Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7246

Lonjakan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkab Bogor Wajibkan Hal Ini

0

Bogordaily.net – Menindak lonjakan drastis dari kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Satgas Covid-19 kembali memperketat wilayah dan mewajibkan wisatawan dari luar yang datang ke Kabupaten Bogor, harus membawa surat keterangan rapid test antigen atau test PCR.

Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menegaskan bahwa, wisatawan luar yang datang ke Kabupaten Bogor diwajibkan membawa bukti rapid test atau PCR negatif.

“Wisatawan yang datang dari luar Bogor diwajibkan untuk membawa bukti rapid test atau PCR dengan status negatif. Apabila tidak dapat menunjukan surat keterangan rapid test antigen, petugas di lapangan akan mengintruksikan kendaraannya untuk putar balik,” ungkap Ade Yasin selaku Ketua Satgas Covid19 Kabupaten Bogor.

Dikutip dari rilis data monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-19 di Kabupaten Bogor pada Kamis, 17 Juni 2021, terdapat 98 orang terkonfirmasi positif dalam satu hari.

“Kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Bogor ini untuk mengurangi mobilitas dengan adanya penyekatan melalui cara menunjukkan rapid test atau PCR. Wilayah Kabupaten Bogor yang luas dan memiliki banyak pintu masuk, saya pikir tidak memungkinkan untuk memberlakuan sistem kendaraan ganjil-genap,” papar Ade Yasin.

Lanjut Ade Yasin mengungkapkan di Kabupaten Bogor tidak memungkinkan untuk diberlakukannya sistem ganjil genap untuk kendaraan.

Hal itu karena akan terjadi banyak cara yang berbeda untuk mensiasatinya, mengingat wilayah Kabupaten Bogor yang luas.

Kemudian, menanggapi lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi di Kabupaten Bogor, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor juga siap dikerahkan.

Mulai dari TNI Polri, Damkar, BPBD, dan 435 Satpol PP telah siap disiagakan untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

“Kami bersama aparat yang lain bersinergi untuk sama-sama menjaga pos-pos penyekatan untuk mengurangi mobilitas warga. Ini tanggung jawab kita semua untuk menjaga masyarakat agar tidak terpapar Covid-19,” ucap Kapolres Bogor AKBP, Harun.

Sementara itu, Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf, Sukur Hermanto menghimbau agar masyarakat Kabupaten Bogor untuk terus mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada.

Serta turut memanfaatkan vaksinasi dengan segera mungkin, termasuk pada kesempatan vaksinasi massal dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kasus Covid di Bogor terus meningkat. Ini merupakan tanda darurat. Untuk itu masyarakat mohon patuhi protokol kesehatan dan yang belum divaksin ayo vaksin,” ungkap Sukur Hermanto.

Lanjut, Sukur Hermanto mengungkapkan, giatnya vaksinasi bertujuan agar lebih sehat dan terbebas dari pandemi Covid-19.

“Maka dari itu, saya mengajak masyarakatan Kabupaten Bogor untuk turut menyukseskan rencana Presiden untuk membentuk kekebalan komunal di Kabupaten Bogor yang ditargetkan terwujud pada Agustus mendatang,” pungkas Sukur Hermanto.***

Perumda Pasar Pakuan Jaya Akan Rapihkan Teras Surken

0

Bogordaily.net – Guna merapihkan Teras Surken demi kesejahteraan para pedagang, Perumda Pasar Pakuan Jaya mengadakan rapat dengan perwakilan pedagang Teras Surken, Rabu, 14 Juni 2021 di Teras Surken Jalan Suryakencana.

Dalam kunjungan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Perumda Pasar Pakuan Jaya mengajak para pedagang Teras Surken untuk duduk bareng, untuk menampung aspirasi tenan Teras Surken.

Dalam kunjungan rapat Dedie A Rachim mengatakan, Pemkot Bogor akan memperbaiki Teras Surken. Pasalnya, konseptual Teras Surken sebagai tempat wisatawan yang ingin menikmati makanan kuliner legend asli Bogor.

“Kami ingin Teras Surken bisa dijadikan destinasi wisata kuliner. Jadi nanti akan ada perbaikan-perbaikan di sini,” ujar Wakil Wali kota Bogor.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir mengatakan, kunjungan Wakil Wali Kota Bogor ke Teras Surken untuk melihat langsung kondisi Teras Surken, yang mana kedepannya banyak pekerjaan rumah dan harus dirapihkan kembali.

“Saat ini dari total 35 tenant yang ada di Teras Surken, diantaranya lima tenant kosong dan beberapa tenant berjualan seenaknya, kadang buka kadang tutup. Rata-rata yang buka setiap harinya hanya 15-20 tenant paling banyak,” ucapnya.

Muzakkir menyampaikan, pihaknya akan merapihkan hal ini sesuai aturan yang dibuat. Diakuinya aturan memang agak sedikit longgar karena tenant Teras Surken merupakan UMKM yang harus dibantu.

“Namun kedepannya kami akan membuat aturan baru yakni semua tenant wajib buka semua setiap hari,” ungkapnya.***

Atang Trisnanto: RPJMD Harus Terikat dengan Rencana Pembangunan

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengungkapkan, perubahan RPJMD tetap harus memiliki keterikatan dan ketersambungan dengan rencana pembangunan yang sudah dilakukan, sekaligus program pembangunan yang sudah dilakukan.

Atang Trisnanto, menyampaikan lima poin penting untuk perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Bogor 2019-2024 dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), Selasa 15 Juni 2021.

Menurut Atang, harus ada kesinambungan pembangunan dengan memperkuat inovasi baru agar sesuai dengan perubahan kondisi lapangan.

Lanjut Atang, kedua, RPJMD ini tetap harus memperhatikan regulasi maupun kebijakan pusat, provinsi dan kebijakan daerah yang sudah diputuskan dalam Perda.

“Diantaranya Perda RTRW, Perda Ruang Terbuka Hijau, Perda Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, Perda UMKM Koperasi, dan berbagai Perda lainnya yang memuat target-target per bidang,” ujar Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

Tidak kalah penting, Atang menyampaikan, penyusunan kebijakan itu harus melalui pendekatan scientific.

Kebijakan yang dibuat harus berbasis data yang valid dan pendekatan logis ilmiah, agar kebijakan yang dihasilkan memiliki pijakan jelas dan output yang optimal.

“Keempat, target-target yang dibuat harus tetap optimis. Bukan pesimis. Situasi pandemi Covid-19 memang berat, tapi bukan berarti semua target harus turun besar-besaran,” katanya.

Atang menambahkan, dengan kerja keras dan program yang tepat, masih ada potensi dan peluang untuk mencapai hasil maksimal. Apalagi, beberapa sektor justru tumbuh naik di tengah pandemi ini.

Terakhir, Atang menekankan agar perubahan RPJMD ini tetap memuat janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.

“Karena janji adalah sesuatu yang harus dipenuhi, maka programnya harus tetap masuk dalam perubahan RPJMD,” ungkapnya.***

153 Bangunan Diatas Saluran Irigasi Dibongkar Satpol PP Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor membongkar puluhan bangunan yang berdiri diatas saluran irigasi dan sepadan Jalan Raya Salabenda, Jumat 18 Juni 2021.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, dari total 153 bangunan yang terdata, mayoritas dari pemilik bangunan dengan sudah membongkar bangunannya sendiri.

“Hari ini kita melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum. Total 153 bangunan disepanjang jalan raya salabenda dimulai dari lampu merah,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, Jumat 18 Juni 2021.

Agus Ridho menyampaikan, sebanyak tiga eskavator dari DPKPP Kabupaten Bogor, Satpol PP Kabupaten Bogor dan UPT PSDA Prov Jawa barat ke lokasi diturunkan, agar proses penertiban bisa selesai dengan cepat.

Saluran Irigasi
Suasana pembongkaran bangunan yang berdiri diatas saluran irigasi dan sepadan Jalan Raya Salabenda, Jumat 18 Juni 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Pembongkaran bangunan semi permanen yang terbentang sepanjang kurang lebih satu kilometer ini tidak ada yang memiliki ijin.

Agus Ridho mengungkapkan, banguan didirikan diatas saluran irigasi yang membuat tersumbatnya saluran air dan dikhawatirkan bisa menimbulkan terjadinya banjir.

“Seluruh bangunan berdiri diatas saluran Irigasi dan memakan sepadan jalan, yang membuat aliran air dibawanya menyempit dan nantinya dikhawatirkan akan memicu terjadinya banjir,” katanya.

Lokasi ini, sambung Agus Ridho, direncanakan akan ditata ulang oleh Pemkab Bogor yang nantinya akan ditanami tumbuhan hijau dan pembuatan trotoar.

“Pembongkaran bangunan semi permanen diatas saluran irigasi ini nantinya akan ditanami tumbuhan hijau dan pembuatan trotoar, dikembalikan kefungsinya semula,” ungkapnya.

Kegiatan penertiban ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho beserta 150 personil gabungan dari Polres Bogor, Kodim 0621 Kab. Bogor, TNI AU Atang Sendjaja serta muspika Kecamatan Kemang.***

4 Fasilitas Tabungan Ini Ada di Bank Syariah Indonesia

0

Bogordaily.net– Bagi yang ingin membuka rekening tabungan yang bebas segala bentuk riba, beberapa jenis tabungan dari Bank Syariah Indonesia bisa jadi pilihan terbaik dengan tersedianya 4 fasilitas tabungannya yang memudahkan para nasabahnya.

Meski masih asing terdengar nama Bank Syariah Indonesia (BSI). Hal tersebut dikarenakan bank ini memang baru diresmikan beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 1 Februari 2021.

Berikut beberapa fasilitas tabungan di BSI :

1. Aplikasi BSI Mobile yang Kekinian
Dengan adanya aplikasi BSi Mobile ini, selain bisa dibuka secara online dan mempermudah para nasabah menarik tunai tanpa kartu, aplikasi BSI Mobile ini juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran lainnya dengan tersedianya fitur-fitur tambahan.

Seperti fitur yang mempermudah membayar PDAM, PLN, TV Kabel, ataupun untuk membelian Pulsa, Paket data, Token Listrik, dan juga bisa untuk Top up E-wallet, serta dilengkapi pula dengan Fitur Berbagi.

2. Pilihan Akad Tabungan Sesuai Syariah
Meskipun belum lama dirilis, Bank Syariah Indonesia sudah berhasil menciptakan beberapa jenis tabungan terbaik yang bisa kalian gunakan.

Pada masing-masing jenis tabungannya, Bank Syariah Indonesia juga menawarkan benefit terbaik bagi para nasabah. Seperti dua pilihan yakni Tabungan Wadiah (titipan) dan Tabungan Mudharabah (bagi hasil).

Seperti halnya dengan jenis tabungan di Bank Syariah Mandiri dan BRI Syariah, BSI sebagai Bank Syariah terbaru di Indonesia juga memiliki ketentuan pada setiap jenis tabungan.

Ketentuan tersebut meliputi setoran awal, fasilitas yang diperoleh hingga berbagai keuntungan terbaik lainnya.

Produk bank syariah di Indonesia kian tumbuh. Ini juga merupakan alternatif produk perbankan di luar produk konvensional.

Produk-produknya tak kalah canggih dengan dengan produk-produk perbankan konvensional.

Bedanya, produk-produk bank syariah telah disesuaikan dengan akad-akad syariah dan diakui Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

3. BSI Debit Card
Tak perlu ragu, BSI mempermudah para nasabahnya hanya dengan setoran awal mulai dari Rp. 100.000.

Dengan begitu, para calon nasabah akan memperoleh fasilitas berupa kartu ATM, yang bisa digunakan di seluruh mesin ATM BSI, Mandiri dan ATM lain berlogo Bersama.

Tersedia 2 pilihan yakni, BSI Debit GPN dan BSI Debit Visa. Keduanya tidak memungut biaya sepeserpun pada saat menarik tunai di seluruh ATM BSI dan ATM Bank Mandiri.

Khusus untuk BSI Debit Visa, tak hanya bisa digunakan di dalam negeri, pilihan kartu tersebut bisa digunakan di luar negeri.

4. BSI Net Banking
Para nasabah BSI dapat menggunakan fasilitas ini untuk transaksi bisnis yang lebih praktis. Kemudian, informasi dan transaksi mutasi pun bisa dicek dengan rinci.

Selain itu, dengan adanya fasilitas ini dari BSI dapat menjadi jembatan bagi para nasabah, yang ingin mendaftar investasi surat berharga berharga negara. Jadi, tunggu apa lagi? Yu nabung di Bank Syariah Indonesia (BSI). Adv

Rizal Ramli Sebut Jokowi Bikin Indonesia Ancur

Bogordaily.net – Mantan Menteri Ekonomi di era Gus Dur, Rizal Ramli menilai, Presiden Jokowi kerap membuat kebijakan yang bertentangan dengan kepentingan rakyat banyak.

Rizal Ramli menyarankan Jokowi mengundurkan diri dari jabatan presiden dan memberikan kesempatan kepada yang lebih mampu untuk mengelola Indonesia.

Menurutnya, semakin diperburuk lantaran menteri-menteri di kabinet tak mampu bekerja dengan benar.

Rizal Ramli meminta Joko Widodo atau Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia. Sebab, menurutnya, masyarakat mulai kecewa dengan kinerjanya selama memimpin di pemerintahan.

“Jadi memang kita barangkali mesti mikir dan mungkin kasih nasihat baik-baik sama Pak Jokowi, mungkin lebih baik kalau Pak Jokowi legowo mundurin diri,” kata Rizal Ramli, dikutip dari Pikiran-rakyat, Kamis 17 Juni 2021.

“Kasih kesempatan yang lebih hebat buat memimpin Indonesia,” sambungnya.

Terlebih lagi, Rizal Ramli mengaku kasihan seandainya Presiden Jokowi berlama-lama memimpin Indonesia.

Sebab, alih-alih mendapat dukungan rakyat, Jokowi justru lebih sering dihina, dilecehkan, dan dijadikan bahan bercandaan.

“Kasihan rakyat kita, kasihan juga Mas Jokowi cuma jadi bahan ledekan aja lama-lama, karena sekarang sosial media nggak simpati lagi sama dia, beda sama awal-awal dia jadi presiden. Hari ini kan yang ada bahan becandaan, bahan ledekan, jadi ngelecehin,” ujarnya.

“Jadi Pak Jokowi, melihat itu saya kasihan. Lebih bagus mundur baik-baik dengan hormat. Kasih kesempatan yang lebih mampu buat kelola Indonesia, menyelesaikan masalah-masalah ini,” ucapnya.

Kebijakan Jokowi yang ‘serampangan’ menurutnya telah mengorbankan banyak rakyat Indonesia. Bahkan, dua tahun usai menjabat di periode kedua, Jokowi dituding telah membuat negara hancur-hancuran.

Oleh karena itu, Rizal Rimli tak ingin masa jabatan tersebut berlanjut hingga 2024.

“Kasihan rakyat Indonesia dikorbanin. Dua tahun ini kan udah ancur-ancuran, masa mau ditambahin lagi tiga tahun. Itu juga menghindari konsekuensinya, karena kalau nanti rakyat marah, ingat di Korea kan, tiga presiden dan ketiganya mantan Jenderal masuk penjara semua. Kita kan gak ingin itu terjadi,” pungkasnya.***

Ayo, Taati Aturan Saat Menaiki MRT

Bogordaily.net – Masyarakat sudah menggunakan MRT (Mass Rapid Transit) sejak 24 Maret 2019. MRT adalah angkutan tercepat di Jakarta. Dengan MRT kita dapat mempersingkat waktu untuk sampai tujuan.

PT MRT Jakarta menerapakan protokol kepada penumpang demi mencegah penularan (COVID-19). Para penumpang selain wajib bermasker juga dilarang berbicara dengan penumpang lain, maupun lewat telepon seluler.

Penumpang MRT tidak hanya dari Jakarta melainkan banyak penumpang MRT dari luar daerah yaitu Jabodetabek. MRT di nilai cukup efisien dalam menghemat waktu dengan harga yang cukup ekonomis.

Peraturan menaiki MRT cukup ketat, seperti penumpang dilarang berbicara dengan penumpang lain karena covid dapat menularkan virus melalui bicara dengan orang lain dengan jarak dekat.

Informasi tersebut disampikan MRT Jakarta melalui akun instagramnya,

“seperti yang diketahui bahwa COVID-19 umumnya dapat ditularkan melalui tetesan droplet yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi, batuk, bersin atau bicara,” tulis MRT Jakarta .

Mari kita mengikuti peraturan supaya kita bisa memutuskan tali penyebaran COVID-19 agar Jakarta dapat kembali seperti “Jakarta tanpa masker” . Sayangi tubuh mu dan peduli terhadap orang lain.***

Ratna Nindya Kusuma Wardani
Cipinang Muara, Jakarta Timur

Sosiolog :  Empat Tingkatan Dalam Menyikapi Kasus Covid-19

Bogordaily.netSosiolog Universitas Gadjah Mada, Sunyoto Usman mengatakan bahwa ada empat tingkatan dalam menyikapi kasus Covid-19.

Adapun ke empat hal tersebut yakni Pengetahuan, Kesadaran, Sikap dan Tindakan.

Masyarakat dinilai mesti membenahi sikap serta tindakannya agar upaya pencegahan pandemi Covid-19 bisa berjalan baik.

Menurut Sunyoto, pengetahuan mengenai Covid-19 sudah tersebar dan kesadaran masyarakat mulai timbul. Namun yang masih harus dibenahi berkaitan dengan sikap dan tindakan.

“Sikap dan tindakan itu level analisisnya sudah komunal. Kalau kesadaran, itu relatif masih individual atau kelompok kecil,” kata Sunyoto.

Sunyoto mencontohkan bagaimana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menurutnya, berhasil menciptakan sikap dan gerakan secara komunal di lintas kabupaten dan kota dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

Misalkan salah satunya, kasus di Kudus tapi penanganannya melibatkan dokter dari wilayah lain.

Sikap dan tindakan itu melibatkan multistakeholder dan sudah pada ruang lingkup yang lebih luas.

“Kalau hanya bicara kesadaran, masih butuh sikap, dibutuhkan tindakan, dan itu sifatnya komunal,” ujarnya.

Sonyoto menilai apa yang telah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lakukan sudah tepat.

“Lintas daerah digerakkan, sudah betul. Jadi tidak hanya tahu saja, tidak hanya sadar saja tapi melakukan tindakan kerja sama, kolektif, multistakeholder, lintas daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan untuk pencegahan penularan Covid-19 bukan hanya urusan pemerintah pusat saja.

Pemerintah pusat membuat kebijakan strategis, sedangkan pendekatan secara individual bisa dilakukan kelompok masyarakat karena operasional berada di tingkat bawah.

Sunyoto menilai para pemimpin maupun elite bangsa ini perlu memberikan keteladanan bagi masyarakat agar protokol kesehatan tetap dipatuhi.

“Elite dan tokoh-tokoh masyarakat harus memberikan keteladanan,” kata dia.

Dia mengatakan, Bupati dan Camat jangan membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Sebaliknya, buatlah contoh baik yang bisa ditularkan pada masyarakat lain karena hukuman atau sanksi tidak akan efektif menekan kasus Covid-19.

“Harus ada gerakan komunal seperti apa, ada insentif dan disinsentif,” pungkasnya.***

Sumber : Antara

Fuad Alkhar Atau Wan Abud Meninggal Dunia Diusia 62 Tahun

Bogordaily.net – Kabar duka datang dari industri hiburan, aktor komedi Fuad Alkhar alias Wan Abud meninggal dunia di usia 62 tahun.

Bakat aktingnya diketahui kala dirinya bermain sinetron Putri Duyung (1999-2004). Di sana, ia berperan sebagai Bob Hamid atau Bandar Korma. Ia juga tenar saat memerankan sosok Wan Abud di sinetron Si Doel anak sekolahan

Sepanjang kariernya, aktor komedi Wan Abud kerap memerankan tokoh jenaka di beberapa film serta sinetron, termasuk deretan film Warkop DKI seperti Masuk Kena Keluar Kena (1992).

Dirinya juga bermain di sejumlah film komedi lainnya yang dibintangi komedian Doyok dan Kadir seperti Salah Pencet (1992) dan Pintar-pintaran (1992). Selain itu, ia juga bermain di film Catatan Si Boy V (1991).

Aktor dan komedian Fuad Alkhar atau kerap disapa Wan Abud meninggal dunia. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh kerabat aktris yakni Ayu Azhari.

“Iya (benar) baru dapat (kabar),” ujar Ayu Azhari, Jumat 18 Juni 2021.

Ayu mengaku sedih atas meninggalnya aktor Fuad Alkhar atau kerap disapa Wan Abud tersebut.

“Sedih,” ucapnya.

Ayu juga mengucapkan duka di Instagram story pribadinya.

“Abud sayang.. Selamat jalan sahabatku, semoga engkau mendapat tempat terindah di sisi-Nya, yaitu di surga-Nya yang sangat indah,” tulisnya.***

Buku Jihad dan Bahan Kimia Jadi Barbuk Terduga Teroris

Bogordaily.net – Buku Jihad dan Bahan Kimia menjadi Barang bukti yang diamankan Tim Densus 88 Antiteror Polri, ketika melakukan penangkapan seorang terduga teroris berinisial KDW alias AA di Bogor, Jawa Barat.

Selain mengamankan buku terkait ajaran jihad. Penyidik juga menyita bahan baku pembuatan bom dan buku  ilmu penggunaan bahan kimia untuk peledak dari penangkapan terduga teroris tersebut.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes, Ahmad Ramadhan Mabes Polri mengatakan bahwa dari penangkapan tersebut banyak sekali barang bukti yang disita.

“Barbuk banyak sekali diamankan, selain buku ajaran jihad juga buku-buku bagaimana racikan bahan kimia dijadikan bahan peledak sebagai alat untuk ledakan. Beberapa buku lain tentang penyimpangan-penyimpangan dari sesuatu ajaran,” ujar Kombes Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17 Juni 2021).

Adapun bahan kimia yang diamankan seperti dekstran, magnesium sulfate, sodium borat, HCL dan juga belerang.

Menurut Ahmad, KDW alias AA juga aktif di sosial media. Bahkan dia juga mengajarkan cara meracik bahan kimia untuk dijadikan sebagai alat peledak.

“Yang bersangkutan juga sebagai admin di salah satu platform medsos yang sebarkan konten-konten daulah, juga berikan mengajarkan tata cara membuat atau menggunakan bahan peledak,” jelas Ahmad.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di kawasan Bogor, Jawa Barat. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya bahan baku pembuatan bom.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa KWD yang mempersiapkan bahan baku pembuat bom, Selasa (15 Juni 2021)

“Peran tersangka KDW mempersiapkan bahan-bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuat bom,” ujar Rusdi.

Rusdi juga mengatakan bahwa KDW menjadi admin diskusi Jihad dan Daulah.

“Kemudian juga KDW ini menjadi admin salah satu WA group yang tentunya WA Grup terdiri dari kelompok KDW ini, yang senantiasa diskusikan jihad dan daulah,” pungkas Rusdi.***