombong, Kabupaten Bogor tersebut juga tampak didatangi sejumlah warga.

Viral di Media Sosial

Kasus dugaan pencabulan oknum guru terhadap siswi di SMP negeri di Cigombong, Kabupaten Bogor menyedot perhatian warganet. Mereka pun memberikan berbagai komentarnya terkait peristiwa tersebut seperti berikut.

“ya Allah jagalah anak2ku saat berada dimanapun, saat tanganku tak selalu mampu melindunginya.”

“Usut tuntas , ,jngn biarin berkeliaran takut ada korban lagi.”

“Apanya yg harus dibina,pecat, lapor polisi, haduhhh kepsek teh kmha. Skrg rating sekolah jd jelek gara2 miara penjaha seksual, silahkan bangun kepercayaan kembali. Stlh ini pasti berbeda lg.”

“Usut tuntas biar tdak ada korban lagi.”

“Kasian anak murid pasti trauma, kasih support jangan sampai mentalnya rusak karena kejadian seperti ini. Mana tahu ada korban lain.”

“Ditempat yg menurut orang tua aman aja di sklhan malahan jadi musibah, ya Allah jauhkanlah lindungilah anak” hamba dari perbuatannya tercela dan marabahaya… Nauzubillah ngeri zaman sekarang.”

Tanggapan Pihak Sekolah

Sementara itu pihak sekolah buka suara terkait kasus dugaan pelecehan yang terjadi di lingkungan sekolahnya.

“Kami selaku kepala sekolah sangat menyayangkan terkait perihal yang terjadi di sekolah ini. Padahal kami sudah melakukan pembinaan sebulan sekali kepada tenaga pendidik,” kata kepala sekolah Rozali dalam keterangannya Jumat, 23 Februari 2024.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pembinaan dan memanggil terduga pelaku untuk meminta keterangan dan sekaligus pembinaan.

Di sisi lain, Kapolsek Cijeruk Kompol Hida Tjahjono mengatakan saat ini pihaknya sudah komunikasi dengan pihak keluarga korban.

Untuk sementara pihak korban memilih untuk melakukan mediasi dengan terduga oknum guru tersebut. Sebab kata Kompol Hida pihak keluarga kini sedang mempertimbangkan psikologis korban.

“Karena anak tersebut yatim dan ibunya menguasakan kepada pamannya. Pamannya memiliki pertimbangan lain sehingga tidak melapor,” ujar Kompol Hida.

Pada kesempatan terpisah, Polres Bogor juga menyampaikan terkait perkembangan kasus tersebut.

“Pihak Polsek sudah mendatangi keluarga korban dan menyarankan untuk bikin laporan ke polisi. Namun pihak keluarga korban sampai saat ini menolak dan ingin menempuh jalur kekeluargaan dengan pihak sekolah,” tulis keterangan Humas Polres Bogor.

Pertimbangannya menurut polisi, karena psikologis korban dan nama baik keluarga. Namun pihak keluarga korban menuntut agar pihak sekolah segera melaporkan peristiwa ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

“Agar terhadap pelaku dilakukan tindakan disiplin yang tegas, tidak diberikan lg tugas untuk mengajar di sekolah manapun dan dikembalikan ke instansi induknya. Selanjutnya Muspika Kecamatan Cigombong akan berkoordinasi dengan Puskesmas Cigombong untuk segera menurunkan tim trauma healing,” sambungnya.(Albin Pandita)

Opini: Konten di Media Sosial dan Sampah

0

Bogordaily.net Kini penggunaan plastik sangat melekat pada keseharian masyarakat, karena plastik dinilai lebih praktis dan ekonomis.

Di samping nilai praktis dan ekonomis dari plastik, ternyata penggunaan plastik ini menimbulkan masalah baru.

Dari yang pada awalnya digunakan untuk memberikan kemudahan bagi manusia menjadi penyebab masalah baru karena tidak diolah secara tepat.

Masyarakat menganggap membuang sampah sembarangan adalah suatu hal yang wajar dan normal, padahal pada kenyataannya membuang sampah sembarangan tidak sepatutnya untuk dinormalisasi.

Mungkin pola pikir yang ada pada masyarakat adalah hanya sedikit sampah yang ia buang secara sembarangan, tanpa terpikirkan ‘membuang sembarangan sedikit sampah’ apabila dilakukan secara terus-menerus dan oleh banyak orang maka sampah tersebut akan membentuk satu gunung sampah yang tinggi.

Keberadaan sampah plastik yang berserakan dimana-mana pun sudah menjadi pemandangan yang tidak asing sejak plastik digunakan untuk membungkus makanan, minuman, produk rumah tangga dan sebagainya.

Sampah-sampah yang dibuang sembarangan banyak memunculkan masalah yang memberikan dampak buruk bagi masyarakat itu sendiri.

Bencana banjir merupakan salah satu dampak yang sering terjadi karena sampah dan sudah seperti agenda tahunan apabila memasuki musim penghujan.

Selain itu, bahaya dari mikro plastik juga menjadi ancaman lain bagi ekosistem dan manusia akibat sampah karena ukurannya yang sangat kecil. Makanan dan minuman yang dikonsumsi, bahkan udara yang dihirup pun berpotensi mengandung mikro plastik yang apabila masuk ke dalam tubuh akan sangat berbahaya. Karena mikro plastik membutuhkan waktu yang sangat lama agar terurai, tidak sebanding dengan harapan hidup manusia. Mikro plastik dapat menyebabkan kanker dan tumor apabila masuk ke dalam tubuh manusia.

Oleh karena itu, masyarakat perlu disadarkan betapa pentingnya untuk menjaga kebersihan dengan bijak terhadap sampah yang dihasilkannya. Dimulai dari kesadaran diri dan konsisten menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya untuk mengurangi sampah yaitu dengan menerapkan gaya hidup minim sampah.

Gaya hidup minim sampah dilakukan dengan meminimalisir jumlah sampah yang dihasilkan dari keseharian, baik itu sampah sisa makanan, limbah rumah tangga, maupun sampah anorganik lain yang sulit terurai.

Gaya hidup minim sampah ini mengharuskan masyarakat untuk menggunakan kembali barang yang sudah ia punya dan menghabiskan makanan, minuman, skincare, make up, produk-produk rumah tangga, dan sebagainya  hingga tak tersisa. Mendaur ulang sampah agar memiliki nilai guna juga dapat diterapkan untuk mengurangi sampah yang sulit terurai.

Pada awal penerapannya memang akan terasa sulit, ribet, dan mungkin bagi sebagian orang akan memalukan. Nyinyiran atau tatapan heran ketika membawa wadah sendiri ketika membeli sesuatu adalah hal yang biasa terjadi ketika berhadapan dengan masyarakat yang terbiasa menggunakan kemasan sekali pakai.

Maka dari itu perlu sekali mendapatkan dorongan dari motivasi agar bisa terus berkomitmen dalam menerapkan gaya hidup minim sampah.

Saat ini sudah banyak konten-konten di media sosial yang memberikan motivasi dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungannya. Sesimpel konten yang berisi tentang keseharian yang menerapkan gaya hidup minim sampah, sampai konten yang berisi aksi bersih-bersih sampah di sungai, pantai, dan tempat lainnya.

Semua konten tersebut mempunyai satu tujuan sama yaitu mengajak masyarakat untuk peduli akan lingkungan.

Namun tentunya tidak jarang dari konten-konten tersebut ditemukan komentar negatif dari masyarakat karena dinilai merepotkan, bertentangan dengan apa yang mereka yakini, bahkan ada pula yang menganggap mempermalukan kelompok atau institusi tertentu.

Namun di sisi lain konten-konten tersebut memberikan motivasi pada masyarakat untuk peduli dengan lingkungannya. Walaupun tidak memberikan dampak secara keseluruhan pada kehidupan masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah, tetapi konten-konten tersebut memberikan pandangan yang secara perlahan mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih positif.***

media sosial
Andiena Awaliatu Nissa. (Foto: Dok. Pribadi)

Penulis: Andiena Awaliatu Nissa

Mahasiswi Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University

Perumda Pasar Tohaga Sediakan Timbangan Pos Ukur Ulang di Pasar Tradisional, Ini Manfaatnya

0

Bogordaily.net Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor terus meningkatkan kemudahan berbelanja masyarakat di pasar tradisional salah satunya dengan timbangan pos ukur ulang.

Saat ini timbangan pos ukur ulang sudah tersedia di empat pasar tradisional Kabupaten Bogor. Yakni Pasar Cisarua, Cigombong, Cibinong, dan Leuwiliang.

Timbangan pos ukur ulang tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setelah berbelanja di pasar tradisional. Tentunya untuk mengecek kembali barang belanjaan sebelum membeli.

Baca Juga: Perumda Pasar Tohaga Kolaborasi dengan Bank DKI dan PT Surya Gemini

Humas Perumda Pasar Tohaga Defi Imanullah mengatakan, timbangan pos ukur ulang ini bisa dinikmati secara gratis.

Baik pengunjung maupun konsumen yang belanja di pasar, yang ingin pengecekan ulang kembali berat timbangan usai belanja di pasar.

Menurutnya, dengan adanya pos ukur ulang tersebut harapannya dapat digunakan konsumen di semua pasar rakyat di Kabupaten Bogor untuk melakukan pengecekan ulang berat timbangan.

“Mudah-mudahan golnya ini bisa diimplementasikan di semua pasar rakyat khususnya yang dikelola oleh Perumda Pasar Tohaga,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan mengatakan, dengan adanya alat pos ukur ulang bisa menjadi solusi bagi para konsumen, untuk dapat melakukan pengecekan kembali berat timbangan usai berbelanja.

“Mudah-mudahan dengan adanya alat pos ukur ulang ini menjadi maslahat untuk kita semua. Khususnya seluruh konsumen masyarakat Kabupaten Bogor, untuk dapat meyakinkan kembali berat timbangan yang sudah ada di pasar. Dan dapat dicek ulang dengan timbangan pos ukur ulang yang telah disediakan,” kata Haris Setiawan.

Ia berharap, para pedagang juga nantinya bisa dapat menyesuaikan berat timbangan ketika konsumen berbelanja, untuk terus menyakinkan para konsumen agar berbelanja di pasar rakyat Kabupaten Bogor. (Albin Pandita)

RS Islam Bogor Gelar Gathering Bertajuk Sosialisasi Produk Layanan

0

Bogordaily.net Rumah Sakit (RS) Islam Bogor menggelar gathering bertajuk sosialisasi produk layanan RS Islam Bogor di Hotel Tropical Papyrus, Kamis, 22 Februari 2024.

Kegiatan yang mengusung tagline sehat syariah, lancar ibadah dan kuat aqidah tersebut diisi oleh pemateri dr. Farah Eryanda, Sp, DVE dan dr. Dwi Ilfarah Djunaidi, Sp. PD

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan RS Islam Bogor Dr. Ir. H. Dwi Sudharto, M.Si memaparkan sejarah singkat terbangunnya RS Islam Bogor yang dipelopori oleh para ulama khususnya di Kota Hujan.

“Satu-satunya rumah sakit syariah yang ada di Kota Bogor ini didirikan untuk umat oleh para ulama kiai salah satunya KH. Sholeh Iskandar,” ujarnya.

Dr. Ir. H. Dwi Sudharto, M.Si menambahkan, saat ini RS Islam Bogor akan manambah bangunan atau ruang-ruang perawatan seperti ruang operasi. Tentunya hal itu untuk mempermudah pelayanan kepada umat.

Hingga saat ini, kata Dr. Ir. H. Dwi Sudharto, M.Si Rumah Sakit Islam Bogor telah memiliki produk dan layanan salah satunya berupa Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam.

“Kami akan hadir terus untuk umat, untuk itu pelayanan optimal juga akan terus diberikan kepada pasien,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan gathering juga mengajak kepada para tamu yang hadir untuk ikut melihat lebih dekat RS Islam Bogor. Mulai dari segi pelayanan, ruangan perawatan, laboratorium dan sebagainya. (Muhammad Irfan Ramadan)

Exhuma Kapan Tayang? Ini Jadwal Film Horor Korea yang Dibintangi Lee Dong Hyun

0

Bogordaily.net Exhuma kapan tayang? Simak jadwal penayangan film Horor Korea yang dibintangi oleh aktor Lee Dong Hyun di bioskop Indonesia.

Exhuma merupakan film misteri okultisme Korea Selatan yang ditulis dan disutradarai oleh Jang Kun Jae. Film ini dibintangi oleh Choi Min Sik, Kim Go Eun, Yoo Hae Jin dan Lee Do Hyun.

Film ini mengungkap peristiwa mistis yang melibatkan ahli feng shui, ahli pemakaman, dan dua dukun. Mereka berupaya merelokasi kuburan misterius dengan imbalan sejumlah besar uang.

Exhuma telah tayang di Korea Selatan mulai Kamis, 22 Februari 2024.  Lalu kapan Exhuma tayang di Indonesia? Feat Pictures Indonesia selaku distributor film Exhuma menyebut film tersebut tayang di bioskop mulai 28 Februari 2024.

Baca Juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Film Agak Laen, Tayang di Bioskop Mulai 1 Februari 2024

“EXHUMA, film horor teranyar yang sedang duduk di puncak box office Korea saat ini, akan segera tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu 28 Februari,” tulis keterangan yang diunggah di Instagram @featpictures.

Daftar Pemain Exhuma 

Melansir Soompi, para pemain film yang telah diundang ke Festival Film Internasional Berlin ke-74 terdiri dari tokoh ahli feng shui Sang Deok yang diperankan oleh Choi Min Sik.

Lalu ada ahli pemakaman bernama Young Geun dan diperankan Yoo Hae Jin. Selain itu ada sosok Kim Go Eun yang menjadi tokoh seorang dukun bernama Hwa Rim dan aktor Lee Do Hyun sebagai Bong Gil.

Film ini menceritakan tentang keluarga yang mengalami serangkaian kejadian mistis. Mereka lalu memanggil dua dukun muda yang sedang terkenal yakni pasangan Hwa Rim dan Bong Gil.

Pemanggilan dukun Hwa Rim dan Bong Gil bertujuan untuk memastikan keselamatan bayi yang baru lahir.

Saat mulai menjalankan tugasnya, Hwa Rim seketika merasa peristiwa mistis tersebut berhubungan dengan leluhur keluarga kaya raya tersebut.

Oleh karena itu dilakukan penggalian kuburan demi meringankan beban leluhur. Untuk menggali kuburan, ahli Feng Shui yakni Sang Deok dan ahli pemakaman Young Geun.

Hingga terungkap bahwa kuburan leluhur keluarga itu lokasinya di sebuah desa terpencil di Korea.

Lalu apa yang terjadi setelah kuburan digali? Saksikan di bioskop pada 28 Februari 2024 mendatang.***