Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 8727

Nining Tenggelam 1,5 Tahun Cuma Rekayasa, Ini Krononya

BOGOR DAILY- Nining Sunarsih (52) dilaporkan hilang tenggelam pada 8 Januari 2017 saat berwisata di Pantai Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Keluarga, Tim SAR hingga kepolisian kehilangan jejak Nining. Belakangan, Nining pulang dengan kondisi tubuh penuh pasir.

Belakangan kisah itu terungkap hanya sebuah rekayasa. Berikut rentetan fakta rangkaian peristiwa Nining tersebut.

8 Januari 2017

Nining dikabarkan hilang tenggelam, saksi mata saat itu Tini dan Dedah yang membuat laporan ke Tim SAR dan kepolisian. Kabar beredar, Nining sempat melambaikan tangan saat terseret arus pantai selatan.

Sabtu 30 Mei 2018
8.00 WIB

Paman Nining, Jejen, mengaku bermimpi didatangi Nining dan meminta dijemput di tempat pertama dikabarkan hilang. Mengaku mendapat mimpi yang sama selama tiga hari berturut-turut, Jejen menceritakan mimpinya itu lalu mengajak anggota keluarga berikut Tating orang tua Nining untuk mendatangi ke Palabuhanratu.

21.00 WIB-23.50 WIB

Sebanyak 10 orang keluarga Nining berangkat menuju pantai, tepat pukul 00.00 WIB Nining ditemukan tergeletak dengan kepala ke arah pantai. Bajunya basah kuyup penuh dengan pasir. Bahkan setelah tiba di rumah Tating menemukan banyak pasir dirambut Nining.

Minggu 1 Juli 2018

Kehebohan melanda Kampung Cibunar, RT 5 RW 2, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi. Warga berduyun-duyun mendatangi kediaman orang tua Nining. Saat itu beredar kabar Nining pulang setelah 1,5 tahun dikabarkan hilang tenggelam. Elah, adik Nining dan Tating ibunda Nining bercerita kisah ‘ajaib’ yang dialami Nining kepada warga.

Kisah Nining sampai ke telinga Polsek Kadudampit. Polisi berusaha meredam isu mistis dan meminta warga untuk lebih berpikir logis. Tidak lama setelah itu Nining menjalani perawatan, lalu pulang dengan alasan tidak ada biaya.

Senin 2 Juli 2018

Kisah mistis tentang Nining kian berhembus kencang. Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo bahkan turun langsung untuk melihat peristiwa itu. Saat itu, Susatyo meminta agar publik berpikir secara logis. Sebagai bukti bahwa peristiwa Nining bukan mistis dan gaib, Susatyo berjanji akan mengungkap hingga tuntas.

Di hari yang sama, Susatyo membujuk keluarga agar Nining bisa menjalani pengobatan. Keluarga awalnya menolak, setelah mendapat jaminan dari kepolisian akhirnya Nining dirawat di RSUD R Syamsudin SH.

Selasa 3 Juli 2018 

Satu persatu fakta mulai terungkap. Polisi mengumpulkan setiap informasi dari sejumlah saksi. Total tujuh orang diperiksa yang mayoritas keluarga dan tetangga dekat Nining. Polisi tidak mau gegabah dan baru akan menyampaikan hasil penyelidikan setelah proses medis di rumah sakit selesai.

Di hari yang sama tim medis RSUD R Syamsudin SH menggelar rilis. Hasilnya, Nining tidak memiliki bekas atau tanda-tanda seperti korban tenggelam. Dokter menegaskan memang ada bekas pasir tapi tidak ada cairan aneh di organ dalam Nining. Hari itu juga Nining di konsultasikan ke Dokter Spesialis Kejiwaan.

Rabu 4 Juli 2018

Dokter akhirnya membuat pernyataan, Nining mengidap depresi berat dengan psikotik alias mengalami gangguan kejiwaan. Penyebab depresi berat bisa karena Nining bertahan hidup setelah hilang atau ada dugaan karena tekanan.

Kamis 5 Juli 2018

Setelah mengantongi banyak informasi dari sejumlah saksi, polisi membuat pernyataan tidak ada unsur mistis dalam kisah hilangnya Nining. Hari itu polisi menjemput seorang perempuan yakni Dedah yang tidak lain adalah adik Nining sebagai saksi kunci. Dedah juga diketahui sebagai orang yang bersama Nining saat dinyatakan hilang.

Jumat 6 Juli 2018

Polisi merampungkan penyelidikan. Dalam rilisnya polisi dengan tegas mengungkap kisah Nining tenggelam lalu pulang adalah rekayasa. Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo memastikan Nining sengaja menghilangkan diri karena hutang piutang. Polisi belum memastikan ada atau tidaknya pihak yang akan dijerat secara pidana. Sebab hingga kini proses penyidikan masih berlangsung.

Tenda Punya PKL di Pakansari Dibakar Satpol PP

BOGOR DAILY-Jelang Asean Games 2018, ratusan pedagang kaki lima (PKL) di sekitaran Stadion Pakansari diberangus Satpol PP Kabupaten Bogor. Bahkan, tenda terpal milik pedagang juga habis dibakar petugas, hingga membuat pemiliknya tak bisa berkutik.

Siti Aisyah (40), pedagang yang biasa berjualan di area itu mengaku pasrah saat melihat tempat berjualannya sudah rata dengan tanah.  “Saya tahu kalau berjualan di areal Jalan Lingkar Stadion Pakansari itu dilarang, tapi mau bagaimana lagi,,”kata Siti

Menurutnya, tempat itu jadi andalan satu-satunya untuk ia berjualan. “Gerobak dan lapak sudah rata saja dengan tanah,” Sedih Aisyah kepada Metropolitan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Herdi Yana mengatakan, penertiban ini dilakukan untuk menyambut Asean Games, Agustus nanti. Untuk itu, area di sekitaran stadion Pakansari harus steril dari para pedagang. “Selain areal Jalan Lingkar Stadion Pakansari, penertiban bangunan-bangunan liar juga akan dilanjutkan ke Jalan Tegar Beriman,”kata Herdi.

Menurutnya, penertiban semacam ini sudah sering dilakukan. Namun, para pedagang kerap kembali.” Sebenarnya ini juga sudah rutin.. Tapi mereka selalu muncul lagi. Padahal, itu kan lahan milik Pemkab Bogor,”tandasnya

Cagub Maluku Utara Terpilih Ditahan KPK

BOGOR DAILY –Rompi oranye melekat di badan Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus, Senin 2 Juli 2018 malam. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan pria 49 tahun usai memeriksanya sebagai tersangka.

Ahmad Hidayat Mus ditetapkan sebagai tersangka bersama Ketua DPRD Kepulauan Sula Zainal Mus yang merupakan adik kandungnya. Mereka diduga merugikan negara sebesar Rp 3,4 miliar atas dugaan pengadaan fiktif dalam pembebasan lahan Bandara Bobong yang menggunakan APBD Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara tahun anggaran 2009.

Padahal, Ahmad Hidayat Mus merupakan Gubernur Maluku Utara terpilih versi quick count Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama pasangannya, Rivai Umar.

Dari 99,11 persen suara yang masuk, pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar unggul 31,82 persen dibanding pesaingnya Abdul Gani Kasuba-M Yasin yang memperoleh 30,40 persen suara. Lalu, bagaimanakah nasib Ahmad Hidayat Mus setelah ditahan KPK?

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan pihaknya tidak bisa membatalkan terpilihnya Ahmad sebagai Gubernur Maluku Utara jika memang menang berdasarkan real count. Ahmad pun tetap akan dilantik menjadi Gubernur Maluku Utara. Terlebih, belum ada putusan tetap terkait perkara yang menjeratnya.

“Menurut UU Pilkada, paslon itu bisa digugurkan jika sudah dijatuhi vonis berkekuatan hukum tetap. Nah, status tersangka itu masih jauh dari vonis. Karena itu belum bisa digugurkan atau dibatalkan,” kata Pramono, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menjelaskan, Ahmad baru bisa dinonaktifkan ketika berstatus sebagai terdakwa. Artinya, saat itu terjadi, perkara korupsi yang menjeratnya sudah bergulir di pengadilan.

“Diberhentikan sementara pada saat itu juga ketika sudah terdakwa. Ini sesuai Pasal 163 ayat 7, UU 10 tahun 2016 tentang Pilkada,” ujar Bahtiar.

Ayat 7 Pasal 163 UU Pilkada mengatur tentang, “Dalam hal calon Gubernur dan/atau Calon Wakil Gubernur terpilih ditetapkan menjadi terdakwa pada saat pelantikan, yang bersangkutan tetap dilantik menjadi Gubernur dan/atau Wakil Gubernur dan saat itu juga diberhentikan sementara sebagai Gubernur dan/atau Wakil Gubernur.”

sumber: Liputan6

Pemuda Asal Bogor Cekik Pacarnya Sampai Tewas

BOGOR DAILY -Aris mengaku masih mencintai Rina Casrina (21), kekasihnya yang ia bunuh dengan cara dicekik. Ia sakit hati karena sang kekasih enggan menjalin cinta dengannya lagi. Pria berusia 33 tahun ini pun mengaku khilaf membunuhnya. “Saya khilaf. Saya ini masih cinta sama dia (Rina). Saya sakit hati dia tak mau lagi (berpacaran) sama saya. Padahal saya sudah niat juga untuk melamarnya,” ungkap warga asal Bogor, Jawa Barat, yang bekerja sebagai kenek buruh bangunan di Kembangan, di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Jumat, 6 Juli 2018.

Aris mengaku tak bisa menahan emosinya ketika Rina mengungkapkan tak ingin lagi menjalin cinta bersamanya di sebuah gudang, di RT 02/01, Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat, 29 Juni 2018 malam. Tidak dapat menahan emosi, Aris langsung mencekik hingga menginjak-injak leher Rina di gudang tersebut. “Iya saya cekik, saya betul-betul sakit hati,” ujar Aris.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, Aris memang mantan kekasih Rina. Aris menghabisi nyawa pacarnya tersebut di sebuah gudang pada malam hari. “Hasil pemeriksaan terhadap tersangka Aris ini diketahui berawal pada Rabu, 27 Juni 2018, tersangka Aris mengajak korban Rina untuk bisa bertemu dengan kedua orangtuanya. Rina pun menolak mentah-mentah, alasan ada kerjaan serta mau mengantarkan temannya untuk melamar kerja,” papar Edy.

Penolakan itu, lanjut Edy, menuai cekcok. Percekcokan itu membuat hubungan Aris dan Rina terhenti. Rina memutuskan Aris saat itu juga. “Tersangka (Aris) bilang ke korban (Rina) saat itu ‘Kamu lebih memilih teman daripada aku’, kata Aris, si duda anak satu ini,” jelas Edy.

Namun, Aris tak menyerah memperjuangkan hubungan asmaranya. Ia berniat meminta maaf dengan mengajak Rina ke sebuah gudang di Meruya Ilir. Aris akhirnya menjemput Rina dari rumahnya di RT 06/08, Jalan Kepa Duri Asam Raya, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengendarai sepeda motor pada Jumat, 29 Juni 2018 sekitar pukul 21.30 WIB.

Gudang itu berada di sebuah rumah yang saat itu tengah dibangun oleh Aris dan buruh lainnya. Rumah yang tengah dibangun ini milik warga setempat bernama Hamid, dan sedang kosong.

“Lokasi itu (Gudang) lah jadi lokasi Aris untuk menghabisi nyawa kekasihnya, Rina. Sebelum Aris membunuhnya, di dalam gudang Aris mencurahkan isi hatinya dan meminta maaf ke Rina. Namun, tetap saja Rina ogah untuk kembali menjalin kasih dengan Aris. Rina yang bersikukuh membuat Aris naik pitam. Rina akhirnya dicekik dan lehernya diinjak-injak oleh Aris sampai tewas,” beber Edy.

Setelah Rina tewas, ungkap Edy, Aris langsung mengambil barang berharga Rina berupa cincin, kalung, dan ponsel. Kemudian, Rina yang terlentang tak bernyawa, dikunci dari luar oleh Aris. “Setelah kejadian itu, Aris langsung pergi ke Indramayu, Jawa Barat. Mendapatkan ongkos agar bisa ke Indramayu, Aris menjual motor miliknya, sekaligus digunakan sebagai ongkos untuk kabur ke Lampung. Aris kala itu gunakan jasa travel, dan bersembunyi di sana,” terang Edy.

Jasad Rina ditemukan dalam kondisi membusuk oleh warga dan pihak keluarga Rina, di gudang tersebut. Aris sebelumnya sudah memberitahu pihak keluarga Rina, bahwa jasad Rina ada di sebuah gudang di Meruya Ilir. “Ternyata, pihak keluarga tahu Rina ini dibunuh oleh Aris dan dikunci di gudang, dari Aris yang mengirimkan pesan singkat. Kami yang dapati laporan dari pihak keluarga Rina, langsung kita lakukan tindak lanjut. Aris kami bekuk di Jalan KH Gholib, Pringsewu, Lampung, Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 16.30, atau dua hari setelah dapati laporan pembunuhan,” tutur Edy.

Selain berupaya melawan petugas dan hendak melarikan diri, Aris juga dihadiahi timah panas oleh petugas di bagian betis kanan. Aris saat ini dibui di Polres Metro Jakarta Barat. “Akibat ulahnya, tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis. Masing-masing dijerat dengan pasal 338 KUHP pembunuhan berencana, dan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara,” urai Edy.***

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

 

Semua Pasien dan Bayi di RS Pasutri Dievakuasi

BOGOR DAILY- Kebakaran melanda ruangan di Rumah Sakit Bersalin Pasutri Jalan Merak, Kelurahaan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/7/2018).

Seluruh pasien dan perawat berhamburan ke luar gedung saat asap mengepul dari salah satu ruangan di rumah sakit milik Dr Boyke Dian Nugraha. Tak terkecuali ibu yang hendak melahirkan. Beruntung, saat kejadian tidak ada pasien yang sedang menjalani proses persalinan.

“Saya lagi nunggu menantu di IGD, tiba-tiba disuruh keluar, katanya ada kebakaran,” kata Maesaroh (53), saat ditemui di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, jadwal melahirkan melalui bedah caesar menantunya bernama Kusnawati (28) terpaksa ditunda.

“Jadwalnya jam 21.00 WIB. Tapi karena jam 20.20 WIB ramai ada kebakaran, jadi tunda. Belum tahu jadwalnya kapan,” terang warga Neglasari 1, Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor ini.

Sejumlah petugas kemananan dan perawat rumah sakit sibuk memindahkan pasien yang didominasi kaum hawa ke ruangan di belakang rumah sakit. Tak terkecuali bayi yang baru dilahirkan.

Beberapa petugas keamanan lainnya sibuk menghalau sejumlah keluarga pasien yang hendak masuk melalui pintu belakang rumah sakit. “Tenang ya bapak ibu, tidak perlu maksa ingin masuk. Bayi dan ibu semua sehat, aman,” ujar salah satu petugas kemanan rumah sakit kepada keluarga pasien.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Bogor Marshe Mahendra Saputra menuturkan, api berasal dari ruang fisioterapi kemudian menjalar dan membakar satu ruangan lainnya. “Diduga api berasal dari arus pendek mesin pemanas di ruang fisioterapi,” kata Marse.

Namun, kobaran api tak meluas setelah petugas pemadam kebakaran (Damkar) bergerak cepat. Enam unit Damkar dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut dan melakukan pendinginan.  “Pasien dan bayi sudah dievakuasi. Saat kejadian kebakaran ada 59 pasien. 30 balita, 29 ibu. 2 ibu di antaranya akan melakukan persalinan,” kata Marshe.

Bumi yang Sedang Berada di Titik Aphelion

Bogor Daily – Banyak sekali pertanyaan, kok dalam beberapa hari terakhir ini dingin banget ya? Nah ini dia jawabannya : karena kita  di bumi sedang berada di titik APHELION.

Pada 6 Juli 2018 hari ini, Bumi akan berada di titik aphelion yaitu posisi bumi berada jauh dari matahari. Hal itu menyebabkan SUHU bumi menjadi LEBIH DINGIN dan mencapai titik minimumnya. Dalam bidang astronomi, ada sebuah istilah bernama aphelion.Aphelion berarti jarak terjauh yang dicapai Bumi dalam orbitnya mengelilingi Matahari.

Sedangkan kebalikannya adalah perihelion, yaitu jarak terdekat Bumi dengan Matahari. Yap, orbit Bumi itu tidak bulat sempurna, tapi berbentuk elips.

Maka itu, akan ada waktunya Bumi berada di titik terjauhnya dan juga di titik terdekatnya dengan Matahari. Aphelion tahun ini akan terjadi 6 Juli 2018 pukul 23.48 WIB.

Karena puncaknya terjadi saat malam hari, maka kita yang berada di Indonesia dan sekitarnya tidak bisa melihat peristiwa ini, hanya saja suhu udara menjadi lebih dingin.

Peringatan :

Suhu terendah Kota Bandung mencapai 12 derajat celcius selama beberapa hari ke depan dari kisaran normal biasanya hanya 18 derajat. Itu tandanya udara menjadi sangat dingin pada malam hari. Hal ini bisa menyebabkan bayi dan lansia mengalami gangguan kesehatan seperti mimisan, demam, hypothermia. Mohon informasikan keluarga supaya menggunakan baju lebih tebal, kaos kaki, sarung tangan saat malam hari.

Thankyou (qie)

Rembuk Nasional Aktivis 98

Mengingat banyaknya informasi yang simpang siur terkait *Rembuk Nasional Aktivis 98* maka Panitia merasa perlu untuk menyampaikan beberapa hal  terkait Rembuk tersebut.

*PENJELASAN RESMI TENTANG REMBUK NASIONAL AKTIVIS 98.*

Rembuk Nasional Aktivis 98 akan di adakan pada hari *Sabtu 7 Juli 2018* di *JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat*

1.  Apa itu Rembuk.
2. Siapa peserta Rembuk.
3.  Siapa yang hadir.
4.  Daerah yang hadir.
5.  Jumlah yang hadir.
6.  Tokoh yang hadir.
7.   Mendaftarkan kehadiran.
8.  Kaos rembuk.
9.  Artis pengisi rembuk.
10. Apakah Presiden hadir?

*APA ITU REMBUK NASIONAL AKTIVIS 98?*

Aktivis 98 adalah generasi aktivis yang menumbangkan rezim orde baru, rezim yang sarat dengan KKN, pelanggaran HAM, otoriter dan monopoli. Aktivis 98 berkumpul untuk menegaskan kembali cita-cita reformasi yaitu membangun demokrasi sebagai sistem yang memberi kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa di segala bidang dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas hingga Rote tanpa membeda bedakan SARA.

Rembuk adalah media menyatukan pandangan dan sikap bersama seluruh aktivis 98. Dalam rembuk juga akan dideklarasikan tanggal 7 Juli sebagai HARI BHINNEKA TUNGGAL IKA yang kelak akan menjadi tanggal yang akan terus diperingati sebagai prinsip negara yang menghormati keberagaman dan perbedaan dalam satu bingkai NKRI.

*SIAPA PESERTA REMBUK?*
Peserta rembuk adalah utusan utusan aktivis 98 dari berbagai daerah.

*SIAPA SAJA YANG BOLEH HADIR?*

Yang boleh menghadiri rembuk adalah setiap anak bangsa apapun suku, etnis dan agama nya, tentunya mereka yang setuju terhadap BHINNEKA TUNGGAL IKA dan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

*DAERAH MANA SAJA YANG AKAN HADIR?*

Yang akan menghadiri rembuk berasal dari seluruh provinsi.

*BERAPA YANG AKAN HADIR?*

Diperkirakan rembuk akan dihadiri tidak kurang dari 50.000 orang.

*APAKAH ADA TOKOH NASIONAL YANG AKAN HADIR?*

Panitia mengundang tokoh tokoh nasional mulai dari menteri hingga presiden, tokoh tokoh agama, anggota DPR, tokoh-tokoh masyarakat, artis artis dll untuk bersama sama mendeklarasikan hasil hasil rembuk dan deklarasi hari Bhinneka Tunggal Ika.

*BAGAIMANA CARA MENGHADIRI REMBUK ?*

1. Hubungi simpul2 aktivis 98 masing masing kampus atau masing masing propinsi. Ada lebih dari 170 orang dalam Steering Comitte yang mewakili lebih dari 130 kampus se Indonesia yang tersebar di 26 Propinsi.

2. Atau daftarkan via on line di :

http://www.aktivis98.com/pendaftaran/

*KAOS REMBUK*

Kaos Rembuk di buat seragam dengan warna berbeda beda oleh masing masing organisasi / alumni kampus yang akan menghadiri rembuk. Bagian depan kaos ber logo Rembuk. Punggung bertuliskan nama / logo organisasi nya.

Hingga saat ini dari seluruh organisasi yang terlibat sesuai data yang masuk sudah di cetak 50.000 kaos rembuk yg dibuat masing masing organisasi yang hadiri rembuk.

*HADIR TANPA KAOS REMBUK BOLEHKAH ?*

Bagi perorangan yang ingin hadir dalam rembuk  *BOLEH* menggunakan pakaian bebas selama tidak ada logo organisasi / partai terkecuali yang di undang secara tertulis.

*SUSUNAN SINGKAT ACARA REMBUK*

Rangkaian Acara Rembuk akan di mulai registrasi pukul 10.00 WIB.

Pukul 13.00 Rembuk di mulai oleh perwakilan aktivis 98 dari 29 Propinsi.

Pukul 13.00 hingga pukul 17. 00 lapangan akan di isi oleh berbagai acara seni budaya, orasi kebangsaan oleh *Habib Lutfi bin Yahya.* Selain itu akan di isi juga *Edo Kondologit*
*Band Jamrud*
*Band Boomerang.*

*APAKAH PRESIDEN AKAN HADIR ?*

Hingga hari ini, Kamis 5 Juli sesuai rapat koordinasi pengamanan dan teknis, Presiden tetap dipastikan hadir di acara rembuk.

*APAKAH SAYA BOLEH IKUT MENYEBARKAN TULISAN INI ?*

Sangat boleh karena kami tidak mungkin berjuang sendirian. Sangat di harapkan karena Intoleransi, Radikalisme serta Terorisme adalah ancaman tidak hanya bagi Demokrasi tapi juga ancaman bagi Peradaban, Ilmu Pengetahuan dan Kemanusiaan.

Hormat Kami

Ketua SC
*Ari Maulana* 082166442251

Ketua OC
*Sayed Junaidi Rizaldi* 085264005411

Sadis! Putri Kandung Mutilasi Ibunya

BOGOR DAILY – Warga Pontianak, Kalimantan Barat, digegerkan oleh kasus pembunuhan. Seorang anak bernama Hui Na (43) tega membunuh dan memutilasi ibu kandungnya, Jong Sui Jo (80). Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Nanang Purnomo, Jumat (6/7/2018).

Kombes Nanang menceritakan kasus pembunuhan ini terjadi pada Kamis (5/7). Pihaknya mendapatkan laporan adanya pembunuhan di Jalan Tanjungpura, Gang Landak No 29, Pontianak.

Saat polisi datang ke lokasi, ditemukan korban pembunuhan atas nama Jong Sui Jo. Kondisinya sudah dimutilasi.  “Kondisi tubuh, kedua kaki terpotong dan leher nyaris putus,” kata Kombes Nanang.

Dari keterangan menantu korban, Nini, pelaku pembunuhan diduga anak kandung korban. Anak korban bernama Hui Na itu pun langsung diamankan.  “Keterangan Nini bahwa diduga pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa namun telah mendapatkan terapi,” ujarnya.

Polisi hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan. Dari lokasi sudah diamankan sejumlah barang bukti, seperti pisau dan ember berwarna merah.

sumber; Detik.com

Sabar ya, Lapangan Sempur Ditutup Dulu 4 Bulan

BOGOR DAILY-Masyarakat Kota Bogor yang kerap memanfaatkan waktu untuk jogging atau nongkrong di Lapangan Sempur harus mencari alternatif lain, lantaran tempat tersebut akan ditutup selama empat bulan.

Kepala Bidang Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum Dinas Perumahan dan Perikanan Kota Bogor, Agus Gunawan mengatakan, lapangan yang berada di pusat kota hujan itu ditutup karena Pemkot Bogor akan merevitalisasi jogging track.

“Sempur ada perbaikan jogging track. Jadi nanti karena sekelilingnya diperbaiki otomatis tentu selama empat bulan dari tanggal 11 Juli sampai 11 November ditutup,” ujar Agus seperti dilansir ayobogor.com, Jumat (6/7/2018).

Menurutnya, jogging track Lapangan Sempur akan diganti menjadi jogging track berbahan rubber sintetik berwarna biru. Revitalisasi jogging track Lapangan Sempur ini, dilakukan karena tempat tersebut merupakan salah satu ikon Kota Bogor. Apalagi, jogging track yang terpasang sekarang dinilai kurang nyaman bagi pengunjung.

“Kondisi jogging track yang ada dari kerikil rawan cedera kalau jatuh. Kemudian kalau hujan becek kalau lari berdebu dan itu gak bersih juga. Kalau diganti rubber sintetik bisa savety kalau lari tidak ada debu, bersih, jadi nyaman bagi mereka yang berolahraga di Sempur,” terang Agus.

Kendati hanya jogging track yang direvitalisasi, rumput lapangan Sempur juga tidak bisa dinikmati untuk berkumpul. Namun pengunjung masih bisa nongkrong disekitaran Sempur seperti di taman ekspresi atau taman kaulinan.

“Untuk lari bisa di GOR Pajajaran, Mudah-mudahan kalau lancar bisa cepat selesai. Waktu empat bulan saya kira cukup karena di kontrak empat bulan pekerjaannya,” tandas Agus.

Kota Bogor Gagal Jadi Jawara We Love Cities 2018

BOGOR DAILY – Terus menerus mengkampanyekan gerakan cinta kota, DKI Jakarta akhirnya terpilih menjadi pemenang dalam ajang ”We Love Cities 2018”. Penghargaan itu diberikan World Wide Fund for Nature (WWF).

Jakarta sukses mengungguli Bogor yang berada di urutan ketiga, serta 50 kota besar lainnya di dunia. Berdasarkan ranking yang di-upload Global Communicator Sustainable Cities WWF Victoria Olausson lewat status Facebooknya, @VictoriaOlausson, Rabu (4/7) lalu, Jakarta memimpin jauh di atas Pasig (Filipina) dan Bogor (Jawa Barat).  Dengan hasil ini, Kota Bogor terpaksa gagal jadi jawaranya.

Dalam kategori Vote, DKI Jakarta mendapatkan voting sebanyak 2.470 suara, Pasig sebanyak 1.112 suara, dan Bogor sebanyak 877 suara. Sedangkan dalam kategori saran, Jakarta mendapatkan sebanyak 4.752 saran, Pasig sebanyak 2.546 saran, dan Bogor 6.264 saran.

Selain itu, besarnya suara didapatkan dari like dalam halaman Facebook We Love City. Jakarta mendapatkan sebanyak 26.892 like atau dibawah Pasig sebanyak 114.077 like, sedangkan Bogor hanya mendapatkan 552 like.

Begitu juga saat merujuk pada tagar. Jakarta terlihat dominan, yakni mencapai 119.502. Sedangkan Pasig mendapat tagar hanya sebanyak 192, dan Bogor sebanyak 57.820.

Sehingga, total nilai yang diperoleh ketiganya antara lain, Jakarta sebesar 164.954 disusul Pasig sebesar 112.958, dan Bogor dengan jumlah 73.876. Keunggulan Jakarta dalam ajang global ”We Love Cities 2018” tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji tidak terlepas dari kontribusi warga Ibu kota.

Peran aktif tersebut berupa dukungan kepada kota melalui voting dan saran-saran perbaikan untuk pembangunan kota. Dia melanjutkan, kemenangan ini dicapai berkat dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, BUMD, lembaga swadaya masyarakat, dan terutama dukungan seluruh warga.

“Salah satu kunci kemenangan Jakarta adalah interaksi di sosial media menggunakan tagar #WeLoveJakarta. Dinas Lingkungan Hidup memang telah sejak lama menggunakan sosial media untuk membangun komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat,” ungkap Isnawa Adji.

Menurutnya, karena komunikasi di medsos itulah, warga tergerak untuk peduli lingkungan hidup dan cinta kebersihan. ”Seluruh elemen dengan sadar menjaga lingkungan dan bekerja bersama untuk menciptakan Kota Jakarta yang bersih dan indah. Sesuai kebijakan Bapak Gubernur Anies Baswedan, bahwa membangun Jakarta harus dengan pendekatan bebasis gerakan. Pencapaian ini salah satu hasilnya,” tutupnya

sumber Indopos.com