Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8285

Dor!! Begal Bengis Ditembak Mati Polisi

0

BOGORDAILY.net – Aksi begal berhasil dilumpuhkan polisi. Satu bahkan terpaksa ditembak mati.

Adalah Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung yang melakukan tindakan tegas dengan menembak mati seorang pelaku begal yang juga merupakan residivis, pada Kamis (23/4/2020) dini hari.

Peluru yang menembus dada kanan pelaku bernama Aldi itu membuat dirinya tewas seketika saat melarikan diri di kawasan Derwati, Kota Bandung. Aldi diburu polisi hingga ke kawasan Derwati setelah melakukan pembegalan di Jalan P.H.H. Mustofa.

“Kita sedang pengembangan untuk mencari barang bukti, karena saat dicari barang bukti, dia justru melarikan diri. Sehingga oleh petugas dilakukan tindakan tegas, kepada tersangka tersebut,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung, sebagaimana dilansir Antara, Kamis.

Ulung menuturkan, pelaku residivis itu telah melakukan aksinya sebanyak 10 kali. Kepolisian, kata dia, memang memburu pelaku tersebut yang kerap melakukan aksinya dengan kekerasan.

Selain itu, ada seorang rekan pelaku bernama Asep yang juga ditangkap oleh pihak kepolisian. Asep juga ditembak di kedua kakinya karena ikut melarikan diri.

“Adapun ada dua tersangka, yang satunya kita amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut lagi,” kata Ulung.

Dengan kejadian itu, Ulung menegaskan pihak kepolisian tidak akan memberi ruang terhadap setiap tindak kejahatan jalanan yang sangat meresahkan masyarakat.

Maka ia telah menginstruksikan kepada anggotanya untuk menindak tegas jika menemukan pelaku kejahatan.

“Di tengah situasi pandemi ini kita tidak akan memberikan ruang, dan kami perintahkan kepada anggota untuk menembak di tempat pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat,” katanya.(*/bdn)

Dibela, Rizal Ramli Itu Tokoh Pluralis

0

BOGORDAILY.net – Pernyataan Ekonom senior Rizal Ramli yang disalah artikan dibela.

Rizal Ramli dituding anti-Tionghoa secara tidak berdasar dan salah alamat.

Hal itu dikatakan pengamat politik Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun, Sabtu (25/4/2020).

“Rizal Ramli selama ini dikenal sebagai tokoh yang pluralis dan terbuka terhadap semua golongan, termasuk kalangan etnis Tionghoa. Jadi sangat aneh sekali jika dia dikatakan telah mengeluarkan pernyataan berbau rasis,” kata Rico.

Menurutnya, pernyataan Rizal Ramli yang meminta Indonesia tak lagi menjadi antek China dalam forum ILC, bukanlah menyasar kepada etnis Tionghoa, namun kepada negara China (Tiongkok).

“Sejauh yang saya saksikan, pernyataan Rizal Ramli di acara ILC itu adalah kritik terhadap negara Tiongkok (China), bukan ke etnis Tionghoa,” tegas Rico.

Rico yang juga mantan Ketua BEM UI ini mengakui bahwa banyak pihak yang sampai sekarang, sulit membedakan antara negara China (Tiongkok) dan etnis Tionghoa.

Sehingga, menurutnya, kritik yang disampaikan Rizal Ramli terkait kebijakan perintah yang dianggap terlalu mengekor kepentingan negara China itu dianggap tindakan rasis.

“Masih banyak orang gagal paham membedakan istilah Tionghoa dan China (Tiongkok). Kalau China (Tiongkok) itu merujuk pada sebuah entitas negara. Sedangkan Tionghoa merujuk kepada sebuah ras atau etnis. Jadi harap lebih cerdas sedikit dalam membedakannya,” pungkasnya.(*/bdn)

Soal Mudik Belajar Dari China

Oleh: Hj. Ade Yasin, SH, MH

Indonesia juga sebaiknya belajar dari kasus China soal mudik. Meski bermula dari Kota Wuhan, dalam waktu singkat coronavirus ini menyebar ke penjuru China dan seluruh dunia.

Penyebabnya adalah serangan virus terjadi saat warga Negeri Tirai Bambu merayakan Tahun Baru Imlek. Seperti lebaran di Indonesia, tradisi Imlek di China diwarnai dengan mudik ke kampung halaman.

Perayaan Imlek di China bahkan berlangsung selama 40 hari. Tahun 2020 ini, perayaan Imlek dimulai pada 10 Januari. Dalam kurun 10 Januari hingga 18 Februari, pemerintah China mencatat warga melakukan sekitar 3 miliar perjalanan.

Pergerakan manusia yang begitu aktif membuat virus menyebar dengan sangat cepat. Pada 20 Januari, jumlah kasus corona di China masih 278 dan terkonsentrasi di Kota Wuhan. Pada 18 Februari, akhir perayaan Imlek, jumlahnya menjadi 72.568. Meroket lebih dari 26.000%!

China terpaksa harus bergerak cepat untuk meredam virus ini. Pemerintah membangun belasan rumah sakit darurat untuk merawat pasien yang tidak tertampung di rumah sakit biasa. Di Wuhan saja ada 15 rumah sakit temporer yang merawat lebih dari 12.000 pasien.

Pemerintah China juga memberlakukan karantina wilayah (lockdown) di Wuhan dan beberapa daerah lain. Akses keluar/masuk daerah ditutup total. Warga benar-benar tidak boleh keluar rumah kecuali untuk urusan mendesak. Transportasi umum juga tidak beroperasi.

Gerakan Cepat (Gercep) itu membuahkan hasil positif. Kini penambahan kasus baru di Negeri Panda terus melambat, bahkan lockdown di Wuhan pun sudah dicabut.

Indonesia juga berisiko mengalami hal yang sama jika mudik Lebaran tahun ini masih ramai. Bayangkan kalau orang-orang khususnya di Jabodetabek yang menjadi epicentrum coronavirus ini berhamburan keluar rumah untuk melaksanakan mudik. Daerah yang awalnya aman-aman saja, bisa berubah menjadi hot spot baru. Penyebaran virus corona akan semakin luas dan susah dikendalikan.

Oleh karena itu, kami juga memastikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya di Kabupaten Bogor akan diperpanjang dari seharusnya berakhir pada 29 April 2020.

Perpanjangan PSBB ini juga telah disepakati oleh Pemkot Bogor, Pemkab dan Pemkot Bekasi, usai kami bertemu di Pendopo, Cibinong, Minggu, (26/4/2020).

Permohonan perpanjangan PSBB ini akan segera kami ajukan ke Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil.

Kami berharap dalam PSBB tahap dua nanti, daerah diberi kewenangan lebih untuk menerapkan sanksi lebih keras kepada masyarakat.

Dengan ketegasan ini kami berharap bisa lebih membangun kedisiplinan masyarakat. Jika hanya pemberian surat peringatan kami rasa tidak akan cukup. Masyarakat rupanya sudah tidak mempan dengan surat peringatan. Oleh karena itu kami ingin ada sanksi yang lebih berat.

Terlebih fakta yang terjadi di lapangan masyarakat tetap berbondong-bondong bahkan berdesakan hanya untuk membeli makanan berbuka puasa. Seolah sedang tidak terjadi apa-apa. Bahkan masjid-masjid masih ada yang menggelar solat berjamaah. Seperti solat Jumat maupun solat tarawih.

Pandemi Covid-19 yang diprediksi selesai pada Juni 2020, bisa menjadi lebih panjang jika masyarakat tidak patuh.  Maka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini akan mubazir dan terus berkepanjangan.

Oleh sebab itu, apabila kita ingin menghentikan corona di bulan Juni sesuai perkiraan para ahli, saatnya kita disiplin. Patuhi semua aturan pemerintah. Kita harus menguatkan tekad. Corona di Kabupaten Bogor masih sangat berbahaya.

Di Kabupaten Bogor, saat ini 105 orang positif terinfeksi Covid-19. Dari jumlah itu, 11 orang dinyatakan sembuh, 83 kasus masih dalam penanganan dan 11 orang meninggal dunia.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 374 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 308 orang. (*)

Damar Land Ciampea, Rumah Syariah dengan Cicilan Sampai 15 Tahun

0

BOGORDAILY.net – Memiliki unit investasi yang dikemas secara syariah menjadikan kita semua bebas akan bahaya praktek riba dalam proses pembeliannya.

Damar Land Ciampea salah satunya, project yang berada di Desa Tegalwaru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor tersebut tengah gencar memberikan promo kemudahan anda semua memiliki unit kavling siap bangun ber-IMB dan unit rumah type 36/60 dengan pembayaran ataupun cicilan skema syariah.

Melalui sambungan telepon, Imron Damarsyah Owner Perumahan Syariah Damar Land Ciampea menjelaskan niat tulus nya untuk menjalankan solusi bagi anda semua yang ingin memiliki rumah tanpa bank, tanpa BI Checking dan tanpa akad yang bermasalah.

Kemudahan itu ada pada proses DP yang ringan dan cicilan langsung kepada developer dengan tenor selama 10 sampai 15 tahun.

“Untuk 15 tahun angsuran hanya sekitar 2 jutaan, untuk cicil selama 10 tahun angsuran cicilan hanya sebesar 3 jutaan. Ini tentu menjadi solusi mudah untuk anda memiliki rumah.” papar Imron.

Tentu dari semua promo yang dijelaskan diatas, ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Bagaimana syarat dan ketentuan itu, anda cukup click di www.damarpropertysyariah.com.

“Informasi lengkap ya bisa cek disana, langsung bisa hubungi nomor customer service kami untuk melalukan perjanjian survey langsung ke lokasi maupun survey online. In Syaa Allah.” tutup pria berusia 40 tahun itu.

(Red-BDN).

Kabar Gembira, 1 Pasien Positif Korona dari Kecamatan Cileungsi Sembuh

0

BOGORDAILY.net – Di tengah kabar duka soal meninggalnya pasien ada juga kabar gembira. Satu pasien positif korona dinyatakan sembuh.

Minggu (26/4/2020), Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah mengumumkan, bahwa satu pasien Korona Dinyatakan sembuh.

Ia mengatakan, pasien positif Korona di Kabupaten Bogor dinyatakan sembuh, setelah menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Pasien positif Korona yang sembuh merupakan warga Kecamatan Cileungsi, jenis kelamin perempuan usia 23 tahun,” katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Data yang didapat, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 308 orang. Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 374 orang.

“Status PDP meninggal ada 17 orang masih menunggu hasil tes Swab dari Litbangkes Kemenkes RI, apakah positif atau tidak,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Bogor sebanyak 105 orang. Sembuh sebanyak 11 orang dan meninggal juga sebanyak 11 orang.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 24 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona. (Andi).

Property Syariah Peduli Covid 19 Salurkan Donasi ke Berbagai Daerah

0

BOGORDAILY.net – Online Class yang digelar sekelompok teman-teman pegiat Property Syariah yang tergabung dalam Property Syariah Peduli Covid 19 telah rampung menyelesaikan bantuan donasi terhadap warga, guru ngaji, dhuafa, yatim piatu dan mereka yang membutuhkan di berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Edo Pranabuana Khudi Isworo yang menjadi inisiator kegiatan tersebut. Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing di PT. Fajar Terbit Land tersebut lebih mengemukakan niatan dirinya bersama semua pegiat bisnis Property Syariah yang ikut serta dalam kegiatan untuk membagi ilmu tentang konsep bisnis Property Syariah dan melakukan sedekah meraih pahala bertepatan dengan masuknya bulan Ramadhan 1441 H.

Total paket sembako berisi beras, minyak, kecap, kopi, sarden, mie instant, garam, handsanitizer dan masker berjumlah 70 pax. Pembagian donasi sembako hasil dari kegiatan Online Class Property Syariah Peduli Covid 19 tersebut dilakukan dengan mendatangi satu per satu target yang di tuju.

“Kami bagikan ke berbagai macam daerah di Bogor Kota, Pamijahan, Sukabumi, Bekasi dan Depok.” ungkap Edo.

Terbagikan kepada para guru ngaji, yatim piatu, dhuafa, santri penghafal quran, wali santri penghafal quran, para amilin masjid juga mendapatkan bantuan tersebut. Target nama dari orang-orang penerima bantuan tersebut bekerjasama dengan Pesantren Yatim Sukabumi, Yayasan Cinta Quran, Pesantren Yatim Dhuafa Abbas Laladon.

“Alhamdulillah, bersama kita bisa, bersatu jauh lebih indah. Ramadhan bisa juga menjadi pemacu kita untuk terus berbuat baik. In Syaa Allah.” tutup Pria 28 tahun tersebut.

(Red-BDN).

Innalilahi, 4 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

0

BOGORDAILY.net – Juru Baca Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, mengumumkan, hari ini Minggu (24/4/2020) terkonfirmasi ada empat pasien Korona dikabarkan meninggal dunia.

Syarifah -sapaan akrabnya- mengatakan, ke empat orang yang meninggal dunia itu merupakan dua warga Gunung Putri, satu warga Gunung Sindur, dan satu warga Kecamatan Cileungsi.

“Selain ada yang positif ada juga yang meninggal dunia, yaitu laki-laki usia 65 dan 55 warga Kecamatan Gunung Putri, satu warga Kecamatan Cileungsi jenis kelamin laki-laki usia 51, dan satu warga Kecamatan Gunung Sindur jenis kelamin laki-laki usia 44 tahun,” katanya.

Data yang didapat, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 308 orang. Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 374 orang.

“Status PDP meninggal ada 17 orang masih menunggu hasil tes Swab dari Litbangkes Kemenkes RI, apakah positif atau tidak,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Bogor sebanyak 105 orang. Sembuh sebanyak 11 orang dan meninggal juga sebanyak 11 orang.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 24 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona. (Andi).

1 Warga Gunung Putri dan 2 Warga Bojonggede Dinyatakan Positif Korona

0

BOGORDAILY.net – Setelah bocah usia lima bulan dari Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dinyatakan terinfeksi Virus Korona atau Covid-19. Kali ini, tiga warga Bumi Tegar Beriman kembali dinyatakan positif Korona.

Demikian diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Syarifah sapaan akrabnya yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daeran (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor ini mengatakan, sebanyak tiga orang dinyatakan terkonfirmasi positif Korona merupakan satu orang warga Kecamatan Gunung Putri dan dua orang warga Kecamatan Bojonggede.

“Jadi hari ini ada tiga yang positif, lelaki usia 47 tahun asal Kecamatan Gunung Putri, perempuan usia 52 dan lelaki usia 23 tahun asal Kecamatan Bojonggede,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini sedang melakukan tracking kepada tiga orang yang terinfeksi Virus Korona itu.

“Kita lakukan tracking saat ini, aktifitas nya kemana saja, kita belum mengetahui secara pasti. Saya harap masyarakat terus menjaga kesehatan dan selalu menggunakan hand sanitizer serta masker, untuk menjaga kesehatan,” tukasnya.

Sekedar diketahui, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 24 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, mengatakan, untuk data yang terkonfirmasi masuk jumlah kasus positif di Kecamatan Gunung Putri melonjak drastis jadi 24.

Syarifah -sapaan akrabnya- ini mengungkapkan, untuk kasus kedua terbanyak terpapar Virus Korona yaitu di Kecamatan Cileungsi dengan total 17 orang, dan kasus ketiga terbanyak yaitu di Kecamatan Cibinong dengan total 16 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojong Gede sebanyak 17 orang, kemudian Kecamatan Kemang dan Ciampea, Babakan Madang sebanyak empat orang, untuk di Kecamatan Citeureup, Gunung Sindur ada sebanyak tiga orang.

Akan tetapi, di Kecamatan Tajurhalang, Ciomas, Parung Panjang, Tamansari ada sebanyak dua orang. Sedangkan, di Kecamatan Ciseeng, Ciawi, dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang. (Andi).

Kencana Hills Cilebut Menawan Hati Pembeli, Inilah Testimoni Salah Satu Pembelinya

0

BOGORDAILY.net – Memiliki akses dengan berbagai macam fasilitas membuat banyak masyarakat terpikat project Mahakarya NProsyar yang diberi nama Kencana Hills Cilebut.

Projek yang memiliki desain bergaya tropical modern tersebut menawarkan anda untuk memiliki unit kavling siap bangun dan rumah syariah yang di banderol dengan harga bersaing dikelasnya.

Dari berbagai macam keunggulan serta dedikasi developer yang begitu tinggi kepada setiap pembelinya itulah yang menawan hati pembeli asal Taman Yasmin Kota Bogor, Bapak Erwin Nugraha.

Erwin membeli satu unit rumah di Kencana Hills Cilebut pada Bulan Desember 2019 lalu. Disebutkan oleh Erwin, bahwa dia merasa akses yang mendukung, desain yang cocok serta suasana lingkungan yang indah membuatnya jatuh hati.

Yang bersangkutan membeli rumah type Mezzanine di Blok C19 Kencana Hills Cilebut, Alhamdulillah akad pembelian telah terlaksana pada tanggal 21 Desember 2019 lalu.

Pria yang bekerja sebagai Direktur di salah satu perusahaan asing asal Ukraina tersebut membeberkan pertama kali mengetahui info Kencana Hills Cilebut dari media sosial. Ketika memutuskan untuk survey lokasi pada Desember 2019 lalu, begitu sesampainya di lokasi project Kencana Hills Cilebut dirinya langsung merasa cocok dan segera memutuskan untuk membeli satu unit rumah yang mengusung skema real syariah non bank tersebut.

“Lokasinya cukup dekat ke Stasiun Cilebut, entah mengapa ketika survey kami merasakan bahwa inilah Property Syariah yang kami cari dan kami inginkan. Kami berharap masyarakat dapat segera juga membeli agar makin cepat ramai lingkungan di dalam Kencana Hills Cilebut.” ungkap Erwin Nugraha.

(Red-BDN).

Disepakati, PSBB di Bogor Diperpanjang

BOGORDAILY.net – Daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yaitu, kabupaten/kota Bogor, Bekasi dan Kota Depok sepakat memperpanjang PSBB, yang rencananya selesai pada Rabu (29/4/2020), mendatang.

Para kepala daerah menyepakati, perpanjangan PSBB setelah berkoordinasi di Pendopo Bupati Bogor, pada Minggu (26/4/2020).

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, ada beberapa catatan mengenai kesepakatan perpanjangan PSBB selama 14 hari kedepan.

Yaitu, meminta kepada Pemerintah Pusat untuk memberikan kewenangan, kepada daerah dalam penerapan sanksi tegas.

“Kita sudah melakukan PSBB selama 12 hari, masih banyak yang harus diperbaiki. Apalagi, jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona di Kabupaten Bogor ini semakin masif. Kami perlu adanya sinergitas, antara Pemerintah Pusat agar memberikan kewenangan kepada kami di daerah, untuk menerapkan sanksi tegas,” katanya kepada wartawan.

Menurut politisi PPP ini, pemberlakuan PSBB di Kabupaten Bogor kurang maksimal. Indikasinya, masih banyaknya masyarakat yang melanggar aturan tersebut.

Akan tetapi, jika diperpanjang ke lima daerah meminta agar memberikan kewenangan, kepada daerah masing-masing dalam penerapan PSBB tersebut.

“Kami juga dalam waktu dekat ini akan mengirimkan surat kepada Pemerintah Pusat, dalam rangka perpanjangan PSBB ini,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Ia mengatakan, pihaknya menyepakati perpanjangan kembali PSBB.

“Tadi para KDH Bodebek sepakat PSBB diperpanjang. Surat akan diajukan kepada Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jabar. Pak Gubernur mendukung perpanjang PSBB dan segera berkomunikasi dengan Menkes,” tukasnya. (Andi).